Tinggalkan komentar

Sunda, Kujang, Keris, Nusantara dan Nagara (Menyingkap Tabir Serpihan Sejarah Perjalanan Leluhur)

Hunggg…..Ahunggg
Om Swastyastu
Sampurasun
Hong Basuki Langgeng

Peradaban “Sunda” telah ada antara 30.000-12.000 tahun Sebelum Masehi, jauh lebih tua dari peradaban bangsa Mesir (6000 SM). Namun demikian perlu dipahami terlebih dahulu bahwa istilah “SUNDA” sama sekali bukan nama etnis (suku) yang tinggal di Jawa Barat, sebab Sunda merupakan nama wilayah besar yang ditimbulkan oleh adanya ajaran “SUNDAYANA” (yana=ajaran) yang disebarluaskan oleh Maharaja Resi Prabhu Sindhu-La-Hyang (bapak dari Da Hyang Su-Umbi=Dayang Sumbi). Inti ajaran Prabhu Sindhu atau Sintho (di Jepang) dan di India menjadi HINDU (Hindus) adalah ajaran ‘budhi-pekerti’ dan ketata-negaraan yang disebut sebagai La-Hyang Salaka Domas dan La-Hyang Salaka Nagara.

Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Naskah Kitab Waruga Jagat

Posted by Dedi E Kusmayadi Kamis, 19 November 2015 0 comments

A. PENDAHULUAN

1. Kitab Waruga Jagat (untuk selanjutnya disingkat KWJ) hanyalah sebagian kecil saja dari pada isi sebuah naskah yang tersimpan di Museum Yayasan Pangerang Sumedang (YPS) di Sumedang. Bagian yang lainnya dari naskah tersebut merupakan semacam perimbon, yang isinya terdiri dari bermacam-macam hal, sebagai catatan yang berhubungan dengan ilmu kebatinan.

Foto Kiageng Selo.

Naskah tersebut tidak berasal dari kertas biasa, melainkan dari bahan yang dikenal dengan nama “kulit sach”, sejenis daluang yang terbuat dari kulit kayu. Hingga kini pembuatan daluang dari kulit sach itu masih diproduksi orang di daerah Wanaraja, kabupaten Garut, dipergunakan sebagai alat pembungkus.
Naskah itu berukuran kwarto, yang tidak mengenai KWJ tertulis dalam huruf ‘pegon’ (Arab Jawa) dengan bahasa Jawa-Sunda, tebalnya hanya terdiri dari atas 12 lembar.
Tinggalkan komentar

PROF MULYADHI DI MATA MURID-MURIDNYA (Seri ke 16): “:Pak Mul, You are A Great Inspirator for Me”

Foto Mulyadhi Kartanegara.

 PROF MULYADHI DI MATA MURID-MURIDNYA
(Seri ke 16)

Pak Mul,You are A Great Inspirator for Me

Oleh: Ahmad YanuanaSamantho

Pengarang beberapa buku Best Sellers berkaitan dengan “Sundaland” dan “Atlantik” dan Direktur Bayt al-Hikmah Institute

******

KEMAJUAN pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan, falsafah dan hikmah ilahiyah (‘Irfan) yang menopang terbinanya cikal-bakal sebuah peradaban yang maju, tak bisa lepas dari peran para guru dan dosen serta para muallim (penyebar ilmu) di masyarakat. Inilah yang saya alami dan rasakan dalam hubungan pribadi saya dengan para guru dan dosen saya yang sangat berjasa dalam karier kehidupan pribadi saya maupun teman-teman saya di Indonesia.

Salah satu tokoh yang menurut saya “The Great Inspirator and Intelectual Motivator,” adalah Prof. Dr. Mulyadhi Kartanegara, yang kami lebih akrab memanggilnya “Pak Mul.” Mungkin juga banyak teman-teman sekelas saya di Program Magister Filsafat Islam dan Islamic Mysticisms (Tasawuf-Irfan) ICAS-Universitas Paramadina angkatan pertama 2003 yang merasakan hal yang sama.

Continue Reading »

Tinggalkan komentar

SUNDA, SILIWANGI DAN PAJAJARAN

by Rangra Gentra

Mungkin bagi sebagian orang, membahas masalah sejarah apalagi sejarah siliwangi dan pajajaran adalah sebuah hal yang tidak menarik, karena dianggap tidak kekinian. Tetapi di tegah kencangnya arus dinamika perubahan zaman masih ada kelompok kelompok anak muda bangsa yang tetap terpanggil untuk memelihara, menggali dan menyuarakan sejarah karuhunnya.

Siliwangi adalah sebuah nama julukan rakyat sunda pada saat itu kepada sang raja yang memerintah dengan adil dan bijaksana. Hal ini tercantum dalam naskah wangsakerta :
Continue Reading »

Tinggalkan komentar

SYECH Sulaiman Al-Wasil Syamsudin atau Syekh Wasil alias Mbah Wasil..(Syech Ali Samsuzein,).

 Syekh Wasil
Ada ulama dari Turki yg diperintahkan untuk datang ke Jawadwipa yg bernama Syech Ali Samsuzein, beliau sempat bermukim di Gunung Wilis (sadepok). Beliau mendirikan Masjid di sana. (Masih ada peninggalannya). Lalu Syech Ali Syamsuzein punya pengikut atau murid yaitu Ki Hajar Subroto, hingga pada tataran kemakrifatan.
Lalu Syech Ali Syamsuzein melanjutkan dakwah/ syi’ar beliau kepada Sang Prabu Joyoboyo, melihat kebijaksanaan Sang Ulama, akhirnya sang prabu menimba ilmu kemakrifatan.
Jadi Syech Ali Syamsyzein punya dua murid dengan tataran kemakrifatan tapi dari sisi berbeda, Ki Hajar Subroto dari sisi keagamaan (bekas pertapa), sedang Prabu Joyoboyo dari sisi pemerintahan (Kerajaan). Sehingga keduanya dipesan dengan wasiat yg berbeda.Ki Hajar diperintahkan untuk membuka, Sang Prabu diperintahkan untuk menutup. Hingga akhirnya Syech Ali  Syamsuzein kembali ke Turki.Makam Syekh Wasil Syamsudin, Setono Gedong ...
Tinggalkan komentar

IBUKOTA ATLANTIS di LAUT JAWA KUNO

IBUKOTA ATLANTIS

Atlantis: The lost city is in Java SeaPlato bercerita bahwa “dimana terdapat sebuah kota dengan benteng dan cincin perairan adalah ada di laut yang nyata didalam selat dikelilingi oleh benua tak terbatas”. Benua tak terbatas itu adalah Sundalandia yang tersambung dengan Benua Asia, dan satu-satunya laut yang dikelilingi olehnya pada masa itu adalah Laut Jawa kuno, menunjukkan bahwa pulau dan ibukotanya terletak di Laut Jawa.

Pernyataan bahwa “pulau itu terletak didekat dataran dan semua saluran bertemu di kota dan bermuara ke laut”, menunjukkan bahwa pulau itu terletak di sebelah selatan dataran, di suatu tempat yang sekarang terdapat dibawah Laut Jawa.

Lokasinya diidentifikasi oleh para pelaut sebagai Gosong Gia atau Annie Florence Reef, sebuah terumbu karang digambarkan berukuran kecil dan muncul ke permukaan saat laut surut.

Kota Atlantis adalah sebuah pulau dengan sebuah bukit kecil di tengahnya. Kota dan pulau ini berlangsung dalam waktu yang cukup lama sehingga cukup bagi para rajanya untuk membangunnya. Memiliki cincin-cincin perairan dan lintasan dari laut menuju cincin terdalam. Mereka membuat jembatan diatas cincin-cincin perairan yang mengelilingi metropolis tersebut. Sebuah dinding batu dimulai di laut dan membentang berkeliling. Mereka menggunakan “orichalcum”, timah dan kuningan atau perunggu untuk menutupi dinding-dinding luar kotanya.

Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Ziarah Sejarah, Budaya dan Spiritual ke Situs Trowulan-Majapahit, Mojokerto dan Makam Sunan Ampel Surabaya

Ahmad Yanuana Samantho menambahkan 42 foto baru — bersama Kiageng Selo dan 3 lainnya.

2 Mei · 

Foto Ahmad Yanuana Samantho.
Foto Ahmad Yanuana Samantho.Ziarah Sejarah

, Budaya dan Spiritual ke Situs Trowulan-Majapahit, Mojokerto dan Makam Sunan Ampel Surabaya. Thanks to KH Ra Abul Azis dan Pak Timbul Soeroso (Letkol Pol.Purn). 

Continue Reading »

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

sembrani

bertukar ide, melampaui mimpi bersama

Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.