Tinggalkan komentar

NABI ADAM AS DITURUNKAN DITANAH HIND – ADAT CLAN DI KOMPUO (KAMPAR) BERMULA PADA GENERASI KE EMPAT

NABI ADAM AS DITURUNKAN DITANAH HIND – ADAT CLAN DI KOMPUO (KAMPAR) BERMULA PADA GENERASI KE EMPAT
————————————————————–
by : Indra Zoneaydi Piliang
MENYIBAK MISTERI LINTAS ZAMAN
BAB II
KAMPARTRA ISLAND SEBELUM AMPUO
Diriwayatkan oleh Sa’id bin Jubair :“Dia bernama Adam hanya karena dia diciptakan dari kulit (adim)bumi”.
“Adam diciptakan dari kulit(adim)bumi dan oleh karena itu disebut Adam”
Diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib : “Adam diciptakan dari kulit (adim)bumi, mengandung sesuatu yang thayyib, dan sesuatu yang baik dan sesuatu yang buruk. Semua ini dapat dilihat pada anak-anak Adam, (ada yang) baik dan buruk”.
.
Ayat-ayat Al Quran yang menjelaskan penciptaan nabi Adam a.s secara berurutan dari awal hingga akhir berjumlah 14 ayat :
1. QS 3.59. Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah (turaab), kemudian Allah berfirman kepadanya : “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia.
2. QS 6.2. Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah (thiyn), sesudah itu ditentukannya ajal……
3. QS 7.12. Allah berfirman : “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu ?” Menjawab iblis “Saya lebih baik daripadanya : Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah (thiyn)”.
4. QS 15.26. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia t (Adam) dari tanah liat kering (shalshal) dari lumpur hitam (hamaain) yang diberi bentuk.
5. QS 15.28. Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (shalshal) dari lumpur hitam (hamaain) yang diberi bentuk,
6. QS 15.33. Berkata Iblis : “Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (shalshal) dari lumpur hitam (hamaain) yang diberi bentuk”
7. QS 17.61. …..mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata : “Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah (thiyn)?”
8. QS 18.37. ……”Apakah kamu kafir kepada (Tuhan) yang menciptakan kamu dari tanah (turaab), kemudian dari setetes air mani…..”
9. QS 20.55. ……Darinya (bumi / tanah (ardh)) itulah Kami menciptakan kamu…..
10. QS 22.5. ….Kami telah menciptakan kamu dari tanah (turaab), kemudian dari setetes mani…..
11. QS 23.12. ….Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (sulaatin) dari tanah (thiyn).
12. QS 30.20. …Dia menciptakan kamu dari tanah (turaab), kemudian tiba-tiba kamu …….
13. QS 32.7. …. Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah (thiyn).
14. QS 35.11. Dan Allah menciptakan kamu dari tanah (turaab) kemudian dari air mani….
15. QS 37.11. …… Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat (thiynillaazib).
16. QS 38.71. …. kepada malaikat : “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah (thiyn)”
17. QS 38.76. ….. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah (thiyn)”.
18. QS 40.67. Dialah yang menciptakan kamu dari tanah (turaab) kemudian dari setetes mani…
19. QS 53.32. …Dia menjadikan kamu dari tanah (ardh) dan ketika kamu masih janin …
20. QS 55.14. Dia menciptakan manusia dari tanah kering (shalshal) seperti tembikar (fakhkhaar)
21. QS 71.17.“Dan Allah menumbuhkan (anbata) kamu dari bumi (ardh) dengan sebaik-baiknya”.
.
Berdasarkan uraian di atas dapat diambil kesimpulan :
-Penciptaan nabi Adam as dilakukan secara bertahap, seperti tumbuhnya tumbuhan dari dalam bumi. Bertahap artinya berproses, tidak serta-merta “cling” ada dari ketiadaan.
-Al Quran sudah menyebutkan komposisi kimiawi tubuh manusia dari zat-zat makro dan mikro antara lain :
1). Thiyn sebagai simbol hydrogen (H)
2).Turaab sebagai simbol oksigen (O)
3).Hamaa-in sebagai simbol nitroten (N)
4).Shalshal sebagai simbol karbon (C)
5).Ardh dan Thiynillaazib sebagai simbol mineral-mineral mikro.
Menurut berbagai literature, unsur yang paling banyak dalam tubuh manusia adalah karbon, karena ketika manusia maninggal unsur ini tetap bertahan. Namun sebenarnya jika diperhatikan berat tubuh manusia hidup didominasi oleh air yang mengandung unsur hidrogen dan oksigen.
-Semua proses perubahan adalah dengan kehendak Allah SWT, sehingga dari unsur-unsur yang mati dapat tercipta sebuah bentuk unsur yang hidup. Hal ini dapat terjadi karena adanya factor ‘kehendak Allah SWT’, artinya jika proses ini dilakukan di laboratorium selama umur bumi pun, jika Allah SWT tidak menghendaki, tidak akan tercipta apapun, bahkan satu rantai molekul protein atau lemak yang sangat sederhana.
-Manusia tidak akan dapat meniru kerja Allah SWT. Mengubah dari bentuk turaab menjadi kulit, tanah, daging, dan darah adalah proses yang ilmunya hanya dimiliki oleh Allah SWT.
.
Nabi Adam a.s beranak-pinak hingga 400 ribu orang sebelum meninggal dunia . Salah satu anak nabi Adam a.s bernama Syits yang juga masuk dalam golongan nabi, dan dari keturunan Syits lah lahirnya dua pewaris :
1. para nabi seperti para generasi nabi Idris a.s dan berturut-turut ke nabi Nuh a.s hingga datanglah bencana banjir terbesar dalam sejarah yang membunuh hampir semua populasi di dunia. Kehidupan baru di dunia dimulai dimana hanya beberapa orang saja yang hidup dari umatnya nabi Nuh a.s . Nabi Nuh a.s yang mencapai usia 950 tahun kemudian beranak-pinak hingga populasi manusia kemudian bertambah banyak lagi dan menyebar ke berbagai saentero penjuru dunia.
.
2. Para Wali atau dikenal juga Batara atau Dewa yang menggenerasikan para Datu nan sa-ino samalu, sakayo samulio, sa-utang sapiutang ,ughang nan sa-asal saniniok munyang, sa-umpun bak soghai, satandan bak pisang. Ompek suku di-ate, ompek suku dibawah, duo baghi sabolah ka daghek, duo baghi sabolah ka sungai, bacacau nan di ulu, ba otok nan di ulak, nan tasobuik kelompok adat,iduik dikanduong adat, mati dikanduong bumi, Domo, Putopang, Piliang, Melayu, Mandeliong , Kampai, Bendang , Caniago, Maih Muniliang, Pungkuik Kandangkopuh, Bonuo Ampu, Kuti Soborang, suku nan tigo, suku nan ompek, suku nan limo, palabi. Penjawat kekuasaan soko / kelembagaan Ninik Mamak terwujud dan diembankan pada laki-laki sebagai pemimpin zohir. pisoko berasal dari kata soko kemudian mendapat awalan pi , sehingga kata soko menjadi pisoko berarti yang utama. pisoko adalah kepemilikan, kebebasan, kekuasaan, sesuatu yang bisa dibagi-bagi dll, sedangkan soko adalah kehidupan, kasih sayang, menampung, menerima dan tidak bisa dibagi-bagi.
.
Ruh kepemimpinan tetap ditangan soko dan pelaksana kepemimpinan di tangan laki-laki, penyerahan kekuasaan adat di tangan kemenakan yang laki-laki, atas kesadaran bahwa laki-laki merupakan kekuatan pembela yang dibenarkan dalam adat, dengan syarat bahwa yang manjawek pisoko ( gelar Ninik mamak) harus mempunyai hubungan tali rahim nan sa powuik sa umpuok yang tidak terputus.
.
Soko mamogang adat , pisoko nan manjalan, nagoghi bqpagau adat, ajo diadatkan. runtut purus pahujungan keturunan Raja-raja berempu hak bersabda dan berpaditha ratu serta bermaklumat, sebagai perentahnya dilangit dan dibumi karna haknya jenang sakti bersipat rendah hati, jauh dari iri dan dengki jadi petunjuk adat didalam negeri, petujuk hidup ,manusia dibumi, wilayah adatnya odah manusia hidup mengadu nasib untung rezeki, agar jangan dizalimi, untuk manusia beteduh dimalam hari, dan disiang hari, menjadi mupakat majelis Kerapatan pada abad ke XIV Masehi.
.
Kelompok nan diadatkan di tomusai Suku Induk Raja Mansur, Majo Rokan, Simajo Lelo, Seri Marajo, Majo Rajo, Suku Anak Raja-raja rambah yang diketuai oleh Sutan Mahmud, Suku Nan Seratus Dt. Setia Raja, Suku Non Limo Puluh Dt. Seramo, Sutan Laut Api, Sutan Tuha Kaiti, Sutan Kemalo Bulan, Sutan Selindung, Mangaraja Timbalan Pawan, Mangaraja Timbalan Sei. Pinang, Mangaraja Timbalan Tg. Berani, St. Bungsu, St. Mengamar, St. Palembang, St. Mengemar, St. Badullah, St. Said Johor, Mangaraja Silindung ,Mangaraja Khatib, Mangaraja Malin, Suku Nan Seratus Dt. Nindo Suku Anak Rajo St. Ibrahim , Suku Anak raja Induk Tanjung Alam Rajo Gegar Alam, Suku Anak rajo-rajo Induk Pasir Limau Manis Tengku Besar, Suku Empat Induk koto intan kunto Dt. Paduko Besar, Suku Keluarga Tengku Panglima Besar Dt. Panglimo Besar, Suku Maha Raja Rokan Dt. Tengku Maha Raja Rokan, Suku Tengku Besar Dt. Tengku Besar, Suku Maha Raja Dt. Tengku Maharaja, Dt.Syarif bandaro.
.
Adat istiadat dan budaya warisan leluhur yang tumbuh dan berkembang di wilayah Kerajaan, Kesultanan Nusantara Se-Dunia. Jika Sripaduka yang Dipertuan mangkat ninggalkan bumi, tulak berlayan bernisan condong maka, atau Sripaduka yang Dipertuan ingkar kanjanji, sehingga merugikan hidup manusia dibumi maka Kebawah duli yang Dipertuan harus diganti karna sara dipangku bumi hilang hakya merentah dilangit dan dibumi maka adat pergi nerjuni, yang sudah dinobat Raja kuasa Negeri Dipertuan di wilayahnya, yang telah dijenangkan dengan upacara Adat Kerajaanya diperakui sebagai dewan saptanegara dan mancanegara berhak mengganti sesuai Amanat Majelis Kerapatan.
Bersambung
#adat_soko_pisoko_limbago_by_indra_zoneaydi_piliang#
#alamsoko_alampisoko_alamlimbago#
#kampautungkunantigotanahhind#
#baramulo_dua_lembah_yang_baik_lembah_bakkah_dan_lembah_hindditimur_dalami_riwayat_hadis_attirmizi#
#tuturan_dalil_basajogha_by_indra_zoneaydi_piliang#

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

Sembrani

Membahas ISU-ISU Penting bagi Anak Bangsa, Berbagi Ide, dan Saling Cinta

Wirdanova

+62811-813-1917

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Modesty - Women Terrace

My Mind in Words and Pictures

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: