8 Komentar

Tradisi Mayat Berjalan di Tana Toraja

Mayat berjalan – Tradisi Ma’nene di Tana Toraja, mengganti pakaian jenazah leluhur yang dilakukan secara berkala oleh kerabat keluarganya. Usai berganti baju, sang mayat akan berjalan menuju ke gua di perbukitan, tempat dimana ia disemayamkan.

Ma’ Nene’, tradisi mengganti pakaian jenazah di Toraja

JUNI 1, 2012 AT 17:30 , BY ENSIKLONESIA

Ma Nene adalah salah satu kegiatan ritual adat di Toraja, khususnya di Baruppu, Rinding Allo Toraja Utara. UpacaraMa Nenek dimaksudkan untuk mengganti pakaian Almarhum, sebagai perwujudan dari rasa cinta keluarga yang masih hidup.

Biasanya, Ma Nene digelar tiap bulan Agustus. Saat Ma Nene berlangsung, peti-peti mati para leluhur, tokoh dan orang tua, dikeluarkan dari makam-makam dan liang batu dan diletakkan di arena upacara. Di sana, sanak keluarga dan para kerabat sudah berkumpul. Secara perlahan, mereka mengeluarkan jenazah (baik yang masih utuh maupun yang tinggal tulang-belulang) dan mengganti busana yang melekat di tubuh jenazah dengan yang baru.Mereka memperlakukan sang mayat seolah-olah masih hidup dan tetap menjadi bagian keluarga besar.
Ritual Ma Nene oleh masyarakat Baruppu dianggap sebagai wujud kecintaan mereka pada para leluhur, tokoh dan kerabat yang sudah meninggal dunia. Mereka tetap berharap, arwah leluhur menjaga mereka dari gangguan jahat, hama tanaman, juga kesialan hidup.

Sejarah Ritul Ma Nene dimulai dari seorang pemburu binatang bernama Pong Rumasek,

Pong Rumasek sewaktu berburu di kawasan hutan pegunungan Balla.Beliau menemukan jasad seseorang yang telah lama meninggal dunia. Mayat itu tergeletak di bawah pepohonan dan hanya tinggal tulang-belulang.

Merasa iba, Pong Rumasek kemudian merawat mayat semampunya.Dibungkusnya tulang-belulang dengan baju yang dipakainya, lalu diletakkan di areal yang lapang. Setelah itu, Pong Rumasek kembali berburu.Tak disangka,setelah memberlakukan mayit seperti itu,beliau selalu beroleh hasil yang besar dalam berburu.Dan sesampainya di rumahnya, Pong Rumasek mendapati tanaman padi di sawah miliknya sudah menguning dan siap panen sebelum waktunya.

Pong Rumasek menganggap,beberapa keberuntungan diperolehnya berkat perilaku yang ditunjukkan sewaktu merawat mayat tak bernama tersebut.

Sejak saat itulah,Pong Rumasek dan masyarakat Baruppu memuliakan mayat para leluhur, tokoh dan kerabat dengan upacara Ma Nene.

Ritual Ma Nene juga memiliki aturan tak tertulis yang mengikat warga. Misalnya, jika seorang istri atau suami meninggal dunia, maka pasangan yang ditinggal mati tak boleh kawin lagi sebelum mengadakan Ma Nene untuknya.

Ketika Ma Nene digelar, para perantau asal Baruppu yang bertebaran ke nusantara akan pulang kampung demi mengikuti ritual.Warga Baruppu memiliki keyakikan, jika Ma Nene tidak digelar maka leluhur juga akan luput menjaga mereka.

http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fyoutu.be%2FXKhmH7Vfr7U&h=WAQEjdEoQAQH0esPsKaWmakye62eyySqsZIpQmJnFSrTgJg

Sumber:

http://ada-akbar.com/2011/06/ritual-mengganti-pakaian-mayit/

http://forum.detik.com/ma-nene-ritual-unik-dari-toraja-budaya-indonesia-t258078.html

http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fensiklonesia.blogdetik.com%2F2012%2F06%2F01%2Fma-nene-tradisi-mengganti-pakaian-jenazah-di-toraja%2F&h=HAQHuHViwAQFjUnCygVRq6PFsihX43Do6ZRXTW3sQzYiuRw

About these ads

8 comments on “Tradisi Mayat Berjalan di Tana Toraja

  1. gelo aahh

  2. kira-kira tau nggak kapann aja ma’nene dilaksanakan tahun ini?

  3. Iya,tpi itu bukan mayat brjalan bro,dia di buat berdiri,ya jls bisa,karna bdanx kaku…sy dari Toraja Barat,dan sy tau persis cerita mayat brjalan,tomate d palingka,itu dilakulan dalam keadaan trpaksa,…org yg ada hub.kel.ma mayat,pasti ndak setuju mayat d buat brjalan kalau tau ceritax dengan apa mayat bisa di jalankn….org toraja jngn asal cumot,mngklain sesuatu yg ndak jelas kebenarannya.,..

  4. aku ini tidak tahu kalau itu mayat berdiri karena didirikan seseorang atau beberapa orang. Kapan dia boleh berjalan sendiri ?

  5. luar biasa, hebat orang yang bisa jalankan org mati

  6. budaya toraja memang unik dan sangat menarik untuk dikunjungi. habis berapa kira2 untuk wisata 3 hari ke toraja ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Towards Emancipation

Freedom, ...our responsiblity.

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.967 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: