8 Komentar

MISTERI PENEMUAN TEMBOK LURUS DI BAWAH LAUT PAPUA

Misteri Penemuan Tembok Lurus Di Bawah Laut Papua

Misteri, Penemuan, Tembok, Lurus, Di, Bawah, Laut, Papua
Papua adalah sebuah propinsi terluas di Indonesia dengan luas 808.105 Km persegi yang termasuk pulau terbesar kedua di dunia.
Pulau Papua dengan keaneka ragaman alamnya yang masih alami ternyata menyimpan Misteri yang sangat menakjubkan dengan ditemukannya sebuah Tembok Lurus dilepas pantai bagian utara dari pulau besar ini diperkirakan terdapat struktur bagunan mirip “beteng” (awam:benteng) dengan panjang 110 Km dengan ketinggian 1860 meter serta lebar 1700 meter.
 
Jika dilihat secara seksama struktur ini lebih mirip “dinding” atau “tembok” karena strukturnya yang lurus memanjang secara sempurna sepanjang 110 Km.
Jika ini benar, jelas bangunan seperti ini tidak dibuat oleh peradaban manusia mengingat bangunan di abad modern ini saja seperti Menara Dubai tingginya baru mencapai 800 meter sedangkan dinding yang ditemukan disebelah utara Pulau Papua mencapai tinggi 1860 meter.
Struktur ini berada di Laut Lepas tak jauh dari Ibukota Papua, Jayapura. Untuk sementara penemuan misterius ini dinamakan Jayapura Wall atau Tembok Jayapura.
Dengan menggunakan Google Maps, Koordinat benteng menakjubkan tersebut terlihat pada Samudra Pasifik, Bagian Utara Pulau Papua pada 1°59’46.9”S dan 141°29’24.6239”E
Video Jayapura Wall – Mysterious Enigmatic Undersea Structures [HD 720p / Re-Upload]

Sekilas Tentang Papua 

Misteri, Penemuan, Tembok, Lurus, Di, Bawah, Laut, Papua
Papua adalah pulau terbesar kedua di dunia. Pada sekitar Tahun 200 M , ahli Geography bernama Ptolamy menyebutnya dengan nama LABADIOS. Pada akhir tahun 500 M, pengarang Tiongkok bernama Ghau Yu Kua memberi nama TUNGKI, dan pada akhir tahun 600 M, Kerajaan Sriwijaya menyebut nama Papua dengan menggunakan nama JANGGI.
Tidore memberi nama untuk pulau ini dan penduduknya sebagai PAPA-UA yang sudah berubah dalam sebutan menjadi PAPUA. Pada tahun 1545, Inigo Ortiz de Retes memberi nama NUEVA GUINEE dan ada pelaut lain yang memberi nama ISLA DEL ORO yang artinya Pulau Emas. Robin Osborne dalam bukunya, Indonesias Secret War: The Guerilla Struggle in Irian Jaya (1985), menjuluki provinsi paling timur Indonesia ini sebagai surga yang hilang.
Tidak diketahui apakah pada peradaban kuno sebelum masehi di Papua telah terdapat kerajaan. Bisa jadi zaman dahulu telah terdapat peradaban maju di Papua. Pada sebuah konferensi tentang lampu jalan dan lalulintas tahun 1963 di Pretoria (Afrika Selatan), C.S. Downey mengemukakan tentang sebuah pemukiman terisolir di tengah hutan lebat Pegunungan Wilhelmina (Peg. Trikora) di Bagian Barat New Guinea (Papua) yang memiliki sistem penerangan maju.

Para pedagang yang dengan susah payah berhasil menembus masuk ke pemukiman ini menceritakan kengeriannya pada cahaya penerangan yang sangat terang benderang dari “beberapa bulan” yang ada di atas tiang-tiang di sana. Bola-bola lampu tersebut tampak secara aneh bersinar setelah matahari mulai terbenam dan terus menyala sepanjang malam setiap hari. Kita tidak tahu akan kebenaran kisah ini tapi jika benar itu merupakan hal yang luar biasa dan harus terus diselidiki.

Papua telah dikenal akan kekayaan alamnya sejak dulu. Pada abad ke-18 Masehi, para penguasa dari kerajaan Sriwijaya, mengirimkan persembahan kepada kerajaan China. Di dalam persembahan itu terdapat beberapa ekor burung Cendrawasih, yang dipercaya sebagai burung dari taman surga yang merupakan hewan asli dari Papua.
Dengan armadanya yang kuat Sriwijaya mengunjungi Maluku dan Papua untuk memperdagangkan rempah – rempah, wangi – wangian, mutiara dan bulu burung Cenderawasih. Pada zaman Kerajaan Majapahit sejumlah daerah di Papua sudah termasuk dalam wilayah kekuasaan Majapahit. Pada abad XVI Pantai Utara sampai Barat daerah Kepala Burung sampai Namatota ( Kab.Fak-fak ) disebelah Selatan, serta pulau – pulau disekitarnya menjadi daerah kekuasaan Sultan Tidore.

Tanah Papua sangat kaya. Tembaga dan Emas merupakan sumber daya alam yang sangat berlimpah yang terdapat di Papua. Papua terkenal dengan produksi emasnya yang terbesar di dunia dan berbagai tambang dan kekayaan alam yang begitu berlimpah.

Papua juga disebut-sebut sebagai surga kecil yang jatuh ke bumi. Papua merupakan surga keanekaragaman hayati yang tersisa di bumi saat ini. Pada tahun 2006 diberitakan suatu tim survei yang terdiri dari penjelajah Amerika, Indonesia dan Australia mengadakan peninjauan di sebagian daerah pegunungan Foja Propinsi Papua Indonesia.
 
Di sana mereka menemukan suatu tempat ajaib yang mereka namakan “dunia yang hilang”, dan “Taman Firdaus di bumi”, dengan menyaksikan puluhan jenis burung, kupu-kupu, katak dan tumbuhan yang belum pernah tercatat dalam sejarah. Jika dikelola dengan baik, orang Papua pun bisa lebih makmur dengan kekayan alam yang melimpah tersebut.
Beberapa Raja-Raja di Papua

Raja Said Arobi Uswanas dari Kerajaan Fatagar, Papua

 

Kerajaan Fatagar pada tahun 1880-an adalah salah satu kerajaan yang paling penting dari Onin atau daerah Fak Fak.
Pada saat itu orang papua berhak pergi untuk tinggal di pulau Seram, di mana mereka juga mempunyai keluarga disana.
Kemudian nenek moyang dari raja Fatagar kembali dan dinobatkan sebagai raja. Semua raja-raja yang berkuasa Fatagar dikenal sebagai raja yang cukup baik dan bijaksana.
Kini dia adalah politisi penting di kabupaten Fak Fak, yaitu Raja Said Arobi Uswanas dari kerajaan Fatagar.
Sebagian besar kerajaan di sini diperintah oleh dinasti keturunan dari dinasti Rumbati, atau dibuat secara lokal semi-kerajaan (kemudian independen) oleh Rumbati. Fatagar adalah salah satu akar kerajaan dan dinasti turunan dari dinasti Rumbati.
Raja Patipi, Achmad Iba
 
Kerajaan Rumbati. Salah satu raja mantan raja dari kerajaan Rumbati adalah Patipi. Beliau sudah memerintah sejak lama. Beliau dikenal karena keinginannya memperkenalkan dan membawa Islam kepada orang-orang disekitarnya. Keberadaan dinasti raja ini adalah dinasti kedua yang mana pernah memerintah di Patipi.
Raja pertama masih dalam pemerintahan di abad ke-20 bahkan sempat diperintah olehnya selama dua kali periode raja pada wakktu itu, ketika dinasti kedua memerintah. Raja yang memerintah kini adalah sebatas wilayah Raja Bupati, yaitu Raja Patipi ketika Raja Bupati, Ahmad Iba dianggap sebagai penguasa ke 16 kerajaan Patipi.
Ketika saudara kandungnya Raja Usman Iba meninggal, ia menjadi bupati karena anak raja mewariskannya sebagai penerus atau ahli waris (putra raja almarhum) disaat ia masih mempelajari yaitu Raja Muda Atarai Iba. Hal ini tidak diketahui, ketika ahli waris tahta akan dinobatkan sebagai raja baru. Bupati adalah pensiunan pegawai dari departemen perikanan kabupaten Fak Fak.
Sumber: indocropscircle

– See more at: http://mahessa83.blogspot.com/2014/11/misteri-penemuan-tembok-lurus-di-bawah-laut-papua.html#sthash.NO5pgup9.K4Ig84Zz.dpuf

Iklan

8 comments on “MISTERI PENEMUAN TEMBOK LURUS DI BAWAH LAUT PAPUA

  1. salam,
    tembok ini dibangun oleh manusia,dengan bahan utamanya campuran mineral yang bersiklus cepat dicampur larutan Cu(logam) mendidih.hasilnya adalah tembok yang kokoh dan licin.
    tujuan dibangun tembok tersebut untuk memisahkan bangsa “A”dengan bangsa”B”.
    bangsa”A”adalah bangsa yang hidup disekitar gunung dan pegunungan,bersiat teguh pendirian,sederhana,pekerja keras,dan jarang mengeluh.tinggal di selatan tembok.
    bangsa”B”adalah bangsa yang mendiami kawasan lembah di dataran rendah.berkarakter buruk,culas,serakah,dan suka merusak alam.
    pada waktu tembok dibangun,lautan yang kita kenal saat ini belumlah ada.akibat pembangunan tembok tersebut mengakibatkan sedikit es di kutub mencair dan orbit bumi sedikit bergeser.inilah periode ber-akhirnya zaman es dan dimulailah zaman peradaban yang baru.
    seiring berjalanya waktu,kerusakan alam di kawasan sebelah utara tembok semakin parah.es di kutub bumi semakin mencair,membentuk sungai sungai kecil yang akirnya bermuara jadi satu di kawasan yang sekarang kita menyebutnya segitiga bermuda di lautan teduh(dahulu kala kawasan ini adalah kawasan yang paling hangat dan jadi rebutan untuk di tinggali)
    kerusakan ekosistem yang makin parah di tandai dengan jebolnya tembok tersebut,terkena hantaman dari luapan air dari sebelah utara,hal ini menyebabkan banjir besar yang melanda di seluruh penjuru bumi.
    luapan air ini yang akhirnya menjadikan ribuan pulau terbentuk,dan samudra yang baru juga terbentuk.
    sedikit dari koloni bangsa bangsa tersebut yang selamat dari banjir besar itu.
    hikmah dari bencana itu sebenarnya adalah,bersatunya kedua bangsa tersebut menjadi satu.walupun kenyataanya kebenaran dan kejelekan itu tidak akan bisa bersatu.sampai saat ini dan besokpun tetap tidak bisa bersatu.
    ciri ciri keturunan dari anggota koloni kelompok “A”di jaman sekarang :
    1 .berbicara seperlunya saja.
    2 .bertindak sesuai dengan nilai kemanusiaan
    3 .teguh pendirian
    4 .tidak punya rasa takut kecuali kepada tuhan,tetapi tidak suka berkelahi
    5 .berperasaan yang lembut tetapi tegas
    6 .memegang amanah.
    7 .mengungkapkan perasaan hati menggunakan tindakan yang nyata.
    ciri ciri keturunan dari anggota koloni kelompok “B”di jaman sekarang :
    1 .banyak berbicara
    2 .bertindak sesuka hati
    3 .plin-plan
    4 .penakut tetapi tidak takut kepada tuhan dan suka berkelahi.
    5 .keras hati tetapi tidak berpendirian
    6 .yang dikerjakan hanyalah mengexploitasi objek di sekitarnya.
    7 .bila diberitahu poin-poin tentang kebenaran mereka akan menjawab dengan kalimat sebagai berikut :
    a .dasarnya dari mana?
    b .orang gila yang mengatakan hal itu !
    c .omong kosong !
    d .dll
    salam

  2. semua ini bohong hoax tembok setinggi itu siapa yang bangunnya di tambah didalam laut bangsa barat pun yang menguasai tehnologi canggih belum tentu bisa apalagi bangsa indonesia apalgi orang papua jaman sekarang pun warganya sedikit dan kebanyakan masih primitip . ngimpi hayalan

    • Salam,
      Anda(aeng drajat)sangat rasional,saya suka,tetapi apakah anda pernah memikirkan,bagaimana bumi di hamparkan?,bagaimana gunung di tinggikan?bagaimana siang dapat menutup malam dan sebaliknya?bagaimana hujan menghidupkan bumi yg mati?sebenarnya makin kedepan umat manusia semakin lemah dalam hal fisik dan perasaan,tetapi kuat dalam hal logika dan angan angan.pada jaman sekarang ,untuk mengirim objek sebesar kelapa maka memerlukan roket dan teknologi pendukungnya,tetapi pada jaman dahulu cukup sedikit tenaga dalam dan telepati.
      Maka saya teringat cerita umat jaman dahulu yang telah di binasakan,tuhan berkata”apakah mereka(umat jaman dahulu) atau kamu yang lebih kuat”
      Mari kita renungkan
      Wassalam

      • Saya setuju dgn pendapat pak djoko,klu kita berpikir dgn logika dan akan kebenaran jaman dlu dgn yg skrg berbeda jauh.krn manusia jaman skrg tdk tau app yg terjadi pda jaman purbakala.kita manusia skrg cman tau bgmn cri hidup untuk skrg dan untuk besok,cman hal sepeleh ini saja kami berpikir sejauh dgn pendapt pak djoko yg sgt singkt,padat dan jelas yaitu bangsa A dan bangsa B serta ilmu pengetahuan alam.

        Hormat saya.

  3. Ah, jangan begitu akang, yang baik buktikan dengan penyelaman kesana…. ari penyandang dana, kesana dekat kan, ayo siapa yang bisa cari penyandang dana ??????????

  4. pak joko benar umat dahulu lebih kuat dan lebih hebat dari umat sekarang perhatikan peninggalan sejrah yg nampak seperti ka’bah, piramida, borobudur dsb apakah manusia sekarang bisa membuat seperti itu,dan sudah tertulis di kitab suci bahwa umat dahulu lebih kuat dan hebat ketimbang kita sekarang…

  5. Itu tembok buaatan tangan yahwe elohim 3 tahun lalu cuma sebatas pinhul org dewasa
    Ketika googel memukanya pertama kali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

sembrani

bertukar ide, melampaui mimpi bersama

Nurul Wirda

0812-8267-9182

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: