Tinggalkan komentar

MARI MEMAHAMI  Sejarah ARVA-STHAN (ARaBA-STHAN) – catatan sejarah P.N OAK

Suryaning Dewanti menambahkan 2 foto baru — bersama LQ Hendrawan dan 36 lainnya.
23 jam · 

MARI MEMAHAMI 
Sejarah ARVA-STHAN (ARaBA-STHAN) – catatan sejarah P.N OAK

(tulisan PN . OAK ini mungkin masih menjadi sebuah wacana yang ditutup-tutupi oleh beberapa pihak)

Arva berasal dari bahasa sansekerta yang artiya adalah KUDA.
Sthan juga merupakan bahasa sansekerta yang artinya TANAH
Jadi Arvastand atinya adalah Tanah Kuda (Banyak sekali terdapat kuda, konon kabarnya tempat untuk mengembang-biakkan kuda)Foto Suryaning Dewanti.
Dalam perbedaan perlafalan di Timur Tengah sendiri ‘V’ juga dibaca ‘B’, sehingga Arvasthand juga dibaca ARBASTHAN
selain itu diantara huruf mati, pasti ada vokal yang terdengar, sehingga menjadi ARABASTHAN.

Seperti pada kata ‘Rabi’ (Beberapa aksen melafalkannya ‘Rab’), aksara Sansekertanya adalah ‘Ravi’ artinya adalah Matahari, Sang penerang yang juga sebagai pusat dari ilmu pengetahuan, Maka tidak heran jika sering terdengar orang melantunkan pemohonan minta untuk ditambahkan ilmu pengetahuan dan minta agar mampu untuk memahaminya, tidak bisa dipungkiri bahwa MATAHARI adalah ( penerang, sumber dari ilmu pengetahuan)

Mari kita kembali pada Arvasthand,..

Hasil gambar untuk ancient mecca
Tanah ini sebenarnya punya kisah yang sangat menarik, mesipun tempatnya yang sangat gersang, tandu dan sangat panas, bahkan daerahnya hampir dipenuhi lautan pasir pada saat itu (mungkin sekarang masih). Yang menarik adalah sosok yang bernama VIKRAM-ADITYA😊, atau biasanya ditulis VIKRAMADITYA kadang dilafalkan BIKRAMADITYA

Vikram artinya kuat dan Aditya artinya Matahari, rasanya Vikramaditya adalah Gelar Kematahrian atau bisa jadi Gelas Kemaharajaan. Mengapa ia diberi gelar “Matahari yang Kuat”?
Konon kabarnya ialah yang bisa mengubah perangai orang-orang Arvasthand yang sangat keras dan sangat tidak bisa diatur bahkan berperangai sangat kejam. Dibawah kemaharajaan Vikram-Aditya inilah orang-orang yang sebelumnya tidak bisa diatur menjadi teratur, dan ber-peradaban. Ia menegakkan hukum yang membuat orang-orang Arvasthand mulai mengenal peradaban.

Dibawah pengaruh tanah lembah SINDHU dan kebudayaan orang-orang SUNDA (sundaland) yang mulai sering berdatangan ke Arvasthad, maka sifat yang tadinya sangat bar-bar dapat berubah akibat pengaruh kebudayaan dari orang-orang lembah Sindhu.

Kebijakasanaan dan kebesaran Vikram-Aditya, tertanam dihati orang-orang Arvastand, dialah yang membebaskan orang-orang Arvasthan dari kebodohan dan kejahatan (Jahil), dapat ditemukan tulisan mengenai Vikram dalam sebuah buku yg berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ (kata-kata berkesan), halaman 315, buku terebut masih disimpan dalam perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki.

Sebagian manuskrip tersebut berbunyi sebagai berikut;

“Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini ElaYundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa-rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum. Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem” (Halaman 315 Sayar-ul-okul).

Yang artinya;
“ Beruntunglah mereka yg lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dalam kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela … Kami, Arab, terjerat dalam kegelapan (jahiliyah) … namun pendidikan yang disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang-orang asing.Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli-ahli yang kepintarannya bersinar seperti matahari dari negaranya kenegara kami…”

Buku Edisi modern pertama ‘Sayar-ul-Okul’ terbit di Berlin th 1864, dan edisi berikutnya diterbitkan di Beirut th 1932.

Pada Jaman pemerintahan Vikram-Aditya, ia tidak hanya mengenalkan tentang adat, tata tertib dan hukum namun juga hiburan dan dan Bazar, yang dikenal dengan Bazar OKAJ.

Bazar OKAJ bukanlah sebuah bazaar seperti sekarang yang juga tempat anak muda nongkrong, tapi lebih pada festival bagi kaum elit dan terpelajar untuk membahas aspek-aspek sosial, religius, politis, literatur dan aspek2 budaya yang ada di tanah Arvasthand. ‘

Dalam Sayar-ul-Okul’ dituliskan bahwa kesimpulan yg didapatkan dari diskusi-diskusi disana diterima dan sangat dihormati diseluruh Arvasthand.

Arvasthan sendiri yang adat istiadatnya banyak dipengaruhi Vikramaditya sebagai pemuja SIWA ( Kemataharian) oleh karena itu, Kuil utama di Arvasthand juga mengikuti tradisi Varanasi (India), dimana ciri utamanya :

1.Terdapat adanya Lingga yang biasanya berbentuk batu hitam yang lonjong dan Yoni sebagai alasnya atau berada di bawahnya.

2. Satu lagi tradisi yang sama dengan di Varanasi adalah sungai yang disucikan, yang bernama Sungai Gangga. Begitupula di Arvasthan, dimanapun ada lambang Siwa, disana ada sumber mata air yang dsucikan yang sampai sekarang dianggap suci.air Dimanapun ada lambang Siwa, disanalah ada air Gangga. Begitupula di Arvasthand ditemukan sebuah sumber mata air yang sampai sekarang dianggap suci.

3. Hal-hal lain adalah adanya ritual mengelilingi sebanyak 7 kali tempat kuil yang disebut Parikram atau di Bali di sebut Maider-ider.

4. Di Arvasthan berlaku tradisi Veda yang bernama Panchmahayagna (5 kali pemujaan) yang merupakan kewajiban, terutama di India. Dan sebelum melakukan Panchmahayagna harus membersihkan diri yang dalam tradisi Veda disebut ‘Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah’.

5. Ada 4 bulan dalam setahun dianggap suci dimana tidak diperboleh menjarah atau melakukan tindakan kriminal selama periode tersebut juga serupa dengan tradisi Chaturmasa dalam Veda, yaitu periode 4 bulan puasa dan menghindari tindakanan-tindakan yang tidak suci.

Konon kabarnya Kuil utama di Arvasthand ikut di bangun oleh seseorang yang bernama Umar bin-e Hassham beserta keluarganya yang sebenarnya adalah bagian dari dinasti Kuru (yang dikenal Kuru-resi/ Qureshi), sebuah dinasti besar yang pernah menguasai lembah Sindhu, India.

Dalam salah satu Encyclopedia, menjelaskan bahwa dalm kuil tersebut menyimpan 360 arca sebagi simbol microcosmos, macrocosmos, planet dan alam semesta. Namun konon kabarnya keturunan Umar bin Hassham menghancurkan semua yang ada di dalam Kuil tersebut, KECUALI arca yang paling utama, yang berbentuk Batu Hitam yang disebut juga sebagai Siva Linggam / Lingga Siva. dan konon kabarnya masih ada sampai sekarang,

Orang-orang Arvasthand adalah pemuja SIWA, Oleh karenanya lambang bulan sabit yang ada di kepala SIWA masih ada hingga sekarang.

Dan bangunan kuil utama itu juga disebut dengan ‘Gabha’ (Garbha + Graha) yang artinya ‘tempat suci’.

di Jawa sendiri terdapat istilah GUA GARBHA yang artinya (Kandungan/Rahim) –> tempat suci

Demikianlah apa yang dapat saya sampaikan, sebuah ulasan dari PN. OAK, selebihnya dapat dicari dibaca lebih menetail dalam internet, selamat mencari

Rahayu
Semoga menambah wawasan sejarah bagi semuanya
Selamat Malam – Subh Ratri

 

34 Komentar
Komentar
Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Pertamaaaxxx..

1

Kelola

Suka

 · Balas · 23 jam

Yendi El Muneer

Yendi El Muneer apakah beliau ADITYAWARMAN…?..rahayu

2

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 23 jam

Sembunyikan 11 Balasan
Suryaning Dewanti

Suryaning Dewanti Nah nama gelar kemaharajaannya VIKRAM-ADITYA ini, Abah LQ Hendrawan yang tau, nama gelar ‘Warman’ secara komplit saya tidak menguasai.

1

Kelola

 · Balas · 23 jam

LQ Hendrawan
LQ Hendrawan bukan Adityawarman… boleh jadi jaman Purnawarman tahun 317-356 Saka (395-434 Masehi).Kelola
Foto LQ Hendrawan.
4

 · Balas · 23 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Nah ..Tuhan Janaka…
Tuhan bisa berarti, Tuan
Janaka kalau saya pernah baca artinya ilmuwan setara Guru Besar

3

Kelola

 · Balas · 23 jam

Yendi El Muneer

Yendi El Muneer yg jdi pertanyaan saya apakah benar periode konversi th Saka ke Masehi nya?..punteun..

1

Kelola

 · Balas · 20 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Dikurang 78 th, kl gak salah ya.. ke tahun çaka.

Kelola

 · Balas · 20 jam

Yendi El Muneer

Yendi El Muneer itu versi ulondo…mbak…hehe..klo liat dri kertagama justru 600 SM atau 1841 SM…sejarah mainstream justru membolak balikan ini…agar seolah kerajaan” nusantara jadi 1900 th lebih muda dri sejarah aslinya…punteun…klo di nissan itu 317 Saka ,berarti 1524 SM klo di konversi 1 saka = 1841 SM..punteun..

2

Kelola

 · Balas · 20 jam

Suryaning Dewanti

Suryaning Dewanti Versi Belanda yang Anno itu yg apa ya..?

1

Kelola

 · Balas · 20 jam

Yendi El Muneer
Yendi El Muneer maksud nya mbak?maaf…

Kelola

 · Balas · 20 jam

Gungde Gotama
Gungde Gotama Yendi El Muneer bagimana penghitungan nya yaa anggap peristiwa 0 masehi jadi di kurang 1900 masehi yaa bli?

Kelola

 · Balas · 5 jam

Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi Sebutan tuhan dicatut Albert Cornelis Ruyl tahun 1602 untuk terjemahan alkitab untuk kata BAPA..

Kelola

 · Balas · 5 jam

Yendi El Muneer
Yendi El Muneer ya jdi sperti ini misal th 300 saka…maka klo di konversi ke SM ..1841 – 300 = 1541 SM..Gungde Gotama…

Kelola

 · Balas · 2 jam

Mulyana Uhuy Pisan
Mulyana Uhuy Pisan Kabah sebagai Kuil SIWA benar adanya. Berarti ajaran SIWA BUDHA sudah masuk saat itu ya mba. Semuanya mengacu ke SIWA (Penerang/Matahari). Termasuk nama Mecca,Kabba dan Mohammad adalah nama SIWA itu sendiri menurut gambar berikut. Bagaimana menurut mba Suryaning Dewanti. Terima kasih Rahayu 🙏🙏🙏Kelola
Foto Mulyana Uhuy Pisan.
6

 · Balas · 23 jam

Sembunyikan 50 Balasan
Suryaning Dewanti

Suryaning Dewanti Aku ikutan nyatet ya Abah LQ Hendrawan , hohoho penjelasan yang ini aku gak punya

3

Kelola

 · Balas · 22 jam

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Neda widi dicomot, abah LQ.. 🙏😁

Hehehehe.. Mulungan we abdi mah..

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Duuh asli teu ngartos Kang, komo nganggo istilah kitu … terus … teruuus … kumaha?

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Angger …. diseungseurikeun, kedap deui bade nyungkeun dialungan rokok aaah 🙄😄

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Detail sekali yang penjelasan ini. Bagian belakang tubuh adalah tanah. Dan disebut juga Mahadewa? Gitu ya? 
Mahadewa itu Siwa? Apa Indra? Ya? Hadoohh aku kok gubluks …

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

LQ Hendrawan

LQ Hendrawan maka demikian pula pada susunan lingga di arvastan itu… sisi selatan pasti BRAHMA (Abraham / Ibrahim) ditandai oleh tapak kaki… maka ISWARA (Ismail) ada di sisi timur… berikutnya pasti Wisnu (utara) lalu Mahadewa (barat)… 🙂 

gambar berikut tempat Sang Hyang Brahma yg beristri Siti Hajar (*batu).Kelola

Foto LQ Hendrawan.
8

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Whoahh…lalu? ..lalu..lallu gimana Abah?
Yang ini penjelasannya ku catet jugak ya..

1

Kelola

 · Balas · 22 jam · Telah disunting

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Makin bingung hahaaha …. translate plissss Ning 😂

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Kabah juga menggambarkan anatomi tubuh manusia awalnya..?

2

Kelola

 · Balas · 22 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Oooo .., berhubungan dengan arah tawaf yaaa

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Teti T. Soebrata hahhaa MbAk..Iki aku Yo isih nggrambyang mbaak 🤣
Bentar aku mencernanya dulu…,🤣

2

Kelola

 · Balas · 22 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Ke arah api? Yang artinya … Kang?

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

LQ Hendrawan
LQ Hendrawan ka duruk atuuuhhhh…Kelola
3

 · Balas · 22 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Hahahaaha kan muternya ke kanan? Aaah lupa hahhaa … duh ini kelas online kejar paket jarak jauh teh mani hararese gini euuy 😂

2

Kelola

 · Balas · 22 jam

LQ Hendrawan

LQ Hendrawan ti baliiiiiiiiiiiiiiiiikkkk…. iiih

2

Kelola

 · Balas · 22 jam

Teti T. Soebrata

 · Balas · 22 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Eeeh ilang tulisannya hahahaa … jadi muter ke arah aer, supaya tiis … tiis apanya, energi di sana, jelema2 na, iklimna?

2

Kelola

 · Balas · 22 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Dengan tujuan agar? Makin tambah bego pertanyaannya hahahhaa

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti

Suryaning Dewanti Hoalaaah aku sing lieerrr..kelas online paling beraaatss..plus bahasanya campurannnn 🤣

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Mulyana Uhuy Pisan

Mulyana Uhuy Pisan nyimak sajah hehehe

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

LQ Hendrawan

LQ Hendrawan …mengikuti pusaran galaksi… seperti bumi mengitari matahari.. dan selaras rotasi bumi ceu…

3

Kelola

 · Balas · 22 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Aaah … lalu kalau sesuai putaran, apa manfaatnya, buat siapa? # tetep bego belom ngerti.

1

Kelola

 · Balas · 21 jam

LQ Hendrawan

LQ Hendrawan selain tambah dramatis… ya setidaknya kan olah raga jadi sehat lah… 😛

3

Kelola

 · Balas · 21 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Duuuh kelas yang berat ini bikin saya pengen ngurilingan imah sekarang juga hahahaah

2

Kelola

 · Balas · 21 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Mbak…percaya nggak? Kita bisa menggerakkan alam semesta, dan bisa melihat alam semesta di luar sana hanya dengan melihat dan menggerakkan diri kita sendiri. Makanya orang jaman dulu bisa ngerti banget soal perbintangan .mungkin tanpa pernah kesana semua hanya dengan mengamati dan mempelajari tubuhnya sendiri ..

Kelola

 · Balas · 21 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Suryaning Dewanti pernah denger/ baca … tp tetep belom ngeh hubungannya dgn tawaf dan kepentingannya lokal sana atau dunia.?😆 duuh maapkan ndableg gini hahahaa

1

Kelola

 · Balas · 21 jam · Telah disunting

Mulyana Uhuy Pisan
Mulyana Uhuy Pisan Ini sbg ilustrasinya Bah? Biar gk bingungKelola
Foto Mulyana Uhuy Pisan.
5

 · Balas · 21 jam

Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi Alim eleh ku kang Uhuy.. Wkwkwk..Kelola
Foto Purwono Wahyudi.
3

 · Balas · 21 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Eeeh Kang LQ, iya ah asa muternya ke arah makom … makom ada di kiri …

1

Kelola

 · Balas · 21 jam

Darmiyati Minten
Darmiyati Minten Kl tdk salah itu adl ritual lempar jumroh y… Dan batu itu sbg pertanda saat setan menggoda ibrahim agar tdk jadi mengorbankan putranya ismail…

Kelola

 · Balas · 21 jam

LQ Hendrawan

LQ Hendrawan mungkin ceu Teti T. Soebrata bayar umrohnya tidak lunas… 😛

4

Kelola

 · Balas · 21 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti 😂😂😂 Nah begitulah yang DICERITAKANNYAAAAAAA
Mbak Darmiyati Minten

Kelola

 · Balas · 21 jam · Telah disunting

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Atau keburu dikorupsi tour travelnya.. Hehehehe..

1

Kelola

 · Balas · 21 jam

Teti T. Soebrata
Teti T. Soebrata Kan setornya ke kang LQ Hendrawan, lupa yaaaa 😂

Kelola

 · Balas · 21 jam

Darmiyati Minten
Darmiyati Minten Iya sprt itu kisahnya mbk… Jadi batu dilempar ke arah tugu sbg ritual mengusir setan sprt yg dilakukan ibrahim. Kira2 sprt itu kisahnya mbk

Kelola

 · Balas · 21 jam

LQ Hendrawan

LQ Hendrawan NIHHHH CEU Teti T. Soebrata …KALO GAK PERCAYA… roling tander edisi baru… wkwkwkwww

https://www.youtube.com/watch?v=_ovFVYKyNuYKelola

 · Balas · 21 jam · Telah disunting

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Hahaha iya yaaah … jadi waktu itu saya umroh dimananya? Hahaha …

2

Kelola

 · Balas · 21 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Terus … teruuus … 😁

2

Kelola

 · Balas · 21 jam

Arleti Mochtar Apin

Arleti Mochtar Apin mundur terus sampe sulabaya

3

Kelola

 · Balas · 21 jam

LQ Hendrawan

LQ Hendrawan …beuki geloooo… hahahahahaha

4

Kelola

 · Balas · 21 jam

LQ Hendrawan

LQ Hendrawan hatur nuhun ceu Teti T. Soebrata …saya bisa tertawa ceria…

1

Kelola

 · Balas · 21 jam · Telah disunting

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Bayaaar … mana lemparan rokook … 🚬🚬🚬

2

Kelola

 · Balas · 21 jam

Algumar Algumar Rahiang
Algumar Algumar Rahiang Hatur nuhun. Jd gak usah kemana mana. Diam biarlah darah yg berputar mengelilingi jantung

Kelola

 · Balas · 6 jam

Yulia Purnarisa

Yulia Purnarisa Aduh,td siang udah nulis:yg mbangun Taj Mahal bukan Shah Jahan,tapi tak hapus :v

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 23 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Hayuuk ditulis lagi

Kelola

 · Balas · 23 jam

Yulia Purnarisa
Yulia Purnarisa Sik bentar mbak,tak ambegan sembari mencerna ulasanmu
Whhoooosssaaaaaa
😛

1

Kelola

 · Balas · 23 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Tak ambung lho mbaak 🤣

Kelola

 · Balas · 23 jam

Batarayani Virginia Damanik
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 23 jam

Suryaning Dewanti membalas · 1 Balasan
Rukmi Indrawati Sudharmadi

Rukmi Indrawati Sudharmadi Karena sama sekali tidak memahami mengenai sejarah Sing dak eling eling mung usahanya Yudha Dewanto.waktu dulu dengan nama Kebab “Arabastha”..😀😀..

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 23 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Nah itu yang terkenal memang dari Sono dan Turki 😂😂😂

Kelola

 · Balas · 23 jam

Rukmi Indrawati Sudharmadi
Rukmi Indrawati Sudharmadi InshaAllah 
Apabila Tuhan mengijinkan siapa tahu bisa sampai Turky .. waah asyiik .

Kelola

 · Balas · 23 jam · Telah disunting

Suryaning Dewanti

Suryaning Dewanti Turki kucinge apik2..

1

Kelola

 · Balas · 23 jam

Teti T. Soebrata

Teti T. Soebrata Suryanamaskar … ? 🤔

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 23 jam

Teti T. Soebrata membalas · 2 Balasan
Wulan Dhari

Wulan Dhari Ijin share mba..

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 23 jam

Suryaning Dewanti

Suryaning Dewanti Monggo mbak 👍🏻

1

Kelola

 · Balas · 23 jam

Don Harry Goodspeed

Don Harry Goodspeed Keren teh Suryaning Dewanti boleh share yaaa

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 23 jam

Suryaning Dewanti

Suryaning Dewanti Monggo kang 👍🏻

1

Kelola

 · Balas · 23 jam

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Arva sthan, arafah, lalu berubah ucap jadi ana setan.. 🤔

3

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 23 jam

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Dan mungkin di sana dulu memang tempat latihan berkuda saja, makanya disebut tanah kuda ya, jeng Suryaning Dewanti..? Soalnya kalau disebut mengembangbiakan rasanya mustahil tanpa terdapat sumber daya pakan kuda.. 🤔

2

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 22 jam · Telah disunting

Sembunyikan 20 Balasan
Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Tempat untuk mengembangkan biakan kuda, dan merawat kuda.begitu dari yang saya baca. 
Bisa jadi sebagai supply transportasi dan utk kendaraan perang antar suku.

Kelola

 · Balas · 22 jam

LQ Hendrawan
LQ Hendrawan …mana ada kuda makan pasir… wkwkwwwKelola
2

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Hahaha lha embuh… 😜🤣🤣
Tapi…kuda ARAB…hmmmm jwoossss tenan 🤣🤣🤣guedeee

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi Kalau unta masih mungkin sih.. Atau mungkin lokasinya sebetulnnya tidak di sana, abah LQ, jeng Suryaning..
Becca, Petra, dekat S. Yordan yang dikemukakan Prof. Dan Gibson..
Kalau di Becca masih ditemukan jejak pertanian..

Kelola

 · Balas · 22 jam · Telah disunting

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Sepertinya Arab bagian Utara itu dubur sekali, ada sebuah cerita, bahwa salah satu tribal mendatangi daerah tersebut tp karena banyak orang sudah tau perangainya maka dia tidak diterima. Tempat itu sangat subur dan dingin malahan…kurasa rumput akan tumbuh disana dan bisa di supply Tempat itu.
Saya lupa namanya apa ya..

Kelola

 · Balas · 22 jam

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Leres, Petra itulah.. Mungkin.. Hehehehe..

2

Kelola

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Sepertinya iya, Petra. Petra sendiri memiliki arti RAMA. (PETRA/PIETR/FATHER)
Arvastan dibawah VIKRAM-ADITYA menjadi daerah yang luas sekali, mungkin ide untuk membuat daerah gersang tandus itu menjadi berdaya dan dijadikan sebagai pengembang biakan kuda.

Kelola

 · Balas · 22 jam · Telah disunting

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Pemindahan Becca ke Mecca kalau tak salah era Dinasti Abbasiya, artinya era Ahmad bin Abdullah saja sudah lewat.. Jadi semasa raja Vikram kemungkinan penyebutan Arva Sthan masih di Petra, jeng..

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Nah bisa jadi begitu, mas. 
Petra memang daerah yang paling dingin di sana dan subur. Namun mengenai kuil Siwa kurasa ttp disitu, Vikram mendirikan banyak kuil terutama di indianya

Kelola

 · Balas · 22 jam

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Betul, kuil banyak dibangun, selain oleh raja Vikram juga oleh para pendatang berbagai suku, yang nota bene juga penganut pagan, hanya beda cara ciri sesuai daerah asal mereka, jeng Suryaning.. 😊

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Nah itu leres mas. Memang begitu yang tertulis di beberapa literatur

Kelola

 · Balas · 22 jam

Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi Sekarang sudah lebih banyak lagi peninggalan para jamaah, tapi berupa mentahnya.. Pembangunan diwakili orang sana.. Hehehehe..

Kelola

 · Balas · 22 jam

Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi Nah, soal sungai, kalau di Mecca sekarang kan tidak ada sungai, adanya di lembah Yordan itu, jeng Suryaning..

Kelola

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti

Suryaning Dewanti Nah biasanya kuil Siwa itu pasti ada dekat air, atau mata air. Kl India kan Gangga..namanya juga gak beda2 jauh bunyi vokalnya.. zam-zam ..

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi Iya, juga ya.. 🤔

Kelola

 · Balas · 21 jam

LQ Hendrawan
LQ Hendrawan bagaimana kalau (jika) ternyata konsepnya sama dengan 
DECA (desa), KALA, PATRA. 😛

3

Kelola

 · Balas · 21 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Nah loh..gimana itu Abah?

Kelola

 · Balas · 21 jam

LQ Hendrawan

LQ Hendrawan sama dgn CLEO (kala) PATRA yg sebenarnya hanya berupa konsep… 😛

3

Kelola

 · Balas · 21 jam · Telah disunting

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Nah yang iniii… panjang lagiiii 😂🤣muter lagiii 
Jadi…🤔🤨…?

2

Kelola

 · Balas · 21 jam

Cecep Rukmana

Cecep Rukmana Ia arab utara itu subur, disebutnya daerah bulan sabit subur/midian el saleh. Kata prof jared diamond, bulan sabit subur itu tempat terawal domestikasi tumbuhan dan hewan peliharaan, yg di kemudian hari menjadi penyangga dasar kebudayan di sekitaran mediterania dan eropa

1

Kelola

 · Balas · 19 jam

Dani Hariawan Cahya

Dani Hariawan Cahya Izin share ya bu

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti

Suryaning Dewanti Monggo pak 👍🏻

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Dani Hariawan Cahya
Dani Hariawan Cahya Hatur nuhun bu.
Rahayu

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Eka Mardika

Eka Mardika Nyimak…

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 22 jam

Den Basito

Den Basito Lalu kalau petra sebagai tempat ka’bah pertama gimana itu mba…

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Itu ada di penjelasannya …profesor siapa kok lupa..
Mas Purwono Wahyudi, tadi prof siapa yg meneliti ttg kaaba?

Kelola

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti

Suryaning Dewanti Ada di YouTube juga kok malah, dulu pernah diunggah sama Abah LQ Hendrawan

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Namanya Prof. Dan Gibson..
Monggo coba di browsing ke YouTube mas..

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Den Basito

Den Basito Iyaa mbaa.. maksud saya kan kalau arahnya kabah dll harus ke Petra juga.. hehehe ya sudahlah..

1

Kelola

 · Balas · 22 jam

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Lengkap penjelasan Prof. Dan Gibson soal Kabah kiblat pertama..

1

Kelola

 · Balas · 21 jam

Den Basito
Den Basito Purwono Wahyudi siap sodaraku… Hong ulun basuki langgeng..

Kelola

 · Balas · 21 jam

Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi Rampes,
🙏
Rahayu..

Kelola

 · Balas · 21 jam

Darmiyati Minten

Darmiyati Minten Jika sy amati sejak dulu memang pd dasarnya semua satu koq mbk… Bersuci krn di padang pasir diganti wudhu dan kl kepepet bgt bs diganti tayamum. Prnh jg denger cerita jika semua suku dr seluruh dunia berkumpul di mekah krn adanya petunjuk yg menyatakan jika yang dijanjikan akan terlahir di tanah itu… Krn itulah disana jg banyam suku dan kabilah.

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 21 jam

Rio Octory
Rio Octory Sunda = Sindhu = Hindu .Kelola
Foto Rio Octory.
8
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 21 jam

Wahyu Novi Jadaryanto

Wahyu Novi Jadaryanto Permisi bu guru.. Apakah itu yg dimaksud vikram Aditya versi India ya..??

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 21 jam

Suryaning Dewanti

Suryaning Dewanti Lha iya, mas. Gelar kemaharajaannya spt yg dijelaskan Abah Uci td diatas

1

Kelola

 · Balas · 21 jam

Wahyu Novi Jadaryanto
Wahyu Novi Jadaryanto Waduh.. Harus baca dari atas dulu saya berarti.. Maklum sinambi medamel niki kulo.. Hehehe

Kelola

 · Balas · 21 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Kl gak salah Purnawarman..

Kelola

 · Balas · 21 jam

Don Harry Goodspeed
Don Harry Goodspeed Teh suryaning apakah hubungan nya dengan brahman dengan ibrahim atau abraham…

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 21 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Bapak dengan gelar Brahma..Ab – Brahma
Ab = Bapak/Rama

Kelola

 · Balas · 21 jam

LQ Hendrawan

LQ Hendrawan beda jauh… Brahman itu sama dgn aloh 😛atau ruh alam semesta

1

Kelola

 · Balas · 21 jam · Telah disunting

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Waduh beda ternyata ya..
Kalau Brahma itu apa ya berarti?

Kelola

 · Balas · 21 jam

Moel

Moel Sempurna,, terima kasih Mba,, atas ilmunya,, haturan ABAH UCI,, RAHAYU

3

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 20 jam

LQ Hendrawan

 · Balas · 20 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Rahayu 🙏🏻

Kelola

 · Balas · 20 jam

Moel
Moel Bade di awur kn mba Seratan na,, nyuhunkeun widi na,, rahayu

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 20 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Punten kang ini artinya apa? Saya tulalit kalau pakai bahasa asli Jawa barat 😛

Kelola

 · Balas · 20 jam

Moel

Moel Mohon ijin untuk di bagikan

1

Kelola

 · Balas · 20 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti O iya ..silahkan kang..Monggo 👍🏻

Kelola

 · Balas · 20 jam

Moel
Moel Terima kasih

Kelola

 · Balas · 20 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Sami2 kang 🙏🏻

Kelola

 · Balas · 20 jam

Bonnie Boni Setiawan

Bonnie Boni Setiawan Makin jelas koq, Kaabah dulunya adalah tempat pemujaan Siwa. Pertanyaan yg harus dijawab: kenapa Siwa? kenapa ada batu serupa vagina yg hrs dihormati/dicium?

3

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 20 jam

Suryaning Dewanti

Suryaning Dewanti Ada lingga pasti ada Yoni

2

Kelola

 · Balas · 19 jam

Bonnie Boni Setiawan

Bonnie Boni Setiawan Kuncinya ada di sejarah ketika Dewa Siwa dan Dewi Uma naik lembu Andini mengarungi angkasa

1

Kelola

 · Balas · 18 jam

Bonnie Boni Setiawan
Bonnie Boni Setiawan Mengapa ibu di bahasa arab adalah Umi?

Kelola

 · Balas · 18 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti lha kalau itu saya tidak tau, namun akar bahasa semitik mengacu pada sansekerta, dan banyak sekali yang mengalam perbedaan lafal karena memang lidah masing2 dialek berbeda, seperti di India RAVI ( matahari ) menjadi RABI di arab
SINDHU menjadi HINDHU.

Kelola

 · Balas · 9 jam

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Da hyang su umbi, umbi, umi.. 😁

1

Kelola

 · Balas · 9 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti akka, amba, ambu, umbi, alla semua artinya ibu

Kelola

 · Balas · 9 jam

Dedi Irawan
Dedi Irawan Bisa jadi Arva Sthan = Stasiun Kuda, semacam terminal angkot lah 😀 untuk trayek sutra.
Btw ijin share ya Suryaning Dewanti

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 20 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Monggo silahkan 👍🏻

Kelola

 · Balas · 19 jam

Don Harry Goodspeed

Don Harry Goodspeed Apakah daerah arvasthan sekarang mengacu kw daerah petra jordania….sebab sebelum di pindahkan batu siva-linggam itu ada di kota suci petra…..? Bagaimana korelasi nya teh Suryaning Dewanti .

1

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 18 jam

Suryaning Dewanti membalas · 1 Balasan
Mang Asep Salik
Mang Asep Salik Apakah kuda itu binatang gurun seperti unta? Jika bukan, sejak kapan kuda masuk wilayah itu?

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 12 jam

Darmiyati Minten membalas · 3 Balasan · 9 jam
Austronesia Anthelope

Austronesia Anthelope tepaattt…. ulasan yg sangat langka… jika dicermati bisa membuka kerangka berfikir kita yg tertutupi oleh doktrin” gurun yg sangat pragmatis dan anti kritik.

2

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 9 jam

Junis Nero Wirasasmita
Junis Nero Wirasasmita 😊 mantap teh

Kelola

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 8 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Illustrasi VIKRAM-ADITYA di India, banyak simbol penandanya ya… di singgasana-nyaKelola
Foto Suryaning Dewanti.
2
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

 · Balas · 7 jam · Telah disunting

Sembunyikan 19 Balasan
Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi Saya curiga pasti ada nama Nusantaranya, cuma mungkin belum ketemu benang merahnya saja.. 😇

Kelola

 · Balas · 7 jam · Telah disunting

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti kata abah, dicurigai Purnawarman

Kelola

 · Balas · 7 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti ada ko di kmen atas, di upload sama abah

Kelola

 · Balas · 7 jam

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Ini versi wiki, jeng

Vikramaditya memulai era Vikrama Samvat pada 57 SM..Lihat Lainnya

Kelola

 · Balas · 7 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti Purnawarman ke berapa ya ..gelar maharaja suka ada I II III IV.. spt di mesir TUTMOSES I II II… gak tau sampai berapa itu ya

Kelola

 · Balas · 7 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti cari yang dari literatur PDF mas, dan ada cap perpustakaannya kampusnya

Kelola

 · Balas · 7 jam

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Siap 86.. 😁

1

Kelola

 · Balas · 7 jam

Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi 1. Dewawarman I
2. Dewawarman II
3. Dewawarman III
Lihat Lainnya

Kelola

 · Balas · 7 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti yang SM kepegang nggak mas?

Kelola

 · Balas · 7 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti arvasthan itu jauuh sekali SM soalnya

Kelola

 · Balas · 7 jam

Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi Masih cari lagi soal Dewawarman, jeng..

Kelola

 · Balas · 7 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti rasanya utk link yang ini harus cari yang seangkatan persebaran dwipantara / nusantara ke daerah afrika, waktu jaman Nabatean.

Kelola

 · Balas · 6 jam

Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi Dewawarman berkisar tahun 130 M, dan Ptolomeus menyebut soal Salakanagara 150 M..

Kelola

 · Balas · 6 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti apakah ada perbedaan penanda waktu? karena kalau masih satu era per 10,000 tahun masih bisa dicari benang merahnya, namun kalau sudah per layer peradaban, agak susah, karena peradaban ini kan per layer.

Kelola

 · Balas · 6 jam

Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi Nah, saya tidak paham soal per layer, jeng.. 😀
Cuma kalau melihat tahun, saya cenderung ke salah satu Dewawarman tersebut..

Kelola

 · Balas · 6 jam · Telah disunting

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti nah ini susah njelasinnya kalo online 😀

Kelola

 · Balas · 6 jam

Purwono Wahyudi
Purwono Wahyudi Terbayang sedikit, tapi bisa salah.. 😁

Kelola

 · Balas · 6 jam

Suryaning Dewanti
Suryaning Dewanti setiap peradabanbesar itu biasanya memiliki pola akan hancur, nanti akan tumbuh lagi sebuah eradaban baru, begitu seterusnya

Kelola

 · Balas · 6 jam

Purwono Wahyudi

Purwono Wahyudi Terjemahan bahasa Indonesianya dari buku ‘Sayar-ul-Okul’ :

“Beruntunglah mereka yang lahir dan hidup di masa kekuasaan Raja Vikram. Dia adalah orang yang berbudi, pemimpin yang murah hati, berbakti pada kemakmuran rakyatnya. Tapi pada saat itu kami baLihat Lainnya

1

Kelola