Tinggalkan komentar

Bung Karno: “Boleh Beragama masing-masing Tapi Tetaplah Berbudaya Nusantara”

Beragama dengan cara meniru mentah-mentah plek budaya asing negeri tempat lahirnya Agama tersebut, sambil mengabaikan dan melecehkan budaya asli sendiri tanah air ibu pertiwi, adalah sikap dan perilaku anti Pancasila Dan anti kedaulatan NKRI. (inspirasi Bung Karno, Lembaga Pemikiran Islam Bung Karno/LPI-BK)

 

Menolak secara Gebyah Uyah terhadap setiap kebenaran dan keindahan Ilahiyah di alam semesta-Nya ini hanya karena semangat fanatisme radikal chauvinistic (ashyobiyah) sempit, bukanlah kebijaksanaan Pancasilais. (Inspirasi Bung Karno, Lembaga Pemikiran Islam Bung Karno-LPI-BK)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

Sembrani

Membahas ISU-ISU Penting bagi Anak Bangsa, Berbagi Ide, dan Saling Cinta

Wirdanova

+62811-813-1917

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Modesty - Women Terrace

My Mind in Words and Pictures

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: