1 Komentar

Tradisi Qurban Raja Purnawarman dari Kerajaan Taruma Nagara = Abrahamic Tradition kah?

September 17

Ketika Maharaja Purnawarman (raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M)), berhasil dalam upaya penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km), ia mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum brahmana.
Apa yang dilakukan Maharaja Purnawarman, sangat mirip dengan Ritual Qurban yang dilakukan Penganut “Millah Ibrahim”. Peristiwa ini memunculkan

pendapat, kerajaan Tarumanegara sejatinya adalah penganut Braham (ajaran monotheime peninggalan Nabi Ibrahim), dan bukan penganut agama Hindu, yang jelas-jelas sangat menentang pengorbanan dengan hewan sapiket ; Sungai Gomati adalah sebuah sungai yang dibangun oleh Raja Purnawarman. Dalam Prasasti Tugu dikatakan bahwa dalam tahun pemerintahannya yang ke-22, Raja Purnawarman telah menggali sebuah sungai yang disebut Gomati, yang dalam waktu 21 hari disamping sungai yang telah ada, ialah sungai Candrabhaga (Bhagasasi-Bagasi-Bekasi).pertanyaan
1. Jika kerajaan punawarman sudah mengenal ajaran (millah Ibrahim), Apakah beliau (ibrahim) pernah ada di Nusantara??
2. Apa peranan beliau di nusantara?
3. dimanakah peninggalan beliau di nusantara??
4. Simpang siur data valid mengenai Ibrahim/Brahma yg di kenal oleh org asia pada umumnya, merupakan ajaran yg membawa paham ilmu wedha/hidhu-budha & taurat/ cikal bakal islam. lalu dr manahkah ajaran2 tersebut lahir??<(^.^)> now. how make the things.

— with Faisal AlbanaAmalia KautsarahIsmawan Santoso and 12 others.

Unlike ·  · Follow Post
  • Winta Adhitia Guspara 1000 ekor sapinya dipelihara atau dijadikan kurban ketika diserahkan kpd brahmana ?
  • Arianz Karinding Buhun Wiranatakusumakeren. Janten nambihan deui elmu sikami. Nuhun
  • Ismawan Santoso hmm,,aq sdikit mnrik kesimpuln,, berrti sblm islam,nasrani,,ajarn yg sudah ada sblmnya sprti hindu,budha,dll mungkin klo bhsa skrg mh islam kalie ea,,intinya sma cma yg namaa dan yg membawanya beda…
    that’s right?
  • Wisnu Satria mungkin pernah ada penyebar agama penganut ajaran brahma ke nusantara, yang entah apa nama wilayah ini di sebut pada masa itu.
  • Alvina Dumantika Ismawan Santoso : kepemilikan (ilmu yg di sadari oleh sang hyang/ leluhur) yg di sosialiasikan tersebut telah mengajarkan “budhi serta darma pada bakti di dunia serta akhirat (alam sesudahnya)”, artinya keanekaragam ajaran tersebut telah termodifikasi dari satu sumber dan bisa diasumsikan dr semua merujuk pada satu-guru satu-ilmu.

    bisa di buktikan : peninggalan yg telah ada, merupakan ukiran pengetahuan seperti candi/pyramid/arca hingga ke relief. ketika di kerucutkan pada rujukan tersebut yg di rangkum dlm berbagai macam kitab alam, semua tidak terlepas dr peran figur sang pembawa “lentera kehidupan” nan tunggal. Beliau adalah tokoh central sekaligus, pemersatu dr awal dan akhir sebuah realita di alam semesta. 

    <(^.^)>

    cttn : materi yg di kemukakan ke ismawan, bukan membicarakan nabi ibrahim/brahma, melainkan beliau memiliki guru layaknya kita yg butuh pencerahan selalu.

    Siapah dia?? dia tidak bernama, hanya mempunyai julukan. Namun di simbolkan sebagai RAJAWALI..

    Jjika Nabi adalah wali (sebagai penyebar agama/sistem), lalu siapakah yg dimaksud dgn Raja..?? Awas, jgn terkecoh dgn nama raja2 di setiap daerah APALAGI Indonesia.

    (^x^) R3M..
  • Roza Padjadjaran nenk Alvina Dumantika, kalo sudah pada baca buku ‘atlantis’nya aryoso de santos; ‘sunda thesis’nya stephen oppenheimer; ‘phantom voyager’nya robert dick-read, ‘megalithikum’nya gn padang, ‘pawukon’nya snijder? coba disimpulkan oleh kita2 disini. hn*R3M
  • Ismawan Santoso ihh,,woww kereen bgt teh vina,, jd makin s**a nieh ma teh vin,, grin so.. klo para Nabi adalah sang penyebar,yg menyebarkn kitab alam dari sang pembawa “lentera kehidupan” nan tunggal itu,, lntas siapakah sang RAJAWALI itu,,?? apakah hingga saat ini beliaau msh eksis(baik beliau secara lgs ataupun keturunun beliau secara biologis dan ideologis) smile
  • Ismawan Santoso Roza Padjadjaran : kang Roza gaduh buku2 na??abdi nambut ath meh tiasa nyimpulkeun.. smile Alvina Dumantika : pls.. teh jng maen simbol2an ma aq donk.. scara kan diriku bkn prof.R.Langdon hahahayy tongue
  • Ach Lintang Lasuardi mungkin sapinya tidak dikorbankan tapi dihadiahkan kepada para brahmana karena bagi umat Hindu sapi memang memiliki keistimewaan
  • Kuyus Ata Muttaqin jadi inget pelajaran sejarah waktu sekolah nh .tu klo gak salah raja yang ada d daerah kalimantan.
  • W S Putro kalau dari segi tata bahasa Sanskerta, kalimat: “..pitamahasya rajarser vvidaryya sibiravanim vrahmanair ggo sahasrena prayati krtadaksina..” berarti: “..Selamatan baginya dilakukan oleh para Brahmana disertai 1000 ekor sapi yang dihadiahkan.” Maka, sebenarnya sapi-sapi tersebut tidak jelas dihadiahkan kepada siapa, bisa jadi kepada rakyat
  • Faisal Albana Istilah “pengorbanan” asalnya dari negeri Nusantara, sudah lama menjadi budaya, dan kini telah berkembang di berbagai macam wilayah di belahan muka bumi ini.

    bukti : ketika proses Asimilasi terjadi, proses sosial timbul. kecendrungannya, bila ada golongan-golongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda(..). maka pudarnya ciri khas kebudayaan asli, dan membentuk kebudayaan baru(…).

    misalnya -> pranata sosial
    Ada seperangkat aturan (agama2) yg merupakan kebutuhan manusia dan berpedoman budaya. simpelnya, pranata sosial adalah sitem norma/nilai. Jika benar demikian, begitu jelas bahwa agama2 yg lahir di dunia saat ini, mayoritas mengkumandankan aspek2 yg merujuk pada Indonesia. (berarti teh vina benar)

    contoh :
    Kata korban bisa berarti (-) dan (+), hal itu di sesuaikan dgn penenpatan keadaannya. ketika kita bicara kata “korban”, ternyata memiliki makna “dekat”.

    kalimat (negative)
    korban, pembunuhan, yakni tragedi yg dekat dgn seseorang. 

    kalimat (positif)
    sebagian manusia berkorban untuk mencari ridho Allah, yakni proses mendekatkan diri pada sang penguasa.

    ket : Korban = Qorib = Dekat

    Esensi manusia sebagai bentuk mendekat ini, diartikulasikan pada rasa syukur yg mendalam. Rujukannya pada ketelibatan alam,manusia,dan aturan (yg terkait dlm sistem kehidupan).

    footneote :
    (..) menoleh masa lalu pusat peradaban dunia, erupsi terjadi, akibat bencana alam dan menyebabkan peradaban nusantara menghijrahkan org2 ke seluruh wilayah di dunia ini

    (…) (terevolusi)
  • Loew Paul Memang ada satu yang janggal, dan harus terus di lakukan penelusuran sejarah secara terus menerus. Diketahui dalam paham agama Islam, nabi muhammad saw adalah keturunan Ibrahim as. 

    Lantas kenapa Beliau memberikan risalah kepada para rasul2/utusannya untuk pergi ke Indonesia?? just thinking..

    Reverensi : 
    NUSANTARA di dalam HADITS RASULULLAH

    isi -> Di dalam Sejarah Melayu dan Hikayat Raja-Raja Pasai, terdapat sebuah hadits yang menyebutkan Rasulullah menyuruh para sahabat untuk berdakwah di suatu tempat bernama Samudra, yang akan terjadi tidak lama lagi di kemudian hari.

    Kaum sejarawan Melayu memperkirakan negeri samudra yang dimaksud adalah Kerajaan Samudra Pasai, namun pendapat ini bukan tidak ada kelemahan, hal ini dikarenakan Kerajaan Samudra Pasai baru muncul 600 tahun setelah wafatnya Rasulullah.

    Muncul dugaan negeri yang dimaksud adalah sebuah negeri maritim yang dikelilingi samudra, yang mencapai masa ke-emasan yang dikenal dengan nama Sriwijaya.
  • Chintya Karla Dari data di lapangan yg saya temukan, bahwa sudah ada sebelum Muhammad saw lahir, sistem islam. Yg mengajarkan sembah hyang di Samudra pasai, sejak abad ke 4 M (dgn nama serambi mekah). Ini berarti ajaran “millah ibrahim” dgn konsep taurat, telah termodifikasi, dgn lahirnya Agama Islam yg di sukseskan oleh suksesornya adalah Muhammad saw.

    catatan :
    1. Buktinya surat pertama kali turun (Qs.96/1), lalu kenapa skr AQ bermula dr Al-Fatiha. 
    2. Muhammad saw ketemu jibril 2x, di AraB dan Indonesia (rev. AQ)
    3. Raden Widjaya (Bw-1) sudah kenal, asma shang hyang seperti : muhammad, adam, Allah, dll di persia sewaktu menimba ilmu (waktunya lebih tua lagi dr 4 masehi.
    link : http://www.facebook.com/photo.php?fbid=2763405942955&set=o.111987918898595&type=3
    4. Nama2 kota di daerah atjeh memiliki kesamaan dgn nama hindu
    5. arti locksumawe zaman dahulu
    6. Pyramid di Atjeh, dan nama2 penduduk, rata2 menggunakan nama Ibrahim.
    7. begitupun juga medan (adalah nama keturunan dr anak Ibrahim).

    Bisa jadi Pada abad ke 6 M, memang betul Islam di Atjeh itu sudah Futu Sumatra (oleh kerajaan sriwidjaya).

    ket :
    sistem Islam yg di bw oleh nabi Muhammad saw adalah era ke Emasan, dan di bantu oleh sriwidjaya yg pernah ikut perang bersama anak nabi Muhammad saw bernama Imam Husein yg kala wkt itu wafat dlm pertempuran.

    Lanjutan -> Unsur kuat Arab telah terdifusi ke Indonesia dlm bentuk budaya campuran, lantas dgn begitu menghasilkan dampak positif bahwa memunculnya “identitas” sebenarnya org arab, bahwa mereka pun menyakini Nusantara adalah pusat kehidupan(DNA) dan pusat peradaban pembuka serta penutup akhir zaman.

    Banyak kemungkinan, yg benar bermunculan :
    1. Di sri langka ada peninggalan nusantara (sejarah dan perkembangan hindhu serta tokoh central ibrahim dahulu di Indonesia)
    2. org hindhu-budha meyakini zaman Swarna Dwipa ada di nusantara, dan sesosok Ibrahim/Brahma itu dahulu di sumatra.
    3. Atjeh dan medan adalah kota yg sering di kunjungi serta banyak identitas tertinggal mengenai asia tengah.dengan begitu, jelas raja Namrud bin Kan’an pernah berdiri di sumatra.
    4. dan yg istimewa, pertemuan ibrahim dgn siti khajar/kenturah ada di atjeh.
    5. di pulau yava/jawa (blanda mengenal dgn nama yetch, rev : leiden), belaiau di kenal dgn brahma/abraham (barat) sebagi guru spiritual (asal kata : abah, rama). 

    sumber : Alif, laam, Mim.

    (^.^)>
  • Satria Dempo Setra alif~mim~lam~ya
    tongue
  • Beni Darlius Nah..nah… sangat menarik ini…mulai mendekati kebenaran nampaknya…tp blom sepenuhnya Mutlak Betul tongue
  • Satria Dempo Setra kebenaran mutlaq hanya milik Al-Haq…kita hanya berusaha dan mempergunakan akal semampu kita.
    Tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit…
    _)|(_
  • Elip Setiyawan karena kita di beri kemampuan ilmu pengetahuan yang sedikit makanya Allah memerintahkan kita untuk mencari ilmu mulai dalam rahim sampai liang lahat nanti. smile
  • Wallet Keturunan Bangsa Malai Lambat laun sejarah yg sebenarnya akan terungkap..
    banyak2lah membaca,, karna dengan banyak membaca akan menjauhkan kita dari kebodohan…

    (coba perhatikan nama gunung yg dijawa.. salah satunya Gunung bromo.! )

    knp gunung bromo.? ada apa kok sampe dnamain gunung bromo.? silsilah nama bromo dri mana.? itu salah satu bukti kuat bahwa bram.abram.abraham.ibrahim.brahmana.brama.brahmono.bromo. dll.. silahkan anda menilai.. sejarah memang akan bisa dbuktikan.. sejarah gk bsa disembunyikan.. sperti janji TUHAN.
  • Ach Lintang Lasuardi pernyataan tentang Nabi Muhammad saw telah mengenal nusantara memang pernah diungkapkan oleh al-Attas dalam bukunya “Historical Fact and Fiction” yang menggunakan pendekatan induktif karena sumber-sumber sejarah yang dapat dijadikan bukti diakui minim. al-Attas menggunakan 2 alasan. salah satunya adalah hadits dalam Hikayat Raja-Raja Pasai seperti yang sudah ada di komentar Loew Paul dan dijelaskan kelemahannya, meskipun ada juga kutipan sejarah yang mengungkapkan ekspedisi Islam ke Cina pada masa khalifah ketiga tahun 640-an M melalui darat maupun laut. Jika dari laut tentu saja dapat langsung diartikan melalui Selat Malaka. Namun bukannya Raden Wijaya baru mendirikan Majapahit tahun 1200-an M? dan raja yang bergelar Brawijaya I adalah Kertawijaya yang dinobatkan tahun 1400-an M? serat-serat Jawa kuno pun tidak mengenal Raden Wijaya sebagai pendiri Majapahit maupun sebagai Brawijaya I. Kalau tidak salah peta di atas adalah buatan Gunkarta
  • Satria Dempo Setra “INILAH MASA YANG TIADA(pernah ada) AKAN MENJADI NYATA”
    Sebagai simbol kebenaran dan tutup akhir zaman,Allah hanya membukakan kebenaran dan hidayah bagi orang2 yg dikehendaki-Nya…!
    mari kita saling melengkapi atas rahman-rahim untuk bertasbih mengakui keakbaran-Nya…
    ※※※|※※※
  • Loew Paul Wallet Keturunan Bangsa Malai : Memang banyak nama2 alam yg telah di distorsi, vandalisme adalah contoh nyata yg ingin membuat kerusakan di bumi ini. 

    Ketika batin dari penjiwaan masyarakat Indonesia aktif, kesadaran mendorong sosok manusia mempunyai peranan yg lebih manusiawi. Apakah itu?? Rasa keingin tahuan yg mendasar, dan itu di tunjukan sebagai bentuk relefansi anatar manusia dgn alam (konteks manunggaling kawulo gusti).
    Bukti2nya telah banyak terungkap, contoh : 
    http://www.facebook.com/groups/bangsa.bumi/doc/318103874953664/
  • Wallet Keturunan Bangsa Malai yupzz.. setuju. intinya siapa yg mncari pasti menemukanya….
  • Loew Paul Ach Lintang Lasuardi :

    Saya akan menjawab pertanyaan Anda, mengenai ->
    (Namun bukannya Raden Wijaya baru mendirikan Majapahit tahun 1200-an M? dan raja yang bergelar Brawijaya I adalah Kertawijaya yang dinobatkan tahun 1400-an M? serat-serat Jawa kuno pun tidak mengenal Raden Wijaya sebagai pendiri Majapahit maupun sebagai Brawijaya I) 

    Memang kadang klo kita bicara masa lalu, yg tahu hanya mereka yg hidup pada zamannya saja. Lantas Apakah hasil yg di bawa masa lalu, ada perihal yg belum selesai, jawabanya “IYA”. Sudah Tugas kita melanjutkan perjalanan ini sebagai Mukaklaf (saya menggunakan istilah islam yg artinya org mandiri) yg dapat 
    1. mengambil sesuatu yg baik, membuang suatu yg buruk
    2. membuang yg buruk di tempat yg buruk, dan menaro yg baik di tempat yg baik. 

    Perhatikan :
    Nama Radan Widjaya..Memiliki nama tsani (lain) dan setaiap daerah mengenal dgn nama2 yg telah diberikan oleh penduduk setempat sebagi ke agungan luhungnya. 

    contoh2nya :
    1. Pangeran dari Pakuan, Raden Wijaya (di kenal dlm pemerintahan) atau Harya Sedah atau Raden Tanduran (lainnya masyarakat dan sodagar asing)
    2. Di palembang, beliau di kenal sebagai Batara Guru bersama Prabu Siliwangi (Jangan disimpulkan dahulu). PENJELSAN ini teletak pada, sebagian masayarakat keturunan raja2 sumatra (yg dahulu jadi kekuasaan sriwidjaya) didik dan di tempa, sehingga menjadi pemimpin yg hebat dlm menjaga Nusantara. Bentuknya ajaranya : laduni atau istilah jawa patuduh (wangsit), dan di arab/timur tengah menyebutnya “Wahyu dr yg hyang widhi (penguasa zaman dahulu)”.
    3. dan msih banyak lagi smile

    Dari sini “jelas” adanya, bahwa kerajaan2 di nusantara memiliki tongkat estaped kepempinan yg ditiru skr ini oleh barat (termasuk Negara2 yg bersistem Islam) dlm menjaga korelasi kemajuan dan perkembangan yg utuh di bumi pertiwi ini.

    catatan pendukung :
    1. Anda hrs tahu, sejarah asal mula sriwidjaya dr tanah jawa, dan sunda.
    2. Pelajari sil-sila keturunan dan raja, beserta nama2 gelar
    3. jangan terkecoh dgn nama gelar prabu siliwangi yg beredar, temukan dahulu yg pertama hingga yg lain dgn masa kerajaan dan peradaban yg berbeda2, karena prabu siliwangi banyak (contoh : d padjajran ada, di kuningan ada, palembang ada, dan masih banyak lg lainnya)
    4. Setelah itu, anda pasti mengetahui kenapa Raden Widjaya bergelar Bw’1, walaupun beliau di “katakan” pendiri, yg menjadi cikal-bakal majapahid di jateng. Tersirat-pesan u/ anda : Nama Raden widjaya yg di beri gelar BW dr ayahnya bernama” Sanjaya”, adalah keturunan sanjaya (cucu) yg nantinya menjadi raja di majapahid dan keturunan yg secra turun temurun di beri gelar brawidjaya2 lainnya (jabatan/gelar di ksh tergantung siapa yg memberikan, dalam hal ini beliau/pemberi gelar adalah sanjaya sendiri selaku pendidik dan pembimbing keturunannya dlm bentuk ghoib).
    ket : sanjaya (bpk.rden widjaya) adalah didikan eyang semar, rujukannya seperti org tua yg tdk pernah meninggalkan keturunannya menjadi sesat. 

    ayat pendukung :
    1. (Qs.3/169) Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki. 
    2. (Qs.4/9) Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. 

    Kesimpulan : Inilah yg di maksud, Bahwa nusantara Sitem Ibu..Dan gk aneh klo para leluhur, masih dampingi kita untuk membantu meluruskan sekaligus mempersatukan kita dlm Bangsa Indonesia.

    rev : Alvina Dumantika
  • Loew Paul Wallet Keturunan Bangsa Malai ; setuju, kang mas..
  • Kehidupan Dalam Bangkaiyangmenantikesirnaan ibrahim= alif + brahma,, semua huruf didunia sesungguhnya memiliki pakem, termasuk huruf hija’iyah,, sayangya pakem2 tersebut terselubung,, brahma/ brahmana bagi kami orang jawa adalah bopo guru ajar kehidupan,, ajarannya masih ber_tengger di tengger,, & sebagian juga akan kem_bali dari bali,, aum swasti astu,, hong wilaheng,, merupakan ajaran tanpa tulisan dari hindie/ atlantis yg tidak lain adalah jawa,, yg selama ini masih dijaga manusia abadi anbiyah qidir as/ kanjeng ratu pantai selatan,, brahma bukan mengajaran sihir/ magic+ mistik,, tapi pengenalan hidup AKU & potensi yg dimiliki oleh diri,, bukan keAKUan tapi AKU & kamu sejatinya sama,, bagiku banyak orang kurang tepat memaknai sebuah kitab,, kanjeng syeh siti jenar mengucap ALLAH adalah SEJATInya AKU,, yg mana?? alif didepan brahma dia juga memiliki pakem itu,, lam- lam ha’ juga ada padanya,, sesungguhnya juga ada pada kita semua,, setelah menyatakan perilaku ain ya’ sin hingga bisa mengakhiri kehidupannya dengan cara moksa/ sirnah seperti jesus/ isa
  • Purwo Rubiono Cak Wo apakah ada keterangan kalau cerita Ibrahim itu adanya di tanah Arab?
  • Prthvi Saksatkara Devata kalo cerita rakyat dimana2 ada, masing2 suku di bumi punya versinya sendiri2..tapi sejarah hanya bisa dibuktikan dgn peninggalan tertulis..lalu dimana saja kitab2 bangsa besar yg pernah mendiami bumi..? kitab babon majapahit..kitab2 Nebukadnezar..kitab2 wangsa syailendra..?siapa yg menyimpan / memusnahkn?
  • Beni Darlius Rajawali adalah Pimpinan Para Wali klo Garuda Galilah Rusiah Diri Anda tongueSILOKA tea namina Pi’it pipilih kanu Alit, Onta Orang2 yg ngerasa teu boga dosa dst dst …. rofl
  • Wallet Keturunan Bangsa Malai Menguak tabir misteri Nusantara…
    ayo pelan² uraikan titik terangnya psti kita temukan.,,
  • Ach Lintang Lasuardi pembahasan soal Sabda Palon tidak dilanjutkan? menyambung dari atas, siapakah yang dimaksud dengan Raja? apakah merujuk pada guru dari Ibrahim/Brahma? tokoh sentral tersebut? apakah berasal dari Indonesia? lalu Brahma yang dimaksud apakah yang ada dala…See More
  • Wallet Keturunan Bangsa Malai Dlnjutkan tpi blm ckup pngahuan tntg sabdo palon.
    Maaff bgi saya klo gk tw sejarah jgn menceritakan sejarah,,
    ntr yg ada malu klo salah,.
    mgkon ada yg lbh tw,,

    klo dwujudkan brahma nanti bkl terjdi perdebatan..
    krn dsuatu agama BRAHMA it Tuhan,,
    Maff klo saya sok tau.
  • Denegara Made DarmawiyasaOm,,,swastiastu,,,sungguh mengharukan akan kemampuan rekan semua/braya sedaya dlm menguak berbagai aliran sungai kepd satu muara,,,tpi akan sungguh membingungkan pikiran saya bila berbagai penjabaran berbagai sumbangsih pengetahuan yg terungkapkan disini,dihubungkan dgn situasi dan kondisi prilaku masyarkat indonesia sekrng sampai Ada yg dianggap Teroris,,menjadi Teroris,,,karena berdalih menegakkan Islam dlm keyakinannya,,,ada apa ya,,,
  • Exwil Fainal Muhammad SAW disuruh Allah SWT mengikuti ajaran Ibrahim yang lurus..siapa bilang agama Ibrahim itu Islam..Islam (secara hakikat-berarti keselamatan/selamat) muncul apabila telah mengikuti agama Ibrahim..yaitu agama yang lurus..lurus terhadap sang pencipta..agama Tauhid…!!! jadi orang yang bertauhid pasti Islam (selamat)…jd tidak ada sangkalan trhadap para raja2 terdahulu dalam mengikuti ajaran Ibrahim..krn mereka tunduk patuh terhadap sang pencipta..!!!!

One comment on “Tradisi Qurban Raja Purnawarman dari Kerajaan Taruma Nagara = Abrahamic Tradition kah?

  1. Rahayu, berbagaialah bahwa dikit demi sedikit sejarah itu semakin terkuak.
    komentar dari para sahabat semuanya akan semakin menambah wawasan baru kita asalkan kita mau menjauhkan tas dogma dan egonya. Tentang Nabi eyaangnya bangsa2 di dunia yakni IBRAHIM (ABRAHAM) yang dalam ajaran Hindu dimunasababkan sebagai Sang Hyang Brahma tidak harus dipertentangkannya.
    Anggapan bahwa Ibrahim, Muhammad saw pernah menginjakkan kakinya di bumi Nusantara ini, itu sebagai hal yang wajar2 saja. malah berdarsankan saudara, sahabat, sesepuh bernama DIENG MARWAH beliau menyatakannya bahwa para Nabi – para Wali itu semua adalah Jawa! Mengapa ?
    Karena Jawa merupakan sifat dan kepribadian sama halnya nama Sang Hyang Brahma, Syiwa dan Wisnu. Jawa = jiwa dan jawi yang nonotasinya BERADAB. Maka semua nabi dan wali itu tidak mungkin bukan Jawa ? karena pasti beradab. maka janganlah disalahkan bila ada penghormatan terhadap Tanah Air sebagai BAPA KUASA (ANGKASA) & IBU BUMI (PERTIWI/SINTA) disamping bapa/ibu Biologis!
    Jawa juga dimaknai sebagai nama pulau yakni Jawawut (Aji Saka), JAWA(TA), Yahwe, Pulau Nyawa dan lain sebagainya.
    Serta artian sempit Sukuisme yang terlahir di dataran Jawa yang semestinya dari Sumatera – Jawa & Bali sebelum pulau2 ini berpisah adanya. Sungguhpun demikian masih jadi rerasan para sepuh “WONG KOK ORA JAWANI” artinta seseorang yang tidak tahu peradaban, sopan santun dan budi luhur.

    Nabi Adam konon terlahir di Bandung Selatan disana ada gunung yang dipenuhi batu berlambang lingga & yoni yang disebutnya Mangadam, nama gunungnya saya lupa. Juga ada petilsan pesarean Ratu Bilkis dan Soleman masih eratkah dengan nama Kabupaten Sleman, selatan Candi Borobudur yang ditengarahi mahakaryanya itu ? Nabi Nuh yang menyiapakan perahu dari kayu terbaik yakni “JATI” (yang sesungguhnya?) yang memulai berlayar dari Gunung Dieng ? dan mari kita kaji sepasang piaraan dan binatang itu apakah semua jenis bisa hidup di dataran Arab yang tandus ?.

    Masih menurutnya Nusantara ini adalah miniaturnya dunia yang oleh leluhur dinamakannya ACEH! yang merupakan akronimnya yakni A = Ras Afrika yang berkulit htam legam, kita punya saudara dari Papua; C = ras China yang berkulit kuning langsat seperti gadis2 Periangan; E = ras eropa berkulit putih, seperti noni2 Minahasa. Dan H = Hindis, berkulit sawo matang, kebanyakan warna kulit kita semua ini. Dia menambahkan bahwa bangsa Jawa inilah yang bertugas menyebrkan dharma ke seluruh dunia, maka diingatkan bawa siapapun bangsa apapun bila belum mencium Tanah Jawa maka dianggap belumlah sah diakui sebagai keturunan Leluhurnya (Jawa)! Kata INDONESIA itu dari bahasa Sipoh = Indung sia ? saha indukna ? berbeda dengan kajian saintific. Itu k.l. 30 tahun yang lalu. Nah ditemukannya Benua Atlantic maka semakin jelas apa lagi SUNDALAND!
    Maka ada baiknya kita tidak me
    nafikan tentang MITOLOGI dan Menuhankan TEHNOLOGI, alangkah indah dan bermanfaatnya bila keduanya saling mengisi dan membutuhkannya!.

    Mangga lanjut//SAMPURNA

    Minahasa dan H = ras Hindis yang berku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.977 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: