Tinggalkan komentar

BENDERA ISIS DI POSO, JAMAAH TABLIGH DI GOWA DAN GEOPOLITIK INTERNASIONAL

BENDERA ISIS DI POSO, JAMAAH TABLIGH DI GOWA DAN GEOPOLITIK INTERNASIONAL

Bagaimana cara Amerika bisa menjadi Penguasa Imperium Global selama puluhan tahun? itu karena amerika menguasai 3 sektor : Ekonomi (Dollar yg jadi acuan dunia),Tekhnologi & Militer. Ketiga sektor tersebut membutuhkan penggerak dan sampai saat ini pengeraknya adalah Minyak Bumi. Mereka membutuhkan Minyak Bumi sebagai sumber energi – Motif energi inilah yang menyebabkan Amerika melakukan Ekspansi kenegera2 yang kaya minyak akan tetapi tidak mau di atur oleh pusat Amerika. Banyak sekali contoh-contoh Invasi amerika berkedok Penumpasan Terorisme, menyelamatkan sipil (kemanusian)dari pemerintahanya , Senjata pemusnah massal dan beberapa motif utk invansi lainya. Sehingga banyak negara-negara kaya minyak jatuh karena Invasi Amerika misalnya Irak di bawah Saddam Husein, Libya di bawah Khadafy , Soekarno dari Indonesia yang setelah jatuh tiba2 ada booming minyak bumi tahun 70-an yang mana mendadak bikin kaya Jenderal2 AD yang yg kelola Pertamina – yang mana kemudian setelah minyak kita produksinya menurun hanya dalam hitungan puluhan tahun karena di sedot habis oleh Amerika dan sekutunya. Belum lagi beberapa negara lain yang jadi korban seperti Uni sovyet yang mana seperti Kazaktan,Azerbijan setelah memerdekakan diri dari Rusia produksi minyaknya di kuasai oleh perushaan besar Amerika–Atau Iran,Suriah, Venezuela walapun belum jatuh tapi sudah habis-habisan di hajar oleh Amerika.

Pasca Uni sovyet runtuh amerika leluasa mengobrak-abrik timur tengah — itu sebetulnya project turunan dari proxy Mujahidin & Taliban Afganistan yang saat itu di pakai Amerika & NATO untuk membendung laju Uni Sovyet merangsek mendekat ke teluk Persia. Kemudian karena project Terorisme dianggap minim biaya dan korban yang banyak seperti perng head to Head Amerik di vietnam maka kemudin proyek proxy Islam itu di lanjutkan sampai saat ini berkembang dari kelompok al qaeda sampai ISIS.

Dan Indonesia bukan negara yang baru saja terlibat dan bersentuhan dengan Proxy2 Islam Amerika tercatat tahun 80-an saat LB Moerdany jadi Panglima Angkatan bersenjata sudah ada peran atau keterlibtan militer Indonesia saat ada pertempuran antara Mujahidin afganistan dengan Tentara Komunis Uni Sovyet — Yakni pengiriman senjata (penyelundupan) yg di lakukan oleh Moerdani untuk Afganistan (yang kemudian di laporkan oleh Prabowo jika senjata selundupan itu mau di gunakan utk Kudeta Soeharto)

Kemudian setelah LB Moerdani tersingkir persentuhan pemerintahan Indonesia dengan Link2 Islam Proxy Amerika terus terjadi terutama saat Soeharto mencoba memakai kekuatan Islam eks DI/TII & Masyumi untuk menahan laju kelompok Islam Moderat di bawah Gus Dur & Kelompok Nasionalis di bawah megawati yang semakin menguat — Melalui kader2 Masyumi & DI/TII terjadilah percintaan antara Orba dengan kekuatan Islam Transnasional spt misalnya Ikhwanul Muslimin & Hizbut Tahrir yang kemudian di legalkan saat ICMI resmi berdiri awal 1990-an.
walaupun banyak kisah2 menarik seputar kisah itu kita skip saja— langsung ke kejadian Poso yang mana saat pemakaman 2 orang teroris terkibar bendera ISIS.
Apakah itu kebetulan???

Oh ..tentu saja tidak sebab ini jelas karena ada pengaruh Geo-politik Internasional yakni persaingan dagang antara USA versus China — Motif Energy sebabnya. Pertarungan perebutan Sumber Daya minyak bumi terjadi & China bisa jadi sudah agak terlambat kalau harus bertarung Frontal melawan amerika untuk memperebutkan sumber daya minyak bumi baru karena Amerika sudah terlebih dahulu kuasai ladang2 minyak + negara2 penguasa lokalladang minyak itu. Perebutan ladang2 minyak itu tidak produktif dan akan banyak sekali memakan biaya dan korban Nyawa. Itulah kemudian kenapachina mulai mencoba sumber2 energi yang terbarukan. Selain minyak Nabati dari sawit , China sekarang mengembangkan sumber energi Listrik yang di Portable dalam bentuk battery.

Dan taukah anda jika bahan baku Battery adalah Lithium yang produk turunan dari Nikel, daripada bertarung memeperebutan Sumber daya minyakyang tidak pasti hasilnya saat ini China mengembangkan Tekhnology Batterei.
Ndilalahnya sumber dari tambang Nikel terbesar di Asia tenggara adalah di Morowali yang Jaraknya kebetulan cuma 300 Km dari pusat Teroris di sulawesi di Poso dan ndilalahnya itu juga dekat dengan wilayah teroris “binaan” Amerika yg sudah eksis lama yaitu kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

Ada Mega Proyek besar di Morowali
Sudah lama morowali terkenal dalam perdagangan Nikel bahkan menurut menurut US Geological Survey sudah tercatat sejak jaman Majapahitbahkan kerajaan belanda dan Inggris sudah melakukan perdagangan membeli tembaga yang bahan dasarnya nikel dan bouksit untuk kepentingan logam, senjata, mata tombak, pedang, dan panah.
Di perkirakan sudah merupakan jalur Sutera China jauh sebelum Majapahit berdiri.

Di masa pasca kemerdekaan RI tahun 1945 tidak terdengar adanya aktivitas penambangan nikel dan bouksit secara besar-besaran. Baru pada tahun 1965 di era Presiden Soeharto dua perusahaan tambang raksasa dunia PT Rio Tinto dan PT Inco diberi kontrak karya pertambangan generasi ke-3 setelah PT Freeport di tanah Papua. Kegiatan tersebut diperkuat dengan ditanda tanganinya modal asing lewat Undang-Undang No.1 tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing, disusul dengan Undang-Undang No.11 tahun 1967 tentang Pokok-Pokok Pertambangan.

Masa reformasi

PT Sulawesi Mining Investment adalah PT yang didirikan oleh Shanghai Decent Investmen (Group)co. Ltd bersama PT Bintang Delapan Investama, PT SMI didirikan tahun 2009 di era Presiden SBY– Melakukan Pengembangan lahan tambang seluas 47.000 Ha di kabupaten Morowali kemudian Ada PT pendukung lainya yakni PT IMIP (PT. Indonesia Morowali Industrial Park )
PT IMIP merupakan perusahaan pengelola kawasan industri terintegrasi, kerja sama antara Tsinghan Group dari Tiongkok dan Bintang Delapan Group dari Indonesia. Setelah itu ada 10 perusahaan besar dari Indonesia maupun dari China dan Jepang, masing-masing lewat berbagai pusat smelter guna membuat stainless steel, slab, nikel pick iron, verro chrome, pabrik kapur, pabrik cocas, carbon steel dan CRC Carbon atas berbagai ragam produk industri berbasis nikel dan bouksit, yang paling menjanjikan adalah produk olahan cobalt serta lithium sebagai bahan baku pembuatan baterai untuk kendaraan listrik.

Di era SBY perkembanganya agak lambat karena minimnya Infrastruktur dan saat Jokowi naik jadi presiden kemudian ada tawaran untuk menghubungkan Jalur sutra baru yang rencananya akan di koneksikan dengan Filipina namun sayang Presiden Filipina yang baru Rodrigo Duterte yang semula membuka peluang pembangunan proyek OBOR China itu sepertinya mendapatkan “pesan cinta” dari Proxy Amerika itu di awali dari Gerakan “islam perompak” Abu sayyaf & sampai yg bikin terkaget-kaget adalah peristiwa ISIS di marawi.

Bagaimana dengan “pesan sayang” Amerika untuk Presiden Jokowi? yup peristiwa demo Ahok 2017 — Demo berjilid 212 dan Santoso yang bergerilya di pegunungan Poso.

Jadi buat kawan2 yang inbox nanya kenapa ada bendera ISIS di Poso saat pemakaman 2 teroris yang konon kata MUI tak beragama itu , monggo di pikirkan dewe-dewe akan tetapi di biarkan saja oleh aparat itu inilah salah satu penyebabnya.

Sebab di perkirakan kalau saja Proyek tempat ini bisa selesai akan menjadi kawasan Industri berbasis nikel yang mempekerjakan ribuan karyawan dari pelbagai daerah bahkan dari luar Indonesia.

Pemerintah Indonesia telah melakukan melakukan ground breaking untuk pabrik baterai lithium kekerjasama dengan Perusahaan2 Tiongkok. Di Morowali, Sulawesi Tengah, Indonesia diklaim bakal menjadi produsen baterai lithium terbesar di dunia.

Saat ini Lithium di pegang oleh China & Secara sumber daya alam (SDA), tidak ada material lithium di Tanah Air. Namun perlu dingat, Indonesia merupakan penghasil nikel terbesar di dunia yang jadi bahan baku Battery. Jadi Kerjasama China dengan Indonesia bisa jadi akan jadi kerjasama strategis yang akan merubah motif Energy Amerika dan sekutunya.
Dan Industri Battery ini akan merevolosi dunia bayangkan energi terbaharui sebagai pengganti minyak dari fosil di masa depan untuk melayani mesin mobil, motor sampai Industri2 besar yang lebih murah dan ramah Lingkungan. (Dan bukan cuma makai proxy agama –inget “sexy Killer” lord dandhy laksono lewat SJW sebagai Proxy-luar negeri utk serang Jokowi make isu lingkungan Hidup).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

Sembrani

Membahas ISU-ISU Penting bagi Anak Bangsa, Berbagi Ide, dan Saling Cinta

Wirdanova

+62811-813-1917

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Modesty - Women Terrace

My Mind in Words and Pictures

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: