Tinggalkan komentar

SYEKH SITI JENAR dan AHANGKARA

SYEKH SITI JENAR dan AHANGKARA

Foto Javanica.

Ki Bagus Mertabrata, ahli waris ilmu Manunggaling Kawula Gusti, memulai wejangannya dengan menceritakan asal-muasal Syekh Siti Jenar. Syekh Siti Jenar bernama kecil Ali Hasan atau biasa dipanggil San Ali. San Ali adalah anak seorang datu dari Malaka bernama Datu Shaleh yang tinggal dan menyebarkan agama Rasul di Cirebon. San Ali menghabiskan masa remajanya di Pesantren Amparan Jati pimpinan Syekh Datu Kahfi, seorang penyebar agama Rasul lainnya di Cirebon. Pada usia lima belas tahun, San Ali keluar dari Pesantren Amparan Jati untuk belajar ajaran Kasunyatan Catur Wipala pada seorang pertapa Siwa Sogata.

“Apakah di Pesantren Amparan Jati tidak diajarkan Kasunyatan Catur Wipala, Ki Bagus?” Suradipa yang belum pernah mendengar riwayat Syekh Siti Jenar penasaran.

“Pesantren Amparan Jati hanya mengajarkan kitab-kitab dari Atas Angin, Dimas. Sedangkan ajaran Kasunyatan seperti Catur Wipala hanya diajarkan para pertapa dan pujangga Siwa Sogata kepada yang menghendakinya di pedalaman Jawa,” Ki Bagus Mertabrata menjelaskan dengan wajah berbinar.

“Untuk apa Kanjeng Siti Jenar belajar ajaran Kasunyatan Catur Wipala? Bukankah Syekh Datu Kahfi juga terkenal waskita dan linuwih?” tanya Gagak Cemeng.

Ki Bagus Mertabrata menjelaskan bahwa San Ali dihantui pertanyaan yang diajukan gurunya tentang kembalinya “aku”, “engkau”, dan “dia” ketika pribadi yang ditunjuk ketiga kata ganti tersebut mati. Atas anjuran gurunya, San Ali keluar dari Pesantren Amparan Jati agar mengetahui rahasia kembalinya “aku”, “engkau”, dan “dia” dengan cara mendalami ajaran Kasunyatan Catur Wipala peninggalan Raja Majapahit Batara Kertawijaya.

“Tapi, mengapa pilihannya jatuh pada ajaran Kasunyatan Catur Wipala, Ki?” kejar Gagak Cemeng.

“Mungkin Syekh Datu Kahfi menyadari bahwa ajaran Kasunyatan Catur Wipala bisa menjelaskan tentang kembalinya ‘aku’, ‘engkau’, dan ‘dia’.”

“Apa Ki Bagus berkenan menjelaskan ajaran kasunyatan dalam Catur Wipala?”

Ki Bagus Mertabrata menjelaskan bahwa ajaran Kasunyatan Catur Wipala terdiri dari empat tahap keadaan. Yang pertama Nishprha, yaitu keadaan ketika manusia sudah tidak menginginkan sesuatu. Yang kedua Nirhana (fana’), yaitu keadaan ketika manusia merasa tidak memiliki badan sehingga segala tujuan musnah tanpa bekas. Yang ketiga Niskala, yaitu keadaan ketika manusia menyatu dan lebur dengan Hyang Maha Agung yang bersifat Suwung, Tak Terbayangkan, Tak Terpikirkan, dan Tak Tertandingi.

“Keadaan Niskala itu seperti seekor kodok yang terselimuti liangnya dan seekor kodok yang menyelimuti liangnya. Keadaan seperti ini yang disebut lebur,” Ki Bagus Mertabrata menjelaskan dengan mata terpejam, seolah tengah menembus alam gaib. “Sedangkan yang keempat adalah Nirasraya, yaitu ketika keadaan Niskala melebur ke dalam Parama Laukita (fana’ fil fana’). Dalam keadaan ini, tidak lagi ada kodok maupun liang. Tidak ada lagi ‘aku’, apalagi ‘engkau’ dan ‘dia’. Keadaan ini tidak berciri dan melampaui ‘aku’, ‘engkau’, dan ‘dia’. Semuanya telah kembali, lebur, dan menyatu dalam Hyang Mahaluhur.”

“Setelah tamat belajar ajaran Kasunyatan Catur Wipala, San Ali berlayar menuju tanah Arab untuk belajar ajaran Rasul lebih dalam sembari berdagang. Dalam perjalanan ke tanah Arab itu San Ali mendapat julukan Syekh Abdul Jalil,” lanjut Ki Marlapa, ahli waris ilmu Manunggaling Kawula Gusti lainnya.

“Ajaran apa yang didapat Kanjeng Abdul Jalil selama berada di Arab sana, Ki Marlapa?” tanya Suradipa tak sabar.

“Di tanah Arab, Kanjeng Abdul Jalil bertemu berbagai jenis ajaran Rasul yang diajarkan pandita-pandita besar. Salah satunya adalah ajaran dari seorang pandita bernama Abdul Karim Al-Jilli, yang memberikan pengajaran tentang Manusia Sempurna dan Sangkan Paraning Dumadi (asal dan tujuan keberadaan),” Ki Marlapa menjelaskan dengan lirih.

Nyi Gadung Melati, saudara seperguruan Ki Bagus Mertabrata dan Ki Marlapa, melanjutkan cerita tentang kembalinya Syekh Abdul Jalil ke Nusantara. Datang dari Arab, Syekh Abdul Jalil lantas mendirikan pesantren di Lemahbang, Cirebon. Tak lama kemudian, para wali meminta Syekh Abdul Jalil menjadi anggota Majelis Wali yang bertugas di Brang Kulon (Jawa belahan barat), melanjutkan syiar Syekh Datu Kahfi yang telah wafat. Sejak mendirikan pesantren di Lemahbang, Syekh Abdul Jalil lebih dikenal dengan nama Syekh Siti Jenar atau Syekh Lemahbang. Di Pesantren Lemahbang, Syekh Siti Jenar mengajarkan ilmu Kasampurnan, yang lebih menitikberatkan pada laku batin daripada syariat. Hal itu membuat anggota Majelis Wali lainnya menyebutnya sebagai orang yang Anggubel Sarengat Miyak Warana (merusak syariat karena mengajarkan rahasia tertinggi ketuhanan secara terbuka).

“Jadi, benarkah Kanjeng Siti Jenar telah merusak syariat seperti yang disampaikan Majelis Wali saat itu, Nyi?” tanya Gagak Cemeng.

“Bagi Kanjeng Siti Jenar, agama itu sebagian berisi perlambang atau perumpamaan. Kita diminta untuk menyeberangi perlambang-perlambang itu agar bisa memahami intisari ajaran agama,” Nyi Gadung Melati berusaha menjelaskan pada Gagak Cemeng.

“Dalam Al-Quran ada kalimat yang mengatakan: ‘Jadikanlah pelajaran pada kejadian itu, hai orang-orang yang berpikiran tajam’ (QS. 59:2). Jika kita berpikiran tajam seperti yang dimaksud dalam kitab, maka tidak mungkin kita terus-menerus terjebak dalam perlambang-perlambang. Hyang Agung dalam kitab yang sama juga mengatakan bahwa perumpamaan yang dibuat hanya bisa dipahami mereka yang berilmu (QS. 29:43). Artinya, tidak semua yang belajar kitab mengerti perumpamaan atau perlambang di dalamnya. Perbedaan menangkap makna ini yang membuat Kanjeng Siti Jenar dan para wali lainnya berbeda pendapat, yang berujung pada wafatnya Kanjeng Siti Jenar,” Ki Bagus Mertabrata menjelaskan dengan sabar.

“Dengan alasan tersebut, Kanjeng Siti Jenar mengabaikan syariat?” Gagak Cemeng berusaha mendapat jawaban.

“Syariat itu jalan lahir, Dimas. Menurut guru kami, Ki Ageng Pengging, yang juga murid Kanjeng Siti Jenar, selain syariat sebagai jalan lahir, manusia juga harus menjalani laku batin. Kitab agama Rasul juga menyebut bahwa jalan batin itu yang membuat Hyang Agung akan selalu melimpahkan kedamaian dan kesejukan kepada manusia.”

“Bukankah shalat juga laku lahir sekaligus laku batin, Ki?” tanya Gagak Cemeng lagi.

“Shalat akan menjadi laku batin bagi mereka yang mengerti dan mau menyeberangi perlambang di dalamnya. Kalau masih terjebak dalam perlambang, shalat hanya akan menjadi laku lahir,” jawab Ki Marlapa. “Perintah shalat adalah perintah mengingat Hyang Agung, Dimas. Sedangkan perintah mengingat adalah tindakan yang harus dilakukan pada saat berdiri, duduk, dan berbaring (QS. 3:191). Jadi, yang penting adalah mengingat, eling, sebab Hyang Agung selalu bersama kita di mana pun kita berada (QS. 2:115).”

“Lalu, apa yang dimaksud Kanjeng Siti Jenar bahwa dunia adalah kematian dan kita ini orang-orang mati?” kali ini Suradipa yang bertanya.

“Kalau Dimas belajar agama Rasul, ada kalimat Kanjeng Rasul yang mengatakan bahwa manusia hidup di bumi sesungguhnya tidur dan bangun ketika mati. Al-Quran juga menyebutkan bahwa kau itu orang mati dan mereka pun orang mati (QS. 39:30).” Telunjuk Ki Marlapa menuding dadanya sendiri, lalu menuding orang-orang lainnya.

“Apa maksud kalimat itu, Ki?” kejar Suradipa.

“Menurut Kanjeng Siti Jenar, hidup sejati itu tidak merasakan kematian. Dalam kehidupan sejati yang ada hanya keselamatan dan kebahagiaan. Sedangkan kita ini dalam keadaan mati karena masih merasakan lapar, haus, sakit, gelisah, bahkan tidak jarang marah, kecewa, tersesat, dan lain-lain.”

“Bukankah rasa lapar, haus, sakit, gelisah, dan lain-lain itu justru hanya bisa dirasakan oleh yang hidup?”

“Tidak, Dimas. Sang Hidup tidak merasakan lapar, haus, sakit, dan gelisah. Tubuh kita yang terdiri dari daging, tulang, dan sumsum, ini adalah perangkap bagi Sang Hidup. Perangkap itu yang merasakan lapar, haus, sakit, dan gelisah. Sedangkan Sang Hidup tidak merasakan itu semua, sebab yang ada hanyalah kebahagiaan dan kedamaian.”

(Cuplikan dari novel sejarah AHANGKARA: Sengketa Kekuasaan dan Agama).
.
———————————–
AHANGKARA adalah sebuah novel sejarah yang mengisahkan peristiwa sirnanya Kerajaan Majapahit dari bumi Nusantara dan perang intelijen dalam peristiwa-peristiwa besar terkait peralihan kekuasaan dan agama di tanah Jawa pada abad 16 Masehi.
.
Harga Rp76 ribu (harga asli Rp95 ribu), belum termasuk ongkos kirim.
.
CARA PEMESANAN: Tulis nama, alamat, nomor HP, dan nama buku yang dipesan ke inbox atau SMS/WA ke: 081287654445.
.
———————————
Penulis: Makinuddin Samin
Jumlah Halaman: 500 hlm.
———————————

Foto Javanica.
shopping-bag

Klik untuk detail
Produk ditampilkan:
  • AHANGKARA (Novel tentang Kehancuran Majapahit)
    Javanica
    Rp 76.000 (tadinya adalah Rp 95.000)
  • Lihat selengkapnya di Javanica
    179.981 Suka

 

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Komentari

2,6 rb Komentar
Komentar
Javanica
Javanica TAUHID & MANUNGGALING KAWULA GUSTI
.
Orang yang mengecam faham Manunggaling Kawula Gusti Syekh Siti Jenar sebagai sesat karena tidak sesuai dengan Tauhid adalah orang yang tidak tahu makna sejati dari Tauhid. Tauhid dalam makna esoterik adalah sebuah pemahaman bahwa keberadaan ini tunggal adanya. Segalanya adalah Khalik, makhluk hanyalah maya, ilusi. La maujuda illallah (tidak ada yang maujud selain Allah). Huwa Al-Awwalu wa Al-Akhiru, wa Adz-Dzahiru wa Al-Bathinu (Dialah Awal dan Akhir, Zahir sekaligus Batin, tiada apa pun selain Dia). Allahu Akbar (Allah Mahabesar karena tiada sesuatu pun di luar Dia). Jika kau melihat Tuhan sebagai sesuatu di luar dirimu, itu artinya kau meruangkan Dia. Jika kau meruangkan Dia, maka ruang yang menampung Dia pasti jauh lebih besar dari Dia. Jika kau mempercayai Dia duduk di atas kursi, maka kursi yang menampung Dia pasti lebih besar dari Dia, sehingga Dia tidak lagi mahabesar karena kursi-Nya lebih besar dari Dia. Itu artinya kau masih terjebak dalam dosa syirik. Seperti apakah dosa syirik itu? Ialah ketika kau merasa ada! Karena ketika kau merasa ada, kau akan mempersepsi Tuhan, meruangkan Tuhan, mengerangkeng Tuhan dengan pikiranmu, sementara Dia, sebagaimana keberadaan, melampaui pencerapan akal dan bala tentaranya: pancaindra. Inilah makna sebuah dalil yang menyatakan bahwa setiap anak Adam pasti akan memasuki neraka. Yang dimaksud adalah neraka Rwabhineda, dualitas. Setiap anak Adam pasti mengalami dosa syirik dan menjadi musyrik. Inilah yang dimaksud oleh seorang Sufi ketika mengatakan: “Dosa terbesar di alam semesta adalah ketika kau merasa ada.”
.
Lalu kau mengatakan Syekh Siti Jenar sesat karena ia berfaham Manunggaling Kawula Gusti? Jika demikian, kata-katamu lahir dari ketaksadaranmu, awidyamu. Syekh Siti Jenar adalah pelakon Tauhid dalam bentuknya yang radikal, ketika ia mengalami peleburan dengan semesta, hingga tiada yang tersisa selain sang keberadaan itu sendiri, Gusti itu sendiri. Kehambaannya melebur, manunggal, dengan Gustinya. Pada saat beliau mengalami pengalaman manunggal itu, beliau lepas dari dosa syirik—yang hampir semua manusia mengalaminya. Gunakanlah akal pikiranmu dan istighfarlah, karena kau tiada bermakna apa-apa tanpa Gusti. Kau hanyalah wayang Gusti karena La haula wala quwwata illa billah (segala daya dan upaya yang kau punyai sejatinya adalah daya Gusti).

