Tinggalkan komentar

Transcendental Unity of Religion: Gayatri Matram, Hindu ini mirip maknanya dengan Al-Quran Surat A-Fatihah

Transcendental Unity of Religion: Gayatri Matram, hindu ini mirip maknanya dengan Al Quran Surat A-Fatihah,

https://www.youtube.com/watch?v=SarlTxrAbIY

GAYATRI MATRAM ADALAH IBU DARI WEDA…
AL FATEKAH ADALAH IBU DARI QURAN.

Untaian kalimat dari dua bahasa yg berbeda dengan makna yg sama.

OM BHUR BHUWAH SWAH
Ya Tuhan, engkau adalah penguasa alam nyata, alam sorga dan neraka (termasuk alam antara), serta alam Brahman

Alhamdulillahi rabbil ‘Alamin
segala puji bagi Allah Rab seluruh alam

TAT SAVITUR WARENYAM
hanya engkaulah satu-satunya yang patut disembah

Iyyaka Na’budu
Hanya Engkaulah satu-satunya yang patut disembah

BHARGO DEVASYO DHIMAHI
engkaulah satu-satunya tujuan dari semadhi hamba

wa iyyaka nasta’in
Dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan

DHIYO YO NAH PRACODAYAT
tunjukkanlah hamba jalan yang terang, agar hamba bisa kembali kepada-Mu

Ihdina Syiraathal mustaqim
Tunjukilah kami jalan yang lurus…

Om = omkara = sebutan/nama tuhan.
Bur, burwah, swaha = alam arcapada, mayapada, dan sorga.
Tat savitur varenyam = darimulah semua berasal.
Bhargo dewasha dimahi = wahai mahluk dalam wujud cemerlang/cahaya.
Dhiyoyonah prachondayat = berkatilah kami.

Menurut Veda (pengetahuan) ada banyak jalan dan cara menuju pada kebenaran tertinggi (Tuhan) karena Tuhan memiliki banyak nama dan bentuk. orang bijak pasti menghormati perbedaan tsb sebagai kesatuan bukan sebagai permusuhan, bahwa semua makhluk adalah sama2 ciptaan Tuhan. om shanti shanti shanti (salam damai).

GAYATRI MANTRAM FUNGSI DAN BERKAHNYA BAGI YANG MENGUCAPKAN

OM AWIGHNAM ASTU NAMO SIDDHAM

Sudah banyak diantara umat Hindu yang mengenal dan hapal mantra Gayatri, namun belum semua diantara yang hapal dan mengenal mantra Gayatri mengetahui apa saja kegunaan dari mantra yang sangat universal ini dan dianggap sebagai ibunya mantra.

Untuk itu saya mencoba menyampaikan sedikit pengalaman mempergunakan mantra Gayatri dalam kehidupan sehari-hari dan dampak sampingan bagi kita untuk meningkatkan tingkat spiritual masing-masing.

Sebelumnya, perlu diketahui yang lebih penting dari pada itu adalah pemahaman tentang keberadaan diri kita sendiri yaitu bahwa kita lahir ke dunia bukanlah seorang diri. Secara kodrat sudah ditentukan bahwa manusia itu lahir ke dunia bersama dengan delapan saudara kembarnya sehingga menjadi sembilan dengan dirinya. Empat berada di luar diri manusia dan lima berada di dalam diri manusia yang dikenal dengan sebutan “sedulur papat kelima pancer”. Sedulur papat kelima pancer ini adalah merupakan kunci utama dari berhasil atau tidaknya seseorang mengarungi kehidupan di dunia ini dan di dunia kelanggengan. Ketika kita mau makan, berangkat kerja, sembahyang dan sebagainya kita harus mengajak mereka bersama-sama, agar kita dijaga dari hal-hal yang tidak kita inginkan.

MANTRA GAYATRI

OM BHUR BUWAH SWAH
TAT SAWITUR WARENYAM
BHARGO DEWASYA DHIMAHI
DHIYO YO NAH PRACODAYAT

(Ya Tuhan, Engkau penguasa alam nyata, alam gaib, alam maha gaib)
(Engkaulah satu-satunya yang patut hamba sembah)
(Engkaulah tujuan hamba dalam semadhi)
(Terangilah jiwa hamba agar hamba berada dijalan yang lurus menuju Engkau)

1. MANTRA  GAYATRI UNTUK MENGAGUNGKAN  DAN  MENYEMBAH TUHAN.

Dengan mengucapkan mantra Gayatri secara berulang-ulang minimal 108 kali sesering mungkin untuk mengagungkan, menyembah Dia, maka kita akan memperoleh ketenangan jiwa dan pikiran, caranya :

Ucapkan pertama Om Awignham Astu Namo Siddham sebelum kita memulai . Selanjutnya ajak saudara kita(nyama papat) untuk sembahyang : Sedulurku papat kelima pancer, kakang kawah adi ari-ari kang lahir tunggal dine, tunggal dalam kadangku, tuwo lan sinom podo, mari kita sama-sama menyembah kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Waca. Ucapkan OM TAT SAT EKAM EVA ADWITYAM BRAHMAN, selanjutnya japa gayatri dengan khusuk( minimal 108 kali.)

2.MANTRA GAYATRI UNTUK MEMBUKA TUJUH CAKRA UTAMA YANG ADA DALAM DIRI MANUSIA, DIBANTU PRANAYAMA DAN DAGDI KARANA

Dengan melakukan pranayama adi pada waktu pagi atau malam hari dengan cara :
Duduk bersila, pakaian agak longgar, alas duduk yang empuk lakukan:

  1. Tarik nafas yang dalam dengan cepat langsung ditaruh diperut bagian  bawah/puser,tahan sebentar sambil baca mantra dalam hati: OM Ang Atmaya Brahma murtyayai namah.
  2. Nafas dinaikkan ke dada ditahan sebentar sambil baca mantra dalam hati: OM Ung Antaratmaya Wisnu Murtyayai namah
  3. Nafas dinaikkan ke kepala dan ditahan semampunya dan jangan memaksakan, sambil ucapkan mantra dalam hati: OM Mang Paramaatmaya Iswara murtyayai namah
  4. Nafas dibuang perlahan dengan mengucapkan mantra dalam hati: Om Ung Rah Pat astraya namah sarwa winasaya swaha.
  5. Lakukan dengan sabar dan ulangi beberapa kali semampunya. Kalau   capek bisa istirahat sebentar.
  6. Setelah melakukan pranayama adi, lakukan dagdi karana yaitu posisi tetap duduk bersila lalu ucapkan mantra :

OM Sariram kundam ityuktan
Triyantah karanam indhanam
Sapta Ongkara mayo bahnir
Bojananta udindhitah

(Ya Tuhan, semoga engkau jadikan tubuh ini bagaikan tungku api)
(yang sanggup membakar ketiga dunia dalam tubuh ini)
(menjadikan tujuh Ongkara/cakra yang ada dalam tubuh hamba menjadi terbuka)
(sehingga dapat menyimpan kekuatan prana)

Sambil mengucapkan mantra di atas bayangkan api rahasya yang berada di dalam kunda rahasya membakar semua papa roga menjadi abu .Bayangkan diri kita seakan-akan berada di tengah-tengah kobaran api suci yang membakar semua papa roga dan penyakit .

Kemudian ucapkan mantra

OM Ang astra Kala Agni Rudra ya namah swaha
(Ya Tuhan, atas restumu semoga Api Rudra yang rahasia hadir dalam tubuh hamba)

pada saat mengucapkan mantra ini bayangkan agni Rudra dari ujung jari kaki kanan membakar selubung maya kosa yang membungkus atman sehingga atman menjadi bersih dan bersinar

Setelah beberapa saat, ucapkan Amerta Mantra ;

OM Hram hrim sah Paramaciwa Raditya ya nama swaha
OM Ung Rah Phat astra ya namah.

Bayangkan ada tirta amerta yang mengguyur kepala kita terus mengalir melalui ubun-ubun keseluruh tubuh melalui tulang belakang menghanyutkan abu kekotoran tadi.

Teruskan japa Gayatri Mantram 108 kali.
Lebih banyak akan lebih bagus hasilnya.

3.MANTRA GAYATRI UNTUK MENDOAKAN PARA LELUHUR KITA

Kepada para leluhur, orang tua (almarhum) dapat dilakukan sebagai berikut :
Ya Tuhan Yang Maha Pengampun, semoga engkau mengampuni segala dosa dari para leluhur hamba, atau almarhum kedua orang tua hamba (sebut namanya), berikanlah tempat yang layak kepada mereka. Hamba hadiahkan Gayatri Mantram 108 untuk beliau. Leluhur yang kita doakan biasanya akan hadir dalam mimpi.

4.GAYATRI MANTRAM DIUCAPKAN PADA SAAT KITA MAU BERANGKAT KERJA, MELIWATI TEMPAT-TEMPAT YANG ANGKER DAN MENAKUTKAN

Ketika kita mau berangkat kerja atau berniat pergi kesuatu tempat, sebelum melangkah keluar dari pintu rumah ada tata krama yang perlu dilakukan demi keselamatan kita di jalan, apalagi ketika pada malam hari kita melewati tempat yang angker. Caranya :

Sebelum keluar dari pintu utama rumah, kita berdiri dibawah pintu, tarik nafas dalam, jari telunjuk melintang di depan kedua lobang hidung, hembuskan nafas lalu rasakan, lobang mana yang terasa lebih kencang keluarnya udara. Kalau lobang sebelah kanan yang terasa lebih kencang, maka kaki yang duluan melangkah adalah kaki kanan. Kalau lobang sebelah kiri yang terasa lebih kencang, maka kaki yang duluan melangkah adalah kaki kiri. Kalau kedua-duanya sama, maka kaki yang duluan melangkah terserah kita. Sebelum kita melangkahkan kaki, maka sebaiknya kita harus mengajak saudara kita :

Sedulurku papat kelima pancer, kakang kawah adi ari-ari kang lahir tunggal dina, tunggal dalam kadangku, tuwo lan sinom podo, mari kita sama-sama berangkat ke ….
Jagalah aku dalam perjalanan.

Ucapkan Gayatri Mantram 7 kali. Baru melangkahkan kaki sesuai dengan hasil yang diperolah tadi.

Apabila kita merasa ketakutan ketika melewati suatu tempat, kita tinggal mengucapkan Gayatri Mantram saja.

Di dalam kita mengucapkan Gayatri Mantram, jumlah bait yang diucapkan tergantung untuk apa kita bergayatri mantram, Bila kita memohon pertolongan dari Tuhan, kita ucapkan gayatri mantram sebanyak 7 kali (pitulungan), 70 kali atau 700 kali dan lebih bagus lagi kalau 7000 kali.

Bila kita memohon kesempurnaan kepada Tuhan, maka kita ucapkan gayatri mantram sebanyak 9 kali (sempurna), 99 kali atau 999 kali dan lebih bagus lagi 9999 kali.

Bila kita memohon jalan yang sukses atas suatu kegiatan/upacara, maka kita ucapkan gayatri mantram sebanyak 11 kali (pintu gerbang), 111 kali atau 1111 kali.

5.GAYATRI MANTRAM UNTUK MENDOAKAN ORANG YANG SEDANG SAKIT.

Kepada orang yang sedang dicoba oleh Tuhan dengan memberikan penyakit, maka dengan mantra Gayatri kita bias membantu untuk memohon kesembuhan dari Yang Maha Menyembuhkan. Caranya :

Ya Tuhan Yang Maha Menyembuhkan, semoga Engkau anugrahkan kesembuhan kepada ……(sebutkan namanya) lalu panggil saudaranya yang sakit; sedulur papat kelima pancer si jabang bayi …….(sebut namanya yang sakit), bantulah saudaramu yang sedng sakit supaya sehat. Barulah berjapa Gayatri sebanyak 77 kali atau 777 kali. Bila perlu, lebih bagus lagi dibantu dengan sarana air putih. Setelah selesai air putih diminumkan dn dibalurkan kebadan yang sakit. Dalam hal ini, pemohon harus dalam konsentrai penuh. Bagi yang sudah bisa menerima sinyal/petunjuk dari gaib, maka gambar yang terlihat oleh mata bhatin; bias orang yang sakit tersenyum sehat, bias sinar terang, ini artinya orang yang sedang sakit akan dianugrahkan kesembuhan. Kalau gambar yang diterima dari gaib berupa kuburan atau kobaran api yang membakar sesuatu, ini petunjuk bahwa memang sakit ini adalah jalannya untuk meninggal. Namun tanda apapun yang diterima itu hanya untuk sendiri, jangan dulu disampaikan kepada orang lain, tidak boleh mendahului kehendak Tuhan.

6.GAYATRI MANTRAM KITA UCAPKAN PADA SAAT KITA AKAN TIDUR

Ketika kita berniat untuk tidur, maka sebelumnya kita sebut sadulur kita: sadulurku papat kelime pancer kakang kawah adi ari-ari kang lahir tunggal dina tunggal jalan, aku mau tidur, tolong jaga aku dari orang –orang yang jahat dan sirik. Om tat sat ekam eva adwitym Brahman, selanjutnya baca Gayatri mantram 7 kali.

7.PENUTUP

Gayatri Mantram adalah sebuah mantra yang khadamnya adalah kekuatan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sangat tergantung dari tingkat kesucian pikiran dan hati dari yang mengucapkannya. Walaupun sepuluh orang sama-sama mengucapkan mantra Gayatri, tapi hasil tidak akan sama tergantung kesucian hati dan pikiran masing-masing. Namun demikian, dengan lebih sering berjapa Gayatri Mantram kita akan sedikit demi sedikit dapat mencapai kesucian itu. Teruslah berjapa dan jangan pernah bosan. Lambat tapi pasti, ketenangan jiwa akan mulai terasa. Sabar, sabar, dan sabar, karena sabar itulah kunci dari kesuksesan kita.
OM SANTI SANTI SANTI OM

Artikel  asli di poskan oleh -Gelsana- dalam kas-kus

https://wahana08.wordpress.com/2010/11/23/gayatri-mantram-fungsi-dan-berkahnya-bagi-yang-mengucapkan/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

Sembrani

Membahas ISU-ISU Penting bagi Anak Bangsa, Berbagi Ide, dan Saling Cinta

Wirdanova

+62811-813-1917

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Modesty - Women Terrace

My Mind in Words and Pictures

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: