Tinggalkan komentar

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadhi: “Pembangunan Tak Boleh Merusak Alam”

41SHNet, Purwakarta – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi berpendapat, pembangunan yang tidak merusak alam akan dikenang dalam waktu yang panjang. Sementara pembangunan yang merusak alam tidak akan menorehkan catatan di masa mendatang. Karena itu, ia berambisi untuk menorehkan prestasi besar.

42“Dulu orang tidak percaya apa yang dilakukan di Purwakarta menghasilkan sesuatu yang besar. Sekarang percaya karena kami memakai paradigma nilai, memakai energi besar, kekuatan mikrokosmos dan makrokosmos yang menyatu dan tidak sekadar percaya pada standar juklak-juknis APBD,” katanya kepada SHNet di Pendopo Kabupaten Purwakarta, Minggu (10/4).

Pria yang akrab dipangil Kang Dedi itu mengingatkan pentingnya sejarah masa lalu. Banyak cerita-cerita besar yang sampai sekarang masih menjadi cerita karena saat itu pelaku sejarahnya, terutama raja-raja atau pemerintahannya memiliki kemampuan merawat kehidupan, alam secara baik, dan tidak mengeruk keuntungan sampai timbul kerusakan.

4“Mengapa sejarah memberikan catatan penting bagi peradaban di zaman lalu? Karena dulu pembangunannya memang patut dicatat. Dari sekian banyak sejarah yang tercatat adalah pembangunan yang baik. Apa itu yang baik? Ialah pembangunan yang tidak mengeruk kekayaan alam. Ini pertanda hikmah sejarah bahwa pembangunan kita yang kebanyakan berlangsung selama ini akan digulung oleh sejarah karena hanya bisa mengeruk alam, artinya merusak alam. Malu kita ini sebagai makhluk peradaban,” katanya.

Kang Dedi menyatakan, selama ini pembangunan di Indonesia masih mengeruk alam ketimbang memeliharanya. Akibatnya, banyak alam yang rusak. Pengerukan isi perut bumi itu menandakan manusia tidak memiliki kemampuan menggarap potensi alam.

“Padahal saya yakin kalau kita serius memanunggalkan akalbudi dan hati kita bisa hidup berkecukupan dengan potensi alam yang ada. Untuk itu, saya memilih jalan lain di luar kebiasaan dalam membawa birokrasi dengan menekankan nilai spiritual, memanfaatkan kearifan lokal ,” katanya.

31Kang Dedi mencontohkan beberapa contoh kearifan lokal yang berguna dalam kerja pemerintahan. Misalnya metode puasa. Puasa dalam pengertian tidak makan dan minum sebagai pengendali hawa nafsu manusia. Leluhur zaman dahulu menekankan pentingnya puasa sebagai alat kontemplasi supaya orang bisa berpikir mendalam.

Dengan begitu, orang bisa meraih kebijaksanaan, salah satunya tidak serakah. Kedua, dengan menyadari hak milik. Kearifan lokal para leluhur punya pandangan bahwa seluruh alam semesta termasuk manusia itu milik “Yang Tunggal”.

3“Boleh menikmati hasil alam, tapi dikerjakan bersama untuk kemakmuran bersama, tapi tidak boleh kelewat batas, tidak boleh eksploitatif. Cukup untuk makan, cukup untuk minum. Selesai,” katanya.

Sistem-sistem berbasis kearifan lokal itu, menurut Kang Dedi, sudah ada dalam setiap suku bangsa masyarakat Indonesia, tetapi dilupakan banyak orang. Ini karena simbol-simbol sejarah hilang. Oleh karena itu, Kang Dedi terus menerus menggali dan merumuskan gagasan imajinatif dan konstruktif sebagai modal kerja pemerintahan.

40“Membumikan gagasan seperti itu untuk Pemerintahan Daerah lain mungkin susah karena dalam mengurus negara akan berkaitan dengan urusan rencana-rencana kerja birokrasi. Tetapi di Purwakarta berhasil. Ini bukan saya yang jago. Tapi kepala dinas, kepala bagian yang mampu menerjemahkan imajinasi dan konstruksi pemikiran saya,” katanya. (Ahadi)

Sumber:  http://sinarharapan.net/2016/04/6782/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

sembrani

bertukar ide, melampaui mimpi bersama

Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: