3 Komentar

Perkembangan Gunung Padang Dan Risetnya

Perkembangan Gunung Padang Dan Risetnya
Minggu, 26 Februari 2012 11:19
AddThis Social Bookmark Button

 

Tim bersama pak Kades

 

Jakarta, 26/02 (SIGAP) – Bagaimana Perkembangan gunung Padang ? Berikut Penjelasan Asisten SKP BSB Ustad Al Maky sekaligus juga sebagai imam masjid Istana Presiden yang tadi pagi baru pulang bekunjung, bersama tim (kandidat DR Basronikiran, ibu Yani SE, M Syakir SE, Harun SE, dan Ir Yanno) :

Pengunjung ke situs Piramida Gunung Padang mengalami lonjakan yang luar biasa. Kalau biasanya rata-rata 3000 pengunjung per bulan, dalam dua minggu terakhir paska tim katastropik purba menyatakan ada bangunan di bawah situs yg berlokasi di cianjur itu pengunjung  melonjak drastis.

Pengunjung dalam dua minggu ini saja sudah seperti pengunjung yang biasa terakumulasi selama 6 bulan sebelum ada pemeberitaan di media tentang riset di gunung padang.

Pada hari ini saja menurut Nanang, yang bertanggung jawab pengelolaan gunung padang, Pengunjung membludak, 1500 sampai pk 15.00, sampai sore ini  masih ada yang naik ke atas.

Bahkan kemarin (Sabtu), gunung Padang kedatangan tamu istimewa dari pengurus pusat IKATAN Ahli Geologi (IAGI) yang dipimpin ketuanya pak Rovicky.

Kedatangan ini disambut antusias oleh pengelola gunung padang. Menurut rencana tanggal 1 Maret ini, IAGI secara resmi akan mengadakan seminar ilmiah yang salah satu bahasannya adalah riset gunung padang ini.

Seperti sudah direlease beberapa waktu lalu, peneliti dari berbagai negara juga menyatakan minat untuk join riset di beberapa lokasi riset tim katastropik purba.

Pihak dari Jerman, Jepang dll, bahkan secara serius sudah bertemu dengan pihak UI dan tim katastropik purba untuk secepatnya bergabung riset dengan tim katastropik purba.

Tim Katastropik Purba sendiri sudah melaporkan hasil riset ini ketiga kementerian (ristek, dikbud, pariwisata dan ekonomi kreatif) dan sudah merekomendasikan untuk segera dieskavasi di bawah situs gunung padang itu.

Beberapa periset independen dan swasta bahkan juga sudah menawarkan diri untuk bekerja sama melakukan eskavasi.

Semua fihak yg menyatakan tertarik dengan riset dan eskavasi ini tentu menggembirakan, namun tim katastropik purba akan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku sesuai ketentuan yang ada.

Tim ingin ini menjadi riset dan eskavasi milik seluruh peneliti lintas ilmu serta untuk kebanggan bangsa indonesia yang utama, bahkan menjadi rujukan buat dunia.

Bebera media TV internasional menyatakan siap menyiarkan secara langsung jika eskavasi akan dilakukan.

Terhadap pemberitaan terjadinya longsor di sekitar jalan masuk ke situs gunung padang, ada yang penting untuk diluruskan.

Beberapa media misalnya inilah.com, menghubungkan berita longsor dengan pengeboran uji sampling yg dilakukan tim katastropik purba. Berita ini tentu tidak berdasar.

Memang karena curah hujan  yang cukup tinggi, daerah Cianjur kerap dilanda longsor. Di sekitar gunung padang juga termasuk.

Namun Longsoran itu bukan berasal dari situs gunung padang. Sisa longsorannya memang terbawa air dan tidak dapat dihindari terkena juga  dikaki di bawah teras utama menuju pintu.

Ada lumpur dan batu, khususnya menuju gerbang utama, diantara warung tempat parkir dan rumah pak Nanang pengelola situs itu. Longsor bukan cuma terkena di kaki bukit padang, tapi dibeberapa wilayah, seperti bukit batu yang berada di puluhan meter berseberangan dengan gunung padang serta beberapa lokasi lainnya.

Justru gunung padang ini kokoh dan memperkuat hipotesa bahwa pembangunannya dirancang untuk kuat hadapi gempa, longsor dll.

Saat tim Katastropik purba melakukan pengeboran awal februari lalu, DR Andang Bachtiar sudah menjelaskan pada pengelola situs dan masyarakat sekitar tentang bahaya longsor dari 5 gunung yg mengelilingi gunung padang.

Dari morfologinya tampak kasat mata, dari mulai gunung karuhun sampai melingkar ke gunung batu yg mengitari gunung padang.

Hal serupa sudah dikemukakan Prof Dwi Korrita  kata pakar geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus ketua tim Studi Longsoran  seperti yg pernah dikutip salah satu media online bahwa longsoran di cianjur  ini dicirikan dengan adanya bentuk morfologi berupa tebing perbukitan yang tegak dengan pelamparan lengkung seperti tapal kuda memanjang sepanjang kurang lebih 20 kilometer.

Lokasi runtuhan batuan saat ini merupakan salah satu titik pada tebing longsor purba. Lembah deposit runtuhan longsor purba pada kaki tebing inilah yang sekarang berkembang menjadi tempat permukiman yang terus berkembang, hingga meluas sampai ke arah kaki tebing.

Dari hasil penyelidikan lapangan tercatat luncuran batuan dapat mencapai 550 meter dari kaki tebing. Karena itu perlu disarankan agar zona sempadan lereng yang harus dibebaskan dari hunian adalah dalam radius minimal 550 meter dari kaki tebing.

Endapan batuan tersebut masih mungkin untuk bergerak atau runtuh lagi, terutama apabila terjadi guncangan gempa, hujan atau penggalian yang tidak terkontrol.

Berdasarkan hasil penelitian tim geologi beberapa saat lalu,? diketahui sepanjang tebing batuan yang melampar melewati Desa Cijambu, Desa Cisitu, Desa Pasirbayur, Desa Sukaresik, Desa Cikangkareng, Desa Joglo, Desa Tipar, Desa Babakan, Desa Cibarengkok, Desa Cikuray dan Desa Rancabebek merupakan tebing batuan yang rapuh dan rentan runtuh.

Hal ini disebabkan kehadiran kekar-kekar batuan yang cukup rapat pada tebing yang tegak.

Runtuhan batuan nampaknya pernah terjadi beberapa kali pada tebing batuan tersebut. Hal ini dibuktikan dengan dijumpainya endapan talus (endapan runtuhan batu) yang terakumulasi di kaki tebing.

Pada tahun 2009 prof Dwi Korrita memperkirakan runtuhan batuan masih dapat terjadi di beberapa tempat pada tebing tersebut.

Saat ini diperlukan pemetaan zona yang berisiko terkena luncuran batuan, sehingga dapat ditetapkan zona sempadan lereng untuk menghindari perkembangan permukiman dalam zona risiko tersebut. (lap har)

http://sigapbencana-bansos.info/berita/20225-perkembangan-gunung-padang-dan-risetnya.html

3 comments on “Perkembangan Gunung Padang Dan Risetnya

  1. dulu belum ada pulau pulau, sehingga ketika terjadi pencairan es dikutub kemudian menggenangi dataran rendah hingga yang kelihatan hanyalah puncak puncak gunug, kemudian pada rentang waktu tertentu terjadi penurunan permukaan air laut, sehingga terbentuklah pulau pulau seperti sekarang ini.mengenai komentar tentang jawa sebenarnya dari kata jawi yang artinya peradapan. maka jangan heran kalo ada kemiripan bahasa [ sansekrit] atau tulisan antara jawa dengan thayland, sampai india. bahkan yang disebut kerajaan mataram kuno pun itu bukan dinasti sanjaya atau rakai pikatan yang kemudian mewariskan borobudur, itu adalah mataram ii. yang dimaksud dengan mataram kuno adalah dari kata metarem yang berkedudukan di rembang darai kata metarembang. ketika itupun pulau jawa belum terbentuk, masih belum terjadi penurunan permukaan air laut, masih berupa pulau pulau kecil puncak puncak gunung yang kemudian disebut sunda kecil dan beberapa yang besar disebut sunda besar. secara keseluruhan disebut nuswantoro atau nusantara. jadi dari apa yang saya tulis ini untuk sementara saya berpendapat bahwa atlantis itu masuk akal kalau memang adanya di wilayah indonesia sekarang ini. soal kebenarannya kita tunggu…………….sekalipun tidak akan ada dampak positif bagi negara kita, bahkan bisa jadi sumbeer mala petaka karena indonesia akan jadi ajang perburuan harta karun. minimal negeri kita ini akan diacak acak oleh bangsa asing dengan dalih penelitian tapi yang terjadi adalah pencurian dan perusakan alam. yang ada malah terjadi bencana atlantis ii………………… semoga tidak.

  2. ibu bahasa judulnya ,= tiada bunyi tiada huruf ,yang jelasnya terjadi mengapa ia terjadi , sebab ia di jadikan , ya siapa yang menjadikan , yang menjadikan , yaitu yang terbesar sekali daripada seluruh alam ini , itulah allah subhanahuataala ,tuhan yang esa / tuhan yang satu , jadi cara mana mau melihat tuhan yang begitu besar , ya lihat saja pada diri sendiri serta kenalilah dahulu diri sendiri , kalau tidak kenal diri sendiri , kemungkinan mengenal allah , agak mustahil sama sekali

  3. ciri ciri ulama pewaris nabi , 1 tidak mintak upah / bayaran di atas dakwah yang di buatnya . 2 guru / rujukanya langsung kepada allah dan rasulnya serta kesepakatan alim ulama , dalam negara / luar negara. di dalam memutuskan hukum / uandang undang dalam hal ehwal agama islam …….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

Sembrani

Membahas ISU-ISU Penting bagi Anak Bangsa, Berbagi Ide, dan Saling Cinta

Wirdanova

+62811-813-1917

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Modesty - Women Terrace

My Mind in Words and Pictures

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: