5 Komentar

Nabi Idris (Oziris): Ilmuwan NUSANTARA dan Tokoh Pembaharu MESIR PURBA ?

punt5

Di dalam kepercayaan Mesir Purba, dikenal sosok Dewa Agung yang bernama Oziris (Osiris).

Oziris dalam Legenda Mesir Purba adalah seorang Raja (Penguasa) sekaligus Ilmuwan, yang meninggal karena di bunuh oleh saudaranya sendiri, disebabkan dengki akan pengaruhnya yang besar.

Namun setelah dia wafat, rakyat Mesir memuliakan Oziris, dikarenakan jasanya yang besar pada Peradaban Mesir Purba. Dan lama kelamaan, Oziris kemudian dianggap sebagai Dewa Yang Agung.

Oziris adalah Nabi Idris

Syaikh Thanthawi Jauhari
di dalam Tafsir Jawahir menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan IDRIS tidak lain adalahOziris atau Azoris.

Kalimat Idris adalah ucapan nama itu dalam bahasa Arab. Serupa juga dengan Yesoa diucapkan dalambahasa Arab dengan Isa;Yohannes diucapkan dalam bahasa Arab, Yahya.

Menurut Syaikh Thanthawi, Oziris atau Idris ini seorang Nabi yang diutus Allah kepada bangsa Mesir purba kala dan membawa ajaran-ajaran dan perubahan yang besar-besar (Sumber : Misteri HURUF HIEROGLYPH, mengungkap Kisah NABI IDRIS, dalam Peradaban MESIR PURBA?).

Sayid Quthub di dalam “Fi Zhilalil Quran“ sependapat dengan Syaikh Thanthawi Jauhari, bahwa besarkemungkinan bahwa Idris ialah Oziris yang ternama dalam Sejarah Mesir Purbakala itu.

Di dalam tafsir-tafsir yang lama sejak Thabari, ar-Razi, al-Qurthubi, Ibnu Katsir dan yang sezaman tidak bertemu kemungkinan Oziris itu, dan baru bertemu pada Tafsir Syaikh Thanthawi Jauhari pada sekitar tahun 1928, atau pada Tafsir Sayid Quthub selepas tahun 1955.

punt6

Nabi Idris dan Nusantara

Dalam Legenda Mesir Purba, dikenal Tanah Punt sebagai asal muasal Para Dewa.

Di kisahkan seorang Ratu Mesir Purba, yang bernama Ratu Hatshepsut melakukan perjalanan menuju Tanah PuntRatu Hatshepsut  adalah Firaun kelima dari Dinasti ke-18 di Mesir kuno. Ratu Hatshepsut dipercayai pernah memerintah dari sekitar 1479 hingga 1458 SM.

Ada beberapa teori tentang keberadaan Tanah Punt, salah satunya adalah di wilayah Nusantara, yang didasarkan kepada beberapa alasan (Sumber : Punt: Lambang Usia Tamadun Melayu).

1. Dalam sebuah buku yang berjudul The Shipwrecked Sailor, penulisnya mengatakan bahawa lokasi Punt terletak di sebuah kawasan yang berpulau. Kalaulah lokasi Punt itu terletak di pantai laut Afrika, maka secara tidak langsung, teori Afrika sudah batal.

2. Terdapat ukiran di dinding kuil ratu Hatshepsut menunjukkan lokasi Punt terletak di antara persimpangan jalan perdagangan beberapa peradaban besar dunia. Lokasi seperti itu, tidak lain adalah  Nusantara, yang terletak di laluan perdagangan antara bangsa antara China dan India.

3. Jangka masa yang diambil oleh kapal-kapal Hatshepsut sangat lama untuk kembali ke Mesir. Rekod mengatakan bahawa mereka hanya tiba ke Mesir sewaktu tahun ke-5 pemerintahan Hatsheptsut. Bayangkanlah di manakah lokasi tersebut? Kalaulah terletak di Afrika, tidaklah mengambil masa selama itu.

4. Terdapat ukiran di dinding Kuil Hatshesut yang menjelaskan bahawa Raja Punt yang disingahi Hatsheptsut memiliki sebilah ‘pisau pendek’ yang diselitkan pada kain sarungnya. Ketahuilah bahawa budaya Mesir purba tidak pula menyelitkan senjata pada kain atau seluar. Budaya kaum manakah ini?  (Gambar di bawah)

punt1

5. Ukiran di dinding kuil Hatshepsut mengatakan bahawa kaum yang mendiami Negeri Punt ini mempunyai berbagai ragam warna kulit dan puak. Ada diantaranya yang berkulit gelap, ada yang berkulit kemerah-merahan dan ada yang berkulit perang kekuningan. Kalau dilihat di Nusantara misalnya, terdapat Negrito dan orang Asli yang berkulit gelap, yang berkulit merah ialah Melayu pelaut dan pedagang manakala yang berkulit kuning mungkin orang Melayu Banjar, Rejang, Minang dan sebagainya yang berkulit cerah. Ini sangat bertentangan dengan penduduk di Afrika. (Gambar di bawah)

punt2

 6. Seni Arsitektur di Punt juga menjurus ke arah seni arsitektur rumah kayu Melayu. Kajian Antropologi menunjukkan bahawa seni bina rumah Punt yang digambarkan di dinding kuil Hatshepsut tidak langsung mempunyai ciri-ciri rumah di Afrika. (Gambar di bawah)

punt3
7. Potoh, (gelang dipergelangan tangan) merupakan bukti seterusnya. Nehesi yang merupakan ketua armada laut Hatshepsut mengatakan bahawa Raja Punt memakai potoh pada pergelangan lengannya Kawan-kawan yang mengkaji tentang budaya dan adat tradisi raja-raja Melayu sudah pasti dapat menangkap.  Ini budaya raja-raja Melayu.

8. Kalau kita membaca teori Punt, mereka datang ke situ untuk berdagang. Satu daripada barang terpenting yang mendapat permintaan tinggi para pedagang Mesir purba adalah Anti atau kemenyan Punt. Untuk pengetahuan anda ukiran di dinding Kuil Ratu Hatshepsut ada memperincikan tentang kemenyan dan pokoknya sekali. Dan kejutannya ialah… pokok kemeyan di dinding sana menunjukkan bahawa hanya hidup di Nusantara! Yakni di Kepulauan Melayu ini.

9. Lagi ukiran di dinding Kuil Hatshepsut ialah mengenai budaya MELILIT oleh PENDUDUK PUNT. Sekarang beritahu saya, bangsa mana yang menjadikan ini sebagai budaya wahai rakan-rakan? Tak lain tak bukan ialah rumpun melayu kita. Yang Melayu dengan tengkolok dan semutarnya, yang Jawa dengan blangkonnya yang Dayak, iban dan banyak lagi suku-suku lain dengan budaya lilitan di kepala. (Gambar di bawah)

punt4

Dengan alasan-alasan diatas, Tanah Punt yang merupakan asal muasal Para Dewa Mesir, di-sinyalir berada di Nusantara. Tentu kita semua paham, salah satu Dewa yang Paling Agung bagi rakyat Mesir Kuno adalah Oziris, yang menurut Syaikh Thanthawi, Oziris sejatinya tidak lain adalah Nabi Idris.

Apakah ini berarti, Nabi Idris (Oziris), berasal dari Nusantara ?

WaLlahu a’lamu bishshawab

sumber:

http://kanzunqalam.com/2014/10/13/nabi-idris-oziris-ilmuwan-nusantara-dan-tokoh-pembaharu-mesir-purba/

Iklan

5 comments on “Nabi Idris (Oziris): Ilmuwan NUSANTARA dan Tokoh Pembaharu MESIR PURBA ?

  1. Nabi Idri, dalam tradisi Filfasat Yunani dan Alexandria Mesir, juga dikenal sebagai Hermes Trimegistus.

  2. Sungguh benar sekali, bahwa Nabi Idris berasal dari Nusantara (sekarang P.Jawa).
    Sebelum banjir besar menenggelamkan dunia pada masa Nabi Nuh AS, Dunia masih dalam satu kawasan (daratan yg sagat luas). Belum ada yg di sebut Benua ataupun kepulauan.
    Nabi Idris adalah keturuan dari pada Nabi Syis AS putera dari pada Nabi Adam AS tanpa mlalui proses kehamilan Hawa.
    Mustahilkah jika Nabi Syis adalah putera Adam tanpa melalui proses perkawinan dg hawa? Bagi manusia yg lemah imannya, hal ini dianggap mustahal, tetapi bagi ALLaH yg Maha Kuasa tiada mustahal bin mustahil. Kata Alloh, jadi! Maka jadilah ia.
    Nabi Idris adalah Nabi sekaligus pemimpin bagi kaumnya pd masa itu, beliau adalah seorang ahli tulis & baca, ahli kebatinan ( spiritualisme), Astronomiawan, Geologiwan, Fisikawan dan sekaligus seniman, diantara karyanya: seni ukir, tenun, jahit, dan seni bangunan. Kesemuanya ini karena beliau seorang yg gemar tafakur, tadzakur dan tadabur kepada Alloh dan alam semesta. Apalagi beliau berpangkat rohani sebagai Nabi (utusan) utk umat manusia di muka bumi, tentu pasti beliau telah di bakali kakenya (Nabi Syis) yg super laduni.
    Nabi Idris hidup disebuah negeri yg sangat subur dg masyarakatnya yg adil & makmur gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kertoraharjo.
    Ciri2 negeri ini tak lain dan tak bukan adalah Sweta Dwipa atau sekarang di sebut P.Jawa.
    Pembaca yg budiman, dapat mengikuti (membaca) buku yg akan sy rilis nanti yg berjudul “Peradaban Nusantara Purba dari Lemuria” (Lereng Muria) sebagai induk Manusia, Bangsa dan Peradaban Dunia.

  3. salam,
    tahukah anda ,keturunan dari nabi adam yang sampai sekarang masih melaksanakan segala petuah dan ajaran beliau?penguasa dasar dasar ilmu pengetahuan?yang sabar dan bijaksana?membenarkan semua ajaran ajaran semua nabi sesudahnya?menguasai rahasia 7 lapis langit dan 7 lapis bumi?menguasai rahasia awal dan akhir zaman?renungkanlah!
    wassalam.

  4. Hey!

    Please take a look at all these things I’ve just found, I think this is what you were looking for. Check it out http://wheresthebeef.mandyshomes.com

    halimshinichi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

sembrani

bertukar ide, melampaui mimpi bersama

Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: