Tinggalkan komentar

Without True Knowledge of the Past, There is No Future

“Hana nguni hana mangke, tan hana nguni tan hana mangke, aya ma baheula aya tu ayeuna, hanteu ma baheula hante tu ayeuna. Hana tunggak hata watang, tan hana tunggak, tan hana watang, hana ma tunggulna aya tu catangna” (“Ada dahulu ada sekarang, bial takj ada dahuilu maka tak ada masa sekarang, karena masa silam maka ada masa kini, bila tak ada masa silam maka tak ada masa kini. Ada tunngakl tentu ada batang, bila tak ada tunggak maka tak ada batang, bila ada tunggulnya tentu ada batangnya”.)

Rakeyan Damasiksa, raja Sunda (1175-1297) dalam Naskah Amanat Galunggung.

You may think you come from some smart apes or from no-where, however, wouldn’t it just be nice to know the real truth. The only reason you don’t know is that ‘
The legacy we leave to our future generations. Let’s be the change and make the world a better place! ♥
HUMANSAREFREE.COM

Without True Knowledge of the Past, There is No Future

You may think you come from some smart apes or from no-where, however, wouldn’t it just be nice to know the real truth. The only reason you don’t know is that ‘they’ have lied to you and you have never been searching for it, that is, until now.

Conventional philosophical, historical, scientific and religious sources should have explained why you are here, and what you must do to achieve what you were meant to achieve in this life. And to do that, you first have to understand what you really are, because you truly don’t know, do you?

Continue Reading »
Iklan
Tinggalkan komentar

Kronologi Sejarah Pulau Jawa (10.000 SM – 2017)

Kronologi Sejarah Pulau Jawa (10.000 SM – 2017)

Bismillahirrahmanirrahim…

Selamat malam, agan dan aganwati sekalian. emoticon-Malu (S) Izinkanlah ane yang masih newbie ini berbagi sebuah video bikinan ane tentang peta sejarah Jawa dari taun 10.000 SM – 2017 ini. Dari munculnya kebudayaan Gunung Padang, zaman Hindu-Buddha, Islam, kolonial, sampai lahirnya Indonesia Raya ini.

Ane juga bikin catatan kronologinya dari tahun ke tahun. Sumber infonya ane ambil dari kompilasi babad, kidung, naskah, prasasti, wiki & buku sejarah. Ane coba bikin seakurat yang ane bisa, jadi kalo agan nemu ada yang salah mohon dikoreksi ya! emoticon-Blue Guy Peace

Oke, langsung saja:

Quote:

Kronologi:
Quote:

Spoiler for Sebelum Masehi

Kronologi Sejarah Pulau Jawa (10.000 SM - 2017)

  • 10000 SM – Kebudayaan Gunung Padang muncul di Cianjur.
  • 9500 SM – Kebudayaan Goa Pawon muncul di Bandung.
  • 7500 SM – Kebudayaan Pangguyangan muncul di Sukabumi.
  • 4000 SM – Tahap kedua kebudayaan Gunung Padang.
  • 3000 SM – Kebudayaan Cibedug muncul di Lebak.
  • 2000 SM – Tahap ketiga kebudayaan Gunung Padang.
  • 1000 SM – Kebudayaan Cipari muncul di Kuningan.
  • 800 SM – Kebudayaan Pasir Angin muncul di Bogor.
  • 500 SM – Cipari ditinggalkan.
  • 400 SM – Gunung Padang ditinggalkan. Kebudayaan Buni muncul di Bekasi. Pasir Angin kemungkinan berkembang menjadi peradaban kuno Caringin Kurung.

Quote:

Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Tantangan Pendidikan Moral (Pemberadaban) Manusia Modern

Gambar terkaitTantangan terberat bagi kita para orang tua dan para guru sejati dalam mendidik atau tepatnya “memberadabkan (Ta’dib) generasi muda –khususnya anak kita sendiri– adalah membentengi jiwanya dari hegemoni individualisme-egoistik humanisme anthroposentrik liberal dalam materialisme-modernisme ala Barat dalam dunia lembaga pendidikan formal dan informal, maupun media massa elektronik dan lingkungan pergaulannya (peer grup). Karena semua ini justru malah menghancurkan otoritas pembimbingan, pendidikan dan pemberadaban dari para orang tua, ulama dan para guru tradisional suci yang luhur-mulia, yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai ilahiyah dan akhlakul karimah (budhi pekerti). Inikah “Generation Gaps”? , atau dalam bahasa KH Abdul Azis Tempurejo Jember disebut “hilangnya “Sistem Sentral Keberguruan”. Bagaimana menurut amatan, opini dan analisa para sahabat ? Mari berdiskusi dan bertukar & berbagi pengalaman dan wawasan. (AYS, Maret 2017)

Apa yang menjadi gagasan pemikiran sosiolog modern ini belum tentu benar semuanya. Terutama ketika ia memandang rendah (melecehkan) otoritas tradisonal suci/sakral dan otoritas kharismatis sebagai tidak rasional dan tidak ilmiah. Ini juga tantangan besar buat Nahdatul Ulama (NU), serta para Budayawan-Spiritualis. http://juliansyahzen.blogspot.co.id/…/teori-otoritas…

Continue Reading »

Tinggalkan komentar

#JOKOWI, #FREEPORT, DAN HAK ANGKET…!!! Pintu kehancuran Amerika

#JOKOWI, #FREEPORT, DAN HAK ANGKET…!!!

Pintu kehancuran Amerika

Saat ini, DPR RI dari koalisi Gerindra cs sedang asyik menggulirkan hak Angket DPR terhadap keputusan pemerintah mengembalikan Jabatan Gubernur kepada Petahana Ahok.

Reaksi kecewa DPR diwujudkan dengan menggulirkan hak angket DPR terhadap pemerintah.

Ini tidak begitu mengejutkan, karena sebelum hak angket bergulir, Presiden juga akan digulingkan dengan isu2 tidak waras para oposisi yang oportunis.

Mulai dari Aksi 411 dan 212 yang terindikasi gerakan makar, hingga di bekuknya beberapa pentolan aksi yg ingin mengarahkan demonstran ke Gedung DPR untuk menggugat pemakzulan Presiden.

Tapi aksi ini gagal Total. Aksi dilanjutkan dengan isu penyadapan boss cikeas yang merasa disadap oleh tim hukum Ahok terkait pembicaraan telepon dgn ketua MUI makruf Amin.

Demokrat dan sekutunya menggulirkan hak angket untuk menginvestigasi hal tsbut.

Continue Reading »

2 Komentar

Rekonstruksi Kerajaan Pengging Kuno

Rekso Amukti Ahmad menambahkan 3 foto barumencari jawaban bersama Ce Ce Nicky dan 22 lainnya di Lokalisasi Semampir Kediri.

9 Maret pukul 20:44 ·

 

“Rekonstruksi Kerajaan Pengging Kuno…” (Menelaah tetesan Pajang)

Upaya mengungkap keberadaan keraton Pengging

A. Data Administrasi Lokasi

Foto Rekso Amukti Ahmad.Situs keraton Pengging berada didesa Ngaru yang termasuk wilayah Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah, jika diukur dari permukaan air laut ketinggian situs sekitar 177 meter dengan letak astronomis 40 21 1311 Bujur Timur dan 7 0 131 39 ½ 1 Lintang Selatan

Kawasan ini memiliki kepadatan penduduk 1.776 jiwa / km2, pada umumnya masyarakat hidup disektor pertanian khususnya tanaman pangan, daerah ini merupakan salah satu daerah subur dan andalan penghasil pangan bagi kabupaten Boyolali

Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Bedah Buku Ibnu Khaldun, Sosiolog Islami

Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Post-Secularism: Peluang bagi Agama-agama

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

sembrani

bertukar ide, melampaui mimpi bersama

Nurul Wirda

0812-8267-9182

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.