Tinggalkan komentar

Distorsi Berita tentang Gejolak Suriah

BismiLlah, wa bilLahi, w-al-hamduliLlah,
Salam
Memang sangat menyesakkan dada jika kita membaca liputan media massa yang dominan, entah lokal, nasional maupun internasional. Kompas, misalnya, kemarin kembali mendistorsi fakta perkembangan di Suriah. Ia kutip pernyataan2 teroris-pemberontak, sementara tak satupun liputan tentang pernyataan dan kegiatan Kofi Annan, yang jelas-jelas pejabat khusus PBB dan Liga Arab yang menangani Suriah. Kenapa? Karena Annan mengunjungi Suriah dan lalu Iran serta mengusulkan sekali lagi supaya Iran diajak terlibat dalam isu Suriah ini (yg serta merta ditolak mentah-mentah oleh AS, Inggris, Perancis). Distorsi seperti ini telah berlangsung selama setahun lebih, sehingga bisa dipahami kenapa banyak orang yang akhirnya salah menilai isu ini.
Telah terjadi pemutarbalikan fakta yang luar biasa dan sistematis. Sebagai contoh, pembantaian 100 orang lebih di Houla 26 Mei lalu. Semua media massa internasional (Barat dan negara-negara Arab seperti CNN, AP, AFP, Fox, Reuter, BBC, Al Jazeera, dll) langsung menuding tentara Suriah yang melakukan pembantaian keji itu. Bahkan, sejumlah berita seperti BBC dan Reuter dengan sengaja menampilkan foto ratusan anak-anak Irak yang tewas oleh pasukan AS 2003 lalu sebagai korban Houla. Dubes-dubes Suriah di negara-negara Eropa, Kanada, Australia diusir. Persis seperti sebuah orkestra kebohongan yang sudah disiapkan dengan  matang.  Akan tetapi, dua minggu sesudah itu, harian Jerman Frankfurter Allgemeine Zeitung mengungkapkan hasil penyelidikannya dengan kesimpulan kuat bahwa pelaku pembantaian itu adalah kelompok-kelompok ‘jihadis’ yang terkait dengan Al-Qaida, yang memperoleh dukungan dana dan senjata dari Arab Saudi, Qatar, Turki, Inggris. Harian ini mengatakan bahwa para korban, yang sebagian adalah anak-anak dan wanita, berasal dari wilayah Taldou, sebuah kota terbesar di Houla, merupakan anggota Alawiyite, simpatisan Hizbullah dan juga Muslim Sunni yang beralih menjadi Syi’ah. Mereka sebelumnya sudah didata dan termasuk daftar orang-orang yang mesti dibunuh. Di antara yang korban itu adalah keluarga anggota parlemen Suriah, Abdulmuti Mashlab, yang loyak kepada pemerintahan Bashar Assad. Tentu saja, bukan hanya harian Jerman ini yang mengungkapkan kebohongan biadab ini; ada beberapa media lain, seperti seorang jurnalis Rusia, news agency Anna, yang menyaksikan bagaimana teroris-teroris itu mengumpulkan anak-anak dan wanita dan lalu ditembak mati dari dekat. Tujuan pembantaian di Houla, yang mayoritas berpenduduk Sunni ini, adalah menyulut pertikaian Sunni-Syi’ah.
Namun, sebagaimana yang kita ketahui, media massa internasional yang utama sudah dikuasai oleh kapitalis Zionis sehingga berita merekalah yang masuk ke dalam otak para pembaca di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tak jarang saya lihat liputan Kompas lebih buruk, bias dan distortif daripada CNN sekalipun. Jika CNN kadang-kadang masih mengutip pihak yang pro dialog – meski mungkin lebih sebagai penjaga citra sbg media yang obyektif- maka Kompas selalu membesar-besarkan suara yang pro aksi agresi militer. Jadi, distorsi yang terjadi pada Kompas sudah berganda, yaitu distorsi media-media Barat yang ia kutip (AP, AFP, CNN, dsb) dan distorsi yang ia buat sendiri. Dan kita tahu,  Kompas adalah harian yang oplahnya terbesar di negeri ini, yg tentu saja mayoritas pembacanya adalah umat Islam. Jadi, sangat mudah dipahami mengapa banyak orang yang menjadi terbakar kemarahannya terhadap pemerintah Suriah…  yang mudah sekali digiring ke arah kebencian terhadap Syi’ah…..yang lalu diarahkan ke pertikaian Sunni-Syi’ah.  Ini semua berawal dari media yang bias dan distortif.
Lalu, apa yang mesti kita lakukan?
Wassalam
Husain Heriyanto
 Artikel di atas menanggapi email yang disebarkan kelompok Wahabi  di Indonesia berikut:
Dari: Ema Rachman <platinum_angel101@yahoo.com>
Kepada: ormas ahlulbaitindonesia <ormas_ahlulbaitindonesia@yahoogroups.com>
Dikirim: Kamis, 12 Juli 2012 23:45
Judul: [ormas_ahlulbaitindonesia] ADRIKNA YA MAHDI
salam & salawat ala Muhammad wa ali Muhammad……
 
Salah Satu Tantangan Pembebasan al-Quds adalah Syiah?
Omar Kesman IHH Turki oleh Surya Fachrizal
Kamis, 05 Juli 2012
Hidayatullah.com–Di antara sekian banyak tantangan pembebasan Palestina, adalah pembajakan isu dan pengaburan fakta yang dilakukan oleh kelompok Syiah, khususnya Iran.Hal itu terungkap dalam wawancarawww.hidayatullah.com dengan Omar Kesman, Wakil Presiden IHH Turki, LSM yang menginisiasi misi Freedom Flotilla dengan kapal legendarisnya Mavi Marmara.Omar memang tidak secara tegas menyebut Syiah saat mendapat giliran bicara di sesi 3 Konferensi Internasional Pembebasan al-Quds dan Palestina yang diselenggarakan Aqsa Working Group di Bandung, (04/07/2012) kemarin.Namun dia bicara lugas kepada www.hidayatullah.com ihwal ulah Iran di kawasan yang memasok senjata dan milisi untuk membunuhi rakyat Suriah yang ingin menurunkan rezim Syiah Nushairiyah, Presiden Basyar Assad.

Kata Omar, ini penting untuk diketahui umat Islam, sebab Iran sering kali menjual isu ini dengan berkoar-koar ingin menyerang Israel dan membebaskan al-Quds dan Palestina. Namun hingga kini belum satu pelor pun mereka tembakkan ke Israel atau negara-negara Barat pendukung Israel.

“Dalam sejarah Syiah tidak pernah perang melawan kaum kuffar. Yang ada mereka berperang dengan negara tetangganya yang Muslim,” kata Omar yang lulusan Univ. Al-Azhar ini.

Omar yang mengaku sudah lima kali masuk ke Suriah pasca revolusi menyaksikan jelasnya intervensi Iran dan Hizbullah-Libanon di Suriah.

Katanya, soal senjata Iran sudah mengaku menyuplai senjata untuk tentara pendukung Assad.

Di tempat yang disinggahinya seperti Idlib, Homs, banyak dia temui orang yang tidak bisa berbahasa Arab, padahal orang Suriah berbahasa Arab.

“Mereka telah menyebar fitnah,” kata Omar.*

Rep: Surya Fachrizal Ginting
Red: Cholis Akbar 


 wassalam,
hakima rachman
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Towards Emancipation

Freedom, ...our responsiblity.

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.964 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: