1 Komentar

SAJAK-SAJAK SUFI: ABDUL RAHMAN JAMI DAN IBN `ARABI

SAJAK-SAJAK SUFI:
ABDUL RAHMAN JAMI DAN IBN `ARABI
/Abdul Hadi W. M.

Abdul Rahman Jami

KAWANKU

Kawanku seharusnya bagai cermin cerlang
Memantulkan cermin kelemahanku dari depan
Tiada rasa dipendam jauh di dalam
Bukan seperti sisir bergigi ratusan
Menyelip, menyikat ke sana ke mari
Menyingkap, menyatakan kelemahanku dari belakang
Seraya berlindung mencemoohku seorang demi seorang

KEBENARAN HANYA SATU

Dalam ketaatan yang panjang aku pun dipermainkannya
Namun lewat derita yang lama akhirnya semua lenyap:
Selain wujud luarmu yang tetap gontai
Seraya mengubah bentuknya hari ke hari
Tak pernah kakimu kaujejakkan lagi di batu kasar
Pun tak pernah di dahan rapuh kau duduk
Tempatmu semayam kaucari jauh di atas dunia
Walau sarangmu tetap di dunia nyata
Jika kebenaran memang tujuan hidupmu
Pemuja bentuk akan menjauhkan diri
Bentuk beraneka ragam, namun Kebenaran satu semata
Dalam yang aneka ragam sukar dan keliru melintang
Sebab itu Kesatuanlah tempat satu-satunya melayang
Jika dengan kekuasaan musuh menganiayamu
Terbanglah cepat ke bintang, tak perlu takut lagi

DARI DEBUKU

Bila dari debuku kembang merah darah mekar
Atas tiap ranting daunnya burung menyanyi
Jangan kau jadi nyala yang begitu menawan
Jangan biarkan hatiku yang tersiksa remuk memandang
Di mana terdengar suara laron berjatuhan
Karena asyik mencumbu harapan aku pun muncul
Di malam hari begitu nyaring suaranya, kau lihat
Aku ini pengemis yang berseru di jalanmu
Bila dari gangmu seorang utusan datang
Secepat air mataku yang mengalir aku pun lari memohon
Wahai Tabib Agung, bukalah buku ini untukku
Barangkali resep obatku tercatat di situ
Jami, curahkan air matamu sebanyak-banyaknya
Jika hatimu ingin melihat kecintaanmu

DENGANMU

Orang meletakkan jemarinya pada kening indahmu
Dan berseru: Lihat, bulan purnama ada di sini!”
Janji fajar kemilau kalbu yang diberkahi
Berpijar di wajahmu menulari para pencintamu
Pesta suci hanya setahun sekali
Namun setiap hari denganmu aku pergi ke pesta
Dan dari pipimu kutahu betapa meriah pesta itu
Walau tak seorang muncul di situ
Bila kau berkata: “Dengan siksa derita kubunuh jiwamu!”
Bagiku pembunuhan itu adalah sebuah perayaan
Wahai Penjahit Waktu, ukurlah tinggi badanmu
Potonglah jubah kurnia yang tak terperikan itu
Namun, ya Jami, pawai yang menyenangkan itu
Jika tak bersama-Nya adalah derita yang begitu menyiksa

SATU HATI, SATU CINTA

Wahai Pengabdi berhala gereja duniawi
Mengapa kau biarkan pembalut daging ini menyelubungi otakmu?
Tolollah jika kau memburu penghuni rumah cinta:
Isilah hatimu dengan satu cinta saja!

Dan hatimu yang tertusuk oleh nafsu akan segala
Sia-sia melepaskan diri dari belenggunya
Cinta terhadap segala hal membuat hatimu bingung
Serahkan dirimu kepada Yang Esa dan putuslah dengan segala

SUCIKAN HATIKU

Sucikan hatiku, bebaskan jiwaku dari kekeliruan
Jadikan air mata dan keinsyafan sebagai nasibku sehari-hari
Bimbing aku di jalanmu, supaya nafsuku terkendali
Fana akan membuatku senantiasa dekat pada-Mu!

Perselisihan antara aku dan dunia ini
Membuatku enggan pada dunia
Dari tujuan lain kupalingkan hatiku
Agar terhapus diriku oleh cinta pada-Mu

O Tuhan, bisakah Kaubebaskan daku
Dari genggam kesesatan agar kusaksikan kebesaran-Mu?
Orang ingkar telah Kau jadikan Muslim sejati
Mengapa tak Kau jadikan aku Muslim yang bijak?
Nafsuku atas dunia ini telah menjerumuskan aku
Beri aku mahkota kefakiran dan kemuliaan
Supaya aku menjadi zarrah dalam rahasia-Mu
Palingkan wajahku dari jalan yang tiada menuju-Mu

Ibn ‘Arabi

MESTIKAH KUPAHAM

Mestikah kupaham apa mereka tahu
Kandungan kalbu mereka
Dan mestikah hatiku tahu
Puncak gunung apa mereka lintasi?
Apa kau pikir mereka selamat
Atau sudah mati pula?
Pencinta dalam cinta
Kehilangan jalan dan terjerat

KUPERGI

Jika kupergi mencari Dia
Takkan putus ku mencari
Jika menjelang ke hadirat-Nya
Melejitlah Dia dariku
Walau tak jauh dari mataku
Tiada aku melihat-Nya
Semula dalam diriku Dia ada
Tapi tak bertemu sepanjang hayatku

ARIF

Hatiku arif menerima segala bentuk:
Padang hijau penggembalaan atau biara orang Kristen
Candi pemuja arca, Ka’bah orang menunaikan haji
Meja tempat menaruh Taurat atau al-Qur’an
Agamaku adalah agama cinta: Jalan apa pun
Yang ditempuh oleh kendaraan Cinta
Itulah agamaku dan kepercayaanku

HARAM

Haramlah semua yang asyik
Memandang selain Dia
Jika wujud Tuhan dan cahaya-Nya
Memancarkan sinar cerlang
Segala yang kukatakan ini tiada
Selain Kau satu semata
Dari-Mu segala yang lain ini
Lahir menjelang rupanya

(Terjemahan Abdul Hadi W. M. )

About these ads

One comment on “SAJAK-SAJAK SUFI: ABDUL RAHMAN JAMI DAN IBN `ARABI

  1. Memang asyik membaca dan merenungi kalimat2 puitis dr puisi sufi, mis dr arabi, jami, aththar, rumi, iqbal, athoilah, dst.
    Kalimat2nya begitu bersayap kalau dikaji dr aspek sastra/filosofi, tp setahu saya, kalau pembacanya seorang salik yg suluknya sudah lumayan tinggi, puisi2 tsb langsung menuju ke sumber permasalahan dalam perjalanan mistiknya.
    Yg susah, mencari salikin yg mau mengupas puisi2 mereka dr aspek mistisme suluk, bukan krn salikinnya tdk ada, tp semakin jauh prjalanan suluknya, smakin dia merasa tidak tahu dan tidak berdaya. Jd 1x lagi kalau dikupas dr sisi sastra /filosofi, hasilnya setahu saya sangat jauh dr makna puisi tsb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

Where is women can feel free

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.955 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: