Tinggalkan komentar

Indonesia…Namanya Tersirat di dalam Al Qur’an

 

Peta Indonesia versi Kerajaan Samudra Pasai

 

Menguak Misteri “Indonesia”

Pernahkah anda bertanya, kenapa negeri yang indah, subur dan makmur ini diberi nama INDONESIA ?
Pernahkah anda bertanya kenapa para pendiri bangsa memilih tahun 1945 sebagai tahun dideklarasikannya kemerdekaan negara kita ?

Pernahkah anda bertanya kenapa para pendiri bangsa memilih bulan agustus dan tanggal 17 sebagai tanggal dilahirkannya negeri ini ?

Semua pertanyaan tersebut diatas akan terjawab…kalau kita menggunakan Al Qur’an dan Hadist sebagai pedoman.

Kata Indonesia Yang Unik

Mari kita hitung abjad yang merangkai kata Indonesia dengan nilai bobot urutan abjad : A = 1, B = 2, C =3 dan seterusnya…

I : 9, N : 14, D : 4, O : 15, N : 14, E : 5, S : 19, I : 9, A : 1

Dari semua angka yang ada ternyata hanya muncul angka 1-9-4-5

Tidak ada angka lain dan tentu ini bukan sebuah kebetulan Ini adalah Kehendak dan Karunia dari Allah SWT

Indonesia adalah Mekah Yang dijanjikan

Nah Coba Kita Jumlahkan semua Angka dari Kata “INDONESIA”, jumlahnya “90”
dan mari kita buka kitab AL QURAN, kitab suci Agama Islam yang penganutnya sampai rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk merebut kemerdekaan RI, tidak sedikit Ulama dan Kyai menjadi penggerak perjuangan dalam melawan penjajah.

Tadi jumlah angka yang membentuk kata Indonesia adalah 90 dan angka 90 dalam Al Qur’an adalah nomor urut dari surat Al Balad yang berarti NEGERI atau NEGARA yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Yang dimaksud dengan kota dalam ayat ini ialah kota Mekkah.

Tentu ini Bukan Suatu, Kebetulan ini semua Karunia yang Luar Biasa !!

Dan keberadaan Negeri ini sudah diprediksi oleh para ulama jama dulu dengan berdasarkan kepada sebuah nubuwah yang dianggap sebagai Hadist Nabi bagi sebagian kalangan ulama

” Bahwa akan Ada Negeri di atas Awan Bernama Samudra, yang diKelilingi Air dan Menghasilkan Banyak Ulama, dan Ternyata Negeri itu adalah INDONESIA

Keberadaannya Telah Disebut oleh Rasulullah SAW

Di dalam Sejarah Melayu dan Hikayat Raja-Raja Pasai, terdapat sebuah hadits yang menyebutkan Rasulullah menyuruh para sahabat untuk berdakwah di suatu tempat bernama Samudra, yang akanterjadi tidak lama lagi di kemudian hari.
“…Pada zaman Nabi Muhammad Rasul Allah salla’llahu ‘alaihi wassalama tatkala lagi hajat hadhrat yang maha mulia itu, maka sabda ia pada sahabat baginda di Mekkah, demikian sabda baginda Nabi: “Bahwa sepeninggalku ada sebuah negeri di atas angin samudera namanya. Apabila ada didengar khabar negeri itu maka kami suruh engkau (menyediakan) sebuah kapal membawa perkakas dan kamu bawa orang dalam negeri (itu) masuk Islam serta mengucapkan dua kalimah syahadat. Syahdan, (lagi) akan dijadikan Allah Subhanahu wa ta’ala dalam negeri itu terbanyak daripada segala Wali Allah jadi dalam negeri itu“….

 Catatan Ahli Sejarah, biasanya meng-informasikan…

– Rasulullah wafat, sekitar tahun 632 M
– Sriwijaya berdiri, sekitar tahun 500 M s.d 670 M, 
 Samudra Pasai berdiri, sekitar tahun 1267 M
Sriwijaya yang usianya 600 tahun lebih tua daripada  Samudra Pasai, logisnya tentu lebih dahulu memeluk Islam…
Untuk sama dipahami, di wilayah Aceh sebelum Kerajaan Samudra Pasai, kita mengenal keberadaan Kerajaan Jeumpa, dan dipesisir Barat pulau Sumatera, kita mengenal Kota Pelabuhan Barus
Sebuah makam kuno di kompleks pemakaman Mahligai di Barus, di batu nisannya tertulis Syekh Rukunuddin wafat tahun 672 Masehi. Ini memperkuat dugaan bahwa komunitas Muslim di Barus sudah ada pada era itu

Kemungkinan wilayah Jeumpa, Barus dan Sriwijaya merupakan negeri-negeri awal masuknya Islam di Nusantara

Akan tetapi, dari ketiga negeri ini, yang dikenal memiliki wilayah yang cukup luas dan disebut sebagai Nagara Maritim (Samudra) terbesar adalah Kerajaan Sriwijaya
2. Kemaharajaan Sriwijaya telah ada sejak 671 M sesuai dengan catatan I Tsing, sementara dari Prasasti Kedukan Bukit pada tahun 682 M diketahui imperium ini di bawah kepemimpinan Dapunta Hyang Jayanasa.
Diperkirakan pada sekitar tahun 500 M, akar cikal bakal Kerajaan Sriwijaya sudah mulai berkembang di sekitar wilayah Bukit Siguntang.
Dan masa ke-emasan Sriwijaya, sebagai negara maritim terbesar di Asia Tenggara, terjadi pada abad ke-9 M. Pada masa itu, Sriwijaya telah menguasai di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara, antara lain: Sumatera, Jawa, Semenanjung Malaya, Thailand, Kamboja, Vietnam dan Filipina.
Sriwijaya juga men-dominasi Selat Malaka dan Selat Sunda, yang menjadikan-nya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal.
Baca Lebih Lanjut Blog kanzunqalam 

http://www.updategeh.com/2016/08/fakta-paling-fenomenal-indonesianamanya.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

sembrani

bertukar ide, melampaui mimpi bersama

Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: