18 Komentar

Ganggang asal Cianjur: Botrycoccus,sp Penghasil Biodisesel Handal.

Delapan Inovasi Paling Top Bahan Bakar Ganggang dari Cianjur
Oleh trubusid_admindb

http://www.trubus-online.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=1&artid=1699

Sabtu, Maret 07, 2009 00:28:56 Klik: 467

bak-fiber-alga

KOLAM IKAN MAS DI SEBUAH DESA DI CIANJUR, JAWA BARAT, ITU MENYEDOT PERHATIAN PROF INYOMAN KABINAWA. PERMUKAAN AIR TAMPAKMENGKILAP SEPERTI LAPISAN MINYAK. IA LANTAS MENDEKATI SUMUR DEKAT KOLAM DAN MENGAMBIL AIRNYA. CONTOH AIR LALU DIPERIKSA DI LABORATORIUM PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN BIOTEKNOLOGI LIPI, CIBINONG. DARI PERJALANAN DI PERTENGAHAN 2008 ITULAH NYOMAN MEMPEROLEH GANGGANG PENGHASIL BIODIESEL.

i-nyoman-abinawaDi laboratorium munculnya lapisan minyak di kolam dekat pohon kepel Stelechocarpus burahol itu terjawab. Minyak berasal dari trigliserid-sejenis lemak-yang diproduksi alga Botryococcus sp. Ingatan Kabinawa menerawang pada jurnal-jurnal luar negeri yang dibacanya selama 32 tahun meneliti ganggang. Ia paham betul strain botryococcus yang lain-yakni Botryococcus braunii-lama dipromosikan negara industri seperti Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Perancis, dan Inggris untuk memproduksi trigliserid.


Di negara maju itu trigliserid asal braunii menjadi bahan baku biodiesel. Penelitian mereka melaporkan braunii menjadi bahan baku biodiesel karena efisien. Braunii disebut-sebut mampu memproduksi 60-86% trigliserid. Bahkan dengan sedikit tambahan teknologi, negara maju mampu memperoleh 90-95% biodiesel dari 1 l bubur alga.

Naluri meneliti Kabinawa pun tergugah. Ia lantas mengkultur (memperbanyak, red) Botryococcus di botol kultur volume 10 ml, 100 ml, 300ml, hingga 1.000 ml dan 2.000 ml. Selanjutnya diperbanyak lagi di akuarium volume 5-10 l. Dan terakhir dikultur di bak fiber sampai volume 75 l. Menurut Kabinawa, perbanyakan Botryococcus skala 100 ml-1 ton dijaga suhunya 28-30oC. Intensitas cahaya diatur pada kisaran 2.500-3.000 lux dengan lama penyinaran 24 jam. Keasaman dipertahankan pada pH netral. Kultur pun diberi gelembung CO2 1% agar ganggang tumbuh optimal.
Mengagumkan

Dari ganggang hasil perbanyakan itulah Kabinawa mulai meneliti potensi Botryococcus sebagai bahan baku biodiesel. Ia juga membandingkan dengan ganggang lain yang juga dikoleksi. Sebut saja Chlorella pyrenoidosalokal, Scenedesmus sp lokal, dan mix culture mikroalga (Spirulina platensis, Lyngbya, Chlorella, dan Scenedesmus). Ternyata produksi Botryococcus sp strain lokal INK hasil temuannya itu sangat mengagumkan.

Alga asal Cianjur itu memproduksi 90-93,33% biodiesel dari bubur biomassa. Bandingkan dengan Chlorella pyrenoidosa (60%), Scenedesmus sp (70-80%), dan mix culture mikroalga (63,3%). ‘Artinya produksinya sudah mendekati braunii yang dibanggakan negara maju. Dengan sedikit tambahan teknologi, produksinya tak akan kalah,’ ujar Kabinawa. Profesor riset LIPI itu lantas memproduksi biodiesel skala laboratorium menggunakan akuarium.

Menurut Kabinawa, dari skala laboratorium bisa ditingkatkan menjadi semi komersial. Kolam perbanyakan bisa menggunakan fiber atau semen yang dilapisi serat polyvinil agar licin sehingga alga tumbuh nyaman. Syaratnya, ‘Tinggi kolam maksimal 50 cm dan tinggi volume kultur 30-40 cm,’ katanya. Tujuannya agar cahaya matahari untuk fotosintesis bisa menembus hingga dasar kolam. Kolam-atau disebut juga bioreaktor-dilengkapi pengocok elektris yang memutar searah jarum jam dengan kecepatan 30-40 cm/detik. Kolam juga diberi selang pemasok udara yang dilengkapi CO2 1%. Di kolam itu alga bisa dipanen setiap 7 hari.
Teknologi

Alga yang dipanen dipisahkan dari air sehingga terbentuk bubur botryococcus. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan larutan chloroform, metanol, dan aquades dengan perbandingan 2:1:0,8. Bubur botryococcus dikocok dengan larutan itu hingga homogen, lalu diaduk dengan kecepatan

30-40 cm/detik selama 3-4 jam. Selanjutnya dimasukkan ke dalam sonicator yang diset pada suhu 50-600C selama setengah jam lalu diputar pada kecepatan 3.500rpm selama 15 menit. Proses itu membuat bahan yang tadinya homogen membentuk 3 lapisan. Yang paling tengah minyak alga alias trigliserid yang akan diproses lebih lanjut. Bagian bawah biomassa dan yang paling atas campuran metanol dan air.

Berikutnya dilakukan pembuatan biodiesel dengan proses transesterifikasi. Yaitu pemisahan trigliserid oleh alkohol menjadi asam lemak dan gliserol. Biar cepat digunakan katalis sodium methalonat. Caranya masukkan minyak alga dan alkohol pada tangki ekstraktor. Lalu kocok dan panaskan pada suhu 55-600C. Setelah suhu mencapai 600masukkan sodium methalonat dan diamkan selama 25-30 menit. Selanjutnya disonicasi selama 30 menit pada suhu 600C. Proses berikutnya, masukkan ke dalam labu pemisah dan diamkan selama 10-12jam. Dari bahan itu akan terbentuk 2 lapisan: biodiesel di lapisan atas. Di bagian bawah gliserol dan metanol.

Biodiesel baru dapat digunakan setelah dimurnikan dengan menguapkan air yang masih bercampur. Hitung-hitungan Kabinawa, produksi biodisel dari alga mencapai 100.000 l per ha per tahun. Itu 16 kali lipat dari biodiesel asal sawit dan 66 kali lipat ketimbang biodiesel dari jarak dengan luasan kebun yang sama. Dengan hitungan itu, Kabinawa berharap, suatu saat alga dari sumur di Cianjur bisa mengatasi krisis bahan bakar minyak bumi. (Destika Cahyana/Peliput: Karjono)

18 comments on “Ganggang asal Cianjur: Botrycoccus,sp Penghasil Biodisesel Handal.

  1. hebat juga ya Cianjur
    namun sayang pemikirannya masih terbelakan…
    termasuk bupatinya…
    terikat oleh aturan dunia

  2. Aslm.wr.wb
    Boleh saya minta jurnal lengkapnya terkait artikel ini.
    saya perlu referensi tambahan nih,
    sekarang sedang ngerjain tesis ttg biodiesel dari mikroalga jg tp semacam aneh hasilnya, jd perlu pencerahan
    trims
    Wslm

  3. ASALAMOALAIKOM,

    TOLONG INFO BELI BIBITNYA DI MANA DAN INFO HARGA BIBIT.

    SALAM

    HUBUNGI KE sales@portnumbay.com

  4. tolong dong alamat lipi cibinong…
    kira-kira pembuatan biodiesel dari rumput laut biza ga???

  5. pemecahan krisis energi setidaknya mulai mendapatkan pencerahan……… bravo indonesia…..!!!
    apakah ada spesies botryococcus yang hidup di laut atau payau

  6. ada yang tau alamat+nomor kontak tempat kultur alga botryococcusny di cianjurny tidak ya? penting untuk TA saya ni

  7. saya sangat tertarik dg topik ini dan ingin membuat thesis mengenai biodisel dari mikroalga.
    boleh saya tau informasi lbh lanjut ttg alga ini dan proses pembuatan biodiselny???
    terima kasih..

  8. saya sangat tertarik untuk mengembangkan alga ini.apakah bisa diinfokan contact personnnya?

  9. semuanya kok jd nanya sich,lo lo semua pada tergiur sama potensi fulus khan?hayo ngaku aja….emang jaman ini semua pgn dijadiin duit.

  10. Assllmkm,salam kenal,
    saya bingung bagaimana membeli bibit mikro alga chlorella sp,karena saya mau penelitian tentang alga.saya minta bantuanya kalau bissa kirim lamat tempat menjual laga tersebut.
    almat fb Hanifah doank.maksh

  11. This is very great. We need more encouragement in scientific research. As a student from indonesia, I find it very difficult to gain knowledge and resources regarding research in biotechnology, cell biology. I hope many Indonesian scientists will be humble enough to share their knowledge and involve more junior scientists in their research

  12. kemampuan botrycoccus sp vs chlorella sp yang mana lebih bagus Pak untuk kandungan minyaknya? Mungkin Bapak pernah meneliti chlorella sp

  13. Selamat pagi, mohon maaf mengganggu. Pak saya sedang melakukan penelitian tentang mikroalgae, saya sedang membutuhkan bibit mikroalgae Haematococcus pluvialis. Mohon kiranya jika bapak memiliki informasi dimana yang meneydiakan bibit mikroalgae tersebu saya bisa diberi informasinya, terimakasih bapak. Selamat pagi.

  14. Selamat sore saya Evi dari Surabaya. Apakah di tempat bapak jual minyak mikroalga?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atlantis in the Java Sea

A scientific effort to match Plato’s narrative location for Atlantis

Sembrani

Membahas ISU-ISU Penting bagi Anak Bangsa, Berbagi Ide, dan Saling Cinta

Wirdanova

+62811-813-1917

aawanto

The greatest WordPress.com site in all the land!

Covert Geopolitics

Beyond the Smoke & Mirrors

Catatan Harta Amanah Soekarno

as good as possible for as many as possible

Modesty - Women Terrace

My Mind in Words and Pictures

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: