Meninggalkan komentar

Mengenalkan Produk GMO dan Efek Negatifnya Terhadap Manusia

Image

 Dessy An 

untuk yg belum tahu ttg GMO :

Normalnya sebuah tanaman akan menghasilkan biji yang kemudian biji tersebut dapat ditanam kembali, sehingga keberlanjutan kehidupannya dapat terjaga. Tetapi hal tersebut merupakan ancaman bagi produsen benih. Petani tidak
akan membeli benih lagi ke produsen tersebut, karena petani dapat membudidayakan tanaman dari benih yang pertama ia tanam. Untuk itu, produsen benih kemudian membuat benih yang steril, dimana biji yang dihasilkan oleh tanaman dari benih tersebut tidak dapat ditanam kembali, yang membuat petani menjadi bergantung pada benih tersebut.

Cara berpikir itulah yang digunakan oleh Monsanto dalam memproduksi benih “terminator”. Tidak hanya itu pula, tanaman dari benih terminator juga dapat mengubah tanaman lain yang berdekatan dengan dirinya menjadi steril (karena bias pollen-serbuk sari ). Cara seperti itu dapat merusak keanekaragaman hayati yang ada di bumi, karena hanya benih tanaman dari pabrik penghasil benih-lah yang dapat hidup (memonopoli tanaman). Kita tahu bahwa ketika kita menghancurkan keanekaragaman hayati, pada akhirnya akan menghancurkan spesies binatang dan kehidupan kita sendiri.

GMO-Food-300x300Selain kejahatan diatas, Monsanto juga memproduksi benih yang dimodifikasi sedemikian rupa untuk mendukung penggunaan herbisida Roundup dalam dosis yang tinggi, dimana herbisida tersebut juga diproduksi olehnya. Pada awalnya Roundup digunakan petani untuk membunuh gulma. Tetapi jika terlalu banyak menggunakan herbisida, akan membunuh tanaman yang ingin dilindungi . Dengan begitu, Monsanto mendapat keuntungan ganda dari penjualan Roundup dan benih hasil bioteknologi tersebut

Apa itu GMO?

GMO singkatan dari Genetically Modified Organisms, yaitu mahluk hidup yang telah ditingkatkan kemampuan genetisnya melalui rekayasa genetis. Tanaman lain yang sudah jelas transgenik yang ada di Indonesia adalah jagung dan kedelai. Sedangkan tanaman lainnya yang juga termasuk GMO : kentang, tomat, alfalfa, daging, ayam, susu dari hewan yang diberi pakan non organik, beras (lihat keterangan di bawah ciri-ciri mengenali produk GMO).

Apa akibatnya untuk manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya jika mengonsumsi produk GMO dan hasil olahannya?

Continue Reading »

Meninggalkan komentar

‘Ayah Prabowo Sempat Buron, Akan Kah Prabowo Mengikut Jejak Ayahnya?’ “Like Father Like Son”

Home » Opini » ‘Ayah Prabowo Sempat Buron, Akan Kah Prabowo Mengikut Jejak Ayahnya?’ “Like Father Like Son”

25/05/2015

Lensaberita.Net, Opini – Siapa tidak kenal (alm.) Soemitro Djojohadikoesoemo. Ya, dia adalah ayah kandung Prabowo Subianto. Publik mungkin lebih mengenal beliau dengan sebutan ‘Begawan Ekonomi Indonesia’.

Soemitro memang seorang ekonom kesohor di zamannya. Tak tanggung-tanggung, ia ikut mendirikan Fakultas Ekonomi di Universitas Indonesia.

 
Foto Semasa Hidup :

Tapi, tak banyak yang tahu sejarah kelam doktor lulusan Nederlandse Economise Hogeschool, Rotterdam, Belanda ini.Soemitro merupakan salah satu tokoh penting dalam pemberontakan PRRI-Permesta pada 1958.

Ia merupakan orang yang mengendalikan dan mengorganisir pasokan kebutuhan pemberontakan dari Amerika Serikat. Semua persenjataan serta alat komunikasi modern disalurkan kepada gerombolan pemberontak melalui Singapura. AS menyuplai persenjataan canggih seperti LMJ 12,7 mm, bazoka, granat semi otomatis, persenjataan infanteri dan senjata-senjata penangkis serangan udara, dll.

Bukan rahasia lagi kalau AS saat itu amat membenci Sukarno, Presiden Indonesia. Berbagai cara mereka tempuh untuk menggulingkan kekuasaan Sang Proklamator. Termasuk di antaranya dengan menyokoh penuh pemberontakan PRRI-PERMESTA. Sulit dibantah bahwa ada hubungan amat erat antara Soemitro dengan CIA. Namun, upaya makar dari PRRI-PERMESTA berhasil ditumpas.

Continue Reading »

Meninggalkan komentar

Cikeas ‘Diduga’ Gembong Mafia Migas & Pencuri Dalam Selimut dan Pembodohan ala Menteri Penerangan

Cikeas ‘Diduga’ Gembong Mafia Migas

“Patut diduga kuat bahwa kartel korupsi yang sebenarnya di Kementerian ESDM dan kementerian basah lainnya adalah jaringan Cikeas,” tegas Aminullah Siagian.

Jakarta, zonasatu.com – Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al-Washliya (HIMMAH) melihat kasus yang menimpa Kepala SKK Migas, merupakan sorotan yang sangat penting karena bisa jadi, penghuni Cikeas termasuk gembong Mafia Migas di Negeri ini.

Diambil dari Komentar di akun facebook Hendrajit dari Global Future Institute mengulas banyak soal misteri mafia migas Di Indonesia. dijelaskan dia, mafia migas sebenarnya adalah perantara (trader) antara pemasok-pemasok minyak mentah untuk Pertamina melalui anak perusahaannya, Pertamina Energy Trading Limited (PETRAL).

“Bos dari perantara itu oleh kalangan bisnis Singapura disebut Gasoline Father, yaitu Mr. Mohammad Reza Chalid dari Global Energy Resource (GER). Mafia minyak yang disebut-sebut menguasai dan mengendalikan PETRAL adalah Muhammad Reza Chalid. Riza diduga menguasai PETRAL selama puluhan tahun,” katanya Hendrajit dalam laman facebook miliknya, Mas Hendradjit.

Continue Reading »

1 Komentar

KH Aqil Siradj “Agama Perlu Menyatu dengan Budaya”

BERITA, BUDAYA, NASIONAL, WARTA NU 0


peta-sejarah-nusantaraIslamnusantara.com
– Agaknya tidak mudah untuk mendefinisikan budaya Islam secara menyeluruh. Namun, kita bisa saksikan kekuatan pengaruhnya hampir di belahan dunia manapun. Islam sejak masa Nabi Muhammad, Khulafaurrasyidin, hingga renaisans di Cordoba, Spanyol, telah mengembangkan suatu khazanah kebudayaan yang kaya dan beragam.

Sejarah Islam sebagai kekuatan budaya telah memunculkan apa yang disebut oleh Gustave von Grunebaum sebagai ”unity and variety”. Kekuatan budaya Islam telah melakukan ”sintesis” yang kaya dan adaptif dengan unit-unit kebudayaan lokal, dimana Islam dapat merambah masuk.

Continue Reading »

Meninggalkan komentar

Sepenggal Jejak dalam Sebingkai Selfie

menulis itu artinya menyerap pengetahuan dan mengabarkannya http://www.facebook.com/fxmuchtar fxmuchtar.blogspot.com twitter @fxmuchtar selengkapnya

 Sepenggal Jejak dalam Sebingkai Selfie

REP | 21 May 2015 | 08:04 Dibaca: 24   Komentar: 0   0

Hidup itu adalah untuk memberi manfaat sebanyak-banyaknya untuk orang lain kata Baginda Nabi (dokumen di Mesjid Baiturahman Banda Aceh, setahun setelah Tsunami)

Setelah gegar hati karena jaringan internet di rumah sedang kacau balau dan belum ada perbaikan dari Telkom, saya ngacak ngacak cd dokumentasi lama yang membuat saya menemukan beberapa foto yang mengingatkan saya pada beberapa perjalanan ke Aceh, pada tahun 2005-2006 pasca Tsunami.

Tahun segitu ya, istilah selfie kayaknya belumlah seramai sekarang ini.  Tahun-tahun ini adalah masa kejayaan Multiply yang sekarang sudah almarhum (duuh, jadi kangen deh sama MP). Kamera yang dipakai juga masih kamera biasa. Sehingga membidiknya membuat kesulitan tersendiri. Beberapa foto malah tidak kelihatan wajahnya.

Continue Reading »

Meninggalkan komentar

Sundaland – Shindu – Sunda/Nusantara….

Posted by on Mei 18th, 2015

Adakah, kaitan hubungannya dengan situs Batu jaya di karawang Jawa Barat, bila melihat ada kesamaan cara membangun struktur bangunannnya?

Sumber: slideshare.net

Mohenjo daro salah satu propinsi di Pakistan saat ini. Di tempat tersebut dijumpai peninggalan yang sangat luar biasa. Suatu peradaban yang bisa dikatakan modern. Baik jalan yang lebar, saluran pembuangan air yang tertata rapi. Bahkan jika dibandingkan dengan Jakarta yang katanya kota metropolitan, tata kota yang berusia 4600 tahun yang lalu lebih baik.

Reruntuhan Mohen-jo-Daro

Peninggalan yang ditemukan pada tahun 1921 oleh Alexander Cunningham diindikasi bahwa Peradaban Mohen-jo-Daro telah ada sejak 4000 tahun yang lalu. Diperkirakan 2600 – 1900 BC.

Dari hasil temuan ada sesuatu yang menakjubkan. Para arkeolog tidak menemukan satupun bangunan yang memberikan tanda bahwa bangunan tersebut merupakan tempat untuk ritual agama atau keyakinan/kepercayaan tertentu.

Continue Reading »

Meninggalkan komentar

7 Kesalahan berpikir

7 Kesalahan berpikir

Menurut Jalaluddin Rakhmat (Kang Jalal) ada tujuh kesalahan berfikir:

1. Fallacy of Dramatic Instance

Fallacy of dramatic instance berawal dari kecendrungan orang untuk melakukan apa yang dikenal dengan over-generalisation. Yaitu, penggunaan satu dua kasus untuk mendukung argumen yang bersifat general atau umum. Kerancuan berfikir semacam ini banyak terjadi dalam berbagai telaah sosial. Argumen yang overgeneralized ini biasanya agak sulit dipatahkan. Karena, satu-dua kasus rujukan itu seringkali diambil dari pengalaman pribadi seseorang (individual’s personal experience). Contoh supaya lebih memudahkan kita memahami Fallacy of dramatic instance ini:

Continue Reading »

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Towards Emancipation

Freedom, ...our responsiblity.

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.461 pengikut lainnya.