33 Komentar

Iptek di Dunia Islam

IPTEK

 

DARI SUDUT

PANDANGAN DUNIA ISLAM

Kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi dunia, yang kini dipimpin oleh peradaban Barat satu abad terakhir ini, mencegangkan banyak orang di pelbagai penjuru dunia. Kesejahteraan dan kemakmuran material (fisikal) yang dihasilkan oleh perkembangan Iptek modern tersebut membuat banyak orang lalu mengagumi dan meniru-niru gaya hidup peradaban Barat tanpa dibarengi sikap kritis terhadap segala dampak negatif dan krisis multidimensional yang diakibatkannya.

Peradaban Barat moderen dan postmodern saat ini memang memperlihatkan kemajuan dan kebaikan kesejahteraan material yang seolah menjanjikan kebahagian hidup bagi umat manusia. Namun karena kemajuan tersebut tidak seimbang, pincang, lebih mementingkan kesejahteraan material bagi sebagian individu dan sekelompok tertentu negara-negara maju (kelompok G-8) saja dengan mengabaikan, bahkan menindas hak-hak dan merampas kekayaan alam negara lain dan orang lain yang lebih lemah kekuatan iptek, ekonomi dan militernya, maka kemajuan di Barat melahirkan penderitaan kolonialisme-imperialisme (penjajahan) di Dunia Timur & Selatan.

Kemajuan Iptek di Barat, yang didominasi oleh pandangan dunia dan paradigma sains (Iptek) yang positivistik-empirik sebagai anak kandung filsafat-ideologi materialisme-sekuler, pada akhirnya juga telah melahirkan penderitaan dan ketidakbahagiaan psikologis/ruhaniah pada banyak manusia baik di Barat maupun di Timur.

Krisis multidimensional terjadi akibat perkembangan Iptek yang lepas dari kendali nilai-nilai moral Ketuhanan dan agama. Krisis ekologis, misalnya: berbagai bencana alam: Tsunami, gempa dan kacaunya iklim dan cuaca dunia akibat pemanasan global yang disebabkan tingginya polusi industri di negara-negara maju; Kehancuran ekosistem laut dan keracunan pada penduduk pantai akibat polusi yang diihasilkan oleh pertambangan mineral emas, perak dan tembaga, seperti yang terjadi di Buyat, Sulawesi Utara dan di Freeport Papua, Minamata Jepang. Kebocoran reaktor Nuklir di Chernobil, Rusia, dan di India, dll. Krisis Ekonomi dan politik yang terjadi di banyak negara berkembang dan negara miskin, terjadi akibat ketidakadilan dan ’penjajahan’ (neo-imperialisme) oleh negara-negara maju yang menguasai perekonomian dunia dan ilmu pengetahuan dan teknologi modern.

Negara-negara yang berpenduduk mayoritas Muslim, saat ini pada umumnya adalah negara-negara berkembang atau negara terkebelakang, yang lemah secara ekonomi dan juga lemah atau tidak menguasai perkembangan ilmu pengetahuan dan sains-teknologi. Karena nyatanya saudara-saudara Muslim kita itu banyak yang masih bodoh dan lemah, maka mereka kehilangan harga diri dan kepercayaan dirinya. Beberapa di antara mereka kemudian menjadi hamba budaya dan pengikut buta kepentingan negara-negara Barat. Mereka menyerap begitu saja nilai-nilai, ideologi dan budaya materialis (’matre’) dan sekular (anti Tuhan) yang dicekokkan melalui kemajuan teknologi informasi dan media komunikasi Barat. Akibatnya krisis-krisis sosial-moral dan kejiwaan pun menular kepada sebagian besar bangsa-bangsa Muslim.

