4 Komentar

Ternyata Shind yang dimaksud Nabi Muhammad Rasulullah, bukan China tapi Sunda

Foto The Lost History of Nuhsantara.

The Lost History of Nuhsantara

TERNYATA “NEGERI SHIN” BUKAN CHINA

Originally Written by:
Yeddi Aprian Syakh Al-Athas

*** Mohon agar dibaca pelan-pelan karena tulisan ini cukup panjang.

*** Seperti biasa, tulisan saya ini merupakan kajian berbasis pendekatan “Etno-Linguistik” yang belakangan menjadi sebuah pendekatan baru dalam melihat sejarah, sebagaimana disampaikan oleh Dr. Ir. Ricky Avenzora, M.Sc, staf pengajar Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Sampurasun…

Mari kita mulai,

Pernahkah Anda mendengar tentang Hadits yang cukup populer yang berbunyi “Uthlubul Ilmi wa Law Bish Shiin” dimana hadits ini seringkali diterjemahkan oleh masyarakat umum sebagai “Tuntutlah Ilmu Meskipun Sampai Ke Negeri CHINA”.

Pertanyaannya:
“Apa benar kata ‘SHIN’ yang dimaksud dalam hadits tersebut merujuk ke Negeri CHINA..?”

Nah mungkin penjelasan saya berikut ini akan membuat kita berpikir dua kali dan mempertimbangkan kembali terjemahan kata ’SHIN’ sebagai ’Negeri CHINA’.

Pertimbangan Ke-1:
Orang yang menamakan ‘Negeri CHINA’ dengan ’SHIN’ adalah Abul Qasim ar-Rojaji. Beliau menamakan Negeri CHINA dengan ‘SHIN’ karena orang yang pertama kali menemukan Dataran CHINA dan kemudian menetap disana adalah Shin bin Baghbar bin Kammad.

Pertimbangan Ke-2:
Justru kita akan terperangah ketika Kitab Pusaka Negeri CHINA yang berada di Dataran Tinggi Tibet menyebutkan sbb,
”Istana Para Dewa yang dijaga Harimau, Gajah, Naga, Phoenix (Merak), dan Badak adalah JAWA, tempat segala kemuliaan dan ilmu pengetahuan, yang gunung, sungai dan lautnya memuntahkan Emas dan Permata”.

👆Dengan dua pertimbangan di atas, maka masihkah kita mengatakan bahwa ‘SHIN’ yang dimaksud dalam Hadits Rasulullah saw adalah ’Negeri CHINA’ ….?

Kata “CHINA” digunakan untuk menyebut “NEGARA QIN” (baca: CIN) dimana pada era Reunifikasi China, NEGARA QIN menyatukan seluruh CHINA Daratan dalam satu aturan, satu ukuran, satu negara, satu bahasa dan satu tulisan yakni ATURAN QIN, UKURAN QIN, NEGARA QIN, BAHASA QIN dan TULISAN QIN.

Nah oleh Orang Arab, yakni tepatnya oleh Abul Qosim Ar-Rojaji, NEGARA QIN disebut sebagai ‘SHIIN’ karena nama ‘SHIIN’ diambil dari nama orang yang pertama kali menemukan dan menetap di NEGARA QIN yakni SHIIN bin BAGHBAR bin KAMMAD.

Nah kata ‘SHIIN’ ini lalu diprafrasekan menjadi ‘SINO’ dan kemudian nama ‘SINO’ ini dibawa ke Eropa dan diserap dalam Dialek Germanic menjadi ‘CHINE’ (dalam bahasa Perancis dibaca: SIN) dan kemudian oleh orang Inggris menjadi dibaca ‘CHINA’ (ingat Bahasa Jerman merupakan induk dari Bahasa Inggris).

Nah inilah alasannya orang CHINA tidak mau disebut ‘CINA’ (tanpa huruf ‘H’) karena artinya adalah “orang yang sakit” tapi mereka tidak akan keberatan jika dipanggil ‘CHINA’ atau ‘CHINESE’ yang maknanya merujuk kepada ‘NEGARA QIN’.

Kemudian bedakan pula antara kata ‘SHIIN’ yang merujuk kepada nama tempat dengan kata ‘SHIIN’ yang merujuk kepada nama bangsa.

Sebagai nama bangsa, kata ‘SHIIN’ merujuk kepada keturunan dari SHIN bin MAGHUH bin YAFITS bin NUH yang menurunkan Rumpun Bangsa Mongol yang mencakup Bangsa China, Korea dan Jepang.

Sedangkan kata ‘SHIN’ yg diriwayatkan dalam Hadits Rasulullah saw redaksi haditsnya menggunakan kalimat ‘BISH SHIIN’ yang maknanya lebih merujuk ke nama sebuah tempat bukan nama sebuah bangsa, karena dalam kaidah Tata Bahasa Arab yakni Kaidah Nahwu wa Shorf wa Balaghah, orang Arab tidak menggunakan kata “FII” untuk menunjuk sebuah tempat melainkan menggunakan kata “BI”.

Sebagai contoh dapat melihat QS. Ali-Imran ayat 96 dimana kata ‘BAKKAH’ dalam ayat tersebut menggunakan redaksi kata ‘BI BAKKAH’ yg maknanya merujuk ke nama sebuah tempat bernama BAKKAH.

Sehingga kesimpulannya adalah bahwa Hadits yang berbunyi “Uthlubul Ilmi bish Shin” seharusnya lebih tepat jika dimaknai sebagai “Tuntutlah Ilmu Meskipun Harus Sampai ke Negeri Shin di Pulau Jawa”.

Dan tingginya Peradaban di Pulau Jawa terekam dalam catatan Frater Odoric, orang Eropa pertama yang mengunjungi PULAU JAWA ketika bertamu ke istana Majapahit pada tahun 1322 M sebagai berikut,

“… terdapat sebuah pulau besar, JAWA namanya, Raja pulau ini memiliki sebuah istana yang sangat mengagumkan. Karena sangat besar, undak-undaknya pun besar, luas dan tinggi, dan anak-anak tangganya diselang-seling emas dan perak. Demikian
pula trotoar istana memiliki satu ubin emas dan satu perak, dan dindingnya di dalam berlapis emas, di luarnya terukir ksatria-ksatria emas, dengan kepala yang dikelilingi lingkaran-lingkaran emas, seperti yang terdapat di kepala orang-orang kudus. Dan semua lingkaran ini ditaburi permata. Selain itu, langit-langit istana terbuat dari emas murni dan singkatnya, tempat ini lebih kaya dan lebih mewah daripada tempat manapun di dunia saat ini”.

Semoga Bermanfaat.

Salam Rahayu 🙏🙏🙏

 

4 comments on “Ternyata Shind yang dimaksud Nabi Muhammad Rasulullah, bukan China tapi Sunda

  1. Gothak ghatik ghatuk…artikel yg tdk bermutu..mana mungkin pada jaman dulu jaman rosul daratan Sunda maju..tahun 1979 banyak rumah panggung..apalagi di tahu. 570 M.

    • Jangan salah, itu kan hepotesa. untuk membuktikannya diperlukan penelitian. Coba teliti dan pelajari sejarah Innodesia masa lalu dengan sumber pribumi bukan sumber asing

  2. Gotha gathik matuk ..ada yang salah ? untuk mencari satu rahasia yang masih samar dan belum terungkap dengan jelas memang harus mencari dengan menganalisa dan mencoba ” puzzeling ” .
    Dan tidak ada sesuatu yang tidak mungkin…
    Teori di atas ..MASUK AKAL…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

Sembrani

Membahas ISU-ISU Penting bagi Anak Bangsa, Berbagi Ide, dan Saling Cinta

Wirdanova

+62811-813-1917

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Modesty - Women Terrace

My Mind in Words and Pictures

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: