9 Komentar

Memasuki Era Photon Belt di Milenium Ketiga

Dera Vada

Kenging co-pas, babagi… mangga..

APA YG AKAN TERJADI PADA UMAT MANUSIA DALAM MILENIUM KE-III BILA TATA SURYA KITA MEMASUKI ZONA PHOTON YG BERFREKUENSI TINGGI?

Kini kita sedang mendekati akhir dari suatu Millenium. Kaum mistikus paranormal, praktisi dan pengamat metafisika tentu sudah mengetahui dan menyadari bahwa manusia berada di ambang pintu suatu perubahan besar dalam evolusinya. Kebanyakan sudah mendapat gambaran atau “pengelihatan masa depan” ataupun sekedar merasakan tentang apa yang akan terjadi. Namun, mereka yang awam atau yang dalam kehidupannya cenderung hanya mengandalkan rasio dan panca indranya, perlu merenung lebih jauh dan lebih giat berupaya mencapai pemahaman tentang masa transisi dan apa yang bakal terjadi sesudah itu.

Menjelang tahun 2000 kita akan meninggalkan suatu era yang dipengaruhi oleh konstalasi PISCES dan segera akan memasuki era AQUARIUS. Hal itu menandakan akan terjadinya suatu perubahan besar menuju “Zaman Emas”, yang membawa perkembangan potensi spiritual dan mental manusia disertai peningkatan kesadaran dan persepsi manusia. Kemudian disusul oleh peningkatan di bidang lainnya.

Selama ini, soal lahirnya alam semesta, galaksi, tata surya, soal penciptaan manusia dan proses evolusi tak mungkin kita pahami secara menyeluruh. Hal itu adalah rahasia Tuhan Yang Maha Pencipta yang ditutup-tutupi. Di zaman baru kelak, rahasia-rahasia itu akan lebih terus terungkap namun sementara kita berada dalam keadaan krisis karena menghadapi masa transisi ini, terdapat “ bocoran-bocoran” berupa informasi melalui utusan-utusan Tuhan yang mempunyai otoritas serta diberi tugas untuk memberi tahu umat manusia.

Pada umumnya, informasi yang diterima oleh orang-orang tertentu, yang dipilih oleh Tuhan untuk menerimanya, bersumber pada entity-entity (energi Tuhan) yang memiliki eksistensi di alam multidimensional, yaitu dimensi yang lebih tinggi dari dimensi ke-3 yang dihuni oleh manusia. Di samping mereka itu, informasi juga diberikan oleh mahluk-mahluk dari planet lain yang sangat “concern” dan mencemaskan keadaan planet bumi serta isinya yang diperkiraakan belum siap mengalami transisi itu.

Kadang-kadang informasi yang disampaikan tidak mudah diterima, tidak masuk akal, fantastic, namun mungkin mengandung kebenaran yang justru sangat dibutuhkan manusia bumi.

Penulis tidak mengharapkan agar setiap orang yang membaca makalah ini akan menerima begitu saja segala isinya. Sebaliknya menganjurkan untuk melakukan “check dan recheck”, mengkaji ulang informasi ini, terutama dengan cara menghubungkan diri dengan Diri Sejati (Higher-Self) masing-masing untuk mendapatkan konfirmasi, atau mencocokkannya dengan pandangan pakar metafisika, kaum mistikus atau paranormal yang memiliki kemampuan untuk meneropong alam multi-dimensional yang ada dibalik alam nyata ini.

TATA SURYA KITA MEMASUKI ZONA PHOTON

Tata Surya kita adalah bagian dari Galaksi yang kita sebut dengan nama The Milky Way (Bima Sakti), alam semesta kita merupakan bagian dari suatu Alam Semesta Raya (menurut informasi spiritual terdapat 12 Alam Semesta di dalam Alam Semesta Raya. Alam Semesta kita adalah yang terakhir diciptakan). Selanjutnya Alam Semesta Raya kita adalah bagian dari Super Alam Semesta Raya (Super Universe atau Omniverse) dan seterusnya.

photon belt

Tiap Alam Semesta, tiap Galaksi, tiap Tata Surya memiliki suatu Matahari. Tata Surya kita yang posisinya ada di pinggir salah satu Galaksi, mengitari suatu MATAHARI CENTRAL (Central Sun) dari gugus bintang PLEIADES yang namanya ALCIONE. Tata Surya kita berikut planet-planetnya termasuk bumi memerlukan waktu 25.860 tahun untuk mengitari ALCIONE itu.

Pada tahun 1961, dunia ilmu pengetahuan melalui instrument-instrumen satelit telah berhasil mendeteksi adanya ZONA PHOTON (Photon Belt) yang mengitari PLEIADES secara tegak lurus. Karena Matahari kita dan planet-planetnya mengitari ALCIONE selama 25.860 tahun, maka tiap ± 12.500 tahun tata surya kita bertabrakan dengan ZONA PHOTON itu. Untuk melintasi ZONA PHOTON diperlukan waktu 1000-2000 tahun. Sebenarnya sejak 1961 tata surya kita sudah mulai memasuki ZONA PHOTON, baru di tepinya, dan akan berada di pusatnya disekitar tahun 2011-2012.

Masuknya tata surya kita ke dalam ZONA PHOTON itu memberi dampak peningkatan frekuensi getaran bumi dan peningkatan kesadaran manusia, yang selanjutnya memicu perubahan besar pada kehidupan di atas planet bumi.

Peningkatan frekuensi getaran alam akibat energi photon juga meningkatkan aktivitas gunung berapi, gempa bumi, perubahan cuaca, pemanasan global, terjadinya lobang-lobang ozone dan lain-lain.

Tanda-tanda mulainya transisi dapat disimak dari begitu banyak kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan akhir-akhir ini. Hidup rasanya makin sulit, masa depan tampak suram. Kehidupan social, politik dan ekonomi terganggu. Banyak orang dilanda kegelisahan, kekalutan mental, lalu melampiaskan emosinya dengan tindakan kekerasan, kekejaman, timbul keinginan untuk mencapai keberhasilan dan pembaharuan (reformasi).

Kapan transisi akan terjadi tidak ada yang mengetahuinya. Alangkah indahnya jika nanti malam tidur, lalu esok hari kita bangun sudah menemukan DUNIA BARU.

APAKAH ZONA PHOTON ITU?

PHOTON BELT atau ZONA PHOTON adalah suatu daerah yang terdiri dari partikel cahaya photon. Cahaya photon adalah akibat adanya tabrakan dari anti-elektron (positron) dengan electron. Tabrakan itu menyebabkan kedua jenis partikel itu saling menghancurkan, yang kemudian menimbulkan energi photon atau partikel cahaya. Kelak dikemudian hari energi photon ini akan menjadi sumber energi utama untuk memenuhi kebutuhan energi.

Akan terjadi perubahan total dalam bidang Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kesadaran Manusia.

APA YANG TERJADI DISAAT TRANSISI ?

Di tepi Zona Photon ini terdapat suatu batasan yang disebut Zona Nil (Null Zone), zona nil tersebut terdapat kompresi energi yang amat besar, di mana medan magnetic sangat padat sehingga segala sesuatu yang melintasi zona itu pasti mengalami perubahan. Hal ini juga berarti bahwa medan magnetic bumi dan matahari akan dirubah menjadi jenis magnetic baru, yaitu magnetic interdimensional. Maka diperkirakan timbulnya sesuatu perubahan pada medan elektrik magnetis dan gravitasional bumi, hal mana sebetulnya sudah mulai terjadi sekarang ini.

Akibat lain yang akan terjadi adalah, bahwa semua alat-alat listrik tidak bisa berfungsi, lampu tidak bisa dinyalakan, mobil tidak bisa distarter.

Diperkirakan selama beberapa hari penghuni bumi akan dihadapkan pada keadaan yang tidak dipahami dan hidup dalam kegelapan.

Hari 1-2 : Matahari tidak nampak dan tak bersinar. Sehingga bumi menjadi gelap gulita, udara sangat dingin .

Hari 3-4 : Terlihat cahaya temaram, seperti di saat fajar, bintang-bintang mulai terlihat di langit.

Hari 5-6 : Hari-hari akan terang terus (terang 24 jam), seluruh mahluk hidup merasa lebih bersemangat menerima energi baru. Kemampuan supranatural mulai timbul, penghuni bumi merasakan terwujudnya Zaman Baru.

Perubahan frekuensi getaran ini sangat dasyat sehingga disebut sebagai Kelahiran baru bagi planet bumi dan bangsa manusia, terciptanya Zaman Baru (The Dawn of the New Age).

MANUSIA BUMI MENJADI MAHLUK GALAKTIK

Dalam transisi itu sudah tentu akan ada suatu “saringan”. Barang siapa tidak memenuhi syarat, ada kemungkinan akan musnah karena satu lain sebab. Jasmaninya mengalami kematian, lalu roh atau jiwanya dipindahkan ke planet lain yang lebih sesuai dengan perkembangan evolusinya. Alam baru dengan frekuensi getaran yang telah ditingkatkan hanya bisa dihuni oleh manusia-manusia yang memiliki kesadaran tinggi.

Master ST GERMAIN menyebut Zona Photon ini dengan nama GOLDEN NEBULA (Nebula Emas), di mana manusia menikmati zaman keemasan bila manusia sudah menyatu dengan Nebula Emas ini, ia akan memiliki kesadaran yang Super (Super Consciousness).

Mungkin inilah saat yang dinyatakan di dalam Kitab Suci bahwa manusia akan dirubah “ dalam sekejap mata . . . “

Tiba-tiba kemampuan telepati, telekinesis, clairvoyance, clair audience dan kemampuan-kemampuan spiritual lainnya yang tadinya hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu akan menjadi milik semua orang. Penghuni bumi akan menjadi MANUSIA SUPER atau SUPER BEING.

Badan jasmani manusia yang berhasil melampaui masa transisi dan tetap bertahan hidup akan dirubah. Kebutuhan jasmani juga berkurang, tidak seperti manusia masa kini yang sangat banyak kebutuhan hidupnya. Kehidupan di alam baru akan memberi manusia kesempatan dan kemampuan untuk meremajakan badan jasmaninya dan hidup tanpa batas waktu. Tidak ada kematian, tidak ada pembusukan, yang ada hanya kesempurnaan hidup. Waktu dan umur seperti yang kita kenal sekarang tidak ada lagi, segala sesuatu akan dipenuhi.

Manusia hidup dalam keabadian, namu tidak berarti ia akan terperangkap di dalam badan jasmani yang sama untuk selama-lamanya. Ada cara lain untuk transit dari dimensi yang satu ke dimensi lainnya tanpa mengalami proses kematian jasmani.

Bangsa Manusia Baru akan mempunyai pemimpin yang memiliki kesadaran multidimensional, memimpin umat manusia menuju kehidupan yang damai, sejahtera dan bahagia sesuai dengan rencana Tuhan Yang Maha Pencipta.

Sejarah planet bumi dan asal-usul bangsa manusia akan terungkap. Sejarah yang selama ini dibayangkan atau ditemukan oleh ahli-ahli sejarah sangat berbeda dengan kejadian sesungguhnya.

Yang paling penting, akhirnya manusia akan memahami jati dirinya, tahu siapa dirinya di masa lalu dan apa tugas serta takdirnya, tidak semata-mata sebagai manusia bumi, tetapi sebagai manusia galaktik yang memiliki kesadaran kosmik.

KESADARAN KOSMIK

Apa yang sedang terjadi sekarang ini sesuatu yang luar biasa, yang belum pernah terjadi di dunia kita, kesempatan untuk melakukan “lompatan kuantum” menuju kesadaran lebih tinggi terbuka bagi setiap orang. Bila tata surya kita sudah berada di dalam aliran energi photon, manusia akan hidup di alam dimensi ke-5.

Tirai yang membatasi pemahaman manusia tentnag dimensi-dimensi lain akan hilang. Semua kebenaran dan pengetahuan tentang Tuhan, manusia, proses kehidupan evolusi dan alam semesta akan menjadi milik manusia, termasuk pengetahuan tentang kehidupan di system bintang serta planet-planet lain.

Dengan adanya energi Photon, perjalanan antar planet akan menjadi mudah, seperti halnya melakukan perjalanan antar negara atau antar benua. Akhirnya bangsa manusia akan menjadi anggota Federasi Galaktik dan belajar hidup harmonis dengan penghuni-penghuni planet lain di dalam Alam Semesta.

Dari pengalaman hidup antar planet, manusia akan memiliki kesadaran bahwa ia bukan semata-mata seorang warga dari planet bumi, tetapi jugamenjadi warga dari galaksi, bahkan warga dari Alam Semesta atau Kosmos. Manusia akan menghayati kesadaran kosmos.

DISKUSI DAN KOMENTAR PARA PEMBACA:

Fajriantara Baskara tulisan ini disisipi pemahaman agnostik bahkan menuju atheis.. rekayasa yahudi juga..

10 hours ago · Like ·  2

Syair Saylendra suatu keberkahan apa bila kekuasaan ada didlm naungan sang pencipta alam raya..,

9 hours ago · Unlike ·  1

Ahmad Yanuana Samantho

Mas Fajri, tolong dijelaskan, di sisi mana ada agnostik (anti Tuhan) dalam artikel tersebut di atas? Saya malah justru menangkap hal yang sebaliknya, yaitu bahwa umat manusia akan mengalami peningkatan dan transformasi spiritual dan kesadaran ilahiyah (menjadi lebih Gnostik/Makrifatullah), menjadi lebih lebur ke dalam “Nur ala Nur” (Cahaya di atas Cahaya). Atau Manunggaling Kawula la Gusti (Wahdat al WUJUD). Tapi ini sekedar pemahaman saya, yang belum tentu benar. Wallahu ‘Alam Bi Shawab.

mayan calendar

December 21, 2012: Meeting Zero-Point & Beginning Anew ~ by Eden Sky

written Nov 8, 2012 . 13 N’oj . 8 Seed

Dec 21, 2012 is a date carved in stone by the Ancient Maya over 1300 years ago that indicates the completion of a World Age Cycle. It clearly marks the end of a 5,125 year cycle, and many independent researchers and indigenous messengers affirm it is also the completion of a nearly 26,000 year cycle.


This infamous date which is rapidly approaching marks an end and a beginning simultaneously, called a “Creation Day” by the Maya – literally a return to Zero-Point. What does this really mean?It is a question we are all being summoned to ask ourselves. As we each witness and experience the turmoil and rapid change taking place on Planet Earth, it is clear our future is unknown, with all too many factors and influences to possibly account for. There are endless predictions, projections and hypotheses put forward to proclaim our possible collective future, but in reality no one can be certain of the path ahead.This rapidly approaching Dec 21, 2012 Synchronization date can be understood as an alignment of vast timing cycles, both celestial and planetary in nature, that was recorded precisely to alert us of the potent opportunity of these times we are now living through. The Maya say we will be entering “The Fifth World.” The Aztecs call it the Dawning of “The Sixth Sun.” By whatever name, we are approaching the Turning of World Ages,

and every single one of us in an essential player in these planetary moments!

What does it mean that a World Age is closing and preparing to Re-generate? How can we consciously shift in harmony with the Grand Changing of Cycles?

What new evolutionary possibilities can we meet on the other side of this threshold?

The more deeply we contemplate these questions from our hearts,

the more receptive we can become to living the answers,

and consciously surrendering to this vast evolutionary process underway as it unfolds through us.This 12.21.12 synchronization date can inspire us 

to make positive changes and alignments in our lives!As we near the Closing of this Cycle it is key that we look at our own lives and ask:What is seeking to be resolved?
What is in need of healing?
What is seeking 
Forgiveness?
What amends can be made
to be in right relationship?
What baggage – both physically and emotionally –
can be let go of now, that we don’t need to carry into the New Era?

As the Maya timekeepers say, Earth herself is transitioning into a New Cycle. This reality makes it more essential than ever that we attune to the living process and potential of Transformation on all levels. So too we must find new ways to heed the calls to align our human lives and culture in harmony with the biosphere.Mayan Ajq’ij Denise Barrios writes:

“What is the significance of December 21, 2012? …Mother Earth – like the living being that she is – will elevate her spiritual condition. That is why humankind, as a manifestation of her evolutionary legacy, will be able to transcend to the next level. Sadly, we have continued to destroy our Mother Earth and have put our own evolutionary history at risk, 

just as previous civilizations did when they reached this point. Notwithstanding, 

once again, we have the opportunity to ascend to a higher level, 

and to perfect our spiritual evolution through Her.” 

– From “2012: The Door to Transition”

 published in “The Energies of the Day for 2012.” http://www.mystic-maya.com

Many ancient, indigenous prophecies point to these times as bringing an actual mutation of our humanity into a new species, catalyzing us to begin accessing new capacities and new, untapped levels of our human potential.

The Quiche Maya say the New World Age will be governed by the 5th element ether, called “akasha” in Sanskrit, meaning sky or space. In the New Cycle to dawn, it is said that “all that has been hidden shall be revealed,” making all known.

The collective unconscious shall steadily become illuminated and conscious.

This includes ever-deepening telepathic communications amongst each other,

with the spiritual dimension, and with the living intelligence and spirit of Earth itself

– The Mind of Gaia known as The Noosphere.

As we attune to the voice of Earth’s Noosphere,

receiving guidance from the living consciousness of Earth

as a sentient member of the Galactic Whole,

we can entrain ourselves into deeper states of harmony,

learning to re-engineer our human culture to once again find balance

with the Great Web of Life.

The motto to invoke this Noospheric consciousness is:  

“I am one with the Earth. The Earth and my self are one mind.”As is clear to many, we are living through a time of great Paradigm Shifting. The Quiche Maya of Guatemala confirm we are closing a World Age that has been dominated by patriarchal energies and mentalities, and that we are about to formally begin a steady shift into an Era governed by a balance of masculine and feminine energies; uniting mind and heart; logic and intuition; spirit and matter. This crucial re-balancing can bring far-reaching personal and planetary transformation, invoking unfathomably potent dimensions of healing and re-alignment; thus leading us on a collective path of learning how to re-sanctify Life.Indeed, there is much, much work to be done, on countless levels, to re-balance our humanity, and find a new harmony with our living planet. This is a vast process of de-programming and de-conditioning that is underway as we release the historical shackles of this patriarchal era we are transitioning beyond.

As we collectively invoke the forces of redemption and regeneration,

we shall be guided as we seek wholeness through integration,

elevating our humanity into its deepest purpose to beautify

and honor our shared existence.

In this regard, our collective human mentality is undergoing

the process of shifting from greed to equality,

from competition to cooperation, from separation-based survival

to conscious interconnectedness. Far from idealistic concepts,

there is a genuine awakening taking place

within our human consciousness as we remember

and enliven our capacities to manifest life-affirming culture.

Obviously at this moment, this paradigm shifting may seem obscured

by the “tension of the opposites” that is still in full effect,

however this shift is slowly but surely underway.

December 21, 2012 marks both a destination and a starting point; a signal to all willing hearts that the time has come to heed the calls of our ancestors to rise to a new level of service, awareness, and dedication to fulfill our potential as residents on Planet Earth, as she takes her rightful place in a New Cycle of cosmic order.

While many people predict either massive cataclysms or profound miracles to descend on this date, let us not discount, nor distract ourselves from the potent wisdom of attuning to the subtle vibrational shifts and gradual changes that may likely be the nature of this coming reunion with Zero-Point Creation Day, as it initiates our journey into a New Era.As Mayan Ajq’ij Denise Barrios writes in her essay,
“2012: The Door to Transition:””What is the significance of December 21, 2012? It is the end of a cycle in which a subtle change of energy will take place and allow humankind to enter into a more spiritual vibrational state; one of greater consciousness in which we will re-evaluate our priorities and recapture our intimate connection with nature.

“Some may not even notice this transformation;

they may think that December 21 is a day like any other, 

but a change in energy at the spiritual and sensitive level will take place, 

and those that are prepared will have no difficulty in recognizing it.”Simply put, December 21, 2012 can be understood as marking an emergence into our next evolutionary phase. As life unfolds on the other side of this threshold date, we may indeed encounter quantum shifts and rapid positive acceleration, as many valid sources point to. And it is also reasonable to expect gradual transformation that unfolds the more we mature in our receptivity to the new possibilities of living in a New World Age. The ongoing Earth changes, the changes in the Sun, and the multi-layered crises that we collectively face are far from resolved, and will not just disappear on 12.21.12. The journey of learning how to live awake on Planet Earth continues, likely with no lapse in intensity.

Regardless of appearances, there is much cause for celebration

and triumphant faith in the synchronistic natural order

of positive planetary transformation and the flowering

of human consciousness in accord with this Grand Cycle Shifting.

Let us participate consciously in honoring, acknowledging,

and attuning to our collective return to Zero-Point on December 21, 2012,

that it may fortify our hearts with courage and inspiration to fuel us

on the mysterious path ahead.

12.21.12
Offers a universal,
open invitation to
All residents of Earth
to participate
in this Grand Day of Peace,
Planetary Graduation Ceremony

No particular beliefs are required.All that is necessary is to stop business as usual on this day, and affirm a willingness to show up at a new level within our own lives; willing to keep evolving as a member of humanity.

On 12 .21.12 there will be 

massive positive collective focus 
in ceremony, prayer, 

and meditations for Peace

 

Countless sacred sites around the globe will be activated;

countless indigenous elders will be summoning the ancestors;

countless diverse people of all paths will be offering their hearts

to unite in this opportunity to end the past cycle and begin anew.

This will be a landmark day as we globally unite intentions, and consciously open ourselves as instruments to receive

and transmit the vibration and guidance of a New World Age Cycle

as it descends and takes root on Planet Earth through us.

On the Solstice Synchronization Day let us feel and attune to the power

of our collective positive presence, in communion with our hearts,

unified with the ancestors and the future generations,

and synchronized in our collective care for the Earth as a living,

evolving system and sentient member of a galactic whole.

A central global focus on Dec 21, 2012 

is to “Envision our Positive Future”
by joining in visualizing 

the “Rainbow Bridge Around Earth

This vision is given to us by José Argüelles who was the Original Messenger

to turn the eyes of the world to the prophetic significance

of the December 21, 2012 date.

The Rainbow Bridge Around Earth signifies love for our living Earth, care for future generations, and our determination to co-create healing for humanity, elevating ourselves into new frontiers of our human potential.

Transcending all boundaries of nation, culture, race, religion, and belief systems, this image symbolizes unity, unlimited possibilities, triumphant positivity, bright futures, and the miracle of life.

People all around Earth will be visualizing the Rainbow Bridge at the exact moment of Solstice 11:11 AM UTC, utilizing the simple, potent Rainbow Bridge Around Earth MeditationAs we embark on the emergence into a New World Age,

this visualization helps us to attune to the Whole Earth,

realizing that any boundaries or borders we are accustomed to all fall away,

as we really see that we are One Planet turning in space and time,

swimming in One Galactic Ocean.

This comprehension of our true Oneness is the vital foundation necessary

for us to consciously walk on the path of the new era.

The intention of this collective visualization is for our global community

to open ourselves to new positive realities for our Planet,

and open ourselves to unify our hearts and minds with each other,

and with the Mind of Earth, so that we may work as One

for the highest good of the Whole of Life.

The Rainbow invokes the full spectrum of light/information

to illuminate our shared journey, and its imagery conjures possibility,

magic, and divine benevolence.   

If you can’t synchronize at the exact moment of Solstice, 

simply activate this visualization any time on Dec 21. 

 Many people will be holding a Rainbow Bridge Vigil Dec 19-21

and will be keeping this image concentrated in their hearts and minds.

Beyond 2012
The Journey of Awakening Continues! 
The Rainbow Bridge Around Earth is an emblem of the New World Age,

serving to remind us of our commitment to pioneer new ways

to live on Planet Earth, in Harmony.
Let us all keep this image alive in our consciousness,

shining brightly in our hearts and homes!


DECEMBER 21, 2012 IS NOT THE END
OF THE MAYAN CALENDAR

nor is it the end of
The 13-Moon Natural Time Calendar
based on Dr. Argüelles’ work!Solstice 2012 is the end of a World Age Cycle,
but the sacred calendars continue their role of guiding our path into the New Era!

According to Dr. Argüelles’ pioneering galactic time decodings, the time period between December 22, 2012 and July 25, 2013 is a germination period of the New World Age – an accelerated time of adjustment, integration, and regeneration.

His work indicates July 26, 2013 as initiating “Galactic Synchronization.” 7/26/13 will be the next 13-Moon Natural Time New Year, marking the start of a vast new cycle in which we may finally comprehend ourselves as creative members of a Galactic whole; a consciously unified microcosm – macrocosm… As we continue awakening from our “cosmic amnesia” and realize the immensity of our existence, we can open to new dimensions of our capacities and see from new vistas!

*************May Our Collective Efforts to Unify on December 21, 2012
Guide us into New Positive Realms
As a Planetary Civilization…
As we Meet this Return to Zero-Point
May Our Conscious Crossing of this Threshold
Assist us to Embody the Spirit, Heart and Wisdom
Necessary to Construct a New World Era,
That Its Grace May Steadily Emerge Through our Lives,
Day upon Day upon Day…To the Journey Beyond a Destination,
Eden Skywalker

PLEASE SHARE THIS MESSAGE!

contact: skytime@13moon.com

Eden Sky has been consciously focused on the 12.21.12 Synchronization with Zero-Point for the past 18 years. She has made a life-long study of the modern application of the Ancient Maya time-science as brought to Earth by Dr. José Argüelles, and has published annual

 13-Moon Natural Time Calendars since 1995. Eden Sky is also a featured author in the anthology “2013: The Beginning is Here”. Her extensive website www.13moon.com offers a vast bounty of Solstice 2012 resources. Eden’s life was changed forever upon encountering the revelatory teachings of Argüelles that affirm TIME IS ART + We are All Planetary Artists Here to Beautify Earth as a Living Work of Art!

LINK TERKAIT :

https://ahmadsamantho.wordpress.com/2016/05/09/manusia-generasi-aquarius-1/

https://ahmadsamantho.wordpress.com/2012/02/27/memasuki-era-photon-belt-di-milenium-ketiga/

Iklan

9 comments on “Memasuki Era Photon Belt di Milenium Ketiga

  1. Menarik sekali bahasannya, walaupun (hampir) semuanya baru hipotesa dan teori…
    Yang menjadi pertanyaan adalah sudah pantaskah kita untuk masuk ke dalam dunia baru tersebut? Kalau nggak salah ada semacam pemurnian (purifikasi) sebelum memasuki zaman tersebut, dan mungkin saja kita termasuk salah satu manusia yang akan tersingkir (baca: lenyap) dalam proses tersebut

    @ Bang Fajri: Apa hubungan Yahudi dengan pergerakan matahari mengelilingi galaksi? Apa orang Yahudi bisa mengontrol/mempengaruhi gerakannya? Wah, kalau mereka bisa, menarik juga menjadi orang Yahudi… 🙂

  2. pengetahuan yang tertulis diatas sama dengan apa yang aku pelajari selama ini tetapi sedikit ada perbedaan istilah,..ada tingkatan manusia di alam semesta ini, mulai dari perbolian, hiperbolian, lumeira, atlantis, dan yang sekarang adalah arya, kemudian akan dilanjutkan dengan adep, deitos, logos…dan semuanya akan bermuara pada sang absolut dan tentunya setiap fase perubahan kesadaran dalam manusia ada fase dan siklusnya, kalpa, mahakalpa, maha kiamat…tujuan utamanya adalah pemurnian manusia yang sejati menuju Tuhan….

  3. […]   Sumber:weirdwormbiblebelieversahmadsamantho […]

  4. […]   Sumber:weirdwormbiblebelieversahmadsamantho […]

  5. […] Sumber: weirdworm biblebelievers ahmadsamantho […]

  6. […] Sumber:weirdwormbiblebelieversahmadsamanthoapakabardunia […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

sembrani

bertukar ide, melampaui mimpi bersama

Nurul Wirda

0812-8267-9182

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: