Tinggalkan komentar

Sejarah…, Menghidupkan !

Seyed Mofid Hoseini Kouhsari

Sebagian orang tidak peduli untuk memberikan waktunya guna melihat masa lalu, apakah itu masa lalunya sendiri ataukah masa lalu masarakatnya bahkan sejarah, namun Al Quran sering kali menyeru manusia untuk menelisik kepada masa lalunya, bahkan Al Quran sendiri bagian dari kandungannya terdapat secara khusus berupa sejarah orang-orang terdahulu.

َدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِّأُولِي الْأَلْبَابِ ۗ مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرَىٰ وَلَٰكِن تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (Yusuf 111)

  Al Quran ketika masuk menelisik tentang masa lalu tidak terbatas pada kehidupan manusia, tetapi juga tentang alam sampai tentang cikal bakal proses penciptaan alam semesta. bahkan Al Quran menukil tentang dunia lain sebelum dunia ini dan bercerita tentang kejadian-kejadiannya.

Al Quran memandang sejarah dan masa lalu hanya merupakan sebagai pelajaran dan petunjuk, ia menilai bahwa stagn dalam masa lalu adalah aib, sedangkan meninggalkan masa lalu untuk mencapai kemulyaan jati diri merupakan kemajuan dan kesempurnaan

Sesungguhnya semua manusia memiliki potensi fitrah yang sama, sejarah bagi mereka adalah berguna untuk diambil ibrahnya, kadar fitrah yang sama ini sepanjang sejarah berpadu menyatukan dalam rasa kekeluargaan yang besar sebagai umat manusia.

 Ironis apabila sebagian umat Islam tidak banyak mengenal sejarah, tentang negaranya dan negara-negara Islam yang lainnya, tentang peradaban keemasan Islam disaat dalam puncaknya, tentang sejarah kemundurannya dan tentang sejarah permulaan Islam.

 Yang paling penting dalam sejarah ini adalah kandungan sejarah didalam Al Quran, dan lebih dari itu adalah sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW

 Al Quran menghendaki untuk umat Islam hidup, akan tetapi hidup tanpa sejarah tidak mungkin, ia menekankan untuk umat mengenal  perseteruan dua kubu antara kebenaran dan kebatilan, dan ia menghendaki umat untuk mengenal konfrontasi para kekasih Allah SWT dan para Nabi berhadapan dengan para pemuja setan dan para pemimpin kafir.

 Al Quran telah mengajarkan kepada umat untuk tidak salah dalam mengkaji dan meneliti sejarah, sehingga dapat mengidentifikasi siapa musuh Islam sebenarnya dan siapa teman sejatinya.

 Al Quran senantiasa memperingatkan bahaya Zionisme dan kemunafikan terhadap Islam dan memperkenalkan karakteristiknya.

 Al Quran tidak menghendaki umat Islam kerdil, hina dan lugu, akan tetapi ia menginginkan umat untuk hidup mulia, berwibawa dan pintar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

sembrani

bertukar ide, melampaui mimpi bersama

Nurul Wirda

Semerbak Mawar yang dengan senang hati memancarkan Cahayanya

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: