360 Komentar

Benarkah Nabi Muhammad Keturunan Jawa ?

Ada yang menarik perhatian saya saat melihat timeline sore kemarin. Salah satu lini masa dari akun @SufiKota milik seorang penulis Chandra Malik memaparkan pandangan Cak Nun tentang garis keturunan Nabi Muhammad. Untuk lengkapnya saya sadur tulisan itu:

Muhammad SAW layak diduga sebagai seorang Arab-Jawa. Bukan Arab tulen. Muhammad SAW menolak digambar wajahnya demi menghindari kontroversi pada masa setelah ia wafat. Kontroversi itu terutama mengenai ciri fisik Muhammad SAW yg layak diduga tidak persis Arab tulen.

Cara berjalan Muhammad SAW tidak menunjukkan ciri gesture Arab tulen yg mendongak kepala dan jumawa. Cara berjalan Muhammad SAW ialah melangkah santun dan “seperti menuruni ketinggian bukit”. Tawadlu. Cara berjalan Muhammad SAW adalah berat badan atas condong ke depan/membungkuk, dan kaki kuat berkuda2.

Tuturkata Muhammad SAW lemah-lembut. Mana ada orang Arab [tulen] yg begitu, terutama pada masa itu? Tuturkata lemah-lembut ini khas Jawa, berbeda jauh dari style Arab yg suka bicara kasar dan meledak2. Gesture dan tuturkata Muhammad SAW ini menjadi magnet shg kehadirannya menyedot perhatian Arab2 tulen.

Muhammad SAW suka bertapa [khalwat]. Bangsa Arab tulen tak punya tradisi ini. Bertapa itu khas Jawa. Ibunda Muhammad SAW bernama Siti Aminah. Belum ada studi dan penelitian memadai mengenai Sang Ibu.

Mn Kamba mengkonfirmasi bahwa tidak ada nama Siti di masyarakat Arab tulen. Siti bukan Bahasa Arab. Muhammad SAW berasal dari garis silsilah Ibrahim AS dari Siti Hajar. Hajar juga bukan Bahasa Arab. Siti Hajar layak diduga bukan araab tulen, melainkan imigran. “Kalau bukan dari Klaten, ya dari Solo.” Siti Hajar didatangkan untuk diperistri dan penghibur atas hati Ibrahim yg gundah. Bukan Arab tulen. Siti dan Hajar adalah Bahasa Jawa. Siti = tanah = bumi. Hajar = ajar = mengajar. Tulen Jawa.

Muhammad SAW tidak dididik dg Al-Qur’an dan Hadits. Dia hanif hingga 40 th. Tidak shalat hingga 53th. Tidak ada satu pun Nabi dan Rasul di muka bumi ini yg dididik dg Al Qur’an dan Hadits.

Al Qur’an adl konfirmasi terakhir setelah membaca ayat qauniyah: alam semesta dan dirimu sendiri. Muhammad pernah berkata,”Ana ‘Arab bila ‘Ain. Aku Arab tanpa ‘Ain.” Bukan Arab tulen, tapi Gusti dari Jawa :)

Hmmm bagaiamana menurut anda??

Nabi Muhammad Adalah Orang Keturunan Jawa yang Hidup di Arab

OPINI  AGUNG PRIBADI | 26 April 2013 | 09:52 Dibaca: 24316    Komentar: 35    3

136694459539708138

Tulisan Muhammad ( Gambar diambil dari ideax.blogdetik.com )

Banyak pendapat yang menyatakan tentang genealogi Nabi Besar muhammad SAW dan salah satunya menyatakan bahwa Nabi muhammad merupakan seorang Muarobin seperti pendapat dari Mifthachul Luthfi Muhammad yaitu orang keturunan Indonesia yang hidup di daerah timur Tengah. Jika benar pendapat ini maka suatu anugerah yang besar buat Bangsa Indonesia. Bangsa yang saat ini sedang terpuruk dengan perilakunya yang sangat jauh akan hikmah dan kesopanan. Bangsa yang saat ini sedang tidak memiliki tokoh panutan dan teladan yang Menomor satukan Tuhan sesuai dengan sila pertama pancasila “ Ketuhanan Yang Maha Esa”, Ikhlas dan Jujur. Dengan adanya pendapat seperti ini maka di harapkan adanya perubahan perilaku dan semangat kembali mempelajari suri tauladan manusia agung tersebut berupa Hadist dan Sejarahnya yang selama ini banyak di tinggalkan masyarakat Indonesia.

Seperti kata Budayawan Emha Ainun Najib yang menyoroti dan menyimak tentang Nabi Muhammad. Nabi Muhammad SAW layak diduga sebagai seorang Arab-Jawa. Bukan Arab tulen. Nabi Muhammad SAW menolak digambar wajahnya demi menghindari kontroversi pada masa setelah ia wafat. Kontroversi itu terutama mengenai ciri fisik Muhammad SAW yang layak diduga tidak persis Arab tulen. Cara berjalan Muhammad SAW tidak menunjukkan ciri gesture Arab tulen yg mendongak kepala dan jumawa. Cara berjalan Muhammad SAW ialah melangkah santun dan “seperti menuruni ketinggian bukit”. Tawadlu. Cara berjalan Muhammad SAW adalah berat badan atas condong ke depan/membungkuk, dan kaki kuat berkuda-kuda.Tuturkata Muhammad SAW lemah-lembut. Mana ada orang Arab [tulen] yang begitu, terutama pada masa itu? Tuturkata lemah-lembut ini khas Jawa, berbeda jauh dari style Arab yg suka bicara kasar dan meledak-ledak. Gesture dan tuturkata Muhammad SAW ini menjadi magnet sehingga kehadirannya menyedot perhatian Arab-arab tulen. Muhammad SAW suka bertapa [khalwat]. Bangsa Arab tulen tak punya tradisi ini. Bertapa itu khas Jawa.

Jika membicarakan tentang garis keturunan Nabi Muhammad SAW maka tidak akan jauh pembicaraannya dengan Ibunda Siti Hajar dan Nabi ismail AS. Dan perlu diketahui pula bahwa nama “Ismail” merupakan bahasa Ibrani ( Yahudi ) bukan asli Bahasa Arab yang artinya Hamba Tuhan. Ibunda Siti Hajar sebelum dinikahi oleh Nabi Ibrahim AS adalah budak yang utama dari Fir’aun Khufu Raja Mesir kuno yang mengangkat dirinya sebagai Tuhan dan mengaku sebagai keturunan Ra dan Osiris Dewa Matahari dan Bulan Bangsa Mesir Kuno. Fir’au Khufu mengganggap dirinya pantas menjadi tuhan karena selama hidupnya tidak pernah sakit secara kasat mata semacam pilek dan batuk dan sebagainya, berumur panjang konon sampai 600 tahun, mempunyai kekuasaan yang absolut dan mutlak.

Pada waktu pemerintahannya guna mendukung jalannya pemerintahan serta pembangunan bangunan monumental maka Fir’aun Khufu memerlukan para penambang emas yang saat itu hanya manusia-manusia dari Swarnadwipa ( Pulau Emas ) atau yang lebih dikenal dengan Pulau Sumatera saat ini yang memiliki kemampuan dalam menggali dan menambang emas. Fir’aun Khufu sudah mengetahui sepak terjang para penambang tersebut ketika mereka menggali dan menambang emas di bagian tengah dan selatan Benua Afrika. Guna menunjang keinginan tersebut maka Fir’aun Khufu mengundang para penambang-penambang emas tersebut di bawah pimpinan yaitu kakek dari ayahanda Ibunda Siti Hajar. Beliau merupakan kepala ekspatriat dari Swarnadwipa yang di datangkan oleh Fir’aun Khufu. Seiring dengan banyaknya tambang emas baru yang diketemukan maka banyak pula bertambah para imigran dari daratan Swarnadwipa yang menjadi penambang emas di Negeri Mesir dan sudah diakui menjadi kelompok masyarakat tertentu di Negeri Mesir.

Semakin absolutnya kekuasaan Fir’aun Khufu maka semakin pula dia berbuat semena-mena termasuk salah satunya adalah dia banyak meniduri para perawan dari rakyatnya.Tidak terkecuali dia tertarik oleh kecantikan Siti Hajar meskipun beliau merupakan putri ekspatriat penambang emas yang terkemuka. Munculnya penyakit “raja singa” ini pertama kali yang mengidapnya adalah Fir’aun Khufu tersebut karena hobinya yang menyimpang. Disamping itu pula ketika si Fir’aun Khufu setelah meniduri perawan rakyatnya maka dia akan menyunat perempuan tersebut.Selain itu penyakit darah tinggi dan diabetes juga mengidap si raja tersebut di karenakan memakan makanan yang lezat-lezat.

Hal tersebut banyak merisaukan ayahanda Siti hajar, oleh karena itu suatu ketika ayahanda Siti Hajar menawarkan kepada Fir’aun agar Siti Hajar dianggap sebagai keluarganya agar Ibunda Hajar tidak di tiduri oleh Fir’aun Khufu dengan catatan ayahanda Siti hajar menyetorkan Emas lebih banyak dan banyak menemukan tambang emas lagi. Pada saat itu para permaisuri Fir’aun banyak yang menolak status Ibunda Siti Hajar yang merupakan keturunan luar Bangsa Mesir dan pada akhirnya agar membedakan status Ibunda Siti Hajar dengan para permaisuri maka telinga ibunda Siti Hajar di tindik atau diberikan anting-anting. Maka anting-anting ini merupakan bentuk aksesoris Ibunda Hajar yang pertama di dunia disamping beliau pula yang mengenalkan sabuk untukmengikat pinggang.

Waktupun berlalu hingga kedatangan Khalifah Dagang yang di pimpin oleh Nabi Ibrahim hingga si Fir’aun Khufu tertarik akan kecantikan Ibunda Sarah dan diboyonglah Ibunda Sarah ke Istana Fir’aun dan ketika akan di tiduri Fir’aun Khufu tidak sanggup menggerakkan badannya. Karena takut akan ketinggian ilmu Ibunda Sarah maka si Fir’aun pun melepaskan Ibunda Sarah dan memberikan salah satu anggota keluarganya sebagai pembantu Ibunda Sarah yaitu Ibunda Hajar. Dan Ibunda Hajar pun ikut rombongan dari Nabi Ibrahim yang kelak di nikahinya dan kemudian di tempatkan di Makkah serta mempunyai anak yang bernama Ismail dan mempunyai keturunan sebagai Nabi penutup yaitu Nabi Muhammad SAW. Kalau misalkan memang diperlukan penelitian lebih lanjut maka Nabi Muhammad SAW pun meninggalkan fisiknya yaitu berupa rambut yang di simpan di Museum di Turki. Dari rambut maka akan banyak diketahui tentang gen, DNA dan golongan darah yang nantinya dapat mengerucut pada genealogi Nabi Muhammad SAW

About these ads

360 comments on “Benarkah Nabi Muhammad Keturunan Jawa ?

  1. Lebih seru lagi kalau tesisnya adalah : Nabi Muhammad SAW adalah ASLI JAWA sebagaimana Nabi2 sebelumnya yang juga ASLI JAWA

    Lha wong arab wae nang kene yo nglakoni ‘pemurnian’ keturunan koq. Podo podo wae laa…

    Iki yo dhudhu ashobiyah
    Ras pemimpin kudhu nduwe putro sing sami2 ras pemimpin
    Supoyo “howo” ne tetep kenceng pol
    Ya toh?
    Kuwi metode sessuai jamane
    Sak iki ora oleh ashobiyah meneh
    Pokoke para Nabi kuwi yo wong Jowo
    Wong Jowo jaman mbiyen kuwi mirip wong Timteng
    Kandane ngono
    Monggo… sing pinter2 mbuktiaken tesis niki… hehehe…

    • PARA HABAIB YG MERUPAKAN KETURUNAN RASULLAH SAW MENYEBUT ATAU MEMBERI GELAR BANGSA INDONESIA DENGAN SEBUTAN AHWAL ATAU SAUDARAKU DARI PIHAK IBU.

    • Cara berjalan Muhammad SAW tidak menunjukkan ciri gesture Arab tulen yg mendongak kepala dan jumawa. Cara berjalan Muhammad SAW ialah melangkah santun dan “seperti menuruni ketinggian bukit”. Tawadlu. Cara berjalan Muhammad SAW adalah berat badan atas condong ke depan/membungkuk, dan kaki kuat berkuda2.
      ==============
      orang jepun/japan/jepang/jappanesse pun macam ni…
      ==============
      Tuturkata Muhammad SAW lemah-lembut. Mana ada orang Arab [tulen] yg begitu, terutama pada masa itu? Tuturkata lemah-lembut ini khas Jawa, berbeda jauh dari style Arab yg suka bicara kasar dan meledak2. Gesture dan tuturkata Muhammad SAW ini menjadi magnet shg kehadirannya menyedot perhatian Arab2 tulen.
      ==============
      orang jawa timur watak dan bahasanya lebih kasar dari orang batak
      ==============
      Muhammad SAW suka bertapa [khalwat]. Bangsa Arab tulen tak punya tradisi ini. Bertapa itu khas Jawa. Ibunda Muhammad SAW bernama Siti Aminah. Belum ada studi dan penelitian memadai mengenai Sang Ibu.
      ==============
      lebih banyak orang hindia atau orang jawa yang gemar bertapa ?
      ==============
      Mn Kamba mengkonfirmasi bahwa tidak ada nama Siti di masyarakat Arab tulen. Siti bukan Bahasa Arab. Muhammad SAW berasal dari garis silsilah Ibrahim AS dari Siti Hajar. Hajar juga bukan Bahasa Arab. Siti Hajar layak diduga bukan araab tulen, melainkan imigran. “Kalau bukan dari Klaten, ya dari Solo.” Siti Hajar didatangkan untuk diperistri dan penghibur atas hati Ibrahim yg gundah. Bukan Arab tulen. Siti dan Hajar adalah Bahasa Jawa. Siti = tanah = bumi. Hajar = ajar = mengajar. Tulen Jawa.
      =============
      siti itu bersal dari bahasa inggris asal kata city sedangkan hajar itu artinya dari batu berarti siti hajar artinya = kota batu (hahahahaha just kidding)…
      ngarang aja ente bilang ga ada istilah “siti” dan hajar” dalam bahasa arab… asal kata siti adalah dari bahasa arab “Sayyidati” yang berarti “Tuan putri”
      hajjar itu sendiri artinya batu.. hajjar aswad (batu hitam)
      tukang ngarang kok pinter2an bikin blog begini ?? hehehehe
      =============

      nah yang hanya boleh di terima yang terakhir ini mengenai :

      Muhammad SAW tidak dididik dg Al-Qur’an dan Hadits. Dia hanif hingga 40 th. Tidak shalat hingga 53th. Tidak ada satu pun Nabi dan Rasul di muka bumi ini yg dididik dg Al Qur’an dan Hadits.
      =================

      • waduh om Andi,… ente nanggepin dengan jawaban yg ngasal. Sy asli jawa timur. kLo ente bilang orang jawa timur lebih kasar dari orang batak. Ini agak rasis namun sy ingin Anda klarifikasi, orang jawa timur yg mana? Surabaya? Sy juga Surabaya lho, coba ente telaah lagi, mana watak dan mana dialek? Trus menyoal kata siti, klo nurut ente “kata siti adalah dari bahasa arab “Sayyidati” yang berarti “Tuan putri”. Sayyidati itu satu kata om alias kata dasar, ya bedalah siti ama sayyidati

      • Gak semua Jawa Timur itu kasar Om

        Istighfar om

  2. tapi kayanya bukan dari jawa…masa sikh..
    (perhatikan adab, etika, keilmuan, dan ciri kenabiannya).

  3. Apa ada ayat Qur’an yang menagatakan bahwa Nabi Muhammad asli orang Arab, atau Asli orang jawa? atau Orang Mesir? Ngak ada toh.

    • Asline Nabi yo wong jowo kabeh..

    • jangan terlalu membangga-bangakan suku anda, tulisan ini memberikan kesan bahwa di Indonesia ini bahkan di dunia ini suku yang paling baik, sntun dsb hanya suku Jawa hhhhhhh, jangan lupa mas! di atas bumi ini terdapat banyak suku, bukan cuma orang Jawa.

      • hahaha… sampean tersinggung yo mas sama tulisan gak jelas. entah muhammad itu dari arab, jawa, cina atau dari papua sekalipun gak ada manfaatnya. apa yang arab bangga banyak nabi yang diturunkan disana, gak juga, semua nabi diturunkan di arab karena orangnya sangat jahiliyah. buktinya sampe sekarang perang terus. jawa juga, meski sudah tau ada agama islam masih nyembah nabi muhammad sama keluarganya, bukan ke Allah. muhammad itu hanya penyampai saja mas, gak usah diingat. lupakan saja muhammad itu. lakukan saja perintah yang dia sampaikan dari Allah SWT, SELESAI SUDAH..

      • sepakat sekali bro.. tulisan ini seolah bertujuan bahwa semua yang baik dan terkenal itu ada kaitannya dengan jawa. persoalan tutur kata nabi yang lembut. yah itu dimaklumi karena Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang sangat mulia. dan yang paling penting apakah hanya orang jawa saja yang bertutur kata lembut. wassalam

    • baca tulisan ini bikin saya muak dengan nada fasis Jawa. Mungkin anda kudu melanglang buana dulu. Hey, kalau hanya candi borobudur yang bikin anda berdelusional sebagai suku yang besar, anda harus tau masih banyak peradaban dunia yang jauh lebih hebat. Pernah ke Yordania?? Mesir?? Yunani??
      Budaya jawa hasil dari budaya Hindu India, dan peradaban Hindu , bertapa, sesajen sudah ada sejak zaman Yunani kuno. :D

    • apa ada ada nabi dan rosul dari jawa yang pesek2??ngak ada juga toh??dan ngak mungkin nabi dan rosul yang matanya sipit???

    • Mmg ini org indonesia klu ad yg bgs maux d ambil sx blg zionis i2 dr indonesia atau raja inggris keturunan dr jawa…..

    • kalo Nabi Muhammad keturunan jawa maka Alquran akan berbahasa jawa, dan kalo yahudi keturunan jawa maka nabi Muhammad pun otomatis adalah keturunan yahudi, naudzubillahiminzalik.Astagfirullahal adzhim. Jelas ini bertentangan dg hadisnya . berarti di akhir zaman umat islam akan memerangi bangsa yahudi dan keturunannya ( jawa )sementara nabi Muhammad keturunan yahudi ? berarti bangsa arab keturunan yahudi ?,jelas ini tidak nyambung, masa beliau akan memusnahkan keturunannya sendiri , ini bertentangan dg akal sehat. Jadi siapa nanti yg akan memusnahkan bangsa yahudi di akhir zaman?Berarti nabi Muhammad bohong, kapan nabi Muhammad berbohong ? Hadis rasulullah mengatakan bahwa di akhir zaman umat islam akan memerangi bangsa yahudi hingga hingga apabila ada orang yahudi bersembunyi di balik batu atau pohon niscaya batu dan pohon akan berbicara wahai orang islam ini ada orang yahudi bersembunyi di belakangku,bunuhlah. Apakah orang jawa yg keturunan yahudi mau di bunuh umat islam di akhir zaman? apakah orang jawa akan membela orang israel yg yahudi itu?apakah suku jawa juga akan musnah dari muka bumi dibunuh oleh umat islam? jelas ini fitnah dajjal yg yahudi itu, berarti dajjal laknatullah sdh masuk ke nusantara? Hati-hati wahai umat islam !!!! Waspadalah !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Kembalilah ke Qur’an dan hadist !!!!!!!!!!!!!!! Jangan mau di adu domba oleh yahudi !!!!!!!!!!!!! bertaubatlah segera !!!!!!!!!!!! Kalo ada pendapat-pendapat yg menyimpang dari ajaran islam kembalilah ke Qur”an dan hadist , bila bertentangan dg Qur”an dan hadis jangan di percayai !!!!!!! Islam itu agama akal, kalo tdk sesuai dg akal kita tinggalkanlah !!!!!!!!!!!!!!!

  4. Saya setuju dngan mas jaladara,,,

  5. Kan semua turunan Nabi Adam, jadi gak usah mempertanyakan asal-usul seperti itu. Bikin ribut hal-hal yang gak penting. Terus untungnya apa kalau memang Nabi Muhammad itu orang Jawa? memangnya orang jawa lebih baik dari orang Arab?. Ras apapun semuanya turunan Nabi Adam. Jadi gak usah ribut.

    • tenang bro blue…..siapa jg yg ribut? akan tak asyik dan tak bijak jika sebuah diskusi diwarnai dengan justifikasi. so…be calm…enjoy the transformation of knowledge…for better tomorrow.

  6. astagfirullah…dsini terlihat mana orang yg melek agama dan mana yang buta agama,maka terbukalah intelektual seseorang jikala agama telah melekat padanya…

  7. Ada baiknya mari kita kaji atau telusuri bersama suku-suku dan kafilah2 yang ada di jazirah arab

  8. “…wa ma arsalna min rosulin illa bi lisani qaumihi…..” mas ayat ini tidak mengatakan bahwa Nabi Muhammad secara genetik 100% Arab Asli. Ayat itu hanya menginformasikan bahawa para Rasul (tidak hanya Nabi Muhammad SAW saja), selalu berbicara dengan mengunakan bahasa kaumnya (komunitasnya). Jadi so what gitu loh? Saya juga belajar Tafsir dan takwil Qur’an dan beriman kepada al-Qur’an al-Karim lho Mas, makanya nama saya bertawasul dan tabaruk kepada nabi Ahmad/Muhammad SAW. Saya mencintai beliau.

  9. saya kira kita harus segera meneliti kesimpulan sementara ini…
    tidak ada salahnya kita mengandai-andai, sbagai modal mencari kebanaran…

  10. Bisa dikatakan iya dan bisadikatakan tidak.
    sok di teliti dan di teliti lagi, teklusuri dan telusuri lagi.
    tapi ingat jangan oleh satu orang tapi harus banyak orang da lalu
    di musyawarahkan untuk mencari kata mufakat. dan mufakat hasil penelitian mas dan rekan2
    di teliti dan di teliti lagi, telusuri dan telusuri lagi. oleh tim atau generasi selanjutnya. sehingga bisa menemukan hal yg lebih benar tentang kebenaran.
    dengan sumber
    buku pertama ALQURAN
    buku kedua HADIST
    buku ke3 dan terserah, buku hasil penelitian sebelum mas dan rekan2 bisa si einstein (kalo cukup nyambung ^_^ ) atau yg lainnya.

    hoiiiii orng2 muslim
    masa harus nunggu orng2 non muslim yg neliti.
    ayo bangkit,, jgn celana elu yg di bangkitin bikin gue horni hehehehehehehe ^_^

    • PAKE AKAL PAKE AKAL PAKE AKAL

      Nih contohnya:
      Dalam bilangan dasar puluhan bahwa 2 X 2 X 2 = 8.
      Demikianlah sebuah kebenaran HARUS BERSIFAT UNIVERSAL.
      Itulah KEBENARAN AKAL adalah kebenaran universal.
      Kata orang Arab 2 X 2 x 2 = 8, pake bahasa Arab.
      Kata orang Jepang 2 X 2 x 2 = 8, pake bahasa Jepang.
      Kata orang China 2 X 2 x 2 = 8, pake bahasa China.
      Kata orang Amerika 2 X 2 x 2 = 8, pake bahasa Amerika.
      Kata orang Inggris 2 X 2 x 2 = 8, pake bahasa Inggris.
      Kata orang Belanda 2 X 2 x 2 = 8, pake bahasa Belanda.
      Kata orang Turki 2 X 2 x 2 = 8, pake bahasa Turki.
      Kata orang Jawa 2 X 2 x 2 = 8, pake bahasa Jawa.
      Kata orang Baduy 2 X 2 x 2 = 8, pake bahasa Baduy.
      Kata orang Einstein 2 X 2 x 2 = 8, pake bahasa Einstein, dst.

      Kalau saja kita bertanya kepada Alloh: “YA ALLOH BERAPA SIH 2 X 2 X 2″?
      Wallohi Wallohi Wallohi, pasti Alloh akan mengatakan 8.
      (Kalau bahasa okem mengatakan: “Masa lu kaga bisa. balapan lol”)

      KEBENARAN AKAL adalah kebenaran universal atau KEBENARAN MUTLAK yang satu persepsi dengan Sang Pencipta.

      Tapi aneh sekali BELUM PERNAH SAYA TEMUKAN 2 X 2 x 2 = 8;
      baik di kitab Taurat, Jabur, Injil, Alquran maupun di hadist sahih?
      Karena tidak ada dasar kitab suci, maka dibatalkanlah 2 X 2 x 2 = 8.
      Horeeeeeeeeeeeeeeee ngaco……!

      Kata bahasa okem:
      AKAL PAKE LOL, SEBAB AKAL LEBIH DULU ADA KETIMBANG SELURUH KITAB SUCI. KITAB SUCI ITU TIDAK PERLU ADA SEBELUM LAHIR BANGSA PEMBANGKANG YANG NAMANYA YAHUDI. SEBELUM ADA YAHUDI KITAB SUCI TIDAK PERNAH ADA (Catat itu om…!).

      MUHAMMAD ORANG ARAB ADALAH REKAYASA YAHUDI. Heheh….. kita mirip Yahudi ya sbb kita jadi pembangkang yang mengabaikan akal dan selalu berpedoman pada literasi yang memang sudah dirancang oleh Yahudi.
      Amit amit ya Rabbul’alamin.

      • bang helmi , bang punya fb ? akun twitter ? saya mau berbincang nih sama bang helmi , di follow ya bang helmi @EdParkerSadewo

      • Orang yang tidak berakal adalah orang yg mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah keturunan Yahudi sebab Nabi Muhammad adalah keturunan Jawa yg juga merupakan keturunan Yahudi ? !!!!!!!!!! Apakah ini rekayasa yahudi …….hehe …..mungkin udah gila kali ?

    • Aduh… Ruwansyah porno……….. !!? Menjijikkan… hihihiihihi.. hehh.. ihiks!!!?

  11. hehehe ane numpang nangkring GAN…mang betul semua ras turunan NB ADAM yang bukan iyu ras JIN….hahahahhhhh

  12. asal usul ,web site, keturunan Melayu berasal dari Minangkabau? kajian DNA
    sifat asal melayu ialah sifat islam ,yaitu tidak berpuak puak ,sekiranya kita sudah menjadi ber puak puak ,pengertianya kita semakin jauh dari orang melayu ,tuhan sudah menjadikan menghantar para nabi dan rasul juga dihantar sekali raja pemimpin manusia dari belahan dari nabi dan rasul untuk di ikuti ,baik dari para nabi dan rasul atau raja yang di ikuti semuanya karena allah serta untuk mendapat keredaan allah jua .cuba fikirkan apa yang boleh menyatukan umat.

    sumber rujukan rasmi kajian DNA itu : https://yentown.us/wp-content/uploads/137/1.pdf
    penerangan lengkap kajian DNA itu : http://humpopgenfudan.cn/p/A/A1.pdf

  13. sumber rujukan rasmi kajian DNA itu : https://yentown.us/wp-content/uploads/137/1.pdf
    penerangan lengkap kajian DNA itu : http://humpopgenfudan.cn/p/A/A1.pdf

    data di atas membuktikan kerajaan pagaruyng minang kabau tuan raja di asia timur sudah selayaknya masyarakat alam dunia ini bertuan keraja minang kabau sebagai pewaris kerajaan islam dari keluarga junjungan besar nabi muhammad S A W.

  14. klo menurut q ceh Muhammad memang keturunan dr Abraham yang lahir di Mesopotamia/Irak hanya bukan dari st saray/sarah tapi dr st hagar/hajar anak fir’aun dr mesir nanti akan ada lagi dr siti qenturah /bani jawi yg sekarang masih ditanyakan orang2 sebagai imam mahdi QS 26:198 dan kitab kejadian 25:1-5

  15. Muhammad berasal dr ismail putra st hajar/hagar putri raja /fir’aun dari mesiryang faham bahwa Ibrohim/Abraham akan menjadi penguasa dunia karena cerdasnya maka raja menawarkan puterinya tersebut untuk di peristri..baru akan ada imam mahdi dr indonesia keturunan st kenturah dr timur QS 26:198 dan kitab kejadian 25:1-5

  16. Nabi Muhammad adalah keturunan adnan bin ismail bin ibrahim alayhimas salam yg mana adnan adalah nenek moyang dari kelompok arab mustakribah kaum ibrany yang berasimilasi dengan bani jurhum dari yaman yg berpindah ke makkah,
    jadi jelas beda dan tidak sama dengan kaum arab aribah keturunan qahthan bin sam bin nuh……
    ibrahim sendiri banyak pendapat mengenai artinya dalam sebuah tafsir disebutkan bahwa ibrahim berasal dari kata “ab rakhim” (ayah yg penuh kasih sayang)…adapula yg menafsirkan dengan “abar yiim” (yg menyeberangi sungai/laut?)
    selama ini diyakini bahwa beliau mendapat nama itu setelah menyeberangi sungai eufrat….tapi apakah memang demikian ataukah beliau pernah melakukan penyeberangan yg lebih spektakuler lagi??? hanya Allah yg tahu…..

  17. Lek-lek, ilmu gothak-gathok. Tp ora mathok blas. Aku iki yo wong jowo, tp ya gitu-gitu amat. Ibu Nabi itu Aminah. Panggilan terhormatnya Sayyidah Aminah, dijawakno dadi Siti Aminah. “Siti” memang dari jawa, bukan Arab, dan g pernah dipake di Arab. Demikian juga istri Ibrahim, Hajar, atau Sayyidah Hajar. Sayyidah (asli arab, sebelum dijawakan) = ‘nyonya’, tuan, dsb. Sampean memakai logika terbalik: menggunakan jawanisasi kata “Sayyidah” mnjd “siti” untuk membenarkan nabi termasuk wong jowo.

    • Mohon maaf jika saya keliru. Konon kata “SITI” berasal dari kata “Sayyidatii”, panggilan kehormatan untuk perempuan. Sedangkan untuk laki2 “SAYYIDI” ada jg yg menggunakan dialek “SIDI” …. Wallahu A’lam

  18. apapun keturunanya Minumnya air putih….wakakkakakk,…
    arep keturan jawa, arab, negro… g pntng yg pntng dg adanya nabi akhiruzzaman beliau telah memperjuangkan agama islam dr zaman jahiliyah sampai zaman trng benerang ini, dari zamanya Onta sampai zamanya Toyota.. coba byangkan jika g adqa nabi Muhammad..

  19. assalamualaikum temen temen,kayaknya ada benernya kalau nabi muhammad ada keturunan dari jawa,soalnya ada hadis nabi yang berbunyi(nanti pada akhir jaman islam yg paling banyak timurnya timur atau timurnya mekah,dan juga yg paling banyak masuk surga,contoh kalau musim haji di tanah suci yg pling banyak orang indonesia)dan ada juga keterangan yg masuk surga itu bodinya sedang saja,gak ketinggian gak kependean,kulit gak keputian gak kehitaman,hidungnya gak kemancungan gak kepesean,matanya gak kelebaran(plolong) gak sipit,

  20. HASAN ABAS…..Assalamualaikum………….Nabi Muhammad dan nabi2 lain di dunia ini sebenarnya juga asli GORONTALO Buktinya di gorontalo juga banyak berdialek bahasa arab…….kalau kurang yakin coba jalan-jalan ke propinsi Fadel Muhammad itu………trimakasih

  21. enake mangan KURMO wae lah…ben iso di rasake….BERES….

  22. …….ءَا۬عْجَمِىٌّ وَعَرَبِىٌّ….. ﴾ Al Fushilat:44 ﴿ —-> ini maksudnya apa ya? orang Asing yg berbahasa arab ataw orang arab yg berbahasa asing????

  23. ” JANGANLAH KAMU MEGIKUTI PERKARA YANG KAMU TIDAK PUNYA ILMUNYA KARENA PENDENGARAN, PENGLIHATAN DAN HATI AKAN DIMINTAI PERTANGGUNG JAWABAN ” ( QS.17:36 )

  24. lakukan penelitian,,,buktikan kebenaran itu….banyak sejarah-sejarah yang masih buram…bukalah mata hati dan fikiran kita dengan lebar..jangan ditutup2pi dan jangan menutup2pi,jangan sampai ada perpecahan…

  25. smuanya SEMAR/SAMAR-SAMAR…………
    Eling lan Waspodo…….
    Ojo dumeh…………

    • yo ,yang baik menurutku tanya saja langsung ke tokoh dan yang melahirkan nabi, gitu.Bisa dilakukan syaratnya suci bersih,jangan mengandalkan otak,eh ehe eh

  26. saya setuju Arlan n Blu…klo dilihat dari fakta semua pemimpin bangsa kita…jauh dengan teladan Nabiyulloh…yg lebih tepatnya nasionalis nusantara

  27. wow
    sangat menarik sekali ya pembahasan ini,
    saya masih terlalu awam untuk berkomentar lebih jauh.

  28. Ada banyak suku bangsa lain di dunia ini yang punya ciri seperti Jawa… :D
    Beberapa suku di Afrika Utara dan Timur Tengah Timur juga ada yang bertutur kata lemah lembut, suka bertapa dsb :D

    • Bertapa itu tradisi warisan dari agama budha dan hindu mas.. kalo mau tambah yakin tanyakan saja sama mereka !! Di islam tidak mengenal hal seperti itu tidak di syariatkan. Klo memang ada dan boleh berarti boleh dong seorang muslim itu shalat di bawah pohon yang rindang dan teduh, contoh pohon beringin!!
      Apa ada yang tau orang jawa berasal dari mana atau ada yang tau orang indonesia berasal dari mana dan satu lagi yang penting islam masuk ke tanah jawa itu kapan dan siapa yang membawa ajaran agama itu dan yang lebih pentingnya lagi sebelum islam menyebar dan dianuti orang jawa atau indonesia memeluk agama apa??

      • astina pura itu di kediri bro aslinya .dulu tanah jawa adalah budha dan hindu .sedang irang bagian india adalah bagian pencatat.maka setleah jejak hilang yg masih catatan diindia .padahal pusatnya di kediri jawatimur.maka betul jika tapa itu dari jawa.lihat saja geografis nya pulau jawa dari ujung sampai wrtan adalah barisan gunung.pemerintah raja dan resi jaman dulu itu sukanya bertempat di ketinggian .himalaya itu salah satu tempat favorit selain semeru dll.bukankah dulu pulau jawa dan kaliamantan dll menyatu.

  29. Allahumasali ala saydina Muhammad

  30. Nabi Muhammad itu dari China … ada buktinya kok

  31. yang jelas nabi lahir d kota mekkah,,,,,,,,,,,,kok ribut amat,,,,,,,masalah keturunan kita umat manusia dari moyang yang sama nabi adam,,,,,,umat terbaik adalah yang paling takwa bukan dari silsilah keturunan

  32. @Najarudin emang pas muhammad lahir china sudah ada? perasaan blm ada deh
    @fikri barak….umat terbaik itu yg paling taqwa itu benar, cman sejarah membuktikan juga bahwa keterunan juga mempengaruhi, seperti ummat nabi musa yg terlahir dari bani yaqub yg keturunan dari Ibrahim/Abraham, disusul oleh ummat nabi Isa yg sama” mempunyai buyut sama yaitu Ibrahim dari istri Siti sarah. kemuadian Nabi Muhammad yg terlahir dari bani qedar yg juga keturunan Ibrahim dari istri siti hagar
    bisa di contohkan: mungkin saja saya tidak akan beraga Islam klo bapak sama ibu saya bukan Islam

  33. ya benar kita sbg umatnya harus sentiasa yontohi akhlaknya benar enggak

  34. Sejenis cerita tongkat Ali. Sayidina Ali berkunjung ke Jawa.

  35. Assalamu’alaikum warahamtullahi wabarakatuh, Allahumma Sholli ‘ala sayyidina MUHAMMAD wa’ala alihi wa sohbihi ajma’in, sebelumnya saya manusia yang kurang ilmu pingin ikut neh komment saya pngen komment dari segi penelusuran sejarah dan bahasa karena saya masih belajar sastra arab, setau saya melalui shirah nabawiyah bahwa nabi Ibrahim AS membawa sayyidati ( di jawakan jadi SITI ) Hajar yang sedang mengandung ke padang pasir tandus karena kegundahan hati sayyidati Sarah yang belum di karuniai anak, dimana di tanah itulah nabi Ibrahim AS memuliakan ka’bah seperti nabi Adam AS yang sekarang kita sebut jaziratul ‘arobiyah, sampai nabi ismail lahir dan sempat besar di tanah itu sampai lahir nya nabi ishaq As, sedang kan di jazirah itu sudah ada suku yang di sebut أعربيّ ( arab badui ) yang punya tabiat nomaden dan agak kasar, jadi dengan kata lain Nabi Muhammad adalah orang arab yang bukan arab badui adalh maksud dari sabda nabi ” aku orang arab tanpa (ع)” adalh maksud dari pemisahan orang arab madaniah dan arab badui. nah kata “SITI” adalah kalimat SAYYIDATI yang di jawakan saya juga keturunan jawa timur dan sudah di tanyakan ke orang yang saya anggap berilmu agama islam dan adat jawa yang mumpuni dalam hal ini KIYAI, ‘ALIM ‘ULAMA dan para AHLI BUDAYA JAWA walau sama sekali tidak terkenal kata nama ibu Rasulullah yaitu “AMINAH” dalam bahasa arab artinya adalah “wanita yang beriman” asal katanya dari AMANA (أمن) ber arti aman yang berubah sighatnya menjadi IMAN maksudnya adalah “WANITA YANG AMAN KEYAKINANNYA DAN AKHLAQ KEPADA ALLAH” karena kedua orang tua Rasulullah adalah umat agama nabi Ibrahim dari nabi Ismail yang menyembah Allah ( MILLATA IBRAHIM) bukan penyembah berhala. jadi sebenarnya saya kurang setuju kalau Rasulullah keturunan jawa walaupun saya keturunan jawa tapi saya merasa harus obyektif, saya lebih setuju kalau jawa ada sebagian keturunan Rasulullah itu bisa di telitidari sisi sejarah dan budaya penyebaran Islam mungkin segitu dulu aja mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan
    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

  36. masyarakat jawa kenapa asyik syok sendiri dengan dakwaan yang kacau bilau ,nabi muhammad s a w ,merupakan asas kejadian alam semesta ini seluruhnya ,dengan firman allah subhanahuataala yang bermaksud tidak aku jadikan alam ini dan isinya ya muhammad ,melainkan karena engkau ,jadi jangan sekali kali ada manusia yang mendakwa nabi muhammad s a w dari keturunan moyang mereka ,itu salah sama sekali ……………….

  37. kalau Nabi Muhammad adalah keturunan jawa kenapa tidak menggunakan nama-nama jawa umumnya yang banyak menggunakan huruf O? ayo jelaskan? yang paling jelas semua umat nabi adalah satu keturunan dari nabi Adam, itu baru benar ngak usah pake penelitian!

  38. Yang pasti bangsa Arab, nyatanya lahir dan wafatnya di Arab, ngomongnya bahasa Arab dab al-Qur`an diwahyukan dengan menggunakan bahasa Arab

  39. yang pasti nabi muhammad s a w,adalah moyang untuk seluruh alam ini,azab yang paling hebat ialah tidak dapat memandang allah subhanahuataala di akhirat nanti….sebagai orang yang ter usir….dari sisi tuhan……

  40. wahai semua umat islam yang ber iman,fahamilah,agama itu nasiha,nasihat yang bertaburan yang di seluruh alam ini,di kutip orang dari sumber risalah nabi muhammad s a w,sekiranya barang sebuah nasihat dari sana ,sudah sampai kepada kamu ,apakah perlunya nasihat dari pada orang lain lagi,matahari bila sudah terbit, bintang kejora tidak di perlukan lagi…..

  41. Saya pernah belajar tarekat sholawat wahidiyah .saya inigin ketemu dengan nabi muhamad saw .lalu saya di suruh menjalani suluk agar bisa ketemu beliau nabi muhamad saw setelah sekian waktu akhirnya saya berhasil ketemu dengan beliau dan sosoknya ….
    Jadi untuk membuktikan bahwa muhammad itu jawa atau arab carilah kedalam sipiritual yang dalam
    Maka akan kita temukan hakikinya

  42. lucu artikel iki. itu cuma ciri ciri bukan secara fisik, lagian adat santunnya orang jawa sebenarnya juga percampuran adopsi dari ajaran islam dan budha

  43. Kalo saya tdk salah menafsirkan, Satrio Pinandito sinisihan Wahyu / Cak Nun, jg seperti ingin mengungkapkan kalo Muhammad itu adalah keturunan Jawa, bisa dilihat dr kebiasaan beliau, masak ada org Arab hobinya bertapa di Gua (Hiro)..? Pada saat daratan msh berupa Sunda Land. Zaman dimana Pulau Kalimantan dan Jawa msh bersatu.. Wallohu A’lam

  44. nabi muhammad adalah orang arab dari suku quraisy 100% arab.nah kalau bunda maria itu emang asli orang kalimantan dari kitab injil perjanjian lama klw kalian mau tau bisa di teliti?……

  45. andaikan ada mesin waktu yang bisa menjelajah ke masa silam….

  46. Sepengetahuan saya Nabi Muhammad SAW orang Arab asli keturunan dari Nabi Ibrahim AS dengan istrinya Ibu Siti Hajar, sedangkan ( orang ) suku Jawa keturunan dari Nabi Ibrahim dengan istrinya Ibu Ketura

  47. kalo memang nabi muhammad dari jawa,kenapa alquran berbahasa arab ya…,suharto ya..keturunan jawa,ngarang aja…lo.nabi adam diturunkan ditanah arab,bukan dijawa,jadi..muhammad cucu nabi adam yg asalnya dari arab…ngerti..

  48. bohong tahayul mnghayal memangnya hany orang jawa yang punya sipat merendahkan diri itu

  49. jangan ngawur bangsa jawa belum ada ketika sejaman dengan nabi ibrahim andai kan ada juga masih primitip masih jaman prasejarah mengenal peradaban juga masih muda ketika jaman hindu budha abad ketujuh

  50. Ass.Wr.Wb.
    Saya ingin berbagi pengalaman,
    UNTUK MENGETAHUI NABI MUHAMMAD ORANG MANA?
    ____________________________________________
    ANDA AKAN KAGET, YANG JELAS NABI MUHAMMAD TIDAK MEMILIKI DARAH ARAB SEMENELPUN.
    ____________________________________________
    Caranya:
    1)Sucikanlah & ikhlaskan diri anda di hadapan Alloh.
    2)Sering-sering bertafakur & berzikir di malam hari memuji Alloh
    3)Sering-sering melakukan puasa sunah Rasul dgn ikhlas.
    4)Sering-sering melakukan salat hajat dengan niat:
    a)”INGIN BERTEMU MUHAMMAD RASULULLAH DALAM MIMPI”
    b)Ingin mendapat penjelasan bahwa Rasul orang mana?

    DENGAN CARA INI INSYAALLOH ANDA AKAN MENDAPAT KEYAKINAN PENUH, TANPA PERDEBATAN YANG SIFATNYA MERABA-RABA.

    LAKUKANLAH TERUS HINGGA ALLOH MEMBERIKAN PERULANGAN DALAM MIMPI, AGAR KITA MENJADI HAQULYAKIN.

    Selamat mencoba. Wassalam:
    Dadang Rahmat

  51. Ass.Wr.Wb.
    Saya ingin menambahkan:
    Bahwa untuk mengetahui SELURUH NABI BERASAL DARI MANA JANGAN
    TERLALU CEPAT ANDA TERPENGARUH OLEH BACAAN.
    Lakukanlah cara-cara di atas, maka anda akan diberi tahu
    LANGSUNG OLEH ALLOH LEWAT MIMPI.

    Dengan cara ini TERBUKALAH TABIR KEBOHONGAN
    YANG DI RANCANG YAHUDI.
    Yahudi telah memanipulasi seluruh sejarah, dengan maksud agar kita berdebat
    dan bertengkar terus menerus.

    Selamat mencoba.

  52. Dengan membaca judulnya saja sudah memperlihatkan kesombongan akan “Kesukuan Jawa” (maaf) . Dan menurut saya artikel ini terlalu mengada ngada dengan menggunakan logika yg sederhana.untuk hal hal begini lebih baik saudara Samantho lebih arif untuk menseleksi tulisan tulisannya . Allahu Akbar..

  53. SEJARAH ITU BUKAN SEPERTI MENGGALI LUBANG BUAT DITANAMI POHON BUNG!

  54. hanya ALLAH SWT lah yang tahu. mw SAW itu orang Jawa, Arab, Manado. toh dialah Suri Teladan kita yang patut kita junjung dan ikuti Risalahnya.

  55. gak penting keturunan dari mana, ” yang sangat penting adalah mengikuti semua ajarannya dengan sebaik-baiknya dan istiqomah sampai akhir hayat kita”.

  56. andai kata nabi mohammad ke turunan jawa . Insa allah bakalan ada al quran bhs jwa

  57. aduh makan kurma dulu ahh sedapp.

  58. aneh,.,wong edan klw nabi muhammad tu ada darah jawa,.,klw umat nya ia bnyk wong jawa

  59. kususnya di wilayah nusantara /antara nusa/antara bangsa ini .ya di sebabkan masyarakat wilayah sumatra yang lebih awal menerima agama islam, dari kalangan manusia dan juga jin ,jadi saya ada di bagi tau wali allah ,nama ketua jin di pulau sumatra ,yang sama sama ber perang/berjihad di pulau tersebut serta pulau dan daratan lainya di seluruh dunia ini,dan pada suatu ketika di rumah saya ada begitu banyak nyamuk ,maka saya di ajar cara menghalau nyamuk dari rumah ,maka yang datang menghalau nyamuk dari rumah saya ,itulah dia ,nabi sulaiman alaihssalam sendiri yang menolong menghalau nyamuk dari rumah saya ,siapa yang ada berjumpa dengan nabi sulaiman alajhissalam ,boleh lah langsung bertanya kepada nabi sulaiman alaihissalam,apa yang saya nyatakan ini………

  60. Suku Jawa ada karena Muhammad SAW ada. Karena Allah SWT menciptakan alam semesta karena Muhammad SAW.

  61. Provokasi yg menyesatkan,berfikir tanpa otak hasilnya sak karepe wudhele dewe…

  62. ini sih namanya narsisme tingkat tinggi dari penulis artikel ini…wong jawa ya mas.. :)

  63. Aya-aya wae, tapi yah…, kenapa nabi Muhammad ga bawa keris dan pake blangkon

  64. wajar dong klo nbi punya sikap yg lemah lembut………..

    eh…slama ini aku tw ”hajar” itu bahasa arab….

  65. YA SAKAREPMU MAS … SING GAWE TULISAN IKI SAMPEYAN ….AREP TURUNAN JAWA AREP TURUNAN BATAK AREP TURUNAN TIMOR LESTE…

  66. masrakat jawa punya sipat merendahkan diri itu justru setelah ada budaya baru yang masuk seperti budaya hindu buda dan islam sebelum budaya impor itu tida ada yang tahu

  67. cerita karangan,orang sok tau y kyak gini…………….
    mau nya ngangkat suku sendiri

  68. bagi sdr.penulis,beristigfarlah,tulisan anda tidk berdsar sama sekali, so kalo mmpi,mimpilah tntang yang lain jg tentang yang orang sedunia rela mati demi kehormatannya

  69. lah,,
    berarti IBUNDA kita SITI HAWA..
    wong jowo juga,,,??
    penjelasan nya gmna mas?
    mas Thread anda ini bisa menjadi sara loh..
    jangan membuat umat islam menjadi bodoh dengan thread anda ini..
    wassalam,,

  70. SEMUA ANAK CUCU ADAM YANG TELAH DI TIUPKAN RUH DI DALAM JASADNYA YANG MASIH BERADA DI DALAM RAHIM IBUNYA LAGI SEMASA BERUMUR 125 HARI ,TELAH MENGENAL TUHAN NYA ,BILA TUHAN/ALLAH SUBHANAHUATAALA BERTANYA KEPADA JANIN YANG ADA DI DALAM KANDUNGAN INI ,DENGAN PERTANYAAN ,ALASTUBIRABBIQUM ,BUNYINYA PERTANYAAN ALLAH KEPADA JANIN TERSEBUT, YANG ARTINYA ADAKAH AKU TUHAN ENGKAU,DENGAN SERTA MERTA JANIN PU
    N MENJAWAB QALUBALA,YA AKU MENGAKU ENGKAULAH TUHAN KU ,ITULAH ALLAH SUBHANAHUATAALA TELAH DI AKUI SEBAGAI TUHAN SEMENJAK DARI DALAM RAHIM IBUNYA LAGI ,BAGAI MANA SETERUSNYA SETELAH MENJADI DEWASA, SEMASA HIDUP DI ATAS MUKA BUMI INI ,ADAKAH PENGAKUAN SEMASA BERADA DI DALAM RAHIM IBU, AKUR JANJI MASIH LAGI DI PEGANG WAHAI ANAK CUCU ADAM YANG MEMIKUL AMANAH SERTA TANGGUNG JAWAB YANG WAJIB DI TUNAI KAN….PADA ALLAH SUBHANAHUATAALA SEBAGAI TUHAN ESA YANG DI SEMBAH …..

  71. TUKAR NAMA HARI KEMERDEKAAN DENGAN HARI KE MENANGAN ,SEBABNYA BANGSA NUSANTARA INI SUDAH MERDEKA SEMENJAK DARI ASALNYA LAGI ,JADI BILA DATANG PENCEROBOH YANG HENDAK MENYUSUN ATUR CARA HIDUP MASYARAKAT TEMPATAN MANA YANG BAIK BOLEH DI GUNA PAKAI YANG SESUAI DENGAN AGAMA KITA AGAMA ISLAM YANG TIDAK SESUAI WAJIB KITA TOLAK ,SERTA CARI YANG TERLEBIH UNTUK KITA DAN AGAMA KITA……..INI YANG DI KATAKAN BANGSA MERDEKA…….DENGAN KEMENANGAN …,,,,,

  72. Bahwasanya kalian harus tau Nabi Muhammad itu ” Wal Awalu Wal Akhiru “. Nur nya ada sebelum Dunya ini ada.. Jangan bicara Bangsa atau Daerah ………” Sebelum Dunnya ini ada “

  73. hahaha rame banget…yah angggap aja Cak Nun udah pernah ketemu Nabi Muhamad. Toh kita juga ga tahu. Saya justru penasaran dengan ” Yesus dan Budha” orang mana sebenernya? Soalnya kalau lihat patung Yesus & Budha di China kok matanya sipit, kalo yang di eropa kok kayak orang bule kalo yang di jawa kok kayak orang jawa, mungkin saja yang di Afrika juga kayak orang Afrika. Nah ini yang saya bingung. Ada pencerahan?

  74. wah yo iki jaman lek wes kacaw kabeh bebas ngomong, kabeh bebas menilai. sopo seng nggomonge paling banter yo paling dirungokne. tapi kok yo nemen bgt meksone Nabi tekan Jowo..!! tobat..tobat

  75. BUKU SEJARAH
    Syekh Burhanuddin Pengembang Agama Islam
    di:
    Minang Kabau
    Yang Bermakam Di Ulakan Pariaman Sum-Barat.
    Disalin Oleh
    Tarjudin Datuk Nan Kodo Sati
    Penghulu Suku Panyalai
    Ulakan.

    SEPATAH KATA
    Dengan Bismillah aku baco
    Diambiak pena aku tulisi
    Kalau dikaji asa mulonyo
    Gadang niatan dalam hati.

    Ambo nan tidak cadiak pandai
    Ilmu di Tuhan tasimpannyo
    Kok senteng tolong di bilai
    Tando Penghulu sa andiko.

    Kapado Angku Ninik Mamak, nan gadang basa batuah, bapucuak sabana bulek, baurek sabana tunggang, badahan cupak
    jo gantang, barantiang barih jo balabeh, babungo rimbun dek Adat, babuah kato nan bana.

    Kapado Angko Alim Ulama, guru-guru jo Tuanku, nan tahu di halal dengan haram, sarato sah dengan batal, suluh bandang dalam Nagari, mambawo umat dari nan kalam ka nan tarang.

    Cadiak pandai arif budiman, tahu di unak kamanyangkuik, tahu di tunggua kamanaruang, tahu di ranggeh ka malantiang, tahu di kiyeh kato sampai,

    Kok nan mudo orang budiman, pamaga kampung jo halaman, Bondo Kanduang samo didalam.

    Kok kurang tapek katangahkan
    Kok talabiah pulang ka nan kiramaik
    Kok salah mohon di maafkan
    Ka Allah mamohon tobaik.

    Wassalam.

    Tarjudin Datuak Nan Kodo Sati.

    ASAL USUL TUANKU MADINAH
    Pada permulaan abad ke-16, sekitar tahun 1578 Masehi atau tahun 1007 Hijrah, seorang murid Syekh Abdulkasasi Madinah yang bernama Yahyudin, beliau adalah orang asli Madinah, beliau belajar ilmu Agama telah sekian lama dengan gurunya iaitu Syekh Abdulkasasi Madinah juga dengan Syekh Abdulkadir Jailani, selain dari beliau yang berdua tersebut, kepada Ulama lain pernah juga beliau belajar ilmu Agama Islam, sehingga beberapa orang guru beliau.
    Berkat keyakinan beliau belajar, maka dada beliau telah penuh oleh ilmu Agama, menurut pandangan gurunya sudah bisa dia mengajarkan Agama kepada orang lain, juga kalau ada segala kemungkinan telah bisa dia atasi berkat ilmu yang telah ada di dadanya.
    Maka dari itu timbulah pikiran gurunnya yaitu Syekh Abdulkasasi Madinah dan Syekh Abdulkadir Jailani untuk mengutus Yahyudin ke tanah jawi atau ke Pulau Paco Pulau Sumatra sekarang, untuk mengembangkan Agama Islam, maka dipanggilah Yahyudin menghadap gurunya yaitu Syekh Abdulkasasi Madinah dan Syekh Abdulkadir Jailani, berkatalah guruya wahai muridku Yahyudin angkau kami panggil akan kami utus mengembangkan Agama Islam ke tanah Jawi atau ke Pulau Paco, karena orang disana belum menganut Agama Islam lagi, segala ilmu Agama yang sudah ada didada angkau itu ajarkan disana,mendengar kata atau perintah gurunya itu maka jawab Yahyudin wahai guru yang mulia, kalau guru memerintahkan aku untuk mengembangkan Agama Islam kesana akan aku laksanakan sebaik-baiknya.
    Setelah beliau menerima perintah gurunya maka disiapkanlah segala perbekalan serta perahu untuk kendaraan dilautan, sebagai pengawal diperintahkan tiga orang pendekar yaitu Syamsudin, Basarudin, Sabarudin, serta dibekali segenggam tanah dan sekendi air, apabila sama berat tanah yang dibawa dengan tanah yang ditepati dan baun air yang dibawa dengan baun air yang ditepati maka kembanglah Agama Islam disana.
    Setelah menerima amanah dari gurunya Yahyudin maka Syekh Abdulkasasi Madinah serta Syekh Abdulkadir Jailani, melepas keberangkatan muridnya yaitu Yahyudin beserta pengawalnya yang tiga orang yaitu Syamsudin, Basarudin, dan Sabarudin.
    Oleh karena telah sekian lama beliau bergaul antara murid dengan guru maka sama sama merasa sedih dihatinya waktu perpisahan ini, waktu itu cuaca baik angin pun sepoi sepoi maka berlayarlah Yahyudin beserta pengawalnya tiga orang menuju kearah timur Benua Asia, tak lama kemudian sudah berapa hari dan beberapa minggu beliau belayar bahkan sudah berganti bulan maka sampailah beliau di Singapura, sudah beberapa hari di Singapura, beliau melanjutkan perlayarannya ke arah timur lagi yaitu menuju Pulau Borneo atau Pulau Kalimantan sekarang, konon menurut cerita hanya tiga tapian yang disinggahi beliau tak ada yang sesuai berat tanah yang dibawa dengan tanah yang ditepati, juga baun air yang dibawa dengan baun air yang ditepati, maka beliau berlayar kembali kearah selatan yaitu menuju Pulau Jawa, maka di Pulau Jawa lima tapian pula beliau singgahi tak ada pula yang sesuai berat tanah yang dibawa dengan tanah yang ditepati, juga baun air yang dibawa dengan baun air yang ditepati, akhirnya beliau menuju lagi kearah barat yaitu menuju Pulau Paco atau Pulau Sumatra sekarang, mulai dari daerah Palembang, daerah Jambi dan terus ke daerah Aceh tidak ada yang sesuai atau yang cocok, di daerah Aceh di ujung Pulau Sumatra maka beliau memutar dan menulusuri pantai barat Pulau Sumatra, sudah beberapa hari pula beliau menulusuri pantai barat Pulau Sumatra maka di daerah Sasak sekarang pelang beliau tersasak ke tapi pantai karena ditumpu oleh angin kencang, maka bernama daerah itu Sasak sekarang,tak lama kemudian angin pun teduh maka dipasang kembali bandera angin, itulah maka dinamakan sekarang Mande Angin sekarang.
    Tak berapa lama beliau berlayar maka sampai di daerah Tiku sekarang dan beliau memasuki Kuala Tiku, dan langsung ditimbang tanah dan air yang dibawa tidak juga sesuai, sewaktu beliau berlabuh di Kualo tampaklah batang kumbah hanyut daru hulu lalu diambil beliau setelah daun kumbah atau taleh itu beliau ambil maka beliau berkata, badatak hatiku bahaso ado urang diateh, maka bernama sampai sekarang yaitu Tiku, sampai beliau berjalan jalan keatas bukit rupanya sesampai diatas bukit itu hari sudah sore, maka menoleh beliau kearah barat tampaklah bulan oleh beliau yaitu bulan satu hari timbulnya, kata beliau ondeh satu haribulan, bernamalah bukit itu saribuan.
    Keesokan harinya beliau belayar kembali, pada sore harinya beliau sudah sampai di kuala Ulakan atau di muara Ulakan, berhubung karena hari sudah senja beliau tidak bisa masuk muara, maka beliau bersauh saja dalam laut, setelah pagi baru beliau memasuki muara baru sampai ditepi pantai datanglah empat orang hulubalang raja, waktu itu muara dekat parak Tuansin dan disana ada rumah jaga, guna tempat menjaga musuh jikalau datang memasuki muara, setelah sampai didalam batang air lalu perahu atau pelang beliau dipasang tambangnya atau pendaratnya, lalu beliau turun semuanya, dan hulubalang langsung menanya, wahai angku yang jolong datang, dari angkuu datang dan apa tujuan kesini dan kenapa tidak melapor dulu mau masuk atau akan mendarat, kalau kami tidak melapor mau diapakan kami, kami bawa kepada raja, kalau kami tidak mau dibawa diapakan kami, akan kami bunuh lalu dihayunkan galahnya hulubalang itu, dan hulubalang itu langsung mati tagak, kanai alemu shantung bajo yang kalua dari pengajian tariqat, tak lama kemudian datang bantuan hulubalang raja sebanyak seratus orang lagi, setelah sampai maka bertatap muka kepala rombongan dengan angku Yahyudin bersama pengawalnya, bagi rombongan yang seratus itu banyak yang pandai dan bijaksana, sehingga angku Yahyudin mendengar perbicaraan kepala rombongan itu, maka beliau mau menghadap kepada raja Ulakan di Tanjung Medan, setelah selesai berunding lalu beliau digiring bersama sama oleh hulubalang, tak lama kemudian sampailah beliau di istana raja di Tanjung Medan langsung disambut oleh raja, setelah berhadapan dengan raja maka pertanyaan datang dari raja, wahai angku yang baru datang, dari mana angku datang atau dimana nagari angku, maka menjawab angku Yahyudin, kami dari Tanah Arab atau Madinah, apa tujuan kesini, lalu menjawab pula angku Yahyudin, kami kesini ialah mengembangkan Agama Islam, kenapa di sini angku mengembang Agama Islam sedangkan kami disini adalah beragama Buddha, sebab kami disini mengembangkan Agama Ialam karena disini tanahnya sama dengan tanah di Madinah dan air disini sama pula dengan air di Madinah, jadi mohon angku raja memberi ijin kami disini mennyampaikan Agama yang kami bawa kepada rakyat disini, kalau angku mengembangkan Agama baru tidak akan aku ijinkan, kalau angku raja tidak mau mengijinkan mengembangkan Agama baru, hanya kami mohon untuk tinggal saja disini, kalau untuk tinggal boleh kami beri ijin, tapi harun jauh dari tempat tinggal anak nagari, dimana angku raja tempatkan terserah kami mau saja, kalau begitu angku kami ijinkan tinggal di tepi batang Tapakis dekat laut juga, maka ditian lah diujung nagari Tapakis sekarang, itulah maka bernama tiram sekarang, setelah beliau tinggal di tiram maka selama empat puluh hari empat puluh malam beliau berkawat atau bersamadi, sesudah berkawat mulai beliau mendatangi rumah rumah anak nagari akan tetapi sayangnya orang orang tidak mau menganut Agama Islam, lebih kurang selama tiga tahun belum beberapa orang yang masuk Agama Islam, waktu itu setelah ada beberapa orang pengikutnya beliau sudah sampai ke Saigimba Ganting sekarang berdakwahnya, maka didirikanlah Mesjid disana, dulu daerah itu namanya hanya Ganting sahaja tetapi setelah didirikan Mesjid disana maka bernama daerah itu Sai Gimba Ganting, Mesjid itu beratap daun hilalang.
    Disamping beliau mengajarkan Agama Islam namun pengawai yang bertiga mengajarkan silat untuk bela diri, inilah sebagai penarik anak nagari masuk Agama Islam, silat ini yang dinamakan silat silambai atau silat langkah tigo, inilah dasar silat silambai sekarang, Faklul mayurid sipat Tuhan, Tuhan membuat sekehendaknya, maka pengawal beliau berpulang kerahmatullah satu satu, akhirnya tinggal beliau sendirian, tapi namaun demikian beliau tetap melaksanakan tugasnya mengembangkan Agama Islam.
    Sepeninggalan temannya tak ada orang yang akan menemani lagi sehari hari, maka beliau bersamadi lagi di Tiram di tepi batang Tapakis. Di daerah Pariangan Padang Panjang, ada suatu keluarga yaitu Pampak yang bersekutu Koto dan isterinya Kucuk bersuku Guci, melahirkan seorang putera yang bernama Pono pada tahun 1026 Hijrah, setelah si Pono berumur 8 tahun kira kira tahun 1034 Hijrah, teringat oleh Pampak bersama isterinya hendak turun ke rantau, maka turunlah Pampak sekeluarga ke rantau serta membawa ternak kerbau beliau, waktu itu sampai di Sintuk Lubuk Alung maka waktu itu beliau mendatangi Ninik Mamak Sintuk beliau mengabarkan tujuan dan maksudnya hendak melaco rimbo untuk dijadikan sawah ladang, setelah dapat ijin dari Ninik Mamak Sintuk mulailah beliau melaco rimbo, sambil melaco beliau bergembala ternaknya, lama kelamaan bergembala makin lama semakin jauh juga, sehingga sampai beliau bergembala di rimbo Tapakis, ternak kerbaunya berkembang terus, lama kelamaan si Pono bertambah besar juga, sehingga bergembala ternak telah bisa si Pono sendirian lagi.
    Pada suatu hari si Pono bergembala ternaknya di rimbo Tapakis dengan tidak disangka sangka hampir sampai ke pinggir pantai, pada waktu itu bertemulah si Pono dengan seorang orang tua yang bernama angku Yahyudin waktu itu beliau sudah bergelar Tuanku Madinah, maka Tuanku Madinah bertanya kepada si Pono, namamu siapa, namaku si Pono jawabnya, orang tuamu dimana, orang tuaku di Sintuk, dan si Pono bertanya pula nama angku siapa, namaku Yahyudun gelarku Tuanku Madinah, maka berkata Tuanku Madinah mahukah kamu belajar Agama Islam, jawab si Pono mau kalau kamu mau belajar Agama Islam, katakan dulu kepada orang tuamu, kalau lai boleh sama ibu bapak kamu boleh aku ajarkan kepada kamu Agama Islam, sesudah berbincang si Pono dengan Tuanku Madinah maka si Pono mintak pamit pulang ke Sintuk, dengan hati yang berdebar beliau menemui orang tuanya, setelah sampai di Sintuk lalu beliau mengabarkan hal hal yang terjadi tadinya, bahwa dia bertemu dengan seorang orang tua yang bernama Yahyudin gelar beliau Tuanku Madinah yang bertempat di Tiram Tapakis beliau hanya sendirian sahaja dan aku disuruhnya belajar Agama Islam dengan beliau. Setelah berbincang bincang dengan ibu bapaknya si Pono memohon kepada orang tuanya, dan mengabarkan tujuan maksudnya, bahwa dia hendak belajar ilmu Agama Islam kepada Tuanku Madinah di Tapakis, orang tuanya tidak melarang, hanya yang dicemaskan anaknya kok dibenci orang kampung karena orang menganggap Agama Islam adalah Agama baru, lebih lebih pemuka kampung masih kuat menganut Agama Buddha dengan secara ringkas ibu bapaknya menyampaikan keraguan ini, tetapi si Pono sudah bulat tekadnya untuk belajar Agama Islam, beliau tidak ragu ragu lagi apabila tantangan yang akan mengancamnya, malahan dia minta kepada orang tuanya didoakan semoga dia sukses dalam belajar ilmu itu, dengan seikhlas ikhlas hati orang tuanya disuruhlah anak belajar Agama Islam, maka orang tuanya mendoakan mudah mudahan Tuhan melindungi serta memberi petunjuk kepada si Pono, lalu dibekali dengan beras dan uang seadanya.
    Setelah selasai berhandai handai dengan orang tuanya mak si Pono duduk bersimpuh dihadapan orang tuanya bersalaman sambil minta ijin, waktu bersalaman ini beliau menangis sehingga mencurahkan air mata, juga kedua orang tuanya pun menangis pula mengingat akan berpisah dengan anaknya, akhirnya beliau sama sama pasrah kepada Tuhan mudah mudahan tercapai tujuan dan maksud anaknya.
    Kira kira jam delapan pagi, pergilah si Pono bersama orang tuanya ke Tapakis menemui Tuanku Madinah di Tiram, dengan senang hati guru menerima penyerahan orang tua si Pono belajar ilmu Agama, setelah selesai penyerahan si Pono, kemudian orang tua si Pono pamit untuk kembali pulang ke Sintuk lagi, si Pono tinggal bersama gurunya dan mulailah beliau belajar atau mengaji Al-Quran, serta buah sembahyang, dan rukun sembahyang, dan rukun tigo baleh, tidak ketinggalan tentang budi pekerti dan akhlak, menurut ajaran Agama Islam. Dari hari berganti hari, dari minggu berganti minggu bahkan telah berseling dengan bulan si Pono belajar mengaji, maka telah tampak kelainan kelakuannya si Pono oleh gurunya, satu kali saja diajarkan langsung sekali dapat oleh si Pono, sehingga gurunya merasa heran melihat kepintaran si Pono, waktu si Pono belajar mengaji teman atau kawan kawan Tuanku Madinah sudah lama tiada telah berpulang kerahmatullah.
    Sewaktu si Pono belajar mengaji bersama Tuanku Madinah, orang sudah ada sembahyang Jumaat di Mesjid Saigimba, waktu itu hari Jumaat, maka si Pono pergi sembahyang Jumaat bersama gurunya, setiba di Mesjid si Pono langsung sembahyang sunat dua rakaat selesai sembahyang sunat, si Pono disuruh menjadi khatib untuk membaca khutbah, dalam membaca khutbah Tuanku Madinah mendaham daham, setelah selesai sembahyang Jumaat, maka si Pono mendekati gurunya lalu bertanya kepada gurunya, wahai tuan guru sewaktu aku membaca khutbah kenapa tuan guru mendaham daham, maka menjawab Tuanku Madinah, wahai anakku Pono tidak apa apa sambil terpakur kepada Allah, dan memanjatkan

  76. puji syukur kepada Tuhan, atas rahmatnya kepada si Pono juga pelajaran yang diberikannya, sudah mulai berhasil walaupun belum memuaskan.
    Kemudian dari itu, Tuanku Madinah berkata nanti kalau sampai hayatku telah tiada, sehilang hilang aku, kita tidak akan bertemu lagi selama lamanya, maka di Aceh sudah ada Ulama yang musahur sekarang, maka lanjutkan pengajian angkau ke Aceh, untuk memperdalam ilmu angkau, dan sekarang jabatlah tanganku dan terimalah salam ku, nanti di titian siratalmustakin angkau akan aku tunggu, mendengar ucapan gurunya itu si Pono menangis sebab hiba hatinya karena akan berpisah dengan guru yang sangat dikasihinya, padahal imu belum cukup lagi diterimanya dari gurunya itu.
    Kemudian dari itu, tidak beberapa lama Tuanku Madinah berkaluwat dan si Pono yang menjaga gurunya setiap hari, konon kisahnya tepat pada hari yang ketujuh beliau bersamadi, beliau hilang pada waktu maghrib, di tempat berkaluwatnya itu, waktu itu si Pono disuruhnya azan maghrib, beliau mengambil uduk, rupanya karena maghrib hampir habis beliau belum juga kembali dari tempat mengambil uduk, maka si Pono sembahyang saja sendirian, selesai sembahyang si Pono pergi mencari gurunya sayang tidak ketemu lagi, maka teringatlah pesa nbeliau dulunya, dilhatnya tempat berkaluwatnya juga tidak ada hanya yang ada di tempat kaluwat itu ialah satu batang asam limau kapeh dan satu buah batu, paklul mayurid sipat Tuhan, Tuhan berbuat sakahandaknya, menurut pesan beliau mungkin beliau sudah mengirab atau menghilang ke kampungnya, atau pergi tidak akan kembali lagi.
    Pada pagi harinya maka si Pono pulang ke Sintuk menemui orang tuanya, dengan hati yang sangat hiba sesampai di Sintuk maka si Pono menceritakan kepada orang tuanya tentang kejadian itu, yang menimpa badan dirinya, maka orang tua si Pono ikut terharu dan mendoa kepada Tuhan semoga beliau selamat dunia akhirat.

  77. DINAGARI SINTUK
    Semenjak gurunya tiada si Pono acap kali duduk termenung karena teringat gurunya yaitu Tuanku Madinah, atas kepergiannya, dipegang jua lah pitua guru dalam hidup sehari hari, amal ibadah menurut ajaran Islam selalu dikerjakannya, tapi selalu dicemohkan orang banyak, kadang kadang diolok olokan teman temannya, tetapi si Pono tetap sabar hatinya tidak diacuhkan ejekan orang orang itu.
    Pada suatu hari terjadi banjir besar di Sintuk, sawah ladang banyak yang terandam, tanam tanaman banyak yang rusak, segala ternak banyak yang mati, walaupun banjir besar, waktu sembahyang beliau tetap sembahyang, karena air sangat dalam, maka diambilnya dua buah tongkat lalu dipancangkan ke tanah lalu beliau sembahyang, berdiri di tongkat pertama dan sujud di tongkat yang kedua, melihat cara si Pono sembahyang, orang kampung heran tercengang, dan takjub melihat keganjilan pada diri si Pono, namun demikian orang banyak tetap juga tidak bersenang hati terhadap si Pono, saban hari, sungguhpun demikian beliau terus menjalankan perintah Tuhan menurut ilmu yang sudah dipelajarinya dari Tuanku Madinah.
    Sementara itu orang Sintuk telah berkali kali mengganggu beliau, tetapi namun beliau tetap dengan keyakinan melaksanakan, Agama Islam bahkan setiap orang yang ditemui nya tetap dipengaruhinya, dengan ajaran Islam, walaupun mereka mencemohkan dia saja, dan orang Sintuk bertambah marah karena belum juga mau membuang ilmu baru itu, akhirnya dia disisih orang banyak, atau disingkirkan dari masyarakat, hanya orang tuanya saja dengan Idris Majolelo yang dapat dipegauli sehari hari di kampung Sintuk itu.
    Pada suatu hari dianiaya nya kerbau si Pono sampai mati, melihat keadaan seperti ini si Pono sangat marah karena binatang yang tidak bersalah dianiaya, tidak ada sangkut pautnya dengan Agama baru itu, meski pun demikian si Pono tetap menjalankan tugas Agama Islam, siapa yang dapat di ajarkan juga Agama Islam, dengan tidak juga senang hati orang Sintuk lalu di curinya kerbau si Pono melalui Batang Tapakis, sehingga dicari oleh si Pono, kebetulan berkesan jejaknya dan air masih keruh juga yang ditempuh kerbau itu, di sana maka berkata si Pono, mudah mudahan keruh jugalah Batang Tapakis ini, itulah dasar maka Batang Tapakis keruh juga akhirnya sampai sekarang tidak jernih jernihmya lagi.
    Beberapa hari kemudian bermupakatlah orang Sintuk hendak membunuh beliau, mendengar ancaman ini maka takutlah orang tuanya karena anaknya akan di bunuh, lalu orang tuanya menyarankan kepada si Pono, janganlah terlalu keras benar mengajarkan Agama Islam itu, mendengar ucapan orang tuanya ini lebih lebih ancaman orang kampung hendak membunuhnya pula, maka terbitlah pikiran si Pono hendak meninggalkan nagari Sintuk lagi, oleh karena kesal hati si Pono lalu di pancungnya sebatang puding geni dengan pedangnya, akhirnya si Pono memanjatkan doa kepada Tuhan semoga ketabahan tetap di dalam hatinya.

  78. PERGI KE ACEH
    Karena hati terlalu sedih dan terharu si Pono teringat pesan gurunya, yaitu Tuanku Madinah semasa selesai sembahyang Jumaat di Mesjid Sai Gimba Ganting dulu, seandainya aku tiada nantik, maka tambah pengajaian ke Aceh, karena di sana ada seorang Ulama mengajar yang lebih musahur sekarang, maka memohonlah si Pono kepada kedua orang tuanya, minta maaf dan ijin dan rela, akan pergi ke Tanah Aceh untuk menambah ilmu pengetahuan atau memperdalam ilmu Agama Islam, oleh karena keadaan si Pono di kampung sangat gawat, maka ayah dan ibunya rela dan mengijinkan si Pono pergi ke Aceh demi untuk menambah ilmu pengetahuan atau memperdalam ilmu Agama Islam, dengan hati yang sangat hiba maka bercucuranlah air mata ayah dan ibunya si Pono, namun samalam malam itu si Pono dan orang tuanya tidak tidur karena besok pagi akan berpisah entah kapan masanya bertemu lagi,
    Menurut sejarah beliau berangkat hari senin mengenai bulannya tidak diketahui, hanya sekitar tahun 1040 Hijrah atau 1611 Masehi, selesai bersalaman dengan orang tuanya, maka si Pono berangkat menuju Tanah Aceh menjelang guru yang termusahur di Tanah Aceh, keberangkatan beliau tanpa bakal untuk makan di jalan, hanya adalah keyakinan yang penuh kepada Tuhan Allah taala, waktu iti jalan raya belum ada lagi hanya labuh gajah yang dituruti, serta menempuh jalan menyisir pantai, sampai ke Tanah Aceh, dalam perjalanan itu beliau bertemu empat orang sampai bertanya si Pono, wahai tuan yang berempat, hendak kemana tujuan tuan, maka menjawab orang yang berampek, tujuan kami ialah hendak menuntut ilmu Agama Islam ke Tanah Aceh, maka berkata pula si Pono, kalau begitu sama tujuan kita, maka bertanya lagi si Pono, wahai tuan yang berampek, kampung dan nagari tuan tuan dimana, langsung dijawab oleh orang yang berampek, pertama berkata orang Bayang Tarusan, kedua aku dari Kubung Tigo Baleh, ketiga Batu Hampar, kaampek yaitu dari Padang Ganting, maka bersama samalah dia berjalan menuju Tanah Aceh, untuk belajar ilmu Agama Islam, kepada guru yang mashur yang mulia yaitu Syekh Abdurauf di Singkil yang bergelar Syekh Kuala. Syekh Abdurauf adalah murid dari Syekh Abdulkasasi Madinah dan murid juga oleh Syekh Abdulkadirjailani beliau diutus oleh gurunya ialah untuk mengembangkan Agama Islam di Tanah Aceh, kerajaan Aceh waktu itu diperintah oleh Raja Sultan Iskandar Muda, yang sempat menjayakan kerajaan Aceh ke puncaknya, sehingga tahun 1010 H, atau tahun 1581 Masehi daerah pesisir barat Minang Kabau di bawah takluk kerajaan Aceh.
    Menurut sejarah semasa pemerintahan Sultan Iskandar Muda seluruh pelosok pelosok Indonesia dapat di taklukkan kerajaan Aceh, itu maka Aceh tersebut pusat pengembangan Agama Islam, dan banyaklah orang berdatangan termasuk si Pono dan kawan kawannya si empat yang sama datang dari Minang Kabau.
    Tersebut di dalam al kisah Syekh Abdurauf sewaktu beliau disuruh ke Aceh oleh gurunya untuk mengembangkan Agama Islam, bahwa nantik setelah berhasil angkau mengajarkan Agama di Aceh, akan datang orang dari Tanah Minang sebanyak lima orang, satu orang terlambat datangnya karena jalannya agak menenjak sedikit, sehingga kawan kawannya dahulu sampai kepada angkau, maka orang yang datang kemudian ini lah yang diredai Allah, dan pandanglah sehabis pandang, aku berpesan kepada angkau, nanti kepada beliau berikan semua ilmu Agama yang ada pada angkau kepadanya, dan berikan kepadanya nama Burhanuddin, serta sepasang baju jubah dengan kupiyahnya, demikianlah pesan Syek Abdulkasasi Madinah kepada Syekh Abdurauf sewaktu di Madinah.
    Mengenai si Pono dengan kawan kawannya menuju Tanah Aceh, habis hari baganti hari, habis pakanlah baganti pakan, bahkan sudah berbilang bulan pula berjalan tidak mengenal payah dan lelah, namun pikirannya adalah mengingati Allah serta membayangkan wajah guru yang akan ditemuinya, oleh karena perjalanannya agak lambat sedikit, karena kakinya agak enjak sedikit, maka temannya yang berempat sampai duluan padanya, si Pono masih jauh tinggal di perjalanan, karena kawan kawannya telah dahulu sampai maka diterima dahulu oleh gurunya lalu Syekh Abdurauf bertanya kepada orang yang berempat itu, kamu berapa orang dari Minang Kabau lalu menjawab orang yang berempat, kami kesini hanya lima orang, masih tinggal dijalan satu orang lagi, jalannya agak lambat karena kakinya agak menenjak sedikit, tapi kami sudah minta maaf kepadanya bahwa kami akan dahulu dia pun sudah mengizinkan kami dahulu.
    Sesudah guru berbincang dengan teman si Pono yang sudah sampai itu, maka Syekh Abdurauf berdiri dan pergi ke jenjang Mesjid menanti kedatangan si Pono, tidak beberapa lama kemudian dari jauh tampaklah si Pono berjalan agak menenjak oleh guru, lalu di pandangnya lah si Pono, menurut keterangan dilihat oleh Syekh Abdurauf kakinya berjalan merenggang dari tanah, melihat keadaan si Pono teringatlah pesan gurunya sewaktu di Madinah, bahwa inilah orang yang sesuai dengan keterangan gurunya dulu.
    Sesampai si Pono di depan surau maka Syekh Abdurauf berdiri menyongsong si Pono, lalu bersalaman dengan si Pono, dan si Pono pun menyimpuh di hadapan guru yang mulia itu, semua murid murid heran tercengang melihat gurunya, karena kelainan yang terjadi pada gurunya menyambut kedatangan si Pono, selesai bersalaman maka si Pono memagud kedua lutut guru yang diidam idamkannya selama ini, kemudian si Pono minta maaf kepada guru bahwa beliau akan menyampaikan tujuan atau maksudnya kepada guru yang sangat dihormatinya, maka Syekh Abdurauf memberi ijin kepada si Pono untuk menyampaikan maksud atau tujuannya, berkatalah si Pono wahai bapak guru yang mulia, bahwa kedatangan aku ke sini dari Tanah Minang yaitu menuntut ilmu Agama Islam secukupnya, mohon agar bapak guru mengabulkan permintaan aku ini, mendengar keterangan si Pono cara dia menyampaikan tujuannya berlain pula dari teman temannya yang dahulu tadi, maka guru mengabulkan permintaan si Pono itu.

  79. Selesai berbincang bincang di surau itu maka si Pono dibawanya oleh Syekh Abdurauf ke rumahnya, tidak ditempati bersama kawan kawannya yang lain dan tidak pula bersama kawannya yang berempat itu, sebab dibawanya kerumahnya karena beliau tidak mempunyai anak laki laki, hanya beliau mempunyai anak perempuan saja satu orang, maka si Pono di ambil selaku anak angkatnya untuk membantu pekerjaan sehari hari di rumahnya.

  80. BELAJAR DI TANAH ACEH
    Setelah beberapa hari si Pono di rumah Syekh Abdurauf maka telah lepas lelah si Pono, mulailah si Pono mengaji Al-Quran, langsung di ajarkan sekali tentang sari pati Al-Quran, cara si Pono belajar hanya dua orang saja, yaitu seorang guru dan seorang murid, atau Syekh Abdurauf guru dan si Pono muridnya, mengenai pelajaran ilmu Tauhid tidak terantang panjang uraiannya hanya cara jalan pendek saja, kepada si Pono adalah pelajaran hakiki dari ajaran Islam, yang dibawanya dari Madinah, kesempatan dia belajar selalu ada buat dia belajar di rumah, beliau sangat rajin menolong gurunya juga belajar beliau sangat sungguh sungguh dan cepat paham apa apa yang diajarkan gurunya, pekerjaan menolong gurunya yaitu mengasuh anak perempuan gurunya, apabila gurunya sakit, si Pono lah yang menjaga dengan hati hati, dan mengurus segala keperluan dan menyediakan makanannya.
    Oleh karena kasih dan cinto kepada gurunya, akhirnya si Pono menganggap dirinya satu keluarga dari Syekh Abdurauf, oleh karena beliau yakin dan taat kepada gurunya, banyaklah orang menganggap bahwa si Pono mengaji di Aceh hanya suruhan Syekh Abdurauf saja, bukan mengaji atau belajar ilmu Agama Islam, pendapat begitu adalah memandang kulitnya saja, atau memandang kehidupan sehari hari saja, hubungan seorang dengan seorang, tapi tidak mengetahui isi hubungan itu, sebenarnya hubungan batin Syekh Abdurauf dengan si Pono telah ada pada diri Syekh Abdurauf, isi dari hubungan batin adalah pesan dari Syekh Abdulkasasi Madinah dan Syekh Abdulkadir Jailani di Madinah, serta pakaian jubah sepasang dan kupiyahnya, ini tak lain adalah Tuhan yang menggerakkannya, yaitu hati manusia Allah yang memberikan ilham dan Allah berkuasa setiap sesuatu atau di atas segala galanya, berkat keyakinan si Pono belajar, dari tahun ke tahun pengajiannya bertambah tambah, dan pahamnya pun bertambah padat dan mendalam serta keyakinannya.

  81. Berkat kesungguhan guru mengajar dan murid pun rajin belajar, dan penuh keyakinan, berkat bimbingan habis tahun berganti tahun, sempurnolah pelajarannya tentang ilmu Tharikat, sudah masak atau matang tentang isi dan sari patinya Al-Quran yang berpusat ke surat Al-Fatihah, sehingga dadanya si Pono sudah penuh dengan ilmu Agama Islam, jalan sudah terantang panjang olehnya mendekatkan diri kepada Tuhan, kesadaran dan kesungguhan telah memenuhi hati dan jiwanya, bahwa tidak ada yang besar di alam ini, baik matahari, bulan dan bintang, ataupun bumi dan gunung, serta bukit yang berjejeran, hanya Tuhan yang lebih besar, tidak yang berkuasa di alam ini, lahir dan batin, jiwanya telah padat dengan ilmu agama, atau ajaran Agama Islam, alam ini hanya selebar tangan, dan alam kemudian Syurga Jannatulnaim tidak terkira luasnya, tidak ada yang kekal dan abadi di muka bumi ini, baik di darat mau pun di laut, walau di bulan atau di bintang, bahkan dimana pun berada dalam alam ini, hanya yang kekal abadi adalah alam akhirat, waktu yang tidak berwatas.

  82. UJIAN DAN KEBESARAN SYEKH BURHANUDDIN
    Habis tahun berganti tahun si Pono belajar ilmu agama Islam, maka Syekh Abdurauf tak ada rasanya yang akan diajarkan kepada si Pono, menurut pendapat Syekh Abdurauf sudah sempurnalah pelajaran si Pono dengan rahmat dan keredaan Allah, maka petang Kamis malam Jumaat dipanggilnyalah si Pono, waktu itu duduklah berhadapan di Mihrab Mesjid lalu berkata gurunya, wahai Pono telah lama benar angkau meninggalkan kampung halaman angkau, karena menuntut ilmu agama di Aceh ini sampai pada malam ini dapatlah aku menyatakan padamu, bahwa ilmu agama kamu sudah cukup dan sempurna, maka sebaiknya angkau kembali ke Minang Kabau dan islamkan orang disana dengan bekal yang telah ada di dadamu, Allah Subhanahu Wataala mengurniaimu untuk menjadi seorang yang dikehendakinya, mendengar ucapan ini termenunglah si Pono, tetapi walaupun gurunya mengatakan ilmunya sudah sempurna, namun dia masih merasa ada kekurangannya, lalu dijawabnya keterangan gurunya itu, wahai Tuanku Guru yang mulia, yang telah menjadi Bapak sangatlah terharu hamba mendengarkan keterangan hati gembira karena ilmu sudah ada, tetapi perasaan sedih akan berpisah dengan Bapak, namun demikian ijikanlah hamba menyampaikan isi hati hamba kepada Bapak, maka Syekh Abdurauf mengijinkan apa maksud dan jawabmu, maka berkata si Pono, belumlah sempurno ilmu hamba, hamba meminta sesungguhnya hati semoga Bapak tambah lagi pengajian hamba, ada pun orang di kampung hamba banyak yang jahat jahat, mereka memakan masak mantah, halal dan haram tidak diketahuinya, membunuh manusia pekerjaan biasa bagi mereka, oleh karena itu hamba belum akan pulang lagi, pulang maklum kepada Bapak Guru yang mulia, mendengar keterangan si Pono termenung pulalah Syekh Abdurauf, sebab terasa pula kebenaran yang disampaikan si Pono itu, sesaat kemudian gurunya terpakur, sesudah terpakur Syekh Abdurauf lalu keluar dari Mihrab dan pergi ke tengah tengah Mesjid lalu beliau duduk, maka di panggilnya semua murid yang tua tua, mendengar panggilan gurunya lalu berkumpullah murid murid itu, termasuk teman si Pono yang berempat yang sama datang dengan beliau dari Minang Kabau, setelah duduk semua murid itu maka Syekh Abdurauf memberikan pertanyaan tentang pengajian Tharikat, oleh kerana sulitnya pertanyaan yang dikemukakan itu semua murid murid itu pandang pandangan, tidak seorang pun yang dapat menjawabnya, maka Syekh Abdurauf pun menghadapkan pertanyaan itu kepada si Pono, sebelum memberikan penjelasannya si Pono termenung seketika, berkat ilmu yang sudah penuh di dada si Pono, dengan senang hati si Pono maka dijawablah pertanyaan gurunya itu, dengan keterangan yang jelas, atau uraiannya maka Syekh Abdurauf mengangguk angguk dan tersenyum senyum kecil mendengarkannya, dan semua murid murid juga terangguk angguk pula dan memahami keterangan yang di berikan oleh si Pono, berkatalah Syekh Abdurauf inilah petanda bahwa telah sempurna ilmu angkau dari murid murid yang lain, maka si Pono mengakui perkataan gurunya itu, tetapi sungguhpun demikian beliau belum juga mau pulang ke kampung, karena belum juga merasa cukup lagi, bahwa ada lagi yang masih kurang, Syekh Abdurauf khirnya paham juga akan alasan si Pono itu, dan dia akan mencari waktu yang baik untuk mendapat iktibar dan kias yang akan memberikan kepercayaan kepadanya di atas kesempurnaan ilmunya.
    Kemudian dari itu berkatalah Syekh Abdurauf di hadapan murid muridnya, bahwa mala mini mulia seorang muridnya yang telah bertahun tahun belajar ilmu Agama Islam, yang selama ini bernama si Pono, sekarang ditukar namanya dengan Burhanuddin, yang artinya penyuluh agama, sesuai dengan ilmu yang telah dimilikinya, semenjak itu si Pono dipanggilkan dengan nama Burhanuddin, yang tetap dipakainya dan masyhur sampai akhir hayatnya.
    Bulan baganti bulan dan tahun baganti tahun, hingga sampailah satu saat Syekh Abdurauf jatuh sakit, beliau sudah sangat tua, anggota badan sudah melemah, siang dan malam Burhanuddin menjaga gurunya yang dikasihinya dan tidak pernah ditinggalkan lama dipembaringan tetap berada di samping gurunya yang sedang sakit itu.
    Pada suatu hari Syekh Abdurauf hendak buang air besar, tetapi beliau tidak sanggup berjalan sendirian, dengan tidak berpikir panjang lagi Burhanuddin menggendong gurunya itu, ketempat buang air besar itu atau kekakus, waktu itu malang tak dapat ditulak terjatuhlah kadam kapurnya ke dalam kumpulan najis luputlah ke dasar kumpulan najis itu hingga tidak kelihatan lagi, kadam itu sangatlah berharga terbikin dari emas perunggu, buatan tukang nagari Parsi yang dibawanya dari nagari Madinah, setelah selesai Syekh Abdurauf buang air besar lalu didukung kembali oleh Burhanuddin ke tempat tidurnya, maka Syekh Abdurauf meminta supaya sekalian muridnya datang kepadanya, sebentar itu juga berhimpunlah semua muridnya datang kepadanya, berkatalah beliau bahwa kadam kapurnya terjatuh di tempat buang air besar atau di kakus, supaya murid murid semua menolong mengambilkannya, dengan sepotong kayu yang panjang murid murid itu mengait kadam itu dalam kumpulan najis tidak didapat kembali, dengan bersusah payah murid murid itu mengait, namun kadam itu tidak juga dapat, namun sehari hari itu usaha semua murid murid tidak berhasil, akhirnya beliau menyuruh Burhanuddin mencarikannya, dengan tidak piker panjang lagi didorong oleh cinto kasih kepada guru yang tidak terhingga, sambil menyerahkan diri kepada Allah, beliau menuju

  83. tempat buang air besar atau kakus, setiba di kakus tanpa membuka pakaian di badannya beliau langsung terjun ke dalam kumpulan najis itu, dengan kudrad dan iradad Allah dapatlah kadam itu kembali, dan beliau naik kembali, setiba di atas beliau bermaksud hendak menghantarkan kadam itu kepada gurunya, dengan disaksikan teman temannya selruh anggota tubuhnya dan pakaiannya kena kotoran atau najis dalam kakus itu, sebagaimana dia masuk demikian pula dia sampai di luar, bersih seperti sebelum masuk ke dalam tempat najis itu, keadaan dan kejadian ini diceritakan oleh teman teman Burhanuddin kepada gurunya, mendengar cerita muridnya itu beliau terpakur dengan syahdunya, sambil bersyukur kepada Tuhan beliau berkata, angkaulah Burhanuddin yang telah dianugerahi oleh Allah dan melebihi akal fikiran manusia jin dan syaitan, malah manusia setengahnya yang tidak mempunyai kesadaran yang sungguh dipikirannya.
    Beberapa hari kemudian, Syekh Abdurauf sudah beransur baik kesehatannya, pada suatu hari datanglah ilham kepadanya, maka teringat hendak melihat Kitab Topah, yang diletakkan di Mesjid, pada petang kamis malam Jumaat sesudah selesai sembahyang Isyak, disuruhlah Burhanuddin menjemput Topah ke Mesjid, dan beliau berkata nanti waktu membawa Topah, membawa Topah harus dipangku, kalau sudah separoh perjalanan kira kira sudah sama jarak Mesjid dengan rumah berhenti sebentar terngadah ke langit dan sudah itu menakur ke bumi, apa yang kamu lihat di langit dan apa pula yang kamu lihat di bawah bumi tolong ceritakan kepada aku, selesai gurunya berkata lalu Burhanuddin berangkat menuju Mesjid, tak beberapa lama sampailah Burhanuddin di Mesjid lalu di ambilnya lah Kitab Topah itu, dengan tidak membuang waktu Burhanuddin langsung berbalik ke rumah, kira kira sudah separoh perjalanan beliau maka Burhanuddin berhenti sebentar, karena melaksanakan amanah guru, lalu beliau mengadah ke langit tampaklah tujuh lapis langit, dan segala isinya, juga tampak terbentang induk Topah dari Kitab Suci Al-Quran terkembang di Luhmah Puz dengan sekejab namun menepat di pikirannya, kemudian dari itu terus dia menakur ke bumi maka tampaklah tujuh lapis pitalo bumi.
    Allah taala maha kuasa, karena sudah dilaksana amanah gurunya lalu beliau berjalan menuju rumah gurunya lagi maka Burhanuddin mengucapkan syukur kepada Allah Subhanahu Wataala, sesungguhnya Allah maha kuasa dan maha bijaksana dan maha benar tiada Tuhan selain Allah, sangatlah kecil terasa badan, melihat kebesaran alam semesta ini, badannya menggigil mengingat kekuasaan Tuhan, peluh dingin memercik di keningnya, tidak beberapa lama dia berjalan sampailah dirumah gurunya, sambil memberikan Topah beliau bersalaman kepada gurumya dan mengabarkan semua yang dilihat di langit dan yang di lihat dibumi.
    Setelah beliau mendengar keterangan dari Burhanuddin, maka terlompatlah di mulut Syekh Abdurauf Lahaulawala Kuatailla Billahi aaliyul aazim, dan berkata kepada Burhanuddin, berbahagialah angkau wahai Burhanuddin, Tuhan telah memilih angkau tempat dia memberikan Rahmatnya dan keridhaannya, beruntunglah angkau Burhanuddin dunia dan akhirat.

  84. Beberapa minggu kemudian, anak nagari Singkil Aceh hendak melepaskan niat atau nazar mereka dengan mengadakan pesta jamuan besar, tempat mengadakan jamuan itu ialah di sebuah pulau jauh dari pantai Singkil, Abdurauf beserta murid murid yang terkemuka diundang ke pulau itu, Sultan dan kaum raja raja, Panglima hulubalang dan pegawai nagari kerajaan Aceh turut menghadiri jamuan itu, tidak sedikit orang bekerja menyiapkan jamuan itu, kerbau dan banting disembelih berapa sampai, untuk menyempurnakan jamuan melepaskan niat atau nazar anak nagari atau rakyat Aceh itu.
    Pagi pagi Syekh Abdurauf dengan pengiringnya telah berangkat ke pantai, dan Burhanuddin masih tidur, dan Syekh Abdurauf tidaklah mau membangunkan Burhanuddin, oleh sebab itu hanya pesan yang ditinggalkan sama teman Burhanuddin yang berempat yang dari Minang Kabau, jika Burhanuddin telah bangun nanti, suruh dia menuruti ke jamuan dan aku menanti di sana.
    Setibanya Syekh Abdurauf di tepi pantai langsung berangkat ke pulau tempat jamuan itu beserta rombongan pemuka pemuka nagari, anak nagari sudah banyak berkumpul di sana, seluruh perahu sudah berangkat semuanya ke pulau tidak ada yang tinggal lagi di pantai, setelah sampai Syekh Abdurauf di pulau itu, maka Burhanuddin terbangun di lihat guru tidak ada lagi, maka Burhanuddin termenung, setelah Burhanuddin bangun maka orang yang berempat teman beliau sama dari Minang Kabau menyampaikan pesan guru kepada Burhanuddin supaya mengikuti ke tempat jamuan di pulau, oleh karena patuh dan taat kepada guru dengan tidak pikir panjang tidak pula banyak tanya, maka bersiaplah untuk berangkat siap pergi ke pantai, orang yang berempat itu tertawa dan geli hatinya melihat Burhanuddin demikian, kemudian mereka berkata sesamanya oleh karena harap akan makan besar, tidaklah dia Tanya dengan apakah aku berangkat ke pulau sejauh itu, sedangkan sampan dan perahu semuanya sudah berlayar, keempat orang itu mengikuti dari belakang, ingin hendak mempersaksikan sendiri betapa hilangnya akal Burhanuddin nanti setiba di tepi pantai, setiba di tepi panatai, dilihatnya sampan dan perahu tidak ada lagi, semuanya sudah habis berlayar, tidak tampak di pandang mata lagi, maka termenunglah Burhanuddin seketika, di pandang hanya yang tampak lautan yang terbentang luas, di perbatasan langit terbayang pulau tempat gurunya menghadiri jamuan itu, sehubungan karena guru meninggalkan pesan Burhanuddin patuh dan taat kepada guru, pesan guru harus di taati, apakah nanti kata guru, seandainya tidak dituruti untuk hadir dalam jamuan tersebut, lalu di lihatnya kiri dan kanan tidak ada yang tampak manusia untuk bertanya dan bertenggang, maka berserah dirilah beliau kepada Allah, semoga Tuhan member kelapangan dan pertolongan di dalam saat yang dulit demikian, di dorong oleh cinto dan setia kepada guru akhirnya dia mengambil keputusan untuk bereng saja ke pulau itu, dia pun pergi ke dekat ombak memecah, dengan keputusan yang di ambil itu, konon khabarnya berkat kebesaran dan kekuasaan Allah Subhanahu Wataala, yang tidak tersalami oleh pikiran manusia tatkala beliau menganjak kakinya ke dalam laut itu langkah yang pertama di nanti oleh seperti tikar atau pandak, langkah yang selanjutnya juga dinanti oleh lapik pandak juga setiap langkah beliau menempuh laut yang luas itu liritan lapik pandak, setiap langkah beliau seolah olah berjalan di atas bumi.

  85. Tak beberapa lama beliau berjalan di atas laut yang luas itu, semakin lama semakinjauh hingga hilang dari pandangan mata, dan beliau selamat sampai di pulau tempat gurunya menunggu kedatangannya, mengenai teman temannya yang berempat yang mengintip beliau dari belakang menuju pantai dari rumah itu menjadi heran dan takjub melihat kebesaran Burhanuddin yang dilimpahkan Allah Subhanahu Wataala, maka mereka mengucapkan kalimah syahadah, dan mulai saat itulah mereka menyakini dan mengakui kelebihan yang ada pada Burhanuddin, pandangan yang tipis selama ini berubah menjadi penghargaan yang penuh kekaguman, setelah sampai Burhanuddin di tempat gurunya sedang menghadiri jamuan di pulau itu, maka gurunya bertanya dengan apa angkau ke sini, lalu Burhanuddin menjawab, dengan Rahmat Allah, dan karunianyalah aku sampai kesini, kalau tidak Rahmat dan karunianya mungkin aku tak sampai ke sini, kemudian Burhanuddin menceritakan sepanjang yang dialaminya di perjalanan suka dan dukanya, setelah Syekh Abdurauf mendengar keterangan Burhanuddin tentang kisah perjalanannya ke pulau itu, beliau menadahkan tangannya ke langit lalu mendoa kepada Allah dan mengucapkan syukur di atas Rahmat dan karunianya yang dilimpahkan kepada orang yang berserah diri kepadanya.
    Tersebutlah di dalam alkisah Burhanuddin bahwa beberapa lama kemudian sampailah penggilan Sultan Aceh mengundang Syekh Abdurauf untuk menghadiri upacara di Kota Raja, maka datanglah hulubalang Raja menjemput Syekh Abdurauf beserta isterinya, mengenai anaknay dipertaruhkan kepada Burhanuddin untu menjaga di rumah karena anaknay sudah dewasa tidak bisa tinggal sendirian, sebab umurnya sudah menjadi gadis remaja, itulah maka disuruh Burhanuddin menemani dia di rumah, beliau berpesan kepada Burhanuddin supaya memelihara dan menjaga anak perempuanya itu, jangan disia siakan dan jangan sekali kali ditinggalkan di rumah, Burhanuddin patuh dan taat kepada perintah gurunya dan berjanji akan menjaganya dengan hati hati, mendengar demikian maka senanglah hati Syekh Abdurauf bersama isterinya, kemudian Syekh Abdurauf berangkat bersama isterinya beserta hulubalang yang menjemputnya ke Kota Raja, karena gurunya sudah berangkat tinggal lah Burhanuddin berdua dengan anak gadis gurunya di rumah, maka pekerjaan sehari hari diurus oleh Burhanuddin, seperti membersihkan rumah, dan pekarangan rumah, segala pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan oleh gadis itu mak Burhanuddin lah melaksanakan dengan sesungguh hatinya, mengenai gadis itu senanglah hatinya, sehingga tidak merasa cemas dan takut sedikit walaupun ibu bapaknya tidak ada, jiwanya tenteram dan hatinya senang perasaannya aman, Burhanuddin dipandangnya sebagai kakak kandungnya, karena semenjak kecilnya Burhanuddin jugalah yang mengasuhnya, kadang kadang juga memandikan dia, beliau tidak menaruh kawatir, bimbang dan ragu karena itulah dia bebas di rumah, sebagaimana ibu bapaknya ada di sampingnya.
    Mengenai anak gadis itu, kalau menyediakan makanan selalu menunggu Burhanuddin untuk makan bersama sama, demikianlah cara menyatakan hormatnya, sampai yang sekecil kecilnya selalu meminta pertolongan kepada Burhanuddin, sebagai berbuat kepada ibu bapaknya sendiri, di malam hari dia tidak bisa tidur karena merasa takut dan sunyi, jika tidak ditemani oleh Burhanuddin sebagai mana dimanjakan orang tuanya.

  86. Dalam keadaan sedemikian tidak ada terselit di hati keduanya perasaan lain, baik pada Burhanuddin baik pada gadis anak Syekh Abdurauf itu, berhari hari mereka tinggal berdua serumah, hidup bergaul seperti itu dengan tidak ada manusia lain yang menjadi saksinya, sekian hari pula lah rumah itu di kerumuni oleh iblis dan syetan yang beribu ribu, di halaman di pintu dan di dalam ruangan, di dapur dan di dalam karam, telah penuh oleh dan syetan, yang sengaja hendak menggoda keduanya, hendak menaklukkan Burhanuddin yang begitu besar keyakinannya, hendak meruntuh keimanan keduanya, tetapi pada waktu waktu terluang bila tidak ada pekerjaan, beliau zikir mendekatkan diri kepada Tuhan, satu pun iblis dan syetan yang berani untuk mempermainkannya.
    Genap dua minggu lamanya Syekh Abdurauf di Kota Raja dan tibalah saatnya kembali pulang, malam itu malam penghabisan beliau berada di Kota Raja, malam penghabisan pulalah Burhanuddin menjaga anaknya dan malam terakhir bagi iblis dan syetan untuk menggoda keduanya, hari mulai senja maghrib sudah datang beduk sudah berbunyi azan sudah kedengaran, waktu petukaran siang dan malam, kesempatan yang penghabisan yang paling baik bagi iblis dan syetan tetapi Burhanuddin telah duduk di tempat sembahyangnya, beliau kusyuk dan tawakal menyerahkan diri kepada Tuhan, iblis dan syetan tidak dapat berbuat apa apa, malah terpaksa melarikan diri sejauh mungkin, ketika mendengar kalimah kalimah Tuhanyang di ucapkan Burhanuddin hingga sampai waktu tidur, ketika dia masuk ke dalam kamar, anak gurunya itu belum lagi tertidur, lalu ditanya oleh Burhanuddin, kenapa kamu belum tidur, dia menjawab karena kusyuk mendengar kalimah kalimah Tuhan, apabila terdengar kalimah Tuhan bertambahlah takwa ku kepada Tuhan, Burhanuddin mengucapkan Alhamdulillah dan menyuruh gadis itu tidur karena hari sudah jauh malam.
    Setelah gadis itu membersihkan tempat tidurnya disisirnya rambutnya yang panjang hitam berkilauan, dan Burhanuddin telah merebahkan badannya ketempat pembaringannya sambil membaca beberapa ayat Al-Quran, mengenai gadis itu selesai membersihkan rambutnya, lalu mengambil minyak sitanggi kiriman dari nagari Yaman, dan memercakan minyak itu kerambutnya dan bantalnya, maka baunya semerbak wangi memenuhi ruangan kamar yang tidak seberapa luasnya itu, Burhanuddin sangat tercengang tatkala menghirup bau yang sangat harum itu, ketika ditanya oleh Burhanuddin mengapa sebab memakai wangi wangian malam ini, gadis itu menjawab, supaya aku tidur dengan enak apa lagi mala mini petang Kamis malam Jumaat, Burhanuddin menyuruhnya tidur segera, sebab hari sudah larut malam, dan gadis itu tidurlah di atas bangkunya, sedangkan di bawah di sisi tempat tidur gads itu berbaringlah Burhanuddin yang sangat mengantuk, demikianlah keduanya tertidur nyenyak, sekalian iblis dan syetan tidak berdaya meruntuh keimanan mereka bahwa malam itu sangat sejuk ambun turun menyelimuti bumi dan bertambah sejuk lagi menjelang dinihari, Tuhan sudah mentakdirkan entah hari sangat dingin Burhanuddin terbangun, baru saja dia sadar dari tidurnya, dia membauni sangat harum yang aneh dan ganjil, ketika dia meraba dan memegang benda apa yang menutup mukanya alangkah terkejutnya, maka tersiraplah darahnya Burhanuddin karena yang dipegang itu ialah rambut gadis anak gurunya Syekh Abdurauf yang terkulai ke bawah, iblis dan syetan yang sudah menunggu dari tadi tidak mengabaikan kesempatan yang tepat dan saat itu belum sempat Burhanuddin mengucapkan kalimah Tuhan

  87. hatinya berdetus, darah merah di tubuhnya kontak berdebar di jantungnya, rambut perempuan dan baun wanita harum ganjil menerbitkan nafsu ghairahnnya, maaf untuk disebutkan kemaluannya bangun dari kelemahannya, sebagai mana terjadi tiap tiap manusia apa lagi di malam hari menjelang subuh yang sejuk itu, tetapi bukanlah beliau seorang yang, Burhanuddin memang benar benar sebagai penyuluh agama, secepat itu ghairah datang secepat itu pula dia mengucapkan Astaghfirullahalazzim, dan mintak ampun kepada Tuhan di atas kelemahannya yang sedikit itu, dia bangkit dari tidurnya sambil menyebut nama Allah juga dengan tidak putus putusnya, dan terasa keluar kamar itu hatinya sangat cemas dan perasaannya sangat takut telah mengganggu pikirannya, takut yang tidak terhingga kepada Tuhan yang menguasai sekalian alam, ngeri memikirkan balasan dari dosa yang diperbuat, celakalah manusia yang telah bersalah walaupun sebesar biji zarah, sekalipun tidak henti hentinya dia meminta ampun, namun demikian Burhanuddin telah mengambil keputusan dengan cepat bahwa inilah juga akan mencelakan dirinya di kemudian hari, oleh karena mempunyai kemaluan sebagaimana biasa dimiliki oleh laki laki, maka telah timbul ghairah hati dan inilah yang paling celaka manusia.
    Oleh karena itu Burhanuddin berpikir sehabis pikir, sudah takdir dari Allah taala Burhanuddin membuka pintu rumah terus ke halaman rumah, dicarinya sebuah batu besar berwarna hitam di bawanya ke dekat jenjang naik rumah gurunya itu, lalu dikeluarkan kemaluannya itu dan dipecahkannya sebahagian dari kemaluannya itu hingga cair dan hancur, darah pun mengalir dan memerahi batu batu bersusun di jenjang itu, dan Burhanuddin yang malang itu pun jatuh pinsan tidak sedarkan diri lagi.
    Kabut pagi turun menyelimuti peristiwa yang baru terjadi pada diri beliau Burhanuddin, peristiwa pedih sangat mengharukan hati semua kaum muslimin yang sungguh sungguh, hawa bertambah sejuk dan sebentar lagi pajar akan menyingsing di upuk timur, angin berembus lunak lunak lembut berlahan lahan membawa udara pagi yang dingin itu ke dalam rumah yang sudah pintunya terbuka itu, dan terus masuk ke dalam kamar di mana anak gadis Syekh Abdurauf masih tidur, oleh karena embusan angin yang masuk kamar itu, maka gadis itu terbangun ketika dia hendak menarok silimutnya, didengarnya beduk berbunyi berbalasan menandakan hari sudah pagi, waktu subuh sudah datang diiringi oleh azan deras melengking, dilihatnya Burhanuddin tidak ada, pintu kamar sudah terbuka, gadis itu lalu berdiri karena hendak mengerjakan sembahyang subuh, ketika dia sampai di luar kamar, pintu rumah tampaknya terbuka pula, selama ini Burhanuddin tidak pernah berbuat seperti ini, tetapi alangkah terkejutnya gadis itu, ketika dia sampai di muka pintu dilihatnya Burhanuddin tebaring di bawah jenjang tidak sadar dirinya lagi, dia turun segera ke halaman dan bertambahlah cemasnya, waktu darah berserakan di atas batu, apa sebab darah bertaburan dan Burhanuddin jatuh pinsan begini, lalu didukungnya Burhanuddin sekuat tenaganya dan dibawa ke atas rumah, air matanya bercucuran juga dengan sesal tidak habis habisan pada dirinya, melihat nasib yang telah menimpa Burhanuddin, yaitu orang yang telah menjadi kakaknya selama ini, hanya Allah saja yang lebih tahu, dan kepadanya semuanya dipulangkan yang menguasai alam ini di langit dan di bumi.

  88. Akan hal Syekh Abdurauf bersama istrinya di Kota Raja, malam itu sudah bersiap untuk pulang kembali tengah malam buta beliau terbangun, pikirannya melayang ke rumah tempat anak dan muridnya ditinggalkan berdua, hatinya tidak senang dan bermacam macam hayalan menggoda pikirannya, maka sebelum subuh beliau sudah berada di atas kereta yang disediakan Sultan, waktu itu kereta meluncurlah dengan cepatnya menuju Singkil.
    Oleh karena perasaan tidak enak, betapalah ramuk dan radannya hati Syekh Abdurauf, sehinggae terbayang wajah anaknya dan wajah Burhanuddin apakah garan terjadi di rumah, tidak beberapa lama kemudian sampailah kereta di Singkil dan Syekh Abdurauf langsung menuju ke rumahnya, ketika sampai di rumah beliau melihat Burhanuddin terbaring dalam keadaan tidak sedar atau pinsan, darah yang masih baku telah menyesakkan dadanya, dan sesal yang tidak putus putusnya pada dirinya, di atas ketelanjuran memberi saat yang berbahaya dan sia sia kepada murid yang di kasihinya berdua dengan anaknya yang satu satunya yang dipunyainya, maka Syekh Abdurauf segera mengobatinya Burhanuddin sambil berdoa kepada Tuhan semoga murid yang dicintainya sembuh dan sadar secepatnya, dengan takdir Allah berkat permintaan beliau sebagai orang yang dekat kepada Allah, Burhanuddin sedar segera dan sakit di luka hilang sama sekali, dia pun duduk dan mengucap serta minta ampun kepada yang maha kuasa atas segala sesuatu yang telah berlalu, diapun bersimpuh menyusun jari di kaki guru yang sangat di hormatinya di atas hal hal yang sudah terjadi, air matanya jatuh bercucuran membasahi kaki Syekh Abdurauf yaitu guru yang sangat dimuliainya, dan Syekh Abdurauf lalu memagut Burhanuddin dengan kedua tangannya, air mata Syekh Abdurauf titik setetes demi setetes ke bumi, dengan suara tersendat sendat beliau berkata, ya Allah ya Tuhan kami, kami ini adalah hambamu, makhluk yang lemah dan sangat kecil sekali di samping kekuasaanmu yang maha besar, ampunilah kami dan masukkan ke dalam orang orang yang angkau lindungi, istri dan anaknya sangatlah terharu menyaksikan kejadian yang amat menyedihkan itu, atau bencana yang menimpa keluarganya itu, sehabis bertangis tangisan hari telah tengah hari, sedangnya bunta bayang bayang, udara sangat panas sebagai balasan sejuk dingin pagi tadi, tak lama kemudian terdengarlah suara azan lantang mendengung di angkasa, waktu sahur sudah tiba, keduanya guru dan murid itu pergilah beriringan jalan ke Mesjid menyembah Tuhan minta ampun dan menyerahkan diri kepada Allah Subhanahu Wataala.
    Demikianlah peristiw yang di alami Burhanuddin, oleh karena perasaan takutnya maka berserah diri kepada Tuhan tiada teranya, yang dapat di ambil sebagai tauladan bagi umat mukmin, maka sampai kepada akhir hayatnya beliau tidak berumah tangga, hingga beliau tidak mempunyai keturunan, menurut sejarah batu hitam masih ada sekarang di makam beliau di Ulakan, ialah batu yang bersejarah tentang peristiwa yang pedih di Aceh itu, itulah batunya untuk pemecah kemaluannya dulu.
    Sudah lewat masa berbulan bulansudah kejadian itu, maka berkata pulalah Syekh Abdurauf kepada Burhanuddin, bahwa telah patut angkau pulang ke Minang Kabau buat mengislam kan rakyat di situ, namun Burhanuddin member alasan juga kepada gurunya, yaitu masih ada juga lagi yang kurang pada diriku, akhirnya Syekh Abdurauf menyuruh beliau bersamadi selama empat puluh hari empat puluh malam, tempat bersamadi atau berkaluwat itu

  89. ialah di dalam sebuah gua batu di hulu Aceh, di bawah gunung Puti Sago sebelah selatan kota Beruin, beliau menyanggupi semua yang di suruh gurunya sedikitpun tidak membantah kata kata gurunya itu.
    Dengan kepatuhan dan ketaatan kepada perintah guru, pepagi sesudah menunaikan sembahyang Subuh, beliau meminta ijin dan rela kepada Syekh Abdurauf, sebelum berangkat beliau diberi bakal oleh istri Syekh Abdurauf yaitu sekampir ampung buat makan di tempat bersamadi atau berkalawat, setelah bersalam salaman lalu beliau pergi menuju tempat yang ditentukan oleh gurunya itu, keberangkatan Burhanuddin yaitu pada hari senin, ambun masih menyirami bumi, maka dengan kesungguhan hatinya serta tawakal kepada Allah Burhanuddin berangkat untuk mendapatkan sesuatu yang akakn dilimpahkan Tuhan kepadanya, di dalam pengkaluwatannya itu, sudah beberapa lama beliau berjalan maka Kota Singkil sudah jauh tinggal di belakang, kampung yang terakhir di dalam perjalanan sudah di laluinya, kemudian sampailah di tepi hutan rimba yang padat dan luas, sesayup sayup mata memandang, tidak ada jalan yang dapat diturutinya, tidak ada labuh yang dilalui orang, kecuali labuh gajah yang bisa dilaluinya, bagi Burhanuddin sangatlah sulit menampuh hutan yang selebat itu, namun demikian ditetapkan hatinya dan pendiriannya dengan keyakinan yang penuh, jika Tuhan mengkehendaki tak ada yang sukar di muka bumi ini, dilayangkan pandangannya Burhanuddin dari jauh tampaklah gunung Puti Sago menjulang tinggi di angkasa, menonjol di tangah tangah bukit barisan, dan gua batu yang disebutkan gurunya seakan akan sudah terbayang dalam pandangan hatinya, maka Burhanuddin berdoa kepada Tuhan dan membaca beberapa ayat suci Al-Quran, lalu beliau melangkah masuk ke dalam rimba raya yang pekat itu, sebentar baru beliau berjalan tiba tiba beliau terkejut oleh serombongan babi hutan yang lalu didepannya beratus ratus banyaknya dan bunyinya gemuruh memekakkan telinga ditengah rimba bana itu, beliau berhenti dan terpana melihat binatang sebanyak itu, insya Allah satu ekor pun tak ada yang mengganggu, pada hal babi itu tidak beberapa dapa di depannya.
    Namun demikian dia pun berjalan terus masuk lebih jauh ke dalam hutan, juga belaiu tak putus petuanya menyebut nama Allah dan meminta pertolongan dan perlindungan semoga Allah menyelamatkan dia dalam keadaan serba sukar itu, dalam terlena dan kusyuk mengingat Tuhan sekoyong koyong langkahnya terhenti kakinya menyentuh badan seekor ular besar warnanya hijau kemerah merahan maka ular itu bangun dari tidurnya dan menegakkan kepalanya menghadap kepada Burhanuddin, lidahnya pun yang berjupang tiga itu mejulur menakutkan, beliau pun berdoa kepada Tuhan menyerahkan diri sebulat bulatnya, berkat perlindungan Allah Rabbul Jalil, ular itu pun menakurkan kepalanya kembali lalu menyingkir jauh seakan akan dia memberi jalan kepada Burhanuddin.
    Kemudian Burhanuddin mengucapkan syukur kepada Tuhan yang maha kuasa beliau pun berjalan kembali, cahaya di dalam rimba semakin lama semakin suram, matahari yang sedang bersinar dengan tariknya tidak tampak lagi, menengadah ke atas hanyalah dahan kayu yang tampak dengan daunnya yang rapat sekelilingnya penuh pohon pohon kayu besar dan kecil dan jurainya menjulur kian kemari.

  90. Belum beberapa lama beliau meneruskan perjalanan beliau terlambung dari bumi dikejutkan oleh harimau mengaum dengan dahsyatnya, memecah kesunyian hutan belantara sangat mengerikan itu, ketika beliau melihat dari mana datangnya suara itu, rupanya tidak beberapa langkah dari sebelah kirinya sekumpulan harimau sedang bermain main dengan anak anaknya yang masih kecil kecil, tetapi hatinya Burhanuddin tidak bergoncang, keyakinannya tangguh dan kuat, bahwa Tuhan selalu berada di dekatnya, dan percaya akan perlindungan dan kekuasaan aza wajalla, maka binatang itu berhenti mengaum, terpesona melihat Burhanuddin lalu didepannya, kemudian harimau itu merebahkan kepalanya seolah olah mau tidur, maka Burhanuddin mengucapkan syukur kepada Tuhan terlepaslah beliau dari bahaya maut itu, mengenai Burhanuddin meneruskan perjalanan, rupanya tak jauh dari harimau tadi, tidak tentu lagi jalan yang akan ditempuhnya mungkin akan sesat beliau di tengah tengah hutan belantara iru, ke mana lagi kaki akan di langkahkan, maka beliau termenung seketika, di pandangnya kiri dan kanan, kemuka dan kebelakang, sekelilingnya buntu tidak ada terluang untuk lalu, mendoalah beliau kepada Allah sambil mengenang gurunya, yang ditinggalkan di Singkil, dengan takdir Tuhan datanglah seekor gajah putih tungga tidak berkawan lalu dihadapannya, dengan tidak melihat kanan dan kiri menebus hutan padat itu, jejak dan bekas gajah lalu member peluang yang baik bagi Burhanuddin untuk berjalan, dengan tidak pikir panjang lagi beliau mengikuti jalan gajah putih itu, ke mana gajah itu lalu kesana pulalah dia lalu, gajah itu berbelok beliau pun berbelok pula, demikianlah beliau seterusnya.
    Dengan tidak memanjangkan kisah perjalanan Burhanuddin menempuh hutan belantara itu, karena telah bermacam macam kesulitan beliau tempuh menuruni lurah dan mendaki bukit, maka tanpa disadarinya beliau sudah berada di bawah gunung Puti Sago, hari sudah sore matahari sudah menurun jauh di sebelah barat, cahaya sudah mulai suram, cahaya kegelapan sudah tiba, dihadapannya terbentang dan menjulang tinggi gunung batu yang suram, lalu beliau bersyukur kepada Tuhan yang telah memperlihatkan kekuasaannya, karena tidaklah mungkin menurutnya akan sampai disana dalam hari sehari ini, karena gajah putihlah sebagai memimpin dalam perjalanan untuk menentukan arah dan bisa menginjak kaki ke dalam belukar yang rapat itu, sudah tiu gajah putih itu menghilang tidak kelihatan ke mana perginya, beliau belum sempat mengucapkan terima kasihnya kepada binatang yang budiman itu.
    Dengan segera beliau mendekati tebing bukit batu yang curam mengerikan itu, hendak mencari gua mana yang harus dihuninya untuk melaksanakan pengkaluwatan selama empat puluh hari empat puluh malam, sebelum barembang senja beliau menjalani bukit bukit batu itu, kemudian tampaklah oelhnya tanda tanda gua yang sudah dipesankan oleh gurunya yaitu Syekh Abdurauf, tidak beberapa jauh di depannya, beliau melihat seekor burung elang bangkeh terbang dari pintu siwah gua itu, dengan segera di tujunya tempat itu beremulah gua yang di carinya itu, dimuka pintu gua tumbuh sebatang pudding jantan daunnya merah tidak berpacak, tidak beberapa langkah dari situ, ada sebuah mata air yang sangat jernih airnya, disanalah Burhanuddin membakar kemenyan yang diberikan gurunya Syekh Abdurauf, sudah itu beliau member salam takzim kepada penghuni gua itu, dan membaca kalimah Tuhan baru beliau masuk ke dalam, pintu gua itu kecil tetapi di dalamnya lapang sangat, sehingga tidak terhingga luasnya, sangat gelap dan tidak suatu yang tampak, sudah di pandang sehabis pandang dan

  91. tidak ada lagi yang memandang, lalu beliau melangkah tidak tertagun tagun, di dalamnya datar dengan batu bersusun rapi seakan aka nada orang yang menyusun, setelah masuk beberapa langkah kemudian membelok ke kanan di lihatnya lapangan yang sangat luas, sedikit dalam gua itu ada cahaya kesuram suraman, tetapi entah dari mana datangnya cahaya itu, tidak diketahui sedang mengelilingi tempat itu hanyalah batu yang melengkung tinggi, Burhanuddin terus menuju sebuah batu besar yang ada di tengah tengahnya, tidak beberapa jauh dari situ mengalir sebuah air sungai yang kecil dan jernih airnya bunyinya bermacam macam, kadang kadang beriba iba dan kadang kadang bunyi suara anak menangis, kadang kadang gemuruh mendashatkan menegakkan bulu roma, disinilah Burhanuddin berkaluwat atau bersamadi mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wataala untuk selama empat puluh hari penuh, empat puluh hari adalah masa yang tidak sedikit untuk bersunyi diri, berbagai bagailah kejadian yang di alaminya, seribu satu bentu ragam yang ditempohnya sebagai cobaan dari Tuhan, untuk menguji beliau, sampai di mana ketangguhan dan keyakinannya kepada Allah, inilah ujian yang penghabisan bagi Burhanuddin untuk mendapatkan kesimpulan yang kokoh dan keyakinan yang padat, tiada retak dan sumbing, bahwa Tuhan itu berkuasa di atas semua makhluk, disinilah beliau menunjukkan ketangguhan imannya, bahwa jasmani atau tubuh kasar itu tidaklah ada artinya, jika tubuh halus sudah berdiri, dan akhirnya tidak ada satu pun di antara segala galanya dalam alam ini yang akan member bekas, jika tubuh batin berdiri dalam hakikat yang sabana bana berdiri, begitu hubungan batin antara manusia denag Tuhan, sudah tiada berantara lagi, tiada Tuhan selain Allah, tidak dapat sesuati kalau tidak dikehendakinya, bahwa tiada siapa pun juga di alam ini mencegah dan melarang jika Allah hendak memberikan, begitu pula sebaliknya bahwa tiada sesiapa pun juga di alam ini dapat memberi dan menghacurkan atau membinasakan jika Allah mencegah dan melarang, hanya ketangguhan hati dan keyakinannya yang penuh itulah yang diperlihatkan Burhanuddin, dalam pengkaluwatannya demikianlah masa empat puluh hari empat puluh malam telah di laluinya dengan sempurna, maka dia pun meninggalkan gua batu itu yang bersejarah bagi Burhanuddin dan dia pun kembali menuju ke Singkil, pulang menemui gurunya Syekh Abdurauf, setelah sampai di Singkil atau di rumah gurunya lalu dia bersalaman dengan gurunya, kemudian beliau mengabarkan suka dan dukanya mulai dari berangkat walaupun dalam keadaan dalam perjalanan menuju gua yang tempatnya berkaluwat itu, atas kembalinya beliau dengan selamat, maka gurunya berpagut pagut dengan Burhanuddin dengan penuh kasih mesra juga beliau mengabarkan segala kejadian dalam melaksanakan pengkaluwatan selama empat puluh hari empat puluh malam di gua di hulu Aceh di bawah gunung Puti Sago tidak pernah ditempoh oleh manusia biasa.
    Pada malamnya dihimpunkan oleh Syekh Abdurauf sekalian murid muridnya dan alim ulama yang ada di Singkil untuk menghadiri suatu upacara dan doa di atas keselamatan Burhanuddin melaksanakan pengkaluwatannya, namun semalam itu semuanya sembahyang berjamaah bersyaf syaf dan zikir sampai Subuh.
    Pada waktu itu keempat temannya Burhanuddin seperjalanan dulu telah lama pulang kembali ke MInang Kabau ke kampung mereka masing masing, tidaklah mereka mengetahui kejadian yang telah di alami oleh Burhanuddin, menurut keterangan orang Bayang Tarusan

  92. pengajian atau pelajarannya hingga nahu, dia pun pulang ke kampungnya, orang Kubung Tigo Baleh pengajiannya hingga Syaraf dia sudah pulang, orang Padang Ganting dan oran Batu Hampa hanya hingga bisa membaca Al-Quran dia pun pulang pula ke kampung, tidak ada yang sampai kepada pengajian Tharikat dan pengajian ilmu batin, hanya yang tinggal Burhanuddin lah yang sampai pengajiannya kepada ilmu batin, beliau adalah ahli kitab dan ahli pengajian batin, maka pada malam Syekh Abdurauf mangadakan upacara inilah beliau di beri gelaran Syek, yaitu maka bergelar Syekh Burhanuddin.
    KEMBALI KE MINANG KABAU
    Hari baganti hari minggu beralih bulan, dan tahun telah berbilang tahun, masa dua puluh satu tahun telah sampai bagi Syekh Burhanuddin, beliu mulai belajat tahun 1043 Hijrah atau tahun 1614 Masehi, sampai saat beliau belajar di tanah Aceh tahun 1064 Hijrah atau 1635 Masehi, cukup sudah ilmu pengetahuannya dan sempurna pulalah ajaran gurunya kepadanya, hakikat sudah sampai kepada makripat, pengajian tarikat yang di ajarkan gurunya kepada beliau sudah disalinnya secukupnya.
    Malam itu duduklah dua orang Syekh didalam mihrab Mesjid Singkil, Syekh Abdurauf sebagai guru dan Syekh Burhanuddin sebagai murid, keduanya tekun dan berbatin batin, sang guru memberikan keputusan ilmu dan murid kidmad menerimanya, sunyi dalam mihrab tak ada manusia lain pun yang turut serta mempersaksikannya, malam itu malam penghabisan bagi Syekh Burhanuddin berada dihadapan gurunya, besok pagi Mesjid Singkil akan ditinggalkan, guru yang amat dicintainya dan dikasihinya akan tinggal pula untuk selama waktu yang tidak tertentu, entah tidak akan bertemu lagi, hancur luluh rasa hati dan ramuk rasa jiwa memikirkan saat perpisahan dengan gurunya, sang guru pun demikian juga kasih sayang sudah melekat kepada Syekh Burhanuddin, tapi perpisahan juga segera datang, namun demikian dengan suara Syekh Abdurauf berkata, wahai muridku Syekh Burhanuddin yang telah jadi anak, malam ini genaplah dua puluh satu tahun lamanya angkau belajar di sini, ketabahan dan kesungguhan hatimu menuntut ilmu tiada teranya, hatimu terang pikiranmu cemerlang dan tajam, suka duka selama dua puluh satu tahun sudah angkau lalui dengan sepenuh hatimu, semuanya sudah angkau tutup dengan pengkaluwatanmu selama empat puluh hari empat puluh malam, yang baru saja angkau tunaikan, berbahagialah angkau Burhanuddin dengan rahmat dan karunia Tuhan Aza Wajalla semoga angkau beruntung dari dunia dan akhirat, pada malam ini dapatlah aku mengatakan, bahwa ilmu angkau sudah cukup menurut kadar Tuhan, dan tak ada lagi ilmu pengetahuan yang dapat aku ajarkan padamu, semuanya sudah angkau salin, semua ilmu yang ada padaku sudah aku limpahkan kepadamu, kata kataku ini percayalah padaku, maka dari itu sebgaimana telah berulang ulang aku sebutkan, sudah sampailah masanya angkau pulang ke nagarimu yaitu Minang Kabau, melihat kembali tanah tumpah darahmu serta menemui ibu bapakmu dan keluarga yang telah sekian lama angkau tinggalkan, tapi yang lebih utama ialah mengislamkan orang di sana, sampai sekarang masih beragama Buddha, inilah tugas berat yang mulia, yang harus angkau tunaikan, untuk itu janganlah membuang masa seterusnya, sampai akhir masa hayatmu.

  93. Oleh karena itu maka menjawablah Syekh Burhanuddin, tuan guruku yang mulia tidak dapatlah aku rasanya mengeluarkan kata, bagaimana beratnya hati hendak berpisah dan tidaklah pandai aku menyusun kalimat buat menyatakan terima kasih hamba yang sangat besar, segalanya itu hamba pulangkan kepada Allah, karena Tuhan mengetahui isi hati manusia, setitik yang dituangkan kepada hamba ini, hamba jadikan laut, segumpal bapak berikan hamba jadikan gunung, kalau begitu kata bapak tidaklah kuasa hamba membantah lagi, hamba turut sekarang dengan seikhlas hati hamba, orang nagari hamba sangat jahat jahat, mereka sekarang masih beragama Buddha, dan setengahnya tidak beragama, tidak ada perbedaan antara halal dengan haram, permusuhan dan pembunuhan mudah terjadi, mereka sangat kuasa memegang adat yang telah lama mereka pusakai turun temurun, agaknya tidak mudah mengislamkan orang sedemikian itu, walaupun demikian tugas mulia ini akan hamba laksanakan sesungguh hati dan segala daya upaya hamba, bilakah keberangkatan hamba yang baik pulang maklum kepada bapak, mendengar jawaban Syekh Burhanuddin senanglah hati Syekh Abdurauf, dia berkata syukur Alhamdulillah hatimu telah terbuka dan aku mendoakan kehadrat Allah Subhanu Wataala semoga cahaya hatimu itu menyinari seluruh alam Minang Kabau, kini ku lepaskanlah utangku kepadamu, adapun guruku di Madinah dulu ada empat orang yaitu Syekh Abdukasasi, Syekh Abdulkadir Jailani, Syekh Ruzali dan Syekh Laumawi, tatkala aku berangkat ke Pulau Paco ini, beliau memberi amanah yang harus aku sampaikan kepada angkau, sesungguhnya nama Burhanuddin yang angkau pakai sekarang adalah nama pemberian guruku itu, selain dari itu beliau mengirimkan sepasang pakaian jubah dan kupiah kepadamu, terimalah ini daripadaku, supaya sempurna amanat yang aku bawa dari Madinah, nama itu adalah kemuliaan angkau dan pakaian itu yaitu sepasang jubah serta kupiah adalah kebesaran angkau, karena dadamu sudah penuh dengan ilmu, mengenai hal keadaa aku kini sudah tua kudrat sudah mulai berkurang, seluruh anggota sudah melemah, juga sudah selalu sakit sakitan, maka dari itu marilah kita berhakiki, bahwa segala ilmu yang aku tuntut di Madinah mulai dari malam ini aku jatuhkan kepada hakikat angkau dan aku tidaklah akan mengajar lagi, dan sepasang pakaian ini adalah kias bahwa telah ku berikan keputusan ilmu kepada angkau, bersyukurlah kepada Tuhan bahwa hari akhir itulah hari kita yang abadi.
    Demikianlah isi pembicaraan Syekh Abdurauf kepada Syekh Burhanuddin, lalu mereka sudahi mengerjakan sembahyang sampai Subuh, kemudian beliau memberikan dua buah kitab Topah dan sekalian kitab kitab yang dibawanya dari Madinah kepada Syekh Burhanuddin.
    Hari ini hari Senayan, adalah hari keberangkatannya meninggalkan Singkil, Mesjid Singkil yang sudah dua puluh satu tahun beliau tepati, akan tinggal buat selama lamanya, perpisahan dengan Syekh Abdurauf yang sangat dicintainya itulah yang sangat menghibakan hati dan jiwanya, sekalian barang dan perbekalan di jalan yang perlu sudah disiapkan, Topah dan kitab sudah di kamasi, perahu yang akan ditompanginya sudah tersedia di tepi pantai, selain dari itu Syekh Abdurauf mencarikan Sembilan orang yang akan menghantarnya dan mengawalnya selama di dalam laut, kesembilan orang itu gagah berani dan kepala rombongan bergelar Tuanku Basarung, beliau berpesan kepada Tuanku Basarung, supaya menghantar Syekh Burhanuddin sampai tiba di kampung halamannya, harap dijaga keselamatannya selama belayar dalam laut.
    Tak dapat dikatakan betapa sedihnya dan pilu hati Syekh Burhanuddin akan berangkat hari itu, dua puluh satu tahun beliau hidup dalam bimbingan Syekh Abdurauf, di mana guru di situ pulalah dia, kemana guru pergi ke situlah dia berjalan, sesaat tak pernah ditinggalkan, sakit dihunikan, hendak mandi di ambilkan air, hendak makan dimasakkan nasi, demikianlah cinta kasih kepada gurunya, tidak pernah membantah, juga tidak pernah mengecilkan hati gurunnya, begitu pula Syekh Abdurauf kepadanya kalau ada sama di makan, tak ada sama di carikan, tidak pernah di caci maki hati sama dipertenggangkan dalam tempo sekian lama, terjalinlah hubungan batin yang erat antara murid dengan guru, amat beratlah keduanya menghadapi perpisahan ini, tapi Tuhan berbuat sekehendaknya ditakdirkannya datang sesaat tidak dapat ditangguhkan, tak ada yang kekal abadi di dunia ini, berkumpul dan berpisah sudah adat hidup dan juga sudah jadi aturan Tuhan, Syekh Abdurauf dan Syekh Burhanuddin harus menghadapi dengan sabar dan tawakal, namun demikian bercucuran air mata keduanya, ketika berjabat tangan beliau maka di ciumnya tangan gurunya itu, kemudian lalu diantarnya Syekh Burhanuddin bersama sama dengan istri dan anaknya, juga tidak ketinggalan semua alim ulama dan murid murid beliau cukup semuanya, perahu yang akan ditumpangi Syekh Burhanuddin, sudah tersedia, orang yang Sembilan di bawah pimpinan Tuanku Basarung, lalu perahu itu belayar meninggalkan pantai Singkil, tinggallah Tanah Aceh dan guru yang dicintainya, tinggallah buat selama lamanya.
    Pada waktu itu hubungan antara Aceh dengan Minang Kabau sudah terputus, beberapa tahun sebelumnya telah terjadi perubahan besar di daerah yang ditaklukkan Kerajaan Aceh, pemerintahan Iskandar Muda membawa Kerajaan Aceh kemuncak kegemilangan, pada tahun 1061 Hijrah atau tahun 1632 Masehi berakhirlah kejayaan Kerajaan Aceh, karena yang memerintah digantikan oleh Raja Perempuan yang melemah kekuasaannya, mulai dari itulah turun kebesaran Aceh, seluruh daerah daerah yang ditaklukkannya selama ini ingin melepaskan diri dari kekuasaan Aceh, termasuk Minang Kabau, orang Aceh yang ada di persisir Minang Kabau diusir kembali ke nagarinya, maka anak nagari bahagian pesisir Minang Kabau tidak mengaku lagi di bawah takluk Kerajaan Aceh.

  94. Sudah tentu kejadian itu dapat berubah sesudah terjadi peperangan atau perkelahian, beberapa lama kemudian terjadi beberapa kali peperangan khabarnya ada tiga klai peperangan berkobar di sepanjang pantai Tiku Pariaman, banyak orang gagah berani yang mati, baik di pihak Aceh walaupun di pihak Minang Kabau, di antara seorang pahlawan Minang yang gugur di dalam peperangan ialah Panglima Sisangko, kemenakan Panglimo Kacang Hitam, yang berkubur di Pulau Anso Duo, walaupun peperangan itu tidak ada lagi pada waktu Syekh Burhanuddin pulang, namun orang Minang Kabau di daerah rantau mudiak selalu cemburu kepada orang datang dari Aceh, hingga mereka setiap saat harus waspada mempertahankan daerahnya dari serangan musuh.
    Sudah berapa hari lamanya Syekh Burhanuddin mengharungi lautan Hindia beliau selamat sampai di Pulau Anso Duo di depan Pariaman, tidak beberapa jauh dari pantai Ulakan, disinilah beliau berhenti atau beristirahat sambil meninjau keadaan di darat, setelah lepas lelahnya di Pulau Anso Duo, beliau bersama sama denga pengawalnya yang Sembilan orang itu mulai mendekati pantai Ulakan, anak nagari Ulakan yang masih berjaga jaga di atas kemungkinan kedatangan orang Aceh, ketika melihat perahu Syekh Burhanuddin yang rupanya bentuk perahu orang Aceh, maka mereka pun berkumpul di tepi pantai cukup dengan alat senjatanya, mereka menanti serangan yang akan datang, oleh karena agak salah dan lain tampaknya maka berkata Syekh Burhanuddin tak usahlah kita mendarat dulu lebih baik kita ke Pulau Anso dulu, menunggu saat dan waktu yang aman, tetapi Tuaku Basarung berpendapat lain pula dan berkata, sungguh pun orang banyak menunggu di pantai baiklah aku turun juga ke darat mengabarkan bahwa kita bukan bermaksud berperang, kedatangan kita adalah berbuat baik, dan beramah tamah satu sama lain dan mengantarkan orang kampung sini atau menghantar sanak kemenakan orang sini yang sudah lama merantau di Aceh, menuntut ilmu pengetahuan, baru saja habis pembicaraan dia pun turun berkayuh ketapi seorang diri, maksud hati si Basarung sangatlah murninya nehdak beramah tamah atau hendak berkenalan dan bersahabat, namun begitu orang yang menantikannya berpikir di dalam tugas kewaspadaan mereka, baru saja Tuanku Basarung sampai di tepi telah di sambut dengan pukulan dan serangan dari orang banyak perkelahian terjadilah, walaupun Tuanku Basarubg seorang tetapi dia telah memperlihatkan keberaniannya yang gagah luar biasa, dia telah melakukan tugas yang diberikan Syekh Abdurauf dengan baik dan berani dengan kebenaran.
    Melihat kejadian itu Syekh Burhanuddin pun kembali ke Pulau Anso Duo bersama dengan pengawal yang delapan orang yang tinggal, setelah sampai di Pulau Anso Syekh Burhanuddin agak menaruh curiga atas keselamatan pengawal yang delapan, maka Syekh Burhanuddin menyuruh pengawal yang delapan orang yang tinggal itu kembali atau pulang ke Aceh, beliau mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada mereka yang telah bersusah payah menghantarkannya dan menemani selama dalam pelayaran kemudian beliau minta di sampaikan kepada gurunya yang tercinta Syekh Abdurauf bahwa dia telah selamat sampai di kampung halaman, dan tentangan Tuanku Basarung janganlah disusahkan ssebab beliaulah yang akan menyelamatkan jenazahnya dengan sempurna.
    Ringkas khabarnya berangkatlah pengawal yang delapan orang itu pulang kembali ke Tanah Aceh, dengan meninggalkan teman mereka Tuanku Basarung yang telah melakukan tugas murni untuk kepentingan Syekh Burhanuddin demi amanat Syekh Abdurauf, tinggallah Syekh Burhanuddin seorang diri di Pulau Anso sambil berdoa kepada Tuhan mohon rahmat dan karunia Allah, maka dari itulah teringat oleh beliau temannya yang akrab dulu bernama Majolelo atau Idris yang agaknya masih berada di Sintuk atau di Ulakan. Dengan perantara orang penangkap ikan dikirimnya sepucuk surat mengabarkan bahwa belaiu sudah berada di Pulau Anso dan telah datang kemaren mendekati pantai Ulakan bukanlah orang Aceh hendak menyerang, tetapi dia ada pengiring pengiringnya yang hendak kembali ke kampung halaman, setelah Majolelo menerima surat itu dikumpulkannyalah orang yang patut patut di nagari Ulakan untuk memberitahukan bahwa yang datang itu adalah temannya sendiri di Sintuk dulu, dan bukanlah orang Aceh sebagaimana yang disangkakan, besok paginya dengan diiringi anak nagari Ulakan berangkatlah Idris Majolelo menjemput Syekh Burhanuddin, dari Ulakan berjalan kaki ke Karanaur Pariaman sebab Pulau Anso dekat dari situ, ada pun yang pergi bersama Majolelo adalah orang yang gagah berani yang suka bergaduh, tatkala Majolelo sudah

  95. sampai di Karanaur, dengan berkat kudrat Allah, dia telah melihat Syekh Burhanuddin sudah berada di pantai hendak menuju kepadanya pula, orang banyak baru melihat wajahnya Syekh Burhanuddin menjadi tunduk sama sekali tidak ada yang berani menentang mata beliau niat mereka tadinya hendak mengganggu dan mencoba Syekh Burhanuddin hilang lenyap semuanya,Idris Majolelo berjabat tangan dengan mesranya, sesudah bersalam salaman Majolelo menyuruh beberapa orang ke Pulau Anso menjemput barang barang Syekh Burhanuddin yang masih tinggal di sana, tidak beberapa lama kemudian kembalilah orang yang menjemput barang Syekh Burhanuddin yang tertinggal di pulau itu, maka Syekh Burhanuddin berangkat bersama Majolelo dan orang banyak mengiring di belakang, selama dalam perjalanan banyaklah pembicaraan keduanya tentang kisah beliau selama tinggal di Aceh, juga Syekh Burhanuddin menanyakan tentang keadaan orang di kampung selama beliau tinggalkan, tak lama kemudian mereka sampailah di Ulakan pada suatu tempat yaitu di Padang Langgondi.
    Maksud Majolelo semuanya hendak membawa langsung ke Tanjung Medan oleh karena permintaan beliau besok saja kita ke Tanjong Medan, namun malam itu beliau bermalam di Padang Langgondi itu, bersama sama beliau tidur di sana, pada waktu tengah malam terbangun salah seorang dari antara mereka, ketika dia melihat sekelilingnya sangatlah heran dan takjub karena batang kayu tadi siangnya tegak lurus, tetapi mala hari telah condong ke arah tempat mereka tidur bersama sama, dibangunkan kawan kawan yang lain supaya turut menyaksikan keadaan waktu itu, barulah mereka kagum dan timbul perasaan takut dan segan serta hormat sebab beliau bukanlah sembarangan orang tetapi adalah orang batuah dan keramat.
    Besok paginya Syekh Burhanuddin membawa Majolelo menanam ranting pinago biru yang di bawanya dari tempat pengkaluwatannya dulu di Aceh, maka diwaktu itulah beliau beramanatan bahwa jika aku berpulang kerahmatullah nanti dekat pinago biru ini makamkan, aku setelah selesai menanam pinago biru barulah beliau pergi bersama sama dengan Majolelo ke Tanjung Medan.
    Akan hal Majolelo mempunyai sebingkah tanah disinilah satu satunya tempat yang aman bagi Syekh Burhanuddin saat permulaannya datang dari Aceh.
    Pada keesokan harinya disuruhlah salah seorang pergi ke Sintuk mengabarkan kepada ayah dan ibunya serta keluarganya, bahwa si Pono sudah kembali dari Aceh, mudah mudahan dalam keadaan sihat walafiat saja, dan telah sampai di kampung, mengenai ayah dan ibunya sangat rindu, baru mendengar ananknya sudah pulang maka segeralah mereka ke Ulakan atau ke Tanjung Medan, adik dan kemenakannya pun ikut juga bersama sama ke Tanjung Medan, di Tanjung Medan inilah atau di rumah Majolelo beliau bertemu dengan ayah dan ibunya serta keluarga semua, karena sudah dua puluh satu tahun tisdak bertemu atau berpisah tidak mendapat khabar dan beritanya.
    Pada saat itu mulailah pecah berita di Ulakan Panjang, sampai ke Gadua Pakandangan, sampai ke Sicincin ka Kapalo Hilalang, sampai ke Guguk Kayu Tanam, dan tarus ke Pariangan Padang Panjang, dan akhirnya sampai ke Basa Ampek Balai, banyaklah berita simpang siur tentang kebesaran beliau yang telah menjadi perbicaraan orang banyak sumber mula mula yaitu dari Padang Ganting, orang Bayang Tarusan, orang Batu Hampa, dan orang Kubung Tigo Baleh, yang pernah sama belajar dengan beliau dulunya di Singkil, khabar yang bersimpang siur itu tambah bertambah, ada orang yang mengatakan beliau pulang dari Aceh itu berlayar dengan lapik pandak, ada pula yang mengatakan tidak diketahui, hanya berada saja di Padang Langgondi, atau di Ulakan, artinya dengan apa dia tiba, tidak diketahui orang kedatangannya ada pula khabar yang paling hebat, dia datang dengan Burak terbang dari Aceh, dilepas oleh gurunya Syekh Abdurauf, benar atau tidaknya telah menambah banyak berita juga telah menambah kebesaran beliau, berita berita inilah yang mempengaruhi masyarakat Minang Kabau, lebih lebih cara dia menyiarkan Agama Islam ditengah tengah masyarakat, orang banyak sangat mengagumkan, maka pandangan orang beliau adalah seorang orang kiramat dan batuah, kepercayaan seperti ini sangat besar pengaruhnya ke dalam jiwa masyarakat Minang Kabau karena mereka sangat kuat mempercayai yang ghaib.

  96. Namun demikian orang orang yang mempunyai kedudukan dalam pemerintahan dalam nagari, Ninik Mamak pemimpin adat, pemeluk Agama Buddha dan Hindu tidak lama dapat dipengaruhi oleh khabar simpang siur itu, maka dengan kedatangan Syekh Burhanuddin dari Tanah Aceh sudah tentu membawa agama baru menurut pandangan mereka suatu bahaya pada kedudukannya, karena takutnya akan kembali adanya pengaruh Aceh, serta agama baru itu dianggapnya akan merusak adat dalam nagari.
    Dalam ka nagarian Ulakan, bagi orang yang panatik kepada Agama Buddha tidaklah merasa kagum kepada Syekh Burhanuddin, dan kebesaran yang dikhabarkan orang orang tu di ejekkannya dan dicemohkannya saja.
    Beberapa hari Syekh Burhanuddin melepaskan lelah dan panat badan di rumah Majolelo, sementara itu Majolelo sudah mengadakan hubungan dengan teman temannya yang baik karena akan memulai usaha mengembang Agama Islam terlebih dahulu harus ada sahabat sahabat utama dalam nagari, sebagai permulaan langkah pertama, beliau berdakwah ialah lingkungan keluarga sandiri dan sanak keluarga Majolelo, ibu dan ayahnya karena sudah tua maka segera diislamkannya, diajarkan mendirikan sembahyang, beliau memberikan keterangan yang nyata, bahwa Agama Islam suatu agama yang terbaik seluruh dunia, sekalian rakyat Aceh sudah memeluk Agama Islam.
    Siang malam Syekh Burhanuddin bekerja keras mengajarkan agama, dalam tempoh tidak begitu lama semua keluarga dan family Majolelo sudah dapat diislamkannya serta orang orang sekitarnya, mereka telah bisa mendirikan sembahyang, dan mereka sudah mulai bisa membaca kitab suci Al-Quran, kemudian dari itu, maka mereka bermusyawarah, untuk mendirikan sebuah tempat yang khusus untuk tempat belajar dan mengajar pengajian, dengan mengadakan bergotong royong maka berdirilah sebuah surau yang cukup besarnya disinilah beliau bertempat, maka bernama surau Gadang Tanjung Medan, dan dari sanalah dipancarkan cahaya Islam sebelum menyebar ke pelosok pelosok seluruh Minang Kabau, setelah surau berdiri maka dimulailah mennyebarkan agama dalam kanagarian Ulakan, pertama sekali bagi anak anak yang datang bermain ke surau itu, waktu anak anak itu bermain peduk dan main kelereng diperhatikan beliau, sangatlah payah anak anak itu menghadang, lalu di hampiri oleh beliau anak anak itu, maka berkata beliau, kalau kamu mau supaya kenak, cobalah kamu baca Bismillahirrahmanirrahim, maka diikuti oleh anak anak itu setiap dihadang maka kenalah, sesudah itu beliau berkata kalau sudah kena yang dihadang itu maka ucapkanlah Alhamdulillahirrabil a`lamin dan diikuti pulalah oleh anak anak itu.
    Kemudian dari itu maka secara beransur ansur dari hari ke hari, beliau mengumpulkan anak anak itu pada waktu tertentu di ajarkannya anak anak itu berkelakuan baik, dan diterangkan tentang makanan yang haram dan halal, akhirnya mereseplah di dalam jiwa anak anak itu, selain dari anak anak juga orang dewasa pun ditarik pula untuk datang ke surau, seorang demi seorang makin lama semakin banyaklah orang belajar Agama Islam ke surau tersebut, karena bertambah banyaknya orang datang belajar Agama Islam, maka keadaan dalam nagari Ulakan semakin heboh sudah menjadi pembicaraan sehari hari bagi masyarakat Ulakan, bahwa ada orang datang dari Aceh hendak meruntuh agama mereka dan merusak adat lama pusaka usang, maka kaum adat dan orang orang terkemuka dalam nagari Ulakan yang taguh memegang agama lama sangatlah marahnya, bahwa Syekh Burhanuddin itu adalah utusan Sultan Aceh yang bermaksud hendak memasukkan kembali pengaruhnya di alam Minang Kabau, dan mereka menganggap agama baru itu adalah bohong sama sekali, mereka akan bermaksud hendak menghalangi perkembangan dan kemajuan Agama Islam, oleh karena ketidak senangnya orang terkemuka itu, maka mereka memberi peringatan kepada orang tua anak anak itu, supaya melarang anak anaknya belajar agama baru itu, dan orang dewasa yang sudah mulai belajar Agama Islam dancam, bagi Majolelo sendiri tak luput dari ancaman, makin lama semkain banyak rintangan, maka bagi anak anak mengaji dan orang dewasa yang belajar tidak aman lagi, bagi Syekh Burhanuddin sendiri tidak luput dari gangguan itu, beliau digembak gemburkan sebagai pengacau susunan masyarakat Minang Kabau dan Majolelo sebagai pelopornya.
    Waktu itu situasi semakin karuh dan suasana semakin tegang, jiwa Majolelo dan Syekh Burhanuddin semakin terancam, akhirnya beliau bermupakat dengan Majolelo hendak keluar dari Tanjung Medan ke tempat yang aman, pada suatu malam yang tenang duduklah Syekh Burhanuddin dan Majolelo membicarakan permasalahan tersebut, maka beliau berpendapat bahwa perjuangan menegakkan Agama Islam ini haruslah dengan jalan beransur ansur sedikit demi sedikit, karena masyarakatnya sebagaimana sesuai dengan pepatah minang, lunak tak dapat di sudu, kok kareh tak dapat di takik, jika dengan bersikareh memasukinya tidak akan berhasil, malahan permusuhan yang akan banyak, sedang kedudukan waktu itu masih lemah, begitu pun jika dijalankan dengan lunak perjuangan agama Allah itu memakan waktu yang sangat lama, karena watak orangnya sesuai dengan peribahasanya, antara dua tangah tiga, kalau manis jangan langsung di lulua, kalau pahit jangan di luahkan dulu, bawa berpikir dulu antah berudang dibalik batu, oleh sebab itu beliau berpendapat bahwa Agama Islam itu harus lalu menyelinap kedua bentuk itu, pepatah itu harus di balikkan, kareh di takik jika lunak di sudu, bagaimana menakik nan kareh adalah dengan jalannya, jalan nan kareh adalah adat, adat adalah dipegang oleh raja, atau Ninik Mamak Penghulu Suku, mereka inilah yang perlu ditaklukkan, atau di takik lebih dulu, memasuki rumah dari pintunya, memasuki seseorang

  97. harus dari lubok hatinya, serta menggugah jiwanya, kaum adat dimasuki adatnya, raja dikunjungi dengan kebesarannya, pepatah minang mengatakan, biar kaning berluluk asal lai tanduk makan.
    Adapun nan lunak dapek disudu, ialah rakyat banyak di alam ini yang keras pada mereka adalah wataknya, ternyata tidak dapat disudu atau ditipu mereka adalah jiwanya mudah terpengaruh oleh suatu yang baru lekas penatik, jadi jika kaum raja dan kaum adat mereka telah dapat ditaklukkan masuk Agama Islam maka rakyatnya yang banyak itu akan lunak sendirinya, perjuangan ini dapat lekas mempengaruhi masyarakat serta Agama Buddha yang masih dianutnya dalam waktu yang tidak lama dapat didesak jauh jauh, akhirnya Syekh Burhanuddin menyuruh Majolelo mendatangi orang nan sabaleh dalam nagari Ulakan, yaitu orang tuo nan berampek, penghulu nan baranam, dan raja di Tanjung Medan, nan manjinjing tampuk, nan mahitam mamutiahkan nagari Ulakan, orang nan sabaleh ini harus ditaklukkan lebih dahulu, begitulah hasil perbincangan Syekh Burhanuddin dengan Majolelo setelah mempertimbangkan burok dengan baik mencari akal dengan mudi, didapatlah tata dengan caranya.
    Keesokan harinya Syekh Burhanuddin dengan Majolelo pergi menemui Raja Ulakan yang bergelar Mangkuto Alam, elok kato basumanih, dituruik adat dengan alua, mangko mangadu menghamparkan sayap kepada Mangkuto Alam kayu gadang tampek balindung, untuk menceritakan apa yang sedang diperjuangkan Syekh Burhanuddin, oleh karena pandainya Majolelo berbicara, terpahamlah oleh Mangkuto Alam segala perkataan itu, maka kemudian diadakan mupakat dengan orang nan sabaleh dalam nagari Ulakan, dengan Syekh Burhanuddin dan Majolelo dalam musyawarah itu maka beliau menerangkan panjang lebar tentang Agama Islam dan menguraikan tentangan adat lama pusaka usang, yang pertama sekali ditekankan ialah bahwa agama baru itu tidaklah merusak adat dan tidak menghancurkan masyarakat sebagaimana yang telah dihebohkan orang sekarang, malahan untuk memperkuat adat dan memperkokoh masyarakat dalam nagari, berkat kekuasaan Allah Subhanahu Wataala, akhirnya didapatlah kata sepakat atau keputusan untuk datang atau pergi ke Pariangan Padang Panjang, terus ke Sungai Tarap, dan menemui basa Ampek Balai dan langsung menghadap Daulat yang dipertuan Rajo Paga Ruyung, sebab langsung ke Paga Ruyung, kalau orang nan sabaleh di Ulakan saja, tentu ibarat air kalau di bawah saja jernihnya, di atas masih karuh tak ada artinya, itulah maka menghadap yang dipertuan di Paga Ruyung beserta basa Ampek Balai.
    Pada hari baik katiko elok, maka berangkatlah Syekh Burhanuddin dengan Majolelo beserta orang nan sabaleh nagari Ulakan, dan hulubalang Raja Ulakan, dengan tidak memanjangkan kisah ini mendapatlah Syekh Burhanuddin ke Sungai Tarap kepada Datuk Bandaharo, disni segala peretongan dibicarakan sesudah Mangkuto Alam menyampaikan niat dan maksud kedatangan mereka itu, maka berkumpullah Basa Ampek Balai dan kaum adat yang terkemuka, disinilah perjuangan beliau sangat berat, beliau bukan menaklukkan tubuh kasar melainkan jiwa dan rohani dan akal pikiran oranglah yang dikuasainya, habis hari baganti hari, siang berjawat dengan malam, Kerapatan Adat Minang Kabau telah menyoal dan membanding serta mendakwa semua yang telah dibicarakan oleh Syekh Burhanuddin kepada sidang Kerapatan Adat Minang Kabau serta yang dipertuan Daulat PagaRuyung.
    Agama Islam harus dikupas menurut pandangan adat, ditilik mengikut hukum adat, untuk mencari sampai dimana dan bagaimanakah adanya persesuaian antara adat dan agama Islam, berkat rahmat dan kurnia Allah yang dilimpahkan kepada Syekh Burhanuddin, juga kepada orang nan sabaleh nagari Ulakan dan kepala Basa Ampek Balai, serta seluruh masyarakat Minang Kabau, maka dapatlah suatu kesimpulan yang paling berharga dalam sejarah Minang Kabau, yang telah menambah kokohnya adat lama pusako usang, persetujuan yang terjalin dan dinyatakan dalam kata kata adat, yaitu adat basandi syarak, syarak basandi kitab Bullah, tidak lapuak kanai hujan, dan tidak lakang kanai paneh, keputusan ini disampaikan kepada Daulat yang dipertuan di Paga Ruyung kepada Syekh Burhanuddin diberikan kebebasan untuk mengembangkan agama Islam itu seluruh alam Minang Kabau, di dalam Lareh nan duo, Luhak nan tigo, dari ikua darek kapalo rantau sampai kariak nan badabua, pertama sekali di tempat dia sendiri yaitu di nagari Ulakan, tidak boleh dianianya harus dilindungi oleh adat lama pusako usang, dan selanjutnya diserahkan kepada manusianya masing masing akan menerima ajaran ajaran paham atau tidaknya mau atau tidak adalah tergantung pada mereka, karena itu adalah hak azazi dan kemerdekaan bagi tiap tiap orang di alam Minang Kabau yang demokratis.
    Peristiwa bersejarah ini telah memberikan kesan yang sangat baik dan beruntung bagi rakyat Minang Kabau dari saat itulah ada perkataan dan pepatah petitih ada mengatakan, adat menurun dan syarak mendaki, adat turun dari darek dan syarak mendaki dari rantau ke darek, atau dari Ulakan ke darek, setelah selesai rapat itu, maka turunlah kembali orang nan sabaleh nagari Ulakan, sedangkan Syakh Burhanuddin dan Majolelo tinggal untuk beberapa hari di darek atau di Pariangan Padang Panjang sambil menemui sanak keluarganya dan meng Islam kan orang di sana, atau penduduk nagari tersebut, setelah beberapa minggu beliau kembali ke Ulakan.

  98. Peristiwa di Sungai Tarab dan pertemuan di Bukit Marapalam, dan menghadap yang dipertuan di Paga Ruyung telah tersebar beritanya dimana mana di seluruh pelosok alam Minang Kabau, agama baru yang lebih terbaik dari agama lainnya, sekarang adat telah bertemu dengan syarak, maka itulah yang dinamakan, adat yan kawi,artinya adat yang kuat.
    Syariat Islam yang dibawa Syekh Burhanuddin telah bercahaya menerangi nagari dan kampung di alam Minang Kabau, yaitu di Lareh nan duo dan menyelusuri Rantau nan duo, yaitu Rantau Mudiak dan Rantau Hilia, maka banyaklah orang yang ingin menuntut ilmu Agama Islam, dari pelosok pelosok nagari mana pun orang berdatangan ke Ulakan mempelajari ilmu Agama Islam tersebut, maka nama nagari Ulakan sangat harum tersemat di hati orang, maka akhirnya pendatang tidak termuat lagi di surau Tanjung Medan itu, untuk menampung murid murid beliau belajar maka didirakan surau yang baru sekeliling surau asal itu, maka sekeliling surau itu banyak surau didirikan demi tertampungnya murid murid baru yang datang dari pelosok nagari, mengenai lama murid murid itu belajar, ada yang lima tahun dan ada yang tujuh tahun ada pula yang sampai sepuluh tahun, menurut keterangan yang pertama belajar yang datang dari luar nagari Ulakan ialah Ibrahim orang Tiku, beliau bulak balik saja ke Ulakan dan akhirnya beliau berpulang di Ulakan, beliau kemanakan Datuk Bungsu Nagari Tiku yang bersuku Koto, mana yang telah sempurna beliau menuntut ilmu maka pulang juga kekampungnya, dan murid baru berdatangan juga begitulah dari tahun ke tahun bertambah terus banyaknya ulama ulama untuk memajukan Agama Islam di Minang Kabau ini.
    Kejadian dan peristiwa ini adalah menjadi kenyataan di dalam sejarah pengembangan Agama Islam di Minang Kabau khususnya, di Indonesia pada umumnya, bahwa nagari Ulakan telah mengambil bahgian penting pada awal jaman Syekh Burhanuddin sampai sekarang, dari mana agama itu telah menebus kampung kampung dan nagari nagari di kelarasan Budi Caniago dan Koto Piliang, nagari Ulakan menjadi pusat pengembangan Agama Islam semenjak dulunya pada jaman Syekh Burhanuddin tersebut jaman yang gelang gumelang yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, mempunyai hubungan sejarah yang erat dan abadi, adapun Majolelo teman akrab Syekh Burhanuddin semenjak mudanya yang telah menjadi pelopor atau mempelopori perjuangan Syekh Burhanuddin dalam rangka mengembang Agama Islam tidaklah dapat di lupakan begitu saja, karena dia telah mengambil bahagian penting dan telah menyumbangkan tenaga dan akal pikirannya.
    Setelah murid murid beliau sangat banyak dan surau surau telah berbilang pula, maka beliau mengangkat Majolelo menjadi khatib di Tanjung Medan maka bergelar Khatib Majolelo sampai sekarang di Tanjung Medan.
    Menurut sejarah permulaan Syekh Burhanuddin mengembangkan Agama Islam di Ulakan sekitar tahun 1065 Hijrah atau 1636 Masehi, kalau di Pulau Jawa Maulana Malik Ibrahim mengembang Agama Islam di abad empat belas dan meninggal dunia pada tahun 1419 Masehi.
    Adapun bentuk penghidupan orang Minang Kabau waktu itu hanyalah merupakan berjuang untuk kesempurnaan hidup yang sederhana, yang penting ada persediaan makanan yang cukup dari tahun ke tahun dan memiliki alat yang sederhana, usaha perekonomian adalah bertani penternakan, pikiran mereka dipusatkan kepada pembukaan sawah dan ladang, pemusatkan pikiran ini berkesan sampai sekarang, dan berbunyi di dalam pepatah Minang Kabau dek padi manjadi, dek ameh kameh, dek uang mukasuk sampai, ternak bakambang biak, padi masak jagung maupiah, kok pukek mangani pulo, nagari aman, kampung salasai, sanak kamanakan hidup santoso.
    Sebelum Syekh Burhanuddin kembali dari Aceh, perjuangan sederhana itu dipimpin oleh adat, disamping kepercayaan agama Hindu dan Buddha yang dianutnya, segala sesuatu yang dikerjakan harus disesuaikan dengan adat, oleh karena itu adat sudah menjadi pegangan hidup mereka, jasmani memperjuangkan padi dan ternak, pikiran memikirkan adat, beratus ratus tahun mereka lalui, semenjak dari Datuk Ketemanggungan dan Datuk Perpatih nan Sabatang, tidak salah kata kata bahwa adat telah menjadi darah daging oleh anak nagari Minang Kabau, oleh karena sesuatu di sesuaikan menurut adat dan tidak berlawanan dengan Agama Islam, berbunyi juga dalam pitua Belanda berbenteng waja, orang minang berbenteng adat dengan Syarak.
    Demikianlah Agama Islam telah tersebar di tengan masyarakata Minang Kabau dalam tempoh yang tidak terlalu lama murid murd beliau telah banyak pulang ke kampungnya masing masing, juga mendirikan surau surau pula serta mengajar atau mengembangkan Agama Islam di nagari masing masing, perkataan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, sudah menjadi pegangn hidup di dalm masyarakat karena telah ada persetujuan Daulat dipertuan di Paga Ruyung, beserta Basa Ampek Balai, maka dari itu tidak sedikit pengaruhnya terhadap seluruh rakyat, sehingga berlomba lombalah mereka belajar Agama Islam, demikian kebesaran Syekh Burhanuddin di agung agungkan orang sehingga khabar bersimpang siur kian kemari, maka rakyat lebih penatik lagi setitik mereka di lautkan, segenggam mereka gunungkan, akhirnya kebudayaan Hindu terdesak ketepi, dengan tidak beberapa lama hilang di hati masyarakat Minang, Agama Islam menjadi gilang gumelang di alam Minang Kabau, maka Syekh Burhanuddin bertambah masyur dan mulia menjadi pautan di hati masyarakat Minang Kabau.

  99. bwakakakakak uedan yg menanggapi tulisan Cak Nun ini dengan sangat scientific !

  100. SYEKH BURHANUDDIN BERPULANG KERAHMATULLAH
    Innalillahi wainnalillahi rajiun, telah datang panggilan Allah Subhanahu Wataala, pada hari Rabu 11 Syafar tahun 1111 H, atau 1687 M, Syekh Burhanuddin berpulang kerahmatullah di Tanjung Medan Ulakan, maka disiarkanlah khabar ke seluruh pelosok nagari di Minang Kabau, bagi seluruh murid murid beliau yang telah pulang ke kampung halamannya berdatangan waktu itu, bagi masyarakat Ulakan dan masyarakat Minang Kabau umumnya bersedih hati karena kepergian guru yang dicintainya yang diagung agungkan selama ini telah berpisah untuk selama lamanya.
    Karena telah banyak orang datang dan murid murid beliau dan seluruh pemuka nagari Ulakan, maka bermusyawarahlah segala orang patut patut karena hari sudah tinggi juga, sepakatlah orang untuk memandikan beliau serta menggali kuburnya, yaitu dekat surau di Tanjung Medan, pendek kata selesai dimandikan, beliau dan dikapani, maka disembahyangi bersama sama sangat banyak orang menyembahyangi beliau serta ditahlilkan bersama sama oleh murid murid, selesai ditahlilkan lalu mayat beliau diosong ke tempat pemakaman beliau, semua orang mengiringi dan membaca salawat Nabi bersama sama, samapai ke tempat pemakaman atau kekuburan, setelah sampai di kuburan maka dibukakanlah tandu untuk mengeluarkan mayat beliau, paklul mayurid sipat Tuhan, Tuhan membuat sekehendaknya, denagn disaksikan orang banyak maka mayat beliau tidak ada di dalam asongan tersebut, dalam hal demikian orang banyak terpana semuanya melihat kejadian seketika itu, sewaktu orang banyak terpikir dan termenung semuanya terdengarlah selawat di udara membubung tinggi dan arah selawat itu seolah olah berjalan ke arah pinggir laut, lalu orang banyak mengiringi arah jalan selawat di udara itu, dan bagi orang Toboh dan orang Tapakis agak terlambat datang ke Tanjung Medan nasih di dalam perjalanan baru rupa rupanya kedengaran pula selawat di udara itu oleh mereka, maka mereka tak jadi menuju ke Tanjung Medan hanya membelokkan perjalanannya menuju arah selawat yang terdengar oleh mereka, tak lama kemudian sampailah di Padang Langgondi dan selawat itu hilang, maka teringatlah oleh Khatib Majolelo pesan beliau dahulu semasa menjemput beliau pulang dari Aceh, sempat bermalam di Padang Langgondi satu malam dan beliau berpesan seandainya nanti aku berpulang kerahmatullah maka makamkan aku disini dan beliau sampai beliau menanam pinago biru, dengan tidak pikir panjang lalu Khatib Majolelo menuju ke pinago biru yang beliau tanam dulu, sesampai di pinago biru maka tampaklah sebuah kuburan baru dan langsung sudah pakai batu nisan atau batu mejan dua buah, maka orang banyak berkumpul semuanya di Padang Langgondi itu, lalu orang banyak itu bertahlil bersama sama kembali di makam beliau itu serta membaca selawat Nabi, menurut keterangan batu hampar hitam di pintu masuk sekarang di makam beliau, adalah batu dari Aceh, yaitu batu untuk merusak kemaluan beliau dulu semasa di Tanah Aceh, menurut keterangan sewaktu batu itu keberadaannya di Ulakan, maka di Aceh batu hitam itu tidak ada lagi di rumah gurunya yaitu di rumah Syekh Abdurauf.
    Mengenai kuburan yang tak jadi di Tanjung Medan itu bernama kuburan sibohong, samapai sekarang masih dipelihara kebersihannya,tentang pinago biru yang di tanam beliau dulu sewaktu beliau wafat sudah rimbun, kemudiannya maka ditambah penanamannya, pinago biru sebagai untuk perindang di pemakamannya, sampai sekarang masih dipelihara, tetapi entah kebesaran beliau seluruh batang pinago biru condong mengarah ke makam beliau, sebagai bukti sampai sekarang masih begitu juga keadaannya.
    Allah bersipat istighna dan istighpar bahwa Syekh Burhanuddin sangat banyak peninggalannya atau kesan kesan di dalam nagari Ulakan khususnya dan di alam Minang Kabau pada umumnya, pertama yaitu Agama Islam juga masaalah susunan masyarakat yang tak dapat kita lengahkan jasa jasa beliau semasa dulu, kalau kita ingat beberapa bahagian daripadanya, yaitu murid murid beliau yang telah melanjutkan cita citanya untuk mengembangkan Agama Islam, ada murid murid beliau yang telah harum pula namanya, seperti Syekh Surau Pondok Gadang di Ulakan, Tk Mansiang nan Tuo di Kuntu Siak, beliau sangat banyak pula muridnya di sana, Syekh Tibarau di Ulakan sebagai ulama masyur di nagari Ulakan.
    Kalau ditinjau sejarah semasa hidup beliau, kalau ada orang memanggil mendoa dirumah rumah, maka beliau menyuruh muridnya dari Siak itu menghadiri atau memenuhi undangan, maka dari itulah kata kata orang Siak, kalau mengenai ilmu ketuhanan yang beliau ajarkan kepada murid muridnya sangatlah membawa orang atau manusia ke jalan Allah, pertama yang diajarkan beliau kepadamurid muridnya ialah tentang akhlak atau budi pekerti yang baik, mengenai ilmu tharikat untuk jalan kepada Tuhan Allah, kalau mengenai ilmu syariat sampai kepada ilmu tharikat untuk jalan kepada Tuhan, ini peninggalan beliau yang sangat kita hormati, sendainya kalau tidak dialah yang mengembangkan Agama Islam di Minang Kabau Wallahualam sampai sekarang, sebab maka begitu, beliau adalah putra Minang asli, mungkin di Minang Kabau masih beragama Buddha sampai sekarang, bagaimana kendala beliau hadapi dia adalah berhadapan dengan Ninik Mamaknya dan sanak saudaranya, itulah maka bisa cepat ditanggapi oleh masyarakat Minang Kabau.
    Dengan rasa cinta dan kasih segala penganut ajaran beliau bagi masyarakat di Minang Kabau, kepada guru yang telah tiada lagi, sehingga sekarang didirikan surau surau telah berpuluh puluh banyaknya sambil mendekati makam beliau, mereka mengabdi atau beramal kepada Allah Subhanahu Wataala serta mendirikan sembahyang empat puluh.
    Kalau ditinjau atau dilihat tanda cinta kasih kepada guru yang telah tiada ialah, seban hari ada orang yang berziarah ke makam beliau dengan mengadakan rombongan, setiap rombongan diketuai oleh beberapa ulama atau Tuanku Tuanku, sebagaimana tiap tiap bulan Syafar, murid murid beliau telah turun temurun kira ira telah berabad pula sesudah beliau Syekh Burhanuddin berpulang kerahmatullah, maka diadakan musyawarah para ulama ulama, seperti yang tersebut di dalam sejarah, yang digaris bawahi oleh Syekh Kapalo Koto, Syekh Sunur, selain ulama Ulakan banyak ulama ulama di luar nagari Ulakan, seperti Syekh Ampalu Tujuh Koto, maka dapat kata semupakat, atas disapahamkan sebagai mengenang hari wafat beliau sambil berziarah tiap tiap hari Rabu lewat sepuluh haribulan Syafar, memakai bilangan Takawim Kamsiah, itulah dasar kata kata bersyapar yang dilaksanakan tiap tiap tahun pada bulan Syafar, dalam arti kata bersapaham seluruh ulama, begitu juga bagi Ninik Mamak dan masyarakat di Minang Kabau sehingga sampai sekarang telah menjadi sistem amalan ziarah bagi umat Islam Minang Kabau bahkan sudah menyebar ke manca Negara, seperti Singapura, Malaysia dan lainnya.

  101. Para ulama sekarang mengingat jasa jasa beliau semasa hidup beliau walaupun sepeninggal beliau sekarang ini banyak juga hal hal atau tantangan dalam melaksanakan tugas membawa masyarakat dari lembah kejahilan kepada jalan yang benar atau kepada yang diredhai Allah atau menurut peraturan Agama Islam, secara kepribadian bagi masyarakat tiap tiap bulan Syakban dan bulan Rajab sudah banyak berdatangan orang melepaskan niat atau nazarnya ke makam beliau ke Ulakan, walau yang datang dari rantau biarpun yang berdomisili di kampung melaksanakan pendekatan diri kepada Allah, dengan jalan ziarah ke makam guru yang mulia yang agung itu, maka dari itu kita syukuri sebesar besarnya karunia Allah tak lain adalah nikmat kepada kito semua bagi masyarakat Minang Kabau amin yarabbal alamin.

  102. PANDANGAN UMUM TENTANG AJARAN BELIAU
    Sebagaimana yang telah diterangkan sebelum ini tentang masalah pengajian, atau ilmu tharikat yang diajarkan beliau ada tiga macam tharikat yaitu, pertama tharikat syatariyah, kedua tharikat naksabandiyah, ketiga tharikat samaniyah, perbedaan tharikat tersebut sebagai pendeknya ialah, kalau tharikat syatariah, ialah jalan memutus kepada Allah, tharikat naksabandiyah yaitu tirai kulambu Rasulullah, tharikat samaniyah ialah amal ibadah Rasulullah, ketiga tiganya tharikat ini adalah berkembang di alam Minang Kabau, mengenai perbedaan ini tidak diuraikan seterusnya, karena tharikat itu kepercayaan dan keyakinan yang penuh dan dipadatkan dalam hati serta pendirian yang kokoh sekuat kuatnya tentang adanya Tuhan yang maha kuasa, dengan kebesarannya, bahwa di alam ini tidak bisa terjadi jika tidak seijin Allah, untuk itu harus dipelajari sipat Tuhan yang dua puluh, maka dari sipat Tuhan yang dua puluh itu melekat paham di hati sehingga mempunyai keyakinan yang penuh di dalam hati tidak retak dan tidak sumbing bahwa alam yang luas ini di bawah kekuasaan Allah, dialah yang menjadikan semua yang ada di alam ini, dengan kudrad dan iradadnya dengan kalimah Kum payakun semuanya sudah tersimpul di dalam ayat Al-Quran nul karim.
    Maka dari itu kita lihat matahari begitu besar, bintang bintang yang berjuta juta banyaknya, bumi dan bulan semuanya itu adalah benda benda raksasa, tergantung tanpa tali dan tiang tersusun dalam ruang angkasa yang luas sekali, sedang peredarannya yang menghubungkan satu sama lain telah dijadikan Allah taala dengan mudahnya, selanjutnya benda benda itu mempunyai zat zat yang berlainan, jika kita perhatikan beribu ribu benda yang ada di dalam gunung dan bukit juga di dalam laut dan sungai yang tumbuh dan yang melata di bumi ini, maka demi sesungguhnnya sangat sulitlah bagi manusia menggambarkan satu demi satu bagaimana besarnya kekuasaan Allah itu dan gilalah manusia yang hendak mengetahuinya, bagaimana Tuhan mendapatkan kekuasaan yang sebesar itu, akan jadi seribu gilalah manusia itu, jika ada manusia yang hendak ingin mengetahui zatnya Allah, pada hal sampai sekarang setelah beribu ribu tahun adanya manusia, dan di abad ke dua puluh ini ilmu ilmiah sudah sangat tinggi dan sudah sedemikian pula hebatnya, namun mereka belum lagi mengetahui semuanya, benda dan zatnya yang ada di bumi saja belum lagi diketahui semuanya oleh manusia, kononlah yang ada di matahari, bintang dan bulan dan ruang angkasa yang luas ini, kalau dibanding yang dapat dilihat dan didengar manusia belum lagi seberapa kekuasaan Allah yang dikenal oleh manusia, apa lagi tentang alam ghaib seperti iblis, syetan, jin dan malaikat, yang dekat sekali nyawa kita sendiri, apakah yang dapat dibanggakan dalam arti kata kalau dibanding ilmu manusia dengan kekuasaan Allah Subhanahu Wataala.
    Bumi yang besar ini adalah sebahagian yang kecil dari alam, kita manusia sebahagian kecil dari bumi, berapakah kecilnya kita kalau dibandingkan dengan alam semesta ini, setelah kita paham dalam hal ini dengan mendalam, baru padat pengakaun kita bahwa dibalik kekuasaan di alam ini, ada kekuasaan yang lebih besar lagi, yaitu kekuasaan Allah Subhanahu Wataala, karena itu maka kita sujud menyembahnya, kita berlindung kepadanya, sedangkan ke harimau kita takut kepadanya karena keganasannya, kepada gajah kita takut karena besarnya, kepada Raja kita takut karena kekusaannya, kenapa Tuhan kita tidak akan sujud menyembahnya dan tidak mentaatinya melaksanakan perintahnya, celakalah manusia yang tidak mengetahuinya dan tidak menyadarinya.
    Demikianlah paham dan keyakinan yang harus kita kokohkan didalam pengajian ilmu tharikat yang sudah diajarkan Syekh Burhanuddin, dalam hal ini beliau telah memberi contoh teladan kepada kita tentang ketakutan kepada Allah dan takut berdosa kepada Tuhan Allah sehingga beliau sampai merusak kemaluannya, beliau sudah tidak sempurna lagi kelelakiannya lagi, begitu ketakutan beliau kepada Tuhan tiada taranya, jika kita telah berkali kali membuat dosa dan bermacam macam membuat kesalahan namun perasaan takut itu pun tak ada oleh kita kepada Tuhan, begitulah manusia yang tidak manyadarinya.
    Maka dari itu marilah kita ketahui dan diperiksa diri kita sendiri asal mula kejadian, yaitu mula mula kejadian manusia, yaitu kejadian Adam dan Hawa, zat apa disuruh Tuhan kepada Jibril untuk menjadikan Adam, sesudah itu apakah yang diberikan sesudah terbentuk atau sesudah terjadi tubuh Adam itu.
    Adapun yang telah kita ketahui ada dua bahagian yang telah diberikan Tuhan kepada manusia, yaitu jasmani tubuh yang kasar, yang dapat kita lihat dan kita rasakan dengan tangan kita, dan rohani tubuh kita yang halus disebut juga nyawa kita, atau tubuh yang batin, adapun jasmani adalah anggota yang delapan potong yang dapek untuk bergerak berjalan dan sebagainya, sungguhpun bergerak tubuh nan kasar berkahandak berkuasa mengerjakan sesuatu sampai mengerjakan apa yang dikehendakinya, akan tetapi kalau tak Allah taala yang menggerakkan, atau yang memberi kuasa dan mengijinkan, tidak bisa manusia melaksanakan semuanya itu, hanya adalah ijin Allah taala kalau dilihat tentang kegiatan atau tugasnya Syekh Burhanuddin memang benar benar sesungguhnya dimulaiya dari masalah lahir, yaitu segala peraturan di dunia ini tentang masalah kehidupan sehari hari, kalau masalah kebatinan ialah pengajian Agama Islam.
    Pertama tama yang diajarkan beliau Syekh Burhanuddin ialah tentang budi pekerti dan akhlak, cara bermasyarakat bersanak family dan berkaum dan berkampung bernagari semua diatur menurut Agama Islam, terhadap kepada anak anak murid beliau, diajarkan semua ilmu Agama Islam seperti ilmu syariat, ilmu tharikat, ilmu hakikat, ilmu makripat, semua ilmu agama telah diturunkan semuanya, atau dikembangkan seluas luasnya ditangah tangah masyarakat, maka sampai sekarang bagi ulama ulama tetap dipegang dan dikembang dan diajarkan kepada anak nagari di Minang Kabau, inilah yang menjadi kata kata pengajian agama yang bertalian ke Ulakan mulai berkembangnya, karena berasal dari Ulakan mulai berkembangnya, sampai berkembang ke seluruh Minang Kabau, yang berpusat ke nagari Ulakan yang musahur sampai ke daerah daerah di luar alam Minang Kabau.
    Kalau kita perhatikan atau kita amati secara cermat akhlaknya Syekh Burhanuddin memang tak bisa kita nilai, mulai semenjak beliau mulai berguru dengan Tuanku Madinah, sudah ada kelainan budi pekertinya terhadap kepada orang kampung, lebih lebih setelah Tuanku Madinah telah tiada, bermacam macam tantangan yang dihadapi dari masyarakat nagari Sintuk, sampai kepada ternak kerbaunya dianiaya, oleh orang orang Sintuk, tetapi namun demikian beliau sudah menunjukkan budi pekertinya dan akhlak yang baik kepada orang orang banyak, hanya orang yang belum menerima lagi kebenarannya itu, berdasarkan inilah beliau menambah pelajaran atau menuntut memperdalam ilmu Agama Islam ke Tanah Aceh, kalau dilihat yang tertera pada kalimat kalimat yang terdahulu, mulai sepulang dari Aceh sampai mengajarkan awalnya agama dan mengembangkan hanya tak lain pertentangan yang dihadapi, seandainya budi dan akhlak beliau serta ilmu agama beliau tidak penuh di dada beliau walahualam, berkemungkinan Agama Islam di Minang Kabau tidak berkembang seperti sekarang dan berkemungkinan juga di Minang Kabau masih beragama Buddha seperti di Pulau Bali sekarang, kalau ditinjau tentang caranya beliau melaksanakan ajaran agama lebih dahulu belaiu memberi pelajaran tentang budi dan akhlak di tangah tangah masyarakat, setelah itu baru beliau memberikan pengajian Agama Islam dengan cara demikian baru tertarik orang orang banyak dalam nagari, juga beliau kalau menyampaikan agama tentang adat istiadat beliau sampaikan pula kepada murid murid beliau, karena itulah para Ninik Mamak menyokong tugas beliau sekokoh kokohnya, sesuai dengam kata, syarak mangato adat memakai, sehingga menjadi pitua, adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, kalau kita lihat pula sunah Rasulullah, mula mula Junjungan mengembangkan agama memang budi dan akhlak juga yang diajarkan kepada umatnya sehingga bertahun tahun dulu beliau memperbaiki akhlak manusia, baru beliau beransur ansur beliau memasuki ilmu agama kepada manusia atau kepada umat waktu itu, jadi jika dilihat dalam sejarah memang jejak atau sunah Rasul yang diikuti oleh Syekh Burhanuddin cara mengembangkan Agama Islam di Minang Kabau, juga kalau menurut keterangan guru guru alim ulama tali peguruan atau silsilah, semenjak dari Rasulullah turun temurun sampai ke Syekh Burhanuddin yang ke dua puluh lima, kalau Junjungan kita Nabi Besar Muhammad Salallahualihi Wassalam Rasul yang kedua puluh lima pula, begitulah menurut keterangan guru guru alim ulama sampai sekarang.

  103. SILSILAH KALIPAH SYEKH BURHANUDDIN SAMPAI SEKARANG
    NO NAMA DAN GELAR MASA JABATAN LAMA JABATAN
    1 Idris Majolelo 1111 H – 1126 H 15 tahun
    2 Abd Rahman 1126 H – 1137 H 11 tahun
    3 Chairuddin 1137 H – 1146 H 9 tahun
    4 Jalaluddin 1146 H – 1161 H 15 tahun
    5 Abdul Muchsin 1161 H – 1180 H 19 tahun
    6 Abdul Hasan 1180 H – 1194 H 14 tahun
    7 Khalidin 1194 H – 1211 H 17 tahun
    8 Habibullah 1211 H – 1231 H 20 tahun
    9 Sultan Kusa`i 1231 H – 1248 H 17 tahun
    10 Jafarin 1248 H – 1280 H 32 tahun
    11 Muhammad Sani 1280 H – 1311 H 31 tahun
    12 Bosai / Abdul Kasim 1311 H – 1366 H 55 tahun
    13 Haji Barmawi 1366 H – sampai sekarang
    Syekh Burhanuddin
    1. Idris Majolelo Khalipah pertama murid di Tj. Medan
    2. Abd Rahman Khalipah kedua murid Parak Gadang
    3. Chairuddin Khalipah ketiga cucu anak kemenakan
    4. Jalaluddin Khalipah keempat cucu anak kemenakan
    5. Abdul Muchsin Khalipah kelima anak cucu
    6. Abdul Hasan Khalipah keenam anak cucu
    7. Khalidin Khalipah ketujuh cucu dari cucu
    8. Habibullah Khalipah kedelapan murid (Tk. Tabad yada)
    9. Sultan Kosa`I Khalipah kesembilan murid
    10. Jafarin Khalipah kesepuluh murid
    11. Muhammad Sani Khalipah kesebelas anak cucu
    12. Bosai / Abdul Kasim Khalipah kedua belas anak cucu
    13. H. Barmawi Khalipah ketiga belas anak cucu sampai sekarang
    Ayah : Pampak
    Ibu : Kucuk
    Anak : 1. Pono (Syekh Burhanuddin)
    2. Sanang (perempuan): Anak: 1. Suntok (laki laki)
    2. Lipah (perempuan)
    3. Lasung (perempuan)

    Demikianlah sejarah ini kami salin, dari Arab melayu agar anak kemanakan memahami dan dapat juga kita mengenang arwah beliau, sebagai guru yang mulia di sisi Allah dan arwah beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wataala, amin yarabbal alamin, walhamdulillah hirabbil alamin.

  104. ulasan, lembaran sejarah di alam ghaib yang terpilih ke alam nyato ,inilah keluarga serta moyangku yang dilantik sebagai kalifah islam,imam perang,ulama pewaris nabi ,pemimpin masyarakat, yang dilantik untuk ,pulau paco/perca/pulau emas/pulau andalas/pulau sumatra/serta wilayah nusantara,yang mengabdikan diri dan baktinya hanya kepada allah subhanahuataala dan masyarakat wilayah ini,sepenuh jiwa dan raganya,saya sendiri sudah berjumpa dengan yang mulia ,syekh burhanuddin ini ,sewaktu beliau memberi rawatan ,sebagai tabib dari arasy yang sudi memberi rawatan kepada saya ,sebab itulah saya mengenal fizik beliau selain dari namanya,dari baginda sinang /rajo kapiceh,semoga allah subhanahuataala menempatkan beliau bersama rasulullah s a w,sebagai orang orang yang hampir dengan allah subhahuataala,yang mendapat keredhaan allah yang melimpah ruah melibihi dari apa yang di terima lagi semasa hidup nya muka bumi ini dulu /atau sebagai mana yang di harapkannya dari allah subhanahuataala amin amin yarabbal alamin ,lahaulawalaquata illa billahil aliyil azim,

  105. Demikianlah sejarah ini kami salin, dari Arab melayu agar anak kemanakan memahami dan dapat juga kita mengenang arwah beliau, sebagai guru yang mulia di sisi Allah dan arwah beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wataala, amin yarabbal alamin, walhamdulillah hirabbil alamin.
    T A M A T
    Kayu kalek kayu suriyan
    Samo ditarah ka duonyo
    Iko sajarah ganti paingekan
    Mengenang arwah guru tercinto.

    Birik birik turun ka samak
    Dari samak turun ka halaman
    Patah sayoknyo ka duonyo
    Dari Ninik turun ka Mamak
    Dari Mamak turun ka kamanakan
    Tibo di kamanakan tolong di paliharo.

  106. Inilah pendapat orang bodoh.. :D
    Wakakaka…

  107. ini nama nya menyalah gunakan nama muhammad tidak baik untuk dunia dan akhirat nya………….

  108. ASAL PERKATAAN MELAYU=MULIA /ORANG YANG DI MULIAKAN/ORANG YANG MERASA MALU BILA MENGERJAKAN KESALAHAN

  109. PERJANJIAN LAMA=ORANG YANG MENGETAHUI PERJANJIAN ANTARA DIA DENGAN TUHANNYA SEMASA DIA BERADA DI DALAM PERUT IBUNYA LAGI/SELEPAS RUH DI TIUPKAN KEDALAM JASAD JANIN/BAYI YANG MASIH ADA DI DALAM KANDUNGAN IBUNYA LAGI….

  110. TANAH YANG DI JANJIKAN=QULLU NAFSIN ZA IKATIL MAUT=SETIAP YANG BERNYAWA PASTI AKAN MERASAKAN KEMATIAN,PENGERTIANYA SELEPAS MATI ,TENTU AKAN DI KUBURKAN ,BILA SUDAH DI KUBURKAN ,ITULAH YANG DI KATAKAN ,TANAH YANG DI JANJIKAN ,SAMA ADA KUBURANNYA JADI ,TAMAN TAMAN SURGA ATAU KUBURANNYA MENJADI TEMPAT PINTU PINTU UNTUK MEMASUKI NERAKA…

  111. ASAL DARI PERKATAAN, JAWA=WAJA=URANG YANG SUKAR UNTUK BEROBAH SEBAB KERAS/DI SEBAB KAN WATAKNYA YANG SUKA MEMBANTAH WALAU PUN DI TUNJUKAN JALAN KEBAIKAN…..

    • Saya mendapat penjelasan dari Mandalajati Niskala mengenai uraian kata Jawa. Maaf sekali bahwa Mandalajati Niskala bukan orang Jawa, namun beliau adalah orang yang jujur dalam menjelaskan ilmu,
      seperti dibawah ini:

      Kata JAWA berasal dari kata JAWA~HARA.
      Jawa~hara ditulis JAWAHARA atau JAWAHAR.
      Arti Jawa adalah ENERGI CIKAL BAKAL.
      Arti Hara adalah KEBERLANGSUNGAN HIDUP.
      Tanah yang mengandung unsur Hara adalah tanah yang mampu melakukan keberlangsungan hidup.

      Jawahar artinya adalah ENERGI CIKAL BAKAL bagi KEBERLANGSUNGAN HIDUP. Maka dengan demikian JAWAHAR biasa juga disebut JAWAHAR AWAL.

      “JAWA” adalah kata sifat, dan untuk menunjukan perubahan menjadi kata benda maka kata “JAWA” ditulis menjadi “JAWI”.
      “JAWI” adalah kata benda yang menunjukkan wujud teritorial dari kata sifat “JAWA”

      JAWI tentu harus memiliki pusat. Untuk menunjukkan pusat JAWI maka harus diberi sisipan “IN”. Dengan demikian kata JAWI ditulis menjadi “JINAWI”, yang selanjutnya disebut LAUH JINAWI.
      Jinawi sendiri merupakan proyeksi dari “MAHAPADA” atau lebih dikenal dengan istilah “MAHFUD” yang selanjutnya ditulis LAUH MAHFUD

      Kesimpulan akhir:
      LAUH JINAMI adalah PUSAT BUMI yang merupakan pancaran tegak lurus dari LAUH MAHFUD.
      Lauh Jinawi adalah IBUKOTA BUMI sebagai pusat kedudukan PEMERINTAHAN “KHALIFATUL~ARD” atau disebut PUSAT PEMERINTAHAN MAHA RAJA YANG BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP SELURUH PERMUKAAN BUMI.
      (Bukan Khalifah lembur atau Khalifah Kota tetapi KHALIFAH BUMI)
      Baginda Rasululloh Muhammad SAW adalah Khalifatul~Ard atau Maharaja Bumi, maka dengan demikian harus berkedudukan di Pusat Bumi atau di LAUH JINAWI.

      Demikian yang dijelaskan Mandalajati Niskala dalam setiap pemaparan mengenai Pusat Bumi. Mandalajati Niskala adalah seorang Filsuf yang menguasai ilmu kalam asmaakulaha atau Sastra Jendra.

      Mudah mudahan bermanfaat.

  112. Pinter keblinger iki yo ngene iki….

  113. Menggelikan mengkaji nama “Siti Aminah”; bahwa dalam tradisi Arab tidak dikenal nama “siti”…memang dari literatur arab mana bahwa ibunda Nabi dipanggil siti Aminah??? Dalam hadis atau tarikh berbahasa arab hanya ditulis aminah saja. tanpa kata “siti”. Di kita (khususnya jawa dan sunda) siti itu kata serapan dari “sayyidati”…

  114. NASIHAT DARI MINANG KABAU YOUTUBE/pitaruah ayah untuak anak padusi nan jolong gadang.wmv

  115. wkwkwkwkkkk,,,,ada-ada aja denganmu…?!?!!!

  116. terbukti sudah wilayah nusantara ketuanan melayu yang menggamit alam dunia sa antero alam………..bagaikan anak dara jelita….menjadi rebutan……..

  117. kita bangsa nusantara tunjukan kebesaran hati anda terhadap warisan kita bersama……

  118. Semua orang bisa mengatakan beliau keturunan apa saja..tp yg jelas bukan orang jawa kwkwkwkw

  119. hanya orang jawa yang ngaku2 punya sifat merendah didunia ini,justru dengan mengaku ini memperlihatkan kesombongan mereka, merasa diri paling baik dalam merendah..klo orang yang merendah ga akan berkata sombong mereka suka merendah..yang lebih sombong dan mengada-ngada lagi membikin pernyataan Rasulullah keturunan Jawa..Naudzubillah..

  120. ILMU YANG BANYAK SAMPAI KEPADA MASYARAKAT BERCAMPUR YANG HAQ DAN YANG BATIL,SEBABNYA KEBENARAN DENGAN KEPALSUAN DI DALAM HIDUP INI BEGITU SUKAR UNTUK DI PISAHKAN,KECUALI BAGI MEREKA YANG AHLI DALAM BIDANG KEBENARAN…….

  121. wkwkwkwkw… semua jawa… jawa, jawa dan jawa..
    sampe Nabi Muhammad SAW juga di klaim dari jawa… subhanallah…
    memanglah sudah pada sesat ni orang jawa….

  122. iya benar itu, Adam juga keturunan Jawa. Nyi Roro Kidul mungkin keturunan Ya’qub.

  123. sila baca kajian saya tidak diterbitkan “Teori Raut Wajah Dari Perspektif Islam: Satu Penerokaan”(2010),buku terbaharu tentang biografi Nabi Muhammad SAW ialah Biografi of the Noble Prophet oleh Safiur Rahman Al-Mubarakpuri,2011yang memenagi Hadiah Pertama peraduan menulis oleh Muslim World League diMakkah pada tahun 1399/1979..Penulis menulis, “…With respect of the lineage of Prophet Muhammad SAW,there are three levels: The first, whose authenticity is agreed upon by biographers and genealogisrs, states that Muhammad’s genealogy have been traced to Adnan.The second, subject to various diagreements, trace his lineage beyond Adnan back to Ibrahim.The third version, with some parts definitely incorrect, traces his lineage beyond Ibrahim to Adam “.

  124. knapa harus ribut2 masalah keturunan.yg penting kita harus berakhlak baik dg keyakinan masing2, tidak saling memperolokkan satu sama lain, tidak saling tindas.

  125. hihihi… ya ini yang lucu dan gebleknya orang islam yg bahas masalah ini. ngapain mikir nasab nabi. pikir yg lain kan bisa. biar muhammad dari arab, jawa, papua atau dari brooklyn sekalipun, gak ada untungnya. Alfarabi, ibnu sina, atau yg lain malah berpikir tentang kemajuan peradaban islam dan teknologi lebih baik untuk masa depan. gak mikir turunan nabi dari barat atau timur, jalannya tegak atau bunguk, hidungnya mancung atau pesek, rambutnya lurus atau kriting papua. gak logis amat tulisan ini… PAYAH…!!!

  126. mana manusia yang pemikiran nya masih primitif soal kecil di anggap besar ,soal besar ya nggak bisa ngurusin ,ini manusia nya banyak peringkat dari dulu sampai sekarang ya sudah tentu pada masa akan datang……….nggak ada yang perlu di heran kan……

  127. Silakan menyimak : http://gerakanalmahdi.wordpress.com
    ………………………………………………
    SEBUAH HIKMAH & PELAJARAN
    (Khusus untuk anak-anakku)
    ………………………………………………
    Yang jelas bukan dari saya yang menulis. Tapi dari seseorang yang memang tidak mau diketahui jati dirinya. Silakan direnungkan semua pihak….

  128. belajar pake guru….. biar ga sesat & menyesatkan……………….. nabi adam & siti hawa tercipta, tinggal di dalam surga saja, nur nabi muhammad sudah ada….
    ada baiknya, belajar agama dengan orang yg benar benar berpegang teguh pada AL-QUR’AN & HADISHT RASULLULLAH SAW ( hadisht yg shahih ). jgn membaca buku dari sumber yg ga jelas……

  129. gunakan hati dan jagalah hati kita.kita mendebat karena hati kita lemah,kita melakukan pembelaan karena ingin memaksakan kebenaran.padahal kebenaran tidak bisa dipaksakan.mendingan ada masalah kemudian renungkan, renungkan dan rasakan ,selanjutnya ambil tindakan(inilah sebenarnya hakikat makna iqro’ di wahyu yamg pertama turun).

  130. dinegara indonesia mah bangsa jawa atau etnis jawa dianggap bansa unggulan segala sesuatunya atau di segala bidang selalu orang jawa

  131. bagus, 1.saya suka orang jawa 2. saya suka semuanya apalagi yg mengenal Tuhannya…

  132. WAHAI ORANG nasrani, dan orang yahudi,, jangan lah kalian menghina agamaku dan nabiku,! sesungguhnya ALLAH akan menimpakan azab yang pedih bagi kalian yang menghina ISLAM. .
    ALLAHUAKBAR!!

  133. O..subhanallaah baru taau sy,Alhamdulillah

  134. kamu dapat sumber dari mana sampai mampu bilang Nabi Muhammad Keturunan jawa?? Nabi Muhammad asli Arab,adapun ketawadluannya dan sifat2 yang hilim itu adalah bentuk kepribadian Al-Qur’an yang ada pada dirinya.
    kamu boleh membodohi orang2 bodoh,krn islam tidak membutuhkan orang-orang bodoh,,, perlu diketahui orang yang masuk islam dari kalian adalah orang-orang yang pintar dan mengerti akan hakikat. terima kasih

  135. Saya rasa gak usah bingung untuk hal-hal yg diragukan keabsahannya,lebih baik mengajak dan mengikuti sunnah Nabi Muhammmad saw daripada memikirkan kesukuannya. Yang terpikir oleh saya bahwa kita baik dari suku jawa,sunda,sumatra,kalimantan sampai papua dan Muhammad Rosulullah kesamaannya adalah sama-sama manusia yang wajib beribadah kepada Allah.

  136. yg bukan jawa g usah iri … ayo bikin silsilah sendiri tentang Nabi Muhammad ….. gitu aja koq repot

  137. Apakah lantas kita hebat bila nenek moyang kita hebat. Usaha dan niat kitalah yang menentukan nilai kita.

  138. Set dah..! kita masih seumur jagung gan, jangan sok teu apalagi menelisik informasi penting tanpa adanya study literatur sama sekali..!! itu namanya ngawur..!! sesat dan menyesatkan. harusnya klo memang benar, kyai2 lampau atau kerajaan islam tertua dijawa atau para wali, pujangga dll sudah buat catatan tertulis. jangan senaknya sendiri membuat analisa reka-rekaan. yg benear tuh Nabi Muhamad memang masih bersaudara darah dengan leluhur orang jawa, tapi dijaman nabi Nuh atau bahkan Adam :P

    • STUDI LITERATUR DALAM HUBUNGAN INI BISA LEBIH NGAWUR SBB LITERATUR MERUPAKAN “kabar” BUKAN “fakta”, DAN KABAR BISA DIREKAYASA OLEH SI PERANCANG KABAR BAHKAN DIBERIKAN PENGUATAN DENGAN DALIH “sahih”.

      Studi literatur terus terang bisa lebih ngaco DAN LEBIH SESAT.

  139. aya-aya wae nabi Muhammad SAW dari jawa. dapatnya darimana? dari mimpi.dari hasil puasa,dari hasil tahajud,dan dari hasil ibadah2 lain.ini namanya orang kelenger (berhati-hati dengan keilmuan ini,ini sangat berbahaya)disangkanya yang datang itu malaikat padahal sebetulnya setan.banyak orang ahli ibadah terkelabui dalam hal ini.untuk supaya tidak terkelabui oleh setan dalam menimba ilmu ini ada reffensinya di kitab ihya ulummuddin karangan imam alGozali (insyaAlloh akan terhindar dari kebohongan setan).maaf kalau saya tidak berkenan atau menyinggung.

    • Dari hasil LOgika (akal sehat), beragama harus dengan akal jangan cuma doktrin buta.

    • Dapatnya darimana? Dari mimpi. Dari hasil puasa, dari hasil tahajud, dan dari hasil ibadah2 lain.
      Saya sangat setuju metoda dari hasil puasa nadar, dari hasil tahajud, dan dari hasil ibadah2 lain MEMANG SANGAT EFEKTIF UNTUK MENGETAHUI BAGINDA RASUL MUHAMMAD SAW BERASAL DARI MANA?

      Tiga orang teman telah memiliki pengalaman bertemu langsung dengan Baginda Rasul Muhammad SAW dalam mimpi. KABARNYA SANGAT MENGAGETKAN, bahkan seorang teman merasa waswas hingga melakukannya beberapa kali, namun jawabnya tetap sama.
      Tidak akan saya ceritakan bagaimana pengalaman teman yang sangat mengagetkan itu, tetapi sebaiknya kita mengalami sendiri.

      Saya sangat setuju bahwa metoda dari hasil puasa nadar, dari hasil tahajud, dan dari hasil ibadah2 lain MEMANG SANGAT EFEKTIF UNTUK MENGETAHUI BAGINDA RASUL MUHAMMAD SAW SEBENARNYA BERASAL DARI MANA?

      Sip deh….., SELAMAT BERKAGET-KAGET….!

      • Suatu saat akan ada jawaban:
        WAAAAAAAAAAAAAAAWWWWW MENGAGETKAN RATUSAN TAHUN MANUSIA DIBODOHI OLEH YAHUDI ARAB (Majuj), dengan merancang para pasukan “literasi” untuk membela mati-matian dan menghasut pengikut untuk memerangi orang-orang yang mengatakan MUHAMMAD BUKAN ORANG ARAB.

        Banyak sekali hadist Rasul dimulai dengan kata “HAI BANGSA ARAB”. Dari sisi ini saja bagi orang-orang yang sehat akal fikirannya sudah harus mampu memunculkan satu pertanyaan; KALAU RASUL ORANG MANA YA, KOK HADISTNYA DIMULAI DENGAN KATA HAI BANGSA ARAB?

        Gila deh….. di abad 9 PEMALSUAN GLOBAL DILAKUKAN DI MASA ABASIYAH.

        Edaaaaaaaaaaaaaaan temen…..!

  140. Yg nulis nabi pya persis keturunan jawa=> goblok emang suku jawa yg sopan santu dll, byk suku d sn . Emang jawa j yg ada . Perbdingan era rosul dn komunitas khdpn jawa jauh bung berribu2 tahun . Pokokny goblok yg nulis blog ini tololny gk ketulungan

  141. Assalamu’alaikum wrhmatullah wbrkth, mencoba untuk menduga.
    Muhammad SAW layak di duga sebagai Arab – Jawa, bisa juga Jawa layak diduga sebagai Muhammad sekaligus Arabpun layak diduga sebagai Muhammad. Karena pembanding Arab adalah Jawa ( Jawa Dwipa ) maka mandala Nusantara pun Muhammad. Bioma, Biosfer dan Universe adalah Muhammad. Layak di duga.
    Arab dan Jawa kemudian menjadi Arab-Jawa, simbol nama yang disertakan untuk menduga asala Muhammad. Arab dengan Karakter Khasnya juga Jawa dengan Karakter khasnya ( masing-masing dengan dominansinya – sekaligus resesifnya ).
    Ciri fisik, Muhammad SAW diduga tidak persis Arab tulen. Ini perlu pembuktian dan jawabannya mungkin bisa diduga bukan hipotesa bagi yang sezaman dengannya dan juga bagi yang tidak sezaman dengannya yang pernah bertemu dan melihatnya, mereka sangat tahu dalam kapasitas pengetahuannya. Dugaan, bisa diduga tidak persis Arab tulen.
    Fisik Muhammad SAW dengan ciri-ciri sosoknya yang tersendiri, fisik yang istimewa dan tidak satupun yang menyamainya ( Bukankah setiap jasad yang datang dan pergi di dunia ( daratan bumi ) ini tidak ada satupun yang sama persis? Bukankah kita mempunyai sidik jari yang tidak sama? ). Jasad Muhammad SAW adalah sempurna. Jasadnya bersama dengan Nuraninya, Sekaligus Jasad dan Nurani Muhammad tak terbanding dan tidak ada seorangpun yang menyamainya. Sempurna, Kamil, Kamal , Jalal …… tak terkirakan. Nurani Muhammad dan Jasad Muhammad adalah Wahyu.
    Dugaan Geneology jasadi Muhammad SAW, memungkinkan dan bisa di duga bukan Arab tulen. ( Yang mengetahui Ilmu Bumi dan sejarah maklum, bahwa Sebelum penerusan pembangunan Ka’bah oleh Ibrahim AS – terletak di gurun pasir, tempat lalu lalang para pedagang, walau mungkin ada juga oase dan wadi disekitarnya ). Arab adalah baru.
    Sebagaimana juga, sebelum terpecahnya Indonesia menjadi kepulauan, bersambung satu sama lain dalam hamparan. Sebelum krakatau meletus, Sumatera dan Jawa bisa ditempuh melalui jalan darat – artinya Indonesia bergabung juga dengan negara-negara tetangga dalam satu hamparan. Mungkin, dan bisa di duga tanah Indonesia pernah di pijak dan didiami oleh para Nabi, Rasul dan Wali. Dan seterusnya …… etimologi akan berperan dalam semua kemungkinannya.
    Hmmmm…. Muhammad tidak di didik dengan AlQur’an… karena Muhammad adalah AlQur’an dan dialah AlHadist. Hanif sebgaimana Ibrahim AS, tidak sholat hingga 53 tahun karena …………….
    Akhirnya, Muhammad SAW bukan Arab tulen, tapi Gusti dari Jawa. Ini Hipotesa yang sangat luas.
    Salam, mohon maaf kalau keliru.

  142. astagfirullah…ini diskusi dg cara liberal…semoga anda mendapat azab dar Allah

  143. Orang jawa dulunya phitecan tropus erectus atau atau wajakensis, masa nabi kita berasal dari kera

  144. METODA PANCACURIGA SANGAT CANGGIH

    Ada metoda yang sangat canggih dan mutakhir untuk membuktikan bahwa Nabi Muhammad bukan orang Arab, bahkan SAMA SEKALI TIDAK MEMILIKI DARAH ARAB.
    Metoda tersebut ada di Parahyangan yang disebut “PANCACURIGA”.
    Ada satu-satunya akhli di Parahyangan yang bernama Mandalajati Niskala, sangat menguasai metoda ini.
    Sebulan lalu Beliau menyebarkan fotocopi stimulasi menuju pemahaman Metoda Pancacuriga, dengan 5 simbul metoda yang kait mengkait, sbb:
    SINDIR = Sa~andar merupakan METODA VERTIKAL.
    SAMPIR = Sa~ampar merupakan METODA HORIZONTAL
    SILOKA = Sa~elok merupakan METODA KERUCUT
    SIRIB = Sa~rereb merupakan METODA MELINGKAR
    SASMITA = Sa~as~mata Merupakan METODA FOKUS MATA
    Metoda ini sebenarnya metoda yang sangat “purba” yang dimiliki Parahyangan.
    Metoda ini sangat canggih yang digali kembali oleh Mandalajati Niskala. Metoda Pancacuriga cocok untuk melacak ADANYA KEPALSUAN SEJARAH, sekaligus untuk memahami kebenaran sejarah.

  145. Dari contoh hasil analisa Pancacuriga, Mandalajati Niskala menyebutkan bahwa:
    1. “DAPAT DICURIGAI” bahwa Nabi Muhammad SATU FOKUS MATA dgn Maharaja “SWA”
    2. “DAPAT DICURIGAI” bahwa Prabu Siliwangi SATU FOKUS MATA dgn Syeh Siti Jenar.
    3. “DAPAT DICURIGAI” bahwa Pangeran Dipanagara SATU FOKUS MATA dgn Pelukis Raden Saleh.

    Mandalajati Niskala dengan Metoda Pancacuriganya, TIDAK AKAN MEMUTUSKAN KEBENARAN SECARA LANGSUNG, walaupun sudah nyata benarnya.
    Mandalajati Niskala & Metoda Pancacuriga akan merangsang keterlibatan pihak manapun untuk selanjutnya memberikan kesimpulan akhir “BAHWA YANG DICURIGAI ADALAH BENAR ADANYA”.

    • yang mengatakan nabi Muhammad orang jawa adalah antek-antek dajjal sedangkan dajjal itu adalah samiri orang yahudi yg membuat patung sapi dari emas jadi fitnah ini adalah fitnah dajjal , mau aja kalian di bodohi oleh orang yahudi. fitnah ini sengaja disebarkan kepada kalian orang jawa agar kalian bangga menjadi jawa dan yg lebih penting dari semua itu agar kalian membela bangsa yahudi padahal hadis rasulullah mengatakan di akhir jaman nanti bangsa yahudi akan diperangi oleh umat islam hingga mereka musnah dari muka bumi, apakah kalian akan membela orang yahudi atau akan ikut dibantai musnah oleh umat islam, pilih mana ?

  146. Maharaja “S.W.A.” biasa disebut Maharaja “S.A.W.”
    Mengapa ada simbul yang sama, S.A.W.?

    Bukankah kita mengetahui bahwa Baginda Rasul
    adalah Muhammad S.A.W. memimpin wilayah dunia?

    Demikian pula ada Maharaja “S.A.W.” yang sama memimpin wilayah Dunia berkedudukan di tanah Jawa?

    Bukankah Muhammad S.A.W. adalah Maharaja Bumi?
    Bukankah Maharaja S.A.W. yang berkedudukan di Pulau Jawa adalah juga Maharaja Bumi?

    Bukankah Muhammad S.A.W. dengan Maharaja S.A.W. sama-sama adalah Maharaja Bumi?

    Bukankah Muhammad S.A.W. dengan Maharaja S.A.W. BERADA PADA PERIODE YANG SAMA?

    Mandalajati Niskala mengatakan bawa dengan Pancacuriga siapapun TIDAK AKAN TERJEBAK OLEH KABAR PALSU DI MASA LALU YANG BISA MENYESATKAN, SEKALIPUN SI PEMALSU MERANCANG RIWAYAT “SUPER SAHIH”. Beliau menambahkan bahwa Pancacuriga adalah sebuah metoda yang bisa dilacak oleh masing-masing individu dan TIDAK MEMBUTUHKAN FATWA PARA ULAMA, karena Pancacuriga sebuah metoda UNTUK MENCERDASKAN KEMBALI SELURUH UMAT MANUSIA SESUAI DENGAN HARAPAN SANG PENCIPTA, sehingga suatu saat manusia akan terhindar dari sifat “ilmu sapi” yang jumud egois dan anarkis.

    Semoga. Amin.

  147. Baru saja saya mendapatkan SMS dari Mandalajati Niskala sbb:

    Saya harap semua tidak perlu terjebak dengan isu apapun.
    Jangan dulu berkesimpulan secara pasti bahwa Nabi Muhammad adalah keturunan Jawa atau bukan. Lakukan saja sebuah proses berfikir yang memadai untuk menuju “KECURIGAAN YANG SIFATNYA SEMENTARA”.

    Manusia dikaruniai akal untuk mengkoreksi segala sesuatu, agar setiap diri dapat menggunakan akalnya untuk menuju keyakinan yang istiqomah.
    Banyak sekali metoda untuk menuju sebuah pembuktian mengenai suatu masalah, termasuk saya sendiri memperdalam sebuah metoda yang saya anggap sangat “canggih”, yang bernama “PANCACURIGA”. Sekalipun metoda Pancacuriga sangat canggih dan memiliki tingkat akurasi mencengangkan, tetapi pada kesimpulan akhir tidak boleh mengatakan; BENAR “A” ADALAH “B”, tapi seyogyanya mengatakan; DAPAT DICURIGAI “A” ADALAH “B”, atau “A” SATU FOKUS MATA DENGAN “B”.

    Berkenaan dengan Muhammad SAW ada hubungannya dengan JAWA, saya tidak ingin menjebakkan diri pada pihak yang pro maupun kontra, namun kiranya kita semua dapat menggunakan akal untuk memfokuskan permasalahan tema demi tema, sehingga kita tidak pernah terjebak pada kepentingan pragmatis.
    Penelitian untuk menuju sebuah kebenaran tidak bisa dilakukan secara arogan, tetapi harus berdasarkan sebuah metoda yang dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
    Pernyataan BENAR atau SALAH mengenai sesuatu hal yang menjadi fokus penelitian BUKAN MERUPAKAN HAK PUBLIK, tetapi merupakan HAK ILMUWAN YANG KOMPETEN DAN MEMILIKI KAPASITAS. Pernyataan BENAR atau SALAH tidak bisa dilakukan dengan pemungutan suara.
    Bagaimana mungkin kebenaran dapat dimunculkan jika PUBLIK TURUT CAMPUR MENETAPKAN KEBENARAN TANPA ILMU DAN HANYA BERDASARKAN KABAR DAN KECENDERUNGAN.

    Membuktikan sebuah kebenaran memang cukup rumit, tapi bagi para ilmuwan itu adalah hal biasa, karena kebenaran harus ditopang oleh sebuah argumentasi yang realistis.
    Argumentasi yang realistis memiliki 3 ruang lingkup yaitu: ARGUMENTASI “RASIONAL”, ARGUMENTASI “IRASIONAL” dan ARGUMENTASI “HIRASIONAL”

    Sisi lain yang berhubungan dengan Rasululloh Muhammad SAW, harus difokuskan tema demi tema agar tidak “MENJENDRALISASIKAN MASALAH”.
    Sebagai contoh:
    Tema A berhubungan dengan KETURUNAN yang berkenaan dengan Nabi Muhammad, maka yang menjadi fokus adalah: ORANG MANA NABI MUHAMMAD ITU?
    Tema B berhubungan dengan PEMIMPIN BUMI yang berkedudukan di Pusat Bumi yang disandang oleh Rasululloh Muhammad SAW pada masa itu, maka yang menjadi fokus adalah: DIMANA PUSAT PEMERINTAHAN BUMI ITU?
    Tema C berhubungan dengan KETENTUAN PEMIMPIN, maka yang menjadi fokus adalah: APAKAH PEMIMPIN BUMI HARUS LAHIR DI PUSAT PEMERINTAHAN BUMI? dsb, dsb, sdb.

    Sekali lagi saya sampaikan bahwa saya tidak ingin terlibat konflik berfikir yang tidak berdasarkan ilmu.
    Siapapun harus bisa membedakan antara ILMU dengan KABAR.
    Tugas meneliti adalah TUGAS PARA ILMUWAN YANG AKHLI DI BIDANGNYA, yang sekaligus memiliki tugas untuk mengumumkan kesimpulan akhir dari penelitiannya.
    Jangan sampai terjadi, Publik yang memilki keberaganan pendapat yang tidak berdasar HARUS MEMBERIKAN KESIMPULAN. (Atuh jadi parasea).
    Itu saja dari saya semoga semua menjadi maklum & menjadi perhatian bagi PARA ILMUWAN UNTUK BERTANGGUNGJAWAB MENEMUKAN KEBENARAN SEHINGGA PUBLIK MENDAPATKAN ARGUMENTASI YANG REALISTIS.
    ——————————
    Seperti itu penjelasan Mandalajati Niskala yang saya terima berhubungan dengan pertanyaan saya kepada beliau.
    Semoga bermanfaat.

  148. Gk usah rebutan AGAMA, /pegangan hidup
    YANG JELAS sumua ada pada diri ..kita semua.

    4=1Adam= Raga Manusia
    3=2Muhamad= perkatan Manusia
    2=3Rusul/Rasul=Rasa Manusia
    1=4Allah=yang hidup dan Menghidupi.manusia

    Ke 4 nama ini takan pisah.. Selagi ada wujud Manusia.. Dari awal sampi akhir.. .
    Kecuali dunia udah kosong . 4 nama akan hilang ..

    Kitab Makrifat allah yang tau kebenaran nya… Biasanya disebut kitab basah..
    kitab Nabi Muhamad yang pertama… Yank tersimpan dibalik tirai kehidupan.
    0110

  149. non sense metode yang tak empiris tak runut

  150. Lebih jahiliyah yg nulis artikel ini.

    Kalau ilmunya masih dangkal jgn sok pinter . . . .

    Bilang siti aja ga karuan . . .
    Setiap bahasa itu punxa singkatan . . .Tolong cari guru yg pinter ya.

  151. coretan dan tulisan diatas adalah buah bibir saja
    makanya mondok di ponpes jadi bukan asal share ae

  152. Jangan ngaco dong tulisan’y, allah yg maha pengasih lagi maha penyayang juga maha melihat akan berbuat adil. Siapkah anda menanggung isi tulisan itu.?

  153. 1. Kandakno opo mestine
    2. Ojo rebut bener nanging Benerno
    3. Ojo menang menangan nangin menangono
    4. Ojo ela elu marang manungso kang hangkoro murko
    5. Sawijio marang Gusti jagat kang wis gawekke mulyane manungso
    6. Ojo dikandakno sak weno-weno
    7. Percoyo marang manunggso kang jujur penggalihe marang manungso liyo
    8. Sabar subur luhuring budi iku utamakno
    9. Ngadek jejek ilang ono alang-alang kang ngrudo pekso.

  154. ya alloooooooooooohhhhhhhhhhhhhhh…………!!!!!!!!!!!!!!
    lambe ne’ turah yo ngunukui….!!!!
    skrg jgn memperdebtkn yg kita gk tau,skrg kita dalami agama masing2, Agar kita selmat didunia dan akhirat….
    kita hdup didunia ini hnya sebntr, di ibratkn hnya singgah minum….

    tentang nabi muhammad saw,nya allh yg tau……!!!!
    timakasih

  155. KALAU NABI MUHAMMAD ORG JAWA BSA JUGA. HAL ITU TDK AKAN MENGURANGI KEMULIAAN NYA. EMANG NYA ARAB LBH MULIA DARI ORG JAWA?

  156. Orang baik itu bukan cuma orang jawa aja mas sam pai-sampai semua yang baik – baik di dunia ini di aku jawa semua, jangan lupa dalam sejarah kerajaan jawa pun penuh dengan intrik politik dan peperangan perebutan kekuasaan .

  157. Untuk mengetahui siapakah diri gue sampai kakekpurba gue, gue harus meneliti kembali sejarah enkong engkong gue…….

  158. yg begini diributin … yang jelas semua Bani Adam.
    o ya mau nanya nih, keliatannya pada ahli sejarah semua … negara Indonesia ada sejak 1945, terus yg dijajah selama 350 tahun oleh Belanda + 3,5 tahun oleh Jepang negara mana ?

    • Kalian kenapa mendiskriminasikan nabi Muhamad SWT. Sy TK peduli dy Dr Arab, Cina, Jawa dll.
      Islam,Kristen,Hindu,kejawen,Konghucu, apapun itu ?? di mana percaya Tuhan itu satu, tunggal TK berana dan TK di peranakan, kekal,kl ngelmu kalian cetek pasti kalian akan tidak terima. Agama mempunyai cara masing2 untuk mencari dan menuju Tuhan yg Agung, Dr nabi Adam sampai akhir dunia manusia terakhir akan menjadi 1 ras.sudar tercampur semua suku dan bangsa di dunia, ” kenapa nabi Muhamad SWT tidak mau di abadi kan paras wajahnya karena beliau tau akan menimbulkan perbedaan suku,ras, bahkan perpecahan rasisme idealisme, tuhan tidak perna mengajarkan kita untuk membedakan yg kaya dan yg miskin, yg hitam maupun yg putih, mereka sama di mata beliau, ITULAH KENAPA BELIAU TIDAK MAU DI ABADIKAN!!! apakah kalian sadar akan pesan/ makna yg terkandung di dalamnya.jadi walaupun nabi Muhamad blasteran Jawa dan arab tak terlalu penting. Yg terpenting adalah Kamerun gusti,” kaweruh seng gawe urip” hal terpenting mengerti yg bikin hidup. Mungkin MSih kurang n terlalu tergesa2 atau ada yg kurang tolong di mengerti karena Sy manusia yg MSG banyak kekurangan.

  159. yups karna di jawa sudah mempunyai peradaban budaya tentang ketauhidan dari nabi ibrahim, dan orang arab masih kafir semua ga punya kebudayaan,adab/tatanan kehidupan makanya dituruninya Al qur’an di arab ,,dngn bhsa arab agar dimengerti,……………

  160. saya sepaham dengan mas samantho dengal LOgika (akal sehat), beragama harus dengan akal jangan cuma doktrin buta.seperti karuhun kita di doktrin di jajah 350 tahun lamanya tapi kenyataanya kita baru merdeka 1945 sampai hati yang membuat artikel di doakan mendapat azap dari allah ingat kita semua manusia hanya Tuhan yang kuasa semoga semuanya mendapat apa yang di cari amin

  161. :) komentarnya seru-seru ya…………. hehehe

  162. berita hari kiamat ,kiamat tidak akan terjadi kecuali selama 7 tahun berturut turut tidak se orang juga yang tawaf sekeliling ka’bah ,maka pada masa itu kiamat bagaikan wanita hamil yang sudah sampai masa untuk melahirkan .maka dimulai dengan tuhan mengangkat ka’bah kelangit dulu dan seterusnya ……..

  163. kalau mau mengaji yang bener, silaken disimak

  164. apa yang beliau sampaiken adalah dari apa yang sudah diramalkan dan disampaikan dalam qur’an dan hadist, bukan pakai ilmu “Gothak-Gathuk poko’e Mathuk” seperti TS.

    • Qur”an dan hadist meramalkan bahwa di akhir zaman umat islam akan memerangi bangsa yahudi hingga apabila ada orang yahudi bersembunyi di balik batu atau pohon maka batu atau pohon itu akan berbicara wahai umat islam ini ada orang yahudi di belakangku , bunuhlah . Apakah orang jawa keturunan yahudi ???? Apakah Nabi Muhammad keturunan Jawa ??? berarti nabi Muhammad keturunan yahudi dong ??? dan bagaimana dg hadist tadi diatas apakah masih berlaku ???? siapa yag bohong nabi Muhammad atau orang yg menyebarkan fitnah tadi ?? jelas ini fitnah dajjal laknatullah !!!!! Mau percaya kpd hadist rasul atau percaya kpd fitnah bahwa nabi Muhammad keturunan yahudi/Jawa ????????????????? silahkan gunakan akal anda !!!!!!!!!!!!!

  165. tidak mungkin Nabi Muhammad SAW keturunan orang jawa, lha wong saya baca orang jawa itu keturunan asli Yahudi, kok. mana nyambung dengan Nabi Muhammad SAW

  166. Persis seperti yang anda tulis … “belum ada studi dan penelitian yg memadai” semua hanya ginatuk petuk

  167. Whaouu… saya salut dengan Jaka, ternyata jawa itu keturunan Yahudi ya? Kalo gitu kagak usah demo anti yahudi. Kan itu namanya jeruk makan jeruk, he.. he.. he……

  168. qun fayaqun waqudrat wa iradatillah labusyiluqum lituhsinamimmbakdikum wayabqa hafizun wamaramaita izramaita walakinnallaha rama,ini adalah doa di dalam peperangan khusus untuk umat yang ber agama islam ,untuk kekuatan dan keselamatan dengan ijin allah jua……….di ijazah kan untuk mereka yang ambil bahagian mengamalkannya setiap hari 44 kali ,pada masa yang di tetap kan,pertama baca ,bismilahirrahmanirrahim 1kali ,selawat ke atas nabi muhammad s a w 3 kali,kedua membaca astaugfirullahil azim allazilaillaha illahuwalhaiyulqaiyum wa atuubu illaihi 3 kali,ketiga membaca al fatihah/alhamdulillahirabbil alamin 1kali sampai amin seterus nya doa di atas,ingatan ,membaca doa ini di dalam hati dalam keadaan duduk menghadap kiblat…

  169. masih ga jelas apa Muhammad yang keturunan jawa atau orang jawa yang keturunannya Muhammad

    • Wa’alaikum salam, yang benar itu orang jawa keturunan Nabi Muhammad saw. Ini baru rasional. Tanda-tanda kelembutan akhlaq suku jawa itu baru bisa benar setelah ajaran tauhid disampaikan oleh Rosululloh saw. Sebelum datang ajaran Islam, mana ada ajaran tauhid di bumi Jawa? kalaupun sebelum Islam datang, masyarakat Jawa berperilaku lemah lembut, itu tidak bisa dijadikan argumen bahwa Nabi Muhammad keturunan Jawa. Mengapa? Sebab suku Soe di NTT, itu dalam kelembutan bersikap setara dengan suku Jawa. Apakah mereka keturunan Jawa? Tidak juga. Sebab bentuk mukanya beda, postur tubuhnya beda, rambutnya beda, dialeknya beda, tradisinya beda. Sekian dahulu ya, matur nuwun sampun bersilaturrohmi.

  170. sebab perdagangan manusia ,tidak ada kerjasama dalam masyarakat ,dalam 4 perkara ,1-kerjasama dalam agama,2-kerjasama dalam hal adat,3-kerjasama dalam ekonomi,4-kerjasama dalam pertahanan /seni bela diri…………..secara profesional………

  171. falsafah alam minang kabau /alam terkembang menjadi guru /suatu falsafah awal dalam peradaban tamadun umat manusia yang pernah ujud di muka bumi ini……….yang tidak akan ada bantahan sama sekali………..kecuali untuk mereka yang buta dan di butakan ……….akibat tidak mengerti sama sekali ………..

  172. keturunan Melayu berasal dari Minangkabau? kajian DNA / sumber rujukan rasmi kajian DNA itu : https://yentown.us/wp-content/uploads/137/1.pdf
    penerangan lengkap kajian DNA itu : http://humpopgenfudan.cn/p/A/A1.pdf
    / universiti yang terlibat dalam kajian DNA yang membuktikan bahawa bangsa di timur Asia itu berasal dari DNA Melayu
    1) Chinese National Human Genome Center, Shanghai, CHINA
    2) Institute of Genomics and Integrative Biology, New Delhi,
    3) University of Tokyo, JAPAN
    4) Center for Genome Science, Korea National Institute of Health, Seoul, KOREA
    5) Universiti Sains Malaysia, Kubang Kerian, Kelantan, MALAYSIA
    6) Genome Institute of SINGAPORE
    7) Institute of Biomedical Sciences, Academia Sinica, Taipei, TAIWAN
    8) Affymetrix, Inc. USA
    / • Data di atas membuktikan, raja minang kabau /kerajaan pagaruyung/raja sedaulat dunia,tuan raja di asia timur ,sudah selayaknya masyarakat dunia seluruhnya beraja kepada raja minang kabau.sebagai pewaris raja islam ,dari keluarga junjungan besar nabi Muhammad S A W ,imam para nabi dan penghulu semua rasul,serta penghulu seluruh alam .

  173. 8 unipersitas mendapati hasil yang sama dalam dalam tesis /kajian ,asal usul tamadun bangsa umat manusia ,mungkin saja anda ada kajian /soal selidik anda sendiri ya ………….tesis anda ya ……..

  174. qun fayaqun waqudrat wa iradatillah labusyiluqum lituhsinaqumimmbaksikum wayabqa hafizun wamaramaita izramaita walakinnallaharama,ini adalah doa di dalam peperangan khusus untuk umat yang ber agama islam ,untuk kekuatan dan keselamatan dengan ijin allah jua……….di ijazah kan untuk mereka yang ambil bahagian mengamalkannya setiap hari 44 kali ,pada masa yang di tetap kan,pertama baca bismilahirrahmanirrahim satu kali serta selawat ke atas nabi muhammad s a w 3 kali,kedua membaca astaugfirullahil azim 3 kali,ketiga membaca al fatihah 1kali sampai amin seterus nya doa di atas semoga sukses amin……ini ejaan yang sudah di betulkan mintak maaf di atas kesalahan yang terlanjur/sekiranya pada masa mendatang amin amin yarabbal alaminnnnn…….

  175. AHHH PADA PUSING DEHH LU SEMUA,MAKANYA LIAT SILSILLAH NABI,TRS BERFIKIR!!! :P

  176. …….. assallamualaikum, sebagai umat beliau nabi muhammad saw, maka saya sangat berterima-kasih kepada semua orang pemberi komentar yg pro dan yg kontra atas segala masukan tulisan-tulisan nya, lalu kita tunggu saja kesimpulan akhir dari para ahli yang membidangi nya…….. salam pro&kontra

  177. Tulisan tulisan seperti diatas banyak tersebar di internet. Umumnya justru santri-santri Islam juga (untk kedengkian mereka hanya Allah yg tau) dan sebagian kelompok Faith freedom International

    Topik topiknya banyak, misalnya:
    # Nabi Muhammad bukan Keturunan Ismail
    # Al-Qur’an tidak berbahasa Arab melainkan Bahasa Quraisy
    # Nabi Muhammad Setengah Arab (Topik Aribah Musta’ribah)
    # Ismail bukan orang Arab tapi Ibrani

    Lucu sekali, nenek moyang Ismail dan jurhum bertemu keatas hanya 5 generasi, bgmana mungkin mereka berasal dari kaum yg berbeda. Hal ini tentunya memiliki agenda tersendiri, pertama memisahkan Arab dan Islam. Setelah Islam tercabut dari Arab barulah dengan mudahnya mereka mencabik2 islam.

  178. Buat TS, Demi Allah, dihari penghitungan nanti sy akan menuntut kmu, sy akan mengadukan km pada Rasulullah.. tunggu saja..

  179. syah syah…saja berkomentarlah enggak ada yang larang mas//jangan mempersempit apa yang allah berikan…..//

  180. saya rasa yang membuat artikel ini pinter. ya.. pinter keblinger.

  181. Yaolo…. koq jadi butek gennne diskusinya??? Memangnya kenapa sik klo Nabi Muhammad SAW itu orang Jawa? MASALAH BWAT LOE???
    huehehe…..

    peace

    • TENTU BERMASALAH KAWAN. MAKANYA ALLAH MEMILIH RASUL ITU DARI BANGSA ARAB, KARENA MEREKA TIDAK MAU MENERIMA RASUL ITU BUKAN DARI KALANGAN MEREKA. INI ADA AYATNYA. DAN ALLAH MENERIMA KEENGGANAN2 BANGSA ARAB DENGAN MENURUNKAN RASUL BERASAL DARI BANGSANYA SENDIRI. BUKAN DARI BANGSA IBRANI , ARAMEA, .

      ABU JAHAL PUN TAU BAHWA YG DISEBUT ARAB ITU HANYA KAUM YG BERBAHASA ARAB. SUKU2 KECIL YG MELIPUTI YAMAN, UMAN, SAUDI, QUWAIT, UEA DAN SEDIKIT TEPIAN PADANG PASIR SIRIA.

  182. nabi muhammad itu orang arab bukan orang jawa, maupun keturunan jawa,kalau kita melihat sirah nabawi g ada kaitannya orang jawa sama orang arab meskipun ada itu dari nabi adam,orang jawa sama orang arab di lihat dari keturunan masih tua orang arab,kalau nabi muhammad itu orang jawa yang membuat situs ini orang gila meskipun aku sendiri orang jawa ,nabi muhammad tetap keturunan orang arab anak keturunannya nabi ismail

  183. selaku umat islam kesyukuran di atas petunjuk dan hidayah allah kepada kamu lebih utama dari segala sesuatu ,sekiranya anda betul orang islam yang ber iman kepada allah dan rasulnya serta hari kiamat,selepas ke islaman kamu ,masa lampau kamu wajib di hapuskan dari hati dan akal kamu ,serta jalani lah hidup ini dengan kepastian yang kamu akan berjumpa dengan tuhan yang menjadikan kamu ,itulah kesudahan urusan hidup ini….bagi orang yang tau jalan kembali………kepada allah……..

  184. alhamdulillah y ALLAH…ternyata keindahan-MU duhai YANG TERINDAH…nampak jelas bahwa satu masalah saja mampu merahmati makhluk2-MU yang berakal…karena perbedaan pendapat adalah rahmat…kami semua bersyukur atas nikmat-MU duhai YANG TERINDAH…

  185. Yang pertama , masuk surga ,nabi muhammad s a w ,dari bangsa arab ,
    Salman al-farisi ,dari bangsa parsi ,
    Suhaib , dari bangsa rom ,
    Bilal ,dari bangsa habsyi ,
    Yang di rindui surga ,
    1 ,ali bin abi talib , 2 salman al – farisi , 3 amman bin yasir ,4 miqdad bin aswab .
    21 rejab puasa di tulis puasa 60 bulan pertama kalinya jibril kepada nabi ,hal 441 kitab( mukhasafah qulub ) atau penenang jiwa ,hasil tulisan imam al-ghazali r a ,
    Zulkaedah ,zulhijjah ,rejab,muharram, 4 haram yang disebut di dalam al quran .
    Dari anas r a ,hadis dari rasulullah s a w ,siapa berpuasa 3 hari dalam bulan haram di tuliskan pahala ibadah 900 tahun ,
    Berdoa pada 4 malam ,1 malam adha,2 malam fitri ,3 malam nisfu syaabab ,4 malam pertama bulan rejab ,
    2 malam raya untuk malaikat di langit ,1 malam nisfu syaaban ,2 malam lailatul qadar .
    3 malam utama, setiap bulan/bulan haram ,tanggal 13 ,14 ,15 kaleder islam .
    Ibnu athaillah ,abu talib al makki , sofyan at-tsauri .
    Penunggu pintu langit yang tujuh ,1 nabi adam ,2 nabi yahya dan isa ,3 nabi yusuf , 4 nabi idris ,5 nabi harun ,6 nabi musa ,7 nabi ibrahim .
    Arti dari iman , memberi makan dan menyampaikan salam .

  186. menurut saya,teori tentang nabi muhammad keturunan jawa itu kurang kuat,,karena pada zaman dahulu perbedaan antar banyak suku di negara nabi itu sangat mencolok sekali/rasisme,,,bahkan bisa bertengkar/perang antar suku,,,dan jika benar nabi muhammad keturunan jawa pasti hal itu menjadi sorotan suku lain/jadi omongan dimasa itu…karena nabi adalah fenomena/sorotan publik/suku lain …..jika benar pasti ada cerita/segelitir cerita…..entah itu dari suku nabi sendiri/dari suku yang lain…pasti itu……jangankan cerita nabi……cerita atlantis pun masih terdengar pada masa ini….gimana????

  187. bodoh smua klian
    baca bail2 sirah nabawiyah, jelas NABI MUHAMMAD keturunan NABI IBRAHIM melalui jalur NABI ISMAIL, memang org jaw smua bodoh & sesat.
    SEMOGA ALLAH MELAKNAT KALIAN ORG JAWA.

  188. assalamualaikum ..
    subhanallahh … maha suci allah atas semua kekuasaan dan kebesarannya .
    kami orang jawa bukan menggakan dan meanggap bahwa kami adlh suku terbaik itu sngat salah . sudah lah jangan di perdebatkan hal yg tdk penting . dan resapilah dan renungkanlah sebuah tanda² kebesaran allah ini ilmu allah tdk akan bisa di fahami oleh nalar manusia . jdi mungkinkah ini sbuah pertanda pemimpin besar pun akan lahir dri pulau jawa ? bkn menyombongkan tpi fakta membuktikkan orang jawa cocok sbgai pemimpin dg sgla sifatnya dan kerendahan hatinya.
    wassalam.
    jangan tunjukan ktidakmampuan klian dan kesirikan kalian dg komentar layangkan . berkomentarlah yg sopan dan santun.

    • yang jelas awal peradaban manusia di bumi berasal dari benua sundaland dimana penduduknya adalah suku sunda, berarti suku sunda suku tertua di dunia. Ingat nabi Adam diturunkan di surga dunia yaitu sundaland negri yg indah. Pada zaman ini pulau jawa , sumatra, kalimantan belum ada, yang ada hanya orang sunda dan tanahnya tanah sunda alias sundaland. Jadi orang sunda adalah keturunan nabi Adam . Negri ini adalah negri superpower zaman purba, pemimpin nya orang sunda jadi semua suku-suku yg ada di indonesia dan seluruh dunia adalah keturunan suku sunda termasuk suku jawa adalah hasil perkawinan suku sunda dan bangsa tamil ( india ) itulah sebabnya asal kerajaan-kerajaan di jawa semua berawal di wilayah jawabarat kemudian menyebar ke arah timur ( orang jawa ), kerajaan-kerajaan di jawa pendirinya adalah orang sunda, karena itu sunda tak pernah takluk oleh majapahit karena suku sunda adalah leluhur orang jawa.Di akhir zaman nanti orang sunda akan mengambil alih kembali kekuasaannya bersama imam mahdi. Sundaland ( negri sunda ) akan berjaya kembali mengambil hak nya . Wassalam Wr Wb.

  189. Artikel anda menggunakan ilmu terbaru yaitu ilmu cocoklogi. prokkk prokkk. Coba anda cari lebih dalam perihal silsilah para nabi beserta pohon keturunan….

  190. wkwkwk,,,lucu ini,ada lg nabi muhammad orang jawa blester arab ngawur aja

  191. quran hadist mu sebagai dalil jangan asal ngambil semua nya !

  192. NGAWUR BIN NGACO !!!

  193. lambang kemajuan se sebuah bangsa ,yaitu keperkasaan perwiranya,yang bersedia menyahut cabaran dari segala arah walau dari mana datangnya,yang menghinakan se sebuah bangsa dan tamadun ,yaitu tangan tangan dan kaki umatnya di ikat dan di belenggu hukum dan undang undang yang primitif ,seperti ham atau hak asasi manusia yang menjengkelkan ,ham itu hanya sesuai untuk golongan hewan serta yang sejenis dengan nya……

  194. Dipiki-pikir ada benarnya, bisa dibuktikan dengan pemakaian kata-kata dalam ajaran islam itu sendiri banyak dari kata-kata baku dalam bahsa jawa, satu contoh waktu Shalat Dhuhur, waktunya matahari ada “diatas” kepala kita atau dalam bahasa jawa “Duwur” atau tinggi. Untuk kajian bersama, perhatikan kata “Islam”, itu singkatan dari I-S-L-A-M disingkat dari waktu shalat: I=Isya, S=Shubuh, L=lohor/luhur (tinggi), A=Azhar, M=Maghrib. Lohor adalah sebutan waktu shalat dhuhur di daerah Jawa Barat dan Luhur sebutan waktu shalat dhuhur di Padang dan Kutai Kalimantan. Dan banyak kata-kata lainnya yang membuktikan Nabi Muhammad SAW fasih dalam bahasa Jawa dan Sunda. Kalau membuktikan Beliau orang jawa mungkin terlalu jauh, tetapi kalau membuktikan sering berada di Indonesia itu mungkin. Contoh : ketika tentara Nabi Muhammad SAW menghancurkan berhala yang dipimpinnya langsung, yang dihancurkan adalah candi-candi tempat persembahan di indonesia dan thailand termasuk menghilangkan dan menghancurkan kepala-kepala patungnya.

  195. bahkan, siti hawa itu adalah ibunya orang jawa…

  196. hmmm baru rincian kya bgni,,emng sdh jd k tntuan allah,bhw s’org nabi d utus d tmpt ahlak ya yg sdh rusak,& pd msa itu,d tanah arab lah,moral manusia sdh rusak,,,sprti hal perbudakan,mna ada d indonesia atw negara mna pun,kecuali ya hnya d arab,mula ada jual beli manusia d jdikn budak.

  197. SUATU SAAT, SETELAH BERBAGAI PENELITIAN PANJANG DAN MENDALAM DARI BERBAGAI ASPEK, MAKA AKAN KITA KETAHUI SEMUA BAHWA MUHAMMAD BIN ABDULLAH ADALAH KETURUNAN JAWA. BUKAN ARAB TULEN.

  198. menurut penelitian atlantis yang hilang itu adalah indonesia,,, dang kejadian itu terjadi pada masa nabi nuh…

  199. yang disebut jawa ,keseluruhan pulau nusantara ini , memang semua tentang peradapan berasal dari sini, orng pintarnya pun dr sini, dr zaman rosul, walisongo. kesultanan,ketiga ini syiar agama,untuk menegakkan syariat islam

  200. saya ada ilham asal orang jawa itu merupakan anak buah ratu balqis yang ditukar jadi rupa bentuk manusia ,jadi watak watak nya orang jawa tetap sebagai watak jins secara umumnya……

  201. Yang pertama , masuk surga ,nabi muhammad s a w ,dari bangsa arab ,
    Salman al-farisi ,dari bangsa parsi ,
    Suhaib , dari bangsa rom ,
    Bilal ,dari bangsa habsyi ,
    Yang di rindui surga ,
    1 ,ali bin abi talib , 2 salman al – farisi , 3 amman bin yasir ,4 miqdad bin aswab .
    21 rejab puasa di tulis puasa 60 bulan pertama kalinya jibril kepada nabi ,hal 441 kitab( mukhasafah qulub ) atau penenang jiwa ,hasil tulisan imam al-ghazali r a ,
    Zulkaedah ,zulhijjah ,rejab,muharram, 4 haram yang disebut di dalam al quran .
    Dari anas r a ,hadis dari rasulullah s a w ,siapa berpuasa 3 hari dalam bulan haram di tuliskan pahala ibadah 900 tahun ,
    Berdoa pada 4 malam ,1 malam adha,2 malam fitri ,3 malam nisfu syaabab ,4 malam pertama bulan rejab ,
    2 malam raya untuk malaikat di langit ,1 malam nisfu syaaban ,2 malam lailatul qadar .
    3 malam utama, setiap bulan/bulan haram ,tanggal 13 ,14 ,15 kaleder islam .
    Ibnu athaillah ,abu talib al makki , sofyan at-tsauri .
    Penunggu pintu langit yang tujuh ,1 nabi adam ,2 nabi yahya dan isa ,3 nabi yusuf , 4 nabi idris ,5 nabi harun ,6 nabi musa ,7 nabi ibrahim .
    Arti dari iman , memberi makan dan menyampaikan salam .

  202. asal masyarakat jawa adalah dari anak buah ratu balqis yang dirubah rupa bentuknya jadi rupa bentuk manusia ,akan tetapi sifatnya tetap dengan sifatnya sebagai sifat jins secara majoritinya …….inilah kebenaran nya…..

  203. inilah sifat pelbagai yang terlahir dari masyarakat yang disebut masyarakat orang jowo..

  204. jika anda mengaku orang jowo inilah haqiqat yang perlu anda terima …..ingat gak boleh dibantah terima se adanya…….yaaaaaaaaaa

  205. anda boleh mengaku ini dan itu haqiqat tetap haqiqat……….ingat jangan ngak ingat,….yaaaaaa

  206. ki inginan saya cuma mau menolong anda mengenal jati diri anda selaku/yang mengaku sebagai orang jowo ………pahit/manis/kelat/masam ya kan semuanya jadi makanan / minuman untuk semuanya ……..lebih tepat ikut selera anda…….ya

  207. dalam dunia ini semuanya bisak bikin ribut /diam……..pilih yang mana satu anda mau …

  208. innaddina indallahil islam ,artinya agama yang di terima di sisi allah hanya agama islam .

  209. sungguh sia sialah suatu kerja kebaikan yang dilakukan,jika tidak dilakukan karena allah serta untuk mendapat keredaan allah jua

  210. barang siapa yang melakukan setiap kerja yang baik karena allah serta untuk mendapat keredaan allah ,sudah tentu orang itu mendapat kebaikan yang banyak di sisi allah ……

  211. Cak Nun memang cerdas mahabah Rasulullah SAW.

  212. untuk menjadikan seseorang itu betul ,1 niat ,2 perkataan ,3 perbuatan betul menurut syarat ilmu yang di tetapkan allah subhanahuataala untuk menjadikan seseorang itu betul di sisi allah subhanahuataala,setakat mengakui diri sendiri betul,belum mencukupi syarat untuk menjadikan seseorang itu jadi betul

  213. umat islam dengan kitab suci al quran di amanahkan untuk menjadi penasihat kepada umat manusia di seluruh alam ini,adakah dari kalangan umat islam yang mengambil tanggung jawab ini,jika ada berapa banyak jumlahnya ,sudah cukupkah untuk umat islam sendiri/untuk umat manusia dunia seluruhnya…..

  214. Sabda Rosululloh “siapa yang menyerupai suatu kaum maka orang itu sama dengan kaum itu

  215. Saya sudah membaca semua komentar diatas saya, dan saya bisa simpulkan kalo kebanyakan panjenengan sedoyo (anda semua) tidak mengenal cak nun,,,

    ketika dalam ceramahnya cak nun membuat dugaan (guyonan) bahwa “jangan2 Nabi Muhammad bukan orang orang Arab, jangan2 malah orang Jawa”

    maksudnya bukan berarti cak nun mau menunjukkan bahwa Nabi Muhammad “benar2″ orang Jawa, bukan seperti itu kawan…pesan intrinsik nya adalah :

    1. Cak Nun mengajak kita untuk mau berfikir, berfikir bukan cuma dengan metode hipotesis, tapi sekali2 juga gunakan juga model pemikiran antitesis (agar kita semakin kaya dalam berfikir)
    2. Cak Nun mengajak kita agar kita bangga dengan bangsa sendiri, ora cilikan ati, ora wedinan, sing gedhe ati, cak nun mau menunjukkan bahwa kita bangsa yang besar dan kaya. Perkara yang cak nun mengatakan “…jangan2 Rasulullah itu orang Jawa” itu karena pada saat itu cak nun sedang ceramah di Jawa. Seandainya cak nun waktu itu lagi ceramah di Mandar Sulawesi Barat, cak nun pasti akan mengatakan “…jangan2 Rasulullah keturunan Mandar” …

    Nah mengenai cak nun saya sering melihat, mendengar, membaca di media online banyak orang yang menghujat beliau (Cak Nun),,, ya silahkan saja monggo terserah…
    kalau saya pribadi kebetulan pengagum cak nun, dan banyak belajar dari beliau

  216. benar-benar lucu
    Ingin besar juga nggak gini caranya

    faktanya semua rasul kecuali Shaleh & Nabi Muhammad adalah Bani ISrael

  217. memang ada benarnya klau menurut keterangan di atas tp gk perlu di permasalakan. yg penting kita bersukur telah mengikuti ajaran bliau nabi muhamadar rusuluallah shw rahmatan lil alamin

  218. kita tdk usah memper masalahkan soal nasap yg penting kita benar2 besyukur mengikuti dan mempraktekan ajaran bliau dan menjadi umatnya amin3X

  219. Mungkin ada kaitan dengan siti hardijanti rukmana (mba tutut) .. mungkin muhammad keturunan/moyang rajapahit .. perlu riset dna nih sepertinya #salam kenal

  220. ENENG-ENENG……………………….

  221. dakwah yang terbaik dari segi kajian ilmiah serta pengalaman ,untuk mereka yang ada ke inginan untuk mengenal agama islam dengan jujur tanpa buruk sangka ,dalam youtube.dari mantan ketua gereja seluruh indonesia,yang masuk agama islam…..cukup hebat dan serius simak jangan tak simak…dalam kata kunci youtube di bawah ini.
    Pendeta Masuk Islam (Dr. M. Yahya Waloni) Full Duration

  222. ini merupakan suatu khazanah anak bangsa indonesia untuk mamfaat umat manusia seluruh nya….
    dalam kata kunci youtube di bawah ini.
    Pendeta Masuk Islam (Dr. M. Yahya Waloni) Full Duration

  223. ya tebarkanlah kasih sayang untuk semua hamba allah yang ber iman……
    ………

  224. SIAPA PERCAYA ISTANA KERAJAAN PAGARUYUNG DI BINA BERASASKAN MODEL KAPAL NABI NUH ALAIHISSALAM,YA SAYA PERCAYA ITU SEBAGAI ALAM TAKAMBANG MANJADI GURU.DENGAN PRIBAHASA BIAR MATI ANAK,JANGAN MATI ADAT,SUATU KETENTUAN AGAMA ISLAM YANG DI JADIKAN ADAT SERTA DIJADIKAN PERATURAN HIDUP SEPANJANG HIDUP DAN KEHIDUPAN DI DUNIA INI,SEPANJANG MASA DALAM ADAT BASANDI SYARAK ,SYARAK BASANDI KITABBULLAH……KITAB ALLAH ,YA ITULAH KITAB SUCI AL QU RAN,DALAM SATU AYAT YANG ,ARTINYA,JIKA KAMU HENDAK MENULIS PERKATAAN TUHAN ,SEKIRANYA AIR LAUTAN INI DI JADIKAN INK / DAKWAT ,NISCAYA KERINGLAH AIR LAUTAN INI SERTA DITAMBAH LAGI SEUMPAMA AIR LAUTAN INI,TIDAKLAH AKAN HABIS KALIMAT ,TUHAN UNTUK DI TULISKAN,JADI MANAKAH PERKATAAN TUHAN ITU ADA TERTULIS DI DALAM KITAB SUCI AL QU RAN ,BANYAK AYAT NYA SEKITAR 3666 AYAT BANYAK NYA ,KETERANGAN AYAT SEPERTI DI ATAS, MEWAKILI SETIAP SATU DARI AYAT YANG ADA PADA KESELURUHAN AYAT YANG ADA DIDALAM KITAB SUCI AL QU RAN INI ,COBA BUAT KIRA KIRA PERBANDINGAN BERAPA BANYAK NYA LAUTAN SERTA AIR UNTUK MENULIS PERKATAAN TUHAN YA,NI ALLAH SUBHANAHUATAALA….

  225. asal masyarakat jawa adalah dari anak buah ratu balqis JINS yang dirubah rupa bentuknya jadi rupa bentuk manusia ,akan tetapi sifatnya tetap dengan sifatnya sebagai sifat jins secara majoritinya …….inilah kebenaran nya…..inilah sifat pelbagai yang terlahir dari masyarakat yang disebut masyarakat orang jowo..jika anda mengaku orang jowo inilah haqiqat yang perlu anda terima …..ingat gak boleh dibantah terima se adanya…….yaaaaaaaaaa…ki inginan saya cuma mau menolong anda mengenal jati diri anda selaku/yang mengaku sebagai orang jowo ………pahit/manis/kelat/masam ya kan semuanya jadi makanan / minuman untuk semuanya ……..lebih tepat ikut selera anda…….ya dalam dunia ini semuanya bisak bikin ribut /diam……..pilih yang mana satu anda mau

  226. YG ANDA MAKSUD MUHAMMAD MANA,,,,???
    KO NULIS NYA KAYA SAMA CS
    TIDA PAKE AWALAN,,NABI ATO BAGINDA,,
    KLO MUHAMAD UDIN SIEH,,
    IYA KALEE,,HEHEHE

    PEACE,,!

  227. Yang jelas Muhammad itu bapaknya bernama Abdullah/hamba Allah, sedangkan Islam ada setelah Muhammad usia 40 tahun konon diangkat menjadi Rasul. Brarti Dia nasrani. Karena era abad ke-6 pra islam yg nyembah Allahuma/Elohim cuma nasrani dan yahudi. Gak usah ribut2, dalam tradisi arab, janda 1 hari aja sudah ada yang nawar buat di kawin. Siti Aminah sampai wafat setia menjadi GARWA/siGARaning jiWA/nyaWA (Belahan Jiwa) bagi Abdullah bin Abdul Muthalib suaminya. Toh yang membedakan manusia dengan hewan adala Alif-Qhaf-Lam alias AKAL bukan?

  228. gk ada tuch. Siti itu orang jawa yang meniru. Cntohnya org kt juga ada nama yusuf atau hawa. Trus apa dari indo juga?

  229. pengajian ilmu tasauf dibuka untuk mereka yang dahaga ilmu laduni /ilmu asal /usul ketuhanan ….meliputi syariat,dan tariqat tujuan haqiqat dan makrifat karena allah serta untuk mendapat keredhaan allah tuhan seluruh alam ….
    masa tidak menunggu tuan tuan jadi nya sudah pasti tuan tuan kena menunggu masa ………
    yang diperlukan dalam pengajian dan amalan ilmu tasauf ,kesehatan,ke ikhlasan,kesungguhan,tidak suka menyalah kan se siapa ,menepati janji ,tau diri rendah hati,jujur sebagai hamba allah ,suka menebarkan kasih sayang dengan memberi salam kepada kaum muslimin dan muslimat dari kalangan jins dan manusia…….bersungguh didalam kebaikan ……

  230. sumua umat islam ada kewajipan mengaji serta mengkaji kitab suci al qu ran ,kitab teragung yang pernah serta ada di tengah tengah kalangan umat manusia ,menjadi petunjuk serta rahmat dan penawar kepada umat manusia yang ber iman kepada allah dan rasul nya dan hari kiamat ,soal nya bagai mana mau menjadi orang yang ber ilmu ,sedangkan ilmu itu milik allah ,jadi tidak ada pilihan untuk mendapat ilmu ,kecuali memintak serta merayu kepada allah untuk menambah ilmu kita ,tidak ada orang yang ber ilmu kecuali sekadar ilmu yang di beri allah ……kepada kita …..

  231. asik banget ributnya. saya sih sebagai orang jawa, seneng banget dengan artikel ini. yang penting khan senangnya. sehingga dengan senang itu muncul semangat membara untuk berbuat baik. jauhlah kalau berpikir fasis. kalaupun ada yang mikir fasis, berarti dia orang jawa yang celaka. orang jawa selalu diajarkan untuk tunduk merendah dan tidak sombong. jadi kalau orang jawa bersikap fasis, berarti sejatinya dia adalah jawa sesat. NAAAHH… kalau yang bukan jawa, ya sudah… gak usah merasa dianaktirikan. namanya juga asumsi. kalau Anda yang bukan jawa memiliki akhlak yang lebih mulia, maka secara pribadi sebagai orang jawa, saya akan memilih Anda. Memang kalau ditinjau secara ilmu, nih artikel banyak tanda tanya dan kalau mau diadakan penelitian, waduuuuhh… lama kali nelitinya dan belum tentu benar juga. haduuuhh… ribet banget ya?! SUDAHLAH… berbuat baik saja! nanti di akhirat juga ada yang jago dan Maha menghitung. khan Allah maha Adil.

  232. umat islam bercakap pasal aurat tapi suka sangat mendengar cakap kafirun dan ikut pula tu perkataan kafirun dah senjata kaum kafirun tak gunakan lagi dah jadi barang kitar semula itupun di lambakkan untuk negara islam untuk masyarakat membunuh keluarga dalam rumah sendiri /negara sendiri sedangkan senjata itu tidak dapat melepasi perbatasan negara sendiri,sekira nya senjata itu dapat melepasi perbatasan negara sendiri sudah tentu para kafirun demikian ribut nya bagaikan hari mau kiamat ribut nya ,begitulah tingkah laku kafirun terhadap umat islam macam ni ada sadar ka…….

  233. “Banyak kisah tentang sejarah…….
    “Banyak bentuk kebudayaan……..
    “Banyaknya mereka ber Opini……
    “Banyaknya tafsiran A=b/sebaliknya……
    ……….
    ……….
    ……….
    ……….
    ……….
    ……….
    ……….

    “Dan Banyaknya….Banyaknya…Banyaknya……
    …………………………………………………………!!

    #emang gw pikirin bisiknya@bercermin sambil sisiran.

  234. “Kebenaran diri hanya milik pribadi,bukan untuk umum! Karena setiap mereka memiliki kebenaranya sendiri,publikasi hanya mengharapkkan pengakuan .RAHASIA TETAPLAH RAHASIA,Dan hanya milik mereka yg di percaya mampu menjaganya.
    1.Individu
    2.golongan
    3.umum
    Berlaku Bijak sangatlah Indah.

  235. Ga ada pentingnya berdebat masalah suku Nabi Muhammad SAW.. Yang paling penting itu justru menjalankan ajarannya, hal yang malah sering dilanggar…

  236. semua ilmu ada di dalam kitab suci al qu ran sama ada kamu memangerti apa rahasia yang ada pada kitab suci al qu ran tergantung usaha dan rezki anda ,,,,,,,,,

  237. semua umat manusia yang lahir ke atas muka bumi ini sudah menerima janji taat setia terhadap allah subhanahuataala semasa masih berada di dalam kandungan ibu nya lagi ,dalam satu ayat di dalam al qu ran ,yang berbunyi ,alastu birabbiqum qalu bala ,alastu birabbiqum kata allah terhadap bayi yang ada di dalam kandungan ibu nya lagi selepas ruh di tiupkan kedalam jasad bayi itu yang arti nya bukankah aku tuhan eng kau ,dengan serta merta bayi yang sudah di tiupkan ruh ini menjawab qalubala yang artinya ya aku mengaku engkaulah tuhan ku pada allah subhanahuataala ,jadi bila lahir anak ini ke atas muka bumi ini dalam ke adaan suci dan bersih dalam fitrah islam /muslimin dan muslimat,akan tetapi kedua ibu bapa merekalah yang mendidik mereka anak kecil ini sama ada menjadi yahudi/nasrani/majusi para penyembah api …….janji mereka untuk taat setia/mentaati ke pada allah subhanahuataala semasa berada di dalam perut ibu nya lagi sudah di lupakan ,perjanjian ini di sebut per janjian lama antara allah dengan hamba nya manusia ………

  238. pada setiap ayat yang tertulis didalam kitab suci al qu ran ada ruh ,sebagai yang di artikan bumi dan langit gunung ganang ,hewan dan tumbuh tumbuhan ,ikan air tanah,spi dan angin ,coba perhatikan dengan teliti pada kejadian pertemuan antara nabi musa alaihissalam dengan nabi khidir alaihissalam di mana pada tepi se orang pemuda yang mengikuti nabi musa serta membawa makanan dan ikan yang sudah di masak dan di makan setengah nya ,meloloskan diri kelaut pada tempat pertemuan kedua dua para nabi musa dan nabi khidir ,dan seterus nya…….

  239. politik taraf syariat ,politik taraf tariqat,politik taraf haqiqat,politik taraf makrifat semua nya perlukan ruh ,semua peringkat taraf politik perlukan ruh,kalau politik tiada ruh ,itu politik sampah nama nya ,harga nya pun ya se harga sampah…….

  240. Mungkin sekali, karena ternyata dengan penemuan piramida yang terpendam digunung Padang akhir2 ini, pulau Jawa itu sudah beperadaban tinggi sebelum negara2 lain. Kepulauan Nusantara yang punya banyak gunung berapi iru juga kaya akan tambang serta kaya akan hasil pertanian.

  241. adopun Sutan Maharajo dirajo dibakali kitab barisi undang didalamnyo,untuk wilayah pagaruyung batusangka/minang kabau pulau paco paco khusus nya nusantara umum nya itu sebab nya undang undang wilayah nusantara ini lebih baik dan maju dari bahagian bahagian dunia selain dari wilayah nusantara ini ,sebelum ke datangan agama islam kedunia ini
    sadangkan Sutan Majo Depang diagiah bakal pakakeh tukang,
    Tantangan Sutan Majo Alih diagiah bakal Mangkuto Ameh Sijatajati……
    Mangkuto Ameh Sijatajati yang berbentuk tanduk diabadikan masyarakat menjadi tudung kepala kaum Bundo Kanduang di Ranah Minang.sebagai pusaka anak bangsa..

  242. hasil kaji selidik dari 8 universiti terkemuka di dunia menyetujui dan sepakat ……masyarakat asia timur berasal dari minang kabau /melayu……
    falsafah alam minang kabau /alam terkembang menjadi guru /suatu falsafah awal dalam peradaban tamadun umat manusia yang pernah ujud di muka bumi ini……….yang tidak akan ada bantahan sama sekali………..kecuali untuk mereka yang buta dan di butakan ……….akibat tidak mengerti sama sekali ………..

    keturunan Melayu berasal dari Minangkabau? kajian DNA / sumber rujukan rasmi kajian DNA itu : https://yentown.us/wp-content/uploads/137/1.pdf
    penerangan lengkap kajian DNA itu : http://humpopgenfudan.cn/p/A/A1.pdf
    / universiti yang terlibat dalam kajian DNA yang membuktikan bahawa bangsa di timur Asia itu berasal dari DNA Melayu
    1) Chinese National Human Genome Center, Shanghai, CHINA
    2) Institute of Genomics and Integrative Biology, New Delhi,
    3) University of Tokyo, JAPAN
    4) Center for Genome Science, Korea National Institute of Health, Seoul, KOREA
    5) Universiti Sains Malaysia, Kubang Kerian, Kelantan, MALAYSIA
    6) Genome Institute of SINGAPORE
    7) Institute of Biomedical Sciences, Academia Sinica, Taipei, TAIWAN

  243. 8) Affymetrix, Inc. USA
    / • Data di atas membuktikan, raja minang kabau /kerajaan pagaruyung/raja sedaulat dunia,tuan raja di asia timur ,sudah selayaknya masyarakat dunia seluruhnya beraja kepada raja minang kabau.sebagai pewaris raja islam ,dari keluarga junjungan besar nabi Muhammad S A W ,imam para nabi dan penghulu semua rasul,serta penghulu seluruh alam .

  244. mata batin merupakan mata bagi ruh serta bersifat dengan sifat ruh ,sekira nya ruh dapat menembus dinding begitu juga mata batin,sekiranya ruh boleh berada di semua tempat begitu juga mata batin dapat melihat semua tempat dimana saja ruh berada ……
    dengan izin allah saya ada menemui tentera allah yang dapat melihat dengan mata batin……….
    dengan mata batin terungkaplah keagungan kesucian kebesararan kekuasaan allah……..yang maha pengasih lagi maha penyayang………..

  245. WALLOHUA,LAM BIMURODIHIM

  246. siti saya kira kata dati sayyidati,tuan puteri. sayyid,,tuan. gambar nabi muhammad s.a.w.dilarang,karena gambar tak ada yg persis,ada lebih ada kurangnya. menyepi sudah sifat manusia untuk introspeksi. bersopan santun,sudah sifat manusia umum yg tak sombong. manusia keturunan adam a.s.tentu saling berhubungan.

  247. mosok gak sholat.. wah pendapat yg gebleg

  248. Asyik ada nama CAK NUN .. numpang baca artikelnya om .. #salam kenal

  249. Naturalisasi ya om? hehehehe ada2 aja si om ne,kalo yg asli jawa tu pake huruf O atau akhiran man contoh nya ronaldo,ronaldinho,maradona,jojon,jokowi,genderuwo,jenglot,doraemon,superman,batman,spiderman,wonderwoman,wah bnyk lg om…..jgn bnyk menghayal om.gak penting kalo nabi tu mesti dr suku bangsa,liat aja orang yahudi.paling bnyk nabi dr bangsa yahudi,tp apa jaminan mrk bs masuk surga? Dimata Allah cuma orang2 yg mukmin yg dipandang,bkn asal usul.Makanya keturunan nabi Muhammad saw terputus,supaya ga da lg keturunan nya yg merasa lebih mulia.

  250. Waduh,, satupun tak ada komentar yg mampu membuktikan silsilah garis keturunan lahirnya Muhammad. Ternyata dalam quran jg tdk tertulis ya..!!
    Kayaknya Muhammad salah jiblak atau salah copy ajaran Yahudi nih.
    Muhammad sendiri tdk menulisnya atau memang tdk tau asal-usul Dirinya ya….??..ga mungkin kita2 umat yg awam lebih tau dari dia kan !?.
    Kita tau kalau awalnya,didunia ini,sebelum Muhammad dilahirkan dan mengajar agama,yaitu dari zaman SM(sebelum Yesus lahir),manusia menganut 2 kepercayaan yaitu Yahudi(israel/zion) dan penyembah berhala(mungkin mereklah Hindu/Budha/Komunis).
    Dan dari agama Yahudi terlahirlah Kristen(katolik/protestan).
    Dan setelah beberapa abad stlh Masehi,muncullah agama Islam yg di proklamirkan oleh Muhammad SAW.
    Yang menjadi pertanyaan saya,
    1.Dari manakah Muhammad dan ajarannya?
    2.Apakah Muhammad dan ajarannya berasal dari penganut agama yg sebelumnya? (Yahudi atau penyembah Berhala)??
    3.Kalau dari penyebah berhala,kenapa kisah2/cerita aktor dalam Quran menyerupai seperti di kitab Yahudi dan Kristen? hingga generasi kenabianpun tersusun rapi sama spt di kitab Yahudi. (Mulai dari Adam hingga ibrahim/abraham dan Ismael ceritanya 90% sama. Hanya saja sedikit agak belok.misalnya kitab yahudi mengatakan.abaham mempersembahkan anaknya Ishak untuk Allah,kitab Muhammad katanya Ismail yg hendak dipersembahkan. Yahudi:abraham mengurbankan domba sbg pengganti Ishak. Islam:Ibrahim mengurbankan kambing. Yahudi:jangan makan daging hewan Qurban karna itu utk Allah. Muhamad:boleh makan daging hewan Qurban tapi haram memakan daging Babi.
    4.kalau berasal dari Yahudi,kenapa ajaran Muhammad 180 derajat arahnya dari ajaran Yahudi?
    Dalam artian,bertolakbelakang dgn ajaran Yahudi.
    Walaupun aktornya atau nama2 nabinya samadan alurnya juga sama, tetapi ceritanya yg bertolakbelakang.
    Waduh,,susah membuatdunia ini Damai
    Perang dimana2. Islam vs Islam. Islam vs Yahudi.
    Lalu Siapa yg mendahului dan mengakhiri perang Ini?.

  251. mas bro samantho..ribut ribet namanya ini..penafsiran yg menurutku tidak ilmiah (suatu hal yang tidak dpt dipertanggungjawabkan secara obyektif)…terlalu melawan arus, bahkan sangat nekat ! pendapat boleh saja kita berikan apresiasi, tapi kalau sudah keterlaluan ya..jangan diteruskan mas…merusak namanya ! suatu kajian ilmiah itu perlu ada dasar pembuktiannya tidak asal ngomong..ceplas..ceplos. silsilah Nabi Muhammad sudah final dari kajian sejarah yang ada berasal dari keturunan Nabi Ibrahim melalui Nabi Ismail (indo babylonia)…jangan diteruskan mas, othak athik gathuk…

    • Jangan merasa final dengan pendapat atau keyakinan yang sudah mapan. Coba teulusi dan teliti lagi sejarah siapa sebenarnya Siti Hajar, ibunda Nabi Ismail As.. Silahkan baca buku saya GARUT KOTA ILLUMINATI… Ada satu bab membahas soalan ini.

  252. yang koment ada orang jawa, da orang luar jawa, ada orang muslim ada juga non muslim, ada orang Indonesia ada juga non Indonesia, ada yang bijaksana, ada juga yang terbawa emosi, ada juga yang sengaja memprovokatori,,,, bagi saya darimanapun Beliau yang penting ajarannya, diantaranya adalah :
    – tidak pernah menghujat,
    – tidak pernah iri hati,
    – tidak pernah sombong,
    – dan tidak suka dengan perpecahan.
    Bagi anda apakah penting Nabi Muhammad berasal dari mana ?
    klw menurut anda penting cukuplah dalam hati anda saja, dari pada menambah perpecahan antar sesama… “torang samua basodara”

  253. YANG MENGAKHIRI PERANG INI IALAH HARI KIAMAT…
    dakwah yang terbaik dari segi kajian ilmiah serta pengalaman ,untuk mereka yang ada ke inginan untuk mengenal agama islam dengan jujur tanpa buruk sangka ,dalam youtube.dari mantan ketua gereja seluruh indonesia,yang masuk agama islam…..cukup hebat dan serius simak jangan tak simak…dalam kata kunci youtube di bawah ini.
    Pendeta Masuk Islam (Dr. M. Yahya Waloni) Full Duration

  254. YANG DIKATAKAN AGAMA ISLAM ITU SELURUH KEBAIKAN DI DUNIA DAN DI AKHIRAT………..TERMASUK IMAN DAN TAQWANYA SEKALI……….

  255. kalo memang nabi muhammad saw keturunan jawa pasti ada kaluarganya yg sm seperti beliau

  256. jika benar itu semua pasti yg oang jawa seneng karena keturunan nabi muhammad saw tapi nyata nya org jawa sifatnya tidak sm seperti nabi muhammad saw

  257. halaaah…, lantaksian.., suka hatilah situuu…, ngapain diributkan.., wong itu cuma persangkaan saja, sama bagaikan kita menyangka:
    “jangan2 kita nanti jadi titik-titiiik..??/, kalaupun persangkaan itu benar, ywdhlaa.., syukuri aja.., wong nabi Muhammad SAW itu untuk semua manusia, bukan untuk satu suku aja….”

  258. Hmmm bismillahirahmanirahim
    syaitan membisikan amarah dan kesesatan dihati kita sehingga kita kadang menjadi orang yang celaka dan merugi “wa astaghfiruka wa atuubu ilaiik.”
    Kalo semuanya mau tau nabi muhammad sok mati duluan, dialam kubur waktu yg lama terasa singkat bukan
    Kalo sudah sampai neraka jahanam nikmati saja toh akhirnya nabi muhammad saw akan ngajakin kita ramai2 kesurga nah itu momen yg tepat buat nanyain sebnarnya nabi muhammad orang apa hahaha #ngacoo
    Ada baiknya kalau seorang nabi dan rasul apalagi nabi muhammad saw tidak dijadikan bahan pembicaraan begini, cukup dijunjung dan ceritakan saja kisah2nya agar menambah keimanan kita

  259. IMAN NYA BANGSA MELAYU/MASYARAKAT YANG BER AGAMA ISLAM ,KEPERCAYAAN KEPADA ,ALLAH YANG SATU ,2 KEPERCAYAAN KEPADA KEPADA PARA NABI DAN RASUL ,3 KEPERCAYAAN KEPADA PARA MALAIKAT ,4 KEPERCAYAAN KEPADA KITAB KITAB YANG DI TURUNKAN ALLAH KEPADA PARA NABI DAN RASUL ,5 KEPERCAYAAN KEPADA HARI KIAMAT ,6 KEPERCAYAAN KEPADA KETENTUAN ALLAH /KADA’ DAN KADAR /BAIK DAN BURUK INI SENARAI KITAB KITAB YANG DITURUNKAN ALLAH KEPADA PARA NABI DAN RASUL YANG MULIA ,1 KITAB, ZABUR DI TURUNKAN KEPADA NABI DAUD ALAIHISSALAM ,2 KITAB TAURAT DITURUNKAN KEPADA NABI MUSA ALAIHISSALAM,3 KITAB INJIL DITURUNKAN KEPADA NABI ISA ALAIHISSALAM ,4 KITAB SUCI AL QU’RAN YANG DITURUNKAN KEPADA NABI MUHAMMAD S A W ,SEBAB APA DISEBUT KITAB SUCI ,SEBAB NYA ALLAH MEMBERI JAMIN KEPADA KITAB SUCI AL QU’RAN ,TIDAK AKAN DI CEMARI OLEH TANGAN TANGAN JAHAT/NAFSU NAFSU JAHAT UMAT MANUSIA DARI DUNIA SEHINGGA KE AKHIRAT……..SEKIRA NYA BEKERJASAMA DARI KALANGAN MAKHLUQ JIN DAN MANUSIA ,UNTUK MENGADAKAN SATU AYAT SE UMPAMA 1 DARI AYAT KITAB SUCI AL QU’RAN ,NISCAYA MEREKA TIDAK ADA KEMAMPUAN SAMA SEKALI UNTUK MEMBUAT NYA….AYAT TERSEBUT…….

  260. Dari segi historis sendiri, artikel ini banyak kejanggalan, diantaranya Siti Hajar adalah budak Fir’aun Khuluf, padahal Masa Nabi Ibrahim dan Nabi Musa selisihnya ribuan tahun. Jadi, kebenaran artikel ini sangat mustahil.

    • Bung Saifurroya, kalau ada teliti dan tekun baca seajarah peradaban Mesir, antum akan tahu bahwa fir’aun hanyalah nama gelaran bagi kairar atau raja-raja Mesir, jadi Fir’aun/Pharaoh tidak hanya satu orang (yaoti hanya yang sejamannya Nabi Musa AS),,, Para Fir’aun di mesir banyak jumlahnya dari banyak dinasti juga.

  261. Haha…
    Pada terjebak kata-katanya Cak Nun…
    Bagi yang bukan Jamaah Maiyah, jangan komeng woi…
    Itu kata-kata Cak Nun jangan dimakan mentah-mentah…
    Dilihat videonya di youtube nih sampai poll…
    http://www.youtube.com/results?search_query=Pengajian+SO1M+Agustus+2011

  262. kejadian manusia dari 4 unsur ,1 air,2 angin,3 tanah,4 api ,yang 4 ini ,unsur jasmani namanya ,yang unsur rohani nya ya ,datang nya langsung dari tuhan/allah , jadi bila berlaku kematian ,ya ,yang 4 unsur jasmani ini kembali kepada, tanah,air ,api dan angin, jadi yang dari unsur roh nya mau kemana ya, ya jika roh ini ,dalam ke adaan suci sebagai mana suci nya waktu baru mula mula masuk kedalam jasad manusia masa dahulu sudah tentu ia kembali nya kepada tuhan/allah,tapi jika ruh ini dalam ke adaan kotor dan berdosa akibat perbuatan /kejahatan yang dikerjakan jasmaninya semasa hidup si dunia dulu ,ya mau kemana ya roh nya, kita kan sama tau ya yang mula mula menderhaka kepada tuhan/allah pada masa dahulu nama nya di panggil ,dengan panggilan iblis dan syaitan ,ya sudah tentu roh orang yang berdosa ini ikut kemana iblis dan syaitan pergi…………serta menjadi hamba abdi kepada iblis dan syaitan ini sehingga hari kiamat…..ingat ya …..jangan tidak ingat…………

  263. saya ada membaca sebuah hadis dari sekian banyak hadis dari rasulullah s.a.w ,yang artinya di mana allah subhanahuataala menjatuhkan batu kedalam neraka jahanam mengambil masa 70 tahun lamanya batu itu jatuh baru sampai kedalam dasar neraka jahanam dimana para sahabat serta rasulullah s. a. w.merasakan gegaran batu jatuh yang baru sampai kedasar neraka jahanam , ini kutipan dari kitab mukashafah al qulub 1 dari kitab dari sekian banyaknya kitab hasil tulisan hujatul islam imam al ghazali radiallahu anhu………

  264. Lebih tepatnya keturunan “Sang Prabu” leluhur bangsa ini masa jauh sebelum Aki Tirem. tepatnya zaman sebelum zaman Musa AS dan Fir’aun yang ditenggelamkan oleh kekuasaan Allah saat mengejar rombongan Musa AS. Hubungan dari daratan Bumi Nusantara dan mesir sudah melakukan perdagangan pada saat itulah Sang Prabu menurunkan anak cucunya di Timur Tengah.

  265. pada zaman nabi ibrahim pulau jawa itu belum ada mas yang ada adalah sundaland , jangankan pulau jawa indonesia pun pada zaman nabi Ibrahim belum ada yang ada adalah sundaland jadi daratan sunda yang ada…..hehe.

  266. kalo dilihat dari riwayat istri istri nabi yg banyak sesuaituh dengan karakter yg ada di kerajaan jawa. tidak seperti bangsa arab yg banyak nggak kawin/ nikah karena budaya nya mereka sendiri yg membesar besarkan mahar.

  267. jangan MEMBELOKKAN SEJARAH . . klo TDK TAHU JANGAN MENG ADA_ADA . .

  268. Benarkah Nabi Muhammad Bukan Orang Arab?
    1. Imam Abdurrazzaq meriwayatkan dalam Al Mushannaf-nya, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengucapkan As Salamu ‘Alaikum wa Rahmatullah wa Barakatuh secara jahr (dikeraskan) hingga terlihat pipinya yang putih, ke kanan dan ke kiri . (Al Mushannaf Abdurrazaaq, 2/219). Dan yang dibelakang beliau (Ma’mum) mencuri-curi pandang penasaran ingin melihat pipi Beliau yang putih, tidak seperti bangsa Arab umumnya yang pipinya tidak putih. Itu bisa menjadi pertimbangan bahwa Nabi Muhammad SAW bukan keturunan Arab.

    2. Waktu Shalat siang hari disebut Dhuhur yaitu pada saat matahari berada diketinggian atau tertinggi. Kata Dhuhur hampir sama dengan kata Duwur dalam bahasa Jawa yang berarti tinggi dan didaerah lainnya di Indonesia disebut Lohor atau luhur yang artinya sama yaitu tinggi. Mungkinkah kata dhuhur beasal dari kata duwur?

    3. Kata “Islam” singkatan dari inisial waktu shalat, yaitu I (isya), S (Shubuh), L (Lohor atau Luhur), A (azhar) dan M (maghrib). Kebiasaan menyingkat kata dari inisialnya adalah kebiasaan orang Jawa atau Indonesia umumnya yang menandakan beliau berbudaya Indonesia. Dan huruf L berasal dari kata Lohor atau Luhur berasal dari bahasa Indonesia yang berarti matahari tertinggi disuatu tempat.

    4. Kebiasaan “Tafakur” Rasulullah SAW (termasuk “Istiqaf” di mesjid) adalah budaya Indonesia.

  269. orang yg tersinggung dg artikl ni adlah orang yg blum mengnal cak nun.
    beliau puluhan tahun mengembara di dunia ini bkan hnya indonesia dan plosok nya tapi dunia apalagi timur tengah insyallah kaffah dgn sdut sdut nya.
    sdgkan ente ente indonesia aja blum pernah di dtangi smua. bliau hfal brapa bhasa dunia hfal alquran,mufasir jg sufi.
    sy ykin bliau tdak smbarangan ktika bicara msalah ini krn bliau orang yg linuwih.bgi yg menentang tanpa dasar mari sya tgu di kenduri cinta caknun ditaman ismail marzuki jkrta

  270. SUFI / Tasawuf itu SESAT dan MENYESATKAN……… Siapa yang bilang…???????

    1. Celaan Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu terhadap shufiyah.
    Shufiyah bukanlah pengikut Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu. Di antara buktinya adalah banyaknya celaan dari Al-Imam Asy-Syafi’i dan lainnya terhadap mereka. Al-Imam Al-Baihaqi rahimahullahu meriwayatkan dengan sanadnya sampai Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu:

    “Jika seorang belajar tasawuf di pagi hari, sebelum datang waktu dhuhur engkau akan dapati dia menjadi orang dungu.” Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu juga mengatakan, “Aku tidak pernah melihat seorang shufi yang berakal. Seorang yang telah bersama kaum shufiyah selama 40 hari, tidak mungkin kembali akalnya.” Beliau juga berkata, “Azas (dasar shufiyah) adalah malas.” (Lihat Mukhalafatush Shufiyah lil Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu hal. 13-15)

    Beliau menamai shufiyah dengan kaum zindiq. Kata beliau rahimahullahu, “Kami tinggalkan Baghdad dalam keadaan orang-orang zindiq telah membuat-buat bid’ah yang mereka namakan sama’ (nyanyian sufi, red.).” Asy-Syaikh Jamil Zainu berkata, “Orang-orang zindiq yang dimaksud Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu adalah kaum shufiyah.” (Lihat Shufiyah fi Mizan Al-Kitabi was Sunnah)

    2. Celaan Al-Imam Malik rahimahullahu terhadap shufiyah
    At-Tunisi mengatakan: Kami berada di sisi Al-Imam Malik, sedangkan murid-murid beliau di sekelilingnya. Seorang dari Nashibiyin berkata: “Di tempat kami ada satu kelompok disebut shufiyah. Mereka banyak makan, kemudian membaca qashidah dan berjoget.” Al-Imam Malik berkata,
    “Apakah mereka anak-anak?” Orang tadi menjawab, “Bukan.” Beliau berkata, “Apakah mereka adalah orang-orang gila?” Orang tadi berkata, “Bukan, mereka adalah orang-orang tua yang berakal.” Al-Imam Malik berkata, “Aku tidak pernah mendengar seorang pemeluk Islam melakukan demikian.”

    3. Celaan Al-Imam Ahmad rahimahullahu terhadap shufiyah
    Beliau ditanya tentang apa yang dilakukan shufiyah berupa nasyid-nasyid dan qashidah yang mereka namakan sama’. Beliau berkata, “Itu adalah muhdats (perkara baru yang diada-adakan dalam Islam).” Ditanyakan kepada beliau, “Apakah boleh kami duduk bersama mereka?” Beliau menjawab, “Janganlah kalian duduk bersama mereka.” Beliau berkata tentang Harits Al-Muhasibi –dia adalah tokoh shufiyah–, “Aku tidak pernah mendengar pembicaraan tentang masalah hakikat sesuatu seperti yang diucapkannya. Namun aku tidak membolehkan engkau berteman dengannya.”

    4. Celaan Al-Imam Abu Zur’ah rahimahullahu terhadap shufiyah
    Al-Hafizh berkata dalam Tahdzib: Al-Bardza’i berkata, “Abu Zur’ah ditanya tentang Harits Al-Muhasibi dan kitab-kitabnya. Beliau berkata kepada penanya, ‘Hati-hati kamu dari kitab-kitab ini, karena isinya kebid’ahan dan kesesatan. Engkau wajib berpegang dengan atsar, akan engkau dapati yang membuatmu tidak membutuhkan apapun dari kitab-kitabnya’.”

    5. Celaan Al-Imam Ibnul Jauzi rahimahullahu terhadap shufiyah
    Beliau berkata, “Aku telah menelaah keadaan shufiyah dan aku dapati kebanyakannya menyimpang dari syariat. Antara bodoh tentang syariat atau kebid’ahan dengan akal pikiran.”

    6. Marwan bin Muhammad rahimahullahu berkata:
    “Tiga golongan manusia yang tidak bisa dipercaya dalam masalah agama: shufi, qashash (tukang kisah), dan ahlul bid’ah yang membantah ahlul bid’ah lainnya.” (Lihat Mukhalafatush Shufiyah, hal.16-18)

    Imam Syafi’i menamai shufiyah dengan kaum zindiq, beliau berkata : “Jika seorang belajar tasawuf di pagi hari, sebelum datang waktu dhuhur engkau akan dapati dia menjadi orang dungu.” Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu juga mengatakan, “Aku tidak pernah melihat seorang shufi yang berakal. Seorang yang telah bersama kaum shufiyah selama 40 hari, tidak mungkin kembali akalnya.” Beliau juga berkata, “Azas (dasar shufiyah) adalah malas.” (Lihat Mukhalafatush Shufiyah lil Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu hal. 13-15)

    BAGI YANG GAK SUKA TULISAN GUE, SILAKAN MARAH, NGAMUK DAN NGOMEL KE IMAM ASY SYAFII, IMAM MALIK, DLL…, GUE CUMAN NUKIL, HEHEHEHEHE……

  271. nama, pulau paco/tanah melayu/ nusantara /nagari sigumawang ,antaranusa/antarabangsa/tempat bermulanya tamadun ….suku bangsa di atas muka bumi ini,………..

  272. pada awal permulaan kejadian manusia dari nabi adam alaihissalam dan kejadian siti hawa berasal dari tulang rusuk nabi adam alaihissalam,seterus nya nabi adam belum mempunyai anak ,maka iblis memberi amanah kepada nabi adam dan siti hawa untuk menjaga anak iblis yang dikira susah dikawal sebentar lari sebentar hilang pergi sesuka hati………tidak bagitahu nabi adam dan siti hawa kemana mereka anak iblis ini mau pergi…………..bila iblis datang di tanya mana anak mereka ……nabi adam dan siti hawa …..memberitahu yang anak iblis sudah hilang ….maka iblis menyalahkan nabi adam dan siti hawa…..sebab anak iblis yang di amanahkan kepada nabi adam dan siti hawa untuk menjaga mereka sudah hilang…….maka kejadian ini selalu ber ulang ……pada kesudahan nya ……nabi adam dan siti hawa sepakat ……untuk membunuh ….anak iblis yang dalam jagaan mereka …….maka nabi adam dan siti hawa membunuh dan memotong anak iblis yang dalam jagaan mereka ….seterusnya anak iblis ini ………..dimasak ….serta nabi adam dan siti hawa makan anak iblis ini ……..bila iblis datang bertanyakan …….dimana anak mereka ………nabi adam langsung memberitahu pada iblis ……….yang anak sudah dibunuh dan di masak dan nabi adam serta siti hawa ………..telah memakan anak iblis tersebut………..maka iblis tidak marah…tapi sangat suka…………yang rancangannya sudah berhasil…..sabab tujuan asalnya iblis ……….memberi amanah kepada nabi adam dan siti hawa untuk ..menjaga anak nya itu………….agar dimakan oleh kedua nenek moyang ukat manusia itu……..itulah sebabnya iblis tersangat sukanya dengan kejadian itu……….itulah tersebut di dalam satu hadis dari rasulullah s.a.w .yang setan itu ………..berjalan didalam tempat jalannya darah manusia………..

  273. jangan cuba menebarkan permusuhan sesama islam,dan semua bentuk faedah/bunga pinjaman bank kepada semua orang islam adalah jenayah zalim penganiayaan lintah darat dan penghinaan sesama umat islam……….semua bentuk faedah pinjaman /bunga duit dari pinjaman bank membuat manusia menjadi keldai kepada manusia lain dan membuat orang yang memberi pinjaman tersebut menjadi manusia pemalas/penipu/penjenayah/pemeras/lintah darat/yang tidak ada belas kasihan sesama umat manusia..inilah jenis manusia yang terang terang menjaja kesengsaraan………mempromosi penganiayaan yang sangat zalim kepada…………sesama umat manusia…….

  274. 4 tariqat dalam islam 1,tariqat naqasyabandi.dari abu bakar assidiq kepada imam hassan al basri..2,tariqat ,sytariah/abidin 3,tariqat sAzaliah,kedua dua tariqat ini dari IMAM syaidina ali karammallahu wajhah kepada duA putra beliau hassan dan husein….4,tariqat/tasaUF, DARI HUZAIFAH AL-YAMANI KEPADA SALMAN AL-FARISI,NAMA TARIQATNYA TASAUF/SUFI…….SESUAI DENGAN 4 DISIPLIN ILMU DALAM AGAMA ISLAM….1,SYARIAT….2,TARIQAT…….3,HAQIQAT….4,MAKRIFAT…..SESUAI DENGAN KENYATAAN ORANG BIJAK DAN PANDAI …..MUSUH ILMU ITU IALAH KEJAHILAN

  275. bagai mana cara nya unuk menjadikan imam al ghazali/hujatul islam ….sebagai penyatukan umat…..umat islam wajib menjadi pemimpin di pertubuhan bangsa bangsa bersatu……menjadi pemimpin didunia dan di akhirat……..yang dikatakan umat islam awal raja ,pertengahan raja ,serta raja penutup inilah pegangan umat yang ber agama islam……..raja islam bersama allah……..sepanjang zaman………allah dan rasul nya nabi muhammad s .a.w.menyatakan umat islam sesama umat islam bersaudara atas nama allah,adakah umat islam mengambil umat islam yang lain sebagai saudara mereka melebihi dari yang bukan islam ,jika ada ,umat islam tidak akan berperang sesama sendiri……

  276. pada awal permulaan kejadian manusia dari nabi adam alaihissalam dan kejadian siti hawa berasal dari tulang rusuk nabi adam alaihissalam,seterus nya nabi adam belum mempunyai anak ,maka iblis memberi amanah kepada nabi adam dan siti hawa untuk menjaga anak iblis yang dikira susah dikawal sebentar lari sebentar hilang pergi sesuka hati………tidak bagitahu nabi adam dan siti hawa kemana mereka anak iblis ini mau pergi…………..bila iblis datang di tanya mana anak mereka ……nabi adam dan siti hawa …..memberitahu yang anak iblis sudah hilang ….maka iblis menyalahkan nabi adam dan siti hawa…..sebab anak iblis yang di amanahkan kepada nabi adam dan siti hawa untuk menjaga mereka sudah hilang…….maka kejadian ini selalu ber ulang ……pada kesudahan nya ……nabi adam dan siti hawa sepakat ……untuk membunuh ….anak iblis yang dalam jagaan mereka …….maka nabi adam dan siti hawa membunuh dan memotong anak iblis yang dalam jagaan mereka ….seterusnya anak iblis ini ………..dimasak ….serta nabi adam dan siti hawa makan anak iblis ini ……..bila iblis datang bertanyakan …….dimana anak mereka ………nabi adam langsung memberitahu pada iblis ……….yang anak sudah dibunuh dan di masak dan nabi adam serta siti hawa ………..telah memakan anak iblis tersebut………..maka iblis tidak marah…tapi sangat suka…………yang rancangannya sudah berhasil…..sabab tujuan asalnya iblis ……….memberi amanah kepada nabi adam dan siti hawa untuk ..menjaga anak nya itu………….agar dimakan oleh kedua nenek moyang umat manusia itu……..itulah sebabnya iblis tersangat sukanya dengan kejadian itu……….itulah tersebut di dalam satu hadis dari rasulullah s.a.w .yang setan itu ………..berjalan didalam tempat jalannya darah anak cucu adam/manusia…………..

  277. wama khalaktul jins wal insa illa liyakbudun………..artinya, tidak aku jadikan jins dan manusia kecuali untuk ber ibadah kepada aku….petikan dari satu ayat dari kitab suci al qu ran…..apakah ibadah itu….bermula ……..dari niat……perkataan ……perbuatan semuanya….karena allah….serta untuk mendapat keredaan allah semata mata bukan untuk tujuan yang lain lain nya…..menurut kitab suci al qu ran serta termaktub di dalam kitab hadis rasulullah s.a.w……….ikut contoh dan tauladan dari rasulullah s.a.w. itulah/inilah dakwah yang sebenar benar nya…………..untuk umat manusia…..dan jins……………..

  278. orang yang nampak haqiqat penyakit.dengan izin allah.1penyakit yang warnanya putih itu sakitnya akibat dosa……2 sakit nya yang warna merah itu, sakit zahir….dan skitnya warna hitam itu sakitnya akibat gangguan setan……penyakit umat itu termasuk peperangan bila anda menang terhadap setan makanya anda sehat….contohnya saekarang anda takut sama senjata besar besaran …akibatnya anda tetap sakit…….sebabnya anda tidak berani menyatakan kebenaran….itulah penyakit umat yang sebenarnya……….

  279. ada aj semakin dajjal merebak maka semakin error otaknya, hehe…
    klo orang yg ahlul bait dari Rasulullah baca begini malah tertawa makin trbahak2, mereka menjadi semakin paham, kenapa Allah tdak menurunkan Imam mahdi dri keturunan jawa, hehe…
    sya ksih sedikit sifat2 yg da di Rasulullah, ahlul bait yg lain jga tau kok.
    sifatnya : TDAK GILA KEKUASAAN, TDAK GILA HARTA, TDAK KLEMER2, TDAK MAIN KEROYOKAN, KERAS TRHADAP YG BATHIL, PRINSIP TINGGI, PENYANTUN TRHADAP ORANG YG SELALU BRPEGANG TRHADAP YG HAK, TDAK SOK TAU, TDAK BERANI MENDAHULUI ALLAH DGN AKALNYA, TDAK SUKA MUMBAZIR MEMBUAT2 ACARA YG TDAK BRMANFAAT, BUKAN TUKANG UTANG, TDAK MENGINJAK2 MARTABAT ORANG LAIN WALAUPUN DIA DIBERI HAK TRSEBUT OLEH ALLAH, CERDIK BUKAN LICIK ALIAS SUKA NUSUK DARI BELAKANG, CERDAS ALIAS TDAK BEGOK, NGOMONG TO THE POINT TDAK MUTER2 DLU SAMPE MUTERIN WC (BISA DILIHAT KAN DI HADISTNYA), TDAK PERNAH TUKANG REKAYASA ALIAS JIKA TDAK ADA TDAK DI ADA2KAN, BERBICARA KRNA PAHAM BUKAN ASAL NGOMONG AJ ALIAS DGAN ILMU ATAU ISI BUKAN TONG KOSONG BUNYINYA NYARING, TDAK MENEGAKKAN BENANG BASAH ALIAS UDAH TAU BATHIL TPI DIBELA2 DAN BANYAK LAGI YG LAIN, NAH PRIBADI SEPERTI INI COBA ORANG DARI MANA YG PUNYA? hehehe…
    selamat ber experiment.

  280. sebelum meminta sesuatu kepada allah.1 mengucap duakalimah syahadah 1 kali…2 istighfar 7 kali…3 salawat dan salam keatas rasulullah s.a.w. 7 kali ….membaca surah al fatihah 1 kali……membaca ayatul kursi 1kali…….seterusnya mintalah apa apa saja sama allah insyaallah,allah akan memberi apa yang di …pinta…….sabarnya harus….banyak….ya…..jangan putus asa…….

  281. semua bacaan di atas ….harap di baca di dalam hati…….bacaan nya tidak kedengaran sama orang lain…….dan mulut juga tidak bergerak……..

  282. semua bentuk doa dan permohonan kepada allah subhanahuataala hendaklah dalam keadaan tenang ,duduk di tempat yang suci dan bersih serta menghadapkan mukanya ke arah kiblat/kaabah…………baitullah……..

  283. serta kedua belah tangan hendaklah di angkat pada paras muka serta tapak tangan menghadap arah langit……serta mintaklah pada allah sepenuh hati dan jiwaraga sepenuhnya…….sebabnya tiada tempat lain selain dari meminta kepada allah subhanahuataala yang maha pengasih lagi maha penyayang zahir dan batin dunia dan akhirat…………..ingat angin yang digunakan untuk bernafas inipun kepunyaan allah azawajala…….juga……

  284. ghibah/mengumpat ialah menuturkan keburukan saudaranya,sama ada badan,nasab,perbuatan,ucapan,agama,dunia,bahkan,baju,salendang dan tunggangannya/mengatakan pakaiannya,kebesaran/kekecilan,apalagi jika kAU SEBUT SESUATU YANG MENYAKITKANNYA…DAN BAGAIMANA PULA HAL NYSA DENGAN FITNAH……ADAKAH DARI KALIAN SUKA MEMAKAN BANGKAI DARI SAUDARANYA SENDIRI……..INILAH KETENTUAN AGAMA……SEMUANYA AKAN DI PERTANGGUNG JAWABKAN DIMAHKAMAH……..KEADILAN ALLAH DI PADANG MASYAR DI HARI KIAMAT…NANTI…….AMBIL SEBAGAI INGATAN DAN PENGAJARAN……JIKA SEKIRANYA ANDA SEORANG UMAT ISLAM YANG BER IMAN………..PADA ALLAH SUBHANUATAALA DAN RASULNYA NABI MUHAMMAD .S.A.W…..SERTA HARI KIAMAT…….

  285. BISMILAHIRRAHMANIRRAHIIM ASSALAMUALAIKUM W W,SAYA IMAM PERANG BANGSA MELAYU, INGIN MENAWARKAN BANTUAN SECARA UMUM/KHUSUS KEPADA SEMUA MUSLIMIN DAN MUSLIMAT…..KHUSUSNYA UNTUK KESEHATAN ROHANI……DI DALAM PEPERANGAN MELAWAN MUSUH MUSUH ALLAH DAN RASULNYA NABI MUHAMMAD S.A.W…YAITU DARI KALANGAN ,IBLIS DAN SYAITAN JINS DAN MANUSIA YANG DURHAKA KEPADA ALLAH……SECARA PENGETAHUAN YANG SAYA ADA ……PERMINTAAN SAYA …..KEPADA TUAN TUAN DAN PUAN PUAN MUSLIMIN DAN MUSLIMAT…..BERUSAHA SADAYA DAN UPAYA DALAM MENGABDIKAN DIRI KEPADA ALLAH SECARA SE IKHLASNYA….MENGIKUT CONTOH DAN TAULADAN YANG SUDAH DI BAWA OLEH JUNJUNGAN BESAR NABI ,MUHAMMAD S.A.W.KAUM KELUARGA DAN PARA SAHABAT BAGINDA….SETERUSNYA ALIM ULAMA…….PEWARIS NABI……….SIAPA YANG MAU BANTUAN ….SILA SERTAKAN NAMA…..SENDIRI…..DAN NAMA BAPANYA SEKALI …..SERTA NYATAKAN PERMASAALAHAN NYA……..INI SAJA YANG SAYA MINTA……..UNTUK DI AMBIL TINDAKAN…..SETERUSNYA….IKHLAS DARI SAYA …IMAM PERANG BANGSA MELAYU……KARENA ALLAH DAN UNTUK MENDAPAT KEREDAAN ALLAH…INSYAALLAH…….DENGAN PERTOLONGAN ALLAH SUBHANAHUATAALA JUA……..ZAHIR DAN BATIN DUNIA DAN AKHIRAT…….AMIN AMIN YARABBAL ALAMIN………….

  286. yarfal il-lahullaziina aamanuu minkum wallazia uutul ilma darajat,surah al mudajalah ayat 5 artinya ,allah akan mengangkat orang orang yang beriman diantara kamu dan orang orang yang diberi ilmu pengetahuan kepada derajat yang tinggi……….keterangan pada ayat di atas ialah antara ilmu fardhu ain dan ilmu fardhu kifayah…….

  287. fardhu ain untuk keuntungan akhirat dan fardhu kifayah untuk keuntungan dunia………rabbana atinaafiddunya hassanatau wafil akhirati hassanatau wiqiina azabbannar,ini petikan 1 ayat doa dari pada kitab suci al qu ran……artinya, ya allah engkau berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta engkau peliharakanlah kami daripada azab siksaan api neraka……..amin amin yarabbal alamin……perkananlah ya allah tuhan yang di seru maghluq dari seluruh alam……

  288. nama siti hawa (istri nabi adam as) apakah jg berasal dr jawa mas ? pdhal dulu blm ada bangsa² perbedaan ras, etnis dan suku

    ada² aja -_-“

  289. Dalam Al-Quran berapa kali ada namanya jawa??? arab semua. dalam hadits shahih juga gak ada jawa jawaan, karena jawa masih homo sapiens juga banyak skr lahir nabi nabi palsu dari jawa., di jawa juga banyak oplosan, sejarah di oplos, artis di oplos, politikus di oplos, pemain bola dioplos, nabi juga di oplos, yg terbaru, SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW JUGA DI OPLOS,…taubatlah wahai orang2 orang sesat. dan berpegang teguhlah pada alquran dan hadist dan ijtima ulama,,,

  290. salam..pernah sy baca buku tapi sdh lupa…kalau ciri2 wajah/rupa imam mahdi as itu nanti seperti muka/wajah orang yahudi ? benarkah?

  291. sy menemukan suatu kisah, bahwa suatu ketika seorang dr bani al qais yg dikenal dg al mastur bin ghailan bertanya pd Rasulullah:”wahai rasulullah siapa gerangan Imam manusia ketika itu? Nabi SAW menjawab: Al mahdi, dr cucuku, anak yg baru berusia 40th, wajahnya laksana bintang gemerlap, pipi kanannya lesung, mengenakan 2 pakaian aba’ah qhotwaniyah, menyerupai orang2 bani israel,…….dst”. yg jd pertanyaan sy : 1. apakah riwyat tersebut benar/dr hadis apa? 2. apakah yg dimaksud menyerupai orang2 bani israel itu pakaiannya atau wajahnya? (maaf yg sy maksud bukan seperti wajah org2 yahudi)

  292. Ehh…tau ngga…yang lebih fenomenal lagi….ternyata planet krypton itu sebetulnya adalah nama pulau di Indonesia penghasil kripik dan beton….Jadi ada kemungkinan Superman itu keturunan bangsa Indonesia yang profesinya sebagai penjual keripik dan pemasok beton, sebelum dia melamar jadi wartawan :-P

  293. dajjal…….nan mulo mulo basobok…..jo …..nabi idris alahissalam…..asa nyo ibilih…manjelma .dalam rupo ..bantuak manusia…..datang kapado….nabi isris alaihissalam…….waktu ibilih tu datang….nabi idris…sadiang….manyulam / manjahik…ibilih…pun batanyo….macam macam ..patanyoannyo…….ado di antaro..tanyo….ibilih….ka nabi idris…keceknyo… buliah….ndak ….allah…..taala mamasuakan….dunia kadalam…talua..ko…sambia …ibilih manunjuakan….sabijik….talua…..ka nabi idris……..apo jaoknyo………nabi idris ka ibilih……jan kadalam talua dunia…….ko buliah…..dimasuakan……..kadalam…..jarumko…….pun….buliah ..dimasuakan…..dunia…….sambia ibilih …..tacongoang….mandangakan….jaok….nabi idris……maso…..tulah….mato……ibilih……..di cucuak……….nabi idris….jo panjaik / jarum……ibilihpun……takajauik……ndek…..perbuatan……nabi…idris..ko……..sambia manutuik…matonyo…….nan kanai….cucuak.tu……..ibilihpun….lari….itulah…..kisahnyo……..dajjal……….bamato…….satu……..sampai….kini…ko……….

  294. sakiro……nyo……ado……..ughang……..nan indak…..suko……..ughang……lain……menyampaikan………..ilmu agamo…..islam………ughang…….bantuaktu……tamasuak…….dajjal….pki…yahudi…….tu….walaupun…… inyo…..indak……..bamato…….satu….

  295. ilham……yang saya terima….yesus-kristus…adalah……tiga nabi/rasul……terakhir…..nabi musa alaihissalam………nabi isa alaihissalam…..dan,nabi muhammad s.a.w…..

  296. ini hanya akal2xlan antek yahudi yang ingin menjadikan hubungan bangsa yahudi dan jawa-indonesia menjadi lebih dekat. dengan cara menyamakan atau memirip2xkan bangsa yahudi dengan jawa-indonesia dengan menggunakan isu ini. lagipula saya orang yang pernah berkuliah di universitas paramadina, yang dekat hubungannya dengan nurholis majid dan cak nun, dan tau dengan baik bahwa cak nun dan nurcholis adalah jaringan islam liberal yang memiliki hubungan dengan israel

  297. Amalan / Hadiah luar biasa yang begitu besar ,dari…nabi muhammad.S.A.W.kepada,nukminin,dan mukminat….
    dalam satu majlis rasulullah s.a.w.yang dihadiri,nabi khidir alaihissalam .
    yang di sampaikan….kepada ibrahim attaimi radhiallahu anhu
    dengan,sebahagian/sedikit dari keterangan ,dari keterangan yang panjang ,yang berbunyi….
    demi yang mengutusku sebagai nabi dengan kebenaran sesungguhnya,orang yang mengamalkannya,pada satu malam telah dicatat baginya kebaikan untuk setiap titik air hujan yang turun dari langit semenjak dunia diciptakan hingga hari segala bentuk kebangkitan ,segala keburukan nya,dihapuskan sepadan setiap benih yang tumbuh di bumi,dan siapa saja,yang mengamalkan nya,dari kalangan,mukminin dan mukminat,baik yang terdahulu,dan yang terkemudian….
    inilah…….amalam….nya
    1 -al-fatihah…..dibaca 7 kali…….
    2 -surah annas dibaca 7 kali…….
    3 -surah al-falaq dibaca 7 kali…….
    4 -surah al -ikhlas dibaca 7 kali…….
    5 -surah al-kafirun dibaca 7 kali…….
    6 -ayat kursi dibaca 7 kali…….
    7 -subhanallah,walhamdulillah,wala ilaha illallah,wallahu akbar dibaca 7 kali…….
    8 -allahummasalli alamuhammad wa ala alimuhammad wasahbihiwassalam dibaca 7 kali…….
    9 -minta ampun untuk diri sendiri,kedua ibu bapa,mukminin dan mukminat , 7 kali…….
    10 – allhumma rabaf a’l wabihim a’jilan wa a’jilan fii daiini wadunya wal akhirah maa antalaha walaa taf a’l binaaya maulanaa manahnulahu ahlan innaka ghafuuran haliim jawwaadan kariim barra ra uufurrahiim dibaca 7 kali…….
    hanya mereka yang ber untung dunia dan akhirat…yang akan…mengamalkan….nya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.978 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: