Tinggalkan komentar

Bahaya Kekhalifahan dan Negara Islam dan angka 666

==Bahaya Kekhalifahan dan Negara Islam== Dan angka 666==

Saya tidak sedang menyudutkan agama Islam di sini. Justru saya sedang bicara tentang suatu keutuhan dan kesatuan agama tauhid yang diajarkan sejak Adam sampai al-Mahdi. Orang Kristen telah keliru memahami kitab-kitab Perjanjian Baru hanya untuk konteks sektarian mereka dan karenanya membelanya. Demikian juga orang Islam yang tidak lagi mengimani al-Mahdi, membuang Alkitab, dan tergesa-gesar benar menolak atau menerima sesuatu yang kami nyatakan sebagai suatu konteks sektariann.Saya tidak sedang menyudutkan agama Islam maupun agama Kristen, karena jika keduanya adalah agama yang dinisbahkan kepada Yesus dan Muhammad, maka sejatinya keduanya adalah benar dan harus dilihat dari titik mulanya, dan titik temunya.

Orang Kristen misalnya banyak berspekulasi mengenai Kitab Wahyu dalam konteks Kekristenan belaka. Menurut saya ini sangat sektarian sekali. Apakah ketika saya mengambil interpetrasi Thomas McElwain mengenai Wahyu 12 tentang kelahiran al-Mahdi sebagai sektarian? Tidak, kami berbeda dengan kalian. Kami bahkan tidak mendukung kekuasaan Syiah Dubaelas yang populer dan kini berkuasa lumayan berpengaruh. Kami tetap menerima Alkitab, mengimani Yesus, dan hal-hal tradisional Judaisme serta Kekristenan lain yang pada mulanya. Kami BUKAN SINKRETIS tapi boleh jadi sangat puritan kembali ke akar Ibrahim, kembali ke sumber-Nya, tanpa tebang pilih dan diskriminasi sedikit pun tidak seperti kalian.. (Hehehehe)

Dekalog/alFurqan saja sebagai sumber segala hukum, ia adalah hukum ilahiah dan sumber bagi hukum moral dan spiritual, tak peduli apa sekte kalian. Islam, Kristen, Yahudi, Sikh, Hndu, Buddha, Kejawen atau lainnya kalau memeliharanya itu berarti kembali ke akar dan sumber ini.

Kekhalifahan dan Negara Islam tidak menginginkan ini. Mereka sangat sektarian. Negara-negara teokratis sangat sektarian dan membaca Apokaliptik serta menanamkan paham Era Mesianik dengan sangat sektarian. Kami menentang ini.

Orang Kristen misalnya sudah banyak membahas tentang era akhir zaman ini dari Kitab Wahyu maupun Kitab Daniel, yang merujuk ke konteks sektarian mereka. Sedangkan, orang Islam pasti akan tersinggung berat kalau saya mengatakan bahwa kedua kitab itu tak lain juga menubuatkan tentang penyimpangan yang dilakukan oleh pengikut anak keturunan Ibrahim yang bernama Muhammad ibn Abdullah sampai pengkhianatan mereka kepada Ali dan Muhammad al-Mahdi.

Angka 666 misalnya selalu diartikan tanpa berhati-hati melihat konteks utuh Kitab Wahyu itu dan kesatuan Millah Ibrahim, konteks leksikal tatabahasa dan konteks nubuat dan historis keagamaan Millah Ibrahim dengan selalu memberi makan ego sektarianisme penafsirnya.

“Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.: *Wah 13:18)

Binatang di sini adalah menyimbolkan Ottoman yang telah saya tulis lengkap sebelumnya. Dan, Ottoman membuat Berhala, sebagaimana juga saya tulis di tulisan itu. Thomas McElwain dalam TBI:NJV menyebutkan bahwa bilangan dari seorang manusia dari binatang itu adalah salah satu sultan dari 36 sultan dari 6 abad kekuasaan Ottoman.

Mudah sekali menemukan sultan itu. Yaitu, Sulaiman the Magnificent. Ia lahir pada 6 November 1549. Mari kita hitung tanggal ini: 6 tambah 11 menghasilkan 66, 1549 menghasilkan 66. Sulaiman meninggal pada 6 September 1566. Mari kita hitung lagi. 6 tambah 9 menghasilkan 15 dan itu kembali kepada 6. 1566 menghasilkan angka 666 juga. Sulaiman dan putranya juga dikenal hidup memerintah dalam era Sultanate of Women, Yaitu, ketika garwo ampilnya Hurrem diangkat menjadi garwo padmi kedua dan berkuasa di balik layar, lalu putri Hurrem, Mihrima berkuasa di balik PM berikutnya yang adalah suaminya, lalu menantu Hurrem, Nurbanu, yang walau kemudian tidak sejalan dengan Hurrem dan Mihrima tapi sangat berkuasa di balik layar. Hurrem dan Nurbanu berasal dari Kekristenan Eropa Timur, Ortodoks, dan ketiganya berkuasa sekitar 66 tahun juga.

Sampai hari ini jika ada umat Islam yang membangga-banggakan kekhalifahan Ottoman, mengelu-elukan Sulaiman, dan sujud kepada Berhala kekuasaan mereka, maka sesunggguhnya mereka telah tersesat dan tidak mengenal ajaran Yesus, Muhammad dan Ali sesungguhnya.

Komentar
Satria Dwi KurniaSatria Dwi Kurnia Kalau gue jadi Yohanes, gue gak akan menulis sesuatu yg jauh ke depan, sementara dia hidup dalam pengasingan.. Pun kalau gue dalam posisi menerima wahyu, gw akan cenderung berpikir bhw wahyu itu akan terwujud dalam waktu yg dekat dalam radius yg sangatLihat Selengkapnya

 

Tri Adi WidiatmokoTri Adi Widiatmoko Tp elu bukan Yohanes bro…wkwk

 

Satria Dwi KurniaSatria Dwi Kurnia Emanng.,, dan elo juga bukan Yesus broooo… 😀🙊

 

Tri Adi WidiatmokoTri Adi Widiatmoko Yo mesti…wkwk
Suka · Balas · 1 · 23 jam

 

Gayatri MuthariGayatri Muthari Tentu. Ramalan harapan. Makanya, gak bisa dipahami sebagai yang terlalu detail dan banyak simbol. Sesuai pernyataanmu Pun kalau gue dalam posisi menerima wahyu, gw akan cenderung berpikir bhw wahyu itu akan terwujud dalam waktu yg dekat dalam radius ygLihat Selengkapnya

 

Gayatri MuthariGayatri Muthari Satria Dwi Kurnia bentar elo lagi ngomong ke tri atau piyee wkwkwk
Gayatri MuthariGayatri Muthari Satria Dwi Kurnia Intinya tuh balike Yhudi, seperti kata Aryanto Nugroho , gue suka banget waktu mas Aryanto bilang kembali ke titik Judaisme, semacam itu. Wkwkwk. Terus gue baca Amy-Jill Levine, kalau membaca kisah Yesus dan murid2nya mesti ingat mereka itu orang Yahudi dan hidup sebagai orang Yahudi…. Eh Muhammad, Khadija, Ali dan Fatimah ternyata juga. Hahahahaha

 

Satria Dwi KurniaSatria Dwi Kurnia Gayatri Muthari.. Gue lagi ngomong ke elu lah…Kan gw komenin status elo. Tapi kalau ada yg tersindir mah gue gak tau yeeeee 😀😀😀😀😜😜😜😜
Suka · Balas · 1 · 23 jam

 

Gayatri MuthariGayatri Muthari Satria Dwi Kurnia wkwkwwkk iye, Yesus kan lagi ngomong ke Yohanes, bukan ke gue :v
Suka · Balas · 1 · 23 jam

 

Tri Adi WidiatmokoTri Adi Widiatmoko Wkwkwkwkwkk
Suka · Balas · 1 · 23 jam

Satria Dwi KurniaSatria Dwi Kurnia Gue pikir anggapan yg terlalu wah ttg penulis kitab itu harus disingkirkan. Dari awal mereka sudah sadar kemungkinan multi tafsir. Jadi kenapa mesti ada satu tafsir? Tapi lain cerita kalau pembacanya sendiri yg memilih untuk terikat pada satu bentuk tafsir. Itu pilihan bebas 🙂
Suka · Balas · 1 · 23 jam

 

Ahmad Yanuana Samantho
Tulis balasan…
Linda GunawanLinda Gunawan Kebiasaan Adventis dalam menghitung mulai mempengaruhi ya mbak…
Suka · Balas · 1 · 23 jam

 

Gayatri MuthariGayatri Muthari Linda Gunawan Maksudnya? Ini dalam TBI:NJV kok. Dan, memang ada latarbelakang Judaisme dalam Perjanjian Lama. Saya sudah menerjemahkan mukadimah untuk Wahyu dalam TBI:NJV beberapa waktu lalu. Kalau Adventism kan sangat sektarian dan menydutkan banget GLihat Selengkapnya

 

Linda GunawanLinda Gunawan Sederhana mbak…
berhitungnya. Kebiasaan lama mereka menghitung angka yang tertera dlm KS untuk mencari tahu byk hal. Menghitung untuk tahu kapan akhir jaman, menghitung untuk tahu gelar paus itu 666, dsb 😀
Suka · Balas · 1 · 23 jam

 

Gayatri MuthariGayatri Muthari Linda Gunawan ooh. terbukti hitungan mereka gak tepat kalau menurut yg kubaca. Kepausan Roma terlalu jauh dari konteks zaman dan hidup Yohanes yg Yahudi di wilayah Arab. lagian gak disebut kota Roma atau Washington Mbak. Tapi Yerusalem. :v

 

Linda GunawanLinda Gunawan Kayaknya pola pikir mbak bergeser jauh nih akhir akhir ini..seperti dapat insight2 baru. Ada kalanya pengen diskusi…tapi tiba tiba hilang postingan dan malas cari.

Saya boleh ya ntar bahas tentang Maria Kleopas dan Yesus menikah 3x?

Suka · Balas · 1 · 23 jam

 

Gayatri MuthariGayatri Muthari Linda Gunawan bukan bergeser. saya lelah bertaqiyah. Kalau Maria Klopas itu hanya soal saya baca di tulisan2 orang Yahudi, kok Mbak. dan soal Yesus menikah, sudah lama banget saya bahas,karena itu adalam TBI NJV dan tulisan2 Thomas McElwain yg lain. BuLihat Selengkapnya
Suka · Balas · 1 · 23 jam

 

Tri Adi WidiatmokoTri Adi Widiatmoko Sya nyimak..saat nyai2 berdebat

 

Linda GunawanLinda Gunawan Iya…tapi menarik kok. Sama menariknya dengan sekte Esenni yang diduga sebagai kepercayaan yg dianut oleh Yohanes pembaptis yang sangat mempengaruhi sikap dan pandangan Yesus.

Dimana Yoseph diduga sebagai simpatisan mereka. Dan ini akan mempengaruhi Maria untuk selibat setelah kemungkinan kematian Yusuf suaminya. Dan jadi lumrah juga ketika Yesus memilih untuk selibat.

Tapi karena tdk dibahas di KS, ini juga asumsi.

😀

 

Jacobs BeuJacobs Beu Mbuleett….
Itov Sakha BungItov Sakha Bung salam ya salaam..alhamdulillah, terimakasih

semangat pagi Shaykah Gayatri Muthari
sehat dan bahagia tuk mu

Suka · Balas · 1 · 23 jam

 

Suber AlkhatiriSuber Alkhatiri Ooooo ini sprt kisah di antv yaaa… putri huren yg bermata biru
Yohanes Erwin HermawanYohanes Erwin Hermawan 6 tambah 11 menghasilkan 66?

 

Suka · Balas · 1 · 21 jam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

sembrani

bertukar ide, melampaui mimpi bersama

Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: