Tinggalkan komentar

SATU TUHAN BANYAK AGAMA: PANDANGAN SUFISTIK IBN ‘ARABI, RUMI, DAN AL-JILI

Satu Tuhan Banyak Agama: Pandangan Sufistik Ibn ‘Arabi, Rumi, dan Al-Jili

by Yeux du Monde on Wednesday, September 21, 2011 at 9:09pm
Penulis  Media Zainul Bahri
Penyunting  Reno Azwir
Cetakan I Agustus 2011
Tebal 536 halaman
Penerbit Mizan    
 

Rp 89.000
Hemat Rp 13.350
Rp 75.650

Di tengah sengkarut hubungan antaragama, Timur-Barat, dan arus modernisme dengan tradisionalisme—yang semua jelas menjurus ke arah pertarungan global, kita sebagai warga dunia jelas membutuhkan jalan keluar alternatif, paling tidak, mampu menjembatani-menengahi pertemuan dua kutub yang saling berlawanan tersebut. Kalangan ateis dan agnostik saat ini, boleh saja menuding agama sebagai biang keladi kerusakan bangunan pikiran dan tata kelola hidup kita di masa kini. Namun mereka tak bisa menutup mata tentang kontribusi besar agama terhadap adab manusia selama ribuan tahun.

Gagasan Ibn ‘Arabi, Rumi, dan Al-Jîlî, yang diulas dalam karya ini, layak untuk dijadikan tolok ukur kefasihan kita dalam beragama. Karena agama bukan melulu perkara normatif belaka. Tapi juga tentang sebuah laku spiritual yang dampaknya jelas akan terasa dalam kehidupan. Ketiga sufi besar itu sama berkeyakinan bahwa pada ranah transendental, semua agama memiliki kesatuan esensi, namun kemudian termanifestasi jadi sekian ragam perbedaan. Sedari objek sesembahan, ritus, kitab suci, dan dampak eskatologisnya. Lantas bagaimana kemudian kita bisa menemukan titik temu dari sekian titik perdedaan itu? Bagaimana pula kita bisa memahami Tuhan yang Nirbentuk; yang tampak pada sesembahan; yang dipahami; dan Tuhan Yang Tak Terpahami?

Buah pikiran Media Zainul Bahri, doktor dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini, adalah kisah lain dari betapa agama masih tetap relevan untuk terus dibincangkan. Baik secara serius atau bahkan sambil lalu.  Jika mau mencermati inti dari sebuah agama secara menyeluruh, niscaya kita akan menemukan bahwa di balik itu, ada kedamaian yang tersembunyi, keharmonisan, dan kebahagiaan universal. Selagi agama masih dianggap penting, dan kita tetap menjadikan agama sebagai lokus utama berkehidupan, buku ini layak untuk dicermati, ditelaah, direnungkan secara baik dan benar. []

Judul Satu Tuhan Banyak Agama : Pandangan Suistik Ibn `Arabî, Rûmî dan Al-Jîlî
No. ISBN 9786029763331
Penulis Media Zainul Bahri
Penerbit Mizan 
Tanggal terbit September – 2011
Jumlah Halaman -
Berat Buku -
Jenis Cover Soft Cover
Dimensi(L x P) -
Kategori Islam
Bonus -
Text Bahasa Indonesia ·
Lokasi Stok gudang penerbit 
Masukkan ke daftar keinginan Masukkan ke Daftar Keinginan

3

Baca review buku ini Rekomendasikan buku ini

SINOPSIS BUKU – Satu Tuhan Banyak Agama : Pandangan Suistik Ibn `Arabî, Rûmî dan Al-Jîlî
Di tengah sengkarut hubungan antaragama, Timur-Barat, dan arus modernisme dengan tradisionalisme—yang semua jelas menjurus ke arah pertarungan global, kita sebagai warga dunia jelas membutuhkan jalan keluar alternatif, paling tidak, mampu menjembatani-menengahi pertemuan dua kutub yang saling berlawanan tersebut. Kalangan ateis dan agnostik saat ini, boleh saja menuding agama sebagai biang keladi kerusakan bangunan pikiran dan tata kelola hidup kita di masa kini. Namun mereka tak bisa menutup mata tentang kontribusi besar agama terhadap adab manusia selama ribuan tahun.Gagasan Ibn ‘Arabi, Rumi, dan Al-Jîlî, yang diulas dalam karya ini, layak untuk dijadikan tolok ukur kefasihan kita dalam beragama. Karena agama bukan melulu perkara normatif belaka. Tapi juga tentang sebuah laku spiritual yang dampaknya jelas akan terasa dalam kehidupan. Ketiga sufi besar itu sama berkeyakinan bahwa pada ranah transendental, semua agama memiliki kesatuan esensi, namun kemudian termanifestasi jadi sekian ragam perbedaan. Sedari objek sesembahan, ritus, kitab suci, dan dampak eskatologisnya. Lantas bagaimana kemudian kita bisa menemukan titik temu dari sekian titik perbedaan itu? Bagaimana pula kita bisa memahami Tuhan yang Nirbentuk; yang tampak pada sesembahan; yang dipahami; dan Tuhan Yang Tak Terpahami?

Buah pikiran Media Zainul Bahri, doktor dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini, adalah kisah lain dari betapa agama masih tetap relevan untuk terus dibincangkan. Baik secara serius atau bahkan sambil lalu. Jika mau mencermati inti dari sebuah agama secara menyeluruh, niscaya kita akan menemukan bahwa di balik itu, ada kedamaian yang tersembunyi, keharmonisan, dan kebahagiaan universal. Selagi agama masih dianggap penting, dan kita tetap menjadikannya sebagai lokus utama berkehidupan, buku ini layak untuk dicermati, ditelaah, direnungkan secara baik dan benar.

“Karya ini membuktikan bahwa para sufi, seperti diwakili Ibn ‘Arabī, Rūmī dan Abd al-Karim al-Jīlī, adalah kelompok Islam yang paling toleran, penuh simpati, terbuka, dan ramah terhadap agama non-Islam. Siapa pun yang ingin mengkaji konsep kesatuan transenden agama-agama, karya yang ditulis seorang sarjana Indonesia ini, layak dijadikan rujukan.”
—Prof. Kautsar Azhari Noer, Guru Besar Perbandingan Agama UIN Jakarta.

RESENSI TERKINI – Satu Tuhan Banyak Agama : Pandangan Suistik Ibn `Arabî, Rûmî dan Al-Jîlî

Unlike ·  · Share

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Towards Emancipation

Freedom, ...our responsiblity.

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.965 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: