Tinggalkan komentar

Menata Ulang Kerjasama Indonesia-Amerika Serikat

http://www.islammuhammadi.com/ index.php? option=com_ content&task=view&id=987&Itemid=119

Menata Ulang Kerjasama Indonesia-Amerika SerikatOleh karena itu, munculnya Dr. Boediono yang menjadi pendamping SBY dalam pilpres Juli nanti  layak untuk di teropong dan diperhatikan. Pernyataan Amin Rais berkaitan dengan didampuknya Boediono menjadi wakil SBY, dianggap sebagai titipan asing perlu direnungkan kembali. Karena ini menyangkut harga diri bangsa Indonesia juga masa depan rakyat yang berhak atas hak dan milik mereka sendiri. Jangan sampai harga diri hilang, harta milik rakyat hanya akan dirasakan oleh orang asing, sementara rakyat dan bangsa Indonesia akan tetap dalam deritanya.

Hampir di sepanjang sejarah sejak berdirinya Amerika,dunia sudah dibuat menderita dengan serbuan dan infansi tentara Amerika ke negara-negara berkembang. Tidak hanya di kawasan Asia namun benua Afrika tidak luput dari serbuan kejam amunisi tentara Amerika, puncaknya adalah serbuan tentara Amerika ke Irak dan Afghanistan. Amerika dan sekutunya NATO telah membunuh 1,3 juta penduduk sipil tak berdosa. Di Afghanistan, 2116 warga sipil terbunuh pada 2008. Bahkan saat ini setiap harinya, rata-rata 26.500 anak-anak tewas akibat kekejaman ekonomi kapitalisme global. FAO memprediksi tahun 2009 jumlah orang kelaparan di dunia akan mencapai 963 juta jiwa (Kompas, 10/12/2008).

Namun yang tak kalah penting adalah, warga Amerika pun juga jadi korban kapitalisme dan arogansi Amerika Serikat. Setiap hari koran-koran AS dipenuhi berita suram. Setiap bulan 500 ribu warga AS kehilangan lapangan kerja, ribuan perusahaan mengalami kebangkrutan. Meskipun demikian pemerintah AS dengan pongah dan sombongnya mengatakan “kita belum memasuki depresi”, namun ancaman kebangkrutan menjadi realita yang sangat menakutkan (New York Times, 16/2/2009).

Yang mengherankan adalah di tengah-tengah krisis global sepeti itu, nampak sekali para petinggi pemerintahan maupun DPR kita tidak memiliki peta dan strategi kemana arah perkembangan dunia dan dinamika hubungan yang berkembang antar negara adidaya. Wakil rakyat kita telah buta hatinya dengan buaian diplomasi Nyonya Clinton waktu kunjung ke Indonesia.

Bukti nyata petinggi Indonesia buta akal dan nalarnya adalah, di tengah perekonomian AS yang babak belur, pemerintah Indonesia melalui Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu menyatakan keinginannya untuk meminta pinjaman hutang kepada pemerintah AS (Detikfinance, 18/2/2009). Sungguh ironis.

Padahal, jangankan memberi pinjaman, saat ini pemerintah AS sendiri pun sedang sekarat menyelamatkan ekonomi mereka yang diambang kehancuran, Amerika saat ini sedang sibuk mencari hutang kepada China, Jepang, dan negara-negara petro dollar di Timur Tengah. Posisi hutang AS saat ini sudah membengkak dari US$ 9 trilyun pada awal tahun 2008 menjadi US$ 12 trilyun tahun 2009.

Karena itu saatnya bagi Indonesia untuk melawan kekuatan kapitalisme global dan sarkanisme seperti Amerika dengan cara cerdas dan strategis. Petinggi Indonesia dan Wakil-wakil Rakyat mesti benar-benar memahami akar masalah dari ketimpangan global dewasa ini. Dan mampu membuat pemetaan cermat konstalasi politik internasional yang setiap saat bisa mengalami pergeseran atau bahkan perubahan yang bakal merugikan negara tercinta kita Indonesia.

Karena itu, langkah pertama pemerintahan Indonesia, siapapun yang terpilih pada pemilhan presiden Juli mendatang, agar membatalkan kerjasama kemitraan strategis Indonesia-Amerika. Dan hanya mempertahankan suatu kerjasama yang bersifat taktis dan sektoral seperti di bidang industri dan perdagangan tentu dengan menimbang nilai strategis bagi bangsa Indonesia.

Konsep kerjasama kemitraan komprehensif sebagaimana diutarakan Menlu Clinton pada kunjungannnya ke Indonesia Februari lalu, sangatlah berbahaya jika disetujui oleh Indonesia. Mengingat posisi tawar Indonesia di hadapan Amerika masih sangat lemah.

Namun, yang  patut disayangkan adalah para pejabat negara merasa derajat Indonesia naik satu tingkat setara dengan negara-negara maju saat Menlu Clinton kunjung ke Indonesia. Mensesneg Hatta Rajasa misalnya menyatakan wajar Indonesia merupakan negara pertama yang dikunjungi Hillary, karena menlu AS tersebut pernah mengatakan Indonesia adalah salah satu negara yang diharapkan mampu mengatasi krisis global (Okezone, 5/2/2009). Padahal harapan Amerika Serikat terhadap Indonesia mampu mengatasi krisis global adalah dengan memanfaatkan semua isi alam dan kekayaan rakyat  Indonesia bagi kepentingan Negara Paman Sam. Isi alam Indonesia yang menjadi target Amerika adalah Freeport, Newmont, Krakatau Steel Indosat, Telkomsel, dan lainnya, begitu kekayaan rakyat yang akan diubah menjadi consumer dari pasar terbaik dari semua hasil produksi mereka. Pun Menlu Indonesia, Hasan Wirayudha menambahkan kebanggaan atas kunjungan pertama menlu AS karena Nyonya Clinton ke Indonesia setelah pelesiran ke Eropa, sehingga dari kunjungan ini posisi Indonesia menjadi penting ?.

Apalagi ketika Wakil Presiden Jusuf Kalla juga angkat bicara. Menurut penuturan Kalla saat pertemuannya dengan Wapres Amerika Serikat Joe Biden tentang posisi Indonesia. Menurut Kalla, sebenarnya Menlu AS dalam lawatan luar negeri pertamanya yang hanya mengunjungi China, Korea Selatan, dan Jepang. Namun, Presiden Obama memerintahkan agar Hillary jangan lupa mengunjungi Indonesia. Kata Kalla saat itu: “Itu artinya Indonesia memiliki peran yang penting di kawasan Asia, dan pasti Indonesia akan jadi prioritas” (Antara, 5/2/2009).

Beberapa media Indonesia sepertinya juga dilanda kebangaan yang sama, tanpa mempertanyakan motif lebih jauh dari kunjungan Menlu Clinton. Dalam editorial harian Kompas hari Rabu (18/2/2009) dikatakan “tamu kita kali ini adalah sosok yang istimewa. … … Lawatan Hillary kita harapkan juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memberikan kontribusi di panggung internasional dan mendapatkan mitra berpengaruh untuk membantu meredam krisis ekonomi saat ini.” Dalam headlinenya, Kompas memaknai kunjungan Hillary merupakan gambaran pentingnya posisi tawar Indonesia di mata pemerintahan AS saat ini.
Selengkapnya di http://www.islammuhammadi. com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

Sembrani

Membahas ISU-ISU Penting bagi Anak Bangsa, Berbagi Ide, dan Saling Cinta

Wirdanova

+62811-813-1917

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Modesty - Women Terrace

My Mind in Words and Pictures

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: