<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bayt al-Hikmah Institute</title>
	<atom:link href="http://ahmadsamantho.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahmadsamantho.wordpress.com</link>
	<description>Research &#38; Development Center for Islamic Philosophy, Mysticism, Science &#38; Civilizations</description>
	<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 06:41:14 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Resesi Keuangan AS: Pusaran Badai Ekonomi Barat</title>
		<link>http://ahmadsamantho.wordpress.com/2008/10/15/resesi-keuangan-as-pusaran-badai-ekonomi-barat/</link>
		<comments>http://ahmadsamantho.wordpress.com/2008/10/15/resesi-keuangan-as-pusaran-badai-ekonomi-barat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 06:26:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadsamantho</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsamantho.wordpress.com/?p=1159</guid>
		<description><![CDATA[


Resesi Keuangan AS, Pusaran Badai Ekonomi Barat
 
 
 



http://indonesian.irib.ir/index.php?option=com_content&#38;task=view&#38;id=5838&#38;Itemid=1
Thursday, 09 October 2008
Resesi keuangan AS, merupakan masalah serius bagi perekonomian kapitalis Eropa dan Asia. Munculnya resesi ini, menunjukan dampak dari kinerja delapan tahun pemerintahan George W. Bush pada masa-masa akhir jabatannya. Kini, warga AS dan mitra Amerika di Eropa tengah mengalami resesi keuangan terbesar yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><table class="contentpaneopen" style="height:22px;" border="0" width="553">
<tbody>
<tr>
<td class="contentheading" width="100%">Resesi Keuangan AS, Pusaran Badai Ekonomi Barat</td>
<td class="buttonheading" width="100%" align="right"><a title="PDF" href="http://indonesian.irib.ir/index2.php?option=com_content&amp;do_pdf=1&amp;id=5838" target="_blank"> <img src="http://indonesian.irib.ir/templates/ja_avior/images/pdf_button.png" border="0" alt="PDF" align="middle" /></a></td>
<td class="buttonheading" width="100%" align="right"><a title="Print" href="http://indonesian.irib.ir/index2.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=5838&amp;pop=1&amp;page=0&amp;Itemid=1" target="_blank"> <img src="http://indonesian.irib.ir/templates/ja_avior/images/printButton.png" border="0" alt="Print" align="middle" /></a></td>
<td class="buttonheading" width="100%" align="right"><a title="E-mail" href="http://indonesian.irib.ir/index2.php?option=com_content&amp;task=emailform&amp;id=5838&amp;itemid=1" target="_blank"> <img src="http://indonesian.irib.ir/templates/ja_avior/images/emailButton.png" border="0" alt="E-mail" align="middle" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><a href="http://indonesian.irib.ir/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=5838&amp;Itemid=1">http://indonesian.irib.ir/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=5838&amp;Itemid=1</a></p>
<p>Thursday, 09 October 2008</p>
<p><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/american-dollar-toilet-paper.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1166" title="american-dollar-toilet-paper" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/american-dollar-toilet-paper.jpg?w=300&#038;h=453" alt="" width="300" height="453" /></a>Resesi keuangan AS, merupakan masalah serius bagi perekonomian kapitalis Eropa dan Asia. Munculnya resesi ini, menunjukan dampak dari kinerja delapan tahun pemerintahan George W. Bush pada masa-masa akhir jabatannya. Kini, warga AS dan mitra Amerika di Eropa tengah mengalami resesi keuangan terbesar yang tidak pernah terjadi sebelumnya, bahkan dampak krisis ini melampaui teritori AS. Berdasarkan laporan Dana Moneter Internasional (IMF), sebagian besar indeks ekonomi AS mencapai rekor terburuk sepanjang sejarah negeri ini. Lonjakan defisit tertinggi dalam neraca perdagangan AS sepanjang sejarah, utang terbanyak pemerintah AS dalam beberapa dekade terakhir, defisit neraca keuangan pemerintah yang tidak pernah terjadi sebelumnya, lonjakan angka pengangguran dan turunnya tabungan nasional dalam tiga dekade terakhir, menunjukan kondisi buruk ekonomi AS pada tahun terakhir pemerintahan Bush. Diprediksikan defisit neraca perdagangan AS hingga akhir tahun ini mencapai angka 634 milyar USD. Berdasarkan laporan IMF, utang bersih pemerinta AS hingga tahun 2008 akan melampaui angka 6.800 milyar USD. Tanda lain dari jebloknya ekonomi AS adalah penurunan volume tabungan hingga 13 % dibandingkan dengan neraca produksi bruto dalam negeri. Resesi keuangan terbaru, sejatinya menunjukan keterpurukan ekonomi AS.</p>
<p><span id="more-1159"></span></p>
<p>Resesi ekonomi AS berawal dari bangkrutnya bank-bank raksasa kredit properti yang kemudian menggoyang sistem moneter AS. Bank-bank seperti Fannie Mae, Freddie Mac dan Lehman Brothers sebagai bank kredit properti terbesar di AS, memiliki total investasi ribuan milyar USD. Kebangkrutan bank-bank tersebut dipicu oleh ketidakmampuan jutaan warga AS dalam membayar pinjamannya, akibat lonjakan angka inflasi dan meningkatnya suku bunga. Sebagai contoh, lembaga finansial Lehman Brothers dengan investasi sekitar 600 milyar USD, harus membayar debit lebih dari angka investasinya. Bank-bank tersebut membentur krisis karena para debitor, dengan berbagai alasan, tidak mampu membayar cicilan utang propertinya dan pihak bank pun akhirnya melelang rumah-rumah mereka. Namun, ternyata bank tidak mampu menjual rumah-rumah tersebut. Hal inilah yang menyebabkan turunnya harga rumah dan terpuruknya pasar properti.</p>
<p>Berdasarkan data statistik, dilaporkan sekitar 9 juta warga AS tidak mampu membayar cicilan kredit rumah mereka. Pasar properti memainkan peran penting di pasar keuangan dan investasi AS. Setiap perubahan di pasar properti, sekali lagi berdampak besar terhadap perekonomian AS. Mayoritas warga AS meminjam uang untuk membeli rumah dan bank-bank AS pun memberikan kredit hingga 95 % dari nilai rumah tersebut kepada nasabah.</p>
<p>Pasca peristiwa 11 September 2001, pemerintahan Bush menerapkan kebijakan penurunan suku bunga sebagai upaya menggenjot sektor keuangan dan industri AS. Suku bunga 6% dalam waktu singkat di AS turun hingga 1%. Kebijakan ini diambil Bush untuk mencegah terpuruknya ekonomi AS dan menahan laju penurunan lebih besar nilai saham di pasar bursa Wall Street. Menyusul penurunan suku bunga ini, permintaan kredit terutama di sektor properti melonjak. Dengan kenaikan permintaan kredit properti tersebut, neraca permintaan (demand) pembelian rumah melampaui penawarannya (supply) dan harga properti pun meroket. Pada saat harga properti melonjak, harga minyak dunia melambung dan terjadi kenaikan inflasi di AS. Kenaikan harga properti dan minyak ini memicu lonjakan suku bunga yang berdampak anjloknya harga rumah, karena debitor tidak mampu mengembalikan cicilan kredit rumahnya.</p>
<p>Munculnya krisis di pasar properti AS menyebabkan anjloknya nilai saham di pasar bursa Wall street, melebihi angka penurunan pasca peristiwa 11 September 2001. Presiden AS mencabut seluruh programnya dan mengadakan rapat darurat dengan pejabat tinggi ekonomi AS di Gedung Putih. Pertemuan ini berbuah usulan program penyelamatan ekonomi yang diajukan kepada Kongres dengan anggaran sebesar 700 milyar USD. Namun delegasi dari dua partai Demokrat dan Republik menolak usulan Bush tersebut. Republikan menolak program penyelamatan ekonomi Bush dan menentang intervensi pemerintah dalam penanganan resesi keuangan. Hal itu dinilai bertentangan dengan ketentuan ekonomi liberal yang dianut negeri Paman Sam. Adapun anggota Demokrat yang menolak usulan Bush mengemukakan pertanyaan mengapa para pembayar pajak AS harus membayar kekeliruan manajemen dan kerakusan bank-bank dan lembaga finansial swasta? Setelah dilakukan berbagai revisi pada usulan pertama, akhirnya Kongres AS mengesahkan program penyelamatan ekonomi Bush. Namun kini muncul pertanyaan, seberapa besar dampak program penyelamatan ekonomi mampu mengontrol kebangkrutan bank-bank dan lembaga keuangan serta efek domino resesi keuangan terakhir tersebut?</p>
<p>Para pejabat di Departemen Perbendaharaan AS berkeyakinan bahwa program penyelamatan ekonomi Bush hanya satu langkah untuk mengontrol resesi keuangan dan dampaknya dalam waktu dekat dinilai tidak dapat diprediksikan. Saat ini saja, imbas resesi keuangan AS terlihat jelas dalam kehidupan sehari-hari warga AS. Turunnya pertumbuhan ekonomi AS dan lonjakan angka pengangguran merupakan dampak terdekat dari krisis keuangan AS. Selama bulan September saja, 150 ribu warga AS kehilangan pekerjaannya dan angka ini menunjukan data statistik terburuk sepanjang lima tahun terakhir.</p>
<p>Dampak resesi ekonomi AS di kancah global, lebih mengacu pada mitra-mitra AS di Eropa. Mengingat kedekatan hubungan dan transaksi antara pasar keuangan dan investasi Eropa dan AS, kini Uni Eropa menjadi pihak yang paling terancam akibat resesi keuangan di AS. Di Eropa pun bank-bank raksasa dan lembaga keuangan yang terjun di sektor properti berada diambang kebangkrutan. Presiden Perancis dan pemimpin periodik Uni Eropa Nicolas Sarkozy, dengan mengajukan program penyelamatan ekonomi seperti milik Bush, berupaya mengambil inisiatif untuk menangani resesi keuangan di Eropa. Ide Sarkozy diawali dengan mengalokasikan dana dengan nilai investasi 300 milyar Euro dan mengadakan rapat darurat dengan para pejabat tinggi Jerman, Inggris, dan Italia. Namun sebelum pertemuan segi empat Paris, Jerman, Inggris dan Italia menentang usulan Perancis dan karena dinilai telah keluar dari kesepakatan dalam pertemuan Paris. Para pemimpin empat negara adidaya ekonomi Eropa dalam pertemuan Paris hanya bersepakat bahwa dengan fleksibilitas lebih besar dalam ketentuan Uni Eropa, negara-negara anggota bisa mengambil keputusan di tingkat nasional terkait resesi keuangan. Eropa hingga kini menyuntikan milyaran euro kepada bank-bank dan lembaga keuangan yang berada diambang kebangkrutan. Pada tahap lain, negara-negara Eropa juga menjamin seluruh tabungan dan deposito pribadi, untuk mengatasi kekhawatiran dan mencegah perluasan aksi rush warga Eropa.</p>
<p>Sejatinya resesi keuangan terbaru dengan jelas menunjukan rapuhnya model perekonomian liberal. Berlanjutnya kondisi ini dapat menyeret negara-negara yang menganut sistem ekonomi kapitalis ke dalam jurang krisis yang lebih dalam dan akut. Tampaknya, pasca resesi keuangan ini reda, negara-negara Barat akan mulai meninggalkan sistem perekonomian Liberal dengan mengeluarkan kebijakan intervensi dan kontrol lebih besar di pasar-pasar keuangan dan investasi. Kebijakan tersebut ditempuh untuk menekan laju krisis yang tidak terkontrol dengan dampaknya yang menggurita. Namun poros terjadinya krisis ini berawal dari proses runtuhnya perekonomian kapitalis Barat. Bagaimanapun bagi berbagai negara dunia terutama negara-negara dunia ketiga, mengekor sistem liberalisme ekonomi politik Barat hanya akan menghancurkan diri sendiri.</p>
&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadsamantho.wordpress.com/1159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadsamantho.wordpress.com/1159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadsamantho.wordpress.com/1159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadsamantho.wordpress.com/1159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadsamantho.wordpress.com/1159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadsamantho.wordpress.com/1159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadsamantho.wordpress.com/1159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadsamantho.wordpress.com/1159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadsamantho.wordpress.com/1159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadsamantho.wordpress.com/1159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadsamantho.wordpress.com&blog=833033&post=1159&subd=ahmadsamantho&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadsamantho.wordpress.com/2008/10/15/resesi-keuangan-as-pusaran-badai-ekonomi-barat/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/ahmadsamantho-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">samantho</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indonesian.irib.ir/templates/ja_avior/images/pdf_button.png" medium="image">
			<media:title type="html">PDF</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indonesian.irib.ir/templates/ja_avior/images/printButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">Print</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://indonesian.irib.ir/templates/ja_avior/images/emailButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">E-mail</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/american-dollar-toilet-paper.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">american-dollar-toilet-paper</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Krisis Keuangan Global</title>
		<link>http://ahmadsamantho.wordpress.com/2008/10/15/krisis-keuangan-global/</link>
		<comments>http://ahmadsamantho.wordpress.com/2008/10/15/krisis-keuangan-global/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 04:53:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadsamantho</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jihad]]></category>

		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsamantho.wordpress.com/?p=1157</guid>
		<description><![CDATA[Krisis Besar di Utara, Kerusakan Besar di Selatan   
13.10.08
Oleh: RUDI HARTONO
Beberapa bulan terakhir, badai krisis sektor financial yang berkecamuk di AS dan dengan cepat menjalar ke Negara Eropa dan Asia, telah menjadi “subjek” pembicaraan utama berbagai debat-debat bukan saja diantara para ekonom, tapi juga aktifis gerakan sosial. Lebih jauh, perdebatan-perdebatan tersebut telah melahirkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2><a href="http://arahkiri2009.blogspot.com/2008/10/krisis-besar-di-utara-kerusakan-besar.html">Krisis Besar di Utara, Kerusakan Besar di Selatan</a> <span class="item-controlblog-adminpid-1183594853"><a title="Edit Post" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=286127223666358911&amp;postID=7704346445856989390"><span class="quick-edit-icon"> </span> </a></span></h2>
<p class="MsoNormal">13.10.08</p>
<p><strong>Oleh: RUDI HARTONO</strong></p>
<p>Beberapa bulan terakhir, badai krisis sektor financial yang berkecamuk di AS dan dengan cepat menjalar ke Negara Eropa dan Asia, telah menjadi “subjek” pembicaraan utama berbagai debat-debat bukan saja diantara para ekonom, tapi juga aktifis gerakan sosial. Lebih jauh, perdebatan-perdebatan tersebut telah melahirkan ketidakpercayaan besar terhadap solusi neoliberal, yang diprakarsai oleh Negara kapitalis maju dan institusi keuangan internasional, untuk dapat menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi dan keadilan sosial pada saat ini. Kendati harus memohon “Negara” untuk turun tangan mengatasi krisis yang paling besar mengancam piring orang-orang kaya, akan tetapi derap laju krisis kian tak terhambat.</p>
<p><span id="more-1157"></span></p>
<p>American International Group (AIG), penerima dari $ 85 miliar pinjaman dari pemerintah, hanya beberapa hari telah menghabiskan $ 61 miliar, tapi tanda-tanda krisis berakhir belum kelihatan. Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy mengatakan, bahwa “ide pasar adalah selalu benar adalah ide gila”. Hal senada diungkapkan Menteri Keuangan Jerman, Steinbrück, bahwa ide laisse-faire, yang selama ini dipraktekkan dan membimbing pada krisis subprime-mortage, adalah sesuatu yang sangat berbahaya. Pemimpin Perancis dan Jerman telah memanggil seluruh pemimpin eropa untuk membahas strategi regional dan global dalam menangani krisis financial yang bermula di AS.</p>
<p><span class="fullpost"><strong>Makna politik dan ideologis dibalik Krisis finansial</strong></span></p>
<p><span class="fullpost">Krisis financial yang melanda AS saat ini, sebenarnya bagian dari penyakit kapitalisme; sebuah sistim yang memelihara konflik inheren dalam system produksi dan produksi barang-jasa. Namun, seperti yang ditunjukkan Marx lebih dari 150 tahun yang lalu, kapitalisme memiliki mekanisme internal – menekan upah pekerja, reorganizing produksi, dan intervensi negara - yang memungkinkan untuk pulih dari krisis ini. Sehingga tak dapat disimpulkan, bahwa serangkaian krisis akan secara otomatis menggulingkan kapitalisme.</span></p>
<p><span class="fullpost">Seperti yang dijelaskan oleh Walden Bello, dalam artikelnya “Sebuah Pengantar Tentang Ambruknya Wall Street”, bahwa Ambruknya Wall Street tidak hanya disebabkan oleh keserakahan dan ketiadaaan regulasi pemerintah terhadap sektor yang hiperaktif. Ia berasal dari krisis produksi-berlebih (overproduction) yang telah menjangkiti kapitalisme global sejak pertengahan dekade tujuh-puluhan. Kita telah menyaksikan krisis semacam ini sejak 25 tahun yang lalu; dimulai dengan ledakan pasar modal tahun 1987, kolapsnya simpanan dan pinjaman diakhir 1980-an dan awal 1990-an, dan ledakan dari gelembung dot.com pada bagian awal dekade ini. Tetapi itu hanya satu aspek krisis keuangan itu sendiri, yang merupakan masalah besar dari masalah financialization dari ekonomi kapitalis yang telah berlangsung selama beberapa dekade.</span></p>
<p><span class="fullpost">Sejak periode kemunduran ekonomi kapitalis era-1970-an, kita menemukan bahwa perkembangan ekonomi kapitalis cenderung pada perlambatan dan stagnasi. Ini nyata dalam ekonomi AS, dimana mereka mencoba merangsang ekonomi yang stagnan dengan menggenjot permintaan, salah satu caranya adalah peningkatan anggaran untuk kemiliteran. Cara lainnya adalah merombak system kekuangan, yakni keuntungan besar dari pemilik modal tidak menemukan saluran untuk di-investasikan, selain sektor financial. Terjadilah pertumbuhan sektor financial yang melebihi sektor ekonomi real. Finansialisasi ekonomi telah mengubah ekonomi riil (ekonomi yang berpusat pada produksi) untuk spekulasi keuangan. System ini berkembang hiper-aktif dan tanpa kendali dari institusi manapun, termasuk Negara.</span></p>
<p><span class="fullpost">Karena keuntungan tidak didasarkan atas nilai yang diciptakan, operasi investasi dapat menjadi sangat rentan dan harga-harga saham, surat hutang, dan bentuk investasi lainnya dapat dengan sangat radikal menjauhi nilai riilnya - contohnya, saham untuk memulai perusahaan Internet (startups) yang nilainya terus meningkat karena didorong terutamanya oleh penilaian finansial yang meroket, dan kemudian jatuh. Dengan begitu, profit bergantung dari pengambilan keuntungan terhadap harga yang menanjak menjauhi nilai komoditasnya, kemudian penjualan dalam kenyataannya akan memaksakan &#8216;koreksi&#8217;, yakni kejatuhan kembali ke nilai riil. Peningkatan harga aset yang secara radikal menjauhi nilai aslinya adalah apa yang disebut dengan pembentukan gelembung. Karena keuntungan sangat bergantung pada aksi-aksi spekulatif, maka tidaklah mengejutkan bila sektor finansial hinggap dari satu gelembung ke gelembung lainnya, atau dari satu mania spekulatif ke mania lainnya. Karena dikendalikan oleh mania spekulatif, kapitalisme yang dikendalikan finansial mengalami serangkaian krisis finansial sejak pasar modal dideregulasi dan diliberalisasi pada tahun 1980an. (Walden Bello, 2008)</span></p>
<p><span class="fullpost">Akan tetapi, krisis yang terjadi sekarang ini berikut tindakan-tindakan politik yang diambil pemerintah AS (dana talangan sebesar USD 700 Milyar, nasionalisasi fannie mae, freddie mac, dan AIG (Perusahaan asuransi terbesar di dunia), uang penjaminan deposito reksadana sebesar USD 3,4 trilyun, larangan penjualan saham keuangan dalam waktu singkat) telah melahirkan sejumlah kesimpulan; <em>pertama</em>, krisis ini telah berdampak luas dan susah dipulihkan dalam waktu singkat. Hal tersebut beresiko melahirkan ketidakpercayaan terhadap “kemanjuran model ekonomi Anglo-Amerika” atau neoliberalisme secara umum. <em>Kedua</em>, Beberapa langkah ekonomi yang dilakukan Pemerintah AS, otoritas keuangan internasional, dan petinggi dunia , telah menggugurkan keyakinan orang terhadap “neoliberalisme” dan Washintong consensus”. Boleh jadi, system ini sudah tamat riwayatnya. <em>Ketiga</em>, krisis ini telah merosotkan wibawa dan hegemoni AS dalam geopolitik global dan membuka “ruang baru” bagi pemain non-barat, seperti Cina, Brazil dan India. Kemerosotan dunia imperialis juga memberikan kekuatan berlipat ganda bagi kemajuan kerjasama Negara-negara yang sedang mengembangkan alternatif, terutama Amerika Latin (Venezuela, Bolivia, Kuba, Paraguay, Argentina, Ekuador). Inisiatif pembangun Bank Selatan yang dimototi Venezuela akan memberikan dorongan kuat bagi lahirnya tatananan alternatif.</span></p>
<p><span class="fullpost"><strong>Dampak Terburuk dari Krisis</strong></span></p>
<p><span class="fullpost">Skema bailout akan mengalami kemacetan. Solusi gampangan ini tidak akan dapat meredam pendalaman. Setidaknya ada beberapa alasan untuk mengatakan bahwa skema ini akan mengalami kegagalan; </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Pertama</em>, Krisis bukan terutama terletak pada masalah likuiditas, tapi ini adalah masalah kerakusan luar biasa untuk memperoleh keuntungan, tanpa ada penambahan nilai baru. Ini hanya untuk menaikkan moral investor dan menghilangkan kepanikan pasar, tapi tak akan menyentuh pada akar persoalan itu sendiri. Ibaratnya memasukkan angin pada ban kempes tanpa menutup “lobang anginnya”. </span><br />
<em><br />
<span class="fullpost">Kedua</span></em><span class="fullpost">, skema bailout tidak berfungsi dan tak berguna karena nilai dana talangan tidak sebanding dengan nilai asset yang telah melayang/menguap. Menurut Laporan Washington Post (29/09/08) : </span><br />
<span class="fullpost">Dua puluh lembaga keuangan terbesar didunia memiliki gabungan total $ 2,3 triliun di subprimemortage hingga 30 Juni. Dan mereka melaporkan penjualan lain $ 1,2 triliun di Subprimemortage yang berhubungan dengan investasi, di mana berharap ratusan milyar dolar uang. Angka-angka itu tidak termasuk investasi yang berasal dari pinjaman dalam cara lebih rumit, seperti Agunan kewajiban hutang. </span><br />
<span class="fullpost">Kategori nilai kerugian subprime-mortage bertambah menjadi 4,7 Trilyun dollar AS untuk kewajiban 20 lembaga keuangan. Ini hampir sama dengan tujuh kali lipat dari nilai yang ditawarkan oleh Paulson/Bernake sebesar 700 Milyar dollar. </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Ketiga</em>, masalah bailout hanya untuk mengatasi masalah lembaga keuangan yang memiliki masalah asset, tapi tidak sudi menyelesaikan persoalan “kesalahan financial” itu sendiri. Baliout tidak mengurangi penderitaan orang miskin yang terancam kehilangan rumah (tunawisma), kehilangan dana pension, kehilangan asuransi kesehatan, bahkan lapangan pekerjaan. Skema ini hanya mengalihkan beban ekonomi kepada orang miskin dan mengamankan dapur orang kaya. </span></p>
<p><span class="fullpost">Krisis financial di AS benar-benar memukul anggaran AS, yang sebelumnya dihambur-hamburkan guna membiayai perang “membunuh kemanusiaan” di Irak dan Afghanistan. Dalam enam bulan terakhir, upah pekerja terus-menerus menurun hingga Juni lalu. Total penurunan tersebut belum setengah dari tujuh bulan pertama dari resesi sebelumnya, tahun 2001. </span></p>
<p><span class="fullpost">Yang cukup beresiko dari prospek ekonomi AS kedepan adalah masalah utang, yang nilainya sudah mencapai “US $ 637 triliun” (Hodges, 2008). utang pemerintah (sebagian besar itu hasil pengeluaran militer dan potongan pajak dan lainnya &#8220;insentif&#8221; untuk perusahaan dan kaum kaya), konsumen dari semua jenis hutang, dan hutang perusahaan. Di AS, hutang rumah tangga mencapai $ 12 triliun. Rata-rata orang menghabiskan 14 persen dari pendapatan mereka hanya untuk melayani pembayaran hutang. Amerika Serikat memiliki deficit pada account berjalan di sekitar $ 2 miliar per hari dan jumlah hutang telah meningkat dari 1,5 kali dari produk domestik bruto (PDB) di pertengahan 1970-an dan 3,5 kali PDRB hari ini. Peningkatan hutang akan berarti pemotongan belanja publik dan privatisasi. </span></p>
<p><span class="fullpost">Seperti yang sering diulang dalam pandangan Marxisme, bahwa kapitalisme tidak begitu mudah untuk digulingkan. Pertama, istilah krisis tidak berarti roboh, dan tidak berarti tidak menumpuk (resesi, depresi, menurun). Sebuah krisis adalah menimbulkan perpecahan atau gangguan pada jaringan hubungan ekonomi yang tetap beroperasi dengan cara biasa. Apakah ia memicu kegagalan atau bahkan menumpuk persoalan, sangat tergantung pada apa yang terjadi selanjutnya. Ekonomi  AS, untuk saat ini belum roboh, dan isu ini terlalu dini untuk memprediksi bahwa AS akan roboh seketika. AS dengan kekuasaan imperium yang sudah dibangunnya sekian lama akan memobilisasi seluruh bangsa untuk mengatasi krisisnya. Kedua, bahwa krisis financial telah melahirkan keguncangan dan instabilitas dalam salah satu sub-sistem kapitalisme global, yakni keuangan, tapi masih bisa disubtitusi oleh system itu sendiri. Apa yang dikatakan sebagai rancangan ekonomi baru, semacam new-deal di era-great depression 1930an, sedang melonggarkan intervensi Negara untuk membalikkan kepercayaan public terhadap system keuangan AS. </span></p>
<p><span class="fullpost">Siapun yang terpilih dalam pemilu Presiden pada bulan November 2008 kemungkinan akan menghadapi persoalan yang sama &#8220;stagflation&#8221; - kombinasi dari harga inflasi dan stagnasi ekonomi - yang mana Nixon, Ford, dan Carter bergumul pada masalah yang hampir sama pada tahun 1970-an. </span><br />
<span class="fullpost"><strong>Pengaruh Terdekat terhadap Ekonomi Indonesia</strong></span></p>
<p><span class="fullpost">Globalisasi telah menyatukan unit-unit nasional yang terpisah dalam sebuah unit tunggal yang beroperasi secara global. Sehingga susah untuk memikirkan adanya keterpisahan ekonomi (decoupling) ditengah globalisasi tersebut. Kejatuhan Wall-street, yang dengan segera diikuti dengan kejatuhan bursa saham di berbagai belahan dunia, termasuk bursa saham primadona di Asia. Mata uang Jepang saat ini perdagangkan di sekitar ¥ 141 per-dollar AS. Akibatnya, produk Jepang begitu murah dan impornya menjadi rendah. Perhatian juga mengarah pada ekonomi Cina. Seperti yang diketahui, bahwa pelemahan mata uang yen akan berdampak terhadap perdagangan China yang dikendalikan nilai tukar. </span></p>
<p><span class="fullpost">Indonesia</span><span class="fullpost"> sendiri akan menderita kerugian besar. <em>Pertama</em>, krisis financial di AS akan berdampak buruk terhadap perdagangan Indonesia. AS merupakan tujuan ekspor terbesar kedua Indonesia setelah Jepang. Gangguan financial di Negara tersebut akan berpengaruh pada kemampuan financial mereka dalam membiayai impornya dan tentu saja mengurangi volume ekspor kita. </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Kedua</em>, kerusakan yang mengganggu system financial di AS dan Negara-negara kapitalis maju membutuhkan mobilisasi sumber anggaran dan dana yang cukup besar. Hal tersebut harus dipenuhi dengan menarik semua dana-dana yang mengalir dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, untuk disuntikkan dalam ekonomi AS. Sebagai Negara yang bergantung pada investasi asing, tentu ekonomi Indonesia begitu “terganggu” dalam beberapa tahun kedepan jika aliran investasi tersebut terhenti/mengecil. </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Ketiga</em>, guna mencegah “krisis financial” tidak mematikan system yang sedang berjalan, maka segala jalan untuk memobilisasi dana, termasuk dana dari kaum pekerja dan rakyat miskin diberbagai belahan dunia, harus dilakukan. Mereka akan mengintensifkan “penghisapan” terhadap tenaga pekerja, dengan upah rendah, pengurangan anggaran public guna dialirkan lewat skema pembayaran utang luar negeri, kebijakan moneter yang longgar, dan cara-cara lainnya. ekonomi Indonesia akan sangat rentan terhadap pelarian capital (capital outflow) akibat desakan-desakan tersebut.</span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Keempat</em>, krisis financial akan menjalar pada perbankan. Kebijakan uang ketat, sektor usaha kecil dan industri menengah yang bergantung pada kredit murah dan lunak akan mendapatkan kesulitan besar. Sektor usaha kecil dan menengah yang selama ini menggerakkan perekonomian terancam kolaps. </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Kelima</em>, dampak meluas dari krisis financial di AS, jika solusinya tidak dikelolah dengan baik oleh pemerintah akan memicu meningkatnya inflasi. Sebagai contoh, pendekatan pemerintah Indonesia masih sangat moneteris, dan mengabaikan aspek-aspek lain yang begitu rentan mempengaruhi inflasi; seperti harga kebutuhan pokok, daya beli masyarakat, dan sebagainya.</span><br />
<strong><br />
<span class="fullpost">Dapatkah Krisis sekarang Ini Seperti Krisis tahun 1997</span></strong></p>
<p><span class="fullpost">Ini merupakan kekhawatiran terbesar sejumlah analis ekonomi. Tapi, persoalan kekhawatiran tersebut tidak terlalu terletak pada dampak lansung dari krisis financial di AS, akan tetapi dari model pengelolaan (model antisipasi) yang dilakukan pemerintah. Meskipun, pemerintah berkali-kali mewanti-wanti, bahwa fundamental ekonomi Indonesia sudah lebih baik ketimbang tahun 1997, tetapi penutupan BEI selama beberapa hari menciptakan kekhawatiran besar, belum lagi pemerintah masih begitu percaya terhadap solusi neoliberalisme. </span></p>
<p><span class="fullpost">Dari segi daya merusaknya, jelas bahwa krisis sekarang ini jauh lebih dalam ketimbang krisis tahun 1997, karena sejumlah problem ekonomi yang mendahului sudah ber-akumulasi dan akan menghadirkan kombinasi merusak dengan hebat. Tapi belum terbayang bahwa krisis akan datang seketika dan menghancurkan seluruh perekonomian Indonesia (spontan). Setidaknya ada beberapa alasan untuk ini; </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>pertama</em>, bahwa kejatuhan permintaah dari AS akan disubtitusi oleh permintaan dari China. Perlambatan ekonomi yang berlangsung di AS dan Negara lainnya akan bergeser pada pertumbuhan internal dari ekonomi China. </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Kedua</em>, krisis mungkin masih berlangsung pada tahap likuiditas, belum pada Solvabilitas (kemampuan membayar utang). Sejumlah pengamat berpendapat bahwa krisis masih berkonsentrasi pada likuiditas dan kepanikan dipasar keuangan, dan belum pada kesanggupan membayarkan hutang. Lagipula, keuntungan perusahaan dari non-keuangan masih tinggi. </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Ketiga</em>, Pemerintah sedikit sudah menetralisir dan mempertahankan likuiditas perbankan dengan mengeluarkan Perppu menyangkut perubahan terhadap UU Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yang menaikkan jumlah penjaminan simpanan dari Rp100 juta, menjadi maksimal Rp. 2 miliar bagi setiap nasabah. </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Keempat</em>, pertimbangan untuk mempertahankan iman dan kepercayaan terhadap “kemakmuran” financial boleh jadi ditinggalkan, sebagai jalan terbaik menghindari krisis dan kehancuran yang berdaya rusak lebih besar. Boleh jadi, intervensi Negara semakin diperlukan untuk menata kembali jalan berkuasanya capital dan memperluas ekspansinya. </span></p>
<p><span class="fullpost"><strong>Tapi ada beberapa catatan penting menurut saya, yang tetap mengundang kekhawatiran, bahwa pengaruh krisis financial di AS akan merobohkan perekonomian Indonesia</strong>; <em>pertama</em>, kebijakan pemerintah untuk mendorong BUMN untuk mem- buy-back kembali sahamnya, guna menenangkan pasar saham, justru bermakna menggelontorkan modal yang cukup besar untuk menalangi investor asing dan perusahaan financial. Seharusnya, triliunan rupiah yang dianggarkan untuk buyback dipakai untuk memperkuat produksi nasional dan menciptakan lapangan kerja.</span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Kedua</em>, kebijakan pengetatan perbankan akan menyusahkan industri nasional, pengusaha menengah dan kecil untuk mendapatkan akses permodalan. Kesulitan ini dapat mendorong kolapsnya industri dalam negeri &#8212;yang dalam beberapa tahun terakhir sudah cukup menderita akibat liberalisme ekonomi, yang berpotensi mendorong PHK massal.</span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Ketiga</em>, selama krisis financial berlangsung, kemungkinan pengalihan capital pada spekulasi harga komoditi dan energi akan terjadi, sehingga mendongkrak harga komoditas dan harga energi. Jika hal ini tidak cukup diantisipasi, maka mendorong inflasi cukup tinggi, termasuk beban ekonomi yang harus ditanggung rakyat miskin makin membesar. </span></p>
<p><span class="fullpost">Ekonom INDEF Iman Sugema memaparkan, bahwa Krisis moneter 1998 disinyalir akan terulang saat ini. Bahkan, indikator krisis saat pada tahun ini jauh melampaui indikator saat krisis pada 10 tahun silam. Indikatornya adalah total hot money hingga 1998 sebesar USD14,8 miliar. Sementara total hot money dari 2002-2007 senilai USD24,5 miliar. Sementara total utang luar negeri hingga 1998, menurutnya, sebesar USD54 miliar. Saat ini total utang luar negeri USD88 miliar.</span></p>
<p><span class="fullpost">Tipe krisis yang dihadirkan neoliberalisme justru sudah menjadi gambaran nyata hari ini. System neoliberal telah membelah masyarakat; dimana mayoritas terus-menerus digerogoti dan miskin, sedangkan minoritas semakin kaya dan makmur. </span></p>
<p><span class="fullpost"><strong>Anti-Neoliberal Mendekati Pemilu 2009</strong></span></p>
<p><span class="fullpost">krisis di AS, yang juga merupakan Negara utama penyokong neoliberalisme, telah melahirkan sejumlah pertanyaan dan keraguan; pertama, soal validitas untuk memelihara dan mempertahankan system neoliberal yang sudah terbukti gagal, bahkan di Negara asalnya. Kedua, menyuburkan harapan untuk melakukan transformasi sosial yang sifatnya mendasar dalam system untuk keluar dari kapitalisme. </span></p>
<p><span class="fullpost">Banyak orang harus mengakui kegagalan tersebut, meskipun tidak mau mengakui kegagalan sistim kapitalisme secara mendasar. Tapi setidaknya, kegagalan neoliberalisme, ambruknya wall-street, dan keterlibatan Negara untuk menyelamatkan kaum kaya dari krisis, akan menjadi menyuburkan lahan propaganda kaum pergerakan, dalam segala arena.</span></p>
<p><span class="fullpost">Jika krisis financial berdampak luas, dan bermula di hadapan pemilu 2009, boleh jadi akan menjadi kesulitan besar bagi politisi neoliberal dan lahan propaganda menguntungkan bagi kalangan anti-neoliberal. Terlepas dari itu, kejatuhan neoliberal akan dimanfaatkan banyak spektrum politik dan ideology untuk mencari dukungan dari rakyat. Mereka akan berlomba-lomba memanfaatkan retorika anti-neoliberal dalam pengertian yang kacau balau, untuk mendulang keuntungan politik lewat pemilu. </span></p>
<p><span class="fullpost">Sehingga, perlu sebuah desain kampanye dari kaum pergerakan, yang benar-benar substansial menghajar kelemahan ekonomi neoliberal, yang disodorkan sekaligus untuk menjembatani kampanye “haluan ekonomi baru”. Menurut saya, sehubungan dengan krisis ini, kaum pergerakan dapat memikirkan beberapa hal;</span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Pertama</em>, pengontrolan terhadap pertukarang mata uang dan pengetatan system keuangan guna mencegah semakin banyaknya pelariang keluar capital (capital flight). </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Kedua</em>, pengelolaan anggaran seharusnya memberikan ruang yang lebih besar untuk belanja public (pendidikan dan kesehatan), perbaikan upah pekerja, pembukaan lapangan kerja, perbaikan infrastruktur, dan strategi industrialisasi. Pos anggaran yang selama ini mengalir ketangan orang kaya (BLBI), dana rekapitulasi, dan hutang luar negeri, secepatnya dihentikan dan kucurkan untuk pengembangan ekonomi rakyat. </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Ketiga</em>, mendukung proyek pembangunan alternatif yang berlandaskan solidaritas, seperti yang diperjuangkan Chaves dengan Bank Selatan, kerjasama ALBA, dan proyek kerjasama diluar skema neoliberal. </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Keempat</em>, menghentikan sepenuhnya praktek neoliberalisme di Indonesia.</span></p>
<p><span class="fullpost"><strong>Penutup</strong></span></p>
<p><span class="fullpost">Krisis ini benar-benar akan merombak keyakinan politik sejumlah politisi di Indonesia. Angin “ketidakpercayaan” terhadap neoliberal akan terus bertiup, setidaknya mendekati pemilu 2009. tapi terlepas dari hal semacam itu, kaum pergerakan tetap punya kewajiban untuk menciptakan “sedikit ruang” untuk mendiskusikan masalah ini, dan respon politik yang dibutuhkan. Setidaknya dalam proyek memperdalam ketidakpercayaan terhadap neoliberalisme. </span></p>
<p><span class="fullpost"><em>Penulis adalah Pengelolah Jurnal Arah-KIRI dan Peneliti di Lembaga Pembebasan Media dan Ilmu Sosial (LPMIS)</em></span></p>
&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadsamantho.wordpress.com/1157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadsamantho.wordpress.com/1157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadsamantho.wordpress.com/1157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadsamantho.wordpress.com/1157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadsamantho.wordpress.com/1157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadsamantho.wordpress.com/1157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadsamantho.wordpress.com/1157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadsamantho.wordpress.com/1157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadsamantho.wordpress.com/1157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadsamantho.wordpress.com/1157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadsamantho.wordpress.com&blog=833033&post=1157&subd=ahmadsamantho&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadsamantho.wordpress.com/2008/10/15/krisis-keuangan-global/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/ahmadsamantho-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">samantho</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Kekeliruan Wacana Anti RUU Pornografi</title>
		<link>http://ahmadsamantho.wordpress.com/2008/10/14/10-kekeliruan-wacana-anti-ruu-pornografi/</link>
		<comments>http://ahmadsamantho.wordpress.com/2008/10/14/10-kekeliruan-wacana-anti-ruu-pornografi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 06:21:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadsamantho</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jihad]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsamantho.wordpress.com/?p=1153</guid>
		<description><![CDATA[Seusai Ramadhan ini, DPR akan membicarakan kembali RUU Pornografi
 yang kontroversial. Ada harapan,RUU ini bisa disahkan menjadi UU
sebelum akhir tahun. Kritik terhadap draft RUU yang beredar sudah
banyak terdengar. Sebagian kritik bahkan sampai pada tahap &#8220;Hanya
satu kata – Lawan!&#8221;. Sembari mengakui bahwa RU tersebut masih
mengandung beberapa hal yang perlu diperdebatkan, saya merasa salah
satu persoalan yang mendasari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seusai Ramadhan ini, DPR akan membicarakan kembali RUU Pornografi</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;" dir="ltr"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> yang kontroversial. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ada</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> harapan,RUU ini bisa disahkan menjadi UU<br />
sebelum akhir tahun. Kritik terhadap draft RUU yang beredar sudah<br />
banyak terdengar. Sebagian kritik bahkan sampai pada tahap &#8220;Hanya<br />
satu kata – Lawan!&#8221;. Sembari mengakui bahwa RU tersebut masih<br />
mengandung beberapa hal yang perlu diperdebatkan, saya merasa salah<br />
satu persoalan yang mendasari ketajaman kontroversi adalah adanya<br />
kekeliruan mendasar dalam mempersepsikan dan menilai RUU ini. Saya<br />
ingin berbagi pandangan tentang apa yang saya lihat sebagai 10<br />
kekeliruan mendasar dalam kritik terhadap RUU. Laporan lebih lengkap<br />
tentang RUU Pornografi ini sendiri akan dimuat dalam Majalah Madina<br />
edisi Oktober ini.</span></p>
<p>Rangkaian kekeliruan cara pandang tersebut adalah:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;" dir="ltr"><span id="more-1153"></span></p>
<p><strong>1.RUU Pornografi ini bertentangan dengan <span class="yshortcuts"><span>hak asasi manusia</span></span> karena<br />
masuk ke ranah moral pribadi yang seharusnya tidak diintervensi<br />
negara.</strong></p>
<p>Argumen ini memiliki kelemahan karena isu pornografi bukanlah<br />
sekadar masalah moral. Di berbagai belahan dunia, perang terhadap<br />
pornografi dilancarkan karena masalah-masalah sosial yang<br />
ditimbulkannya. Pornografi diakui – bahkan oleh masyarakat akademik—<br />
sebagai hal yang berkorelasi dengan berbagai masalah sosial.<br />
Kebebasan yang dinikmati para pembuat media pornografis adalah<br />
sesuatu yang baru berlangsung sekitar 30-40 tahun terakhir.<br />
Sebelumnya untuk waktu yang lama, masyarakat demokratis di berbagai<br />
belahan dunia memandang pornografi sebagai &#8220;<span class="yshortcuts"><span>anak haram</span></span>&#8221; yang bukan<br />
hanya mengganggu etika kaum beradab tapi juga dipercaya membawa<br />
banyak masalah kemasyarakatan.</p>
<p>Saat ini pun, industri pornografi yang tumbuh pesat dalam beberapa<br />
dekade terakhir dipercaya mendorong perilaku seks bebas dan tidak<br />
sehat yang pada gilirannya menyumbang beragam persoalan<br />
kemasyarakatan: kehamilan remaja, penyebaran penyakit menular melalui<br />
seks, kekerasan seksual, keruntuhan nilai-nilai keluarga, aborsi,<br />
serta bahkan pedophilia dan pelecehan perempuan. Sebagian feminis<br />
bahkan menyebut pornogafi sebagai &#8220;kejahatan terhadap perempuan&#8221;.</p>
<p>Karena rangkaian masalah ini, plus pertimbangan agama, tak ada negara<br />
di dunia ini yang membebaskan penyebaran pornografi di wilayahnya.<br />
Bentuk pengaturannya memang tak harus dalam format UU Pornografi,<br />
namun dalam satu dan lain cara, negara-negara paling demokratis<br />
sekali pun mengatur soal pornografi.</p>
<p>Di sisi lain, argumen bahwa soal &#8220;moral&#8221; seharusnya tidak diatur<br />
negara juga memiliki kelemahan mendasar. Deklarasi Universal Hak-hak<br />
Asas Manusia (ayat 29), misalnya, secara tegas menyatakan bahwa<br />
pembatasan terhadap kebebasan berekspresi dapat dilakukan atas dasar,<br />
antara lain, pertimbangan moral dalam masyarakat demokratis. Hal yang<br />
sama tertuang dalam amandemen Pasal 28 UUD 1945. Dengan begitu,<br />
kalaupun RUU ini menggunakan pendekatan moral pun sebenarnya tetap<br />
konstitusional.</p>
<p><strong>2.RUU ini memiliki agenda penegakan syariah.</strong></p>
<p>Tuduhan ini sulit diterima karena RUU ini jelas memberi pengakuan<br />
hukum terhadap sejumlah bentuk pornografi. RUU ini menyatakan bahwa<br />
yang dilarang sama sekali, hanyalah: adegan persenggamaan,<br />
ketelanjangan, masturbasi, alat vital dan kekerasan seksual.<br />
Pornografi yang tidak termasuk dalam <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">lima</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> kategori itu akan diatur<br />
oleh peraturan lebih lanjut.</span></p>
<p>Dengan kata lain, RUU ini sebenarnya justru mengikuti logika<br />
pengaturan distribusi pornografi yang diterapkan di banyak negara<br />
Barat. Mengingat <span class="yshortcuts"><span>ajaran Islam</span></span> menolak semua bentuk pornografi, bila<br />
memang ada agenda Syariah, RUU ini seharusnya mengharamkan semua<br />
bentuk pornografi tanpa kecuali.</p>
<p>Dengan RUU ini, justru majalah pria dewasa seperti Popular, <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">FHM</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">, </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">ME</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">,<br />
Playboy (</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Indonesia</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">) akan memperoleh kepastian hukum. Mereka diizinkan<br />
ada, tapi pendistribusiannya akan diatur melalui peraturan lebih<br />
lanjut.</span></p>
<p>Memang benar bahwa kelompok-kelompok yang pertama berinsiatif<br />
melahirkan RUU ini, sejak 1999, adalah kelompok-kelompok Islam.<br />
Begitu juga dalam prosesnya, dukungan terhadap RUU ini di dalam<br />
maupun di luar parlemen, lazimnya datang dari komunitas muslim. Dalam<br />
perkembangan terakhir, bahkan pembelahannya nampak jelas: Konferensi<br />
Wali Gereja <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Indonesia</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> dan Persatuan Gereja </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Indonesia</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> meminta agar RUU<br />
tidak disahkan; <span class="yshortcuts"><span>Majelis Ulama Indonesia</span></span> mendukung RUU.</span></p>
<p>Namun kalau dilihat isi RUU, agak sulit untuk menemukan nuansa<br />
syariah di dalamnya. Ini yang menyebabkan <span class="yshortcuts"><span>Hizbut Tahrir </span></span><span class="yshortcuts"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Indonesia</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
secara terbuka mengeluarkan kritik terhadap RUU yang dianggap mereka<br />
sebagai membuka jalan bagi sebagian pornografi. Bagaimanapun, HTI<br />
juga secara terbuka menyatakan dukungan atas pengesahannya dengan<br />
alasan &#8220;lebih baik tetap ada aturan daripada tidak ada sama sekali&#8221;.</span></p>
<p><strong>3.RUU ini merupakan bentuk kriminalisasi perempuan.</strong></p>
<p>Tuduhan ini sering diulang-ulang sebagian feminis <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Indonesia</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">. Tapi,<br />
sulit untuk menerima tuduhan ini mengingat justru yang berpotensi<br />
terkena ancaman pidana adalah kaum lelaki. RUU ini mengancam dengan<br />
keras mereka yang mendanai, membuat, menawarkan, menjual, menyebarkan<br />
dan memiliki pornografi. Mengingat industri pornografi adalah<br />
industri yang dibuat dan ditujukan kepada (terutama) pria, yang<br />
paling terancam tentu saja adalah kaum pria.</span></p>
<p>RUU ini memang juga mengancam para model yang terlibat dalam<br />
pembuatan pornografi. Namun ditambahkan di situ bahwa hanya mereka<br />
yang menjadi model dengan kesadaran sendiri yang akan dikenakan<br />
hukuman. Dengan begitu, RUU ini akan melindungi para perempuan yang<br />
misalnya menjadi &#8220;model&#8221; porno karena ditipu, dipaksa, atau yang<br />
gambarnya diambil melalui rekaman tersembunyi (hidden camera).</p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Para</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> pejuang hak perempuan juga lazim berargumen bahwa RUU ini<br />
membahayakan kaum perempuan karena banyak model yang terjun ke dalam<br />
bisnis pornografi karena alasan keterhimpitan ekonomi. Sayangnya,<br />
kalau dilihat muatan pornografi yang berkembang <span class="yshortcuts"><span>di </span></span><span class="yshortcuts"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Indonesia</span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">, argumen<br />
itu nampak tidak berdasar. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Para</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> model pornografi itu tidak bisa<br />
disamakan dengan para pekerja seks komersial kelas bawah yang<br />
tertindas. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Para</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> model itu mengeruk keuntungan finansial yang besar<br />
dan sulit untuk membayangkan mereka melakukannya karena keterhimpitan<br />
dalam struktur gender yang timpang.</span></p>
<p><strong>4.Definisi pornografi dalam RUU sangat tidak jelas.</strong></p>
<p>Secara ringkas, definisi pornografi di dalam RUU ini adalah: &#8220;&#8221;materi<br />
seksualitas melalui media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka<br />
umum, yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau melanggar<br />
nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat&#8221;.</p>
<p>Para pengeritik RUU menganggap, definisi ini kabur karena<br />
penerapannya melibatkan tafsiran subjektiif mengenai apa yang<br />
dimaksudkan dengan &#8220;membangkitkan hasrat seksual&#8221; dan &#8220;melanggar<br />
nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat&#8221;. Karena kelemahan itu, para<br />
pengeritik menganggap RUU sebaiknya ditunda atau dibatalkan<br />
pengesahannya.</p>
<p>Kritik semacam ini tidak berdasar karena definisi soal pornografi<br />
yang lazim berlaku di seluruh dunia – kurang lebih – seperti yang<br />
dirumuskan dalam RUU itu. Ensiklopedi Encarta 2008, misalnya menulis<br />
pornografi adalah film, majalah, tulisan, fotografi dan materi<br />
lainnya yang eksplisit secara seksual dan bertujuan untuk<br />
membangkitkan hasrat seksual. English Learner&#8217;s Dictionary (1986-<br />
2008) mendefinisikan pornografi sebagai literatur, gambar film, dan<br />
sebagainya yang tidak sopan (indecent) secara seksual.</p>
<p>Di banyak negara, pengaturan soal pornografi memang lazim berada<br />
dalam wilayah multi-tafsir ini. Karena itu, pembatasan tentang<br />
pornografi bisa berbeda-beda dari tahun ke tahun dan di berbagai<br />
daerah dengan budaya berbeda. Sebagai contoh, pada tahun 1960an, akan<br />
sulit ditemukan film AS yang menampilkan adegan wanita bertelanjang<br />
dada, sementara pada abad 21 ini, bagian semacam itu lazim tersaji di<br />
filmfilm yang diperuntukkan pada penonton 17 tahun ke atas. Itu<br />
terjadi karena batasan &#8220;tidak pantas&#8221; memang terus berubah.</p>
<p>Soal ketidakpastian definisi ini juga sebenarnya lazim ditemukan di<br />
berbagai UU lain. Dalam KUHP saja misalnya, definisi<br />
tegas &#8220;mencemarkan nama baik&#8221; atau &#8220;melanggar kesusilaan&#8221; tidak<br />
ditemukan. Yang menentukan, pada akhirnya, adalah sidang pengadilan.<br />
Ini lazim berlaku dalam hukum mengingat ada kepercayaan pada<br />
kemampuan akal sehat manusia untuk mendefinisikannya sesuai dengan<br />
konteks ruang dan waktu.</p>
<p><strong>5.RUU ini mengancam kebhinekaan</strong></p>
<p>Cara pandang keliru ini nampaknya bisa terjadi karena salah baca.<br />
Dalam draft RUU yang dikeluarkan pada 2006, memang ada pasal-pasal<br />
yang dapat ditafsirkan sebagai tidak menghargai keberagaman budaya.<br />
Misalnya saja, aturan yang memerintahkan masyarakat untuk tidak<br />
mengenakan pakaian yang memperlihatkan bagian tubuh yang sensual<br />
seperti payudara, paha, pusar, baik secara keseluruhan ataupun<br />
sebagian.</p>
<p>Ini memang bermasalah karena itu mengkriminalkan berbagai cara<br />
berpakaian yang lazim di berbagai daerah. Tak usah di wilayah yang<br />
dihuni masyarakat non-muslim; di wilayah mayoritas muslim pun,<br />
seperti <span class="yshortcuts"><span>Jawa Barat</span></span>, kebaya dengan dada rendah adalah lazim. Hanya<br />
saja, pasal-pasal itu seharusnya sudah tidak lagi menjadi masalah<br />
karena sudah dicoret dari RUU yang baru.</p>
<p>Begitu juga dengan kesenian tradisional yang lazim menampilkan gerak<br />
tubuh yang sensual, seperti jaipongan. Dalam RUU yang baru, tak ada<br />
satupun pasal yang menyebabkan kesenian semacam itu akan dilarang.<br />
RUU ini bahkan menambahkan klausul yang menyatakan bahwa pelarangan<br />
terhadap pornografi kelas berat (misalnya mengandung ketelanjangan)<br />
akan dianulir kalau itu memiliki nilai seni-budaya.</p>
<p><strong>6.RUU ini akan mengatur cara berpakaian.</strong></p>
<p>Sebagian pengeritik menakut-nakuti masyarakat bahwa bila RUU ini<br />
disahkan, perempuan tak boleh lagi mengenakan rok mini atau celana<br />
pendek di luar rumah. Ini peringatan yang menyesatkan. Tak satupun<br />
ada pasal dalam RUU ini yang berbicara soal cara berpakaian<br />
masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p><strong>7.RUU ini berpotensi mendorong lahirnya aksi-aksi anarkis masyarakat.</strong></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Para</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> pengecam menuduh bahwa RUU ini akan membuka peluang bagi tindak<br />
anarkisme masyarakat, mengingat adanya pasal 21 yang<br />
berbunyi: &#8220;Masyarakat dapat berperan serta dalam melakukan pencegahan<br />
terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi.&#8221;</span></p>
<p>Tuduhan ini agak mencari-cari, karena dalam pasal berikutnya, RUU<br />
menyatakan bahwa &#8220;peran serta&#8221; masyarakat itu hanya terbatas pada:<br />
melaporkan pelanggaran UU, menggugat ke pengadilan, melakukan<br />
sosialisasi peraturan, dan melakukan pembinaan terhadap masyarakat.<br />
Dengan kata lain, justru RUU ini memberi batasan yang tegas terhadap<br />
kelompok-kelompok yang senang main hakim sendiri bahwa dalam alam<br />
demokratis, peran serta itu tak boleh ditafsirkan semena-mena.</p>
<p><strong>8.RUU ini tidak perlu karena sudah ada perangkat hukum yang lain<br />
untuk mengerem pornografi.</strong></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Para</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> pengeritik lazim menganggap RUU ini sebagai tak diperlukan<br />
karena sudah ada KUHP yang bila ditegakkan akan bisa digunakan untuk<br />
mengatur pornografi.<br />
Argumen ini lemah karena sejumlah hal. Pertama, KUHP melarang<br />
penyebaran hal-hal yang melanggar kesusilaan yang definisinya jauh<br />
lebih luas daripada pornografi. KUHP pun menyamaratakan semua bentuk<br />
pornografi. Selama sesuatu dianggap &#8220;melanggar kesusilaan&#8221;, benda itu<br />
menjadi barang haram yang harus dienyahkan dari </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Indonesia</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">. Dengan<br />
demikian, KUHP justru tidak membedakan antara sebuah novel yang di<br />
dalamnya mengandung muatan seks beberapa halaman dengan film porno<br />
yang selama dua jam menghadirkan adegan seks. Dua-duanya dianggap<br />
melanggar KUHP.</span></p>
<p>RUU ini, sebaliknya, membedakan kedua ragam pornografi itu. Media<br />
yang menyajikan adegan pornografis kelas berat memang dilarang, tapi<br />
yang menyajikan muatan pornografis ringan akan diatur<br />
pendistribusiannya.</p>
<p>Lebih jauh lagi, sebagai produk di masa awal kemerdekaan, KUHP memang<br />
nampak ketinggalan jaman. Terhadap mereka yang membuat dan<br />
menyebarkan hal-hal yang melanggar kesusilaan, KUHP hanya memberi<br />
ancaman pidana penjara maksimal 18 bulan dan denda maksimal empat<br />
ribu <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">lima</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> ratus rupiah! KUHP juga tidak membedakan perlakuan terhadap<br />
pornografi biasa dan pornografi anak.</span></p>
<p style="text-align:left;"><strong>9.RUU Pornografi tidak perlu, yang diperlukan adalah mendidik<br />
masyarakat.</strong></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Para</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> pengecam menganggap bahwa sebuah pornografi tidak diperlukan<br />
karena untuk mencegah efek negatif pornografi yang lebih penting<br />
adalah memperkuat kemampuan masyarakat untuk menolak dan menseleksi<br />
sendiri pornografi. Jadi yang diperlukan adalah pendidikan melek<br />
media dan bukan Undang-undang.</span></p>
<p>Argumen ini lemah karena bahkan para pendukung mekanisme pasar bebas<br />
pun, lazim mempercayai arti penting aturan. Bila pornografi memang<br />
dipercaya mengandung muatan yang negatif (misalnya mendorong perilaku<br />
seks bebas, melecehkan perempuan, mendorong kekerasan seks, dan<br />
sebagainya), maka negara lazim diberi kewenangan untuk melindungi<br />
masyarakat dengan antara lain mengeluarkan peraturan perundangan yang<br />
ketat.</p>
<p>Di <span class="yshortcuts"><span>Amerika Serikat</span></span>, sebagai contoh sebuah negara yang demokratis,<br />
terdapat aturan yang ketat terhadap pornografi yang dianggap masuk<br />
dalam kategori cabul (obscene). Di <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">sana</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> pun, masyarakat tak diberi<br />
kewenangan untuk menentukan sendiri apakah mereka mau atau tidak mau<br />
menonton film cabul, karena begitu sebuah materi pornografis<br />
dianggap `cabul&#8217;, itu akan langsung dianggap melanggar hukum.<br />
Pendidikan untuk meningkatkan daya kritis masyarakat tetap penting.<br />
Namun membayangkan itu akan cukup untuk mencegah efek negatif<br />
pornografi, sementara gencaran rangsangan pornografi berlangsung<br />
secara bebas di tengah masyarakat, mugnkin adalah harapan<br />
berlebihan.</span></p>
<p><strong>10.RUU ini mengancam para seniman.</strong></p>
<p>Tuduhan bahwa RUU ini akan mengekang kebebasan para seniman juga<br />
mencerminkan kemiskinan informasi para pengecam tersebut. RUU ini<br />
justru memberi penghormatan khusus pada wilayah <span class="yshortcuts"><span>kesenian dan </span><br />
<span class="yshortcuts">kebudayaan</span></span>, dengan memasukkan pasal yang menyatakan bahwa pasal-<br />
pasal pelarangan pornografi akan dikecualikan pada karya-karya yang<br />
diangap memiliki nilai seni dan budaya <strong>(Ade armando)<br />
</strong></p>
&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadsamantho.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadsamantho.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadsamantho.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadsamantho.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadsamantho.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadsamantho.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadsamantho.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadsamantho.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadsamantho.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadsamantho.wordpress.com/1153/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadsamantho.wordpress.com&blog=833033&post=1153&subd=ahmadsamantho&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadsamantho.wordpress.com/2008/10/14/10-kekeliruan-wacana-anti-ruu-pornografi/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/ahmadsamantho-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">samantho</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KONSEP TAUHID DALAM SEMESTA EMPIRIK</title>
		<link>http://ahmadsamantho.wordpress.com/2008/10/13/konsep-tauhid-dalam-semesta-empirik/</link>
		<comments>http://ahmadsamantho.wordpress.com/2008/10/13/konsep-tauhid-dalam-semesta-empirik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 02:41:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadsamantho</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Falsafah]]></category>

		<category><![CDATA[Islam &amp;  Sciences]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsamantho.wordpress.com/?p=1121</guid>
		<description><![CDATA[
KONSEP TAUHID DALAM SEMESTA EMPIRIK
 Tauhid argumentatif adalah pengenalan manusia terhadap Tuhan semesta alam dalam koridor rasio, akal dan nalar. Kelebihan teologi semacam ini dibandingkan dengan tauhid yang berpijak pada fitrah manusia semata adalah bahwa tauhid fitri ini tidak bisa menjadi suatu pedoman tertulis bagi orang lain, karena realitas hubungannya kepada Tuhan sangat individual dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2></h2>
<h1>KONSEP TAUHID DALAM SEMESTA EMPIRIK</h1>
<p class="MsoNormal"><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/404px-contact_ver2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1122" title="404px-contact_ver2" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/404px-contact_ver2.jpg?w=172&#038;h=283" alt="" width="172" height="283" /></a> Tauhid argumentatif adalah pengenalan manusia terhadap Tuhan semesta alam dalam koridor rasio, akal dan nalar. Kelebihan teologi semacam ini dibandingkan dengan tauhid yang berpijak pada fitrah manusia semata adalah bahwa tauhid fitri ini tidak bisa menjadi suatu pedoman tertulis bagi orang lain, karena realitas hubungannya kepada Tuhan sangat individual dan emosional, dan pada sisi lain, perasaan internal setiap manusia tidak bisa ditransfer kepada orang lain melalui percakapan atau diskusi semantik, namun hanya bisa dirasakan dan dialami secara langsung lewat intuisi batin.</p>
<p>Tauhid argumentatif selain dapat menjadi penuntun bagi orang lain untuk mengenal Tuhan semesta alam, juga dapat melahirkan sebuah dinamika dalam pemikiran orang lain, karena tauhid argumentatif adalah konklusi serangkaian argumen ilmiah dan filosofis yang dapat dipaparkan kepada orang lain berdasarkan kaidah-kaidah argumentasi dan konklusi-konklusinya, dan seluruh permasalahan ilmiah dapat ditransfer kepada orang lain dengan cara tersebut.</p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-1121"></span></p>
<p>Ringkasnya, walaupun metode esoterik adalah sebuah jalan yang sempurna, akan tetapi untuk menyebar luaskan tauhid dan menguniversalkannya terpaksa kita harus masuk lewat jalur rasio dan berjalan melalui tuntunan akal dan logika.</p>
<p><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/cosmic_planet_born_1024.jpg"><img class="size-medium wp-image-1124 alignright" title="cosmic_planet_born_1024" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/cosmic_planet_born_1024.jpg?w=246&#038;h=184" alt="" width="246" height="184" /></a>Argumen keberadaan Tuhan semesta alam bukan satu atau dua. Sains dan filsafat telah menetapkan keniscayaan keberadaan pencipta dengan banyak argumen. Dan dalam sepanjang sejarah kehidupan manusia, setiap orang telah mengenal Tuhannya berdasarkan pemahaman dan potensi serta landasan-landasan pengetahuannya dari sebuah metode tertentu dan bersandar kepada salah satu argumen ilmiah dan filosofis serta mengokohkan akidah-akidah mazhabnya di atas hal tersebut.</p>
<p>Menukil dan menjelaskan berbagai macam argumen tersebut di luar pembahasan ini, bahkan menjelaskan sebagian argumen filosofis ketauhidan secara mendetail membutuhkan waktu yang panjang.</p>
<p>Akan tetapi hal ini tidak menghalangi kita untuk mengkaji beberapa argumen ketauhidan dengan jelas, kokoh, dan universal. Adapun kumpulan argumen filosofis yang berada di atas tingkatan pemahaman umum dan membutuhkan spesialisasi dan pemahaman kaidah filosofis tidak akan disinggung.</p>
<h3>Metode Sederhana Mengenal Tuhan</h3>
<p class="MsoNormal"><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/milkyway1tr0.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1125" title="milkyway1tr0" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/milkyway1tr0.jpg?w=224&#038;h=233" alt="" width="224" height="233" /></a> Sistem penciptaan alam semesta adalah argumen paling jelas dan universal untuk mengenal Tuhan. Para ulama menyeru manusia untuk menelaah mekanisme penciptaan untuk membuktikan akan keberadaan keteraturan yang luar biasa, bahkan tidak cukup hanya dengan seruan universal ini, namun manusia bisa juga menelaah dan mengkaji berbagai penjelasan contoh dari sistem-sistem keteraturan alam semesta yang menakjubkan itu.</p>
<p>Alasan pengenalan terhadap metode ini adalah karena setiap individu berdasarkan pengetahuan, pandangan, dan potensinya dapat memahami contoh-contoh yang nyata dari keteraturan alam semesta dan dari keberadaan keteraturan yang berada di dalam setiap atom dari atom-atom yang tidak terbilang, manusia dapat mengetahui akan keberadaan Sang Pengatur yang memberikan keteraturan kepadanya dengan pancaran ilmu yang sangat mendetail.</p>
<p>Tentu saja apa yang dipahami oleh seorang ilmuwan tumbuh-tumbuhan, ahli biologi, fisikawan, ahli kimia, dan spesialis dalam masalah angkasa luar dan benda-benda angkasa, tidak dapat dibandingkan dengan apa yang diperoleh oleh orang biasa dengan kajian dangkalnya, akan tetapi meskipun demikian, dari dua macam kajian mendalam dan dangkal tersebut masing-masing kelompok memperoleh sebuah kesimpulan yang serupa.</p>
<p><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/membacaalammembacayat.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1126" title="membacaalammembacayat" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/membacaalammembacayat.jpg?w=191&#038;h=300" alt="" width="191" height="300" /></a>Masing-masing kelompok menyimpulkan bahwa sistem-sistem keteraturan alam semesta yang mencengangkan ini, bahkan sistem keteraturan setiap atom yang tidak terbilang, bangunan rumit setiap sel makhluk hidup, gerakan teratur setiap fenomena alam dan lain-lain, membuktikan bahwa keberadaan-keberadaan ini tercipta melalui perencanaan, keteraturan, perhitungan, dan pertimbangan yang sangat cermat. Mustahil materi yang tidak bisa bergerak memberikan keteraturan, perhitungan, dan pertimbangan terhadap diri sendiri tanpa adanya campur tangan dari sebuah kekuasaan agung yang mahatahu dan kuasa.</p>
<p>Pada hakikatnya ilmu pengetahuan alam dengan berbagai macam jurusannya menjelaskan sebuah sudut dari sistem-sistem keteraturan dan formasi-formasi dunia penciptaan yang mencengangkan ini. Setiap kali manusia meraih berbagai keberhasilan dan kecemerlangan mendalam dalam menyingkap rahasia-rahasia alam dan menundukkan puncak-puncak baru ilmu pengetahuan, tanpa diragukan lagi ia sedang melangkahkan kakinya menuju pemahaman sistem-sistem keteraturan alam semesta yang cermat dan mencengangkan.</p>
<p>Meskipun apa yang dipahami oleh para ilmuwan masa kini di bidang kemajuan sains dan keteraturan dunia tumbuh-tumbuhan yang menakjubkan, makhluk hidup, benda-benda angkasa, dan keajaiban-keajaiban laut memiliki perbedaan yang menonjol dengan apa yang didapatkan oleh orang-orang sebelumnya, akan tetapi dalam kacamata seluruh ilmu pengetahuan, dua hal bagi kita akan tampak jelas dengan baik.</p>
<p>Salah satunya adalah alam semesta tercipta berdasarkan sebuah perencanaan ilmiah, perhitungan, dan pertimbangan khusus. Dan serangkaian hukum dan undang-undang permanen berdiri di atas setiap atom.</p>
<p>Hal yang lain adalah keteraturan dunia penciptaan dengan perhitungan ilmiah yang cermat.</p>
<h3>Pondasi Argumen Keteraturan</h3>
<p class="MsoNormal">Argumen ini memiliki tiga unsur, antara lain:</p>
<p>1. Setiap fenomena memiliki sebuah sebab dan hukum sebab-akibat adalah sebuah hukum universal;</p>
<p>2. Sebuah fenomena yang memiliki keteraturan, perhitungan, dan pertimbangan tidak mungkin merupakan efek dari sebuah kebetulan, akan tetapi adalah akibat dari suatu sebab yang menciptakannya melalui ilmu, perhitungan, dan kecermatan;</p>
<p>3. Apa saja yang disingkap oleh akal dan ilmu pengetahuan manusia di dunia keberadaan, tidak ditemukan selain keteraturan dan kecermatan. Seluruh ilmuwan dunia dan peneliti besar memberikan pengakuan dalam riset-riset mereka bahwa mereka tidak melihat fenomena-fenomena dunia selain memiliki perhitungan, pertimbangan, keteraturan, dan formasi yang menakjubkan.</p>
<p><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/nebula.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-1129" title="nebula" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/nebula.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Bahkan seluruh usaha manusia dalam pusat-pusat ilmiah, laboratorium-laboratorium, dan observatorium-observatorium adalah untuk menemukan sistem-sistem keteraturan yang berkusa di dunia ini, dan tujuan orang yang melakukan observasi terhadap alam tidak lain adalah untuk menyingkap rahasia-rahasia alam, hukum-hukum rumitnya, dan sistem-sistem keteraturan yang menyelimutinya. Seluruh ilmu pengetahuan alam dengan berbagai macam jurusannya menjelaskan tentang keteraturan dunia yang indah ini.</p>
<p>Di bawah ini kami akan membahas secaran ringkas mengenai ketiga unsur argumen keteraturan tersebut.</p>
<h3>Unsur Pertama</h3>
<p class="MsoNormal">Mungkin termasuk hal yang paling gamblang dalam pemikiran manusia adalah setiap fenomena berpijak pada sebuah sebab yang mengadakannya dan tidak ada satu fenomenapun<a name="_ednref1"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn1"><span>[1]</span></a> yang tercipta tanpa sebab yang menjadi sumber keberadaannya. Manusia memperoleh hukum universal ini dari sebuah penelitian sempurna yang dilakukan di sepanjang kehidupan manusia, dan hingga saat ini belum pernah terlihat sebuah fenomena tercipta dengan sendirinya tanpa bergantung pada suatu sebab.<a name="_ednref2"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn2"><span>[2]</span></a></p>
<h3>Unsur Kedua</h3>
<p class="MsoNormal">Keberadaan keteraturan di dunia penciptaan ialah bukti bahwa penciptanya memiliki ilmu.</p>
<p>Ini adalah unsur kedua argumen keteraturan dan walaupun dari sisi kejelasanya tidak sama dengan unsur pertama, akan tetapi pada kenyataannya setelah melalui sebuah kajian singkat, untuk orang-orang yang jauh dari fanatisme, menjelma sebagai sebuah hal yang diterima dan jelas.</p>
<p>Jika keberadaan jejak merupakan bukti keberadaan pemilik jejak, maka keistimewaan jejak menunjukkan kepada kita keistimewaan pemilik jejak. Ringkasnya, keberadaan mobil bukti akan keberadaan pembuatnya, sebagaimana juga keistimewaannya menceritakan bahwa pembuatnya memiliki pengetahuan sempurna terhadap ilmu-ilmu yang berhubungan dengan industri pembuatan mobil.</p>
<p>Sebuah bangunan yang dibangun di atas dasar-dasar seni dan sesuai dengan kebutuhan sebuah lembaga, mengisahkan keberadaan seorang arsiteknya, sebagaimana juga membuktikan bahwa pembuatnya memiliki ide dan rancangan, dan dengan pandangan dan pengetahuannya merancang bangunan tersebut. Tak seorangpun berpikir bahwa orang yang membangunnya tak memiliki pengetahuan akan dasar-dasar arsitek dan seni-seni bangunan, dan dibangunnya hanya sebagai permainan menyusun batu bata, dan dengan suatu kebetulan, sebuah bangunan modern tingkat sepuluh didirikan dengan tanpa perencanaan yang cermat dan teliti</p>
<p>Tanpa diragukan lagi bahwa karya setiap penulis dan pembicara, pekerjaan setiap pekerja dan kuli adalah bukti yang jelas akan pengetahuan, kebiasaan, dan mentalnya. Sistem-sistem keteraturan yang penuh dengan hikmah, kekokohan, dan kesolidan alam membuktikan adanya ide, kehendak, pengetahuan, kekuasaan, dan pandangan penciptanya. Dan sistem keteraturan alam penciptaan yang mengherankan akal ini tidak dapat dianggap sebagai suatu akibat dari sebuah kebetulan dan ketidaksengajaan.</p>
<h3>Perbedaan Makna &#8220;Kebetulan&#8221; dan &#8220;Perencanaan&#8221;</h3>
<p class="MsoNormal"><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/melacakjejak.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1131" title="melacakjejak" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/melacakjejak.jpg?w=194&#038;h=300" alt="" width="194" height="300" /></a>Suatu pekerjaan yang rapi, cermat, dan penuh pertimbangan, tentunya lahir dari aktivitas seorang perancang mahir yang berakal. Akan tetapi pekerjaan-pekerjaan yang tidak rapih dan tidak teratur adalah hasil dari suatu kebetulan yang tidak berpijak pada ide dan pemikiran cemerlang.</p>
<p>Untuk kejelasan hal ini, di bawah ini kita akan sebutkan sebuah contoh yang dilontarkan oleh sebagian ilmuwan:</p>
<p>Anggap saja dua juta ton batu kali, batu bata, besi, semen, kapur, kayu, kabel, tombol lampu, paralon, engsel, dan satu ton bahan-bahan bangunan diserahkan sepenuhnya kepada seorang insinyur bangunan dan dia mengeluarkan bahan-bahan bangunan tersebut dari gudang untuk membangun sebuah gedung beberapa tingkat. Beberapa lama kemudian datanglah banjir yang menakutkan, dan satu juta ton bahan bangunan yang tersisa di gudang terbawa air dan tertumpuk dalam beberapa kilometer di atas tanah yang rata.</p>
<p>Sekarang kita bandingkan antara bangunan beberapa tingkat hasil karya insinyur dan tumpukan bahan bangunan yang disebabkan oleh bencana banjir. Orang-orang yang berakal, ketika memasuki bangunan sang insinyur dan melihat segala sesuatunya tertata di tempatnya masing-masing melalui perhitungan yang benar, batu-batu berada dalam pondasi, batu-batu marmer menghiasi bangunan, pilar-pilar besi dengan berbagai ukurannya menyangga atap dan pintu-pintu berada di tempatnya masing-masing.</p>
<p>Mereka mengamati bahwa kabel-kabel lewat paralon-paralon dan lengkap dengan tombol-tombolnya, kran-kran air dingin dan panas tersambung ke pipa dan siap dipergunakan, pintu dan jendelanya terpasang dengan teratur dan penuh perhitungan.</p>
<p>Akan tetapi, ketika kita melihat tumpukan yang dihasilkan oleh banjir, kita tak akan menemukan adanya perhitungan dan keteraturan, batu-batu marmer berada di bawah lumpur, pilar-pilar besi masing-masing berada di setiap tempat dengan tanpa perhitungan, kabel-kabel dan tombol-tombol lampu tercecer di tengah-tengah batu bata, pintu-pintu yang patah, miring, sebagian melintang dan sebagian horizontal, engsel-engsel dan pegangan-pegangan pintu berada di tengah tengah batu-batu.</p>
<p>Ringkasnya, hal yang terlihat dari hasil banjir ialah ketiadaan keteraturan, perhitungan, dan pertimbangan. Tanpa diragukan lagi, orang yang melihat hasil banjir tersebut dapat menyimpulkan bahwa tumpukan itu bukan hasil dari suatu pengetahuan. Insinyur bangunan menata segala sesuatunya di tempatnya masing-masing melalui kehendak, kebebasan, perhitungan, dan pertimbangan, akan tetapi, banjir tidak memiliki kehendak dan kebebasan, aliran air yang deras telah membawa segala sesuatunya ke sebuah tempat secara kebetulan dan jadilah suatu tumpukan.</p>
<p>1. Jika kita memasuki sebuah ruangan dan kita melihat dua orang berada di belakang mesin ketik dan ingin mengetik sebait syair. Salah satu di antara mereka pernah belajar dan mengenal huruf-huruf dan kata-kata, dan yang lainnya buta dan tidak mengenal huruf-huruf dan kata-kata, namun dapat menekan tombol-tombol huruf dengan jari-jarinya dan menggunakan mesin ketik.</p>
<p>Masing-masing mulai bekerja, orang yang pernah belajar dan mengenal huruf-huruf meletakkan jarinya di atas tombol huruf (N) kemudian di atas huruf (a) setelah itu di atas huruf (b) berikutnya diatas huruf (i), secara keseluruhan menjadi (Nabi), dan dia lalu mengetik seluruh bait dengan perhitungan dan pertimbangan yang benar dan sempurna.</p>
<p>Orang buta, yang tidak mengenal huruf dan kata yang hanya dapat menggunakan mesin ketik dan meletakkan jari-jarinya di atas huruf-huruf, mulai bekerja. Karena dia tidak mengenal huruf-huruf, setelah mengetik beberapa halaman, pasti akan disaksikan kata-kata yang tidak teratur dan tidak bermakna.</p>
<p>Bagian pertama adalah hasil karya seorang penulis yang berilmu, adapun bagian kedua adalah hasil karya seorang buta yang tidak mengenal huruf dan tanda baca.</p>
<p>Dengan demikian, ketika kita menemukan selembar kertas yang di atasnya terketik dengan benar bait syair, maka kita akan mengatakan bahwa lembaran ini adalah karya dari seorang seniman, dan kita tak akan pernah membayangkan bahwa lembaran ini adalah karya orang yang buta huruf.</p>
<p>2. Seorang seniman yang mahir menggambar sebuah pemandangan indah dari alam di atas sebuah lembaran kertas, dan menunjukkan pemandangan kehidupan sekelompok orang yang hidup di pinggiran laut, dan sekelompok orang dari mereka sedang berenang di tengah laut, dan sebagian yang lain sedang beristirahat di pinggir pantai, bahkan tergores di dalam lukisan tersebut aliran air, gerakan perahu-perahu, pulau-pulau di tengan laut, kebun-kebun dan taman-taman yang segar di pantai.</p>
<p>Dengan melihat bingkai lukisan ini, orang akan memberikan penghargaan kepada karya seniman itu, dan memuji selera yang memenuhi lukisan tersebut, serta menganggap pantas untuk memberikan penghargaan karena sang pelukis telah dapat menuangkan pemikirannya dan menggambar dengan pencampuran warna secara mengagumkan.</p>
<p>Karya seni ini, sebagaimana menceritakan akan keberadaan pembuatnya, juga menceritakan akan sifat-sifat dan kriteria-kriteria seninya. Tak seorangpun akan memberikan kemungkinan bahwa seorang bocah kecil atau seorang yang tidak mengenal seni menorehkan penanya untuk bermain tanpa gagasan dan pemikiran, tanpa memilki modal seni, tanpa memiliki sebuah tujuan, dan secara kebetulan terciptalah bingkai lukisan indah seperti ini, karena mustahil sebuah lukisan dengan pemandangan seperti ini tercipta secara kebetulan tanpa menggunakan gagasan dan ide, mustahil permainan bocah kecil dengan pena lukisan dapat menciptakan karya yang teratur seperti ini.</p>
<p>3. Seorang pemahat patung memahat patung seorang yang berkepribadian ilmiah atau militer dari sepotong batu, akan tetapi dalam hal ini dia mengalami kesulitan dan setelah berpuluh-puluh jam berpikir, kemudian menuangkan idenya dan memulai melakukan aktivitas dengan menggunakan peralatan seni dan sarana memahat, setelah itu dia menyerahkan patung indah itu ke pusat-pusat seni.</p>
<p>Namun keberadaan sebuah patung seperti ini tidak dapat dianggap sebagai akibat dari gerakan-gerakan tanpa tujuan dan tidak teratur dari tangan seorang pemahat, akan tetapi harus dikatakan dia menggunakan peralatan seni dan sarana memahat sedemikian teratur sehingga pada akhirnya sebuah batu berubah menjadi patung seorang manusia. Jika kita mengambil batu ini dari gunung dan tanpa secara beraturan memahatnya, maka tidak akan pernah terwujud menjadi patung manusia. Demikian juga bila lempengan batu ini diserahkan kepada seorang buta yang lemah dan tidak mengetahui dasar-dasar memahat patung, maka tidak akan pernah menjadi sebuah patung yang diinginkan.</p>
<p>Dari contoh-contoh di atas, dikatakan bahwa setiap fenomena yang memiliki keteraturan dan pertimbangan, tentu saja adalah akibat dari sebuah pelaku yang memiliki pengetahuan, kehendak, ide, dan gagasan. Setiap fenomena yang tidak teratur dan tidak bertujuan merupakan hasil dari suatu sebab yang kebetulan dan tidak berakal.</p>
<p>4. Mobil sebagai sarana transportasi merupakan produk dan desain dari ilmuwan, mobil ini tidak akan pernah tercipta secara kebetulan. Jika kita meletakkan potongan-potongan baja, kaca, dan ban ke dalam sebuah tong, kemudian tong itu kita putar beribu-ribu kali, maka sebuah mobil tidak akan pernah tercipta dari hasil putaran itu.</p>
<p>5. Menerbitkan sebuah kitab membutuhkan kata pengantar pemikir dan penyusun harus mengatur kandungan-kandungan kitab dalam otaknya serta dengan ketajaman penanya menuangkannya ke atas kertas, kemudian percetakan mengatur huruf-hurufnya dan mendesai tata letaknya, setelah itu dijilid di percetakan. Hal ini tidak dapat dikatakan bahwa telah terjadi sebuah &#8220;ledakan&#8221; di tempat percetakan dan tiba-tiba menghasilkan sebuah kitab yang teratur.</p>
<p>6. Kita masuk ke ruang kelas dan melihat sebuah formula matematik yang tertulis di atas papan hitam, apakah dalam kondisi ini kita berpikir bahwa formula ini ditulis oleh selain ahli matematika? Apakah kita memberikan kemungkinan bahwa formula tersebut adalah hasil dari berkumpulnya atom-atom kapur di atas papan hitam secara kebetulan?</p>
<p>7. Ilmu pengetahuan dan eksperimen telah membuktikan bahwa sebuah keteraturan sederhana sekalipun hanya terjadi dari gagasan dan ide, oleh karena itu ketika kita melihat sebuah tulisan dalam museum purbakala, secara langsung kita menghubungkannya kepada seorang penulis yang dihasilkannya dari gagasan dan ide, dan kita tidak akan pernah meyakininya bahwa tulisan itu lahir secara kebetulan.</p>
<p>8. Ilmu pengetahuan dan eksperimen telah menunjukkan bahwa setiap eksistensi yang susunan bangunannya semakin rumit, membuktikan bahwa penciptanya memiliki ilmu dan akal yang tinggi.</p>
<p>Apakah seseorang dapat mengklaim bahwa sebuah satelit yang berputar di angkasa lahir dari sebuah kebetulan? Dengan cara bahwa atom-atom seirama dalam menciptakan sebuah satelit dan secara kebetulan menyentuh sebuah roket yang juga ada dengan sendirinya, dan tiba-tiba terisi bahan bakar, dan seluruh tahapan ini terjadi secara kebetulan, dan tiba-tiba menjadi sempurna, dan meluncur ke orbit bumi, dan mulai berputar, dan proyek ini tidak menggunakan gagasan dan juga tidak dilakukan oleh pelaku yang berpengetahuan.</p>
<p>9. Kalkulator yang meringankan pekerjaan akuntan-akuntan mahir di lembaga-lembaga besar dan karena kecepatan operasinya dapat melakukan tugas lebih dari 400 orang pegawai akutansi, ini adalah sebuah kenyataan. Hal itu tidak dapat diterima sebagai hasil dari suatu kebetulan.</p>
<p>10. Kita melihat lingkungan hidup kita sendiri. Kita perhatikan sebuah ruangan yang kita hidup di dalamnya dan terdapat barang-barang seperti kursi, pemanas ruangan, karpet atau permadani, rak buku, apakah dapat dikatakan bahwa barang-barang ini adalah hasil dari suatu kebetulan? Ataukah ditata oleh penata yang berpengetahuan dan mahir?</p>
<p>Apabila akal dalam hal-hal di atas tersebut menghukumi secara pasti bahwa setiap ciptaan yang memiliki keteraturan, pasti diciptakan oleh desainer yang mahir, pembuat yang berpengetahuan, dan pencipta yang kuasa. Dalam hal ini bagaimanakah dengan alam penciptaan yang penuh dengan desain-desain independen yang tiada batas dan pada saat yang sama memiliki hubungan satu sama lainnya?</p>
<h3>Unsur Ketiga</h3>
<h3>Sistem Keteraturan Alam yang Menakjubkan</h3>
<h3>Ketakberdayaan Ilmu Dan Pengetahuan</h3>
<p class="MsoNormal">Rahasia sistem keteraturan yang cermat dan rumit di alam penciptaan ibarat samudera yang dalam dan tak berbatas. Manusia dengan pengetahuan-pengetahuan saat ini hanya mampu menjangkau beberapa meter dari samudera yang luas ini.</p>
<p>Manusia saat ini dengan pengetahuan-pengetahuan mendalam dan kemajuan-kemajuannya yang manakjubkan baru dapat mengenal alfabet ilmu-ilmu pengetahuan alam, dan setiap kali melangkahkan kakinya ke depan, dari sisi ilmu dan pengetahuan, semakin bertambah keheranan dan kebingungannya terhadap alam semesta dan semakin memahami akan kebodohannya, menurut salah seorang pakar fisika, &#8220;Semakin banyak aku mempelajari segala sesuatu dan memperhatikan atom, galaksi, bakteri hingga manusia, aku menyadari bahwa sampai sekarang ini sangat banyak hal-hal yang masih belum diketahui.&#8221;</p>
<p>Menurut salah seorang ilmuwan lain dalam bidang ilmu pengetahuan alam, &#8220;Ilmu pengetahuan berusaha untuk menyempurnakan hipotesa-hipotesanya, dan semakin mendekati hakikat-hakikat, akan tetapi, semakin kita mendekat, hakikat-hakikat tersebut semakin menjauh, dan pemahaman kita atas alam melalui sarana indera yang tidak sempurna dan peralatan kita yang tidak cermat.&#8221;</p>
<p>Di antara berbagai ucapan ilmuwan-ilmuwan banyak dijumpai pengakuan-pengakuan ini, seluruhnya mengungkapkan bahwa manusia dengan tangga ilmu pengetahuan belum naik ke atas selain hanya beberapa anak tangga dan oleh karena itu ketika ditanyakan kepada seorang pakar matematika terkenal, Einstein, untuk menjelaskan tentang &#8220;yang diketahui&#8221; (<em>known</em>) dan &#8220;yang tak diketahui&#8221; (<em>unknown</em>), dia yang dalam kondisi berdiri di samping tangga perpustakaan, menjawab, &#8220;Perbandingan keduanya seperti perbandingan anak-anak tangga ini dengan atmosfir langit yang tiada batas dan hingga saat ini aku baru menaiki beberapa anak tangga dari tangga ilmu pengetahuan.&#8221;</p>
<p>Oleh karena itu, ilmu manusia terhadap sistem-sistem keteraturan dunia penciptaan ini tidaklah memadai. Ketika manusia membandingkan bentuknya dengan bentuk benda-benda langit dan jarak bintang-bintang, maka dia akan melihat dirinya sangat kecil dan tidak berdaya.</p>
<p>Akan tetapi, dengan semuanya ini, satu sepermilyar ilmu terkini manusia, seputar keagungan penciptaan sudah cukup untuk membuktikan Sang Pencipta dan dapat ditetapkan dengan gamblang bahwa sebuah keteraturan yang cermat dan rumit seperti ini tidak mungkin terwujud kecuali dari Sumber Kekuasaan, akal dan ilmu.</p>
<p>Dari sudut pandang ini, dalam kitab ini akan dipaparkan sedikit tentang keteraturan dunia penciptaan dan di antara manifestasi-manifestasi keteraturan yang tiada batas. Hanya beberapa maujud akan menjadi bahan kajian dan penjelasan terperincinya silahkan merujuk ke buku-buku ilmu pengetahuan alam.</p>
<p>Rahasia memahami ketauhidan dan kunci teologi adalah kita tidak melihat secara dangkal eksistensi apapun, walaupun ukurannya sederhana dalam pandangan kita, karena eksistensi-eksistensi sederhana inilah yang dianggap menjadi langkah awal sebuah dinamika besar dan sumber ilmu bagi manusia.</p>
<p>Biasanya para pemikir besar memiliki keistimewaan ini karena mereka tidak mengira sebuah obyekpun sebagai hal yang sia-sia, dan tidak melihat sesuatupun dengan acuh tak acuh, serta mengambil pelajaran-pelajaran besar dari permasalahan-permasalahan dan hal-hal yang sangat sederhana dan biasa.</p>
<p>Newton menyingkap hukum gravitasi umum dari jatuhnya sebuah apel dari pohon, Archimedes merasakan bahwa badannya menjadi ringan di dalam air dan dari hal tersebut memperoleh ide dasar-dasar keseimbangan benda-benda cair, Galileo dalam sebuah ritual keagamaan menyaksikan 40 obor di atas kepalanya dalam keadaan fluktuasi dan darinya menyimpulkan hukum jatuhnya benda-benda. Berapa banyak orang merasakan bahwa badannya menjadi ringan di air, atau melihat sebuah apel jatuh dari pohon, atau 40 obor sedang berfluktuasi di atas kepala, namun tak berhasil mencapai suatu kesimpulan agung dan mengungkap hakikat yang tersembunyi sebagaimana yang dicapai oleh ilmuwan.<a name="_ednref3"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn3"><span>[3]</span></a></p>
<p>Oleh sebab itu, al-Quran menganggap kelompok tersebut sebagai hamba-hamba hakiki Tuhan karena bertafakkur dalam penciptaan alam dan tidak memandang tanda-tanda penciptaan secara dangkal dan acuh tak acuh.<a name="_ednref4"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn4"><span>[4]</span></a> Dari sudut pandang ini, hal-hal yang sederhana bisa menjadi jalan menuju tauhid dan kunci untuk menyingkap rahasia-rahasia tersembunyi alam serta menjadi faktor kuat untuk perjalanan pemikiran di alam supra natural.</p>
<h3>Argumen Tauhid di Alam Semesta</h3>
<p class="MsoNormal">Langit biru dengan bintang-gemintang yang bercahaya senantiasa menjadi bahan perhatian manusia dan pada setiap masa menafsirkan keajaiban-keajaibannya dengan metode yang berbeda, misalnya dengan astronomi Di Miqratis, astronomi Phytagoras, dan astronomi orang-orang Mesir, namun penguasaannya atas akal-akal manusia sangatlah pendek.</p>
<p>Satu-satunya teori yang sangat terkenal dan berumur panjang adalah astronomi Ptolemous. Teori ini dirancang oleh ilmuwan tersebut pada satu setengah abad sebelum Masehi, dan hampir 1500 tahun digunakan di kalangan keilmuan. Tak hanya mempengaruhi ilmuwan-ilmuwan Barat saja, akan tetapi juga menjadi pondasi pemikiran-pemikiran ilmiah para ilmuwan Islam hingga beberapa lamanya dan melalui keyakinan terhadap teori tersebut mereka menakwilkan banyak ayat dan hadis.</p>
<p>Ringkasan teori Ptolemous adalah bumi sebagai pusat rotasi seluruh planet-planet alam dan tiga planet lain secara berurutan, seperti planet air, planet udara, dan planet api, dan setelah ini terdapat sembilan orbit plenet dimana orbit pertama adalah bulan, kedua Mercurius, ketiga Venus, keempat Matahari, kelima Mars, keenam Jupiter, ketujuh Saturnus, orbit kedelapan adalah pusat seluruh bintang, dan orbit kesembilan adalah orbit &#8220;Atlas&#8221; yang tidak memiliki bintang. Menurut mereka, Luasnya alam semesta hanya sebatas ini saja.</p>
<p>Dasar teori ini ambruk melalui empat ilmuwan besar dan masing-masing dari mereka menciptakan sebuah dinamika besar dalam mengenal alam semesta:</p>
<p>1. <strong>Copernicus Polandia</strong>. Dia membuktikan bahwa matahari sebagai pusat rotasi planet dan memperkenalkan bintang-bintang sebagai benda-benda yang bergantung di angkasa serta menganggap bumi sebagai salah satu planet yang mengelilingi matahari.</p>
<p>2. <strong>Astronom dan matematikawan Jerman, Copler</strong>. Dia membuktikan bahwa setiap planet dalam mengelilingi matahari menempuh sebuah jalur berbentuk telur dan setiap planet yang lebih dekat dengan matahari gerakannya semakin cepat.</p>
<p>3. <strong>Galileo Italia</strong>. Dengan temuan teleskop kecil, dia mendukung pandangan-pandangan dua ilmuwan tersebut dan dengannya dia berhasil menyingkap bintang-bintang yang hingga hari itu belum dikenal, dan menafsirkan galaksi dengan bintang-bintang yang bertaburan.</p>
<p>4. <strong>Newton</strong>. Dengan membuktikan hukum gravitasi dan daya tolak, dia menyatakan bahwa putaran bintang-bintang di bawah sebuah hukum universal ini. Dan menafsirkan adanya jutaan bintang bergantungan di angkasa tanpa tiang dan pergeseran.</p>
<p>Usaha sekelompok ilmuwan membuktikan bahwa dalam sistem tata surya kita, matahari adalah central planet-planet dan mayoritas atau seluruhnya memiliki bulan atau beberapa bulan yang dalam kondisi bergerak mengikuti planet, dan bentuk planet-planet tata surya kita berdasarkan jarak dari matahari dan jumlah bulannya adalah sebagai berikut:</p>
<p>1. Mercurius tidak berbulan;</p>
<p>2. Venus tidak berbulan;</p>
<p>3. Bumi memiliki 1 bulan;</p>
<p>4. Mars memiliki 2 bulan;</p>
<p>5. Jupiter memiliki 12 bulan;</p>
<p>6. Saturnus memiliki 10 bulan;</p>
<p>7. Uranus memiliki 5 bulan;</p>
<p>8. Neptunus memiliki 2 bulan;</p>
<p>9. Pluto memiliki kondisi yang belum jelas.</p>
<p>Seluruh planet di atas dapat dilihat dengan mata telanjang, akan tetapi dua planet terakhir sedemikian jauh sehingga dapat dilihat hanya dengan teleskop.</p>
<p>Bintang-bintang permanen<a name="_ednref5"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn5"><span>[5]</span></a> untuk sampai ke bumi akan bergerak dengan kecepatan cahaya 300.000 kilometer perdetik selama 4 tahun, cahaya Neptunus kurang dari 4 jam, dan cahaya matahari selama 8 menit.</p>
<p>Matahari dengan kumpulan planet-planet dan bulan-bulannya disebut dengan sistem tata surya. Sebelum tersingkapnya tiga planet terakhir (yakni Uranus, Neptunus, dan Pluto) dibayangkan bahwa batas tata surya adalah planet Saturnus yang berada pada 1428 juta kilometer dari matahari, akan tetapi setelah penemuan planet terakhir, Pluto, yang ditemukan sekitar 40 tahun yang lalu,<a name="_ednref6"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn6"><span>[6]</span></a> radius kekuasaan tata surya bertambah 5920 juta kilometer dan pada masa mendatang mungkin akan berubah lagi seiring dengan kemajuan ilmu dan pengetahuan.</p>
<h3>Keluasan Alam Penciptaan</h3>
<p class="MsoNormal">Batas alam penciptaan lebih luas dari apa yang bisa diukur dengan meter, kilometer atau <em>farsakh</em> (satu <em>farsakh </em>setara dengan 6, 24 kilometer), dan jumlah benda-benda langit lebih banyak dari apa yang dapat dijelaskan dengan bilangan. Dari sinilah untuk menjelaskan jarak bintang-bintang, manusia menggunakan skala lain dan hal itu adalah kecepatan perjalanan cahaya yang dalam perdetiknya menempuh jarak 300.000 kilometer atau sama dengan 50.000 <em>farsakh</em>.</p>
<p>Kita akan semakin keheranan ketika menyadari bahwa matahari kita adalah sebuah planet dalam salah satu wilayah besar bintang-bintang yang bernama galaksi dan di dalam galaksi ini terdapat sekitar 100.000 juta bintang.</p>
<p>Dalam satu malam yang terang tanpa bulan, pertengahan musim panas atau pertengahan musim dingin, galaksi dapat terlihat dengan mudah. Disamping itu galaksi kita dengan tata surya dan ratusan juta bintangnya adalah sebuah galaksi di antara jutaan galaksi yang ada di alam semesta dan tak seorangpun mengetahui berapa juta galaksi yang ada di alam semesta dan setiap saat tercipta sebuah teleskop baru yang canggih akan terungkap lebih banyak lagi galaksi. Sebagiannya sedemikian jauh hingga cahayanya baru sampai ke bumi selama jutaan tahun.</p>
<p>Galaksi kita ditempuh oleh cahaya selama sekitar 200 hingga 300 juta tahun.</p>
<p>Apollo 11 dan seterusnya dengan kecepatan sekitar 6.000 kilometer perjam mampu menginjakkan kaki ke bulan selama kurang lebih 3 hari, akan tetapi berdasarkan sudut pandang skala-skala astronomi, bulan adalah sebuah planet yang hampir menempel dengan planet bumi dimana cahaya bulan sampai ke bumi selama kurang dari satu setengah detik dan dengan memperhatikan bahwa skala ukuran bintang-bintang dengan yang lainnya adalah tahunan cahaya, maka sangat jelas kedekatan bulan dengan bumi.</p>
<p>Apabila apollo dengan kecepatan ini ingin menempuh perjalanan ke arah salah satu planet tata surya seperti Jupiter<a name="_ednref7"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn7"><span>[7]</span></a>, maka perjalanan ini akan memakan waktu 30 tahun, dan para antariksawan harus kembali dengan rambut memutih.</p>
<p>Bila kita melihat planet Pluto<a name="_ednref8"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn8"><span>[8]</span></a>, tetangga paling jauh dan anggota keluarga tata surya kita yang terakhir, maka kita akan sampai dengan waktu 280 tahun.</p>
<p>Dan jika kita ingin menengok bintang paling dekat di luar tata surya kita dengan apollo-apollo ini dan dengan kecepatan-kecepatan ini, kita memerlukan waktu 2 juta tahun untuk pulang pergi dan dengan masa ini, umur manusia tidak akan pernah mencukupi.</p>
<p>Bintang permanen paling dekat dengan kita adalah bintang yang terkenal dengan nama <em>Proksima</em> yang cahayanya sampai ke kita selama 4 tahun 4 bulan dan dengan kecepatan cahaya dalam 300.000 kilometer perdetik.</p>
<p>Menurut salah seorang ilmuwan, apa yang sekarang ini kita namakan dengan &#8220;menundukkan&#8221; angkasa, dibandingkan dengan kebesaran alam di atas persis sama dengan seekor kupu-kupu kecil hinggap di atas daun pohon besar yang memiliki ribuan ranting dan jutaan daun, di tengah-tengah hutan belantara tiada batas yang panjangnya ratusan <em>farsakh</em> dan ingin terbang dari satu daun ke daun lain sebelahnya, daun pertama adalah bumi kita, daun kedua adalah bulan, dan seterusnya, dan ranting tersebut seperti tata surya dan pohon besar itu ibarat galaksi (yang tata surya kita adalah bagian darinya) serta hutan tersebut seperti alam semesta, dan ilmuwan-ilmuwan astronomi seperti penumpang-penumpang yang berjalan di dalam hutan, bintang-bintang juga memformat hutan, sebagaimana setiap hutan terbatas, jumlah bintang-bintang juga terbatas. Perkiraan terbaru yang dilontarkan menunjukkan bahwa bintang-bintang berjumlah sekitar 40 miliar.<a name="_ednref9"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn9"><span>[9]</span></a></p>
<p>Di hadapan benda-benda besar dan luas ini, Manusia melihat dirinya sangat kecil, terheran-heran, dan menundukkan kepala karena kehinaan yang berlebihan.</p>
<p>Pena dan halaman-halaman kitab lebih tidak berdaya untuk dapat menjelaskan sebuah sudut dari sistem yang tampaknya tidak terbatas ini, akan tetapi pepatah &#8220;Bila air laut tidak dapat diambil, maka harus dicicipi untuk sekedar menghilangkan rasa dahaga&#8221;, sebuah sudut dari sistem-sistem keteraturan tata surya dapat dipantulkan dalam halaman-halaman ini, dan dari trotoar ini dapat diketahui kebesaran ilmu pengetahuan dan kekuasaan tiada batas Sang Pencipta.</p>
<h3>Matahari, Induk Tata Surya</h3>
<p class="MsoNormal">Matahari adalah planet langit pertama yang menarik perhatian penduduk bumi pada permulaan munculnya peradaban. Planet api ini adalah sumber penuh rahasia yang keajaiban-keajaibannya tidak tertampung di dalam angan-angan dan pemikiran manusia, saat ini kita akan singgung sebagian rahasia lentera api yang terang benderang ini dan keajaiban-keajaiban penciptaannya yang seluruhnya menceritakan kekuasaan penciptanya.</p>
<p><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/our_sun.gifhttp://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.swpc.noaa.gov/primer/primer_graphics/Sun.png&amp;imgrefurl=http://www.swpc.noaa.gov/primer/primer.html&amp;h=564&amp;w=634&amp;sz=224&amp;hl=id&amp;start=4&amp;usg=__JBeOo3itdxHuYJHZ06Xh3aDglbM=&amp;tbnid=t_MlFPDborvBhM:&amp;tbnh=122&amp;tbnw=137&amp;prev=/images%3Fq%3Dsun%26gbv%3D2%26ndsp%3D20%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DN"><img class="alignleft size-medium wp-image-1134" title="our_sun" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/our_sun.gif?w=185&#038;h=185" alt="" width="185" height="185" /></a>Ukuran matahari adalah 1.391.000 kali ukuran bumi yakni bila bumi berukuran 1.391.000 kali lebih besar, maka baru akan seukuran raja tata surya, matahari, dan bila kita mengenal ukuran planet bumi dengan bilangan, pada saat itu akan jelas bagi kita kebesaran ukuran matahari. Ukuran bumi ialah 1.083. 320 milyar kilometer persegi.<a name="_ednref10"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn10"><span>[10]</span></a></p>
<p>Dengan memperhatikan bahwa diameter bumi adalah 12.756 kilometer, maka diameter matahari 109 kali diameter bumi yaitu 1. 391. 000 kilometer.<a name="_ednref11"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn11"><span>[11]</span></a></p>
<h3>Berat Matahari</h3>
<p class="MsoNormal">Para ilmuwan mampu menentukan berat matahari dan memperoleh hasil bahwa berat matahari adalah 330.000 kali berat bumi.<a name="_ednref12"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn12"><span>[12]</span></a></p>
<p>Alasan perbedaan ukuran matahari dan beratnya dengan bumi adalah bahwa berat khusus matahari yang dalam kondisi bergas atau berkabut tipis akan lebih ringan dari pada berat khusus bumi, karena setiap kali kepadatan atom-atom sebuah benda lebih sedikit, maka ukurannya akan lebih besar dan beratnya lebih ringan, akan tetapi jika kepadatan atom-atom benda lebih besar, maka beratnya akan lebih berat dan ukurannya lebih ringan.</p>
<h3>Temperatur Matahari</h3>
<p class="MsoNormal">Temperatur permukaan luar matahari kira-kira mencapai 11.000 derajat F akan tetapi temperatur intinya diperkirakan mencapai 70 juta derajat F.<a name="_ednref13"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn13"><span>[13]</span></a></p>
<p>Dan dari sudut pandang centigrade temperatur permukaan matahari adalah 6.000 derajat centigrade dan temperatur kedalaman-kedalamannya diperkirakan sekitar 20 juta derajat centigrade.<a name="_ednref14"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn14"><span>[14]</span></a></p>
<p>Dari titik panas ini, dalam perdetiknya memproduksi 4 juta dan setiap menitnya 240 juta ton energi cahaya dan panas, dan setiap harinya memancarkan 350.000 juta ton energi ke angkasa.</p>
<p>Walaupun telah jutaan tahun planet yang terang benderang ini memancarkan cahaya dan panasnya, hingga saat ini kekuatan dan kemampuannya masih tetap tersisa.</p>
<p><a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.swpc.noaa.gov/primer/primer_graphics/Sun.png&amp;imgrefurl=http://www.swpc.noaa.gov/primer/primer.html&amp;h=564&amp;w=634&amp;sz=224&amp;hl=id&amp;start=4&amp;usg=__JBeOo3itdxHuYJHZ06Xh3aDglbM=&amp;tbnid=t_MlFPDborvBhM:&amp;tbnh=122&amp;tbnw=137&amp;prev=/images%3Fq%3Dsun%26gbv%3D2%26ndsp%3D20%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DNhttp://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/sunactiv_suncutaway.gif"><img class="alignright size-medium wp-image-1135" title="sunactiv_suncutaway" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/sunactiv_suncutaway.gif?w=300&#038;h=236" alt="" width="300" height="236" /></a>Menurut para ilmuwan, energi yang keluar dari matahari dalam jangka satu menit lebih banyak dari seluruh energi yang dipergunakan oleh manusia di sepanjang kehidupannya.</p>
<p>Planet bersinar ini seperti sebuah pabrik yang memproduksi perdetiknya 4 juta ton dan permenitnya 240 juta ton energi. Seluruh anggota keluarga Matahari, mulai dari Mercurius hingga Pluto dengan seluruh bulan kecil dan besar, menyerap panasnya lalu memancarkan sinar terang dan panasnya hingga 6.000 juta kilometer. Sementara bumi, yang dari segi jarak adalah planet ketiga, memanfaatkan energi yang diproduksi ini lebih dari cukup.<a name="_ednref15"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn15"><span>[15]</span></a></p>
<p>Anda akan bertanya: Apa bahan bakar digunakan oleh pembuat energi ini (matahari) untuk memproduksi ribuan energi panas tersebut?</p>
<p>Riset para ilmuwan sampai pada batas bahwa untuk memproduksi energi raja tata surya menggunakan bahan hidrogen dan untuk setiap 4 juta ton energi dalam perdetiknya, membutuhkan 660 juta ton hidrogen, untuk 240 juta ton energi dalam setiap menitnya memerlukan 39.600 juta ton hidrogen. Dalam hal ini harus dilihat, sampai berapa banyak bahan mentah planet ini (hidrogen) yang dengan pengeluarannya selama ribuan juta tahun dalam keadaan aktif dan produktif, belum terlihat perubahan yang terasa dalam aktivitas dan pruduksi energinya.</p>
<h3>Umur Matahari</h3>
<p class="MsoNormal">Teori terakhir mengenai umur matahari seperti sebagian benda angkasa yang berdekatan dengannya diperkirakan dari sekitar 4.000 juta hingga 5.000 juta tahun<a name="_ednref16"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn16"><span>[16]</span></a> dan untuk menentukan umur planet terdapat beberapa jalan yang jelas bagi pakar dalam bidang studi tersebut.</p>
<h3>Rotasi Matahari</h3>
<p class="MsoNormal"><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/milkyway1tr01.jpg"><img class="size-full wp-image-1136 alignright" title="milkyway1tr01" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/milkyway1tr01.jpg?w=224&#038;h=233" alt="" width="224" height="233" /></a>Untuk pertama kalinya Galileo dengan teleskopnya menyaksikan beberapa noda atau bintik hitam di atas permukaan matahari. Sementara ketika kita menyaksikan matahari tenggelam di saat udara dipenuhi debu, atau kita melihat ke arahnya di siang hari dengan kaca gelap, maka kita akan menyaksikannya tanpa cacat dan noda sama sekali.</p>
<p>Dengan sebuah teleskop besar, permukaan matahari tampak seperti gumpalan awan, ini adalah bukan awan salju dan hujan akan tetapi adalah gumpalan-gumpalan uap panas yang memiliki gas-gas atau kabut tipis besi, timah, dan materi-materi lain yang muncul dari tungku perapian besar ini.</p>
<p>Noda hitam yang disaksikan oleh Galileo adalah sesuatu yang seperti mulut gunung berapi. Bila kita memperhatikan matahari setiap hari, akan dapat disaksikan bahwa noda-noda ini berpindah tempat, dan bergerak menuju ke arah timur matahari, dalam hasil pengamatan-pengamatan inilah para ilmuwan untuk pertama kalinya memahami bahwa matahari sama seperti bumi berputar pada porosnya sendiri, sebagaimana yang dinantikan dari benda angkasa berukuran besar semacam ini yang diameternya hampir 1.600.000 kilometer yang gerakan pada porosnya sangat lebih lambat dari bumi, dan setiap putarannya memakan waktu hampir 25 hari.<a name="_ednref17"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn17"><span>[17]</span></a> Matahari berputar mengelilingi porosnya seperti arah bumi berputar mengelilingi matahari.<a name="ednref18"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn18"><span>[18]</span></a></p>
<p>Alasan seluruh planet bergerak dari barat menuju timur adalah karena gerakan matahari berputar dari arah barat ke arah timur, maka daya gravitasinya mengakibatkan semuanya bergerak ke arah tersebut.</p>
<h3>Gerakan Perpindahan Matahari</h3>
<p class="MsoNormal">Sentralisasi matahari tidak menghalanginya bersama seluruh anggota keluarga sembilannya untuk melakukan gerakan perpindahan yang kecepatannya 19,5 kilometer perdetik.</p>
<p>Menurut riset para ilmuwan, tata surya kita dengan planet-planet dan bulan-bulannya bergerak menuju arah titik utara dengan kecepatan tersebut, dan astronom terkenal Herschel<a name="_ednref19"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn19"><span>[19]</span></a> pada tahun 1790 mampu menemukan arah tujuan tata surya dari gerakan ini. Dia menjelaskan bahwa tata surya sedang bergerak ke arah sebuah bentuk <em>falak Hercules</em><a name="_ednref20"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn20"><span>[20]</span></a>, dan menjauh dari tempat beradanya hari ini dalam satu tahun 615 juta kilometer.</p>
<h3>Gerakan Matahari Mengelilingi Sentral Galaksi</h3>
<p class="MsoNormal">Setiap galaksi tersusun dari jutaan bintang dan seluruhnya sedang dalam kondisi bergerak pada poros dan central galaksi, dan kecepatan gerakan mereka tidak sama dan berbeda sesuai dengan jaraknya dari sentral.</p>
<p>Matahari kita adalah bagian dari galaksi kita, dan seperti seluruh bintang yang lain dari galaksi ini, berputar mengelilingi central galaksi dengan kecepatan 972 ribu kilometer per jam dan orbit perputaran matahari sedemikian luas sehingga dalam 220 juta tahun sekali menempuh orbit ini.<a name="_ednref21"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn21"><span>[21]</span></a></p>
<p>Mungkin sebatas ini mengenai pengetahuan kebesaran matahari dan sistem keteraturan yang menakjubkan serta aktivitas-aktivitasnya yang berguna. Sekarang ini kita akan berbicara secara global seputar sistem-sistem keteraturan seluruh anggota keluarga ini berdasarkan jaraknya dengan matahari.</p>
<h3>Planet-Planet Tata Surya</h3>
<h3>1. Mercurius</h3>
<p class="MsoNormal"><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/01_mercurius.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1140" title="01_mercurius" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/01_mercurius.jpg?w=128&#038;h=89" alt="" width="128" height="89" /></a>Mercurius adalah anggota keluarga terdekat dengan matahari. Berada dalam jarak 58 juta kilometer dengan matahari. Karena planet-planet bergerak dalam sebuah orbit elips mengelilingi matahari, maka jarak masing-masing dengan matahari dalam seluruh waktu tidak sama. Jarak-jarak mereka dari matahari dalam kondisi osilasi memiliki jarak maksimal dan minimal, jarak maksimalnya dari matahari adalah 70 juta kilometer, jarak minimalnya 46 juta kilometer dan jarak menengahnya 58 juta kilometer.</p>
<p>Satu sisi planet ini selalu menghadap matahari, dari sinilah satu sisinya seperti neraka jahannam yang membakar dan penasnya mencapai 400 derajat centigrade, dan sisi lainnya seperti wilayah-wilayah kutub yang dingin dan membeku, oleh karena gravitasinya rendah maka tidak ditemukan udara di sana dan bila terdapat udara akan berbentuk pusaran angin cepat dan bergerak dari satu arah ke arah lain. Alasan kenapa planet ini jarang sekali kelihatan karena terbit dan tenggelamnya bersamaan dengan terbit dan tenggelamnya matahari, oleh karena itu jarang sekali menampakkan diri kepada kita, meskipun demikian pada sebagian hari sepanjang tahun akan terlihat di ufuk dengan mata telanjang.</p>
<h3>Sebuah Planet yang Masa Tahun dan Harinya ialah Satu</h3>
<p class="MsoNormal">Planet ini berputar mengelilingi orbitnya sendiri dan mengelilingi matahari dalam waktu 88 hari, dengan kata lain, Mercurius berputar sekali pada orbitnya sendiri memakan waktu persis seperti mengelilingi matahari. Dari sinilah, Mercurius ialah sebuah planet yang sama antara masa tahun dan harinya.</p>
<p>Ukuran berat dan kecepatan perjalanan planet-planet adalah demikian: Setiap planet yang jaraknya semakin dekat dengan matahari akan berputar dalam sebuah orbit yang lebih kecil dengan perjalanan lebih cepat, akan tetapi sebuah planet yang jaraknya lebih jauh dari centralnya maka akan menempuh orbit yang besar dengan sebuah gerakan yang lebih lambat.</p>
<p>Oleh karena Mercurius ialah planet terdekat dengan matahari maka dalam orbitnya lebih kecil dengan kecepatan lebih (47.5 kilometer perdetik) dalam keadaan berputar, akan tetapi Pluto yang adalah anggota keluarga paling jauh menempuh orbitnya yang besar dengan kecepatan 4,7 kilometer perdetik.</p>
<h3>2. Venus</h3>
<p class="MsoNormal"><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/venus.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1141" title="venus" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/venus.jpg?w=96&#038;h=96" alt="" width="96" height="96" /></a>Venus ialah sebuah planet yang menurut istilah ilmuwan-ilmuwan alam disebut dengan saudara kembar bumi. Karena efek dari kabut atau debu tebal yang menyelimuti venus ini maka hingga saat ini data-data tentangnya masih belum jelas sama sekali.</p>
<p>Venus berputar megelilingi matahari dalam orbit antara bumi dan Mercurius. Dengan pancaran sinar terang istimewa yang dimilikinya setelah tenggelamnya matahari di langit barat dan sebelum terbitnya matahari di langit timur, kita dapat melihat Venus. Oleh karena itu, planet ini dapat disaksikan dalam dua tempat. Pada zaman dahulu, orang-orang Yunani membayangkan bahwa terdapat dua bintang dan menamakannya dengan dua nama, yakni bintang malam hari dan bintang dini hari. Venus terbit 1 tahun 20 bulan sebelum dini hari dan 1 tahun 20 bulan setelah tenggelamnya matahari.<a name="_ednref22"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn22"><span>[22]</span></a></p>
<p>Venus dinamakan sebagai saudara kembar bumi karena memiliki keserupaan dengan bumi dari beberapa sisi, yakni ukurannya 97 persen bumi dan diameternya 12.188 kilometer, beratnya 82 persen berat bumi, dan daya gravitasinya 9 persen gravitasi bumi serta jarak menengahnya dari matahari 108 juta kilometer.</p>
<p>Venus berputar sekali mengelilingi matahari selama 224 hari 16 jam 48 menit<a name="_ednref23"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn23"><span>[23]</span></a> dan berputar sekali pada porosnya sendiri selama 10 hari planet bumi.<a name="_ednref24"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn24"><span>[24]</span></a></p>
<h3>3. Planet Bumi</h3>
<p class="MsoNormal">Data-data manusia mengenai planet bumi diperoleh sebelum planet-planet lain. Menurut masyarakat umum, planet bumi ialah planet paling besar yang dapat dilihatnya, akan tetapi, menurut para ilmuwan planet ini tergolong kecil dibandingkan dengan planet lain.</p>
<p>Bumi adalah sebuah planet yang berputar dengan bebas di angkasa seperti planet-planet yang lain. Planet ini berada dalam jarak 150 juta kilometer dengan matahari dan mengelilingi matahari selama 365 hari 5 jam 48 menit dan 40 detik dengan kecepatan 29,8 kilometer perdetik.</p>
<p>Jarak maksimal bumi dengan matahari 152 juta kilometer dan minimalnya 148 juta kilometer.</p>
<p>Udara bumi dengan gas dengan tebal sekitar 800 kilometer sebagai pelindung bumi dari terpaan 20 juta batu-batu meteor yang menimpa bumi dengan kecepatan sekitar 50 kilometer perdetik.</p>
<h3>4. Mars</h3>
<p class="MsoNormal">Sebuah bintang yang menarik perhatian para ilmuwan Timur dan Barat. Usaha-usaha berkesinambungan dilakukan untuk menyingkap rahasia-rahasianya dengan alasan sebagai berikut:</p>
<p>Selain planet bumi, di Mars lebih tersedia persyaratan-persyaratan kehidupan melebihi planet-planet lain. Oleh karena itu, hingga saat ini telah terambil banyak gambar dari planet tersebut dan keberadaan kehidupan bagi tumbuh-tumbuhan dan yang lainnya diterima sebagai sebuah hal yang pasti.</p>
<p>Planet Mars berjarak 228 juta kilometer dengan matahari dan berputar sekali mengelilingi matahari selama 697 hari dengan kecepatan 24 kilometer perdetik.</p>
<p>Mars adalah adik bumi. Diameternya 6760 kilometer. Daya gravitasinya sepertiga dari daya grafitasi bumi dan sesuatu yang di bumi beratnya 18 kilogram, di Mars akan menjadi 6 kilogram.</p>
<p>Siang dan malam di Mars sama seperti bumi dengan sedikit perbedaan selama 24, 37 menit sekali berputar pada porosnya sendiri. Di Mars, sebagaimana di bumi, memiliki empat musim, akan tetapi masanya dua kali lipat daripada di bumi.</p>
<p>Mars memperoleh separuh dari cahaya dan panas yang diambil oleh bumi dari matahari, oleh karena itu, udara planet ini lebih dingin dari bumi. Batas maksimal pada musim panas tidak lebih dari 27 derajat centigrade dan temperatur udara pada musim dingin mencapai 58 derajat di bawah nol.</p>
<p>Diameter Mars adalah 6.760 kilometer sementara diameter bumi mencapai 12.678 kilometer. Mars memiliki dua bulan kecil yang berputar mengelilinginya dan inilah planet pertama yang berada di luar orbit bumi.<a name="_ednref25"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn25"><span>[25]</span></a></p>
<h3>5. Jupiter</h3>
<p class="MsoNormal"><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/jupiter.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1143" title="jupiter" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/jupiter.jpg?w=133&#038;h=135" alt="" width="133" height="135" /></a>Planet terbesar tata surya berada pada sebuah orbit yang hampir berbentuk lingkaran di luar orbit Mars dan berjarak 741 juta kilometer. Diameternya 148 ribu kilometer yaitu 11 kali lipat diameter bumi dan permukaannya 150 kali lipat lebih besar dari bumi. Kita memiliki 7 benua yang hingga saat ini sebagian besar wilayahnya belum dicapai oleh manusia. Apabila bumi seukuran dengan Jupiter maka jumlah benuanya 150 kali dari jumlah benua bumi dan untuk mensurvei benua ini akan membutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya.</p>
<p>Jupiter berputar mengelilingi matahari dalam waktu 11 tahun 315 hari dengan kecepatan 13 kilometer perdetik dan gerakan rotasinya berjalan selama 9 jam 55 menit 41 detik.</p>
<p>Ketika Galileo melihat Jupiter dengan teleskop, dia menyaksikan terdapat 4 bulan, akan tetapi sekarang ini para ilmuwan telah menyingkap adanya 12 bulan, dan mungkin pada masa mendatang akan ditemukan lagi lebih dari itu. 12 bulan ini memiliki kecepatan yang berbeda-beda sesuai dengan jaraknya dengan planet yang berputar mengelilingi Jupiter.</p>
<h3>6. Saturnus</h3>
<p class="MsoNormal"><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/saturn_planet_large.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1145" title="saturn_planet_large" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/saturn_planet_large.jpg?w=186&#038;h=233" alt="" width="186" height="233" /></a>Jika kita melanjutkan perjalanan melewati Jupiter akan sampai kepada planet lain yang bersinar terang bernama Saturnus. Menurut orang-orang Babilonia dan Yunani, Saturnus adalah bintang tata surya paling terakhir karena planet-planet yang lebih jauh dari matahari memiliki cahaya sedikit sehingga dengan mata telanjang tidak dapat terlihat, akan tetapi setelah ditemukannya teleskop jelas bahwa Saturnus bukanlah batas wilayah terakhir susunan tata surya dan area kekuasaan matahari lebih dari apa yang mereka bayangkan.</p>
<p>Saturnus adalah sebuah planet besar yang berdiameter sekitar 110.000 kilometer yakni 9 kali lipat bumi, dan ukurannya 700 kali lipat bumi. Oleh karena Saturnus terbentuk dari materi yang sangat ringan maka ukuran beratnya tidak lebih dari 100 kali lipat bumi.</p>
<p>Saturnus memiliki 10 bulan dan menempuh orbit selama hampir 30 tahun bumi dengan kecepatan menengah 9,5 perdetik dan berputar pada porosnya sendiri selama 10 jam 15 menit.</p>
<h3>7. Uranus</h3>
<p class="MsoNormal"><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/uranus1.jpg"><img class="size-full wp-image-1146 alignleft" title="uranus1" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/uranus1.jpg?w=164&#038;h=136" alt="" width="164" height="136" /></a>Planet ini ditemukan oleh Herschel pada tahun 1781 dan area kekuasaan matahari meluas dari 1.427 juta kilometer menjadi 2.873 juta kilometer. Planet ini, dari sisi ukuran besarnya, tidak lebih kecil dari Jupiter dan Saturnus bahkan terkadang dengan mata biasa dapat terlihat. Gerakan perpindahan Uranus mengelilingi matahari terjadi selama 84 tahun 7 hari dengan kecepatan 6.700 meter perdetik dan gerakan rotasi pada porosnya sendiri selama 10 jam 8 menit.</p>
<p class="MsoNormal">
<h3>8. Neptunus</h3>
<p class="MsoNormal">Planet ini ditemukan oleh dua ilmuwan Le Verrier<a name="_ednref26"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn26"><span>[26]</span></a> berkebangsaan Prancis dan Galer yang pakar astronomi di pusat penelitian Berlin.</p>
<p><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/neptunus.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1149" title="neptunus" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/neptunus.jpg?w=150&#038;h=150" alt="" width="150" height="150" /></a>Loriah menentukan tempat planet dan Galeh menyingkap keberadaan planet di tempat yang ditunjukkan oleh Lorieh. Dengan demikian, area kekuasaan susunan tata surya bertambah luas pada tahun 1846.</p>
<p>Planet ini berada dalam jarak 4.500 juta kilometer dari matahari dan menempuh orbit selama 164 tahun 28 hari, yakni masa setiap dari empat musimnya selama 40 tahun, berputar pada sumbunya selama 15 jam 40 menit, dan memiliki dua bulan yang mengelilinginya dengan gerakan-gerakan berbeda yang teratur.</p>
<h3>9. Pluto</h3>
<p class="MsoNormal"><a href="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/pluto.jpg"><img class="size-full wp-image-1147 alignleft" title="pluto" src="http://ahmadsamantho.files.wordpress.com/2008/10/pluto.jpg?w=141&#038;h=141" alt="" width="141" height="141" /></a>Planet ini ialah anggota terakhir dari keluarga tata surya kita yang ditemukan pada awal-awal tahun 1930 oleh seorang ilmuwan Amerika. Planet ini adalah planet kesembilan tata surya dan dibandingkan dengan bumi sekitar 40 kali lebih jauh dari matahari. Dengan ditemukannya planet ini area kekuasaan tata surya melebar dari 4.500 juta kilometer menjadi 5.920 juta kilometer, karena jarak menengah planet ini dari matahari adalah seukuran itu. Planet ini dalam orbitnya yang berbentuk elips mengelilingi matahari selama 250 tahun.</p>
<p>Planet ini sedemikian jauh dari bumi sehingga tak satupun teleskop yang bisa menjangkaunya, oleh karena itu, hingga saat ini kondisinya masih belum jelas.</p>
<p>Dan tak bisa dikatakan bahwa planet ini adalah planet terakhir tata surya, akan tetapi para ilmuwan memberikan kemungkinan bahwa Pluto ialah salah satu dari beberapa planet yang bisa dihuni.<a name="_ednref27"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn27"><span>[27]</span></a></p>
<p>Inilah sekilas dari sistem keteraturan tata surya kita.<a name="_ednref28"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn28"><span>[28]</span></a></p>
<p>Sekarang tibalah saatnya mengingatkan beberapa hal seputar keteraturan tata surya kita yang menakjubkan.</p>
<h3>Capaian Tauhid</h3>
<p class="MsoNormal">Penjelasan mengenai tata surya menuntun kita kepada sebuah keteraturan luas dan meyeluruh dalam penciptaan planet-planet, dimana setiap sudut darinya adalah bukti yang jelas atas keteraturan dan pemikiran dalam penciptaannya. Akal dan rasio tidak akan pernah mempercayai bahwa sistem keteraturan yang mencengangkan ini tercipta melalui konteks kebetulan, tanpa adanya perencanaan sebelumnya, dan tanpa adanya campur tangan sebuah akal yang agung. Dan di antara sistem-sistem keteraturan yang tidak terbilang ini, kita akan singgung sebagian poin penting yang menjadi bukti jelas dan argumen nyata akan campur tangan akal dalam penciptaan alam.</p>
<h3>1. Keteraturan Gravitasi</h3>
<p class="MsoNormal">Maksud dari gravitasi umum adalah seluruh benda satu dengan lainnya saling menarik. Tak ada satu makhluk hidup yang terkecualikan dari hukum ini. Dan kekuatan gravitasi dua benda dengan jarak keduanya memiliki hubungan berlawanan, artinya setiap kali jarak benda-benda semakin berdekatan, maka daya tariknya akan semakin besar. Akan tetapi kekuatan ini sendiri dengan ukuran dan kebesaran benda memiliki hubungan secara langsung, dan setiap kali ukuran benda bertambah besar maka kekuatan daya tariknya akan semakin bertambah.<a name="_ednref29"></a><a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/038.htm#_edn29"><span>[29]</span></a></p>
<p>Berdasarkan hal tersebut, maka seluruh benda langit dan bumi seharusnya akan berbenturan dan sistem akan hancur berantakan, akan tetapi adanya hukum daya tolak dari central mencegah setiap macam benturan itu. Kekuatan daya tolak dari central itu ada pada seluruh benda yang memiliki gerakan berputar. Tarikan dan daya tolak dari central ini menyebabkan terjadinya keseimbangan dalam planet-planet tata surya kita.</p>
<p>Kedua kekuatan ini sedemikian rupa telah diprogram sehingga tak ada salah satu yang mengalahkan yang lain dan bila tidak terjadi kesamaan di antara keduanya, atau kekuatan gravitasinya lebih banyak, dan seluruh planet tertarik ke arah centralnya (yakni ke arah matahari) atau bila kekuatan daya tolak dari central bertambah maka seluruh planet sedikit demi sedikit akan menjauh dari centralnya.</p>
<p>Keseimbangan ini terletak pada jarak, ukuran, dan kecepatan orbit yang dimiliki oleh setiap planet. Apabila jarak, ukuran, dan kecepatan orbit setiap planet bertambah atau berkurang dengan centralnya, maka akan melahirkan perubahan kekuatan daya tolak yang negatif dari central, dengan demikian sistem keteraturan tata surya akan berantakan.</p>
<p>Misalnya, jarak bumi dari matahari adalah sekitar 150 juta kilometer dan jarak ini ditempuh oleh cahaya dengan kecepatan 300 ribu kilometer perdetik. Jarak planet - berpenghuni yang menjadi pusat tumbuh-tumbuhan dan makhluk hidup ini - dengan centralnya sedemikian rupa terprogram secara cermat sehingga apabila tidak demikian maka tak satu sel pun yang mampu bertahan hidup.</p>
<p>Bila jaraknya kurang dari tersebut, maka dengan demikian panas matahari yang pada permukaannya mencapai 6000 centigrade dan di intinya jutaan centigrade itu akan membunuh seluruh sel hidup dan mencabut kehidupan dari akarnya, dan bila jaraknya lebih dari itu maka akan menimbulkan rasa dingin yang sangat hebat dan terjadi proses pembekuan dimana hal ini tidak memberikan kemungkinan hidup bagi makhluk bumi.</p>
<h3>2. Kuantitas Cahaya Dan Panas</h3>
<p class="MsoNormal">Menurut pandangan bidang studi astrofisika (ilmu yang mempelajari tabiat bintang-bintang), seluruh bintang menyala seperti lilin dan memisah-misah, dan central tata surya kita, matahari, perdetiknya memerlukan 660 juta hidrogen untuk memproduksi pancaran cahaya dan panas. Dalam proses pembakarannya, perdetik memancarkan 4 juta ton pancaran cahaya dan panas di angkasa, dan memberikan panas dan penerangan kepada 9 planet dan 32 bulan dan pancaran 6.000 juta kilometer. Aktivitas ini berjalan selama kurang lebih 5.000 juta tahun. Apakah dapat dikatakan sumber kekuatan dan kehidupan, cahaya, dan penerangan serta panas ini ada dengan sendirinya, dan ataukah pengaturan kuantitas pembakaran, cahaya dan, panasnya yang memungkinkan hidup dan kehidupan di atas bumi adalah terjadi tanpa perhitungan dan pertimbangan?</p>
<p>Tidak seorang yang meyakini bahwa sistem yang penuh hikmah, kebijaksanaan, dan perhitungan-perhitungan cermat yang berada di luar batas pikiran manusia ini sebagai pruduk dari suatu yang bersifat kebetulan belaka.</p>
<h3>3. Gerakan-Gerakan Yang Teratur</h3>
<p class="MsoNormal">Gerakan bumi dan planet-planet lain yang teratur dan cermat dalam ribuan juta tahun dengan sendirinya menunjukkan atas campur tangan akal dan ide dalam penciptaan susunan tata surya.</p>
<p>Bumi menjalani gerakan evolusinya dalam 365 hari, 5 jam, 48 menit dan 40 detik dalam sebuah orbit 942 juta kilometer dan demikian juga setiap tahun, berputar 365 kali pada porosnya. Kedua gerakannya sedemikian teratur sehingga tidak pernah tampak sedikitpun kesalahan di dalamnya.</p>
<p>Para geofisikawan melalui benda-benda radioaktif (benda-benda yang beradiasi) menemukan lapisan beku bumi. Benda-benda radioaktif, meskipun tidak permanen akan tetapi perubahan dan dinamikanya berjalan dengan lambat, setelah miliaran tahun berubah menjadi materi lain seperti <em>galena</em> (timah hitam). Uranium yang merupakan benda-benda radioaktif dalam jangka waktu 100 juta tahun 2 persennya akan berubah menjadi <em>galena</em>, dan 98 persennya uranium murni dan dalam jarak waktu 1 miliar tahun 14 persennya menjadi <em>galena</em> dan sisanya menjadi uranium murni dan pada akhirnya setelah 5 miliar tahun 50 persennya menjadi uranium dan separuhnya lagi menjadi <em>galena</em>.</p>
<p>Atas dasar pengukuran ini, kuantitas uranium dan <em>galena</em> dalam batu-batu tambang akan membawa kita kepada lapisan beku bumi, dan para ilmuwan setelah melakukan beberapa percobaan terhadap berbagai macam batu menyimpulkan bahwa tempat kehidupan manusia (baca: bumi) telah ada sejak 3.000 juta tahun dan tidak menutup kemungkinan sama sekali bahwa riset-riset mendatang akan meyakinkan kita kepada ukuran lebih besar.</p>
<p>Oleh karena itu, planet bumi yang berumur 3.000 juta tahun melakukan dua gerakan ini secara cermat dan sedemikian cermat pengaturannya sehingga tidak terlihat ketakserasikan di dalamnya. Dengan kata lain, 3 miliar juta tahun secara teratur memiliki empat musim, dan musim semi dan gugur, dan selama ini setiap hari terbit dan tenggelam yang menghadirkan cahaya dan kegelapan.</p>
<h3>4. Skala Waktu</h3>
<p class="MsoNormal">Manusia dengan menciptakan berbagai macam jam, seperti matahari, pasir, dan akhir-akhir ini membuat jam bandul, berhasil menimbang dan mengukur waktu. Teknik pembuatan jam sedemikian cermat dan mengalami kemajuan sehingga sebagian jam mampu juga menentukan sepersatu juta detik, namun dengan demikian hingga kini tidak seorangpun mampu menciptakan sebuah jam yang jauh dari segala jenis kekurangan, dan seluruh jam setelah beberapa lama bekerja akan mengalami maju atau mundur satu detik dan faktor penting dari perubahan ini adalah perubahan temperatur panas dan kelembaban, karena udara panas menyebabkan pengembangan benda-benda dan udara dingin mengakibatkan kepadatannya, dengan demikian, panasnya udara menyebabkan pengembangan dan panjang bandul, dan pada akhirnya osilasinya lebih pelan dan mengakibatkan lambannya jarum jam. Namun, pada udara dingin panjang bandulnya berkurang dan osilasinya lebih cepat serta gerakan jarum jam akan lebih cepat.</p>
<p>Namun bumi adalah satu-satunya jam yang dengan gerakan-gerakan teraturnya mengukur waktu dari sisi tahun dan hari secara cermat. Yang mengherankan adalah jam ini telah bekerja selama 3 miliar tahun dan belum pernah terjadi kerusakan sekecil apapun dalam komponennya.</p>
<p>Bumi tidak hanya sebuah jam otomatik yang alami, akan tetapi masing-masing dari planet dan bulan dalam orbitnya adalah jam-jam yang selama miliaran tahun mengukur waktu secara cermat tanpa kerusakan, dan dengan gerakan rotasinya mendemokan siang dan malam, dan dengan gerakan evolusinya mendemokan tahun.</p>
<p>Dengan kata lain, area tata surya kita yang sekitar 6 juta kilometer seperti lembaran besar jam yang jarum jam matahari seperti jarum jam yang lebih besar di tengah dan 9 jarum lain yang relatif besar dan 32 jarum kecil (bulan-bulan). Masing-masing berada pada sebuah sisi dalam lembaran ini dan masing-masing jarum ini mengukur waktu dalam berbagai titik dunia secara cermat, dan selama ribuan juta tahun belum pernah tampak kerusakan sekecil apapun dalam pekerjaan jarum-jarum ini.</p>
<p>Apakah dapat dikatakan bahwa bangunan jam besar alami dan jarum-jarum jam yang mendunia ini ada dengan sendirinya, dan sama sekali tidak menggunakan perencanaan dan managemen dalam kemunculannya? Sementara dalam jam sederhana buatan manusia kita tidak berpikir demikian.</p>
<h3>5. Berbagai Gerakan Dalam Orbit yang Berbeda</h3>
<p class="MsoNormal">Berbagai gerakan planet dalam berbagai macam orbit menunjukkan managemen penuh hikmah dari Tuhan, dan suatu kebetulan tak akan pernah dapat menjadi langkah awal sebuah gerakan teratur dalam berbagai orbit yang sesuai ini.</p>
<p>Kecil dan besar orbit planet bergantung kepada ukuran jaraknya dari central tata surya, setiap kali jarak dari central lebih dekat maka orbitnya akan semakin besar dan relasi ini ada dalam seluruh planet dan menjadi sebuah relasi permanen alam semesta dalam seluruh benda angkasa tata surya.</p>
<p>Kecepatan dan kelambanan gerakan planet tergantung pada ukuran jaraknya dari central tata surya, setiap kali ukuran jarak planet lebih dekat maka kecepatan gerakannya lebih besar, dan planet akan menempuh orbitnya dengan gerakan lebih cepat. Setiap kali ukuran jarak lebih jauh maka gerakan planet lebih lamban dan planet akan menempuh orbitnya dengan lamban. Dari sudut pandang ini, Mercurius yang adalah planet terdekat tata surya kita menempuh orbit kecilnya dalam jangka waktu 886 hari dengan kecepatan 45,5 kilometer perdetik, sementara bumi menempuh orbit yang relatif besarnya selama 365 hari 5 jam 48 menit dan 40 detik dengan kecepatan 29,5 kilometer perdetik.</p>
<h3>6. Gerakan-Gerakan Tanpa Kesalahan Dan Kebetulan</h3>
<p class="MsoNormal">Yang perlu diperhatikan adalah seluruh planet dan bulan sedemikian teratur bergerak pada orbit-orbitnya sehingga tidak pernah keluar dari arah perjalanannya dan tidak bertabrakan dengan planet-planet lain, meskipun terkadang sebagian astronom memberikan perkiraan bawah pada hari dan jam tertentu sebuah planet (dari planet-planet yang berada di antara orbit Mars dan Jupiter) akan bertabrakan dengan Bum