668

Kelola

 · Balas · 27m · Telah disunting

Javanica
Javanica Jangan salah paham. Setiap agama mempunyai syariat sendiri-sendiri, jalan sendiri-sendiri. Umat Islam mempunyai syariat sendiri, demikian pula umat agama lain. Jika umat Islam mempunya ritual shalat, umat agama lain pun mempunyai “shalatnya” sendiri, yang tentu berbeda dengan umat Islam. Umat Islam seyogianya menjalankan shalatnya sesuai dengan ajaran Islam. Yang perlu diingat, hakikat shalat adalah mendekatkan diri pada Yang Maha Agung. Banyak jalan untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Tidak hanya satu jalan, melainkan banyak jalan. Semuanya bertujuan ke satu, mendekatkan diri pada Tuhan. Bhinneka tunggal ika tan hana dharma mangrwa. Apa pun jalanmu, semuanya menuju kepada yang satu.

62

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 27m

Deddy Prihambudi
Deddy Prihambudi LHA WONG SAMA BUKU SAJA KOK TAKUT!

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 29m

Deddy Prihambudi
Deddy Prihambudi MAJU TERUS TASAWUF ISLAM!

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 29m

Deddy Prihambudi
Deddy Prihambudi MAJU TERUS NOVEL INDONESIA !

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 29m

Hoegeng Saputra
Hoegeng Saputra Untuk buku,Manunggaling Kawulo Gusti di Ponorogo pa sudah ada? Di toko buku apa mohon infonya

22

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 37m

Javanica
Javanica Tidak ada, Mas. Bisa memesannya melalui inbox FB kami atau SMS/WA ke: 0812-8765-4445. Sertakan nama, ALAMAT LENGKAP, NOMOR HP, dan NAMA BUKU yang dipesan untuk penghitungan harga plus ongkos kirim. 🙂

10

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 37m

Mamiiek Widiastono
Mamiiek Widiastono Bgm dgn pemahaman tentang Allah SWT disuatu tempat yg disebut arsi dgn pilar yg disangga malaikat…?

20

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 27m

Sembunyikan 49 Balasan
Javanica
Javanica Dalam diri manusia ada 7 cakra. Ini disimbolkan dengan langit sap tujuh. Kundalini yoga mencoba mengalirkan hawa murni Kundalini dari tulang ekor ke sahasrara chakra. Di sahasrara chakra inilah dimensi ilahi yang tertinggi berada. Bukan berarti sebelumnya tidak bernuansa ilahi. Tp masing-masing memiliki tingkatannya.

29

Kelola

 · Balas · 26m

Zain Khakashi
Zain Khakashi Waw.. kirain di naruto aja ki ada aliran cakra

9

Kelola

 · Balas · 26m

Samier Baitul Hikmah
Samier Baitul Hikmah Disangga bukan brrti dipikul ya pak hhh, semua hny perumpamaan semata,krn firmn tuhan itu sifatnya rahasia, dan rahasia itu bukan brrti tak bisa diketahui dan dipahami, disangga bisa diartikan dijunjung dg bertasbih tunduk patuh marang Gusti, krna tuhaLihat Lainnya

41

Kelola

 · Balas · 26m

Heni Puji Lestari
Heni Puji Lestari Mirip ajaran hindu mengenal 7 cakra dan kundalini yoga. Termasuk manunggal kawulo gusti ( dlm hindu dsbt moksa)

29

Kelola

 · Balas · 25m

Berlian Ria Sambali

 · Balas · 24m

Theprayadi
Theprayadi Kt kalah dgn ajaran hindu…
Krn terlalu sibuk dgn rukun, halal haram, surga neraka, membut lupa pd diri Heni Puji Lestari.

23

Kelola

 · Balas · 23m

Imron Id Arifin
Imron Id Arifin ah .. gak pak Theprayadi

Kelola

 · Balas · 23m

Putra Kelautan
Putra Kelautan syekh abdul qodir jaelani

Kelola

 · Balas · 22m

Ophi Arthadinata
Ophi Arthadinata mohon maaf saya yg awam ini, tp saya melihat disini ada kolaborasi antara ajaran hindu dan islam, mohon maaf, saya hanya berpendapat…

10

Kelola

 · Balas · 22m

Mahmud
Mahmud Ada berapakah kitab suci yg telah di turunkan oleh Allah?

3

Kelola

 · Balas · 22m

Theprayadi
Theprayadi Yg mbedakan itu sareatnya, tp pada hakekat pencarian diri sejati sama

7

Kelola

 · Balas · 22m

Arya Widya Pramana
Arya Widya Pramana Apapun Agama dan Keyakinanmu jika membuat dirimu menjadi manusia yg lebih baik serta memiliki rasa cinta kasih terhadap semua mahluk maka itulah Ajaran yag terbaik diDunia ini^^^

31

Kelola

 · Balas · 22m

Salman Alfarisi
Salman Alfarisi Yang mudah di persulitkan..yg sulit d permudahkan.yg hak dgn yg bathil di campur adukan.yg halal d haramkan, yg haram di halalkan..itulah di sebabkan manusia bnyaknya mninggalkan Alqur’an & terlebihnya ilmu dalam diri^ lalu kebingungan..

13

Kelola

 · Balas · 21m

Kanjeng Dihatiramon
Kanjeng Dihatiramon Ajaran islam itu sdh clear,,bersumber Alquran dan sunnah serts ijma ulama..jgn di colaborasi dgn ajarn hindu..

15

Kelola

 · Balas · 21m

Kanjeng Dihatiramon
Kanjeng Dihatiramon Rosulullah tdk mngjrkn dan apalgi mngnjurkn ajaran tta cra bribadah sprti sitijenar…yg trokontaminsi sjsran hindu,filsafat dan kbatinan

14

Kelola

 · Balas · 21m

Sinar
Sinar Orang yang sdar akan dirinya ia akan menemukan arti kehidupan. Mencpai tuhan. Tidak di btsi oleh tata cara memuja tuhan.. Salam hindu. Itu semua ada pada hindu salam damai..

11

Kelola

 · Balas · 21m

Sinar
Sinar Knpa ada colaborasi di dua ajaran malah lbih. Krna ini nusantara.. Apakah msuk neraka misalkan umat islam mlksanakn yoga yg trdpat dalam hindu. Atau mlkukan hal yang di atas?? Misal apakh msuk neraka??

2

Kelola

 · Balas · 21m

Kanjeng Dihatiramon
Kanjeng Dihatiramon Dlm islm tata cara bertuhan,beribadah sfh jls n klear..tdk bs d hub hub dgn aharn lain..msl pergauln tdk ada mskg dgn siappn

4

Kelola

 · Balas · 20m

Kanjeng Dihatiramon
Kanjeng Dihatiramon Bertuhannya dn bribdhnya org islam itu sdh clear,,hrs brdsrkn al quran dan sunnah..tdk bs d hub hubkn dgn ajrn lain..mngenai pergaulan kmi tdk mmbtsi diri slma dlm koridor intraksi sosil..

8

Kelola

 · Balas · 20m

Kanjeng Dihatiramon
Kanjeng Dihatiramon Yg sy mksd adlh tdkbolhnya mngkolaborasikn ajaran islm dgn hindu,mislnya,dgn budha,filsafat atu yg lainnya..smntara kmipun mngormti ajaran hindu,budha,,,olh karena itu kmi bs mlacak mn ajarn islam ato bkn..karena jika bkn bersumber dr quran,sunnah dan ujma ulama,,kmi anggap sesat..itu dlm ajaran kmi…

9

Kelola

 · Balas · 20m

Mawahibus Shomad
Mawahibus Shomad Asslmlkm Javanica….7 cakra iku po latifah2 yg ada pd diri kita???

Kelola

 · Balas · 20m

Mawahibus Shomad
Mawahibus Shomad Asslmlkm Javanica…7 cakra iku apa lativah2 yg ada d diri qta???

Kelola

 · Balas · 20m

Cangkok Wijaya Kusuma
Cangkok Wijaya Kusuma Pelajarilah Spiritual yg sejati niscaya kita akan menemukan Agama yg sejati….. #Alhaqq_Min_Rabbika
#Falaa_Takunanaa_minal_Mumtariin

1

Kelola

 · Balas · 20m

Gusti Ngurah Budiarta
Gusti Ngurah Budiarta Tak boleh karena tidak tahu…he..he hanya yg mengerti bisa berkolaborasi…..

5

Kelola

 · Balas · 20m

Gusti Ngurah Budiarta
Gusti Ngurah Budiarta Bintang setiap hurufnya dipanjangkan menjadi ‘ bandel ingat nama Tuhan agar nasib gemilang. ……

1

Kelola

 · Balas · 20m

Hamid Hamidrusdy
Hamid Hamidrusdy Islam bkn kalah ataw bisa dikalhkn dg agama apapun/mnapun cumn sbagian kcil manusia pmeluknx aj yg brasa kalah krn tdk bljr mngetahuinx jd tdk bs islm dbilang kalh,lagian agama itu apa sih…dn bukn untuk mnang”ngan atw kalah”han,husuznx Islam tdk adak ajaran saling mnyinggung agama lain….monggo diwedar,,,

8

Kelola

 · Balas · 20m

Fajar Hakiki
Fajar Hakiki Rahayu rahayu

1

Kelola

 · Balas · 20m

Gusti Ngurah Budiarta
Gusti Ngurah Budiarta Islam =ingat selami (Dia yg dihati …Dia itu mutiara abadi….

2

Kelola

 · Balas · 19m

Rojone Kolor Ijo Sejagat
Rojone Kolor Ijo Sejagat tdk ada maujd selaen guti alloh wlapun org hindu,org islam,dan brupa pun di dunia ini.mf kl menyebutkn satu persatu tdk ckp di ketik.mka dri sy cplikan sj.smua didunia ini bgian dat wujdde gusti alloh .seandya kta membenci slh stunya kta trmasuk sma jg membenci tuhanya. .ini contoh org yg tdk fham dgan tauhetny tauhet .kuncinya didunia ini berjaln baik n benar jg iman.inilah akan slmat dinia akherat.

8

Kelola

 · Balas · 19m

Nur Alim
Nur Alim Q.. Binggung..byak fersi.. ckup q menyembah gusti allah swt ..ae g ada yg lain

5

Kelola

 · Balas · 18m

Gusti Ngurah Budiarta
Gusti Ngurah Budiarta Bintang =bandel ingat nama Tuhan agar nasib gemilang…

Kelola

 · Balas · 18m

Gusti Ngurah Budiarta
Gusti Ngurah Budiarta Sebatas anggapan itu belus pasti.. menganggap2 itu sama dg menduga2..

3

Kelola

 · Balas · 18m

Mamiiek Widiastono
Mamiiek Widiastono Berarti apa yg dikatakan kitab tidak pasti.

Kelola

 · Balas · 17m

Mohammad Ramlan Ramlan
Mohammad Ramlan Ramlan Sabar sabar jgn ikuti hawa nafsu teman2.setan mulai bertengger di hati.astagfiruallah

2

Kelola

 · Balas · 17m

Masdin Masdin Masdin
Masdin Masdin Masdin Manusia Dan tuhan gk sama

1

Kelola

 · Balas · 17m

Djoko Lelono

 · Balas · 16m

Candra Ditya
Candra Ditya Appn agma n kykinn qt slma qt bs sling mmhmi n brdmpingn jgn to dmslhkn..hrgai prbdaan sbb dgn prbdaan qt bs sling mlngkpi..ibrt jari tgn ap yg akn trjdi klo jempol smua..bgt jg dgn bgian tubh laen gk ad yg sma prsis..qt sma stu lluhur jdi jgn sbut kmiLihat Lainnya

3

Kelola

 · Balas · 16m

Deblenk Blenk
Deblenk Blenk Bnar bgiQ pndpat bpk Candra,.bhsa Halal & Haram(Najis) adlah bgi Umat Islam(Muslim)tp jnganlah yg Non Muslim di bilang Haramlah(Najislah) & ingat kita smua di bawah Naungan Pancasila & ber Bhenika Tunggal Ika serta UUD 45. Alangkah Bijaknya kalau Kita Urusin Ajarannya msing” & jngan Ngurusin Ajaran(Agama)lain.

5

Kelola

 · Balas · 16m

Mamiiek Widiastono
Mamiiek Widiastono Larangan dlm beragama itu dipakai sendiri oleh pengikutnya , tdk boleh utk pengikut agama lain …itu sebabnya saya tdk setuju dgn undang undang penistaan agama.

2

Kelola

 · Balas · 16m

Premana
Premana Mohon maaf ., apalah arti bineka tunggal ika

2

Kelola

 · Balas · 16m

Imron Damreo
Imron Damreo Bissmilaa…. ngopi riyen pak.mas.mbak.ning… ben gk salah paham.😘🙇🙏💞💝👍 piss love unity respeck..

3

Kelola

 · Balas · 16m

Bregud Ayra
Bregud Ayra Mungkin saja siwa adalah nabi, wisnu adalah nabi karena mukjizat yg diberikan Allah SWT kepada mereka menjadi kan pengikut atau umat mereka mendewakan beliau sesudah beliau2 wafat dan melencengkan ajaranya sesuai keinginan nafsu semata… Contoh paling dekat adalah nabi isa as… Mungkin

1

Kelola

 · Balas · 16m

Gusti Ngurah Budiarta
Gusti Ngurah Budiarta Memulia2kan Nabi….

Kelola

 · Balas · 15m

Mamiiek Widiastono
Mamiiek Widiastono Sang maha pencipta itu tentu ada, tapi saya menyakini Dia begitu agung tak membeda bedakan ciptaannya walaupun itu seekor binatang yg diharamkan sekalipun oleh manusia.

6

Kelola

 · Balas · 15m

Jameila Kulupani

 · Balas · 15m

Rojone Kolor Ijo Sejagat
Rojone Kolor Ijo Sejagat ikut kementar kl sdh memahami pelajarn sarjana.dilihat temanya..pelajarn anak tk .dismakan pelajaran kulia .smpai kpn pun anak k tdk akn bs memahami pljarn kulia blm sampai.ank tk dimklumi sj biasanya menyesatkn n megfrkn org laen.sdagkn sesate dwe kfire dwe tdk tau.(.pdahal ini temanya pelajran hakekat.)la ga bs memahami hakekatnya hakekat jgn ikut2 kmentar nanti mlh slh besar..

3

Kelola

 · Balas · 14m

Obby Novellindo
Obby Novellindo Islam adalah agama yg smpurna agama yg d ridhoi allah,msuklah k dlm islam scara mnyeluruh,murnikan tauhid dn aqidah,jngn mncampur adukkan yg bathil dgn yg haq,kta ini hnya seorang hmba(makhluk),jgn smakan dri kita dgn gusti(allah)yg mnciptakan kita,semoga allah mmberikan kta ptunjuk k jln yg bnr .aamiin

3

Kelola

 · Balas · 14m

Dwi Zhavtow
Dwi Zhavtow Maca waelah…..seng cocok yo tak nggo sek kurang cocok yo tak abaikan/Tak tanyakan dulu kro Kyai ne…….leres mboten……?

1

Kelola

 · Balas · 14m

Alfian Alfin
Alfian Alfin Javanica
yang ini ngambil dari buku apa ya? menarik sekali isinyaLihat Lainnya

15

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 17m

Javanica
Javanica Itu tulisan lepas mimin, Gus 😊

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 17m

Gimoen Wong Jowo Tulen
Gimoen Wong Jowo Tulen Untuk lokasi pembelian daerah pasuruan/malang dimana ya

10

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 33m

Javanica
Javanica Tidak semuanya, Mas. Jika termasuk buku lama, sudah tidak tersedia di Gramedia 🙂

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 32m

Ardika Hendra Wijaya
Ardika Hendra Wijaya “Sesungguhnya kamu akan mati, dan sesungguhnya, mereka akan mati (pula).” – (QS.39:30). Itu terjemahan yang benar.

51

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 48m

Javanica
Javanica

إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُمْ مَيِّتُونَ
Innaka mai-yitun wa-innahum mai-yituun.Lihat Lainnya
9

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 48m

Tistiohadi
Tistiohadi Apa buku tsb sdh dijual di toko2 buku diberbagai kota & kalau harus pesan bagaimana alurnya ? Mohon penjelasan !!!!

5

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 27m

Javanica
Javanica Silakan memesannya melalui SMS/WA ke: 0812-8765-4445.

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 27m

Dinda Muriana
Dinda Muriana Mind mau tanya,,, klu buku jaya baya ada ndak ,,, dn berapa harga ‘ya….

2

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 19m

Javanica
Javanica Tidak ada, Mbak 🙂

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 19m

Silvester Mbete
Silvester Mbete Apakah buku tersebut diatas juga dijual di Toko Buku seperti Gramedia ?

2

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 30m

Javanica
Javanica Tersedia di Gramedia, Mas. Silahkan dicek ke Gramedia terdekat 🙂

4

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 30m

Ronggolawe Puji
Ronggolawe Puji Assalamu’alaikum,apakah buku tsb tidak ada d pasaran,klau ada d mana tempatx.wassalam.

2

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 34m

Javanica
Javanica di Gramedia Mas.

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 34m

Muhammad Al Fath
Muhammad Al Fath Min ready stock ga ? Duit masi dipinjem mamah , klo turun langsung saya transfer

11

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 35m

Javanica
Javanica Masih. Bisa memesannya melalui inbox FB kami atau SMS/WA ke: 0812-8765-4445. Sertakan nama, ALAMAT LENGKAP, NOMOR HP, dan NAMA BUKU yang dipesan untuk penghitungan harga plus ongkos kirim. 🙂

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 34m

Sun Neo
Sun Neo Mas saya pesan novel Syekh Siti Jenar dan Ahangkara. Caranya gimana ya ? Pudjono 081335672799. Bukunya Bagus untuk referensi. Trims

11

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 39m

Javanica
Javanica Silakan memesannya melalui inbox FB kami atau SMS/WA ke: 0812-8765-4445. Sertakan nama, ALAMAT LENGKAP, NOMOR HP, dan NAMA BUKU yang dipesan untuk penghitungan harga plus ongkos kirim. 🙂

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 39m

Haerul Anam
Haerul Anam Sy dah Krm balik ke alamat yg d Pamulang Tangerang, tp ko buku d balikin lagi karena alamatnya dah pindah

8

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 40m

Javanica
Javanica Betul, Mas. Kantor kami baru pindah ke Serpong. Kemarin mau konfirmasi alamat sudah terlanjur dikirim 🙂.

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 40m

Bang Herman
Bang Herman mas saya pesan cerita asal usul berdirinya kerajaan majapahit kira2 berapa harga bukunya mas,alamat saya jombang,no hp 085735509929

9

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 51m

Javanica
Javanica Tidak ada bukunya, Mas.

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 51m

Azzahra Adharu Fisabillilah
Azzahra Adharu Fisabillilah Brpa harga bukunya mas…alamat q ds.wirobiting,rt04
rw01,kec.prambon,kab.sidoarjo…ne nmer hp saya 085232508343

19

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 1t

Javanica
Javanica 76 ribu, Mas. Silakan memesannya melalui inbox FB kami atau SMS/WA ke: 081287654445. Sertakan nama, alamat lengkap, nomor HP, dan nama buku yang dipesan untuk penghitungan harga plus ongkos kirim. 🙂

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 1t

Herry
Herry Mas kenapa buku2 nya kok ngk di pasarkan di gramedia atau toko2 buku..biar mudah untuk mencari atau membeli..trima kasih..

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 12m

Javanica
Javanica Buku-buku terbitan kami ada di Gramedia dan Gunung Agung, Mas. Hanya saja beberapa mungkin sudah habis stocknya. Terima kasih 🙂

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 12m

Angklung Kusumo
Angklung Kusumo Saya tertarik dengan buku ini…cari di tokobgramedia ada gak ya mas..mohon info dan pencerahan..

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 25m

Javanica
Javanica Ada Mas

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 24m

Ahmat Khoiri
Ahmat Khoiri kalo saya f daerah lampung bisa pesen d mana ya…

2

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 34m

Javanica
Javanica Bisa memesannya melalui inbox FB kami atau SMS/WA ke: 0812-8765-4445. Sertakan nama, ALAMAT LENGKAP, NOMOR HP, dan NAMA BUKU yang dipesan untuk penghitungan harga plus ongkos kirim. 🙂

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 34m

Shich Phaloy
Shich Phaloy pernah degar kitap barencong.
ini ada patun dari kotap barencong.jagan susah mencari bilah
bilah ada di dalam buluhLihat Lainnya

212

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 43m

Javanica
Javanica izin share, Mas 🙂

2

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 43m

Wirata Parwa
Wirata Parwa Terimaksih bung javanica..bukunya sudah sy terima…dan sy tunggu karya2 yg lain.sukses sllu

46

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 1t

Javanica
Javanica Aby Ibnu Sudar. Sekitar 25 ribu, Mas. Mustofa Tofan Tofan: ada, Mas.

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 1t

Sunardi
Sunardi Assalmu’alaikum….mas klu ingin mendalami lebih luas lgi, tentang jati diri dlam pemahaman buku jenengan, yng harus di miliki pertama buku apa mas….sya mw pesan soalnya sya tertarik dan ingin beljar.. ?

32

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 1t

Javanica
Javanica Sunardi: silakan inbox alamat lengkapnya dan nama buku yg hendak dipesan, Mas.

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 1t

Aditya Wibowo
Aditya Wibowo boss #javanica , lokasinya mana? saya tertarik sama buku2 nya, ada kontak WA?

19

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 51m

Javanica
Javanica Agung Padepokan Laras Cangkurileung Ongkirnya 11 ribu, Mas. Itu satu buku. Bisa memesannya melalui inbox FB kami atau SMS/WA ke: 0812-8765-4445. Sertakan nama, ALAMAT LENGKAP, nomor HP, dan nama buku yang dipesan untuk penghitungan harga plus ongkos kirim. 🙂

5

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 50m

Salim Mursalim
Salim Mursalim Assalm aliqum..mas bisa saya di krimkan buku syeck siti jenar dan ahangkara

7

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 51m

Javanica
Javanica Bisa Mas

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 51m

Putra
Putra Kalok kemedan kira2 sampek berapa hari mas?
Berapa ongkirnya mas?
Semua yang didalam buku dapat dipertanggung jawabkan mas?

5

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 1t

Javanica
Javanica Bisa, mas. Sekitar 4 hari sampai. Silakan memesannya melalui inbox FB kami atau SMS/WA ke: 081287654445. Sertakan nama, alamat, nomor HP, dan nama buku yang dipesan untuk penghitungan harga plus ongkos kirim. 🙂

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 1t

Yockz Sucipto
Yockz Sucipto Assalmu’alaikum…..berapa harga buku SYEKH SITI JENAR dan AHANGKARA,..dan berapa ongkir.nya…alamat Ngimbang..

6

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 1t

Javanica
Javanica Silakan memesannya melalui inbox FB kami atau SMS/WA ke: 081287654445. Sertakan nama, alamat, nomor HP, dan nama buku yang dipesan untuk penghitungan harga plus ongkos kirim. 🙂

2

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 1t

Amir Sam Bantam
Amir Sam Bantam berapa harga bukunya mas sampai di gunung sitoli(NIAS).alamat Teluk belukar.gunung sitoli utara.

10

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 ·