Tinggalkan komentar

Kontroversi Hambat Ekskavasi Gunung Padang

Sains & Teknologi

Ekskavasi Gunung Padang, Cianjur, sedianya berlangsung 29 Maret lalu.

SENIN, 2 APRIL 2012, 12:17 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Permadi (Sukabumi)

VIVANews - Rencana ekskavasi Gunung Padang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ditunda. Tim terpadu di bawah koordinasi Arkenas, bentukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedianya ekskavasi 29 Maret lalu.

“Tanggal ini hasil komunikasi Gubernur Jawa Barat dan Andi Arief. Namun ekskavasi tim ditunda karena masih ada ketidaksepahaman yang muncul dan kontroversi,” kata Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Cianjur, Himam Haris, kepada VIVAnews.

Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Cianjur hanya memfasilitasi berbagai kebutuhan tim ekskavasi dan tidak berwenang menentukan waktu dan teknis ekskavasi di Gunung Padang. Kepentingan Pemkab, kata dia, hanya sebatas pengembangan pariwisata.  ”Kami menunggu saja tim kapan akan bekerja. Kami tidak ingin terlibat dalam polemik mengenai kontroversi Gunung Padang.”

Secara terpisah, Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Khusus dan Bencana, Wisnu Agung Prasetya mengakui adanya kontroversi yang didasari pemahaman berbeda mengenai keberadaan dan hasil riset Gunung Padang selama ini. “ Namun sejak tanggal 29 Maret kemarin, kami sudah mulai bekerja pada level penyamaan visi,” jelasnya.

Wisnu menjelaskan pihak Tim Katastrofik Purba yang dibentuk oleh Staf Khusus Kepresidenan Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam telah melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan kontroversi. Upaya ini dilakukan dalam berbagai pertemuan dan diskusi dengan berbagai kalangan dan latar belakang ilmu pengetahuan. Ini untuk pengayaan materi dalam riset lanjutan.

“Karenanya kami belum sampai pada langkah ekskavasi. Kami merasa banyak pihak yang masih perlu didengar dan penting. Memecahkan mitos, kontroversi dan menentukan metodologi merupakan sebuah proses yang penting. Sebagai pondasi mencari pemecahan eksplorasi peradaban Nusantara,” ungkapnya.

Saat ini, tambah Wisnu, tim sedang fokus pada pengayaan materi yang selaras. Ini upaya agar hasil penelitian lebih terstruktur dan lebih detail. Selain itu tim sedang membicarakan metodologi dan penggunaan teknologi dalam penelitian lebih lanjut menuju ekskavasi Gunung Padang selanjutnya. (hp).

• VIVAnews

Gunung Padang Perlu Diteliti Lintas Ilmu

Pusat Penelitian Arkeologi Nasional diminta untuk pimpin penelitian situs Gunung Padang.

KAMIS, 29 MARET 2012, 17:12 WIB
Bayu Galih, Amal Nur Ngazis

VIVAnews – Sejumlah pakar arkeologi menilai perlu penelitian secara mendalam untuk menindaklanjuti temuan tim Katastropik tentang situs Gunung Padang. Penelitian pun perlu melibatkan lintas disiplin keilmuan.

“Penafsiran Tim Katastropik terlalu jauh. Gunung Padang itu produk budaya yang baru ribuan tahun, bukan puluhan ribu tahun,” kata Soeroso, mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala saat ditemui dalam Rembug Nasional Situs Gunung Padang di Pusat Arkeologi Nasional, Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis 29 Maret 2012.

Mengingat situs ini lebih dari sisi arkeologis, idealnya yang memimpin riset situs gunung ini yakni  Pusat Arkeologi Nasional. “Kegiatan Gunung Padang dikembalikan ke substansinya, yakni pusat arkeologi,” ujar arkeolog jebolan Universitas Gajah Mada dan Universitas Indonesia ini.

Ia juga mengkritik riset situs ini yang tidak teratur. “Selama ini riset ini tidak sinergi, parsial, jalan sendiri-sendiri, sehingga menimbulkan polemik di masyarakat,” katanya.

Soeroso menyebutkan bahwa penelitian ini membutuhkan dukungan dari disiplin ilmu geologi, geografi, arsitektur, maupun astronomi. “Kami fokus untuk melakukan kerjasama riset dengan lintas disiplin untuk pecahkan masalah ini,” tambahnya.

Sementara itu, menanggapi usulan beberapa ahli arkeologi tersebut, Kepala Pusat Arkeologi Nasional, Bambang Sulistyanto, mengatakan susah untuk menyatukan perbedaan pendapat masing-masing pihak.

“Karena masing-masing kukuh dengan pendapatnya,” katanya.

Namun ia optimis jika dengan pembuktian secara ilmiah, pendapat yang kuat akan terbukti. “Dengan itu nanti bisa terjawab,” ujarnya. (umi)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Towards Emancipation

Freedom, ...our responsiblity.

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.962 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: