Tinggalkan komentar

Peradaban Atlantis Nusantara ?

Bayu Samudro

Naskah Nagarakertagama memberikan petunjuk dalam pupuh ke 15 bait 2, sebagai berikut: “kunaɳ tekaɳ nusa madura tatan ilwiɳ parapuri, ri denyan tungal / mwaɳ yawadarani rakwaikana danu, samudra nanguɳ bhumi kta ça ka kalanya karnö, teweknyan dadyapantara sasiki tatwanya tan adoh.” Dan pernyataan teks ini sangat sejalan dengan apa yang disampaikan oleh buku Atlantis dan Eden, analisa teks akan dibahas dalam materi selanjutnya di artikel ini.

Sekilas tentang buku Atlantis dan Eden, kedua buku ini memberikan gambaran jelas tentang mitos Surga di Timur, Surga Atlantis (Atlanti English Lamuria sam dengan Eden, merupakan kata lain dari Atlantis itu sendiri) dan tentang Surga di Timur ini pertama kali disampaikan oleh Plato.

Continue Reading »

1 Komentar

Sejarah Peradaban Nusantara

Proses pertumbuhan dan perkembangan suatu budaya dapat digambarkan dengan dua model, yaitu sebagai kurva mendatar yang semakin melengkung di ujungnya, atau sebagai jenjang tangga yang semakin menanjak. Dalam model pertama, dibayangkan kebudayaan itu tumbuh dan berkembang terus-menerus tanpa ada hentinya dan semakin lama semakin cepat. Sementara itu, model kedua memberikan gambaran kebudayaan berkembang secara bertahap. Ada saatnya kebudayaan itu mandeg atau dengan kata lain, keadaan seimbang. Keadaan ini dapat disebut ekuilibrium dinamis, yang terjadi ketika suatu budaya berada dalam keadaan mantap dan stabil.

Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Misteri Sejarah Kebudayaan: “Kalau Nyunggi Wakul Jangan Gembelengan”

Kalau Nyunggi Wakul Jangan Gembelengan

“Bapak-bapak dan Ibu-ibu jangan banyak berharap kepada saya. Jangan bandingkan saya dengan para ustadz, para alim ulama dan para penceramah yang hebat-hebat itu karena saya tidak punya kemampuan seperti mereka. Sebab saya bukan berlatar belakang santri sehingga tidak punya banyak ilmu agama seperti mereka. Saya disini hanya sami’na wa atho’na kepada para pemrakarsa kegiatan ini. Jadi, malam ini saya hanya akan mengajak sholawatan dan berdzikir sedikit-sedikit”, demikian Cak Nun membuka pengajian di lapangan markas KOPASUS Kandang Menjangan, Surakarta pada 29 Juni 2012 malam yang lalu.

Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Syiah di Nusantara

Syiah di Nusantara

KONTEN TERKAIT

Sejarawan Slamet Muljana dalam Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara, meyakini Islam yang sampai di Asia Tenggara paling dahulu ialah aliran Syiah. Aliran Syiah dibawa oleh para pedagang Gujarat, Persia, dan Arab ke pantai timur Sumatra, terutama ke Perlak dan Pasai, dan mendapat dukungan dinasti Fathimiah di Mesir.

Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Awal dari Sebuah Akhir untuk Prabowo Subianto?

16 July 2014

prabs1

PRABOWO Subianto bicara kepada pers. Ini adalah wawancara pertama yang dia berikan sesudah pemilihan presiden. Dia berbicara kepada dua wartawan British Broadcasting Corporation (BBC), Babita Sharma dalam bahasa Inggris dan Liston Siregar dalam bahasa Indonesia. Wawancara ini sedikit banyak memperlihatkan karakter Prabowo yang tidak mau menyerah kalah. ‘Losing is not an option,’ katanya kepada harian The Straits Times dari Singapura, beberapa hari lalu. Kali ini pun, tidak berbeda. Namun, sekalipun memiliki kesamaan retorik, kedua wawancara ini memiliki bobot berbeda. Wawancara dengan The Straits Times dilakukan sebelum pemilihan, sedangkan dengan BBC sesudah pemilihan.

Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Paradoks Kepemimpinan

Harian KOMPAS, Selasa 1 Juli 2014, hlm 6 (Opini)

 Oleh B. Herry Priyono

 

Musim gempita membandingkan dua calon presiden/wakil-presiden hampir usai. Negeri ini akan segera memasuki pucuk waktu. Kita hendak berdiri beberapa menit di bilik pemungutan suara untuk menerobos momen genting yang akan memberi nama hari esok Indonesia.

Apa yang berubah sesudah kedua kubu menjajakan rumusan visi dan misi, program, dan mematut-matut diri dalam debat di televisi? Tidak banyak, kecuali emosi politik yang terbelah ke dalam pertarungan abadi antara “memilih dari keputusasaan” dan “memilih bagi harapan”. Setelah berbagai timbangan nalar dikerahkan, yang tersisa adalah tindakan memilih yang digerakkan dua daya itu. Mungkin kita bahkan tidak menyadarinya.

Namun dengan itu dua kubu juga kian membatu. Masih tersisa beberapa hari bagi kita untuk menimbang pilihan dengan akal-sehat. Barangkali tiga pokok berikut dapat dipakai menambah aneka kriteria yang telah banyak diajukan.

Continue Reading »

2 Komentar

Kejamnya Skenario Wahabi di Belakang Prabowo

Kilas balik 8 tahun lalu, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono kala itumemberi peringatan akan adanya, adanya penyusupan gerakan radikal ke dalam partai-partai Islam. Infiltrasi itu bertujuan untuk mendirikan Negara Islamdan menerapkan syar’iah. Menurut Juwono, gerakan radikal itu bernaung di parpol islam sambil menunggu momentum radikalisasi. Menhan kemudian meminta parpol Islam untuk waspada terhadap penyusupan itu.

Atas pernyataannya itu, Menhan menerima badai protes dari kalangan partai, salah satunya Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring. Dia menyebut pernyataan Menhan itu hanya memberi stigma negatif partai-partai Islam. Dia menyebut Menhan telah menggunakan cara-cara Orde Baru. “Kalau memang punya bukti, langsung tunjuk hidung partai mana yang dimaksud,” tantang Tifatul Sembiring menanggapi pernyataan Menhan Juwono Sudarsono. Continue Reading »

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.977 pengikut lainnya.