3 Komentar

Ternyata Sidharta Buddha Gautama Adalah Seorang Muslim

OLEH

Ternyata Sidharta Buddha Gautama Adalah Seorang MuslimIni adalah info mencengangkan bagi umat Budha, ternyata Sidharta Buddha Gautama adalah seorang muslim. Apakah betul demikian? Banyak berbagai sumber yang mengatakan Sidharta Buddha Gautama adalah seorang muslim, padahal yang diketahui adalah Sidharta Buddha Gautama merupakan sosok yang selalu disembah oleh seluruh umat Budha. Berikut beberapa penjelasannya.
Fakta Yang Menyatakan Ternyata Sidharta Buddha Gautama Adalah Seorang Muslim
Sebelum membahasnya lebih dalam, terlebih dahulu perlu diketahui siapakah Sidharta Gautama? Banyak cerita yang berkembang tentang asal usul sosok ini. Di antaranya adalah:
  1. Sidharta Gautama adalah anak dari pasangan Raja Suddhodana keturunan dari kaum Sakyas dan Permaisuri Maha Maya yang merupakan puteri dari Raja Anjana. Dia dilahirkan pada akhir abad ketujuh S.M. (tahun 623 S.M.) di bandar Kapilavastu.
  2. Sidharta Gautama diduga kuat sebagai keturunan dari Nabi Sulaiman AS dan Ratu Balqis yang bernama Nabi Zulkifli. Tetapi ada beberapa sumber yang mematahkan dugaan bahwa Sidharta Gautama bukan Nabi Zulkifli. Hal-hal yang menjadi dasar bantahan ini diantaranya adalah:
  3. Sidharta Gautama dan Zulkifli memiliki nama dan arti yang sangat berbeda. Zulkifli berarti ‘sanggup’ dan dalam bahasa sansekerta tidak mengenal pemakaian huruf ‘Z’.
  4. Sidharta Gautama dan Zulkifli hidup pada zaman yang berbeda. Sidharta Gautama hidup disekitar tahun 623 SM, sedangkan Zulkifli berada pada tahun 1500 – 1425 SM.
  5. Semasa hidupnya Nabi Zulkifli di kenal sebagai seorang raja, sedangkan Sidharta Gautama malah meninggalkan kehidupan mewahnya dan memilih belajar untuk hidup sederhana.
  6. Perbedaan makna Nabi dan Budha. Dalam Islam, Nabi mengandung arti orang yang telah dipilih Allah untuk menerima wahyu dari Nya dan wajib menyampaikannya kepada orang lain. Sedangkan Buddha berarti orang yang tercerahkan dan di dalam ajaran Buddha setiap orang dapat menjadi seorang Buddha.
  7. Sidharta Gautama tidak menyembah siapapun dan mengajarkan untuk mengakhiri penderitaan serta mencapai pencerahan melalui dharma yaitu melakukan perbuatan baik, tidak berbuat jahat, dan melakukan meditasi untuk mendamaikan jiwa.
  8. Sidharta Gautama diduga sebagai Nabi Idris AS. Ada beberapa kesamaan diantara keduanya sehingga disimpulkan bahwa mereka adalah satu. Berikut landasan dugaan Sidharta Gautama adalah Nabi Idris AS:
  • Memiliki kesamaan yaitu berdakwah kepada orang-orang jahiliyah
  • Keduanya sama-sama melakukan pertapaan atau menyepi untuk mendapatkan pencerahan
  • Ada hadist yang meriwayatkan bahawa ada seorang Nabi dari keturunan seorang raja
  • Buddha membawa kabar tentang Nabi Muhammad
Itulah beberapa pendapat tentang asal usul Sidharta Gautama yang telah dilansir dari berbagai sumber. Ada fakta-fakta yang terdapat dalam ajaran Buddha yang menguatkan bahwa Sidharta Gautama adalah seorang Muslim karena ajaran Buddha tersebut sama dengan ajaran Islam. Fakta-fakta tersebut adalah Buddha mengajarkan kepada seluruh umatnya untuk tidak memakan daging binatang yang mati secara sendirinya dan memerintahkan untuk menyembelihnya, dan didalam teks Kalachakra memuat tentang penjelasan keyakinan umat Islam yaitu:
  1. Para Thirtika Tayi melakukan penghormatan sebanyak 5 kali yang berarti dalam ajaran Islam adalah sholat 5 waktu yaitu shubuh, dhuhur, ashar, maghrib, dan isya’.
  2. Tidak diperkenankan untuk membuat patung-patung karena dapat dianggap berhala atau dalam Islam berarti musyrik.
  3. Saling menghormati karena memiliki derajat yang sama.
  4. Menjaga etika dalam kehidupan bermasyarakat.
  5. Adanya satu perlindungan Tuhan dengan ciri Tamas (Allah) yang secara langsung menandaskan bahwa Allah berada pada tingkat tertinggi Dewa.
Itulah beberapa fakta yang melandasi bahwa ternyata Sidharta Buddha Gautama adalah seorang muslim.
Link Terkait:
“Peradaban Austronesia atau Sunda Land, atau Lemuria dan Atlantis, atau Kerajaan Rama & Alengkapura di Nusantara, itu saya temukan (hipotesisnya) sebagai tempat persemaian peradaban umat manusia dan tempat lahir agama-agama dunia yang terkait dengan sejarah para Rasul Allah SWT, sejak Nabi Adam as, Nabi Syist, Idris as (Hermes Trimegistus), Nabi Nuh as, sampai Nabi Ibrahim as (Abraham/Brahman). Kesamaan inti ajaran agama Sunda Wiwitan, Kejawen, Hindu, Budha, Yahudi, Kristen dan Islam. Bahkan ada temuan informasi yang mungkin masih sulit diterima oleh kebanyakan umat Islam awam, bahwa ternyata, Agama Sunda Wiwitan, Kejawen, atau Kaharingan dari Kalimantan,  serta Hindu, Budha, Taoisme itu pada awalnya berkarakter Tauhid (Monotheis) sebagaimana yang dimiliki agama terakhir: Islam. Ini misalnya terlihat pada tulisan Dr. Zakir Abdul Karim Naik: Kesamaan antara Hindu dan Islam[8], Juga hal ini saya tulis dalam buku Peradaban Atlantis Nusantara di Bab 11Warisan Filosofis dan Spiritual Atlantis: Konteks Keindonesia (p.339-356), dan Bab 12: Dari Kebijaksanaan Abadi (Perennial Wisdom) untuk Dialog Antar Peradaban: Sebuah Perspektif Islam (p.357-468).  Ini semakin memperkuat landasan dan latar belakang kenapa muncul motto “Bhineka Tunggal Ika” dalam lambang negara kita Garuda Pancasila. Dalam sumber aslinya motto Bhineka Tunggal Ika itu berlanjut dengan kalimat: Tan Hanna Dharma Mangrwa, yang artinya: “Tak ada Kebenaran (al-Haqq) yang mendua.”
Iklan

3 comments on “Ternyata Sidharta Buddha Gautama Adalah Seorang Muslim

  1. […] melalui Ternyata Sidharta Buddha Gautama Adalah Seorang Muslim — Bayt al-Hikmah Institute […]

  2. Reblogged this on Furqon Muhammad and commented:
    harus di teliti dan dikaji lebih dalam agar tidak menimbulkan perdebatan dan permusuhan antar umat beraagama

    • Justru dengan penelitian dan penyeldiklan lebih mendalam sesuai dengan isi artikel ini akan memperat persaudaraan antar uamt beragama kane kita telah meneukan akar yang sama, bhineka tunggal ika, Tan Hanna Dharma Mangrwa ITiada kebenar (Al Haq) yang mendua. Wallahu alam bishawab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

sembrani

bertukar ide, melampaui mimpi bersama

Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: