1 Komentar

NUBUAT IMAM ALI BIN ABI THALIB AS TENTANG BANGSA DAN NEGARA ARAB DI AKHIR ZAMAN

Nubuat Imam Ali bin Abi Thalib as tentang Bangsa dan Negara Arab di Akhir Zaman!

the-zionist-arab-states-council-1

Sebelum saya mulai mengutip nubuat Imam Ali as yang fenomenal ini tentang kondisi bangsa dan negara-negara Arab di Akhir Zaman, maka ada yang perlu kita garis bawahi terlebih dulu dan mengapa saya hanya fokus kepada bangsa dan negara-negara Arab yang lokasi geografisnya terletak di Peninsula Arabia atau lebih dikenal dengan nama Hijaz.

the-zionist-arab-states-council-4-640x480

Perlu kita pahami bersama bahwa pada era Imam Ali as, peta Timur Tengah seperti yang kita kenal pada zaman kita sekarang belum terbentuk.

Pada saat ini, bangsa dan negara-negara Arab sudah sedemikian meluas dan besar hingga ke Maroko di wilayah paling Timur benua Afrika Utara, kemudian di wilayah Afrika Tengah atau Selatan Mesir, seperti Somalia, Sudan, Djibouti dan wilayah timur, yaitu Irak.

Walaupun demikian, kita juga tahu bahwa sebagian dari negara-negara yang saat ini sudah resmi menjadi bangsa Arab, sejatinya pada era dulu bukanlah bangsa yang secara biologis keturunan Arab atau Bani Ismail. Tapi mereka adalah bangsa ajam (non-Arab) yang sejak era penyebaran Islam purba dan pada periode-periode selanjutnya secara resmi telah mengadopsi bahasa dan budaya Arab ke dalam sistem kebangsaan mereka, seperti bangsa Mesir, Berber, Palestina, Syria, Irak dan seterusnya. Dominasi keturunan bangsa Arab di wilayah-wilayah ini sejak era penyebaran Islam pada akhirnya telah semakin kuat dan bercampur dengan kultur lokal dari bangsa-bangsa tersebut.

Oleh sebab itu, penjelasan sekilas ini penting dipahami karena tujuannya untuk memberikan gambaran umum kepada kita semua bahwa pada saat Imam Ali as menyampaikan nubuatnya ini, maka tentu yang dimaksud oleh beliau pertama kali adalah keturunan Ibrahim yang berasal dari Bani Ismail, atau yang lebih dikenal dengan bangsa Arab di wilayah Hijaz. Namun tidak menutup kemungkinan juga bahwa nubuat yang Imam Ali as sampaikan ini bisa meliputi seluruh bangsa dan negara-negara Arab yang kita kenal dengan sebutan Timur Tengah pada zaman sekarang. Artinya, meskipun nubuat ini bisa tertuju bagi seluruh bangsa dan negara-negara Arab yag kita kenal sekarang, maka pada saat yang sama, kita juga tidak mungkin mengecualikan wilayah Semenanjung Arabia yang justru menjadi sentra Timur Tengah di zaman kita sekarang dan tentu saja pada saat Imam Ali as menyampaikan nubuat-nubuatnya tersebut.

Atas pertimbangan inilah saya fokuskan muatan-muatan nubuat Imam Ali as ini terlebih dulu kepada “jantung” wilayah Timur Tengah yang berada di Peninsula Arabia yang saat ini terdiri dari beberapa negara, seperti Yaman, Saudi Arabia, Kuwait, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar dan Oman.

Terkait dengan Yaman yang merupakan wilayah bangsa Arab di Selatan Semenanjung Arabia, maka sudah maklum kepada kita semua bahwa Syam dan Yaman adalah dua wilayah di Timur Tengah yang pernah mendapat doa keselamatan dari Rasulullah saww, seperti pada hadis yang pernah disampaikan oleh Nabi saww sebagai berikut:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna yang berkata telah menceritakan kepada kami Husain bin Hasan yang berkata telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Aun dari Nafi’ dari Ibnu Umar yang berkata [Nabi shallallahu ‘alaihi wa Aalihi wasallam] bersabda “Ya Allah berilah keberkatan kepada kami, pada Syam kami dan pada Yaman kami”. Para sahabat berkata “dan juga Najd kami?”. Beliau bersabda “disana muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah akan muncul tanduk setan” [Shahih Bukhari 2/33 no 1037]

Terkait tentang Syam, tentu terlepas dari tanggung jawab analisa kita kali ini, meski seperti saya katakan di atas tadi bahwa nubuat Imam Ali as ini bisa saja diterapkan secara umum ke seluruh wilayah Timur Tengah yang terbentang dari Maroko sampai Irak dan dari Syam hingga Yaman. Akan tetapi, seperti yang artikel ini ingin ungkapkan secara khusus bahwa sentra Timur Tengah pada saat Imam Ali as menyampaikan nubuatnya, bahkan hingga saat kita sekarang adalah wilayah Hijaz atau yang lebih dikenal dengan nama Semenanjung Arabia.

Dalam kesempatan ini juga, saya juga tidak akan membodoh-bodohi diri saya sendiri atau menghabiskan waktu untuk menjelaskan dimana wilayah Najd berada, karena hanya orang-orang yang “gagap-geografi” saja yang tidak bisa menemukan dimana Najd itu berada dan apa saja sejarah Najd sejak awal abad 19? Namun bila anda termasuk di antara orang-orang tersebut (God Forbid!) dan masih mencari-cari dimana wilayah Najd itu di muka bumi ini, maka banyak artikel yang terkait dengan wilayah Najd yang bisa dijadikan referensi pembahasan anda.

1. Sejarah Wilayah Najd dan Para Amirnya.

2. Sejarah Kerajaan Najd dan Hijaz.

3. Sejarah Kerajaan Najd dan Hasa.

4. Sejarah Najd.

Kesimpulannya, nubuat Imam Ali as ini sejatinya mesti pertama kali terkait dengan bangsa dan negara-negara Arab yang berada di wilayah semenanjung Arabia terlebih dulu sebelum ingin dilihat melampaui scope tersebut. Pada saat nubuat Imam Ali as dituangkan, maka Anda akan bisa memahami alasan-alasannya.

Walhasil dengan mengecualikan wilayah Syam dan Yaman atas dasar keberadaan doa Nabi saww pada hadis di atas, maka wilayah yang tersisa di Semenanjung Arabia adalah Najd yang menjadi sentra asal-muasal dan juga induk kekuasaan Kerajaan Saudi Arabia sejak awal berdirinya dan juga keberadaan beberapa negara-negara Arab kecil di sekitarnya selain Saudi Arabia, yaitu: Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab dan Oman. Di Era sekarang, negara-negara Arab ini lebih akrabnya disebut sebagai negara-negara Teluk dan telah membentuk persekutuan “keluarga” bersama yang disebut Gulf Cooperation Council alias GCC.

map-of-arabia-1914
LordOfArabia-map06-[1]
Hadis Tentang Kemunculan Tanduk Setan di Najd

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna yang berkata telah menceritakan kepada kami Husain bin Hasan yang berkata telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Aun dari Nafi’ dari Ibnu Umar yang berkata [Nabi shallallahu ‘alaihi wa Aalihi wasallam] bersabda “Ya Allah berilah keberkatan kepada kami, pada Syam kami dan pada Yaman kami”. Para sahabat berkata “dan juga Najdkami?”. Beliau bersabda “disana muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah akan muncul tanduk setan” [Shahih Bukhari 2/33 no 1037]

Hadis Tentang Kemunculan Kelompok dari Bani Tamim yang menyimpangkan Islam

Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri Ra berkata: “Saat Rasulullah saww sedang membagi-bagikan ghanimah (rampasan perang), datanglah seseorang dari Bani Tamim dengan pakaian yang pendek (bagian bawahnya), di antara kedua matanya ada tanda bekas sujud yang menghitam, lalu ia berkata: “Berbuat adillah wahai Rasulullah!”

Rasulullah Saw bersabda: “Celakalah engkau, siapa yang akan berbuat adil jika aku tidak berbuat adil? Maka engkau akan binasa dan rugi jika aku sendiri tidak berlaku adil.”

Lalu Rasulullah Saww bersabda: “Akan datang suatu kaum kelak seperti dia, baik perkataannya, tapi buruk kelakuannya. Mereka adalah seburuk-buruk makhluk. Mereka mengajak kepada Kitabullah, tetapi mereka sendiri tidak mengambil darinya sedikitpun.

Mereka membaca Al Quran, tetapi tidak melebihi kerongkongannya. Kalian akan mendapatkan bacaan Al-Qur’an mereka lebih baik dari kalian dan shalat dan puasa mereka lebih baik dari kalian. Mereka akan melesat meninggalkan Islan sebagaimana anak panah melesat dari busurnya. Mereka mencukur kepala serta mencukur kumisnya, pakaian mereka hanya sebatas setengah betis mereka.” Setelah Rasulullah Saww menjelaskan ciri-ciri mereka, Rasulullah Saww bersabda: “Mereka akan membunuh para pemeluk Islam dan melindungi penyembah berhala!”

[Diriwayatkan dalam kitab: Bukhari fi kitab dad’ al-khalq Bab “Alamah An-Nubuwwah”, An-Nisai’ fi khasa-is hal 43, 44, Muslim fi Kitab Az-Zakah Bab At-Tahdzir Min Zinah Ad-Dun-ya, Musnad Imam Ahmad juz I hal 78, 88, 91)

  • the-zionist-arab-states-council-12-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-2-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-3-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-5-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-6-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-7-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-8-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-9-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-10-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-14-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-11-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-12-640x480

Nubuat Imam Ali as di dalam Kitab al-Jafr tentang kondisi bangsa dan negara-negara Arab ini sungguh luar biasa! Karena gambaran nubuat yang Imam Ali as beritakan sudah semakin searah dengan apa yang Nabi saww sendiri peringatkan kepada umatnya. Bahkan realitanya dengan kondisi kita di zaman sekarang sudah kian tampak sebagai kenyataan yang selayaknya menjadi fokus dan perhatian bagi kita sebagai Umat Nabi Muhammad saww.

Berikut ini saya akan mulai mengutip nubuat Imam Ali as tentang kondisi bangsa dan negara-negara Arab di Akhir Zaman. Imam Ali as bersabda:

“Sungguh sangat aneh, tetapi bagiku tiada yang lebih aneh dari kelompok-kelompok kecil Arab. Berbagai macam dalih mereka termasuk soal agama mereka. Mereka tidak mengikuti jejak Nabi saww, tidak mencontoh perbuatan seorang wali (imam), tidak mengimani yang gaib dan tidak memaafkan kesalahan. Para penguasa hanya mengenal hukum yang berlaku dan tidak mentolerir kebenaran suatu perkataan, kecuali orang yang dirahmati Allah.

Kemungkaran adalah apa yang mereka ingkari dan pendapat adalah menurut apa yang mereka katakan. Mereka menghimpun pasukan dari kaum-kaum mereka dan dengan pasukan itu mereka menghantam kaum-kaum mereka sendiri. Setiap orang dari mereka adalah pemimpin bagi dirinya sendiri. Fitnah-fitnah seperti bagian-bagian malam yang gulita, menimpa dan mengendalikan mereka, sampai sebagian mereka dilanda kematian yang mengerikan, sebagian ditimpa busung lapar dan sebagian lagi dilanda bahan bakar (kobaran api) yang tidak kunjung padam. Lahir generasi buruk yang tidak diturunkan hujan oleh Allah …

Sebagian mereka (bangsa Arab) meludahi wajah sebagian yang lain. Lidah mereka menjadi api bagi yang lain di tengah kelemahan yang tersebar, menyenangkan hati Israel dan pemimpinnya…”

Kemudian Imam Ali as kembali bersabda:

“… Mereka berjalan di belakang si pendusta Israel, dan di antara mereka adalah para pemimpin kesesatan dan para penyeru kepada neraka. Para raja dan amir yang menjadikan mereka para penguasa, menaiki kendaraan mereka. Bersama merekalah para kepala (pemimpin) ini makan dunia… Di zaman mereka, Masjid Al-Aqsha terabaikan … Setiap daerah terjadi perselisihan besar. Darah membanjiri Tanah Suci Allah secara merata. Bangsa Timur dan bangsa Barat bersiteru, termasuk penduduk Kiblat (bisa jadi maksud khususnya adalah warga Mekah dan umumnya adalah Kaum MusliminM3).

Umat manusia ditimpa rasa takut oleh sebuah kekuatan yang dahsyat. Mereka larut dalam kondisi demikian, sampai ada penyeru dari langit. Maka apabila ada penyeru mereka berhamburan.

Demi Allah, aku seolah melihat ia (al-Mahdi) di antara rukun dan maqam, membaiat orang-orang dengan perkara baru,pemerintahan baru, keputusan baru, dan langkah baru. Ia sangat keras terhadap bangsa Arab…”

—– oOo —–

Demikianlah sedikit dari kutipan Nubuat Imam Ali bin Abi Thalib as dari Kitab al-jafr. Nubuat di atas dikutip dari buku Ramalan Akhir Zaman Imam Ali bin Abi Thalib as – Kondisi Akhir Zaman & Peristiwa-Peristiwa yang Terjadi, karya Sayyid Ali Asyur, edisi bahasa Indonesia. Penerbit Zahra, 2012.

Gedung, Logo & Emblem Kemiliteran, Keamanan, Kesehatan dan Keamanan Kerajaan Saudi Arabia

  • the-zionist-arab-states-council-27-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-17-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-16-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-28-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-18-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-19-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-20-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-21-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-22-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-23-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-24-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-25-640x480
  • the-zionist-arab-states-council-30-640x480
SUMBER :
Iklan

One comment on “NUBUAT IMAM ALI BIN ABI THALIB AS TENTANG BANGSA DAN NEGARA ARAB DI AKHIR ZAMAN

  1. Allah Maha Besar, Allah Maha Mengetahui segala isi hati setiap orang, niat jahat atau niat buruk pasti Dia tahu. Jika orang2 kafir membuat makar utk menghancurkan Islam pasti Allah Mengetahuinya sehingga Dia menurunkan seorang Pemimpin yang adil utk menghancurkan makar mereka. Semoga pemimpin itu yang dijanjikan Allah melalui Nabi-Nya segera datang. Amin Ya Rabbal Alamin….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

sembrani

bertukar ide, melampaui mimpi bersama

Nurul Wirda

0812-8267-9182

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: