Meninggalkan komentar

Titik Temu Agama-Agama

OPINI 

Jum’at,  3 April 2015  −  08:56 WIB
Titik Temu Agama Agama
Prof Dr Komaruddin Hidayat
Prof Dr Komaruddin Hidayat
Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah
@komar_hidayat

Secara teologis dan sosiologis keragaman agama di muka bumi merupakan kehendak dan desain Tuhan. Umat Islam sangat familier dengan berbagai pernyataan Alquran bahwa Allah menciptakan manusia terbagi-bagi ke dalam beragam etnis, warna kulit, bangsa, dan agama.

Membayangkan keseragaman agama dan budaya adalah satu utopia dan melawan kehendak Tuhan. Namun, karena yang beragama adalah manusia yang memiliki nafsu, akal budi, dan kebebasan berpikir, berkehendak, dan bergerak, keragaman beragama, berbangsa, dan berbudaya seringkali menimbulkan benturan, bahkan bisa saling ingin memusnahkan.

Continue Reading »
Meninggalkan komentar

Agama Cepat Saji

OPINI

Jum’at,  17 April 2015  −  08:47 WIB
Agama Cepat Saji
Prof DR Komaruddin Hidayat
Prof DR Komaruddin Hidayat
Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah @komar_hidayat

Salah satu aspek fundamental agama adalah keyakinan tentang keabadian jiwa yang disertai tawaran surga dan neraka.

Aspek ini kadang disebut sebagai doktrin eskatologis dan salvation (keselamatan). Jiwa yang selamat akan masuk surga, yang celaka akan hidup sengsara di neraka. Apakah hakikat surga dan neraka, di sana banyak ragam tafsiran. Namun, yang umumnya diyakini adalah ada keabadian jiwa dan balasan baikburuk dari tindakannya selama hidup di dunia.
Continue Reading »

Meninggalkan komentar

Hindu dan Neo-Paganisme

by Koenraad Elst (Terjemahan Google belum diedit)

Almarhum Ram Swarup (1920-1998), filsuf Hindu yang paling penting dari setengah abad pertama independen, India  suka menunjukkan bahwa budaya lain harusserupa dengan tradisi Hindu sebelum Kristen atau Islam memusnahkannya. Seperti yang ia katakan dalam penelitian jalur-melanggar nya kemusyrikan, Kata-kata sebagai Wahyu (1980):

Continue Reading »

Meninggalkan komentar

Atlantis di Samudera Hindia (Ulasan Buku Stephen Oppenheimer Eden in The East)

Atlantis di Samudera Hindia Eden  in The East

oleh: Koenraad Elst

 

Salah satu dari banyak julukan menghina dilemparkan orang kafir di AIT-adalah bahwa mereka tidak lebih baik dari “keanehan Atlantis “. Sebenarnya, hal ini tidak sepenuhnya beneden-in-the-east_samp (1) (1)ar. Beberapa AIT skeptis yang telah menerapkan pikiran mereka untuk merekonstruksi sejarah kuno, memang memikirkan pusat tempat tinggal manusia di lokasi yang sekarang jauh di bawah permukaan laut. Ketika Proto-Indo-Eropa dituturkan, permukaan laut masih belum pulih dari titik rendah telah dicapai selama Zaman Es, sekitar 100 meter lebih rendah dari tingkat saat ini. Itu pada periode sekitar 12-7000 tahun yang lalu bahwa icecaps meleleh dan diisi ulang laut, sehingga banyak desa dataran rendah harus ditinggalkan.

Continue Reading »

Meninggalkan komentar

Berpikir Jernih di Keruh Jokowi

Bagaimana menempatkan diri di tengah keriuhan pandangan, argumentasi, dukungan, kecaman, omelan, rumor, fitnah dll? Jangan sampai kita hanya jadi bagian yg memperkeruh suasana sehingga tidak lagi bisa mengamati dan bersikap secara jernih. Yuk simak yg berikut ini:

Opini Radhar Panca Dahana, Budayawan

(Media Indonesia 4-5-2015)

Berpikir Jernih di Keruh Jokowi

OLYMPUS DIGITAL CAMERAKita masih berjuang, dengan sifat, bentuk, dan esensi yang sama dengan 70 tahun atau 100 tahun lalu bangsa ini. Karena siapa yang tidak tahu, kolonialisme juga imperialisme tidak pernah mati. Ia hidup bukan sebagai zombi tapi sebagai kuman yang membelah diri, bahkan menjadi mutan yang lebih sakti, tegas, telengas, walau seperti renik ia sembunyi. Dalam hati, dalam pikiran, bahkan dalam dunia spiritual kita.

SUNGGUH menarik! Berita berita mengabarkan pendapat Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan, yang menyatakan Indonesia masih membutuhkan IMF atau lembaga-lembaga keuangan global lainnya. Sementara itu, dalam sidang KAA yang lalu, dengan gagah dan berani–belum pernah dilakukan presiden sebelumnya–Joko Widodo (Jokowi), presiden itu, menegaskan, “IMF, World Bank, ADB, dsb… sudahlah usang!“ dan kita tidak perlu lagi tergantung pada mereka.

Continue Reading »

Meninggalkan komentar

Ilmuwan: Peradaban Dunia Berawal dari Indonesia!

lmuwan: Peradaban Dunia Berawal dari Indonesia!

cropped-bayt-al-hikmah-institute.jpg

Teori ahli genetika dan struktur DNA manusia dari Oxford University, Inggris, Stephen Oppenheimer, seperti memutarbalikkan sejarah yang sudah ada.

Lewat bukunya yang merupakan catatan perjalanan penelitian genetis populasi di dunia, ia mengungkapkan bahwa peradaban yang ada sesungguhnya berasal dari Timur, khususnya Asia Tenggara!

Stephen Oppenheimer

Hal itu disampaikan Oppenheimer dalam diskusi bedah bukunya berjudul ‘Eden in The East’ di gedung LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis 28 Oktober 2010.

Sejarah selama ini mencatat bahwa induk peradaban manusia modern itu berasal dari Mesir, Mediterania dan Mesopotamia.

Tetapi, menurut dia, nenek moyang dari induk peradaban manusia modern berasal dari tanah Melayu yang sering disebut dengan Sundalandatau Indonesia.

Continue Reading »

Meninggalkan komentar

Startling Similarity between Hindu Flood Legend of Manu and the Biblical Account of Noah

(In 1872, the amateur Assyriologist, George Smith, made a discovery that would shock the world. Whilst studying a particular tablet from the ancient Mesopotamian city of Nineveh, he comes across a story that many would have been familiar with. When Smith succeeded in deciphering the text, he realized that the tablet contained an ancient Mesopotamian myth that paralleled the story of Noah’s Ark from the Book of Genesis in the Old Testament.

Today, we are aware that flood myths are found not only in Near Eastern societies, but also in many other ancient civilizations throughout the world. Accounts of a great deluge are seen in ancient Sumerian tablets, the Deucalion in Greek mythology, the lore of the K’iche’ and Maya peoples in Mesoamerica, the Gun-Yu myth of China, the stories of the Lac Courte Oreilles Ojibwa tribe of North America, and the stories of the Muisca people, to name but a few. One of the oldest and most interesting accounts originates in Hindu mythology, and while there are discrepancies, it does bear fascinating similarity to the story of Noah and his ark.)

Continue Reading »

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Towards Emancipation

Freedom, ...our responsiblity.

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.453 pengikut lainnya.