Kenyataan memprihatikan ini sangat ironis. Umat Islam yang mewarisi ajaran suci Ilahiah dan peradaban dan Iptek Islam yang jaya di masa lalu, justru kini terpuruk di negerinya sendiri, yang sebenarnya kaya sumber daya alamnya, namun miskin kualitas sumberdaya manusianya (pendidikan dan Ipteknya). Ketidakadilan global ini terlihat dari fakta bahwa 80% kekayaan dunia hanya dikuasai oleh 20 % penduduk kaya di negara-negara maju. Sementara 80% penduduk dunia di negara-negara miskin hanya memperebutkan remah-remah sisa makanan pesta pora bangsa-bangsa negara maju.

Ironis bahwa Indonesia yang sangat kaya dengan sumber daya alam minyak dan gas bumi, justru mengalami krisis dan kelangkaan BBM. Ironis bahwa ditengah keberlimpahan hasil produksi gunung emas-perak dan tembaga serta kayu hasil hutan yang ada di Indonesia, kita justru mengalami kesulitan dan krisis ekonomi, kelaparan, busung lapar, dan berbagai penyakit akibat kemiskinan rakyat. Kemana harta kekayaan kita yang Allah berikan kepada tanah air dan bangsa Indonesia ini? Mengapa kita menjadi negara penghutang terbesar dan terkorup di dunia?

Kenyataan menyedihkan tersebut sudah selayaknya menjadi cambuk bagi kita bangsa Indonesia yang mayoritas Muslim untuk gigih memperjuangkan kemandirian politik, ekonomi dan moral bangsa dan umat. Kemandirian itu tidak bisa lain kecuali dengan pembinaan mental-karakter dan moral (akhlak) bangsa-bangsa Islam sekaligus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasi keimanan-taqwa kepada Allah SWT. Serta melawan pengaruh buruk budaya sampah dari Barat yang Sekular, Matre dan hedonis (mempertuhankan kenikmatan hawa nafsu).

Akhlak yang baik muncul dari keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT Sumber segala Kebaikan, Keindahan dan Kemuliaan. Keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT hanya akan muncul bila diawali dengan pemahaman ilmu pengetahuan dan pengenalan terhadap Tuhan Allah SWT dan terhadap alam semesta sebagai tajaliyat (manifestasi) sifat-sifat KeMahaMuliaan, Kekuasaan dan Keagungan-Nya.

Islam, sebagai agama penyempurna dan paripurna bagi kemanusiaan, sangat mendorong dan mementingkan umatnya untuk mempelajari, mengamati, memahami dan merenungkan segala kejadian di alam semesta. Dengan kata lain Islam sangat mementingkan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berbeda dengan pandangan dunia Barat yang melandasi pengembangan Ipteknya hanya untuk kepentingan duniawi yang ’matre’ dan sekular, maka Islam mementingkan pengembangan dan penguasaan Iptek untuk menjadi sarana ibadah-pengabdian Muslim kepada Allah SWT dan mengembang amanat Khalifatullah (wakil/mandataris Allah) di muka bumi untuk berkhidmat kepada kemanusiaan dan menyebarkan rahmat bagi seluruh alam (Rahmatan lil ’Alamin). Ada lebih dari 800 ayat dalam Al-Qur’an yang mementingkan proses perenungan, pemikiran dan pengamatan terhadap berbagai gejala alam, untuk ditafakuri dan menjadi bahan dzikir (ingat) kepada Allah. Yang paling terkenal adalah ayat:

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau ciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS Ali Imron [3] : 190-191)

Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS. Mujadillah [58] : 11 )

Bagi umat Islam, kedua-duanya adalah merupakan ayat-ayat (atau tanda-tanda/sinyal) KeMahaKuasaan dan Keagungan Allah SWT. Ayat tanziliyah/naqliyah (yang diturunkan atau transmited knowledge), seperti kitab-kitab suci dan ajaran para Rasulullah (Taurat, Zabur, Injil dan Al Qur’an), maupun ayat-ayat kauniyah (fenomena, prinsip-prinsip dan hukum alam), keduanya bila dibaca, dipelajari, diamati dan direnungkan, melalui mata, telinga dan hati (qalbu + akal) akan semakin mempertebal pengetahuan, pengenalan, keyakinan dan keimanan kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, Wujud yang wajib, Sumber segala sesuatu dan segala eksistensi). Jadi agama dan ilmu pengetahuan, dalam Islam tidak terlepas satu sama lain. Agama dan ilmu pengetahuan adalah dua sisi koin dari satu mata uang koin yang sama. Keduanya saling membutuhkan, saling menjelaskan dan saling memperkuat secara sinergis, holistik dan integratif.

Bila ada pemahaman atau tafsiran ajaran agama Islam yang menentang fakta-fakta ilmiah, maka kemungkinan yang salah adalah pemahaman dan tafsiran terhadap ajaran agama tersebut. Bila ada ’ilmu pengetahuan’ yang menentang prinsip-prinsip pokok ajaran agama Islam maka yang salah adalah tafsiran filosofis atau paradigma materialisme-sekular yang berada di balik wajah ilmu pengetahuan modern tersebut.

Karena alam semesta –yang dipelajari melalui ilmu pengetahuan–, dan ayat-ayat suci Tuhan (Al-Qur’an) dan Sunnah Rasulullah SAAW — yang dipelajari melalui agama– , adalah sama-sama ayat-ayat (tanda-tanda dan perwujudan/tajaliyat) Allah SWT, maka tidak mungkin satu sama lain saling bertentangan dan bertolak belakang, karena keduanya berasal dari satu Sumber yang Sama, Allah Yang Maha Pencipta dan Pemelihara seluruh Alam Semesta.

Keutamaan Mukmin yang ber-ilmu

Keutamaan orang-orang yang berilmu dan beriman sekaligus, diungkapkan Allah dalam ayat-ayat berikut:

“Katakanlah: ‘Adakah sama orang-orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu?’ Sesungguhnya hanya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (QS. Az-Zumar [39] : 9).

“Allah berikan al-Hikmah (Ilmu pengetahuan, hukum, filsafat dan kearifan) kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugrahi al-Hikmah itu, benar-benar ia telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (berdzikir) dari firman-firman Allah.” (QS. Al-Baqoroh [2] : 269).

“… Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS Mujaadilah [58] :11)

Rasulullah SAW pun memerintahkan para orang tua agar mendidik anak-anaknya dengan sebaik mungkin. “Didiklah anak-anakmu, karena mereka itu diciptakan buat menghadapi zaman yang sama sekali lain dari zamanmu kini.” (Al-Hadits Nabi SAW). “Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi setiap Muslimin, Sesungguhnya Allah mencintai para penuntut ilmu.” (Al-Hadits Nabi SAW). ***

Ahmad Y. Samantho

About these ads

33 comments on “Iptek di Dunia Islam

  1. Akhlak yang baik muncul dari keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT Sumber segala Kebaikan, Keindahan dan Kemuliaan. Keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT hanya akan muncul bila diawali dengan pemahaman ilmu pengetahuan dan pengenalan terhadap Tuhan Allah SWT dan terhadap alam semesta sebagai tajaliyat (manifestasi) sifat-sifat KeMahaMuliaan, Kekuasaan dan Keagungan-Nya.

    =============
    Kang saya baca artikelnya Lho…?

  2. Kebaikan duni dan akhirat adalah bersama ilmu pengetahuan. Keburukan dunia dan akhirat adalah bersama kebodohan

  3. ilmu merupakan salah satu cara untuk menjadikan seseorang lebih beriman dan bertakwa,tapi ilmu yang bagaimana.bbyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy

  4. ingat alloh akan meninggikan orang2 yang berilmu dan bertawa………anda jangan pura-pura tidak tahu seharusnya anda kalau tahu sesuatu anda harus langsung mengerjakannya……gimana COY…..(contac person :02629122148 )dy tunggu_diantos

  5. ilmu merupakan salah satu syarat agar kita masuk syurga dan dihormati semua orang

  6. Dalam membendung usaha dari pihak luar dalam meruntuhkan persatuan umat islam memang sudah menjadi kewjiban bagi setiap umat islam untuk menguasai IPTEK. Berjayalah ISLAM q !!! ALLAHU AKBAR !!! ALLAHU AKBAR !!!

  7. ilmu adalah cahaya

  8. betapa banyak ayat ayat dan hadis yang memotivasi ummat islam agar menguasai ilmu pengetahuan. harusnya ummat islam lebih cerdas daripada ummat ummat lain……

  9. Assallamu Alaikum Wr.wb

    Islam Therapy berdakwah melalui ilmu kesehatan, entepreneurship, dan IPTEK. Silahkan Download Gratis Ebook Islam Therapy, Program Komprehensif Internasional Untuk Menanggulangi Masalah Penyalahgunaan Narkoba, HIV/AIDS, dan Gangguan Jiwa berbasis Ajaran Islam Edisi Satu Abad Kebangkitan Nasional di :

    -Edisi-Satu-Abad-Kebangkitan-Nasional

    Mohon Bantuannya untuk menyebarluaskan informasi ini. sekian dan Terima Kasih.

    Wassallam

  10. Mari kita bangun umat islam yang cerdas. terdidik secara jasmani, akali dan ruhani…Umat butuh intelektual yang multidisipliner. SEGERA dan SEBANYAK BANYAKNYA. Wassalam

  11. Asslmualaikum.
    yuhuuuuuuuuuuuuuuu

    wassalamualaikum

  12. Semakin saya membaca sesuatu yang berkaitan dengan islam. Saya semakin cinta dan yakin terhadap allah serta agama islam

    I LOVE ISLAM

  13. IPTEK adalah sarana untuk lebih mendekatkan diri akan kekuasaan ALLAH SWT.yakusa..

  14. sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang berilmu.. karena dengan ilmu pengetahuan kita lebih mengenal ALLAH SWT. dan hanya orang bodoh yang mengingkarinya… YAKUSA

  15. org yg beriman smakin bertambah ilmunya smkin menambh iman didadanya…

  16. IPTEk sangat berhubungan dng islam
    karena dgn IPTEK Islam dpt berkembang

  17. Assalamu’alaikum

  18. iptek merupakan bagian dari agama.
    al-quran sudah mencantumkan dengan jelas.

  19. TETAPI,BGY MANA JKA ORG SALAH DLLM MENGUNAKAN IPTEK? BUKAN BERARTI AKAN TDAK BAIK….

    • Kembali pada kita pribadi masing-masing, kita sudah diberikan anugrah oleh Allah berupa akal dan fikiran, nah sekarang bagaimana kita menggunakan hal tersebut dengan baik

  20. Alhmdlillah…. tlisan ini sangat bgus, karena isinya yang begitu mengesankan.
    ilmu merupakan suatu hal yang sangat bermanfaat

  21. subhanallah, kita umat islam memang umat yang ditinggikan. semoga semangat masa lalu kembali membakar mesin perbaikan dalam diri umat. amin

  22. minta komentar apa bedanya khodam dengan ghaib

    • khodam ….ini dah gak IPTEK lagi, hal yang ghaib itu urusan Allah,entar bisa terjerumus ke ilmu klenik, walau kita harus yakin bahwa akan ada yaumil kiyamah, tuk memacu amalan sholihah.

  23. kebangkitan umat islam zaman dulu karena perenungan yang kuat terhadap al Qur an, yang kemudian melahirkan berbagai macam ilmu. pada masa islam jaya tidak ada dikotomi ilmu, semua ilmu adalah ilmu Allah. sekarang ilmu sudah dipisah-pisah sehingga antara iman dan ilmu seakan tidak salaing saling berkaitan.

    • Pemisahan antara “ilmu” tentang “alam” dari Tuhan Yang Maha Mengetahui (“Al-‘Alim”), adalah akaibat dominannya paradigma positivisme-empirisme dalam Science. Ini adalag pandangan dunia (word view) Materialisme dan Sekularisme yang juga menerpa dan mempengaruhi banyak dunia Islam yang terjajah pikirannya oleh peradaban Barat. Peran “Ulama” (yang seharusnya adalah orang berilmu sejati dan holistik) semakin tereduksi kualitasnya hingga tak mampu menyibak rahasia “ilmu” tentang “alam”. Seharusnya “Alam” adalah “alamat” (tanda-tanda/Address/manifestasi/tajaliyat) dari “A;-Alim” yang tersebar di seluruh jagat raya “Alam Semesta”.

  24. ada berapa % umat manusia mengerti ilmu peringkat awal,dan berapa % dari umat manusia yang tau ilmu peringkat kedua,serta berapa % dari umat manusia yang tau ilmu peringkat ketiga ,seterusnya berapa % pula dari orang islam yang tau ilmu peringakat keempat yaitu,juga disebut pengetahuan berhubung dengan ruh ,inilah ilmu rahasia ,ilmu pemisah antara haq dan yang batil ,kepada para nabi dan rasul ilmu ini disebut ilmu wahyu .kepada alim ulama pewaris nabi ilmu ini ,di sebut ilmu ilham dan makrifat , contoh yang senang di ambil tau hal ilmu ini ialah ,bagaimana sejarah yang berlaku semasa nabi musa alaihissalam di suruh allah subhanahuataala berguru dengan nabi khidir alaihissalam,dimana nabi khidir ini semasa seluruh ilmu pengetahuan ,allah subhanahuataala saMPAIKAN KEPADA JUNJUNGAN BESAR NABI MUHAMMAD S A W IMAM PARA NABI DAN PENGHULU PARA RASUL ALAIHISSALAM SERTA PENUTUP PARA NABI MAKA NABI KHIDIR INILAH YANG BERDIRI BERHAMPIRAN DENGAN NABI MUHAMMAD S A W SEMASA MENERIMA WAHYU DARI ALLAH SUBHANAHUATAALA ITULAH SEBABNYA NABI KHIDIR INI DI PANGGIL SEBAGAI ORANG YANG BER ILMU DARI KALANGAN PENDUDUK LANGIT DAN PENDUDUK BUMI,ITULAH RAHASIANYA

  25. ALIM ULAMA PEWARIS NABI INI DENGAN IZIN ALLAH SUBHANAHUATAALA DAPAT MENYAKSIKAN DI MANA MANA TEMPAT DI SELURUH ALAM INI DALAM BENTUK ILHAM DAN MAKRIFAT WAL HAL APA YANG BERLAKU DI SURGA DAN APA YANG BERLAKU DI NERAKA ,SERTA SIAPA YANG ADA DI DALAM TEMPAT KEDUANYA ,SAMA ADA ORANG ITU MASIH HIDUP DI DUNIA INI ATAU YANG TELAH MENINGGAL ALAM DUNIA INI ,BAGAI MANA BOLEH TERJADI YANG DEMIKIAN ,ITULAH SEBAGAI CONTOH BERKENAAN KEBAIKAN DAN KEJAHATAN ,SIAPA AMALANYA YANG MENDAPAT KEREDAAN ALLAH SUBHANAHUATAALA,DAN SIAPA PULA AMALANYA YANG MENDAPAT KE MURKAAN ALLAH SUBHANAHUATAALA,SEMUANYA DAPAT DI SAKSIKAN DALAM BENTUK ILHAM DAN MAKRIFAT INI WALLAHU ALAMBISSAWAB,LAHAULAWALAQUATA ILLA BILLA HIL ALIYIL AZIM

  26. YA DIMANA KITA BISA MENEMUI ,ORANG YANG DIKATAKAN ,ALIM ULAMA PEWARIS NABI INI ,YA INI SEMUA RAHASIA ALLAH SUBHANAHUATAALA ,JADI KALAU BEGITU ,TENTU KENA MINTA DENGAN ALLAH SUBHANAHUATAALA ,YA MINTA JUMPA ORANG SEPERTI INI AMA ALLAH TAALA ,PESAN DARI GURU SAYA SEMASA SAYA BERADA DI DURI RIAU ,CARILAH AHLINYA DIMANA KITA BERADA DI SITU ADA AHLINYA ,YANG PENTING JANGAN PUTUS ASA ,USAH WAJIB DI TERUSKAN

  27. Tambo Sutan Nan Salapan

    November 14, 2011 in Kerajaan, Tambo | 2 comments

    Pada tahun 1050 H (1680 M) Kerajaan Pagaruyung telah mengeluarkan satu keputusan berupa Sunnah 1050 yang berisikan penempatan Raja-Raja di Rantau ( Darat dan Laut ) di mana ada terdapat masyarakat yang berasal dari ketiga Luhak di Minangkabau.

    Naskah ini disebut juga Tambo Nan Salapan dengan isi sebagai berikut:

    1) Adapun nan tingga di tanah Aceh ialah nan banamo Sultan Syariat berpangkat Rahim. Anak cucu Daulat yang dipertuan dalam Nagari Pagaruyung, asal mulonyo rajo-rajo di negeri Aceh, malimpah ka Patahan Batu, lalu ka tanah labuah kaliliang, lalu ke Deli. Adapun Deli taklukka Aceh. Itulah kebesaran Rajo Aceh nan turun tamurun, lalu sakarang kini, nan tiada marubah rubah, waris nan manjawek dek Rajo Aceh, nan di tarimo dari Niniak kito. Wallahualam.

    2) Adapun nan tingga di dalam nagari Banten, malimpah lalu ka Batawi, Sultan Nan Banamo: Marhabat Maruhum Alam, anak cucu yang dipertuan di dalam nagari Pagaruyung, tatkala asa mulonyo Raja di tanah Jawa, lalu ke Johor ka Manggali, kaliliang Banten Batawi, semuanya tanah Banten ialah kebesaran Raja Banten, beroleh khalifah dari yang dipertuan nan sati, memberi ijin mutlak serato sumpah sati, kalalamullah di dalam Koto Pagaruyung, Darussalam

  28. 3) Adapun nan tinggal turun temurun di dalam nagari Jambi Sultan Bagindo Tuan Rabbi, anak cucu Daulat yang di pertuan dalam nagari Pagaruyung, tatkala asa yang dipertuan dalam nagari Pagaruyung, tatkala asa mulonyo jadi rajo dalam nagari Jambi, lalu melimpah ka Batang Hari sampai ka hulu Batang Sangie, tatkala asa mulonyo jadi Rajo di dalam nagari Jambi 12 Koto Sungai Babi, tatkala masa dahulunyo, itulah kabasaran dan mukjizat, Sultan Bagindo Rabbi, nan dijawek turun tamurun, beroleh derajat nan tinggi di bari Allah Subhanahuwataala, amin ya rabbal alamin.

    4) Adapun yang turun tamurun ka Palembang katurunan di tanah Jawa asal mulonyo jadi Raja ialah, nan banamo Sultan Bagindo Ibnu Rahim, anak cucu Daulat yang dipertuan di dalam nagari Pagaruyung, Tinggal di dalam Nagari Palembang, malimpah lalu ka Musi, sampai turun ka Bugis Makasar, di dalam laut kaliliang tanah Bugis, ialah darajat dan mukjizat Sultan Bagindo Ibnu Rahim, Khalifatullah Muhammad Rasulullah. Amin

    5) Adapun nan turun tamurun ka nagari Pariaman tatkala, akan badiri, belum banamo Tiku Pariaman, hanyo banamo Sungai Salak, nan tingga didalam nagari Pariaman, ialah nan banamo Sultan Maharajo Dewa, anak cucu Daulat yang dipertuan Nan Sati di dalam Koto Pagaruyung, tatkala asa mulonyo manjadi Rajo di Pariaman, malimpah lalu ka Natal sakuliliangnyo, kurnia Allah subhanahuwataala, baroleh Khalifah dari pado bapaknyo, karena mukjizat Tuanku Nan Sati, dalam Nagari Pagaruyung, Nan Khalifah datang dari dalam syurga jannatun naim. Rahman Muhammad Rasulullah.

    6) Adapun nan turun tamurun dalam nagari Indrapura, tatkala asa mulonyo jadi Raja Indrapura, nan banamo Sultan Muhammad Syah, anak cucu daulat nan dipertuan nan Sati, didalam nagari Pagaruyung, itulah yang mulo-mulo jadi Rajo di Indrapura, balahan tingga di dalam nagari Muko-Muko, Partamuan Rajo Rajo dahulunyo, balun banamo Muko Muko, sakalian hamba rakyat mangko turun ka tanah Padang, hinggo Lawik Nan Sadidiah, lalu ka pulau kaliliangnyo, kapado Rajo Indrapura Kaliling itu, itulah kabasaran Sultan Muhammad Syah Indrapura, nan oleh Khalifah di bari Allah, katurunan Daulat nan dipertuan Sati, Khalillullah di Pagaruyung.

    7) Adapun nan turun tamurun ka dalam nagari Sungai Pagu, iolah nan banamo Sultan Besar, Barambuik Putieh, Bajangguik Merah, anak cucu daulat dipertuan nan Sati, dalam koto Pagaruyung, asa mulonyo jadi Rajo dalam Alam Sungai Pagu, malimpah lalu kabandar Nan Sapuluah, di situlah Rajo nan Barampek, keliliang Alam Sungai Pagu. Semuanya itu beroleh Khalifah, dari pado Tuhan yang banamo Rahman, tatkala manjunjung mangkuto alam nan mamilih Tanah Nan Sakapa di dalam alam nangko, berwasiat Sungai Pagu yang terjadi di dalamnyo.

    8) Adapun nan turun tamurun ka nagari Indragiri, Sultan Kadhi Indra Sakti, anak cucu daulat nan dipertuan di dalam nagari Pagaruyung, asa mulonyo manjadi Rajo di nagari Indragiri lalu ka Kuantan sampai ka Riau, kaliling Indragiri Riau, adapun Riau takluk pado Indragiri, Riau baroleh Khalifah dari Indragiri, katurunan daulat nan Sati dari nagari Pagaruyung, itulah daulat na baroleh mukjizat, nan di bari Allah swt Alaihissalam, katurunan Adam di dalam syurga jannatun nain, amin ya rabbalalamin Tuhan Yang Maha Esa.

    Bamulo Sultan Nan Salapan Rajo ialah nan banamo Sultan Rajo Siak anak cucu nan dipertuan dalam nagari Pagaruyung jua adonyo, ialah nan Kerajaannya di nagari Siak Malimpah lalu ka Kualo Kampar.

    Tambo ini ganti baganti, salin basalin, turun tamurun kapado urang tuo kito, datang datang sakarang kini, barubahpun tiak barang sadikit syak dan mungkir akan tambo ini, dimakan kutuk daulat yang dipertuan, dimakan biso kawi dinagari, karena itulah Read the rest of this entry »

  29. Harimau Campa Dalam Tambo

    Harimau Campa adalah nama seorang tokoh yang disebut-sebut di dalam Tambo Alam Minangkabau. Bersama-sama Kucing Siam, Kambing Hutan dan Anjing Mualim, mereka berempat adalah para pengiring Ninik Sri Maharaja Diraja dan rombongan. Mereka semua adalah para pendekar yang di kemudian hari menjadi orang-orang pertama pendiri cikal bakal Silek Minang. Mereka juga dipercaya sebagai leluhur orang-orang di Luhak Nan Tigo.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Towards Emancipation

Freedom, ...our responsiblity.

Catatan Safari ANS

Terlambat Satu Detik Kerugian Satu Milyar

Women Terrace

to say something that i never talk before

Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Cahayapelangi

Cakrawala, menapaki kehidupan nusantara & dunia

religiku

hacking the religion

SANGKAN PARANING DUMADI

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.965 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: