3 Komentar

AKAR BUDAYA NUSANTARA

AKAR BUDAYA NUSANTARA

DARI NENEK MOYANG LELUHUR KITA

by Alphada Satriansa on Sunday, January 3, 2010 at 5:55pm

http://socialbugs.net/viewtopic.php?f=52&t=408

Artikel berikut merupakan lanjutan dari “ACKNOWLEDGEMENT ATLANTEAN PROBLEMS AND EXERCISING THE “FACULTY OF OBLIVION”* ON THEM” http://www.facebook.com/#/note.php?note_id=110107843504&id=1123926756&ref=mf 

dan dicuplik dari buku Drunvalo Melchizedek: “The Ancient Secret of the Flower of Life” hal.92 – 98. Cuplikan ini akan ditampilkan dalam bahasa aslinya, sedangkan pendapat yang melalui saya akan saya sampaikan dalam Bahasa Indonesia italic.

Informasi dalam buku tersebut disampaikan oleh Drunvalo dari dialog-dialog langsungnya (saling bertemu muka) dengan Guru Lemuria Thoth yang konon immortal. Mereka Guru-guru Lemuria inilah yang membangun ‘Atlantis’ di atas bangunan energi yang sudah ada, yaitu bangunannya Archangel Lucifer dengan berbagai puzzle-puzzle nya. Keliatannya memang sudah mulai banyak orang Nusantara yang mulai ngeh.. mencium warisan budaya ‘Atlantis’ di tanah ini dengan berbagai perspektif dan persepsinya.. apakah kita SUNDAPUTRA dan SUNDAPUTRI dengan hati terbuka pernah bertanya kepada Ibu Pertiwi (Ibunya ibu yang dari Lemuria) apakah ‘Atlantis’ itu? Apakah kita siap mendengarkan dan menerima apa visi Ibu Pertiwi membangun Nusantara..??

Tidak bisa tidak kita harus memperluas perspektif kita atau beringsut dari satu perspektif ke perspektif berikutnya dengan kejernihan persepsi.. supaya tidak perlu mengulangi lagi kisah semacam Rahwana dan Kumbakarna.. atau belah Negara Kahuripan menjadi Panjalu dan Jenggala.. CUKUP SUDAH KEBODOHAN KOLEKTIF INI, DAN KITA GANTIKAN DENGAN LEBIH MENDENGARKAN DAN MENERIMA APA YANG MENJADI WEJANGAN IBU PERTIWI..!! MARI KITA TINGKATKAN KESADARAN BANGSA AKAN KEINDONESIAANNYA..!! Semoga kita bisa menerima bimbingan Guruji dan Guru-guru Spiritual Bangsa ini dalam menyempurnakan SEMANGAT KITA ini..♥

pola flower-of-life yang tergambar di sampul depan adalah lambang yang sebenarnya dari ‘Atlantis’ Jawa-Bali dan sekitarnya, dimana lambang itu menggambarkan posisi-posisi simpul-simpul energi spiritual di tanah air ini, Tanah Pusaka nan Suci warisan Ibu Pertiwi..

kerendahhatian, kehatihatian, dan keterbukaan terhadap wejangan Guru Lemuria sangatlah diperlukan dalam membaca arti dari garis-garis yang terkandung dalam flower-of-life dengan beragam variannya..

tidak semua kerajaan-kerajaan leluhur kita baik yang di barat maupun yang di timur mampu membaca warisan ini dengan baik terbukti dengan berbagai peristiwa bencana alam dan peperangan antar saudara sendiri..

untuk itu TATA NEGARA dari para leluhur kita perlu diperbaiki dan lebih disesuaikan/ disinkronkan dengan pola ‘Atlantis’ itu sendiri..

jika kita secara kolektif mampu saling sinkron dan harmoni dalam menyemarakkan flower-of-life ini, ALAM SEMESTA MENANTI KITA BERSAMA..

Ay and Tiya and the Beginning of ‘Tantra’ This new civilization in ‘Lemuria’ was developing quite well (jika kita berkelana di pelosok Nusantara maka di beberapa tempat ada kemungkinan kita akan mencium bau-bauan Lemuria ini); everything was going along just great. But most of ‘Lemuria’ eventually sank. About a thousand years before it sank, two people were there whose names were Ay and Tiya (nama-nama yang tidak asing, dan masih aktif dipakai terutama untuk Ay di area Panjalu, termasuk varian Ayu, Ayah, dll., coba kita lihat2 lagi peta pulau Jawa-Bali). This couple did something that no one else had ever done before, a certain way and breath in a certain way, you get different results when you have a child. Through the conception of that different kind of birth, all three of them – the mother, the father and the child – would become immortal. In other words, by having a baby in a certain way, the experience changes you forever. Ay and Tiya suspected that they had become immortal, I’m sure, because of their experience. As time went on and everybody else started dying but they remained alive, people began to realize that they really did have something. So they finally set up a school. As far as I know, it was <span>the first mystery school</span> on the Earth in this cycle. It was called the Naacal, or Naakal (rhymes with McCall), Mystery School, where they simply tried to teach how to do this thing we call resurrection or ascension through ‘tantra’. ‘Tantra’ is a ‘Hindu’ word for yoga or union with God through sexual practices. (We have a lot to go over before we can understand exactly what they were doing.) Anyway, they did this and then they began to teach other people. Before ‘Lemuria’ sank, they had instructed approximately a thousand people, which means that about 333 families of three each were able to understand what they were doing and demonstrate it. … … … They taught others how to do it, and it was getting to a place where in another few thousand years they would probably have translated the whole race into a new consciousness. But God evidently said no, it was not the right time. They had just gotten started when ‘Lemuria’ sank. ‘Lemuria’, like I said, was female, and the ‘Lemurian’ were very psychic. They knew that ‘Lemuria’ was going to sink a long time beforehand. They knew with absolute certainty; it wasn’t even a matter of discussion. So they prepared a long time in advance. They took all their artifacts to Lake Titicaca, Mount Shasta and other places. Even the great golden disk of ‘Lemuria’ was removed (hmm.. di mana cakram/ piringan ini sekarang berada ya..?). They got everything of value out of the country and prepared for the end. When ‘Lemuria’ finally sank, they were totally off the islands. … … … Lemuria Sinks and Atlantis Rises … … … How the Lemurians Evolved Human Consciousness The immortal beings of ‘Lemuria’ “flew” from their homeland to a little island north of the newly risen continent of ‘Atlantis’. They waited for a long time on the island they named Udal (kembali bukan nama yang asing kan, walaupun ini di timur tapi jangan salah sangka ini Bali ya..), then they began to re-create their spiritual science. If you had watched them, you wouldn’t have known what the heck they were doing; you’d have thought they were nuts. In order to describe what they were doing, I have to describe something else. The Structure of the Human Brain … … … The Attempt to Birth a New Consciousness on Atlantis When the time was right, the Naacals from ‘Lemuria’ created a spiritual representation of a human brain on the surface of their Atlantean island. Their purpose was to birth a new consciousness based on what they had learned during Lemuria. They believed the brain had to come first before the body of the new consciousness of ‘Atlantis’ was to emerge. With Thoth’s image of the human brain in mind, you can begin to make sense of their actions. First they made a wall down the middle of the island about 40 feet high and 20 feet wide, which sealed off one side of the island from the other. Literally, you had to go into the water to get to the other side. They ran a minor wall accross at 90 degrees to the first wall, which divided the island into four parts. (dalam perjalanan selanjutnya kehidupan ‘Atlantis’ ternyata pemodelan ini kurang akurat ketika diimplementasikan dan menyebabkan energi di sebelah barat agak berat, tetapi hal ini sudah diperbaiki kemudian.. bisa dirasakan kok perbedaannya sekarang..) Then half of these thousand people, who were of the Naacal Mystery School, went on one side and half stayed on the other, depending on their nature. That could mean that all the woman stayed on one side and all the men went to the other side, but as I understand it, where a person went did not depend on the physical body, but his or her dependency on one side of the brain or the other. In this way, approximately half become the male component of the brain and the other half became the female component. They spent thousand of years in this physical state until they believed the were ready for the next step. Three people were selected to represent the corpus callosum, the part of the brain that links the left and right hemispheres together. Thoth’s father, Thome, was one of these. He and two other people were the only ones allowed to go everywhere on the island. Otherwise, the two sides had to remain completely separate from each other. Then the three began to align their energies and thoughts and feelings and all aspects of humanness into an integrated human brain, not with human cells, but rather with human bodies. (jangan-jangan kita bagian dari sistem ini, kayanya sih, darimana lagi cerita bahwa kesadaran kita saling terkait dan berkomunikasi satu sama lain.. begitu juga dengan Kebangsaan kita ini..)

RAMA-RASI-RATU
(interpretasi ulang dari sudut pandang dari posisi saya sekarang berdiri pada istilah2 yg dikodekan dalam catatan2nya Mbah Lucky)

The next step was to project onto the surface of ‘Atlantis’ the form of the Tree of Life (saya menamakan ini dengan Java of Life yang mencakup Jawa-Bali, Tree of Life ini diproyeksikan pada suatu pola Flower of Life yang sudah ada sebelumnya yang dibangun Archangel Lucifer, hal ini diinformasikan di bagian lain dari buku Drunvalo, dan proyeksi ini menimbulkan beberapa gesekan energi). They used the form here [Fig. 4-4] with 12 circles on it instead of 10, but the 11th and 12th circles were off the mainland; one of the points was on Udal and one was in the water to the south (tentu saja ini nyanyian kode yang harus diterjemahkan ulang, tanpa pemahaman dan keterbukaan akan gambaran yang lebih utuh kita bisa terjebak untuk menentukan puser/pusat sebatas yang ada di lingkungan terdekat, boleh percaya atau tidak tapi bisa dirasakan sendiri ternyata pusernya puser tidak di Jenggala dan tidak pula di Panjalu, oleh karena itu penting dan utama untuk berkelana jalan-jalan/ mlaku-mlaku/ melakoni ke segala penjuru NUSANTARA merasakan ragam pusat-pusat energi tersebut.. http://www.facebook.com/pages/SEMANGAT-INDONESIA-JAYA/200032215863?ref=ts#/video/video.php?v=1199501824059&ref=mf). So there were ten components on the mainland, which is the configuration we’re familiar with. Even though it extended over hundreds of miles on the surface of this island, they projected it to the accuracy of a single atom, according to Thoth. There is an indication that even the spheres of the Tree of Life were used to designate the size and shape of ‘Atlantis’.

Poseidon (Pasundan?) di dasar Laut Jawa

Plato says in his book “Critias” that the main city of ‘Atlantis’ was made of three rings of land separated by water, as shown in this drawing [Fig. 4-5]. He also says the city was constructed of red, black, and white stones. This last statement will make sense as soon we talk about the Great Pyramid. The Children of Lemuria Are Called Forth Suddenly, in a single day, the Brain of ‘Atlantis, the Naacal Mystery School, breathed life into the Tree of Life on the surface of ‘Atlantis’ (pada bagian lain dari buku Beliau disampaikan bahwa pada waktu tersebut,sekitar 76000 tahun lampau, matahari terbit di sebelah barat, dan kabarnya juga ini merupakan siklus 12960 tahunan). This created vortexes of energy rotating out of each of the circles on the Tree of Life. Once the vortexes were established, then the brain of ‘Atlantis’ psychically called forth the children of ‘Lemuria’. Millions and millions of ‘Lemurians’ who by then had settled along the west coast of North and South America (gak heran kan.. buku ‘Atlantis’ paling heboh berasal dari Amerika Serikat dan Brasil..) and in other places, began to be pulled to ‘Atlantis’. A great migration began, and the ordinary people of the sunken ‘Lemuria’ started moving toward ‘Atlantis. Remember, they were feminine right-brained beings and <span>inner communication</span> was easy. However, the Lemurian body of consciousness had reached only the age of twelve as a planetary consciusness. It was still a child, and some of its centers weren’t functioning yet; they had worked with those energies and had masteres <span>only</span> eight of the ten (ouw.. ngeri dech..). So each migrating Lemurian was attracted to one of these eight centers on ‘Atlantis, depending on the nature of the individual. There they settled and began to build cities. That left two vortexes with nobody using them, not a single person. These two vortexes were pulling life toward them, and   in life you just can’t have an empty place

(wah ini dia ni.. siapa saja yang ngisi tempat2 kosong ini..? itulah pentingnya kita perlu tahu apa gambaran seutuhnya dari warisan Archangel Lucifer dan Lemuria ini..). Life will find a way to fill it. For instance, if you’re driving along the freeway following another car and you drop too far behind it, somebody will fill in the gap, right? If you leave a place empty, life will step in and fill it. That’s exactly what happened on ‘Atlantis’. Though Lemurian settled into only eight of the vortex areas, Mayan records state clearly that these three were ten cities in ‘Atlantis’ when it fell. In fact, you can see those records in the Troano document, which is now located in the British Museum. This document is estimated to be at least 3500 years old, and it describes in detail the sinking of ‘Atlantis. It’s Mayan, and it contains an authentic account of the cataclysm, according to Le Plongeon, the French historian who translated it. Here is what it says: “… … …” (pastinya yang ini sudah banyak dibahas di bukunya Prof. Santos www.atlan.org)

The Aborted Evolution Two Empty Vortexes Drew Extraterrestrial Races To fill those two empty vortexes, according to Thoth, two extraterrestrial races stepped in – not one, but two completely different races (ee.. kalo sekarang lebih kali.. wow..). The first race was the Hebrews, coming from our future. Thoth says they came from off the planet, but I don’t know specifically where. The Hebrews were kind of like a kid who went through the fifth grade and didn’t make it and had to do that grade over again. They hadn’t graduated to the next level of evolution, so they had to repeat that grade. In other words, they were like a child who had already been through the math stuff. They knew a lot of thing’s that we didn’t know yet. (ga heran deh kalo gitu.. Musa, Yesus, Einstein, Bill Gates, Zuckerberg, dll., dan ini yang penting, krn. sejarah ini, mereka punya koneksi ke salah satu tempat di tanah ini loh.. dan mereka membuat semacam copy-an nya di timteng, ngomongin kata2nya agak susah..) They had legal permission from the Galactic Command to step into our evolutionary path at that time. They brought with them, according to Thoth, many concepts and ideas that we had no idea about yet because we hadn’t entered into those level of awareness. This interaction actually benefited our evolution, I believe (ya liat aja fenomena ni facebook..). There was no problem with their coming to Earth and settling. There probably would have been no problem at all if this one race had come here. The other race that stepped in at that time caused big problems. These beings came from the nearby planet … … … di bagian berikutnya, pada buku ini diceritakan bagaimana perselisihan yang terjadi dengan ras yang satu ini telah mengakibatkan kekacauan di tanah ‘Atlantis.. itulah perlunya kita kembali menjiwai Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa, berkelana dengan banyak tempat dan orang untuk saling apresiasi yang akan melancarkan evolusi jiwa kita bersama.. yang perlu kita sadari sekarang bahwa taman ini ada yang memelihara, tinggal bagaimana kita nya, pilihan ada di tangan kita untuk menjadi pengunjung yang baik nan ceria..♥..♫

You, Gondhal Gandhul, Ichacuhh Wanarasoenda Satyayuga, Su Rahman and 28 others like this.

Erwin Thomas Terima kasih Mas,,,, saya pernah baca sekilas,,,

January 3, 2010 at 7:38pm · LikeUnlike

Damar Shashangka Ijin share ya, mas…

January 3, 2010 at 7:56pm · LikeUnlike

Bambang Indra Santoso thanks da, ini lgi dibaca baca

January 3, 2010 at 9:56pm · LikeUnlike

Alphada Satriansa yang mau share silahkan.. makin banyak masukan makin baik karena ini juga bukan kesimpulan akhir.. dan mungkin juga tidak pernah berakhir.. :)

January 4, 2010 at 12:25am · LikeUnlike

Jiwa Negara Yanik keren Mas… Makasih..

January 4, 2010 at 4:03am · LikeUnlike

Paulina Pasaribu Thanks Bro for the tag! Keren! Sy prnah baca dr beberapa sumber, dan sumber yg satu ini mantap Bro! :-)

January 4, 2010 at 6:02am · LikeUnlike

Nimas Ayu Wow..ay ucapkan terima kasih atas tag-nya mas Alphada..hehe..pantes knapa sering saya dipanggil ay ktimbang ayu..bgitu to ternyata, matur nuwun.. :)

January 4, 2010 at 6:35am · LikeUnlike

Aji Iskandar Zulkarnain Ceuk Sundamah tilem, artinya memecahkan unsur yang empat agar manusia tidak tertarik gravitasi ruang, materi dan waktu. Sehingga dia bisa muncul di zaman siapa saja. Ajaran simple sebenarnya. Tetapi manusia Yahudi tidak bisa menguasai warisan ajaran luhur karuhun kita, mereka hanya bisa menguasai kita sampai cangkang doang, mereka menang di konsep Tuhan mereka doang;uang, dikarenakan mereka hanya mendalami materi & waktu.

January 4, 2010 at 10:46am · LikeUnlike

Made Edy Semakin terlihat akar budaya kita berasal dari very high culture civilization. So we must proud about it. Thanks Bli Alpada for your info..

January 4, 2010 at 11:05am · LikeUnlike

Triwidodo Djokorahardjo Terima kasih. Mohon izin share.

January 4, 2010 at 6:38pm · LikeUnlike

Alphada Satriansa yang mau share, monggo..

January 4, 2010 at 6:44pm · LikeUnlike

Rangga L Tobing luar biasa mas ..!!

January 5, 2010 at 12:03am · LikeUnlike

Sigit Suryono Luar biasa, sangat menarik …… Terimakasih.

January 12, 2010 at 6:25pm · LikeUnlike

Devri Barnadiputera Danamihardja Atmawinata Makin penasaran dg laut Jawa….pasti ada ‘hidden knowledge’ terkubur di sana…

January 12, 2010 at 8:30pm · LikeUnlike

Dwi ‘Praise’ Ardana makasih mas, artikel yg sangat menarik utk diikuti perkembangannya

January 22, 2010 at 9:24am · LikeUnlike

Chicha Widyaningsih Thanks mas, share ya..

March 11, 2010 at 7:35am · LikeUnlike

Rawinah Ranarty Makasih untuk share :)

April 22, 2010 at 1:53pm · LikeUnlike

Niki Saraswati

mas alpha, saya baca lagi, sekarang saya masih ada kesibukan. nanti tak komentari. tapi ada satu hal yg saya sangat bangga dengan Nusantara. saya melihat ada kekurangan di barat. mereka tidak menemukan keluhuran. saya sih sederhana berpikir… coba saja:
1. EGYPTIAN CIVILIZATION = kenapa berhenti? berarti tidak berasal dari sana.
2. INCA/MAYAN CULTURE = ada end-time, dan tidak kelanjutannya lagi.
3. AVALON CULTURE = pagan, tidak tahu dimana asalnya roh, hanya jaman king arthur dan sebagainya.
4. HINDU CULTURE di INDIA = waah, tetap saja bhagavad gita handalan mereka.

ah, masih banyak lagi. saya suka berpikir, berarti siklus mereka kurang lengkap dong. lalu yg lengkap ada dimana. ternyata, di Nusantara tercinta! hihihi!See More

May 25, 2010 at 1:00pm · LikeUnlike

Gatholoco Wong Sudra wah ini menarik sekali mas, spertinya aq pernah melihat simbol yang sama, cuman itu adanya dinegara manca & itu juga simbol persaudaraan kuno sebetulnya….exiting mas

May 26, 2010 at 12:36am · LikeUnlike

Niki Saraswati semua on the right track. process dan schedulenya.

May 26, 2010 at 1:10am · LikeUnlike

Gatholoco Wong Sudra yah betul yung, coba ditinjau dari beberapa peradaban kuno yang ada, disitu tersemat simbol2 similiar sperti rangkaian flower of life.

May 26, 2010 at 1:14am · LikeUnlike

Andre Isakandar

sepengetahuan saya penghubung benang merah satu samawi,seorang anunnaki=bani Israel; Imam samawi datang setelah beberapa tahun Anursagih/NAbi Nuh sampai dibumi dari salah satu bulan diplanet pluto dan menenggelamkan 409.000 orang anunnaki/…bani Israel,dia berkata sangat menyesal aku datang kedunia ,manusia dengan kesempurnaanya hanya memiliki pelajaran menyembah hidup cara animisme dan dinamisme,sedang maujudnya lebih tinggi dari apa yang mereka upacarakan,carikan agama mereka yang terbaik bagi mereka,hal ini disampaikan beribu2 tahun sampai pada Nabi terakhir Mohamad SAW,yang juga kalau diketahui memahami sebuah kisah kuno bahwa NAbi Adam dan seluruh ulama Iblis dibuang Allah SWT,dan dijadikan agama mereka karena Iblis paling tahu untuk dekat dengan Allah SWT,dan setelah Nabi Mohamad SAW hadirbaru agama itu diridhoi,agama itu digubah namanya Dari Voodoo Islamkandal menjadi Ad DIN ISlamSee More

May 31, 2010 at 2:09pm · LikeUnlike

Andre Isakandar

yang harus diuraikan adalah Hindu Bali Patrilineal sedangkan Kalimantan Hindu Matrilinealnya,dan kalau kitab baron Sekender dari kebathinan HA,na, ca, ra, rohmed johmeda diuraikan; pulau Jawa bekas Gunung tempat tokoh2 suci jaman atlamis di…sebutnya,dan semua diteggelamkan karena peristiwa komet yang melintasi tata surya kita tiap 3600 tahun/1kali ,yang 2 tahun lagi melintas kelima kali desember 2012,karena kesuciannya maka dijadikan pulau Jawadwipa,dengan 900 gunungnya yang kemudian mendirikan birmara abah hanabah atau kepala keluarga seluruh pulau jawa dan seluruh pulau2nya yang dikembalikan oleh Tuhan kepada Manusia,ini yang saya tahu setelah 19 tahun tidak berkecimpung dibidang hidupan sejarah kebathinanSee More

May 31, 2010 at 3:09pm · LikeUnlike

David Ezsar Purba izin share ya.

June 23, 2010 at 1:44pm · LikeUnlike

Gatholoco Wong Sudra

hihihihihi, ono wong edan ra katokan, apa bedanya orang bodoh dengan orang gila ?
Walaupun ngomongnya sama2 ngacok tp orang gila kalo ngomong selalu berdasar pada pikirannya sendiri, tp klo orang bodoh berbicara berdasarkan katanya. Orang g…ila, mnejdi seperti itu krn mengalami sesuatu, orang bodoh kagak pernah ngalamin tapi mbacot aja.See More

June 23, 2010 at 2:05pm · LikeUnlike · 1 personLebu Katiup Angin likes this.

Niki Saraswati si winta jadi orang gila karena CINTA! hihihi!

June 23, 2010 at 2:11pm · LikeUnlike

Arie Infernum El-Nashhara

Wah,wah,ini dia literature yg saya cari2 selama ini,beberapa belakangan hanya saya dapatkan dari potongan2 penelitian mutakhir saja,terutama yg tentang bahwa sebenarnya ras timur tengah atau yahudi adalah ras alien (annunaki) saya juga pern…ah berpikir kenapa karakter tulisan ibrani berbeda dgn suku/ras2 di sekelilingnya,apakah yahudi merupakan suku origin tanah israel?atau justru malah pendatang dari luar angkasa,bahkan ada juga kesimpulan para ilmuwan barat yg mengatakan bhwa Musa,Jesus,Muhammad adalah ras alien dari luar tata surya kita,ini menjelaskan rupa2 kemampuan telekinetik,telepatik dan ilmu supranatural lainnya,mohon koreksi bila ada yg salah.See More

July 12, 2010 at 9:27pm · LikeUnlike

Alphada Satriansa mungkin yang dimaksud Drunvalo Melchizedek adalah ras astralnya.. dan ini terkait dengan medan astral Tanah ini.. karakter Ras Hebrew kurang lebih matahari maskulin.. yang parah adalah ras dari planet tetangga dengan karakter bulan maskulin..

July 12, 2010 at 9:45pm · LikeUnlike

Arie Infernum El-Nashhara Hmmm,apa ini menjelaskan Penyembahan leluhur awal manusia atas Dewa Matahari (Aztec,Maya kuno) dan yg lain lagi menyembah Dewa Bulan?(Masyarakat arab purba) mohon petunjuknya?

July 12, 2010 at 11:34pm · LikeUnlike · 1 personLoading…

Niki Saraswati mas alphada, kayaknya ada tulisan yg salah ketik, biasanya diketik “matahari feminim” bukan “matahari maskulin”.

July 12, 2010 at 11:36pm · LikeUnlike

Arie Infernum El-Nashhara ‎@Niki: ya setau saya juga bgtu,Feminim,bukankah konsep bunda kanduang,Ibu Pertiwi dan Ratu Adil semua personafikasinya Feminim?

July 12, 2010 at 11:44pm · LikeUnlike

Niki Saraswati ya, mas alphada sering menulisnya demikian. mungkin, dia salah ketik.

July 12, 2010 at 11:48pm · LikeUnlike

Alphada Satriansa oohh.. itu cuman pinjam istilah aja.. memang ada matahari maskulin dan matahari feminin.. bulan maskulin dan bulan feminin.. untuk penamaan suatu fenomena..

July 13, 2010 at 2:03am · UnlikeLike · 1 personLoading…

Monika Indri P ‎(^-^)_/\_♥ lovey….so much thank you…..sy sdh pernah baca dari berbagai situs yg berbeda… tp yg ini..special..krn perpaduannya pas…
akan sy masukkan database dokumentasi spiritual yg sy punya..trm ksh

October 25, 2010 at 3:31pm · LikeUnlike

Lebu Katiup Angin Hadir… menyimak.

December 2, 2010 at 6:57am via Facebook Mobile · LikeUnlike

Maju Siregar Izin dibagi ya mas,.. :)

December 13, 2010 at 4:37pm · LikeUnlike · 1 personLoading…

Ahmad Yanuana Samantho

Kalau menurut Bacaan saya, Dewa Thot dalam kazanah prophecy (tradisi) Mesir Kuno adalah Hermes Trimegistus (dalam Filsafat Yunani-Egypt kuno), yang dia tak lain adalah Nabi Idris Alaihi Salam dalam tradisi Islam. Referensi saya (Seyyed Hoss…ein Nasr) menjelaskan bahwa Filsafat Islam (& Islamic Mysticism) adalah kelanjutan dari Philosophy in the Land of Prophecy. Jadi para filosof seperti Hermes, Phytagoras, Socrates, Plato, dan murid-murid Neoplatonisme-nya sangat erat hubungannya dengan pengaruh ajaran para Nabiyullah & Rasulullah sepanjang zaman di tiap peradaban umat manusia.

Intuisi saya merasakan bahwa Nabi Adam AS, Idris AS, dan Nuh AS, Nabi Daud AS dan Nabi Sulaeman AS, adalah para pembangun Peradaban Lemuria dan Atlantis di Nusantara. Keterkaitan ajaran monotheis dari Hermes (Idris) terwarisi oleh Phytagoras,Socrates, Plato, dll.

Akar perennial wisdom Hiduisme, terkait erat dengan ajaran Nabi Nuh As. Sedangkan Budhisme adalah dikembangkan oleh Sidharta Gautama (Budha Syakyamuni) yang tak lain adalah Nabi Dzul Kifli (yang artinya Pemilik/penduduik kota Kapivastu/Kifl). Laotse adalah Nabi Luth, Taoisme juga erat dengan ajaran Tauhid.

Maka semakin jelaskan akar yang sama, atau benang merah yang sama, common ground, yang menguatkan konsep Bhineka Tunggal Ika, Tan Hanna Darma Mangwra. Istilah Bhineka Tunggal Ika ini sendiri konon berasal dari Kitabnya Mpu Tantular, Sutasoma, yang merupakan ajaran Budha-Siwa, tapi ditinjau dari konsep Sufisme dan filsafat Islam(esoterisme Islam) adalah benar adanya, terutama bila melihat penjelasan filsafat Hikmah al-Muta’aliyyahnya (Transcendent Philosophy)-nya Mulla Sadra. Wallahu ‘Alam bi Shawab.See More

46 minutes ago · LikeUnlike

Alphada Satriansa

sepertinya memang begitu.. kita mengenal bahwa Nabi Idris dikenal sebagi nabi yang mengajarkan abjad dan penulisan pada peradaban manusia.. demikian juga dengan Thoth yang memperkenalkan abjad dan penulisan pasca banjir besar.. Thoth dikena…l sebagai Guru Lemuria yang dikabarkan oleh Drunvalo sudah mencapai immortal.. (fenomena yang mungkin tidak terlalu jauh dengan fenomena nya Nabi Khidir..)

Kita mewarisi Tanah Suci yang telah melahirkan berbagai konsep tawhid (tao-wahid) dan melahirkan para Dewa-Dewi.. tidak ada konsep yang sempurna sebagaimana tidak ada pemodelan yang sesempurna yang dimodelkan..

Bhinneka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangrwa.. yang kurang lebih persepsi kacamata saya saat ini adalah, Yang mewujud dalam berbagai ekspresi Kehidupan adalah satu Adanya.. dan dibalik lapisan-lapisan ragam keinginan ada satu keinginan mendasar yang sama dari semua bentuk kehidupan, yaitu kembali merasakan persatuan kesatuan sebagaimana asal muasal..

Ada untaian manis kesinambungan dari para Nabi Nusantara-Atlantis.. Sidharta menyampaikan “ka-su-nyata-an”; Muhammad menyampaikan “tiada sesuatu kecuali Allah itu sendiri”; Mpu Tantular menyampaikan “Bhinneka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangrwa”; dan W.R. Supratman menyampaikan, kalau begitu kita Rayakan saja, Indonesia Raya..

saya mengatakan para Nabi Nusantara-Atlantis karena asal-muasal agama-agama yang berakar di Kebudayaan Nusantara-Atlantis, yang antara lain dimana Sidharta berinteraksi dengan metode-metode Buda yang sudah ada sebelum Sidharta mencapai “kebudaan”, dan Muhammad yang berinteraksi dengan energi suci Siwa di Kabah (yang dilinggihkan oleh Aswatama pasca Mahabharata)..

pun Leluhur Lemuria-Atlantis sudah menyampaikan jauh sebelumnya “Memayu Hayuning Bwana”.. Silih Asih.. Silih Asuh.. Silih Asah..

~Rahayu Nusantara-Atlantis Jaya~See More

16 minutes ago · LikeUnlike

Ahmad Yanuana Samantho

Rahayu “Eden Nesia” atawa Indonesia.” Konsep “Sangkan Paraning Dumadi” lahir di sini, buah pohonnya tumbuh di Nusantara menghasilkan “Hamemayu Hayuning Bawono” (Rahmatan Lil’Alamin, dalam bahasa al-Qur’an).

Stephen Oppenheimer, yakin betul b…ahwa Indonesia/Nusantara/Sunda Land-Sahul land) adalah Eden yang dia baca dari al-Kitab (Bible), Kajian genetik-nya menemukan gen Adam-Eve berawal di Nusantra. Begitu juga Santos, yang buku dan website sudah dibawa lebih dari 3 juta orang, yakin betul bahwa inilah tanah surga Atlantis dan Lemuria, di Nusantra.

Kewajiban kita sebagai pewaris Atlantean, adalah meneliti dan menggali lebih dalam warisan kearifan dan ajaran leluhur kita itu, sambil mengumpulkan bukti fisik maupun non fisik dan warisan peradabannya, serta menyadarkan sebagiana besar saudara kita se tanah air tentang jatidiri bangsanya. Perlu digelorakan revolusi pemikiran dan mental, bahwa bangsa kita bukan inlander, yang mudah menyerah begitu saja kepada para penjajah serakah dari negeri seberang.See More

2 minutes ago · LikeUnlike

Bottom of Form

Terimakasih bahwa Pak Ahmad Yanuana Samantho berkesempatan menghadirkan Prof. Oppenheimer ke “Edenesia” tahun lalu dalam sebuah seminar.. saya berkesempatan sekilas mengintip presentasi Beliau di LIPI sebentar sebelum lanjut ke kantor :)

Men…arik sekali bahwa penggalian Nusantara-Atlantis justru secara seksama dipelopori oleh orang-orang non-Indonesia.. blessing in disguise justru ini mungkin menunjukkan keontentikan penelusuran yang tidak sekadar ‘narsis”/ memuji diri sendiri..

Prof. Santos dengan pendekatan literatur2 kuno merujuk sejarah yang ada di tanah ini.. Prof. Oppenheimer dengan pendekatan ilmu DNA Genealogis merujuk sebaran kependudukan Nusantara.. dan Drunvalo Melchizedek – Thoth dengan pendekatan “sacred geometries” merujuk gugus2 energi spiritual di Tanah Suci ini yang membekas baik pada penduduknya maupun pada geografi nya, juga kisah pembangunannya, masa kejayaannya, dan masa kejatuhannya..

Upaya penelitian dan penggalian lebih mendalam Warisan suci ini memerlukan keselarasan antar perspektif (sudut pandang) dengan persepsi (cara pandang) yang sejernih-jernihnya.. tidak bisa tidak karena Mandala Nusantara-Atlantis yang Agung sedemikian luas spektrumnya.. Gotong-royong..See More

About these ads

3 comments on “AKAR BUDAYA NUSANTARA

  1. If some one wishes expert view about running a blog after that i recommend him/her
    to pay a quick visit this blog, Keep up the pleasant
    work.

  2. This post will assist the internet viewers for creating new
    blog or even a weblog from start to end.

  3. yang penting ikut perintah allah…….dengan semua kebijaksanaan ………sebab nya semuanya akan kembali kepada allah ,sama ada dalam keadaan celaka/bahagia……….para nabi nabi dan rasul rasul …sudah di hantar allah untuk menjadi contoh dan tauladan …untuk di jadikan ikutan…..sesiapa yang mengikuti para nabi nabi dan rasul rasul allah ,sudah pasti orang itu berbahagia semua nya…..dan barang sesiapa yang ingkar akan arahan rasul rasul dan nabi nabi allah……….sudah pasti orang itu akan binasa semua nya………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Towards Emancipation

Freedom, ...our responsiblity.

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.967 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: