Tinggalkan komentar

Siapa Dalang Kaya di Balik Para Presiden Amerika?

Siapa Dalang Kaya di Balik Para Presiden Amerika?
SHABESTAN — Kontradiksi dengan apa yang diklaimkan oleh Obama bahwa biaya kampanyenya berasal dari khalayak umum pemberi suara seperti warga kulit hitam, namun sumber-sumber berita menyatakan bahwa biaya milyaran tersebut berasal dari orang-orang tak dikenal.
Waktu yang tersisa untuk pemilihan presiden Amerika tahun 2012 kurang dari delapan bulan lagi, dan Barack Obama, Presiden Amerika saat ini tengah sibuk berat menjalankan permainan-permainan berbagai kampanye dan memanfaatkan biaya milyaran dolar untuk menaklukkan para pesaingnya.

Berbagai analisa menunjukkan bahwa biaya kampanye Obama untuk pemilihan mendatang mencapai sekitar satu milyar dolar. Jumlah ini akan menjadi sejarah yang tak pernah terjadi sebelumnya di Amerika. Sebagaimana yang pernah diklaimkannya pada pemilihan tahun 2008, kali inipun Obama mengklaim bahwa biaya kampanyenya berasal dari pemberi suara dari kalangan umum seperti para warga kulit hitam yang mengharap Obama tetap menduduki kursi kepresidenan, dan untuk sampai pada harapan ini, mereka tidak akan menunda dan tidak akan segan-segan untuk memberikan dana dan bantuannya.

Namun, berdasarkan laporan yang diterbitkan di mingguan American Free Press pada tahun 2009, realitasnya adalah ternyata bukan masyarakat umum yang membiayai Obama, melainkan orang-orang kaya Yahudi Amerika yang berkepentingan supaya Obama untuk sampai pada puncak kedudukan politik negara ini.

Salah satu dari orang kaya Yahudi yang saat ini merupakan pendukung utama keuangan Obama untuk mencapai kemenangan dalam pemilihan 2012 adalah George Sourus. Pengusaha dan milyarder Yahudi ini bisa dikatakan merupakan donator utama Obama.

Surous saat ini tengah sibuk mempropagandakan bentuk demokrasi yang berasaskan pada pemikiran dan keyakinan-keyakinannya ke seluruh dunia. Dengan alasan ini, sehingga ia menjadi pendukung kuat pada institusi-institusi demokratik dan mengantarkan para demokrat ke puncak kursi kekuasaan. Pada tahun 2004, ia berhasil menempatkan Barack Obama untuk ikut serta dalam persaingan pemilihan senat Amerika dan menjamin kemenangannya dalam pemilihan ini.

Demikian pula pada pemilihan presiden tahun 2008, George Sourus dengan bantuan moneternya juga telah mengantarkan Obama yang waktu itu merupakan wakil Partai Demokrat untuk melangkah ke posisi tertinggi yang memungkinkan. Dengan cara ini pulalah kemudian ia menjamin kemenangan Obama di hadapan rivalnya John Mc Cain, wakil dari Partai Republik.

George Sourus yang merupakan salah satu desainer utama konspirasi sosialis kapitalis Yahudi untuk melemahkan dasar-dasar konstitusi dasar Amerika, sejauh ini telah menyuntikkan dana-dana menakjubkan ke dalam Partai Demokrat demi menyusupkan kandidat-kandidatnya ke Senat. Dengan cara ini ia bisa memenuhi Senat dengan senator-senator dan wakil-wakil yang mempunyai kecenderungan sosialis.

Barack Obama pun pada hakikatnya bisa dikatakan hanyalah merupakan sebuah boneka yang dipermainkan oleh kedua tangan Sourus yang berambisi menggapai perubahan-perbahan sosialis. Di antara perubahan-perubahan ini adalah menyusutnya harga dolar Amerika dan menggantinya dengan mata uang global.

Pada tiga bulan awal pemerintahan Barack Obama, sebagian dari konstitusi moneter ditetapkan dengan pengawasan George Sourus. Menurut para analis ekonomi, hal ini telah menyebabkan berkurangnya budget sebanyak dua trilyun dolar Amerika hingga sepuluh tahun mendatang.

Dari sisi lain, penurunan budget yang berlangsung terus menerus dan penerapan paket-paket motivator ekonomi, telah menyebabkan hutang-hutang moneter Amerika meningkat secara drastis yang kemudian berakhir pada ditetapkannya hukum kenaikan pajak di Amerika.

Padahal realitasnya adalah keuntungan-keuntungan utama dari hutang-hutang Amerika dan kenaikan pajak akan masuk ke kantong para investor Yahudi yang merupakan para pemilik bank-bank Federal Amerika, dan masalah ini bisa menjadi faktor utama upaya-upaya Sourus untuk menjatuhkan perekonomian Amerika dan meningkatkan penurunan budget dan hutang-hutang Amerika.

George Sourus yang merupakan pembuat batas garis utama Obama untuk menerapkan konstitusi ini ingin menghapuskan seluruh kekuatan investor yang berhadapan dengan para investor Yahudi, dan dengan ini ia bisa dianggap merupakan pelaku utama di balik kebijakan-kebijakan marxisme Obama.

Melalui lembaga Masyarakat Terbuka miliknya dan dengan bantuan Obama yang memiliki pemikiran marxisme dan sosialisme, milyarder Yahudi ini ingin memperluas pemikiran marxisme di tegah-tengah masyarakat. Selain itu, budget yang berkaitan dengan kelompok-kelompok iluminasi atau kelompok-kelompok idealis Yahudi akan menjamin penyebaran keyakinan dan akidah-akidah seperti ini.

Kelompok-kelompok idealis yang berada di balik seluruh kebijakan-kebijakan Amerika, beberapa tahun terakhir memperoleh kekuatannya secara luar biasa berkat naiknya Obama ke singgasana kepresidenan, dan mereka melakukan langkah-langkah yang selama ini belum pernah terjadi dalam sejarah Amerika.

Di antara tindakan-tindakan yang bisa disebutkan adalah manipulasi pada mata uang global, memusnahkan kebijakan anti-narkoba di pemerintahan Amerika, legalitas penggunaan mariyuana di sebagian negara bagian Amerika, mendukung aborsi, melegalkan pembunuhan atas dasar belas kasih, dan tindakan-tindakan semacam ini.

Kelompok-kelompok iluminasi yang paling penting dan paling berpengaruh adalah moveon.org yang berkaitan dengan Sourus dan mengkhususkan diri pada bagian mendasar dana-dana tahunan 300 juta dolar dari lembaga Masyarakat Terbuka kepada kelompok-kelompok liberal kiri yang menjadi pemain kebijakan-kebijakan Amerika.

Salah satu dari tujuan utama George Surous, menurutnya sendiri, adalah mempertahankan Masyarakat Terbuka Global Amerika. Menurut keyakinannya, untuk sampai pada tujuan global ini membutuhkan sebuah sistem global pengambilan keputusan politik dan ekonomi, dimana kemandirian negara-negara harus mengikuti konstitusi dan lembaga-lembaga internasional.

Pada hakikatnya, Sourus tengah mencari bentuk pengkhususan dunia untuk menghancurkan kemerdekaan politik dan perekonomian negara-negara dan menciptakan sebuah pemerintahan sosialis global. Untuk sampai pada tujuan ini mereka melakukan berbagai langkah, baik di lingkup internal maupun internasional.

George Sourus dan tim penelitiannya yang terdiri dari 200 ilmuwan dan ekonom saling melakukan kerjasama di badan New Economic. Untuk sampai pada seluruh tujuan internal maupun internasionalnya ini, pada bulan April lalu mereka menyelenggarakan konferensi di Washington dan menyatakan bahwa tujuan penyelenggaraan konferensi ini adalah untuk memperbaharui sistem perekonomian dunia dan Amerika, akan tetapi pada penyelidikan selanjutnya diketahui bahwa tujuan utama mereka adalah membantu memperbaiki kondisi perekonomian guna mengumpulkan suara bagi Obama.

Dengan demikian, George Sourus bisa dikatakan merupakan pemain utama di kancah kebijakan-kebijakan ekonomi dan politik Amerika. Saat ini dengan adanya Barack Obama, Sourus menjadi semakin dekat pada tujuan utamanya; yaitu membentuk sebuah pemerintahan sosialis global dimana para investor Yahudi merupakan pembicara utama di dalamnya, dan dengan alasan inilah dia mulai menerapkan rencana-rencananya secara intens untuk mempertahankan kekuasaan Obama demi menyempurnakan proyeknya.

Kaitan antara WikiLeaks dengan George Sourus

John Peter Zenger merupakan koresponden surat kabar Inggris imigran Amerika
yang pertama kali mengekspos dan menelanjangi para politisi Amerika. Dengan tindakannya ini kebebasan media pada masanya menjadi sebuah masalah yang mengemuka di masyarakat Amerika.

Dan sekarang, kemunculan seorang koresponden muda bernama Julian Sang dengan kelihaian mengelola sebuah situs baru telah mengingatkan pada petualangan-petualangan berani yang dilakukan oleh Zenger.

Mirip dengan apa yang menimpa Zenger, setelah mengobral seluruh kebijakan-kebijakan internal dan asing Amerika dan menyajikannya secara terbuka kepada masyarakat dunia, Sang pun akhirnya di tangkap dan memulai nasib yang tak jelas.

Akan tetapi, yang menjadi pertanyaan di sini adalah apakah niat baik Zenger dalam mengekspos berbagai fakta, benar-benar memanifestasi dalam jiwa Sang? Dan sungguhkah dalam era dimana Amerika menganggap dunia sebagai arena sirkus bagi monarkinya ini, mereka bersedia mengekspos seluruh program-program yang telah terencana ke khalayak umum tanpa memperhatikan akibatnya?!

Namun seluruh pakar politik meyakini bahwa situs WikiLeaks mendapatkan nutrisi moneter dari Sourus dan di balik berbagai ekspos ini terdapat niat-niat yang tak jelas.

Dari sisi lain, sebagian eksops WikiLeaks dianggap sebagai cara untuk menjatuhkan Amerika dimana dalam setiap ekspos terdapat sebuah rencana rumit yang tersembunyi.

Menariknya, setiap kali setelah WikiLeaks mengekspos sebuah tema, akan disusul dengan ekspos-ekspos peristiwa lain yang terjadi dalam sejarah tanpa mengurangi atau menambah rencana yang terdapat di dalamnya.

Dan dalam menanggapi setiap ekspos ini, para politisi Amerika, terutama Hillary Clinton, akan segera melakukan wawancara tanpa sungkan dan mewarnai ekspos-ekspos tersebut sebagai makar yang menguntungkan Amerika dan merugikan lawan-lawannya.

Dengan demikian, waktu yang sangat sempurna pada even yang demikian ini menjadi sangat menarik perhatian manusia, dan analisa serta pertanyaan segera menggantikan analisa-analisa particular yang dihasilkan darinya.

Menurut laporan Come on Dreams, di sinilah kebenaran pernyataan WikiLeaks dan niat Sang menjadi pertanyaan dan validitasnya menjadi kabur dalam pikiran opini umum.

Disebutkan, John Peter adalah seorang warga Jerman yang berimigrasi ke Amerika dan karena sebelumnya, di Jerman ia bekerja di perusahaan percetakan dan penerbitan dan memiliki pengalaman di bidang ini, maka di New York ia diangkat di sebuah kantor pemberitaan New York Gost. Pada masa itu, Amerika masih merupakan perkampungan imigran Inggris dan pada setiap sudutnya terdapat seorang komandan Inggris yang berkuasa yang didatangkan dari London.

Pada tahun 1733 William Cosby komandan Inggris di New York telah memecat deputi dan hakim kota tanpa alasan yang jelas. Kedua orang ini akhirnya memutuskan akan mengawasi seluruh gerak-gerik yang dilakukan oleh sang komandan, lalu mulai mengekspos dan mengkritiknya, namun untuk hal ini diperlukan seorang penerbit. Langkah awal yang mereka lakukan adalah meluncurkan bulletin mingguan New York Weekly Journal, namun karena mereka tidak ahli dalam masalah ini akhirnya mereka memilih Zenger sebagai editor dan pengelola dan melalui inilah kemudian mereka mulai mengkritik kegiatan-kegiatan sang komandan. Tak hanya itu, mereka juga mengirimkan beberapa eksemplar dari setiap terbitan ke pemerintah Inggris di London sebagai bahan informasi, dan setiap kali itu pula Cosby diinterogasi.

Sang komandan yang waktu itu juga mengemban tugas kepolisian, ketika melihat hal seperti ini akhirnya menangkap Zenger dengan tuduhan mencemarkan nama baik dan memfitnah. Ia dikenai sansi yang sangat berat, dan pada bulan November 1734 dimasukkan ke penjara. Pada bulan Agustus tahun berikutnya, berkasnya baru dikirim ke pengadilan dan dikatakan bahwa berkas ini tidak sempurna. Dengan demikian pengadilan Zenger baru dimulai setelah sepuluh bulan ia berada di penjara.

Pemilik bulletin mingguan Hamilton mengambil pengacara terkenal untuknya dan di persidangan pengadilan ia berhasil membuktikan bahwa tajuk yang diterbitkan oleh Zenger merupakan laporan biasa dan kritikan yang konstruktif, bukan pencemaran nama baik maupun penistaan. Tim juri akhirnya menerima hal ini dan Zenger dianggap tak bersalah dan dibebaskan. Selanjutnya, terbitan nomor 18 Agustus tahun 1735 buletin mingguan ini sepenuhnya secara khusus membahas kejadian ini. Dan dari sinilah hingga setengah kurun berikutnya, setelah Amerika Serikat merdeka, dalammenyusun konstitusi dasar, masalah ini mendapatkan perhatian khusus, dalam konstitusi ini ditetapkan bahwa hukuman penjara dan penangkapan wartawan adalah dilarang. Di pengadilan Amerika, penistaan dan pencemaran nama baik memiliki sanksi dan koresponden yang tertuduh harus memberikan ganti rugi pada pengadu atau meminta kerelaannya, dan hanya uni korespondenlah yang bisa memberikan hukuman kepada terdakwa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

Sembrani

Membahas ISU-ISU Penting bagi Anak Bangsa, Berbagi Ide, dan Saling Cinta

Wirdanova

+62811-813-1917

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Modesty - Women Terrace

My Mind in Words and Pictures

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: