19 Komentar

Elpiji untuk Bahan Bakar Sepeda Motor

Elpiji untuk Bahan Bakar Sepeda Motor

Jumat, 8 Januari 2010 | 08:06 WIB

MOTOR PLUS/ENDRO

oleh Nawa Tunggal

KOMPAS.com – Penggemar otomotif banyak yang paham manakala bensin digantikan elpiji dapat menjalankan mesin kendaraan seperti sepeda motor. Hasilnya akan lebih irit dan ramah lingkungan. Tetapi, faktanya masih terlampau sedikit orang yang berani mengaplikasikannya.

Kalau tidak tahu tekniknya, tabung elpiji untuk bahan bakar sepeda motor itu bisa meledak dan mencelakakan orang di sekitarnya,” kata Soelaiman Budi Sunarto, pendiri Koperasi Serba Usaha (KSU) Agro Makmur, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Sekarang ini elpiji dalam kemasan tabung kecil ukuran tiga kilogram sangat mudah dijumpai. Tetapi, masih saja belum begitu banyak orang yang mengenal teknik konversi bensin menjadi elpiji untuk menjalankan mesin sepeda motor.

Budi sejak tahun 1998 membentuk perusahaan Agro Makmur di Desa Doplang, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Ia mengembangkan teknologi energi yang ramah lingkungan berbahan dasar bio-etanol dan metana atau biogas. Dilengkapi pula pembuatan sarana produksinya, seperti alat biogas konsumsi sampah untuk mengubah sampah organik kering menjadi metana atau sarana untuk pemakaian bio-etanol dengan kompor berbahan bakar hemat etanol.

Sejak 2009 ditemukan elpiji untuk bahan bakar sepeda motor. Satu kilogram elpiji sudah diuji coba mampu untuk menjalankan sepeda motor sejauh 100 kilometer sampai 200 kilometer. Jarak tempuh sejauh itu akan bergantung pada beban penumpang dan kelandaian jalan yang ditempuh.

Membran

Elpiji tidak bisa serta-merta dialirkan begitu saja ke ruang pembakaran mesin sepeda motor. Jika dilakukan asal-asalan, percikan api pada ruang pembakaran akan merembet menuju sumber elpiji, meledaklah tabung elpiji itu.

Budi mengatakan, kuncinya terletak pada membran. Membran terbuat dari tabung besi yang berfungsi menyimpan stok elpiji sebelum masuk ruang pembakaran melalui karburator. Kemudian karburator itu dimodifikasi. Tidak terlampau rumit memodifikasinya, tinggal menanggalkan fungsi pelampungnya. Fungsi pelampung di gantikan dengan membran itu.

”Hanya dua hal itu yang harus dilakukan. Jangan sekali-kali mencoba mengalirkan elpiji langsung menuju ruang pembakaran melalui karburator. Percikan api akan menjalar ke mana-mana, tabung elpiji akan meledak,” kata Budi.

Katup penyaluran gas

Untuk uji kelayakan membran, Budi dibantu peneliti dari Pusat Teknologi Limbah Radioaktif Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Suryadi. Menurut Suryadi, prinsip kerja membran menggantikan fungsi pelampung dengan mempertimbangkan fleksibilitas bahan.

Membran dibuat dengan tabung besi berdiameter 8 sentimeter dengan panjang sekitar 4 sentimeter. Pada permukaan atas dan bawah tabung membran diberikan lapisan karet. Supaya tidak bocor, permukaan karetdilapisi dengan pelat besi tipis. Dari tabung membran itu disediakan katup penyaluran gas ke karburator.

Menurut Suryadi, dalam pengujian kelayakan membran, daya tahan terhadap tekanan dipersyaratkan minimal mencapai 12 bar. Ini untuk mengantisipasi kekuatan tekanan elpiji yang berasal dari tabung elpiji.

Batas kemampuan menahan pada membran 12 bar itu untuk melampaui tekanan pada tabung elpiji yang hanya 10 bar.

Setelah elpiji mengalir ke karburator menuju ruang pembakaran, akan dibaurkan dengan udara. Mengenai komposisinya, secara umum pada sepeda motor bensin berbanding 1 untuk kapasitas bensin dengan 13 sampai 15 kapasitas udara.

Menurut Budi, berbeda halnya dengan komposisi yang dibutuhkan pada elpiji dengan udara. Komposisinya berbanding 1 untuk kapasitas elpiji dan 5 sampai 18 kapasitas udara.

Rinciannya demikian. Untuk start atau menyalakan mesin motor, dibutuhkan komposisi 1 untuk elpiji dan 5 untuk udara (1 : 5). Selanjutnya, untuk mesin menyala stasioner dengan komposisi 1 : 8.

Menuju akselerasi mesin komposisinya naik 1 : 12 dan menjadi 1 : 18 saat berjalan normal.

Harga ritel elpiji 3 kilogram di pasaran Rp 14.000 sampai Rp 15.000 per tabung. Harga ini setara dengan sekitar 3,3 liter bensin (dengan harga Rp 4.500 per liter).

Menurut Suryadi, kisaran jarak tempuh 1 kilogram elpiji itu bisa 100 sampai 200 kilometer. Maka, satu tabung 3 kilogram elpiji bisa untuk jarak tempuh berkisar 300 sampai 600 kilometer, sedangkan 3,3 liter bensin hanya untuk sekitar 100 kilometer.

”Elpiji terbuat dari butana dan propana yang masih tergolong mahal jika dibandingkan metana yang bisa dihasilkan melalui pembakaran anaerob sampah organik kering,” kata Suryadi.

Metana, menurut Suryadi, masa depan bahan bakar kendaraan. Hanya saja saat ini pengepakan dan distribusinya masih menjadi kendala.

Motor Bensin Lebih Efisien Pakai Elpiji

Bahan bakar bensin untuk sepeda motor dapat dikonversi dengan elpiji. Berdasarkan uji coba praktisi energi alternatif, daya tempuh penggunaan 1 kilogram elpiji bisa mencapai 200 kilometer. “Secara teori, penggunaan elpiji atau bahan bakar gas lainnya bisa menggantikan bahan bakar minyak untuk mesin kendaraan,” kata Kepala Balai Besar Teknologi Energi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) M Oktaufik.

Menurut Oktaufik, gas belum populer digunakan. Kendala implementasinya terletak pada persoalan distribusinya. Bahan bakar cair paling menunjang proses distribusinya, sedangkan bahan bakar gas lebih rumit. “Tetapi, teknologi pengemasan gas seperti tabung elpiji 3 kilogram seperti sekarang makin memudahkan distribusi gas,” kata Oktaufik.

BPPT, menurut Oktaufik, pernah mengonversi bahan bakar diesel dengan elpiji di Nusa Tenggara Barat beberapa waktu lalu. Saat itu terjadi kelebihan pasokan elpiji sehingga dimanfaatkan PLN untuk membangkitkan listrik. ”Efisiensi saat itu terjadi, bisa menghemat 30 persen,” kata Oktaufik.

Praktisi energi alternatif Soelaiman Budi Sunarto, pendiri PT Agro Makmur Karanganyar, Jawa Tengah, menyampaikan telah berhasil menguji coba penggunaan elpiji untuk sepeda motor. Hasilnya, 1 kilogram elpiji bisa untuk menempuh jarak sekitar 200 kilometer, yang berarti sangat efisien.

Peralatan yang dibutuhkan berupa tabung membran. Kegunaannya untuk membatasi stok elpiji ke ruang pembakaran, sekaligus sebagai penyekat percikan api. Tabung membran dirancang dengan besi bekas pompa berdiameter 8 sentimeter dengan ukuran panjang tabung 4 sentimeter. Pada permukaan tabung membran dilapisi karet dan pelat seng 0,8 miligram berat jenisnya agar fleksibel bila terkena panas. “Saya baru bisa memproduksi tabung membran itu belasan jumlahnya,” kata Budi.

Sepeda Motor Berbahan Bakar Elpiji

THURSDAY, 14 JANUARY 2010 11:58 ANTONIUS

Ilustrasi

Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) tengah mengembangkan penggunaan elpiji untuk sepeda motor. Suryadi dari Pusat Teknologi Limbah Radioaktif Batan mengatakan, penggunaan bahan bakar ini akan lebih irit dan bisa mengurangi polusi.

Elpiji tidak dialirkan begitu saja ke ruang pembakaran mesin sepeda motor. Jika dilakukan asal-asalan, percikan api pada ruang pembakaran akan merembet menuju sumber elpiji dan bisa meledakkan tabung elpiji.

Kuncinya, kata Suryadi, membuat membran dari tabung besi yang berfungsi sebagai penahan tekanan gas elpiji sehingga bisa masuk  ke karburator secara teratur sesuai dengan kebutuhan. Karburator juga dimodifikasi. Tidak terlampau rumit memodifikasinya, tinggal menanggalkan fungsi pelampungnya. Fungsi pelampung digantikan dengan membran itu.

“Pelampung itu kita copot lalu kita masukan semacam membran untuk pengatur masuknya elpiji sehingga tidak terlalu besar masuk ke pembakaran. Tangkinya nanti tangki elpiji kita letakkan di belakang, tempat helm itu, kemudian gas disalurkan ke membran sebelum masuk ke pembakaran. Tabungnya yang tiga kilogram, yang sering dijumpai di pinggir jalan,” kata Suryadi.

Suryadi menjamin tidak akan ada kebocoran gas, karena saat sepeda motor dimatikan membran secara otomatis menutup jadi tidak ada sisa gas yang menuju ke karburator.

Ia menambahkan, harga ritel elpiji 3 kilogram di pasaran Rp 14.000 sampai Rp 15.000 per tabung. Harga ini setara dengan sekitar 3,3 liter bensin (dengan harga Rp 4.500 per liter).

Menurut Suryadi, kisaran jarak tempuh 1 kilogram elpiji itu bisa 100 sampai 200 kilometer. Maka, satu tabung 3 kilogram elpiji bisa untuk jarak tempuh berkisar 300 sampai 600 kilometer, sedangkan 3,3 liter bensin hanya untuk sekitar 100 kilometer.

Batan rencananya akan menguji coba teknologi ini pekan depan di  Pusat Penelitian Ilmu dan Teknologi (Puspitek) Serpong, Tangerang. Suryadi optimistis program ini bisa berjalan karena gas elpiji sangat mudah didapat.

LAST UPDATED ( THURSDAY, 14 JANUARY 2010 17:22 )

Comments

#2 ahmad samantho 2010-04-12 11:59
Wah… asyik nih. Bagaimana cara mendapatkan membrannya dan filter/katup gas LPGnya.Saya mau coba pake. dan motor saya Suzuki Thunder 125 siap kalau mau dilibatkan dalam Uji Coba.

Quote

Tamatan SD Ciptakan Motor Bahan Bakar Elpiji
Sabtu, 03 April 2010 – 10:05 wib
Banyuwangi (jurnalbesuki.com) - Normalnya, sepeda motor menggunakan bahan bakar premium. Di Rogojampi, sepeda motor bisa digerakkan menggunakan bahan bakar gas elpiji. Bahan bakar alternatif ini diklaim lebih irit dibanding bahan bakar biasa seperti premium. Bahkan, laju kendaraannya pun jauh lebih kencang.Motor nyeleneh ini milik Slamet Harianto (32), pemilik bengkel motor di Dusun Maras, Desa/Kecamatan Rogojampi. Tidak ada modifikasi khusus untuk mengubah bahan bakar premium ke gas. Bedanya, karburator mesin hanya ditambah kran tabung gas sebagai pengatur keluarnya gas elpiji. Dari pembakaran elpiji ini muncul tenaga gerak layaknya bahan bakar bensin. “Tenaganya cukup kuat, bahkan lebih hebat dari bensin,” kata Slamet di bengkelnya, Sabtu (3/4/2010).Temuan unik itu berawal dari ide kretarif Slamet. Pria yang hanya tamatan SD ini terinspirasi dengan adegan sebuah film barat tentang balapan motor. Dalam film itu sepeda motor mampu melaju kencang setelah ditambahi gas khusus. Slamet kemudian mencoba menggunakan gas bensol sebagai bahan bakar. Hasilnya mengejutkan. Percobaan itu mampu mengubah kecepatan motor. “Itu terjadi sekitar tahun 2004 lalu,” kenangnya.Seiring munjamurnya gas elpiji, ide kreatif Slamet kembali muncul. Dua bulan lalu, dia mencoba gas ini sebagai bahan bakar. Uji coba itu kembali sukses. Sepeda motor Honda tahun 1970 yang dia gunakan bisa melaju kencang meski menggunakan elpiji.Sejak itu, Slamet tidak lagi menggunakan premium. Dia memilih gas elpiji ukuran 3 kilogram sebagai bahan bakar. Tabung gas ini diletakkan di belakang jok menggunakan penyangga besi.Slamet mengaku, bahan bakar elpiji jauh lebih irit dibanding premium. Satu tabung gas 3 kilogram bisa digunakan menempuh perjalanan sekitar 153 kilometer. “Jika dibanding premium, bahan bakar elpiji lebih irit sekitar 30 persen,” klaimnya.Hitungannya, harga satu tabung elpiji hanya Rp 12.000. Nominal ini jika dibelikan premium hanya berkisar  2,5 liter. Dalam kondisi normal, sepeda motor menghabiskan 1 liter  premium untuk perjalanan 40 kilometer. Premium 2,5 liter hanya mampu digunakan menempuh perjalanan sekitar 90 km.Soal keamanan, Slamet memastikan tidak ada masalah. Termasuk pengaruh keawetan mesin. Menurutnya, bahan bakar elpiji tidak berhubungan langsung dengan gerakan mesin. “ Inikan hanya bahan bakar penggerak. Jadi tidak mempengaruhi kekuatan mesin,” tegasnya.Meski tergolong canggih, motor elpiji milik Slamet belum banyak yang mengenal. Dia berharap, banyak warga mulai melirik bahan bakar alternatif. Selain murah, bahan bakar tersebut juga ramah lingkungan. (din/mm/jb2)

Jumat 08 Januari 2010Elpiji untuk Bahan Bakar Sepeda Motor

Penggemar otomotif banyak yang paham manakala bensin digantikan elpiji dapat menjalankan mesin kendaraan seperti sepeda motor. Hasilnya akan lebih irit dan ramah lingkungan. Tetapi, faktanya masih terlampau sedikit orang yang berani mengaplikasikannya.

Kalau tidak tahu tekniknya, tabung elpiji untuk bahan bakar sepeda motor itu bisa meledak dan mencelakakan orang di sekitarnya,” kata Soelaiman Budi Sunarto, pendiri Koperasi Serba Usaha (KSU) Agro Makmur, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Sekarang ini elpiji dalam kemasan tabung kecil ukuran tiga kilogram sangat mudah dijumpai. Tetapi, masih saja belum begitu banyak orang yang mengenal teknik konversi bensin menjadi elpiji untuk menjalankan mesin sepeda motor.

Budi sejak tahun 1998 membentuk perusahaan Agro Makmur di Desa Doplang, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Ia mengembangkan teknologi energi yang ramah lingkungan berbahan dasar bio-etanol dan metana atau biogas. Dilengkapi pula pembuatan sarana produksinya, seperti alat biogas konsumsi sampah untuk mengubah sampah organik kering menjadi metana atau sarana untuk pemakaian bio-etanol dengan kompor berbahan bakar hemat etanol.

Sejak 2009 ditemukan elpiji untuk bahan bakar sepeda motor. Satu kilogram elpiji sudah diuji coba mampu untuk menjalankan sepeda motor sejauh 100 kilometer sampai 200 kilometer. Jarak tempuh sejauh itu akan bergantung pada beban penumpang dan kelandaian jalan yang ditempuh.

Membran

Elpiji tidak bisa serta-merta dialirkan begitu saja ke ruang pembakaran mesin sepeda motor. Jika dilakukan asal-asalan, percikan api pada ruang pembakaran akan merembet menuju sumber elpiji, meledaklah tabung elpiji itu.

Budi mengatakan, kuncinya terletak pada membran. Membran terbuat dari tabung besi yang berfungsi menyimpan stok elpiji sebelum masuk ruang pembakaran melalui karburator. Kemudian karburator itu dimodifikasi. Tidak terlampau rumit memodifikasinya, tinggal menanggalkan fungsi pelampungnya. Fungsi pelampung di gantikan dengan membran itu.

”Hanya dua hal itu yang harus dilakukan. Jangan sekali-kali mencoba mengalirkan elpiji langsung menuju ruang pembakaran melalui karburator. Percikan api akan menjalar ke mana-mana, tabung elpiji akan meledak,” kata Budi.

Katup penyaluran gas

Untuk uji kelayakan membran, Budi dibantu peneliti dari Pusat Teknologi Limbah Radioaktif Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Suryadi. Menurut Suryadi, prinsip kerja membran menggantikan fungsi pelampung dengan mempertimbangkan fleksibilitas bahan.

Membran dibuat dengan tabung besi berdiameter 8 sentimeter dengan panjang sekitar 4 sentimeter. Pada permukaan atas dan bawah tabung membran diberikan lapisan karet. Supaya tidak bocor, permukaan karet dilapisi dengan pelat besi tipis. Dari tabung membran itu disediakan katup penyaluran gas ke karburator.

Menurut Suryadi, dalam pengujian kelayakan membran, daya tahan terhadap tekanan dipersyaratkan minimal mencapai 12 bar. Ini untuk mengantisipasi kekuatan tekanan elpiji yang berasal dari tabung elpiji.

Batas kemampuan menahan pada membran 12 bar itu untuk melampaui tekanan pada tabung elpiji yang hanya 10 bar.

Setelah elpiji mengalir ke karburator menuju ruang pembakaran, akan dibaurkan dengan udara. Mengenai komposisinya, secara umum pada sepeda motor bensin berbanding 1 untuk kapasitas bensin dengan 13 sampai 15 kapasitas udara.

Menurut Budi, berbeda halnya dengan komposisi yang dibutuhkan pada elpiji dengan udara. Komposisinya berbanding 1 untuk kapasitas elpiji dan 5 sampai 18 kapasitas udara.

Rinciannya demikian. Untuk start atau menyalakan mesin motor, dibutuhkan komposisi 1 untuk elpiji dan 5 untuk udara (1 : 5). Selanjutnya, untuk mesin menyala stasioner dengan komposisi 1 : 8.

Menuju akselerasi mesin komposisinya naik 1 : 12 dan menjadi 1 : 18 saat berjalan normal.

Harga ritel elpiji 3 kilogram di pasaran Rp 14.000 sampai Rp 15.000 per tabung. Harga ini setara dengan sekitar 3,3 liter bensin (dengan harga Rp 4.500 per liter).

Menurut Suryadi, kisaran jarak tempuh 1 kilogram elpiji itu bisa 100 sampai 200 kilometer. Maka, satu tabung 3 kilogram elpiji bisa untuk jarak tempuh berkisar 300 sampai 600 kilometer, sedangkan 3,3 liter bensin hanya untuk sekitar 100 kilometer.

”Elpiji terbuat dari butana dan propana yang masih tergolong mahal jika dibandingkan metana yang bisa dihasilkan melalui pembakaran anaerob sampah organik kering,” kata Suryadi.

Metana, menurut Suryadi, masa depan bahan bakar kendaraan. Hanya saja saat ini pengepakan dan distribusinya masih menjadi kendala. (kompas.com/ humasristek)

Ini Skripsi/TA ttg alat Konverter Gas Elpiji buat Sepeda Motor.:

gas_converter_0408 (1)

Berital lain yang serupa:

http://ahmadsamantho.wordpress.com/2012/03/16/di-gorontalo-becak-motor-pake-gas-elpiji-3-kg/

About these ads

19 comments on “Elpiji untuk Bahan Bakar Sepeda Motor

  1. saya ingin belajar memasang lpg untuk motor, saya ingin tahu memberannya seperti apa, dimana saya bisa mendapatkannya, & apa bisa dibuat mohon jawabannya

  2. info bagus.tapi adakah artikel sejenis cara instalasinya secara detail. izin share diblog ana,jazzakallahukhair.

  3. bagai mana pak cara saya mendapatkan membran itu?berapa harganya?(03617851987) alamat saya: Handy Motor jl.Raya Penyalin No.4 Ds.Samsam,Kec.Kerambitan,Kab.Tabanan-Bali.

  4. apakah konfersi premium ke LGP tidak berpengaruh terhadap sistem pada ruang bakar…

  5. membran yg lbh detail x gmn

  6. bos upload replika memebrannya dunk secara detail.itung2 bagi2 ilmu bgi pemuda yg haus pengetauhan.tolong infonya 085648166630.aq tungu kbarnya bos

  7. i like it……….. it’s VG…..succes

  8. ckup salut atas penemuannya….gmn nich cara dapat membrannya….?harganya brapa yach……?ktlong di infokan ke 089694982155 / 085796844910….tlong infonya
    by mahasiswa politekhnik negeri ujung pandang

  9. [...] dari uji coba itu terus dilakukan untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Berita Serupa: http://ahmadsamantho.wordpress.com/2010/04/13/elpiji-untuk-bahan-bakar-sepeda-motor/ Sumber: http://kutalkutil.blogspot.com/2012/03/di-gorontalo-becak-motor-pake-gas.html Share [...]

  10. saya tertarik dengan ide Bapak.Salut
    Bagaimana saya mendapatkan membran itu Pak?
    tolong kabarin saya di tlp 081-318-70-2255

  11. Mas cara bikin dan pasang membrannya bagaimana ? Tolong di bahas lagi biar banyak yang tahu. Kita dukung program pemerintah dengan konversi BBM ke BBG,

  12. bapak bagaimana saya bisa dapat membrannya dan berapa harganya, 085267574797

  13. Saya tertarik dgn hasilnya. Dan sy kalau boleh tahun,bagaimana hasil percobaan batan atas hasil percobaannya. Dan bagaimana sy bisa mencoba menerapkannya di motor saya yg berkaburator membran ?
    Apabila sy berniat utk memasangnya, bisa dgn siapa dan dimana ?
    Terima kasih.

  14. bhaya bos,,
    daya picu api pada gas bgtu kuat,dpt mnybbkan ledakan,,
    pemantik api pada kmpor gas yg bs mnghdupkan kmpor..
    gmn klo api busi yg mnymbar pd gas tsb..
    jd jgn asal2an..
    mending yg mahal ga ada resiko,ktimbang mau irit tp mmbawa maut.

  15. lUAR BIASA IDENYA, SAYA TERTARIK UNTUK MEMBELI KIT: KARBURATOR YANG SUDAH DIMODIF LPG, SELANG, MEMBRAN DAN REGULATOR SERTA KONTROLNYA MAS …. BAGAIMANA CARANYA ? BISAKAN BARANG SAYA TERIMA DI BULAN AGUSTUS MINGGU PERTAMA INI ?

  16. Jawaban dapat lewat email tersebut atau ke hp 081586236965, thank’s . . .

  17. info yang menarik……, sukses pa…..

  18. Ma’af mas mau tanya klo mau bli membran nya di mana apakah sudah di pasar kan secara umum.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Towards Emancipation

Freedom, ...our responsiblity.

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.965 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: